PARAMETER POPULASI DAN TINGKAT PEMANFAATAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata Forsskal, 1775) DI PERAIRAN SEBATIK, KALIMANTAN UTARA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan (1) mengkaji status biologi populasi kepiting bakau di Kabupaten Subang yang meliputi struktur ukuran, parameter pertumbuhan, laju
Variasi faktor kondisi Fulton (K) dan faktor kondisi relatif (Kn) berdasarkan sebaran kelas ukuran lebar karapas kepiting bakau yang tertangkap di perairan Mayangan disajikan
Struktur populasi kepiting bakau ditinjau dari kelimpahan kepiting bakau, hubungan lebar karapas dengan bobot tubuh, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi.. Kualitas habitat kepiting
Hal tersebut menunjukkan bahwa hubungan lebar karapas dan berat tubuh kepiting bakau yang tertangkap pada stasiun pengamatan baik dikawasan laguna, muara, dan
Pertumbuhan kepiting betina cenderung lebih ke arah lebar karapas karenakepiting betina akan moulting setiap akan melakukan proses kopulasi.Pada kepiting bakau jantan moulting
Hasil isolasi dari kepiting bakau yang memiliki gejala klinis seperti insang membuka, kering, berwarna gelap, luka pada tubuh seperti di capit, ventral dan
Tingkat molting Kepiting Bakau (Scylla serrata) pada semua Perlakuan (rata – rata Jumlah molting/jumlah Kepiting dalam Dongdang (20 ekor) Setiap Minggu).. Tingkat
Kadar amoniak air rata-rata di tambak budidaya kepiting bakau di desa kuala indah Pertumbuhan Kepiting bakau Lebar Karapaks Kepiting cm Dari hasil analisis sidik ragam dapat dilihat