• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Obesitas dengan Kejadian Gangguan Siklus Menstruasi pada Wanita Dewasa Muda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Hubungan Obesitas dengan Kejadian Gangguan Siklus Menstruasi pada Wanita Dewasa Muda"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2. Karakteristik kejadian gangguan siklus menstruasi dan stress berdasarkan kelompok status gizi  normal dan obesitas pada subjek penelitian
Tabel 4. Analisis bivariat kejadian gangguan siklus menstruasi berdasarkan obesitas  Kejadian gangguan siklus

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan 15 remaja putri, ditemukan bahwa sekitar 10 orang mengalami gangguan dalam siklus menstruasi, diantaranya 4 orang

Hasil penelitian Ilmi (2019) menyatakan sebagian besar remaja putri mengalami siklus menstruasi tidak teratur dibandingkan dengan responden yang memiliki

Hasil r value = 0,613 membuktikan terdapat hubungan searah yang cukup tinggi antara obesitas dengan gangguan menstruasi pada remaja putri, hal ini dapat dipahami

Berdasarkan uji chi-square tentang hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi di dapat bahwa, nilai probabilitas (Asymp Sig) variabel tingkat stress = .000

Faktor yang paling berkontribusi adalah aktivitas fisik karena aktivitas fisik wanita Pasangan Usia Subur yang mengalami gangguan menstruasi memiliki aktivitas fisik

Ini berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Semester II Fakultas Kesehatan Masyarakat

Yang menjadi tujuan umum dari penelitian ini yaitu mencari hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan

Dari beberapa pendapat dapat disimpulkan dismenore merupakan adanya gangguan fisik pada wanita yang mengalami menstruasi, yang dikarakteristikkan dengan adanya nyeri pada saat