• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya) PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya) PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

i

i

PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (

Carica papaya

) PADA

IKAN MAS

(Cyprinus carpio

L.) YANG TERINFEKSI BAKTERI

Aeromonas hydrophila

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Mencapai Derajat Sarjana S1

Oleh:

RINAWATIASIH

(0801070067)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

(2)

iii

(3)

v

v

PERSEMBAHAN

Puji syukur kepada Allah SWT atas semua rahmat dan hidayahnya yang telah

dilimpahkan. Skripsi ini dipersembahkan kepada :

 Bapak dan Ibu tercinta, yang selalu memberiku kasih sayang terima kasih untuk perhatian, do’a, semangat, motivasi, yang mendidikku tanpa kenal putus asa, serta dorongan moral maupun spiritual.

 Kakakku Aji dan Anton, terima kasih buat perhatian dan semangat yang telah

diberikan.

 Rohmat hidayat dan keluarga, terima kasih atas dukungan dan selalu

(4)

vi

vi MOTTO

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.

(Q.S. Al-Insyirah : 5)

Mengetahui kekurangan diri adalah tangga buat mencapai cita-cita. Berusahalah

terus untuk mengisi kekurangan diri adalah keberanian luar biasa.

(Prof. Dr. Hamka)

Pengalaman bukanlah apa yang terjadi kepada anda tetapi apa yang anda lakukan

kepada kejadian yang menimpa anda.

(Aldous Huxley)

Bagiku, pengetahuan adalah kekuatan. Waktu memang tidak terbatas, tapi waktu

kita terbatas so do the best.

(5)

vii

vii

PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya) PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila

Oleh : Rinawatiasih

0801070067

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak biji pepaya (Carica papaya) terhadap ikan mas (Cyprinus carpio L) yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila dan untuk mengetahui dosis optimal dari pemberian ekstrak biji pepaya terhadap ikan mas yang terinfeksi bakteri A. hydrophila. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Juli 2012. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 4 kali ulangan. Masing-masing ulangan menggunakan 10 ekor ikan mas. Perlakuan berupa pemberian pakan pelet dengan penambahan ekstrak biji pepaya. Dosis ekstrak biji pepaya yang digunakan pada penelitian yaitu 0 g/100 g pakan (P1), 0,2 g/100 g pakan (P2), 0,4 g/100 g pakan (P3), 0,6 g/100 g pakan (P4) selama 15 hari berturut-turut. Ikan uji yang digunakan adalah ikan mas berumur sekitar 2 bulan, berukuran ±10 cm dengan berat ±11 g. Pembuatan ekstrak biji pepaya dengan metode maserasi. Ikan uji terlebih dahulu diinfeksi dengan bakteri A. hydrophila dengan dosis 0,1 ml pada kepadatan 102 cfu/ml. Selanjutnya, ikan uji diobati dengan ekstrak biji pepaya pada dosis berbeda selama 15 hari. Pengamatan penelitian dilakukan selama 17 hari setelah ikan diinfeksi (15 hari setelah perlakuan dengan ekstrak biji papaya). Parameter yang diamati adalah gejala yang timbul akibat infeksi bakteri A. hydrophila, proses recovery penyakit ikan, sintasan, dan parameter kualitas air meliputi suhu, pH, dan oksigen terlarut. Hasil data sintasan yang diperoleh dianalisis secara ANOVA (Analisis Of Variance) dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada selang kepercayaan 95% (Steel & Torrie, 1993). Perkembangan gejala yang timbul akibat infeksi bakteri A. hydrophila, proses recovery penyakit ikan, dan data kualitas air dianalisis secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukan adanya gejala penyakit pada ikan mas yaitu sisik terkelupas, pendarahan pada anus, sirip dada, dan ekor, dan gerakan menjadi lemah setelah diinfeksi bakteri A. hydrophila. Hasil penelitian menunjukkan adanya proses recovery pada ikan yang diberi perlakuan ekstrak biji pepaya. Hasil analisis statistik pada sintasan menunjukan bahwa perlakuan pemberian ekstrak biji pepaya berbeda nyata dengan kontrol. Dosis ekstrak biji pepaya paling baik untuk pengobatan ikan mas yang terinfeksi A. hydrophila adalah pada dosis 0,2 g/100 g pakan (P2).

(6)

viii

viii

UCAPAN TERIMAKASIH

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah

melimpahkan rahmat, karunia, taufik serta hidayahnya sehingga penelitian ini

dapat diselesaikan skripsi dengan judul “PEMBERIAN EKSTRAK BIJI

PEPAYA (Carica papaya) PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) YANG

TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila”.

Penulis menyadari bahwa terselesainya penyusunan skripsi ini pastinya

berkat dukungan, bimbingan serta bantuan dari berbagai pihak yang terlibat baik

secara langsung maupun tidak langsung. Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini

penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat

ibu Dini Siswani Mulia, S.Pi. M.Si dan Bapak Drs. Arief Husin, M.Si, selaku

pembimbing satu dan pembimbing kedua yang telah memberikan bimbingan dan

pengarahan sehingga skripsi ini dapat diselesaikan.

Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada :

1. Bapak Drs. Joko Purwanto, M.Si., selaku dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

2. Bapak Drs. Arief Husin, M.Si., selaku Kepala Program Studi Pendidikan

Biologi.

3. Dewan penguji skripsi Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan

(7)

ix

ix

4. Seluruh dosen Program Studi Pendidikan Biologi Universitas

Muhammadiyah Purwokerto yang telah membimbing penulis selama

perkuliahan.

5. Sahabatku Deska yang telah susah senang bersama dalam penelitian ini.

6. Teman-teman semua angkatan 2008 yang telah membantu terselesaikannya

penyusunan sripsi ini.

7. Semua orang yang telah memberikan dukungan dalam hidupku.

Penulis berharap dan berdo’a semoga amal budi baik yang telah diberikan

Bapak dan Ibu dosen dan juga teman-teman semua kepada penulis mendapatkan

balasan kebaikan yang setimpal dari Allah SWT. Amiin.

Penulis menyadari bahwa penulis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu,

kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.

Purwokerto, 29 Agustus 2012

(8)

x

2.2 Bakteri Aeromonas hydrophila... 8

2.3 Metabolit Sekunder ... 10

2.4 Pepaya (Carica papaya) ... 11

2.5 Cara Pemberian Obat Pada Ikan ... 14

2.6 Kualitas Air ... 16

BAB III METODE PENELITIAN ... 18

3.1 Waktu dan Tempat Penelitian ... 18

3.2 Alat dan Bahan Penelitian ... 18

(9)

xi

xi

3.4 Prosedur Penelitian ... 19

3.4 Parameter Yang Diamati ... 24

3.5 Analisis Data ... 26

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 27

4.1 Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya) ... 27

4.2 Hasil Purifikasi dan Reisolasi Bakteri Aeromonas hydrophila... 28

4.3 Peningkatan Virulensi Bakteri Aeromonas hydrophila ... 29

4.4 Pengamatan Gejala Klinis atau Gejala Penyakit Ikan Mas (Cyprinus carpio) Yang Timbul Selama Penelitan ... 31

4.5 Proses Recovery (Proses Pemulihan) Ikan Yang Terinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila ... 32

4.6 Sintasan Ikan Mas (Cyprinus carpio) ... 36

4.7 Kualitas Air ... 38

BAB V SIMPULAN DAN SARAN... 41

5.1 Simpulan ... 41

5.2 Saran ... 41

DAFTAR PUSTAKA ... 42

(10)

xii

xii

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

Tabel 4.1. Gejala Eksternal Ikan Mas (Cyprinus carpio)... 31

Tabel 4.2 Proses Recovery Ikan Mas Setelah Diberi Pakan Pelet tanpa

Pencampuran Ektrak Biji Pepaya ... 33

Tabel 4.3 Proses Recovery Ikan Mas Setelah Diberi Pakan Pelet dengan

Pencampuran Ektrak Biji Pepaya 0,2 g/100 g pakan ... 33

Tabel 4.4 Proses Recovery Ikan Mas Setelah Diberi Pakan Pelet dengan

Pencampuran Ektrak Biji Pepaya 0,4g/100 g pakan ... 34

Tabel 4.5 Proses recovery Ikan Mas Setelah Diberi Pakan Pelet dengan Pencampuran Ektrak Biji Pepaya 0,6g/100 g

pakan……… ... 34

Tabel 4.5 Sintasan Ikan Mas ... 37

(11)

xiii

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

Gambar 2.1 Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) ... 5

Gambar 2.2 Pepaya (Carica papaya). ... 12

Gambar 4.1 A. Biji Pepaya Setelah di Oven ... 27

B. Ekstrak Biji Pepaya ... 27

Gambar 4.2 A. Pertumbuhan Koloni Bakteri A. hydrophila Pada Medium GSP.………29

B. Hasil Pengamatan Mikroskopis Bakteri A. hydrophila ... 29

C. Hasil Uji H2S... 29

Gambar 4.3 A. Penyuntikan Ikan Mas (C. carpio)………..……... ... 30

B. Reisolasi Dari Organ Ginjal ... 30

Gambar 4.4 A. Ikan Mas Sebelum Diinfeksi Bakteri A. hydrophila ... 32

B. Ikan Mas Setelah Diinfeksi Bakteri A. hydrophila ……..…….32

Gambar 4.5 Ikan Mas Hasil Recovery... 36

Gambar 4.6 A. Pengukuran Suhu Air ... 40

(12)

xiv

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

Lampiran 1. Data Sintasan Ikan Mas Selama Penelitian ... 46

Lampiran 2. Data Mortalitas Harian Selama 17 Hari pada Ikan Mas Yang Diinfeksi Aeromonas hydrophila ... .49

Lampiran 3. Ember Pemeliharaan dan Ikan Yang Terkena Gejala Penyakit ... 50

Lampiran 4. Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya ... 54

Lampiran 5. Peralatan ... 56

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi dengan judul ”Pengaruh Perbedaan Dosis Probiotik terhadap Respon Imun Nonspesifik Ikan mas (Cyrinus carpio L.) yang Diuji Tantang dengan Bakteri Aeromonas hydrophila ”

RESPON IMUN NON SPESIFIK VAKSIN INAKTIF WHOLE CELL Aeromonas salmonicida PADA IKAN MAS ( Cyprinus carpio ).. Oleh

Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji dengan batang pepaya ( Carica papaya L.) terhadap bakteri

dengan kehendak-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul PERBANDINGAN AKTIVTAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI DENGAN BATANG PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP

Ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.) dengan metode difusi agar dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan zona hambat pada rata-rata

adaptasi dan laju pertumbuhan yang tinggi dengan pemberian pakan buatan yang sesuai (Santoso, 1993). carpio) adalah salah satu ikan perairan tawar yang hidup di

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) memiliki aktivitas antibakteri pada setiap seri

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui senyawa antibakteri yang terkandung dalam biji pepaya (Carica papaya L.), untuk mengetahui efektivitas antibakteri