Pengaruh Lama Perebusan Dan Konsentrasi Larutan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Terhadap Kadar Timbal (Pb) Dan Kadmium (Cd) Pada Kerang Darah (Anadara Granosa)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pemberian belimbing wuluh ( Averrhoa bilimbi ) yang paling berpengaruh untuk menurunkan kadar kadmium pada kerang hijau yaitu konsentrasi 15% selama 60 menit dengan penurunan
Penurunan kandungan logam kadmium ini sangat efektif terjadi pada kerang yang direndam dengan larutan chitosan pada konsentrasi 1,5% yaitu sebesar 63,08%, hal ini terjadi karena
Penurunan nilai kekerasan resin komposit mikrohibrid yang signifikan pada kelompok sampel perendaman selama 90 menit disebabkan oleh larutan sari jeruk nipis
Data kandungan logam timbal dan kadmium dalam sampel pempek yang diuji dapat dilihat pada Kadar rata-rata logam timbal yang terdapat dalam pempek rebus berbahan baku ikan gabus
Dalam penelitian ini, hasil pengamatan lain yang diperoleh adalah daging kerang darah yang telah direbus dengan air dan direndam dengan larutan jeruk nipis
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Kadar Logam Berat Timbal (Pb) Pada Kerang Bulu (Anadara antuquata) Setelah Perendaman dalam Larutan Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia
Kadar Pb pada daging kerang yang direndam dengan menggunakan Aquadest dan air perasan jeruk nipis selama 30 menit dan 60 menit mengala- mi penurunan dari kadar Pb
Hasil penurunan logam berat dalam sampel daging kerang setelah proses detoksifikasi menggunakan metode tidak kontinu dengan media air tanah, diberikan pada gambar 5a