• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "KOTA PADANG, PROVINSI SUMATERA BARAT"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

DATTARISI

lniian

Metoda Magnetik pada Pemisahan Pasir Besi. A $ofwan FA,

yoran

Witento,

dan

Helmiuur

...,,...

Model Bahan Ajar Matematika Luar Kalas

(outdoor

class Math) Tingkat lekglah Menengah Perrama

(sMp) di

Kota Bengkulu. Agus susatya dan

Syafdi

Mrizora

Kqiian Nilai-nilai Budaya Tabot di Kota Bengkulu. Amril canrhas, suhcrtono,

dan Rokhmnt

Basuki

Model Pranata Perdamaian Adat Kuteui dalam Memelihara Ketahanan,

Kstertiban, dan Kesejahteraan Masyarakat suku Bangsa Rejang di Kecamatan Rimbo Penghadang Kabupaten Lebong. Budiyono ...:..., -...

Analisis Mitologi Pelalsanaan Tradisi tJpacara Mqio

Dwun

Masyarakat Desa Lubuk Betung Kecamatan semidang Alas Bengkulu, Bustanuoaio Lubis dan Yayan Chanaliah

Performans

sifat

Kuantitatif puyuh coturnix pharoan mediumdan Fuyuh coturnix-coturnix

j

aponica. Desla Knharuddrn dan Kususiyah ...:...

Keragaman Jenis Burung yang diperdagangkan

di

Kota padang provinsi Sumatera Barat.

Meiyentrinita

dan

Wiryono

Taraf Pemberian Dosis Inokulan Mikroba

(EM4)

dan Tithonia terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman padi Gogo. Devi sitsia dan Bilman

w.

Simanihuruk

...,...

Rancangan Psngukuran Medan Magnetik Bumi untuk mengam*i Karalteristik Pergerakan Lempengan Bumi. F'aisal Hadi, Rida samdarin dan

yull

Rodiah Peranan Limbah Pelepah

sawit

Gor)

sebagai Bahan pakan pengganti Hijauan dalam Menunjang sistem Integrasi rernak Domba-sawit,.larrnuli ..

Peningkatan Kualitas Pembelajaran pendidikan

Ips-sD

melalui simulasi Mengafar pada Mahasiswa

DII

PGSD LINIB.

NurAsni

dan

Ari

S ...

feng{arq

Bahasa Inggris Komunikatif dengan Metode penggunaan Bahasa

lnggris sebagai Bahasa Pengantar dalarn proses Belqiar Mengajar Kelas

lntornasional SMP Negeri

I

Kota Bengkulu. Rahmi

Uartnti

,.._...,.,...

73

-76

77 -83

84-90

9l

-98

99 - 105

106 - 109

ll0-

lls

ll6-

120

tzt

- t22

t23 -

t26

127 -

t3r

(2)

JI]RNAL

PEI\TELITIAN

LBMBAGA

PEI\IELITIAN UMYETT$TAS BENGKT]LU

PETIERBIT

Lcnrbagp Penelitian Universitas Bengkulu

PEMBINAIPELINDI'NG

Relrtor lJniversifis

Bemdillu

'

PRlUniversitasBenghlu

KETUAPENGARAII

Ketua kmbagp Penelitian Universias B€ndailu

KETUAPEFTYT]NTING

Ir.Bambang Gonggo M.,MS

SEKREIARIS

a

fudrf-Hariyanto,

SH,MH

DEWANPEIIYUNUNG

Drs.Bamhng Srnrmmo,

ldA

Drasri

I{dErani

Hanuno,

MSt

Dr.Herawan

Saui,

StI,

MHum

Hadoko,Ph.D

HasanPribadi,Ph.D Dr.Mudin

Simmihruk,

IU,Sc.

Dr.Slamet Widodo, SE,

MS

Prof.Dr. Rambd

Nrr

Sasongko, MPd.

Prof,Dr. Urip Satoso, MSc.

Drd.DGmi,MS

ALAMATREDAI$I

Irrrbaga Penditim Univ€rsitas

B€n$du

Jl. Rala

Kandag

Limun Bengtulu 3837 I

A

Tlp. (0736)

21170w.218

'

Ernail:[email protected]

(3)

ISSN 0852_4osx

Jurnal Penelitian UNIB, Vol. XIV, No 2, Juli 200g, Hlm.

I l0 - I l5

Kat0 kunci: .perdagangan buntng,

PENDAHULUAN

ancaman keanekaragaman hayati

KERAGAMAN JENIS

BURUNG YANG

DIPERDAGANGKAN DI

KOTA

PADANG,

PROVINSI SUMATERA BARAT

_

Meiyentrinita

dan

Wiryono

Jurusan Kehutanan

Universitis

B)ngkulu

Jln.

Raya Kandang Limttn aurgt

iu"ii"szl,a

w iryon o good@ya ho o. c o m

ABSTRAK

l'lutan hujan *opis di Indonesia memiliki kekayaan jenis burung yang tinggi, tetapi

kekayaan jenis tersebut

,fllf;il,].ni:::?H:

hutan dan

p.,augffin

burung riu..

s;;;';;iaira[*un

,ni,'r.',."i*,r,uijenis_

r)arrang, provinsi ,rn,n,

rro,uu hukum burung yang

diperdagung[*'au;-i;;;jtil';:r#ilf;r,

di Kota

burunr,deng,,;;,;;il

jH.?ild;1,[::X:;:q.,1;,Hfi

iljif,:ffi

*fru*,_*tSilH

rlrtan ranuari ctan

rrcbrua.qiogip.u.ffi'riembeti.bur,,";;;b;;il

lt22 ;k;;.;;i.**iru,

burung

sebanvak 2680 ckor. sebagian

b.;.;;;;;;re

memberi br.,-ns h;;im1eun1L di huran

aarip,enluat yang tidak memiriki izin penang-kupun.

s.iugi"i;.i,,

burung

t.r*r*ki"nis

yang dirindungi.

Hutan.hLrjan tropis di Indonesia merupakan salah

satu tipe ekosistem dengan k"un"ilu.ogu*un

Irayati yan g ri nggi. Keanet r.rgurnun

tr.Vuii Vu"g

ti n ggi d i hutan tndones ia terceir

i n JuriiJuyuun

jenis burung yang rerdapat

di

lrdo;;;i;.

Word

C o n s e rva I i

an

Mo n i t o, i,

g

C

u

t: ru'-i'

t

rrgql

dulam

Deparrermen

KJutanan

iZOO:l

nrerrcatat bahwa

di

lndonesia terdapai

t.St9 jcnis bururrg, yang rnerupakan

lTyo dari total

Jenrs burung durria, dan 3g l jenis diantaranya merupakan

jenis

endemik. Namun, keaneka_ ragaman

jenis

burung yang

tinggi

tersebut terancam selain oleh kerusakan lraiit"atjuga oleh pcrdagangan bunrng, karena

r.uugiun-i..u,

Durung yang diperdagangkan adalah hasil tangkapan dari alanr. Diduga eksptoitori-Ur.ung

jauh

lebih besar daripaOa"

lalu'r.g.n.*rinyo

(l)W-Worldc, 2007).

n,,*,i.iir*Ol

rnerrye[rutkan bahwa

jenis

burung

.r"rk.n*o

(Pycnonotus zeyl on icus)menjadi

i"goirungLu

Sr,.l:.

popu lari tasr.,ya sebagai UurunI

ti*run.

tluktrantoro (2005)

juga

menyebutkan bahwa penangkapan kakatua putilt (Cacatua

artba)

secara

terus_rnenerus

di

Maluku

Utara rnenyebabkan burung ini telah menghilang dari bcbcrrapn clesa

di

pulau

l-lalmahcraj

o'

Iltrl

inilah yang nlenycbabkan pcrlunya pcnclitian perdagangan birrung,

Bibbty et at

(2000)

menyebutkan

bahwa

penelitian

perdagangan burung di tempat-temput

p.riuulrn

Durung menjadi salah satu

strategi konslrvasi yang perlu dilakukan karena

dari hi'sil peneiitian

ini

akan diketahui jenis_jenis

;;;;;;rrg

'teran-cam akibat

perdagangan.

'o

r Penelitian

ini

dilakukan

di

Kota padang, Sumatera Barat dengan tujuan untrL

r.ne.irh,i

lumtaah, jenis, asal, dan status hukum Iurung

I:::

jfr:.d:

gangkan dan tegat itas

p;r;;;;sm

Durung pada periode perdagangan Jinuari-Februari 2007 di 30 kios nur.i.,g

fr;;, p;l;"g.

MBTODE

PENELITIAN

Penelitian

ini

dilakukan

pada

Bulan Januari sampai Februari ZOOT

di

semua

kios

yang terdapat di Kota padang, Sumatera

Burui,lruitu sebanyak 30 kios.'.

Dala primer burung yang dikumpulkan

metipuii

jenis

bururg,lr*lir,

f.rtjiur,

perrjualan, dan asal burung. Jumlah pembelian danj umlah penjualan burung alnitung p"r

ringg,

pada masing-masing

kios.

Data";;;;;"rg

meliputinama, usia, dan pendidikan.

Data

rirr

dikumpulkan metalui observasi

i.rgr;"g

Oi

iTio

ki:r

burung Kota padangyung u"r6ii,ilol,

ru

Duatl,

menyebarkan qu.esioner

dan mewancarai

pemilik

kios buiung.

Kuisioner tersebut diisi oleh pemilik kios

burtig,.iiup

kuf i

(4)

Mciycrrtrinita dan Wiryono

ilt

terjad i trarrsaksi j ual lrel i burung. Setiap minggu peneliti mengecek kuisioneryangtelah diberikan. Wawancara dilakukan untuk mencari informasi tambahan

yang

tidak

didapatkan melalui

kuesioner. Data sekunder untuk mengetahui legalitas perdagangan burung diperoleh dari Tabel l. Jenis-jenis burung yang diperdagangkan

informasi

BKSDA

Propinsi Sumatera Barat, BPS dan peraturan perundang-undangan. Untuk mengenaljenis burung digunakan buku panduan lapangan pengenalan jenis burung (MacKinnon et al,1998\.

ut{lolt,amlr Jenis

m}

Namtilmiah NannDtenh

Passe rifsmes/.C tdoro;sidae / Cica&ur

Posserifwmes/

Covidae/Ga6ak-gBtakan

Pa.*erifmmes/ Fdngil I irl ee

iBuruq Fi*,

ftssadfrrnrs/

Dcudae/Cabai

Passeriftrrnes/l-Enidae lBenb

t

P aserifsrnes/IW:scicapidae

. ft ssri firmes/Oriolidae iKeFdang

P *sserifarmas/Ploceidae/Pipi

t

P ass e rifwme srP 1cro notidae

JUucak-cucalan-O,oropsis clanqogqt &rwsenca

P lafr lopu s gal errbulafirs

Serinuscanaria*

Sefinusatroplaris

Dkaeumchrynrheum

Laniussclnch

Leiothrix argentauris Or'dusc&lhen^ns

Lonchta E

Pcs.stnnntanus Alofiioixus oc&ruceus Ixos nalaccensis Pyanowtus anrigaf;ey PXcnowtus birruculatus Pycnowfus pia:r.er

Pycnomtus twlanicterus

PXcnowtus aXloicus Acidotheresjattoiats

Af,*zisq

Aplanisponyensis

fucula religiosa Slwnusrwlotoplerus

Pnnialamiliafis

Pnniayolltchrcr Garullax ctirururi Ganulaxwilmtus &psXchw saulans Copgchru rmlrr&rzncus

Zoothem rxferprrs Zoothem citine

Gallus

q

(-olomba donustica*

&opelia striata* Sleytopelia bitorquata* .

Sl rept op eti a chrnens ls *

Daun Gagak Cililin Kenari Blacldlueai Cabai Cendet

Nusa indah Kepodarg PiFit Gercja Jarqgt Sirih-sirih Kulilary h&ftahtintin I\ilefuah Kutilang emas

Cuc*nwa -Idak Waprg

Parlin

Beo Jalak putih

Cblck Crndf,ng Poksai Ivlandarin Kacer Mumibatu

hsauna Ivtnhwai

Fbsisir, Solok 50Kota

Pbsisir

Ivhlary (Jar+a), kdang

Jrrvr

Trrnhhhr

Jawr

Ttnah datar &samarr, Tarrlhhhr

Pa&ng

Padal6 Posaman

Fbsisir

Jawq Kedmi

Pasaman

Solo\ Agam

Jallaa, hsaman

Jawa

50Kao,Tomhfoht 50Kota

50Korta

Ivlnhw4 Nias Jaraa

Jarra Jawa Jawa

KErillci

hsamor1 Solok, Pesisir

ksamon Jauna,

Ivtnhwai

Jawa

fuam hdans hsamar\ Jawr Jaura

ksamaa TunhDohr

Jauaa, hdarg

Jawr Sulamsi

. hapribnnesrsturnidaf

/Jatak-jalalalr

. kssribrmes,SilvidEe

/Burug Fer€tcau

Po.sserifmnesffima lidae /Bur urg pngoceh

. hssrifirmesrTudidse

iBuruq Cacirg

Galifsmesl Phsiaridae Colurrbi6rmes / Colonbi&e

(Ivlerfati-lrerptian)

Anisknnbong

Jawghsamur

dl

tll

c

dl

dt HI

dl

b

dI

HI dt dt c

dl

dl

dl

dl

b dt

dl

dl

b a dt

dl

dt

dl

dl

dt

ebc

dl

dt

dt

dl

dt

dl

dt

bc

b

Anis merah

Apm kate t&r.poti Perkutut Balam Tehrkur

I-ovE bLd

Serindit

Nud

IBururgpan:hbenglok

Liiculusgatgtus

Lonwlory

(5)

Keragaman jen is burung yang diperdagangkan

Tabel 2. Jumlah pembelian dan penjualan jenis-jenis burung di 30 kios burung kota Padang.

Jumlah

;

E 5 7 225 20 3 148 E86 3 5 3 { 104 30 : 1 ,112 20

:

,| 5 0

fr

10 B 5 244

n

171 730 1

fr

1S 6 104 30 3 1 7 1S

fr

B

n

4 1 7l ztr I 4 a4 2 3 c 5 B 7 B 10 11 12 13 14 15 1E 17 18 1S 20 21 6

A

x

d

E

16

Zl

a47

21

05

no

2n

t0

18

.0

176

1S

e3

ffio

0--4

20

10

23

11

13

66

00

.1

05 3 4 ,| 3 122

I

2 10

:

2 3 ln 4 1 1

n

H

10 o 0 0 6 0 't2 4 10 2 0

8'

14 0 0 o 32 0 4 1 1330

42

.0

5

-0

-lo

EG

21

-2

3

01

0

1791

l{45

4 3 1 4 2

4

84 20 3 7 4

I l5?

30 31

*

s 3+ 35 3E 's ln

Agaprrls l?ehen

Ac rdotharajaua?bu.s

Aopho,icus och/oceus

{oloris paaayeasls

Cfi,brop sts c y anopog oa Cobmbia don estru,

Ooruals enoa

Ooprychas malaAarbus Copsychus ssrlris

Obmom chrysorftetrm

6arllus qo 6*rdlax chhersis

Geopertia stn*a

GarculE e,rigbsa

d<os m alaccheasrs

lorcftora sp

/.eio#r ri,( arge., lalri.s l'orfus,trry

loricutus gelgufus

Lan,ius schach

Jldelapsrittacus andulos

Onolus chtnensrs

Flcamolus aadgaster frcnmatus bin acllatus fridia leniliads

f aty,lnpha s gals'uula la s

frcaarolas goiauier

frsser morlanus $.cnorolus

ar elenlclears

Ftrnia pclty,norTrha

ftcncrolas teyl;rr'uus

Grnrlax mtfralus .Sr,inus rbgolaas

Sredope,lia lriorgtrala *r&ras oa*aaa

.9repoperlia chta*srs

9uraus m erlancpierus

Zoafhera cdrme

Zadhera i,tlrpes

nnxf.h Lobel Jeld< Kampung Jenggot Parlin

D aun

Merpati

Oagd<

Murai Bai: Kacel

C abai Ayrmk rte

Poksai Peft r.rtul

Beo

S kih-s irih Pipit

N us r indah

N uri merah

SBrindit jawa

C endet

Pr& it

Kepodang Kutilang

Merbrh tintin

C iblek

C ililin

Metbah lintin Geleja

Kutilang emas

C indang

C ucd< rowo

Mandarin

Bla ck lhl oat

Balam iambi

Kenati

Td< rJ< ul

Jald< putih

Anb metah Anis k embang

1g 23 6 150 70 I s7 211 1 15 ,t0 77 11 2 20 3 3 38 60 11 s 40 2 2 23 43 {3 6

;

15 14 4 110 30

:

e 114 30

:

3

I

40 E 1 I 30 46 12 42 s4 B 5 554 30 3z16 13S 1 40 42 7 1't0 30 3 1 12 150 32 10 30 B ,| 35 54 1 4 5 12 455 38 3 304 1316 t235 I 2680

Data yang diperoleh dari hasil pengamatan

di

30 kios burung selama Bulan Januari dan

Februari 2007

dianalisis

se0ara

deskripitf

kualitatif dan kuantitatif. Analisis deskriptif

kualitatif berupa uraian secara umum terhadap hasil penelitian yang dilakukan, menggunakan kalimat, tabel dan gambar. Analisis kuantitatif berupa perhitungan jtrrnlah burung yang dibeli

dan cliiual.

}IASIL

DAN

PBMBAHASAN

Lokrsi

dnn kcatlann umum kios brrrrrng

tli

hot:r P:rtllng

Kota Padang terdiri dari I I kecamatan. Ke 30 kios trururtg terdapat di sembilan kecamatan. l(ccanratart I'adan g tlarat mcnt i I i k i j trru lalr k ios tcrbanyak,

yaitu

I

I

buah,

diikuti

Kecamatan

Padang Timur, 5 buah dan Kuranji 4 buah. Di ,kecamatan lainnya terdapat antara I dan 3 kios.

Banyaknya

jumlah kios

burung

di

setiap kecamatan dipengaruhi

oleh

perkembangan perekonomian dan permintaan masyarakat.

Kecamatan Padang

Barat

meruPakan kecamatan yang memiliki kios burung terbanyak

yaitu

I

I

kios, kargna

di

kecamatan tersebut terdapat pasar terbesar dan terlengkap di Kota Padang

Tempat penjualan burung di Kota Padang

, umumnya berkembang

di

daerah yang ramai'

pasar dan dekat dengan jalan-jalan. Tempat penjualan burung di Kota Padang ialah berupa

(6)

Meiyentrinita dan Wiryono

I t3

Pcrllgnng burung

di

l<ota padang

.

I)eclagarrg burung adalah

peirrilik

kios

burung yang acla cli Kota padang. S'.Uogirn

U.*,

pedagang burung

di

l(ota

ioOung"U.4.ni,

i::P

l,

I ak i- tat<

i

ya itu

2 8 p",taga,r'g.

i

ironyu

r)erJ clI r s kc I:r rn i n pcrenrpuan, yaitu 2pedagang.

Umur para pedagang

burunjai

folu

puiure sangat bervdriasi antara I

9

sampai 53 tahun dengarr sebaran umur yang

relatif

merata. Sebanyak

24

pcclagang menanlatkan SMU, empat oritng rnerrarnpatkan SMp dan seorang mcrnilikigelar Sarjana S L

Jenis-je.nis

burung

yang tlipertlagangkan Pada periocie Januari_F"U.rnri- ZOTOI ai Kota Padang diperdagangkan

40j"ri,

iu.ung

yang tergolong ke dalarn l6 Farniii dan 4 Ordo

(frb"l

l).

Ordo yang fanrilinya pating

banyak diperdagangkan adalah Orao

purr"rjfo.r"r,

yaitu.l3 famiti. ordoyang tain hanya

rr*iiiti

r

Iam r tr yang d iperdagangkan.

Italus

burung yang diperdngangkan di kota

Parlang

40 jen is bumng yang diperdagangkan di Kola?adang 2

jell,:

tli.,,n[

1S,t; aifi,rOrrgi

olclr PpNo 7'tahun I 990 yaitJjenir'Nuri,r"rol, kepala hitarn (Zor ius

lory)

aan :alat< putih (lturnus ntclunopte

rt

r). Ada

"no,r;",J.

l lSZy bururrg yang yang clilinclungi

ni.i, ir.ras

(L'onvanliott ort lnlernctriinctl l-rude

in

Endungered

Species

of

lvitd frrono

ona

Flora).,

_t.ermasuk

Apendi[s

II, yuitu

i.r*u,ut

seperti Nuri merah kepala hitam (Lorius lory),

Serindit

(Loriculus

galgulu,r),

C,,.utro*o

(l'"yt.,onotu';

zt:-ylan-gs2$1',

L;;;;i;;-(Agultomi.s

Jiehcri),

Nusa iridalt

lLeiotnrix

urgcttteruri.r) dan Beo

(Gruculu

ieligi<tsa). Appcndix Il CITIiS nreliputi

,.,run;"n?,

yong

sekar:rng bclunr lerancam punah, tetapi rnungkin

aka.n lcrarrcanr pu nah keciral i j i ka

plrA.grr*r,

.jcnis tcrscbut tidak diatur dengan p"rnr,,rir'yong kctat untuk.rnencegalr pernlnfaatarr;;;;

irrg

ll:igiTr,,

kebertangsungan h idupnyu, ionI ugu

Jenrs Iatn yang perlu diatur secara ketat agar

perd agangan nya d apat d i ko ntro I secara efekt

i f.

Jenis

Nuri

merah kepala hitam (Lo,rius

/or11,), s i ri h -s i ri lr (/.ro.r m ct lit c c c n.t i,,1, f_or.U i ra

(Agu1toru i.t J'i^rheri) clan

Cililin

rt,triyt)pu,

glileriutlutu,r') tcrnrasuk

jenis

yang

rrrrr.rn.,

keprrnalran clan mnsuk clalam 'Rei Data Li.rr

!.U.C.N.l? %. Jenis_jenis burungyang lain (80%)

tidak dilindungi.

Legalitas. perdagangan burung

Balai

Konservasi Sumbei Daya AIam

(BKSDA.)

propinsi

Sumatera'

Barat

menyebutkan bahwa hanya ada 2 Badan Uruhu

Milik

Swasta berbentuhCV

di

l(oi"nuOung

yang

memiliki

izin

penangkapan

atau

. pengambilan spesimen burung Oi alam, Kedua

C.V in

i

rnenj uat burung hasi I

ti'ngkafun'*r.*f."

d i d ua k ios burun g

6,el

Uoy y ait,if,i"! pU,'OL O i

Muara Palam dan kios pak Amri

aifrrprrg

Cina. Untuk memenuhi kebutuhan

i.nir_[ri,

burung, pemilik kios tainnya

fq:J:g/rim;Ueli

lfl1q

1.:,

nih{

v.anq menu',gtup

b;uns

;rpu

orrengkapi surat izin dari BKSDA. Kebeldaan

kios-kios tersebut dapat

memprr..puliu.;u

penurunan populasi burung

di

alarn karena

i nstan s i yan g terkait tidak

mir

i I if.i rcrOuil'utu.

perdagangan tersebut.

Pembelian

dan penjualan burung

oleh pedagang burung

.

Pedagang burung di kota padang membeli burung dari berbagai sumber

yuit"

f?rgr*prf

tetap, penjual -burung tidak ietap,

priugurg

burung anrar pulau (dari Jawa),

."i,iJl.a.n

usaha

(CV)

dan penargLu. Uurrrg. -n"n;uaf

H::lt

tjdaf .tetan aoalah

*.r.L,i*r,,-aupot

Durung

dari

hutan atau yang

mereka yang

L:*l|!t

burung perihaiaan'

tatu

menjuat

l^Tl:

ry?

ke.pengumput tetap atau menjuat ,u.nqr:ng ke kios pedagang. pengumpul tetap adalah.mgleka yang mendapatka;

bu;u;s dari

pe{ual

tidak tetap, Ialu menjulorvu

L.'tio,

pedagang. penangkar burung

ii

f<"t,

nuOung

hanya. menangkarkan satu

;rni,

Ur.uns,luitu

kenari {serinus

canaria).

o' )

.

PedagangburungdiKotapadangmenjual

burung kepada konsumen

burunidi

Kota

,l:.1:l*.

1.n

pedagans anrar

orJrJ

yong Kemudran akan menjualnya ke pulau Jawa.

Jullah

burung yang

dibeli

aun

ai;uuiof.n

peoagang burung

di

kios_kios burung Kota Padang disajikan dalam Tabel

2.

.

Jenis burung yang paling banyak dibeli

pedagang adalah Kacer (Cop,$chui sautarig,

yh itu 1 3 5 6 ekor atau 43 .43yo,[.q,,,O irn-aiitu,i

oleh

jenis

burung Daun

(Cloio'nsis

cyanopogon) sebanyak 554 ekor

(7)

Keraganran.ienis burung yang diperdagangkan lt4

Kacar juga merupakan jenis yang banyak dijual olelr pedagang, yaitu

l3l6

ekor atau 49.10olo,

kenrudian cliikuti oleh jenis trurung Daun yaitu 455 clior ;rlau l(t.9BaA. Burung Kaccr bnnyak

rl iur irtlt i k:rrcrra hrrnrng.iclr is in i nrcnri I iki suara

rrtcrtlrr rlarr rry:rring, schinggn diklrnbaknn dalnrn

kclas

tcrsendiri

pada lonrba-lornba burung berkicau. Jenis burung Daun

juga

digemari karena selain merniliki suara yang merdu juga rnerliliki wama bulu yang indah sehingga. Kedua

jcnis lrurung

ini

elikirirn ke Pulau Jawa untuk mcmcnuhi pcrnrintaan pasar burung yang ada

di

Pulau Jawa (Sutejo, 1997). Menurut Balai Konservasi Sumberdaya Alam Sumatera Barat, kuota perdagangan untukjenis Kacer dan jenis

Daun di Sumatera Barat adalah masing-masing 2000 dan 850 ekor per talrun. J ika transaksi bulan

Januari clan Fcbruari mewakili transaksi pada bulan-bulan yang lain, ntaka kuota terscbut pasti terlampui.

Jenis burung

lain

yang

juga

banyak

digemari

adalah

Murai

Batu

(Copsychus malabaricus), dengan jumlah pembelian oleh pedagang sebanyak 346 ekor atau I I .08%, dan

penjulan mencapai 304 ekor

atau

I1.34%. Penjual burung musiman mengatakan bahwa kepadatan populasi jenis burung tersebut sudah rncnurun

di

alanr.

Untuk

menangkap jehis

burung Murai batu mereka lrarus menginap di Irutarr sclanra bcrhari-lrari. MacKinnon et

al

( l99tl) rucnycbutkan lralrwa jenis lrurung Murai Ilatu di.lawa dilaporkan hampir lcnyap karena kepopulerannya sebagai burung pelilraraan.

Beberapa

jerris

burung

yaitu,

Cabai (Dicueum chrysorheum), Serindit (Loriculu.s geilgultt,r),

Cililin

(P lutylopu:; galericulutus), Kutilang enas (Pycnonotus meIanicteru.r) dan An is kcnrba ng {Zoo t ha ru in t e rpre s) sudah su I it

diperoleh dari alam sehingga pembelian jenis bunrng terscbut oleh pcdagang sangat rendalr, lranya I ekor (0.03%). Jenis-jenis burung yang juga sangat rendah tingkat perrjualannya adalah Ctrcakrawa (Pycnonolus zeylanica,s,), Anis

Merah (Zoothera

citrine),

Blacktlrroat

(Serinus atogolaris) yangterjual hanya I ekor (0,04%). Rendahnya penjualan jenis burung ini jenis ini karena harganya yang tinggi.

Dari data yang disajikan dalam Tabel 2

narnpak bahwa jumlah pemhelian burung pada

Ilulan Januari (1.792 ekor)

jauh

lebih besar

daripada penjualan burung pada Bulan Januari (1.445 ekor). Hal

ini

terjadi karena sebagian burung yang telah dibeli oleh pedagang burung

acta yang mati sebelum terjual. Tabeldi atasjuga menunjukkan balrwa adn l0 jenis burung yang lrelum terjual, karena merebnknys isu flu burung sehingga banyak orang was.was untuk membeli burung. Untuk mencegah kerugian yang besar para pedagang burung mengurangi pembelian burung pada bulan Febuari yaitu sebanyak462

ekor. Dengan penurunan angka pembelian diharapkan

agar

angka pembelian burung seimbang dengan angka penjualan burung.

KESIMPULAN

Di Kota Padangterdapat 30 kios penjual burung,

dengan jumlah jenis yang diperdagangan 40 yang

terdiri dari

l6

famili dan 4 ordo. Selama bulan Januari dan Februari2007 pedagang membeli burung sebanyak 3122 ekordan menjualburung sebanyak 2680 ekor. Sebagian besar pedagang membeli burung hasil tangkapan di hutan dari penjualyang tidak memiliki izin penangkapan. Sebagian

jenis

burung termasuk

jenis

yang dilindungi.

DAF"TARPUSTAKA

Anonim.

1999a. PP

No.

711999 Tentang Pengawetan Jenis Turnbuhan dan Satwa.

Anonim.

1999b. PP

No.

811999 Tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar.

Anonirn. 2003. Rencana Strategi Departemen Kehutanan 2001-2005 (Penyempurnaan) SK Menteri Kehutanan.

Anwar, J., S. J. Damanik, N. Hisyam dan A.J.

Whitten 1984. Ecologi Ekosistem Sumatera.

Gaj ah Mada Un iversity Press, Yogyakarta.

Bibby,

C.,

M.

Jones dan S. Marsden. 2000.

Teknik-Teknik Ekspedisi Lapangan Survey Burung. SMKG MardiYuna, Bogor.

(8)

Meiyentrinita dan Wiryono

lt5

CITES. 2005. Appendices L II. dan III.

Dw-Worlde

.

2007

.

L.a-rangan perclagangan

Burrrrrg Lia-r. h t r p :

//d* ril

r.

d,ti,

iir

u

i

ot

r- an

_ora m a/.t u ge n d B i I dun g/ l . 2 t I 3 2 6. I . ht m

I

21 Mei 2007. 09.00 ILIB

lUCry

2004. IUCN Red

List

of

Threatened )pec tes.

MacKinnon, J., K. phiilipps, dan 8.V,, Balen.

1998. Burung-Burung di Sumatera,luwl Bali dan Kalimantan (termasuk Sabah,

S"ru*rt

,'au,

Brunai darusalam). puslibang

Biologi LIpl,

Bogor

Gambar

Tabel l. Jenis-jenis burung yang diperdagangkan
Tabel 2. Jumlah pembelian dan penjualan jenis-jenis burung di 30 kios burung kota Padang.

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Kota Padang merupakan pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat. Sebagai pusat pemerintahan, pembangunan berkembang dengan pesat dalam rangka pemenuhan sarana dan

Daun untuk mengobati air kencing mengandung zat putih telur, ayan (epilepsi), badan lemah, batu dalam empedu, batuk, berak, beri-beri, biduran, bisul, cacingan, datang bulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa perbedaan densitas zooxanthella antara ujung dan pangkal pada karang Acropora sp tidak begitu nyata, hal ini

pemasaran (Tabel 3). Pada saluran pemasaran I, jika dilihat dari perolehan keuntungan dan biaya yang dikeluarkan terlihat terjadi perbedaan. Akumulasi biaya

pengembangan objek wisata pantai di Kota Padang (Gambar 4), objek wisata pantai Muaro Anai berdasarkan dimensi ekonomi memiliki nilai yang paling rendah dan kategori

pemasaran (Tabel 3). Pada saluran pemasaran I, jika dilihat dari perolehan keuntungan dan biaya yang dikeluarkan terlihat terjadi perbedaan. Akumulasi biaya

Intensitas serangan rayap pada bangunan museum Adityawarman Kota Padang Provinsi Sumatera