• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR - DURABILITAS MORTAR POLIMER TERMODIFIKASI ALAMI DENGAN BUBUK Gracilaria Sp. DAN BUBUK Moringa oleifera DI LINGKUNGAN AGRESIF - Unika Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "TUGAS AKHIR - DURABILITAS MORTAR POLIMER TERMODIFIKASI ALAMI DENGAN BUBUK Gracilaria Sp. DAN BUBUK Moringa oleifera DI LINGKUNGAN AGRESIF - Unika Repository"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

DURABILITAS MORTAR POLIMER TERMODIFIKASI ALAMI

DENGAN BUBUK

Gracilaria Sp.

DAN BUBUK

Moringa oleifera

DI LINGKUNGAN AGRESIF

Merupakan Syarat Untuk Menyelesaikan Pendidikan Tingkat Sarjana Strata 1 ( S - 1 )

Pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata

Oleh :

AGUS SUSANTO DANIEL KURNIAWAN

10.12.0016 11.12.0039

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

(2)

DURABILITAS MORTAR POLIMER TERMODIFIKASI ALAMI

DENGAN BUBUK Gracilaria Sp. DAN BUBUK Moringa oleifera

DI LINGKUNGAN AGRESIF

Merupakan Syarat Untuk Menyelesaikan Pendidikan Tingkat Sarjana Strata 1 ( S – 1 )

Pada Jurusan teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata

Oleh :

Agus Susanto 10.12.0016

Daniel Kurniawan 11.12.0039

Telah diperiksa dan disetujui untuk menjadi Tugas Akhir/Skripsi Semarang, Februari 2015

Pembimbing I Pembimbing II

(3)

DURABILITAS MORTAR POLIMER TERMODIFIKASI ALAMI

DENGAN BUBUK Gracilaria Sp. DAN BUBUK Moringa oleifera

DI LINGKUNGAN AGRESIF

Merupakan Syarat Untuk Menyelesaikan Pendidikan Tingkat Sarjana Strata 1 ( S – 1 )

Pada Jurusan teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata

Oleh :

Agus Susanto 10.12.0016

Daniel Kurniawan 11.12.0039

Telah diperiksa dan disetujui untuk menjadi Tugas Akhir/Skripsi Semarang, Februari 2015

Penguji I Penguji II Penguji III

(4)

 

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penyusukan panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala kebaikan-Nya, karena atas rahmat-Nya Tugas Akhir yang berjudul DURABILITAS MORTAR POLIMER TERMODIFIKASI ALAMI DENGAN BUBUK Gracilaria Sp. DAN BUBUK Moringa oleifera DI LINGKUNGAN AGRESIF ” dapat diselesaikan dengan baik.

Tugas akhir ini disusun dengan melewati beberapa tahapan yang melibatkan berbagai tahapan yang melibatkan berbagaipihak sebagaipendukung.untuk itu penyususn mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Ir. Budi Setiyadi, MT. selaku Dekan Fakultas Teknik Program Teknik Sipil dan Penguji III Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, 2. Ibu Dr. Rr Retno Susilorini, ST. selaku Dosen Pembimbing I dalam

penyusunan tugas akhir ini,

3. Bapak Ir. Djoko Suwarno, MSi. selaku Dosen Pembimbing II dalam penyusunan tugas akhir ini,

4. Orang Tua yang selalu member motivasi materiil maupun non-materiil berupa doa dan fasilitas dalam penyusunan tugas akhir ini,

5. Teman – teman teknik sipil dari semua angkatan atas segala dukungannya, 6. Semua pihak yang telah banyak membantu penyusun, yang tidak dapat

disebutkan satu per satu.

Penyusun menyadari bahwa penyusunan tugas akhir ini masih banyak kekurangan. Untuk itu penyusun berharap adanya saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan laporan tugas akhir ini. Akhirnya penyusunan berharap semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi semua pihak khususnya lingkungan Teknik Sipil.

Semarang, Februari 2015

(5)

 

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Lembar Pengesahan Dosen Pembimbing ... ii

Lembar Pengesahan Dosen Penguji ... iii

Pernyataan Keaslian Skripsi ... iv

Lembar Asistensi ... v

Kata Pengantar ... ix

Daftar Isi ... x

Daftar Tabel ... xii

Daftar Gambar...xxix

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang... 1

1.2 Tujuan penelitian... 3

1.3 Batasan Masalah... 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Durabilitas beton dilingkungan gresif... 5

2.2 Mortar Polimer Termodifikasi... 5

2.3 Air Laut... 6

2.4 Gracilaria Sp. ... 7

2.5 Moringa Oleifera... 8

2.6 Penelitian Terdahulu Tentang Mortar Polimer Alami di Lingkungan Agresif... 9

2.7 Kajian Teoritis 2.7.1 Kuat Tekan... 10

2.7.2 Uji Kehilangan Berat... 10

(6)

 

3.2 Jalannya Penelitian... 12

3.3 Rancangan Benda Uji Kubus Mortar... 13

3.3.1 Proses Pembuatan Mortar Polimer... 13

3.3.2 Rancangan Jumlah Benda uji dan Jenis Media Perawatan... 14

3.4 Tata Cara Pengujian Benda Uji Kuat Tekan... 15

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengujian Bahan... 16

4.2 Hasil Uji Kuat Tekan... 17

4.3 Analisis Perbandingan Kuat Tekan Mortar Control Dengan Mortar Campuran Bubuk Gracilaria.Sp dan Bubuk Moringa Oleifera Berdasarkan Hari dan Media Perawatannya... 110

4.4 Analisa perbandingan hasil kuat tekan... 186

4.5 Analisa perbandingan hasil kehilangan berat... 220

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan... 255

Daftar Pustaka... 256

 

 

 

 

 

 

 

(7)

 

DAFTAR TABEL

Tabel 2.2.1 Komposisi umum air laut... 6

Tabel 2.4.1 Klasifikasi Gracilaria Sp.... 7

Tabel 2.5.1 Klasifikasi Moringa Oleifera... 8

Tabel 3.3.2.1 Tabel Rancangan Benda Uji... 14

Tabel 4.1.1 Hasil Uji Analisa Saringan Pasir ... 17

Tabel 4.2.1 Kuat tekan mortar kontrol media perawatan air payau pada umur 7, 14, 28 hari ... 18

Tabel 4.2.2 Kuat tekan mortar kontrol media perawatan air laut pada umur 7, 14, 28 hari ... 20

Tabel 4.2.3 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari (komposisi 100% Agar-agar)... 22

Tabel 4.2.4 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 14 hari (komposisi 100% Agar-agar)... 23

Tabel 4.2.5 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari (komposisi 100% Agar-agar)... 24

Tabel 4.2.6 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan kulit)... 26

Tabel 4.2.7 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

(8)

 

payau pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan

kulit)... 27

Tabel 4.2.8 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan

kulit)... 28

Tabel 4.2.9 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 30

Tabel 4.2.10 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 31

Tabel 4.2.11 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 32

Tabel 4.2.12 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor dengan

kulit) ... 34

Tabel 4.2.13 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 35

Tabel 4.2.14 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

(9)

 

payau pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor dengan

kulit) ... 36

Tabel 4.2.15 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari

(komposisi 100% Kelor dengan kulit) ... 38

Tabel 4.2.16 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 14 hari

(komposisi 100% Kelor dengan kulit) ... 39

Tabel 4.2.17 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari

(komposisi 100% Kelor dengan kulit) ... 40

Tabel 4.2.18 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 42

Tabel 4.2.19 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 43

Tabel 4.2.20 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 44

Tabel 4.2.21 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor tanpa

kulit) ... 46

Tabel 4.2.22 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor tanpa

(10)

 

Tabel 4.2.23 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor tanpa

kulit) ... 48

Tabel 4.2.24 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor tanpa

kulit) ... 50

Tabel 4.2.25 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor tanpa

kulit) ... 51

Tabel 4.2.26 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor tanpa

kulit) ... 52

Tabel 4.2.27 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor tanpa

kulit) ... 54

Tabel 4.2.28 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor tanpa

kulit) ... 55

Tabel 4.2.29 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor tanpa

(11)

 

Tabel 4.2.30 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari

(komposisi 100% Kelor tanpa kulit) ... 58

Tabel 4.2.31 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari

(komposisi 100% Kelor tanpa kulit) ... 59

Tabel 4.2.32 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari

(komposisi 100% Kelor tanpa kulit) ... 60

Tabel 4.2.33 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 62

Tabel 4.2.34 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 63

Tabel 4.2.35 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 64

Tabel 4.2.36 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan

kulit) ... 66

Tabel 4.2.37 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan

kulit) ... 67

Tabel 4.2.38 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

(12)

 

laut pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan

kulit) ... 68

Tabel 4.2.39 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 70

Tabel 4.2.40 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 71

Tabel 4.2.41 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan

kulit) ... 72

Tabel 4.2.42 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor dengan

kulit) ... 74

Tabel 4.2.43 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor dengan

kulit) ... 75

Tabel 4.2.44 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan

(13)

 

Tabel 4.2.45 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan dan

bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% Kelor dengan kulit) ... 78

Tabel 4.2.46 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan dan

bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% Kelor dengan kulit) ... 79

Tabel 4.2.47 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan dan

bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% Kelor dengan kulit) ... 80

Tabel 4.2.48 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 82

Tabel 4.2.49 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 83

Tabel 4.2.50 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar) ... 84

Tabel 4.2.51 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor tanpa

kulit) ... 86

Tabel 4.2.52 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor tanpa

kulit) ... 87

Tabel 4.2.53 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

(14)

 

laut pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor tanpa

kulit) ... 88

Tabel 4.2.54 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor tanpa

kulit) ... 90

Tabel 4.2.55 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor tanpa

kulit) ... 91

Tabel 4.2.56 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor tanpa

kulit) ... 92

Tabel 4.2.57 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor tanpa

kulit) ... 94

Tabel 4.2.58 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor tanpa

kulit) ... 95

Tabel 4.2.59 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

laut pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor tanpa

(15)

 

Tabel 4.2.60 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% Kelor tanpa kulit) ... 98

Tabel 4.2.61 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% Kelor tanpa kulit) ... 99

Tabel 4.2.62 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% Kelor tanpa kulit) ... 100

Tabel 4.3.1 Kehilangan berat mortar kontrol dengan media perawatan air

payau pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari... 102

Tabel 4.3.2 Kehilangan berat mortar kontrol dengan media perawatan air

laut pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari... 104

Tabel 4.3.3 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 106

Tabel 4.3.4 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 107

Tabel 4.3.5 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 107

Tabel 4.3.6 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

dengan kulit )... 110

Tabel 4.3.7 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

(16)

 

air payau pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

dengan kulit )... 111

Tabel 4.3.8 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

dengan kulit )... 112

Tabel 4.3.9 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

dengan kulit )... 114

Tabel 4.3.10 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

dengan kulit )... 115

Tabel 4.3.11 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

dengan kulit )... 116

Tabel 4.3.12 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

dengan kulit )... 118

Tabel 4.3.13 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

dengan kulit )... 119

Tabel 4.3.14 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

(17)

 

air payau pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

dengan kulit )... 120

Tabel 4.3.15 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 7

hari (komposisi 100% kelor dengan kulit )... 122

Tabel 4.3.16 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 14

hari (komposisi 100% kelor dengan kulit )... 123

Tabel 4.3.17 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 28

hari (komposisi 100% kelor dengan kulit )... 124

Tabel 4.3.18 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 126

Tabel 4.3.19 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 127

Tabel 4.3.20 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 128

Tabel 4.3.21 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor tanpa

kulit )... 130

Tabel 4.3.22 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

(18)

 

Tabel 4.3.23 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

tanpa kulit )... 132

Tabel 4.3.24 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor tanpa

kulit )... 134

Tabel 4.3.25 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

tanpa kulit )... 135

Tabel 4.3.26 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

tanpa kulit )... 136

Tabel 4.3.27 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor tanpa

kulit )... 138

Tabel 4.3.28 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

tanpa kulit )... 139

Tabel 4.3.29 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

(19)

 

Tabel 4.3.30 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 7

hari (komposisi 100% kelor tanpa kulit )... 142

Tabel 4.3.31 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 14

hari (komposisi 100% kelor tanpa kulit )... 143

Tabel 4.3.32 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 28

hari (komposisi 100% kelor tanpa kulit )... 144

Tabel 4.3.33 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 146

Tabel 4.3.34 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 147

Tabel 4.3.35 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 148

Tabel 4.3.36 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor dengan

kulit )... 150

Tabel 4.3.37 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

dengan kulit )... 151

Tabel 4.3.38 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

(20)

 

air laut pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor

dengan kulit )... 152

Tabel 4.3.39 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor dengan

kulit )... 154

Tabel 4.3.40 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

dengan kulit )... 155

Tabel 4.3.41 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor

dengan kulit )... 156

Tabel 4.3.42 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor dengan

kulit )... 158

Tabel 4.3.43 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

dengan kulit )... 158

Tabel 4.3.44 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor

(21)

 

Tabel 4.3.45 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% kelor dengan kulit )... 162

Tabel 4.3.46 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% kelor dengan kulit )... 163

Tabel 4.3.47 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% kelor dengan kulit )... 164

Tabel 4.3.48 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 166

Tabel 4.3.49 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 167

Tabel 4.3.50 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% Agar-agar)... 168

Tabel 4.3.51 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor tanpa

kulit )... 170

Tabel 4.3.52 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 14 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor tanpa

kulit )... 171

Tabel 4.3.53 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

(22)

 

air laut pada umur 28 hari (komposisi 75% Agar-agar, dan 25% kelor tanpa

kulit )... 172

Tabel 4.3.54 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor tanpa

kulit )... 174

Tabel 4.3.55 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 14 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor tanpa

kulit )... 175

Tabel 4.3.56 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 28 hari (komposisi 50% Agar-agar, dan 50% kelor tanpa

kulit )... 176

Tabel 4.3.57 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor tanpa

kulit )... 178

Tabel 4.3.58 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 14 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor tanpa

kulit )... 179

Tabel 4.3.59 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 28 hari (komposisi 25% Agar-agar, dan 75% kelor tanpa

(23)

 

Tabel 4.3.60 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 7 hari

(komposisi 100% kelor tanpa kulit )... 182

Tabel 4.3.61 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 14 hari

(komposisi 100% kelor tanpa kulit )... 183

Tabel 4.3.62 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 28 hari

(komposisi 100% kelor tanpa kulit )... 184

Tabel 4.4.1 Rata-rata kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau dan air laut pada umur 7 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit).. 187

Tabel 4.4.2 Rata-rata kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau dan air laut pada umur 14 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) 198

Tabel 4.4.2 Rata-rata kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

(24)

 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.4.1 Bubuk Gracilaria Sp. ... 8

Gambar 2.5.1 Bubuk Moringa oleifera... 9

Gambar 3.1.1 Diagram Alir Penelitian... 11

Gambar 3.3.1 Benda Uji Kubus Mortar... 13

Gambar 4.2.1 Kuat tekan mortar kontrol media perawatan air payau pada umur 7, 14, 28 hari ... 19

Gambar 4.2.2 Kuat tekan mortar kontrol media perawatan air laut pada umur 7, 14, 28 hari ... 21

Gambar 4.2.3 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 100% Agar-agar) ... 25

Gambar 4.2.4 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar-agar dan 25% Kelor dengan kulit ) ... 29

Gambar 4.2.5 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar-agar dan 50% Kelor dengan kulit ) ... 33

Gambar 4.2.6 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar-agar dan 75% Kelor dengan kulit ) ... 37

Gambar 4.2.7 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

(25)

 

Gambar 4.4.1 Kuat Tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan

air laut pada umur 7 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 188

Gambar 4.4.2 Perbandingan persentase (%) kuat tekan control dengan

mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. dan

Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan air laut pada umur

14 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 196

Gambar 4.4.3 Kuat Tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan

air laut pada umur 14 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 199

Gambar 4.4.4 Perbandingan persentase (%) kuat tekan kontrol dengan

mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. dan

Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan air laut pada umur

14 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 207

Gambar 4.4.5 Kuat Tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. dan Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan

air laut pada umur 28 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 210

Gambar 4.4.6 Perbandingan persentase (%) kuat tekan kontrol dengan

mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp. dan

Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan air laut pada umur

28 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 218

Gambar 4.5.1 Ilustrasi Kehilangan Berat ... 221

Gambar 4.5.2 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan Moringa oleifera dengan media perawatan air

payau dan air laut pada umur 7 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 223

Gambar 4.5.3 Perbandingan Persentase (%) kehilangan berat mortar kontrol

(26)

 

payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 100% Kelor dengan

kulit ) ... 41

Gambar 4.2.8 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 100% Agar - agar tanpa

kulit ) ... 45

Gambar 4.2.9 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk

Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air

payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar – agar dan

25% Kelor tanpa kulit ) ... 49

Gambar 4.2.10 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar

– agar dan 50% Kelor tanpa kulit ) ... 53

Gambar 4.2.11 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar

– agar dan 75% Kelor tanpa kulit) ... 57

Gambar 4.2.12 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 100%

Kelor tanpa kulit ) ... 61

Gambar 4.2.13 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14, dan

28 hari hari (komposisi 100% Agar – agar) ... 65

Gambar 4.2.14 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

(27)

 

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar –

agar dan 25% Kelor dengan kulit ) ... 69

Gambar 4.2.15 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar –

agar dan 50% Kelor dengan kulit ) ... 73

Gambar 4.2.16 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar –

agar dan 75% Kelor dengan kulit ) ... 77

Gambar 4.2.17 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera Dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14,

dan 28 hari hari (komposisi 100% Kelor dengan kulit ) ... 81

Gambar 4.2.18 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14, dan

28 hari hari (komposisi 100% Agar-agar) ... 85

Gambar 4.2.19 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar –

agar dan 25% Kelor tanpa kulit ) ... 89

Gambar 4.2.20 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar –

agar dan 50% Kelor tanpa kulit ) ... 93

Gambar 4.2.21 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar –

(28)

 

Gambar 4.2.22 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera Dengan media

perawatan air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 100% Kelor

tanpa kulit ) ... 101

Gambar 4.3.1 Kehilangan berat mortar kontrol media perawatan air payau

pada umur 7, 14, 28 hari ... 103

Gambar 4.3.2 Kehilangan berat mortar kontrol media perawatan air laut

pada umur 7, 14, 28 hari ... 105

Gambar 4.3.3 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14,

dan 28 hari hari (komposisi 100% Agar-agar) ... 109

Gambar 4.3.4 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar-agar dan

25% Kelor dengan kulit) ... 113

Gambar 4.3.5 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar-agar dan

50% Kelor dengan kulit) ... 117

Gambar 4.3.6 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar-agar dan

75% Kelor dengan kulit) ... 121

Gambar 4.3.7 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air payau pada umur 7,

14, dan 28 hari (komposisi 100% Kelor dengan kulit)

(29)

 

Gambar 4.3.8 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14,

dan 28 hari hari (komposisi 100% Agar-agar) ... 129

Gambar 4.3.9 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar-agar dan

25% Kelor tanpa kulit) ... 133

Gambar 4.3.10 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar-agar dan

50% Kelor tanpa kulit) ... 137

Gambar 4.3.11 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air payau pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar-agar dan

75% Kelor tanpa kulit) ... 141

Gambar 4.3.12 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air payau pada umur 7, 14,

dan 28 hari hari (komposisi 100% Kelor tanpa kulit)... 145

Gambar 4.3.13 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14, dan

28 hari hari (komposisi 100% Agar-agar) ... 149

Gambar 4.3.14 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar-agar dan

25% Kelor dengan kulit) ... 153

Gambar 4.3.15 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

(30)

 

air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar-agar dan

50% Kelor dengan kulit) ... 157

Gambar 4.3.16 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar-agar dan

75% Kelor dengan kulit) ... 161

Gambar 4.3.17 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14,

dan 28 hari (komposisi 100% Kelor dengan kulit)

... 165

Gambar 4.3.18 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14, dan

28 hari hari (komposisi 100% Agar-agar) ... 169

Gambar 4.3.19 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 75% Agar-agar dan

25% Kelor tanpa kulit) ... 173

Gambar 4.3.20 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 50% Agar-agar dan

50% Kelor dengan kulit) ... 177

Gambar 4.3.21 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. Dan bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan

air laut pada umur 7, 14, dan 28 hari hari (komposisi 25% Agar-agar dan

75% Kelor dengan kulit) ... 181

Gambar 4.3.22 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Moringa oleifera dengan media perawatan air laut pada umur 7, 14,

(31)

 

dan Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan air laut pada

umur 7 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 231

Gambar 4.5.4 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan Moringa oleifera dengan media perawatan air

payau dan air laut pada umur 14 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) .... 234

Gambar 4.5.5 Perbandingan Persentase (%) kehilangan berat mortar kontrol

dengan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp.

dan Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan air laut pada

umur 14 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) ... 242

Gambar 4.5.6 Kehilangan berat mortar polimer termodifikasi alami dengan

bubuk Gracilaria Sp. dan Moringa oleifera dengan media perawatan air

payau dan air laut pada umur 28 hari (Kelor dengan kulit dan tanpa kulit) .... 245

Gambar 4.5.7 Perbandingan Persentase (%) kehilangan berat mortar kontrol

dengan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk Gracilaria Sp.

dan Moringa oleifera dengan media perawatan air payau dan air laut pada

Gambar

Tabel 4.2.14 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk
Tabel 4.2.22 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk
Tabel 4.2.24 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk
Tabel 4.2.38 Kuat tekan mortar polimer termodifikasi alami dengan bubuk
+7

Referensi

Dokumen terkait

Partisipasi dapat dibedakan menjadi dua bntuk, yaitu partisigesi grass W , yang menunjuk p d a pergerakan organisasi dan sosial diajukm olch masyarakal yang mmilih

Dengan menggunakan Prinsip Doppler, hasil citra untuk setiap obyek akan berbeda tanpa memiliki antena yang panjang karena pada saat wahana bergerak melewati obyek, obyek akan

Sistem pengelolaan air limbah tidak sesuai dengan standar teknis yang berlaku merupakan kondisi dimana pengelolaan air limbah pada lingkungan perumahan atau

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 1 dijelaskan bahwa Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar,

[r]

Hasil Penelitian : Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin Ny R usia 19 tahun G 1 P 0 A 0 usia kehamilan 39 +2 minggu dengan Preeklampsi Berat di Ruang Teratai RSUD Cilacap

We performed repeated-measures split-plot ANOVA to examine the main and interactive effects of experimental warming, clipping, soil depth (only applicable to BNPP), and year on

(seratus tujuh puluh sembilan juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah) Waktu Pelaksanaan : 60 (Enam puluh) hari kalender. pembangunan dan pengerasan jalan dusun air kijang