• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Konsep Kartu Skor Berimbang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan Dengan Konsep Kartu Skor Berimbang"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  : Kerangka Pemikiran  Hipotesis
Tabel  3  Hasil Uji Validitas

Referensi

Dokumen terkait

Pengukuran kinerja dilakukan dari perspektif keuangan ( financial ), pelanggan ( customer ), proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan dengan metode

Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja perusahaan penerbit buku Deepublish dengan pendekatan Balance Scorecard menghasilkan total pengukuran kinerja yang baik.

Berdasarkan pengukuran, kinerja pada tahun 2008 mendapat skor 3 yang berarti baik dan tahun 2009 mendapat skor 3 yang berarti baik bahkan dari hasil perhitungan melebihi target

Kemajuan teknologi telah mengubah secara dramatis sistem manajemen perusahaan. Perusahaan harus membuat sistem pengukuran yang baik dari metode tradisional. Pengukuran yang

perspektif, yaitu perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, perspektif proses internal bisnis, perspektif pelanggan dan perspektif keuangan. Balance Scorecard memiliki

Berdasarkan pengukuran, kinerja pada tahun 2008 mendapat skor 3 yang berarti baik dan tahun 2009 mendapat skor 3 yang berarti baik bahkan dari hasil perhitungan melebihi target

Sudah waktunya pengukuran kinerja menggunakan beberapa perspektif yang terintegrasi, yaitu perspektif keuangan,perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis serta perspektif

22.01 dengan masing-masing perspektif mendapatkan skor 15 untuk aspek pendidikan karyawan dan skor 7.01 untuk aspek produktivitas karyawan .Kinerja perspektif