• Tidak ada hasil yang ditemukan

Biocharcoal dari Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Adsorben Zink dan Tembaga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Biocharcoal dari Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum L.) sebagai Adsorben Zink dan Tembaga"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 yaitu  menunjukkan  penyerapan ion Zn (biru)  dan  Cu  (merah) dipengaruhi  oleh berat adsorben.
Gambar 2. Kurva  hubungan  antara  konsentrasi larutan terhadap persen ion Zn ()dan Cu ()terjerap Data  yang  diperoleh  menunjukan  terjadinya peningkatan  presentasi  jerapan  ion    Zn  pada konsentrasi  20  ppm  dan  40  ppm,  namun  pada konsentrasi

Referensi

Dokumen terkait

tiruan resin akrilik kuring dingin dengan penambahan ekstrak etanol kulit batang. rambutan (Nephelium Lappaceum L.) dan tanpa penambahan ekstrak etanol

Ekstrak etanol kulit batang rambutan (Nephelium lappaceum L.) memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dan peningkatan konsentrasi 10%, 20%, 40% dan 80%

Penelitian ini dilakukan dengan tahapan, yaitu: (1) Persiapan sampel kulit rambutan varietas Binjai dan Lebak bulus dari pengumpulan kulit rambutan sampai diperoleh serbuk

Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh ukuran kulit rambutan, temperatur dan waktu ekstraksi dalam menghasilkan pigmen antosianin dari

Tulisan ini merupakan skripsi dengan judul “Ekstraksi Pigmen Antosianin dari Kulit Rambutan (Nephelium lappaceum) dengan Pelarut Etanol”, berdasarkan hasil

Kesimpulan: Serbuk daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) dengan bahan tambahan pembangkit warna pirogalol dan tembaga (II) sulfat dapat diformulasikan ke dalam

Kesimpulan: Serbuk daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) dengan bahan tambahan pembangkit warna pirogalol dan tembaga (II) sulfat dapat diformulasikan ke dalam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terbaik yang dicapai dalam perolehan pigmen antosianin dari kulit rambutan dengan menggunakan pelarut