DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :
Nama lengkap : RAHMAN EDI ALIAS UCAK; Tempat lahir : Bengkelang;
Umur : 31 tahun / 01 Juli 1982; Jenis kelamin : Laki-laki;
Kebangsaan : Indonesia;
Tempat tinggal : Dusun Selamat, Desa Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang;
Agama : Islam; Pekerjaan : Petani; Pendidikan : SD; Terdakwa ditahan oleh :
- Penyidik, sejak tanggal 18 Nopember 2013 sampai dengan tanggal 08 Desember 2013;
- Perpanjangan Penuntut Umum, sejak tanggal 08 Desember 2013 sampai dengan tanggal 16 Januari 2014;
- Penuntut Umum, sejak tanggal 16 Januari 2014 sampai dengan tanggal 04 Februari 2014;
- Ketua Majelis Hakim, sejak tanggal 21 Januari 2014 sampai dengan tanggal 19 Februari 2014;
- Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri, sejak tanggal 20 Februari 2014 sampai dengan tanggal 20 April 2014;
- Perpanjangan Ketua Pengadilan Tinggi, sejak tanggal 21 April 2014 sampai dengan tanggal 20 Mei 2014;
- Hakim Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 30 April 2014 sampai dengan tanggal 29 Mei 2014;
- Perpanjangan penahanan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 30 Mei 2014 sampai dengan tanggal 28 Juli 2014;
PENGADILAN TINGGI TERSEBUT;
Telah membaca :
I. Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum No. Reg. Perkara : PDM-16-III/Stbt/01/2014, tanggal 20 Januari 2014, yang mendakwa Terdakwa dengan dakwaan sebagai berikut :
PERTAMA :
Terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK bersama dengan saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION (dilakukan penuntutan secara terpisah) serta BAKAR (DPO) pada hari Selasa tanggal 12 Nopember 2013 sekira pukul 02.20 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2013 bertempat di Jln. Besitang depan Pos Lantas Bukit I Kel. Tangkahan Durian Kec.Brandan Barat Kab.Langkat atau setidak-tidaknya disuatu tempat lain dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Stabat, “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum
membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon beratnya melebihi 5 (lima) gram”, perbuatan mana dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :
1. Pada hari Jumat tanggal 08 Nopember 2013 sekira pukul 17.00 Wib terdakwa menghubungi saksi ADIN SYAHRI lewat HP terdakwa lalu terdakwa mengatakan kepada saksi ADIN SYAHRI ada mobil bisa rental tidak mau ke Medan kau yang bawa kita berdua pergi nanti terdakwa kasih ongkosnya perhari Rp.500.000,- (lima puluh ribu rupiah) karena terdakwa sudah tahu biasanya rental mobil Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) perhari artinya terdakwa gaji untuk saksi ADIN SYAHRI perharinya Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan oleh saksi ADIN SYAHRI mengatakan nanti terdakwa carikan dulu mobilnya kalau ada terdakwa khabari dan tidak berapa lama datang telpon dari saksi ADIN SYAHRI mengatakan ada mobilnya dan kemudian karena dapat mobilnya sudah malam sekira pukul 23.00 Wib terdakwa dengan
saksi ADIN SYAHRI tidak jadi berangkat ke Medan maksudnya Binjai menunggu besoknya terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI berangkat ke Binjai dan setelah sampai didaerah Binjai terdakwa menghubungi ke HP saksi KOSIM NASUTION untuk menjemput terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI. 2. Pada hari Sabtu tanggal 09 Nopember 2013 sekira pukul 22.00 Wib terdakwa
dan saksi ADIN SYAHRI bertemu dengan saksi KOSIM NASUTIN lalu terdakwa turun dari mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW sedangkan supir saksi ADIN SYAHRI didalam mobil saja, kemudian terdakwa bicara dengan saksi KOSIM NASUTION untuk masalah jual beli ganja sambil terdakwa tunjukan contoh ganjanya kemudian diambil saksi KOSIM NASUTION, lalu terdakwa, saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION memakainya dan selanjutnya terdakwa mengatakan dengan saksi KOSIM NASUTION perkilonya Rp.700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah) lalu saksi KOSIM NASUTION bilang ya bisa dijualkan dan terdakwa bilang kalau laku dijual terdakwa berikan bagian Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) kemudian saksi KOSIM NASUTION mengatakan ya akan menjualkan ganja jika terdakwa membawanya ada sekitar 1 (satu) jam terdakwa, saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION membicarakan masalah jual beli ganja tersebut, lalu terdakwa permisi pulang dengan saksi KOSIM NASUTION dan selanjutnya terdakwa bersama saksi ADIN SYAHRI (supir) pulang ke Aceh.
3. Pada hari Senin tanggal 11 Nopember 2013 sekira pukul 07.00 Wib terdakwa datang ke rumah saksi ADIN SYAHRI untuk meminjam mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW kemudian terdakwa bawa mobil tersebut ke Pulau Tiga untuk bertemu dengan BAKAR dan setelah ketemu dengan BAKAR bersama 2 (dua) orang teman BAKAR yang terdakwa tidak kenal merakit tempat untuk menyimpan ganja dibawa kolong mobil dengan menggunakan kawat dan kayu untuk merakit ganja tersebut ada sekitar 5 (lima) jam dan bagian pintu samping masing-masing diisi 1 (satu) bal ganja terdakwa lihat rapi kerja BAKAR dan 2 (dua) orang temannya lalu terdakwa tes bawa mobil tersebut tidak mencurigakan dan kemudian BAKAR meminta ongkos merakitnya sebesar Rp.1.500.000,- dan baru terdakwa berikan Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) sisanya akan terdakwa bayar setelah ganja laku dan kemudian sekitar pukul 18.00 Wib mobil terdakwa kembalikan kepada saksi ADIN SYAHRI dan sambil terdakwa bilang nanti jam 9 malam kita berangkat dan kemudian terdakwa
dan saksi ADIN SYAHRI berangkat dari Desa Bengkelang menuju Kuala Simpang yang biasanya memakan waktu 2 jam, tetapi ditengah perjalanan mobil sangkut dengan jalan karena jalan berlobang ada beberapa kali dan yang terakhir mobil sangkut dijalan tidak bisa jalan kemudian saksi ADIN SYAHRI (supir) turun dari mobil dan melihat mobil sangkut, lalu saksi ADIN SYAHRI merabah dan melihat kolong mobil ada kawat dan kayu kemudian saksi ADIN SYAHRI bertanya kepada terdakwa “Apa ini Ucak” dan terdakwa pun bilang dengan saksi ADIN SYAHRI “Ganja” kemudian saksi ADIN SYAHRI marah dengan terdakwa dan bilang “balik kita kau gak mau membawanya” dan terdakwa bilang dengan saksi ADIN SYAHRI “Tolonglah aku kawan yang semalam maksudnya Kosim mau beli sebentar aja ke Binjai terus kita Pulang” nanti aku tambah ongkosnya kalau ganja laku dijual” dan kemudian saksi ADIN SYAHRI mau untuk melanjutkan perjalanan ke Binjai untuk menemui saksi KOSIM NASUTION, dan sesampainya di Brandan terdakwa tertidur dan saksi ADIN SYAHRI (supir) berhenti untung buang air kecil, kemudian tiba-tiba datang polisi yaitu saksi RISMAN TAMBUNAN, saksi HENDRA SINULINGGA dan BANPOL M.ZAKIR menanyai terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI dan memeriksa terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI, kemudian terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI dibawa ke Pos Lantas yang tidak jauh jaraknya hanya berkisar 50 meter, setelah sampai di Pos Lantas saksi RISMAN TAMBUNAN, saksi HENDRA SINULINGGA dan BANPOL M.ZAKIR memeriksa mobil kemudian para saksi menemukan ganja dalam pintu samping dan bawa kolong mobil ada ganja ditemukan, selanjutnya terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI ditangkap dan dibawa ke Polres Langkat beserta barang bukti berupa 40 (empat puluh) bal diduga berisikan Narkotika jenis ganja, 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW, 1 (satu) buah kayu panjang sekitar 2 (dua) meter, 1 (satu) gulungan kawat sudah berputusan, 1 (satu) buah HP merek Nokia dan 1 (satu) buah HP merek Nokia tipe 1208 guna pemeriksaan lebih lanjut.
4. Berdasarkan Berita Acara Penaksiran/ Penimbangan Nomor : 90/IL.1.0106/XI/2013 tanggal 13 Nopember 2013 beserta lampirannya yang ditanda tangani oleh ERVINA A.NABABAN, NIK.P. 84425 selaku yang menimbang/ Penaksir sekaligus Pengelola UPC Stabat dikatahui berat bersih narkotika jenis ganja dari 40 (empat puluh) bal tersebut adalah 59.000 (lima
puluh sembilan ribu) gram. Dan hasil kesimpulan pemeriksaan Laboratoris terhadap 1 (satu) plastik berisi ranting, daun dan biji kering dengan berat brutto 243 (dua ratus empat puluh tiga) gram diduga ganja milik terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK dan ADIN SYAHRI adalah benar ganja) dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 8 (delapan) Lampiran I (satu) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, seperti yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. LAB : 7762/NNF/2013 tanggal 20 Nopember 2013 yang dibuat dan ditanda tangani oleh ZULNI ERMA, AKBP, NRP 60051008 dan DEBORA M.HUTAGAOL,S.Si,Apt, KOMPOL, NRP.74110890 masing-masing selaku Pemeriksa dan diketahui oleh An. Kepala Laboratorium Forensik Cab. Medan Dra. MELTA TARIGAN, M.Si., AKBP, NRP 63100830;
5. Terdakwa dalam melakukan perbuatan tersebut tidak mempunyai izin yang sah dari pihak yang berwenang terkait dengan Narkotika Golongan I jenis ganja tersebut, dan terdakwa juga bukan merupakan orang yang berhak baik karena pekerjaannya maupaun karena jabatannya.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 115 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ATAU
KEDUA
Terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK bersama dengan saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION (dilakukan penuntutan secara terpisah) serta BAKAR (DPO) pada hari Selasa tanggal 12 Nopember 2013 sekira pukul 02.20 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2013 bertempat di Jln. Besitang depan Pos Lantas Bukit I Kel. Tangkahan Durian Kec.Brandan Barat Kab.Langkat atau setidak-tidaknya disuatu tempat lain dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Stabat, “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum
menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram”, perbuatan tersebut terdakwa lakukan dengan cara sebagai berikut:
1) Pada hari Jumat tanggal 08 Nopember 2013 sekira pukul 17.00 Wib terdakwa menghubungi saksi ADIN SYAHRI lewat HP terdakwa lalu terdakwa mengatakan kepada saksi ADIN SYAHRI ada mobil bisa rental tidak mau ke Medan kau yang bawa kita berdua pergi nanti terdakwa kasih ongkosnya perhari Rp.500.000,- (lima puluh ribu rupiah) karena terdakwa sudah tahu biasanya rental mobil Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) perhari artinya terdakwa gaji untuk saksi ADIN SYAHRI perharinya Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan oleh saksi ADIN SYAHRI mengatakan nanti terdakwa carikan dulu mobilnya kalau ada terdakwa khabari dan tidak berapa lama datang telpon dari saksi ADIN SYAHRI mengatakan ada mobilnya dan kemudian karena dapat mobilnya sudah malam sekira pukul 23.00 Wib terdakwa dengan saksi ADIN SYAHRI tidak jadi berangkat ke Medan maksudnya Binjai menunggu besoknya terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI berangkat ke Binjai dan setelah sampai didaerah Binjai terdakwa menghubungi ke HP saksi KOSIM NASUTION untuk menjemput terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI. 2) Pada hari Sabtu tanggal 09 Nopember 2013 sekira pukul 22.00 Wib terdakwa
dan saksi ADIN SYAHRI bertemu dengan saksi KOSIM NASUTIN lalu terdakwa turun dari mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW sedangkan supir saksi ADIN SYAHRI didalam mobil saja, kemudian terdakwa bicara dengan saksi KOSIM NASUTION untuk masalah jual beli ganja sambil terdakwa tunjukan contoh ganjanya kemudian diambil saksi KOSIM NASUTION, lalu terdakwa, saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION memakainya dan selanjutnya terdakwa mengatakan dengan saksi KOSIM NASUTION perkilonya Rp.700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah) lalu saksi KOSIM NASUTION bilang ya bisa dijualkan dan terdakwa bilang kalau laku dijual terdakwa berikan bagian Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) kemudian saksi KOSIM NASUTION mengatakan ya akan menjualkan ganja jika terdakwa membawanya ada sekitar 1 (satu) jam terdakwa, saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION membicarakan masalah jual beli ganja tersebut, lalu terdakwa permisi pulang dengan saksi KOSIM NASUTION dan selanjutnya terdakwa bersama saksi ADIN SYAHRI (supir) pulang ke Aceh.
3) Pada hari Senin tanggal 11 Nopember 2013 sekira pukul 07.00 Wib terdakwa datang ke rumah saksi ADIN SYAHRI untuk meminjam mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW kemudian terdakwa bawa mobil tersebut ke Pulau Tiga untuk
bertemu dengan BAKAR dan setelah ketemu dengan BAKAR bersama 2 (dua) orang teman BAKAR yang terdakwa tidak kenal merakit tempat untuk menyimpan ganja dibawa kolong mobil dengan menggunakan kawat dan kayu untuk merakit ganja tersebut ada sekitar 5 (lima) jam dan bagian pintu samping masing-masing diisi 1 (satu) bal ganja terdakwa lihat rapi kerja BAKAR dan 2 (dua) orang temannya lalu terdakwa tes bawa mobil tersebut tidak mencurigakan dan kemudian BAKAR meminta ongkos merakitnya sebesar Rp.1.500.000,- dan baru terdakwa berikan Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) sisanya akan terdakwa bayar setelah ganja laku dan kemudian sekitar pukul 18.00 Wib mobil terdakwa kembalikan kepada saksi ADIN SYAHRI dan sambil terdakwa bilang nanti jam 9 malam kita berangkat dan kemudian terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI berangkat dari Desa Bengkelang menuju Kuala Simpang yang biasanya memakan waktu 2 jam, tetapi ditengah perjalanan mobil sangkut dengan jalan karena jalan berlobang ada beberapa kali dan yang terakhir mobil sangkut dijalan tidak bisa jalan kemudian saksi ADIN SYAHRI (supir) turun dari mobil dan melihat mobil sangkut, lalu saksi ADIN SYAHRI merabah dan melihat kolong mobil ada kawat dan kayu kemudian saksi ADIN SYAHRI bertanya kepada terdakwa “Apa ini Ucak” dan terdakwa pun bilang dengan saksi ADIN SYAHRI “Ganja” kemudian saksi ADIN SYAHRI marah dengan terdakwa dan bilang “balik kita kau gak mau membawanya” dan terdakwa bilang dengan saksi ADIN SYAHRI “Tolonglah aku kawan yang semalam maksudnya Kosim mau beli sebentar aja ke Binjai terus kita Pulang” nanti aku tambah ongkosnya kalau ganja laku dijual” dan kemudian saksi ADIN SYAHRI mau untuk melanjutkan perjalanan ke Binjai untuk menemui saksi KOSIM NASUTION, dan sesampainya di Brandan terdakwa tertidur dan saksi ADIN SYAHRI (supir) berhenti untung buang air kecil, kemudian tiba-tiba datang polisi yaitu saksi RISMAN TAMBUNAN, saksi HENDRA SINULINGGA dan BANPOL M.ZAKIR menanyai terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI dan memeriksa terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI, kemudian terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI dibawa ke Pos Lantas yang tidak jauh jaraknya hanya berkisar 50 meter, setelah sampai di Pos Lantas saksi RISMAN TAMBUNAN, saksi HENDRA SINULINGGA dan BANPOL M.ZAKIR memeriksa mobil kemudian para saksi menemukan ganja dalam pintu samping dan bawa kolong mobil ada ganja ditemukan, selanjutnya terdakwa
dan saksi ADIN SYAHRI ditangkap dan dibawa ke Polres Langkat beserta barang bukti berupa 40 (empat puluh) bal diduga berisikan Narkotika jenis ganja, 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW, 1 (satu) buah kayu panjang sekitar 2 (dua) meter, 1 (satu) gulungan kawat sudah berputusan, 1 (satu) buah HP merek Nokia dan 1 (satu) buah HP merek Nokia tipe 1208 guna pemeriksaan lebih lanjut.
4) Berdasarkan Berita Acara Penaksiran/ Penimbangan Nomor : 90/IL.1.0106/XI/2013 tanggal 13 Nopember 2013 beserta lampirannya yang ditanda tangani oleh ERVINA A.NABABAN, NIK.P. 84425 selaku yang menimbang/ Penaksir sekaligus Pengelola UPC Stabat dikatahui berat bersih narkotika jenis ganja dari 40 (empat puluh) bal tersebut adalah 59.000 (lima puluh sembilan ribu) gram. Dan hasil kesimpulan pemeriksaan Laboratoris terhadap 1 (satu) plastik berisi ranting, daun dan biji kering dengan berat brutto 243 (dua ratus empat puluh tiga) gram diduga ganja milik terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK dan ADIN SYAHRI adalah benar ganja) dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 8 (delapan) Lampiran I (satu) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, seperti yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. LAB : 7762/NNF/2013 tanggal 20 Nopember 2013 yang dibuat dan ditanda tangani oleh ZULNI ERMA, AKBP, NRP 60051008 dan DEBORA M.HUTAGAOL,S.Si,Apt, KOMPOL, NRP.74110890 masing-masing selaku Pemeriksa dan diketahui oleh An. Kepala Laboratorium Forensik Cab. Medan Dra. MELTA TARIGAN, M.Si., AKBP, NRP 63100830;
5) Terdakwa dalam melakukan perbuatan tersebut tidak mempunyai izin yang sah dari pihak yang berwenang terkait dengan Narkotika Golongan I jenis ganja tersebut, dan terdakwa juga bukan merupakan orang yang berhak baik karena pekerjaannya maupaun karena jabatannya.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ATAU
KETIGA
Terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK bersama dengan saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION (dilakukan penuntutan secara terpisah) serta BAKAR (DPO) pada hari Selasa tanggal 12 Nopember 2013 sekira pukul 02.20 Wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2013 bertempat di Jln. Besitang depan Pos Lantas Bukit I Kel. Tangkahan Durian Kec.Brandan Barat Kab.Langkat atau setidak-tidaknya disuatu tempat lain dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Stabat, “Permufakatan jahat anpa hak atau melawan hukum
menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon”, perbuatan tersebut terdakwa lakukan dengan cara sebagai berikut:
1) Pada hari Jumat tanggal 08 Nopember 2013 sekira pukul 17.00 Wib terdakwa menghubungi saksi ADIN SYAHRI lewat HP terdakwa lalu terdakwa mengatakan kepada saksi ADIN SYAHRI ada mobil bisa rental tidak mau ke Medan kau yang bawa kita berdua pergi nanti terdakwa kasih ongkosnya perhari Rp.500.000,- (lima puluh ribu rupiah) karena terdakwa sudah tahu biasanya rental mobil Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) perhari artinya terdakwa gaji untuk saksi ADIN SYAHRI perharinya Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan oleh saksi ADIN SYAHRI mengatakan nanti terdakwa carikan dulu mobilnya kalau ada terdakwa khabari dan tidak berapa lama datang telpon dari saksi ADIN SYAHRI mengatakan ada mobilnya dan kemudian karena dapat mobilnya sudah malam sekira pukul 23.00 Wib terdakwa dengan saksi ADIN SYAHRI tidak jadi berangkat ke Medan maksudnya Binjai menunggu besoknya terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI berangkat ke Binjai dan setelah sampai didaerah Binjai terdakwa menghubungi ke HP saksi KOSIM NASUTION untuk menjemput terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI.
2) Pada hari Sabtu tanggal 09 Nopember 2013 sekira pukul 22.00 Wib terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI bertemu dengan saksi KOSIM NASUTIN lalu terdakwa turun dari mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW sedangkan supir saksi ADIN SYAHRI didalam mobil saja, kemudian terdakwa bicara dengan saksi KOSIM NASUTION untuk masalah jual beli ganja sambil terdakwa tunjukan contoh ganjanya kemudian diambil saksi KOSIM NASUTION, lalu terdakwa, saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION memakainya dan
selanjutnya terdakwa mengatakan dengan saksi KOSIM NASUTION perkilonya Rp.700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah) lalu saksi KOSIM NASUTION bilang ya bisa dijualkan dan terdakwa bilang kalau laku dijual terdakwa berikan bagian Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) kemudian saksi KOSIM NASUTION mengatakan ya akan menjualkan ganja jika terdakwa membawanya ada sekitar 1 (satu) jam terdakwa, saksi ADIN SYAHRI dan saksi KOSIM NASUTION membicarakan masalah jual beli ganja tersebut, lalu terdakwa permisi pulang dengan saksi KOSIM NASUTION dan selanjutnya terdakwa bersama saksi ADIN SYAHRI (supir) pulang ke Aceh.
3) Pada hari Senin tanggal 11 Nopember 2013 sekira pukul 07.00 Wib terdakwa datang ke rumah saksi ADIN SYAHRI untuk meminjam mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW kemudian terdakwa bawa mobil tersebut ke Pulau Tiga untuk bertemu dengan BAKAR dan setelah ketemu dengan BAKAR bersama 2 (dua) orang teman BAKAR yang terdakwa tidak kenal merakit tempat untuk menyimpan ganja dibawa kolong mobil dengan menggunakan kawat dan kayu untuk merakit ganja tersebut ada sekitar 5 (lima) jam dan bagian pintu samping masing-masing diisi 1 (satu) bal ganja terdakwa lihat rapi kerja BAKAR dan 2 (dua) orang temannya lalu terdakwa tes bawa mobil tersebut tidak mencurigakan dan kemudian BAKAR meminta ongkos merakitnya sebesar Rp.1.500.000,- dan baru terdakwa berikan Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) sisanya akan terdakwa bayar setelah ganja laku dan kemudian sekitar pukul 18.00 Wib mobil terdakwa kembalikan kepada saksi ADIN SYAHRI dan sambil terdakwa bilang nanti jam 9 malam kita berangkat dan kemudian terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI berangkat dari Desa Bengkelang menuju Kuala Simpang yang biasanya memakan waktu 2 jam, tetapi ditengah perjalanan mobil sangkut dengan jalan karena jalan berlobang ada beberapa kali dan yang terakhir mobil sangkut dijalan tidak bisa jalan kemudian saksi ADIN SYAHRI (supir) turun dari mobil dan melihat mobil sangkut, lalu saksi ADIN SYAHRI merabah dan melihat kolong mobil ada kawat dan kayu kemudian saksi ADIN SYAHRI bertanya kepada terdakwa “Apa ini Ucak” dan terdakwa pun bilang dengan saksi ADIN SYAHRI “Ganja” kemudian saksi ADIN SYAHRI marah dengan terdakwa dan bilang “balik kita kau gak mau membawanya” dan terdakwa bilang dengan saksi ADIN SYAHRI “Tolonglah aku kawan yang semalam maksudnya Kosim mau beli sebentar aja
ke Binjai terus kita Pulang” nanti aku tambah ongkosnya kalau ganja laku dijual” dan kemudian saksi ADIN SYAHRI mau untuk melanjutkan perjalanan ke Binjai untuk menemui saksi KOSIM NASUTION, dan sesampainya di Brandan terdakwa tertidur dan saksi ADIN SYAHRI (supir) berhenti untung buang air kecil, kemudian tiba-tiba datang polisi yaitu saksi RISMAN TAMBUNAN, saksi HENDRA SINULINGGA dan BANPOL M.ZAKIR menanyai terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI dan memeriksa terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI, kemudian terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI dibawa ke Pos Lantas yang tidak jauh jaraknya hanya berkisar 50 meter, setelah sampai di Pos Lantas saksi RISMAN TAMBUNAN, saksi HENDRA SINULINGGA dan BANPOL M.ZAKIR memeriksa mobil kemudian para saksi menemukan ganja dalam pintu samping dan bawa kolong mobil ada ganja ditemukan, selanjutnya terdakwa dan saksi ADIN SYAHRI ditangkap dan dibawa ke Polres Langkat beserta barang bukti berupa 40 (empat puluh) bal diduga berisikan Narkotika jenis ganja, 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW, 1 (satu) buah kayu panjang sekitar 2 (dua) meter, 1 (satu) gulungan kawat sudah berputusan, 1 (satu) buah HP merek Nokia dan 1 (satu) buah HP merek Nokia tipe 1208 guna pemeriksaan lebih lanjut.
4) Berdasarkan Berita Acara Penaksiran/ Penimbangan Nomor : 90/IL.1.0106/XI/2013 tanggal 13 Nopember 2013 beserta lampirannya yang ditanda tangani oleh ERVINA A.NABABAN, NIK.P. 84425 selaku yang menimbang/ Penaksir sekaligus Pengelola UPC Stabat dikatahui berat bersih narkotika jenis ganja dari 40 (empat puluh) bal tersebut adalah 59.000 (lima puluh sembilan ribu) gram. Dan hasil kesimpulan pemeriksaan Laboratoris terhadap 1 (satu) plastik berisi ranting, daun dan biji kering dengan berat brutto 243 (dua ratus empat puluh tiga) gram diduga ganja milik terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK dan ADIN SYAHRI adalah benar ganja) dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 8 (delapan) Lampiran I (satu) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, seperti yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. LAB : 7762/NNF/2013 tanggal 20 Nopember 2013 yang dibuat dan ditanda tangani oleh ZULNI ERMA, AKBP, NRP 60051008 dan DEBORA M.HUTAGAOL,S.Si,Apt, KOMPOL, NRP.74110890 masing-masing selaku
Pemeriksa dan diketahui oleh An. Kepala Laboratorium Forensik Cab. Medan Dra. MELTA TARIGAN, M.Si., AKBP, NRP 63100830;
5) Terdakwa dalam melakukan perbuatan tersebut tidak mempunyai izin yang sah dari pihak yang berwenang terkait dengan Narkotika Golongan I jenis ganja tersebut, dan terdakwa juga bukan merupakan orang yang berhak baik karena pekerjaannya maupaun karena jabatannya
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
II. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum No. Reg. Perkara : PDM-16-III/Stbt/01/2014, tanggal 01 April 2014, yang menuntut Terdakwa sebagai berikut :
1. Menyatakan terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK bersalah melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum
menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya 5 (lima) gram” sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan Kedua.
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa RAHMAN EDI Als UCAK dengan pidana penjara selama SEUMUR HIDUP.
3. Menyatakan Barang Bukti berupa :
- 40 (empat puluh) bal diduga berisikan Narkotika jenis ganja, 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW, 1 (satu) buah kayu panjang sekitar 2 (dua) meter, 1 (satu) gulungan kawat sudah berputusan, 1 (satu) buah HP merek Nokia dan 1 (satu) buah HP merek Nokia tipe 1208.
Dipergunakan dalam perkara KOSIM NASUTION.
4. Menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp.1.000,- (seribu rupiah).
III. Putusan Pengadilan Negeri Stabat nomor : 20/Pid.Sus/2014/PN.Stb tanggal 23 April 2014, yang amarnya berbunyi sebagai berikut :
1 Menyatakan Terdakwa RAHMAN EDI ALIAS UCAK, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana
PERMUFAKATAN JAHAT TANPA HAK DAN MELAWAN HUKUM MENAWARKAN UNTUK DIJUAL NARKOTIKA GOLONGAN I DALAM BENTUK TANAMAN BERATNYA MELEBIHI 1 (SATU) KILOGRAM;
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 20 (dua puluh) tahun dan denda sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah), apabila denda tersebut tidak dibayar maka harus diganti dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun; 3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa supaya
dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan; 4. Menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan; 5. Memerintahkan barang bukti berupa :
- 40 (empat puluh) bal diduga berisikan Narkotika jenis ganja, 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza BK 1054 ZW, 1 (satu) buah kayu panjang sekitar 2 (dua) meter, 1 (satu) gulungan kawat sudah berputusan, 1 (satu) buah HP merek Nokia dan 1 (satu) buah HP merek Nokia tipe 1208;
Dipergunakan dalam perkara KOSIM NASUTION;
6. Menghukum terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000,00 (lima ribu rupiah).
IV. Akta Permintaan Banding yang dibuat oleh JABONAR SIMANIHURUK, SH.MH. Wakil Panitera Pengadilan Negeri Stabat nomor : 19/AKTA.PID/BDG/2014/PN-STB, yang menerangkan bahwa pada hari Rabu tanggal 30 April 2014, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding atas Putusan Pengadilan Negeri tersebut, permintaan banding mana telah dengan sempurna diberitahukan kepada Terdakwa pada hari Rabu tanggal 14 Mei 2014;
V. Surat Pemberitahuan Mempelajari Berkas Perkara tertanggal 26 Mei 2014, No. W2.U15/525/PID.01.1/V/2014, yang disampaikan masing-masing kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa, yang menerangkan bahwa kedua belah pihak diberi kesempatan untuk mempelajari berkas perkara nomor : 20/Pid.Sus/2014/PN.Stb, di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Stabat dalam tenggang waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal 26 Mei 2014 sampai dengan tanggal 05 Juni 2014, sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi Medan;
Menimbang, bahwa permintaan akan pemeriksaan dalam tingkat banding oleh Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan dengan tata cara serta memenuhi syarat-syarat yang ditentukan oleh Undang-Undang, maka permintaan banding tersebut secara formal dapat diterima;
Menimbang, bahwa dalam perkara ini meskipun Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding akan tetapi akan tetapi sampai saat ini tidak ada mengajukan memori banding sehingga tidak diketahui sescara pasti apa yang menjadi keberatannya terhadap putusan Pengadilan tingkat pertama;
Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi setelah mempelajari dengan seksama berkas perkara dan semua surat-surat yang berhubungan dengan perkara ini, berikut turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Stabat nomor : 20/Pid.Sus/2014/PN.Stb tanggal 23 April 2014, dan bukti-bukti surat lain yang bersangkutan, berpendapat bahwa pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama yang mendasari putusannya mengenai telah terbuktinya secara sah dan meyakinkan kesalahan Terdakwa atas dakwaan Dakwaan Kedua, yaitu melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah tepat dan benar, oleh karenanya Pengadilan Tinggi dapat menyetujui dan mengambil alih sebagai pertimbangan hukumnya sendiri dalam memeriksa dan memutus perkara ini ditingkat banding;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka Putusan Pengadilan Negeri Stabat nomor : 20/Pid.Sus/2014/PN.Stb tanggal 23 April 2014, yang dimintakan banding tersebut harus dikuatkan;
Menimbang, bahwa tidak ada alasan untuk mengeluarkan Terdakwa dari tahanan, karenanya Terdakwa tetap berada dalam tahanan;
Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dipidana, maka dibebani pula untuk membayar biaya perkara yang timbul dikedua tingkat peradilan;
Mengingat dan Memperhatikan ketentuan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 8 Tahun 1981 tentang KUHAP, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku yang berhubungan dengan perkara ini;
M E N G A D I L I :
- Menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum tersebut;
- Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Stabat nomor : 20/Pid.Sus/2014/PN.Stb tanggal 23 April 2014, yang dimintakan banding tersebut;
- Menetapkan Terdakwa tetap berada dalam tahanan;
- Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa dalam kedua tingkat peradilan, yang ditingkat banding sebesar Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah).
Demikianlah diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan pada hari Selasa tanggal 17 Juni 2014 oleh Kami : H.
BACHTIAR AMS, SH. Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan sebagai Hakim Ketua Majelis, DALIZATULO ZEGA, SH., dan AMRIL, SH. MHum. masing-masing sebagai Hakim-Hakim Anggota, yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut dalam peradilan tingkat banding, berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 04 Juni 2014, Nomor 314/PID/2014/PT-MDN, putusan tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Rabu tanggal 18 Juni 2014, oleh Hakim Ketua Majelis dengan didampingi Hakim-Hakim Anggota serta dibantu oleh SAIFUL
AKHYAR, SH. sebagai Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan, tanpa dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.
HAKIM ANGGOTA, KETUA MAJELIS,
ttd ttd
1. DALIZATULO ZEGA, SH. H. BACHTIAR AMS, SH. ttd
2. AMRIL, SH. MHum.
PANITERA PENGGANTI,
ttd
SAIFUL AKHYAR, SH.