ANALISIS DAN PENANGGULANGAN KONDENSAT PADA AIR DENGAN ADSORBEN SERBUK KAYU DI WILAYAH OPERASI JOINT OPERATING BODY PERTAMINA TALISMAN JAMBI MERANG - POLSRI REPOSITORY

12 

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKHIR

ANALISIS DAN PENANGGULANGAN KONDENSAT PADA AIR DENGAN ADSORBEN SERBUK KAYU DI WILAYAH OPERASI JOINT

OPERATING BODY PERTAMINA TALISMAN JAMBI MERANG

DiajukanSebagaiPersyaratanuntukMenyelesaikan Pendidikan Diploma III JurusanTeknik Kimia

PoliteknikNegeriSriwijaya

Oleh :

SANDI 061130401464

JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

(2)

LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR

PEMANFAATAN SERBUK KAYU SEBAGAI ADSORBEN KONDENSAT JOINT OPERTAING BODY PERTAMINA TALISMAN JAMBI MERANG

OLEH :

SANDI 061130401464

Palembang, Juli 2014

Pembimbing I, Pembimbing II,

Yohandri Bow, S,T., M.S. Ir. Arizal Aswan, M.T

NIP.197110231994031002 NIP.195804241993031001

Mengetahui,

KetuaJurusanTeknik Kimia

(3)

MOTTO

“Your life can be changed by you, not others”

“manjaddawajadda”

“manshabarohzhafiro”

Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi

memanfaatkan waktu adalah sumber kekayaan”

Kupersembahkanuntuk :

Kedua orang tua (Edward & Lily Rosnita) dan adik-adikku tercinta

Pak Yohandri Bow, S.T.,M.S yang telah menjadi figur yang sangat berjasa-

dalam masa perndidikan di Politeknik Negeri Sriwijaya

Pak Ir. Arizal Aswan, M.Tyang telah menjadi figur perubahan bagi diri saya

Sahabat canda (Fandi, Hadi, Hera, Jumiati, Irfan, Siti, Yayu, Ancha ,Hilda)

(4)

ABSTRAK

PEMANFAANTAN SERBUK KAYU SEBAGAI ADSORBEN JOINT OPERATING BODY PERTAMINA TALISMAN JAMBI MERANG Sandi 2014, Halaman, Tabel 13, Gambar 11, Lampiran

Serbuk kayu melakukan penyerapan (adsorption) terhadap kondensat sangat dipengaruhi ukuran partikel dan kandungan air permukaan dan air terikat didalamnya. Adapun serbuk kayu yang berasal dari industri di daerah Kecamatan Bayung Lencir memiliki ukuran yang tidak sama (heterogen) dengan kandungan air berbeda pula pada setiap satuan ukuran setelah pengayakan (mesh). Dengan perbedaan ukuran dan presentasi kandungan air didalam setiap ukuran serbuk kayu maka akan terdapat perbedaan juga terhadap daya serap serbuk kayu. Pada penelitian ini, serbuk kayu digunakan sebagai adsorben kondensat JOB Pertamina Talisman Jambi Merang dengan variabel ukuran partikel dan presentasi kandungan air. Melalui proses simulasi pengontakan antara serbuk kayu dengan kondensat diketahui bahwaefisiensi adsoprsi serbuk kayu homogen (20, 30, 40, 50, 60, 70 dan 80) meshadalah(28,221, 41,063, 52,890, 55,998, 54,882, 54,882, 53,99, 56,666)%dengan waktu maksimum adsorpsi 12 menit. Nilai ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan serbuk kayu heterogen dengan efisiensi adsorpsi sebesar19,205 %dan waktu maksimum adsorpsi 16 menit.Adapun proses pengeringan berfungsi untuk meningkatkan efisiensi adsorpsi dimana setelah proses pengeringan efisiensi adsoprsi serbuk kayu heterogen meningkat sebesar1,44 % sedangkan serbuk kayu homogen meningkat sebesar 11,97 %.

(5)

ABSTRACT

UTILIZING SAWDUST AS ADSORBENT OF CONDENSATE JOINT OPERAING BODY PERTAMINA TALISMAN JAMBI MERANG Sandi 2014, Pages, Table 13, Picture 11, Attachments

Saw dust absorbs condensate is strongly influenced particle size and surface water content and bound waterin it. The saw dust comes from industries in the area have a tall and slim in Bayung District of unequal size(heterogeneous) with different water contentine achunitsize after sieving(mesh). With the difference in size and presentation of water content in each size saw dust then there is also the difference in absorption saw dust. In this study, wood flour used asadsorbent condensate JOB Pertamina Talisman Jambi Merang with variable particle size and water content of the presentation. Through simulating the process of contacting the saw dust with condensate is known that the adsorption efficiency saw dust homogeneous (20, 30, 40, 50, 60, 70 and 80) the mesh is(28.221, 41.063, 52.890, 55.998, 54.882, 54.882, 53.99, 56.666)%with a maximum of 12 minutesof adsorption. This value is higher when compared with the heterogeneous saw dust adsorption efficiency of19.205% and the maximum adsorption time 16 minutes. The drying process serves to improve the efficiency of adsorption which after drying saw dust heterogeneous adsorption efficiency increased by 1.44% while the homogeneous saw dustin creased by 11.97%.

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbill’alamin, segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia yang dilimpahkan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir ini.Laporan ini disusun untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikanpendidikan Diploma III jurusan Teknik Kimia di Politeknik Negeri Sriwijaya.

Laporan ini berjudul “Pemanfaatan Serbuk Kayu Sebagai Adsorben Kondensat

Joint Opertaing Body Pertamina Talisman Jambi Merang”.Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dalam penyelesaian laporan Laporan Akhir ini kepada :

1. RD. Kusumanto, S.T., M.M. selaku Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya; 2. Bapak Bambang Manumayoso selaku General Manager Joint Operating Body

Pertamina Talisman Jambi Merang

3. Ir. Robert Junaidi, M.T. selaku ketua Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya;

4. Zulkarnain, S.T, M.T. selaku Sekretaris Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya;

5. Bapak Didik Budi Hartono selaku Business Support Manager

6. Bapak Zul Akhyar Martabaya dan Bapak Muzwir Wiratama. sekalu Field Manager JOB Pertamina Talisman Jambi Merang beserta Team Operation

dan Maintenance;

7. Bapak Rachmat Sudrajat selaku Head of General Servicebeserta Team External Relation

8. Ibu Noor Laksmi sebagai Senior HRD beserta Team

9. Bapak Achmad Rifai dan Bapak Lukman selaku Field Engineer Supervisor

JOB Pertamina Talisman Jambi Merang;

(7)

vii

11.Yohandri Bow, S.T., M.S. selaku Pembimbing I yang senantiasa memberikan bimbingan, arahan dan bantuannya dalam penyelesaian laporan akhir ini. 12.Ir. Arizal Aswan., M.T. selaku Pembimbing II yang senantiasa memberikan

bimbingan, arahan dan bantuannya dalam penyelesaian laporan akhir ini. 13.Orang tua tercinta, ibudanbapakku serta adik-adik ku yang tak pernah lelah

untuk selalu berdoa, memotivasi, dan memberikan dukungan yang luar biasa penuh cinta dan kasih sayangnya.

Adapun jika dalam proses pembuatan laporan ini terdapat banyak kekurangan penulismengharapkan masukan, kritik dan saran yang dapat menyempurnakan laporan ini. Akhir kata, Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi yang membaca.

Palembang, Juli 2014

(8)

viii

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Biomassa ... 5

2.7. JOB Pertamina Talisman Jambi Merang... 2.7.1. Produk ... 2.7.1.1. Produk Utama ... 2.7.1.2.Produk Samping ... BAB III METODOLOGI PENELITIAN

(9)

viiii

3.2. Bahan dan Alat ... 3.2.1. Bahan ... 3.2.2. Alat ... 3.3. Metode Penelitian ... 3.3.1.Prosedur Penelitian ... 3.3.2. Blok Diagram ... 3.3.3. Prosedur analisa ... BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil ... 4.1.1.Kandungan Air Serbuk Kayu ... 4.1.1.1. Kandungan Serbuk Kayu Heterogen ... 4.1.1.2. Kandungan Serbuk Kayu Homogen ... 4.1.2.Efisiensi Adsorpsi ... 4.1.2.1. Efisiensi Adsorpsi Serbuk Kayu Heterogen ... 4.1.2.2. Efisiensi Adsorpsi Serbuk Kayu Heterogen ... 1) Sebelum Pengeringan ... 2) Setelah Pengeringan ... 4.1.3.Hasil uji parameter air sampel... 4.2. Pembahasan ... 4.2.1.Analisa Pengaruh Kadar Air terhadap efisiensi adsorpsi ... 4.2.1.1. Ukuran serbuk kayu heterogen ... 4.1.1.2. Ukuran serbuk kayu homogen ... 4.2.2. Analisa pengaruh ukuran partikel terhadap efisiensi adsorpsi

BAB VKESIMPULAN DAN SARAN

(10)

x

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Contoh Biomassa Dan Komposisinya ... 4

2. Karakteristik Produk Minyak Bumi ... 6

3. Komposisi Gas Alam Secara Umum... ... 6

4. Spesifikasi Sales Gas ... 6

5. Komposisi Kondensat JOB Pertamina Talisman Jambi Merang ... 44

6. Karakteristik Kondensat ... 45

7. Perbedaan Fisisorpsi Dan Kimisorpsi ... 45

8. Ayakan Standar Amerika dan Standar Tyler... 9. Kandungan Air Serbuk Kayu Heterogen ... 46

10. Kandungan Air Serbuk Kayu Homogen ... 47

11. Efisiensi Adsorpsi Ukuran Haterogen Sebelum Dan Sesudah Pengeringan 47 12. Efisiensi Adsorpsi Sebelum Pengeringan ... 48

(11)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Serbuk kayu ... 5

2. Komponen Utama Penyusun Kayu ... 6

3. Selulosa...7

4. Hemiselulosa... 8

5. Lignin ... 9

6. Adsorpsi gaya Van der Waals... 13

7. Kurva ishoterm adsorpsi Langmuir ... 16

8. Mekanisme Adsorpsi ... 17 9. Saringandenganukuranporidalam mesh ... 10. Ayakan dengan gerakan melempar ... 11. Ayakan dengan gerakan horizontal ... 12. Susunan ayakan untuk memisahkan partikel sesuai dengan ukuran

partikel masing-masing... 13. Peta wilayah Operasi JOB Pertamina Talisman Jambi Merang ... 14. Blok diagram ... 15. Grafik Pengaruh kadar air serbuk kayu homogen vs. efisiensi adsorpsi 16. Grafik Pengaruh ukuran partikel serbuk kayu homogen

(12)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Data pengamatan ... 44

2. Perhitungan ... 50

3. Gambar ... 62

Figur

Gambar 1.    Serbuk kayu ...........................................................................................
Gambar 1 Serbuk kayu . View in document p.11

Referensi

Memperbarui...

Unduh sekarang (12 Halaman)