• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Dampak Adanya Ojek Online Diwilayah Perkotaan Terhadap Moda Transportasi Angkutan Umum (Studi Kasus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Dampak Adanya Ojek Online Diwilayah Perkotaan Terhadap Moda Transportasi Angkutan Umum (Studi Kasus)"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1: Jenis-jenis auto suspend   (https://driver.go-jek.com/id/articles/Jenis- (https://driver.go-jek.com/id/articles/Jenis-jenis-Pelanggaran-GO-JEK)
Tabel 2.2: Jenis manual suspend (https://driver.go-jek.com/hc/id/articles/Jenis-             jenis-pelanggaran-GO-JEK)
Tabel 2.3: Poin dan bonus go-jek (PT. Go-Jek Indonesia)  Poin dan Bonus Go-Jek
Tabel 2.4: Poin dan bonus grab (PT. Grab Indonesia)  Poin dan Bonus Grab
+7

Referensi

Dokumen terkait

Menurut PP No.41 Tahun 1993 tentang Angkutan Jalan pada Bab I Ketentuan Umum mendefinisikan angkutan perkotaan adalah angkutan dari suatu tempat ke tempat lain dalam wilayah

Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan pembahasan yang dilakukan pada bab sebelumnya didapat kesimpulan sebagai berikut: (1) Tidak ada pengaruh yang signifikan

Sibuk Sendiri Ketika sedang Berinteraksi dengan Teman Berdasarkan data yang diperoleh dari pertanyaan yang kami ajukan mengenai apakah responden sibuk sendiri ketika

Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 90 responden, maka diperoleh kesimpulan bahwa faktor yang dominan dalam pemilihan moda transportasi bagi pekerja migran di

Dari hasil analisis diperoleh bahwa: Jika selisih biaya angkutan umum dengan angkutan pribadi semakin besar, maka peluang menggunakan angkutan pribadi akan

Untuk penumpang bus AKDP, 78% selalu menggunakan moda tersebut, sedangkan 22% lainnya kadang kala naik taksi atau kendaraan pribadi.. Berdasarkan alasan dalam memilih moda,

Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan pembahasan yang dilakukan pada bab sebelumnya didapat kesimpulan sebagai berikut: (1) Tidak ada pengaruh yang signifikan

Hasil yang didapatkan dari analisis data yaitu didapat proporsi untuk pemilihan moda transportasi adalah 64% memilih kendaraan Bus dan 36% memilih kendaraan Kereta Api dan moda yang