• Tidak ada hasil yang ditemukan

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I LAMPPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I LAMPPUNG"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I

LAMPPUNG

KEPUTUSAN

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I LAMPUNG

Nomor : G/ 402 / BAPPEDA / HK /90.

TENTANG

TIM TATA RUANG DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I LAMPUNG

---

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I LAMPUNG

Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan pembangunan didaerah Propinsi Daerah Tingkat I Lampung diperlukan kebijaksanaan dan langkah-langkah yang terkoordinasi untuk menangani dan mengarahkan masalah pemanfaatan ruang bagi keperluan pembangunan Daerah.

b. bahwa agar koordinasi penanganan masalah pemanfaatan ruang tersebut dapat berjalan dengan baik, diperlukan kebijaksanaan dalam memberikan arahan Tata ruang Daerah secara terpadu melalui pendekatan wilayah.

c. bahwa dalam rangka perumusan kebijaksanaan yang diperlukan bagi pengarahan dan penanganan masalah pemanfaatan ruang tersebut, dipandang perlu menetapkan pembentukan Tim Tata Ruang Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Lampung dalam suatu keputusan.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor. 14 Tahun 1964 Tentang Pembentukan Propinsi Daerah Tingkat I Lampung.

2.

Undang-undang Nomor. 5 Tahun 1974 Tentang Pokok-pokok

Pemerintahan di Daerah.

3. Undang-undang Nomor. 4 Tahun 1982 Tentang Ketentuan-ketentuan

Pokok Pengelolaan lingkungan Hidup (L.N. Tahun 1982 Nomor.

12, Tambahan L.N. Nomor. 3215 ).

(2)

4. Peraturan Pemerintah Nomor. 6 Tahun 1988 Tentang Koordinasi

Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah.

5. Peraturan Pemerintah Nomor. 14 Tahun 1988 Tentang Penataan

Ruang Terbuka Hijau diwilayah Perkotaan.

6. Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1989 Tanggal 9 Nopember 1989 Tentang Pembentukan Tim Tata Ruang Nasioanal.

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 1982 Tentang

Pedoman Penyusunan Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan

di Daerah.

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 1987 Tentang

Pedoman Penyusunan Rencana Kota.

9. Peraturan Daerah Propinsi Daerah TK.I Lampung Nomor 8 Tahun

1988 tanggal 26 September 1988 tentang Pola Dasar Pembangunan

Daerah Tingkat I Lampung.

Memperhatikan : Surat Dirjen Cipta karya Departemen Pekerjaan Umum Nomor. TK. 0101-Dc/290 tanggal 27 Februari 1990 tentang bantuan tekhnis Penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi Lampung.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Lampung entang Tim Tata Ruang Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Lampung.

Pertama : Membentuk Tim Tata Ruang Daerah propinsi Daerah Tingkat I Lampung yang selanjutnya dalam keputusan ini disebut Tim Tata Ruang Daerah.

Kedua : Tim Tata Ruang Daerah bertugas menyusun Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi dan menangani Tata Ruang pada umumnya di Propinsi Daerah Tingkat I Lampung. Ketiga : Tim Tata Ruang Daerah terdiri dari Tim Pengarah dan Tim Pelaksana dengan susuna

personalia sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan II Keputusan ini. Keempat : Tim Pengarah bertugas :

a. Memberikan pengarahan dalam penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi dan Tata Ruang pada umumnya agar rencana yang dihasilkan sesuai dengan kebijaksanaan Pembangunan Daerah.

(3)

c. Melakukan pembinaan kepada Kabupaten/Kotamadya Daerah Tingkat II dan Konsultan Perencana dalam penyusunan dan pendayagunaan Rencana Tata Ruang di Daerah.

d. Menyampaikan Laporan kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Lampung secara berkala dan sewaktu-waktu diperlukan.

Kelima : Tim bertugas :

a. Melaksanakan penyusunan materi/teknis Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi, bekerjasama dengan konsultan yang ditunjuk.

b. Menyampaikan laporan kepada Tim Pengarah secara berkala dan sewaktu-waktu diperlukan tentang perkembangan kegiatan penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi.

c. Membantu Tim Pengarah dalam melakukan pembahasan Dan penilaian laporan.

Keenam : Dalam melaksanakan tugasnya Tim Tata Ruang Daerah dapat melakukan : a. Menggunakan Tenaga Ahli / Konsultan yang diperlukan.

b. Membentuk kelompok kerja-kelompok kerja untukmenangani berbagai aspek Srtuktur Tata Ruang Propinsi.

c. Menghubungi / Dinas / Lembaga / Instansi yang dianggap perlu.

d. Berkonsultasi dengan Tim Tata Ruang Nasional dalamhal yang berkaitan dengan kebijaksanaan Pembangunan Daerah dalam konteks Pembangunan Nasional, dan untuk hal-hal yang bersifat tekhnis dalam penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi.

Ketujuh : Dalam melaksanakan tugasnya Tim Tata Ruang Daerah bertanggung jawab kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Lampung.

Kedelapan : Segala biaya akibatnya dikeluarkannya keputusan ini Dibebankan kepada Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah Propinsi Daerah Tingkat Propinsi I Lampung. Kesembilan : Keputusan ini mulai berlaku turut sejak April 1990 dengan ketentuan apabila

dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Bandar Lampung Pada Tanggal : 14 – 11 – 1990

GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I LAMPUNG

(4)

Salinan : Dari Keputusan ini disampaikan kepada :

1. Bapak Menteri Dalam Negeri di Jakarta.

2. Bapak Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas di Jakarta. 3. Bapak Menteri Pekerjaan Umum c.q. Direktur Jenderal Cipta Karya Departemen.PU di Jakarta. 4. Sdr. Ketua DPRD Tingkat I Lampung.

5. Sdr. Ketua Bappeda Tingkat I Lampung. 6. Sdr. Kepala Itwilprop Lampung.

7. Sdr. Kakanwil/Dinas/Instansi/Lembaga se Propinsi Lampung. 8. Sdr. Kepala Biro Keuangan Setwilda Tk. I Lampung.

9. Sdr. Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tk. II se Propinsi Lampung. 10. Yang bersangkutan untuk diketahui dan seperlunya.

LAMPIRAN I : Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Lampung Nomor. G/402/Bappeda/HK/90 tanggal 14 – 11 – 1990Tim Pengarah Penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi Daerah Tingkat I Lampung.

No. : Lembaga/Instansi : Jabatan Dalam Tim 1. : Ketua Bappeda Tingkat I Lampung : Ketua Merangkap Anggota 2. : Asisten I Sekwilda Tk. I Lampung : Wk Ketua Merangkap Anggota 3. : Asisten II Sekwilda Tk. II Lampung : Wk Ketua Merangkap Anggota

4. : Kabid Fisik & Prasarana Bappeda : Sekretaris I Merangkap : Tingkat I Lampung : Anggota 5. : Kabid Penataan Tanah Badan : Sekretaris II Merangkap

: Pertanahan Nasional : Anggota 6. : Kepala Kantor Wilayah Badan :

: Pertanahan Nasional : Anggota 7. : Kepala Kantor Wilayah Depar- :

: temen P.U. Propinsi Lampung : Anggota 8. : Kepala Kantor Wilayah Depar- :

: temen Kehutanan Prop. Lampung : Anggota 9. : Kepala Kantor Wilayah Depar- :

: temen Pertanian Prop. Lampung : Anggota 10. : Kepala Kanwil Perindustrian :

: Propinsi Lampung : Anggota

11. : Ketua BKPMD Tingkat I Lampung : Anggota

(5)
(6)

LAMPIRAN. II : Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I LampungNomor . G/402/Bappeda/HK/90 tanggal 14 – 11 – 1990Tim Pelaksana Penyusunan Rencana Struktur Tata Ruang Propinsi Daerah Tingkat I Lampung

No. : Lembaga/Instansi : Jabatan Dalam Tim 1. : Kasubdin Cipta Karya DPU Tk. I : Ketua Merangkap Anggota

: Lampung :

2. : Kabid Fisik & Prasarana Bappeda : Wk Ketua Merangkap Anggota

: Tingkat I Lampung :

3. : Kasi Tata Kota & Tata Daerah : Sekretaris I Merangkap : Subdin Cipta Karya DPU Tk. I : Anggota

: Lampung :

4. : Kasi Tata Ruang dan Tata Guna : Sekretaris II Merangkap : Tanah Bidang Fisik & Prasarana : Anggota

: Bappeda Tingkat I Lampung :

5. : Kepala Biro Bina Pemda Setwilda : Anggota

: Tingkat I Lampung :

6. : Kepala Biro Bina Lingkungan : Anggota : Hidup Setwilda Tk. I Lampung :

7. : Kepala Biro Bina Lingkungan : Anggota : Daerah Setwilda Tk. I Lampung :

8. : Kepala Biro Hukum Setwilda : Anggota

: Tingkat I Lampung :

9. : Kabid Penatagunaan Tanah Kanwil : Anggota : Badan Pertanahan Nasional Prop. : Anggota

: Lampung :

10. : Kasubdin Binagram Dinas Perta- : Anggota : nian Tanaman Pangan Tk I Lampung :

11. : Kasubdin Binagram Dinas Perke- : Anggota : nan Tingkat I Lampung :

12. : Kasubdin Binagram Dinas Kehuta- : Anggota : nan Tingkat I Lampung :

13. : Kasubdin Binagram Dinas Perika- : Anggota : nan Tingkat I Lampung :

(7)

16. : Kasubdin Binagram Dinas Pertam- : Anggota : bangan Tingkat I Lampung :

17. : Kasubdin Binagram Dinas Pariwi- : Anggota : sata Tingkat I Lampung :

18. : Kabid Binagram Kanwil Transmi- : Anggota : grasi Propinsi Lampung :

19. : Kabid Perizinan BKPMD Tingkat I : Anggota

: Lampung :

20. : Kabid Ekonomi dan Keuangan : Anggota : Bappeda Tingkat I Lampung :

21. : Kabid Sosial Budaya Bappeda : Anggota

: Tingkat I Lampung :

22. : Kabid Penelitian Bappeda : Anggota

: Tingkat I Lampung. :

: :

GUBERNUR KDH TINGKAT I LAMPUNG

Referensi

Dokumen terkait

9 Yoga Wicaksono Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening (Studi Pelanggan di PT.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh EPS, DPR, struktur modal, profitabilitas, inflasi, suku bunga dan kurs terhadap return saham perusahaan

dilakukan Badan Narkotika Nasional Daerah yang selanjutnya akan disingkat dengan BNND dalam melakukan proses pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang yang

Perusahaan manufaktur merupakan penyumbang pendapatan pajak negara terbesar selain industri pertambangan, keuangan dan perkebunan serta perusahaan manufaktur beberapa

Alasan Anda butuh firman Allah dalam hidup Anda adalah karena hal tersebut akan berurusan dengan hal-hal lain yang akan mengisi hati Anda.. Jika Anda mengizinkan firman

Aroma minyak jintan berasal dari komponen utama yang terdapat pada minyak jintan tersebut yaitu cuminaldehyde dengan aroma khas biji jintan segar ( spicy green cumin herbal

•  Untuk suatu kelompok data dari sampel atau populasi, minimum proporsi nilai-nilai yang terletak dalam k standar deviasi dari rata-rata hitungnya adalah sekurang-kurangnya 1-1/k

keselamatan pasien yang termasuk patient safety attitudes rendah atau faktor yang menghambat patient safety attitudes yaitu pada iklim kerja tim peningkatan