Lampiran 1.
Daftar taman nasional yang memiliki perencanaan zonasi
No Nama dan SK Kawasan SK Pengesahan dan
Revisi Zonasi Pembagian Zona & Luas (Ha) 1 Bukit Barisan Selatan
SK Mentan No. 736/Mentan/X/ 1982, 14 Oktober 1982 Dirjen PHPA No.57/Kpts/DJ-VI/1990, 31 Mei 1990 Inti (191.125); Rimba (160.012,5); Pemanfaatan (850); Penyangga (4.812,5) 2 Bali Barat* SK Menhut No. 493/Kpts-II/1995, 15 September 1995
Dirjen PKA No. 186/Kpts/DJ-V/1999, 13 Pebruari 1999 SK tanpa peta Inti (Daratan: 7.567,85; Perairan: 455,37); Rimba (Daratan: 6.099,46; Perairan: 243,96); Pemanfaatan Intensif (Daratan: 1.645,33; Perairan: 2.745,66); Pemanfaatan Budaya (245,26) Revisi: SK.143/IV-KK/2010 Inti (8.023,22 ha) Rimba (6.174,756) Perlindungan Bahari (221,741) Pemanfaatan (4.217,693)
Religi Budaya Sejarah (50,570), Khusus (3,967), Tradisional (310,943) 3 Ujung Kulon* SK Menhut No. 284/Kpts-II/1992, 26 Pebruari 1992 (Perubahan fungsi CA) Penetapan: SK Menhut No. 758/Kpts-II/1999
Dirjen PKA No. 115/Kpts/DJ-VI/97, 7 Agustus 1997
Inti; Rimba (Daratan: 35.064; Perairan: 42.231); Pemanfaatan Intensif (Daratan: 440; Perairan: 656); Pemanfaatan Tradisional (Daratan: 360; Perairan: 1450); Rehabilitasi (3.200) Revisi peta zonasi belum ditandatangani
4 Kepulauan Seribu SK Menhut No. 162/Kpts-II/1995, 21 Maret 1995 Penetapan: SK Menhut No. 6310/Kpts-II/2002, 13 Juli 2002 Direktur TNHW No.02/VI/TN-2/SK/1986, 19 April 1986
Inti (Inti I 1.356,8; Inti II 2.440,94; Inti III 507,7); Pelindung (12.271,94); Pemanfaatan intensif (13.934,13); Pemanfaatan Tradisional (77.489,20) 5 Berbak SK Menhut No. 285/Kpts-II/1992, 26 Pebruari 1992 (Perubahan fungsi SM)
Dirjen PKA No. 18/Kpts/DJ-V/2001 06/02/2001 Inti (143.780); Rimba (18.220); Pemanfaatan Intensif (700)
6 Gunung Gede Pangrango SK Menhut No. 174 /Kpts-II/2003, 10 Juni 2003 (Perubahan fungsi CA, TWA, HP, HPT) Dirjen PHPA No.12/Kpts/DJ-VI/1992, 14/02/1992 Inti (11.300); Rimba (3.616); Pemanfaatan (300) Revisi Inti (9.612,795), Rimba (7.175,411), Pemanfaatan (1.330,443), Rehabilitasi (4.367,192), Tradisional (312,136), Khusus (3,19), Konservasi Owa Jawa
(50,1) (2010-2030) 7 Kepulauan Karimun Jawa*
SK Menhut No. 161/ Menhut-II/1988, 23 Pebruari 1988
(Perubahan fungsi CA Laut) Penetapan: SK No. 78/ Kpts-II/1999, 22 Pebruari 1999 SK. 79/IV/Set-3/2005, 30 Juni 2005 Inti (444,629); Perlindungan (2.587,711); Pemanfaatan Pariwisata (1.226, 525); Pemukiman (2.571, 546); Rehabilitasi (122, 514); Budidaya (788,213); Pemanfaatan Perikanan tradisional (103.883, 862) 8 Baluran* SK Menhut No. 279/Kpts-VI/1997, 23 Mei 1997 Dirjen PKA No.187/Kpts/DJ-V/1999, 13 Desember 1999 Inti (12.000); Rimba (Daratan: 4.574; Perairan: 1.063); Pemanfaatan Intensif (800); Pemanfaatan Khusus (5.780), Rehabilitasi (783).
9 Bromo Tengger Semeru* SK Menhut No. 278/Kpts-VI/1997, 23 Mei 1997 Dirjen PHPA No.47/Kpts/DJ-VI/ 1987, 12 Desember 1987 Inti (10.850); Rimba (42.416,3); Pemanfaatan (4.733,7); Penyangga (909). 10 Meru Betiri SK Menhut No. 277/Kpts-VI/Um/1997, 31 Maret 1997 Dirjen PKA No.185/Kpts/DJ-V/1999, 13 Desember 1999 Inti (27.915); Rimba (22.622); Pemanfaatan intensif (1.285); Pemanfaatan khusus (2.155), Rehabilitasi (4.023).
No Nama dan SK Kawasan SK Pengesahan dan
Revisi Zonasi Pembagian Zona & Luas (Ha) 11 Alas Purwo*
SK Menhut No. 283/Kpts-II/1992, 26 Pebruari 1992
Dirjen PHPA No. 51/Kpts/DJ-VI/1987, 12 Desember 1987 Inti (17,200); Rimba (24.767); Penyangga (1.203), Peamanfaatan (250) SK No.26/IV-KK/2007, 19 Februari 2007 Inti (17.150); Rimba (24.207); Pemanfaatan (660); Tradisional (783) Rehabilitasi (620); 12 Betung Kerihun** SK Menhutbun No. 510 /Kpts-II/1999, 30 Juni 1999 Perubahan: SK Menhutan No. 467/Kpts-II/1995 (Perubahan nama TN) SK tanggal 12 Desember 2008, tetapi data tidak ditemukan
Data tidak ditemukan
13 Way Kambas
SK Menhut No. 67/Kpts-II/1991, 31 Januari 1991 Penetapan: SK Menhut No. 670/Kpts-II/1999, 26 Agustus 1999
Dirjen PHKA No. 188/Kpts/DJ-V/1999, 13 Desember 1999 Inti (58.375); Rimba (55.693); Pemanfaatan Intensif (6.932); Pemanfaatan Khusus (9.000) 14 Gunung Leuser SK Menhut No. 276/Kpts-II/1997, 23 Mei 1997
Dirjen PHPA No. 48/Kpts-DJ-VI/1987, 12 Desember 1987 Inti (642.735); Rimba (103.000); Pemanfaatan (49.750); Penyangga (11.184) 15 Gunung Rinjani* SK Menhut No. 280/Kpts-VI/1997, 23 Mei 1997 SK. 99/IV/Set-3/2005, 26 September 2005 Inti Darat (19.717,5); Inti Danau (1.126); Rimba (17.349,5); Pemanfaatan (724);
Budaya dan Sejarah (75); Rehabilitasi (1.755); Tradisional (583). 16 Kelimutu** SK Menhut No. 679/Kpts-II/1997, 10 Oktober 1997 Dirjen PKA No.16/Kpts/DJ-V/2001, 06 Pebruari 2001 Inti (350); Rimba (4.000); Pemanfaatan intensif (96,5); Rehabilitasi (553,5) 17 Komodo SK Menhut No. 306/Kpts-II/1995, 26 Juni 1995 Dirjen PKA No.65/Kpts/DJ-VI/2001, 30 Mei 2001 Inti (31.257,94); Rimba(23.529,58); Bahari (34.612,2); Pemanfaatan Khusus Pelagis (62.566,43); Pemanfaatan Khusus Penelitian (1.146,21); Pemanfaatan Wisata Daratan (1.161,65); Pemanfaatan Wisata Bahari (1.658,35); Pemanfaatan Tradisional Bahari (15.878,81); Pemanfaatan Tradisional Daratan (1.112,59); Pemukiman Masyarakat Tradisional (373,99) 18 Wasur** SK Menhut No. 282/Kpts-VI/1997, 25 Mei 1997 Perubahan fungsi SM dan CA
Dirjen PKA No. 15/Kpts/DJ-V/2001, 6 Pebruari 2001 Inti (127.590); Rimba (211.320); Pemanfaatan Intensif (56.100); Pemanfaatan Khusus/Pemukiman Budidaya Desa (18.800) 19 Teluk Cenderawasih** SK Menhut No. 472/Kpts-II/1993, 2 September 1993 (Perubahan fungsi CA Laut) Penetapan: SK Menhut No. 8009/Kpts-II/2002, 29 Agustus 2002 SK.121/IV-KK/2009 15/07/2009 Inti (4.610); Perlindungan Bahari (110.000); Rimba (26.150); Pemanfaatan Pariwisata (15.140); Pemanfaatan Umum (900.000) Tradisional (387.500); Khusus (10.000)
20 Bukit Tiga Puluh** SK Menhut No. 539/Kpts-II/1995, 5 Oktober 1995 (Perubahan fungsi HL dan HPT)
Dirjen PKA No. 17/Kpts/DJ-V/2001, 06 Pebruari 2001 Inti (60.000); Rimba (45.958); Pemanfaatan Intensif (2.300); Pemanfaatan Tradisional (9.690); Rehabilitasi (8.700) 21 Lore Lindu** SK Menhut No. 646/Kpts-II/1999, 23 Juni 1999 SK.168/IV-KK/2009, 10 September 2009 Inti (112,810,44); Rimba (86,629,69); Pemanfaatan (4.294,43); Rehabilitasi (13.079,47); Khusus (1.177,15)
No Nama dan SK Kawasan SK Pengesahan dan
Revisi Zonasi Pembagian Zona & Luas (Ha) 22 Rawa Aopa Watumohai**
SK Menhut No. 756/Kpts-II/1990, 17 Desember 1990
Indikatif zonasi Inti (56.799); Rimba (36.390); Pemanfaatan Intensif (8.885); Pemanfaatan Tradisional (390); Pemanfaatan Khusus (32); Rehabilitasi (2.598); Kepentingan Khusus (100) 23 Kepulauan Wakatobi** SK Menhut No. 393/Kpts-VI/1996, 30 Juni 1996
Dirjen PHPA No. 198/Kpts/DJ-VI/1997, 31 Desember 1997 Inti (683.500); Pelindung (160.500); Pemanfaatan (70.500); Pemanfaatan Tradisional (300.500); Rehabilitasi (175.000) 24 Bunaken SK Menhut No. 730/Kpts-II/1991, 15 Oktober 1991 Perubahan fungsi CA Laut
Dirjen PHPA No. 147/Kpts/DJ-VI/1997, 29 September 1997 Inti (1.391,05); Pemanfaatan (1.153,34); Rehabilitasi (191,98); Pendukung Perairan (11.680,31); Pendukung Daratan (2.342,29); Pendukung Umum (72.279,77); Pemulihan (26,29) 25 Bogani Nani Wartabone
SK Menhut No. 724/Kpts-II/1993, 8 Nopember 1993 Perubahan fungsi SM dan CA Dirjen PHPA No.191/Kpts/DJ-VI/1997, 24 Desember 1997 Inti (188.927); Rimba (77.250); Pemanfaatan (20.678); Pemanfaatan Tradisional (260) Revisi: SK.28/IV-KK/2008, 12 Maret 2008 26 Siberut** SK Menhut No. 1082/Kpts-II/1992, 21 Nopember 1992 Penetapan: SK Menhut No. 407/Kpts-II/1993, 10 Agustus 1993 Dirjen PKA No.14/Kpts/DJ-V/2001, 6 Pebruari 2001 Inti (46.533); Rimba (99.555); Pemanfaatan Intensif (20); Pemanfaatan Tradisional (44.392) 27 Kerinci Seblat** SK Menhut No. 192/Kpts-II/1996, 1 Mei 1996 Penetapan: SK Menhut No. 901/Kpts-II/1999, 14 Oktober 1999
Perluasan: SK Menhut No. 420/Menhut-II/2004 (Perubahan fungsi HP) Indikatif zonasi Revisis: SK. 07/IV-KK/2007, 16 Januari 2007 Inti (744.990,3); Rimba (463.394,7); Pemanfaatan (17.802,6); Rehabilitasi (136.790,9); Khusus (13.793,3); Tradisional (12.733,1). 28 Gunung Palung Penyataan Menhut 1990 SK Menhut No. 448/Menhut-VI/1990, 6 Maret 1990 Indikatif zonasi 29 Tesso Nilo SK Menhut No. 255/Menhut-II/2004, 19 Juli 2004 Perubahan fungsi HPT Indikatif zonasi 30 Batang Gadis*** SK Menhut No. 126/Menhut-II/2004, 29 April 2004 Perubahan fungsi HL, HPT dan HP Indikatif zonasi
Sumber: kompilasi data dari Ditjen PHKA sampai tahun 2010
Keterangan: * terkait dengan situs dan/atau budaya; ** terkait dengan wilayah adat (diolah dari berbagai sumber)
Lampiran 3.
Tempat-tempat penting Suku Kanume di Taman Nasional Wasur
Lampiran 4.
Tempat-tempat penting Suku Marori Meng-gey di Taman Nasional
Wasur
Lampiran 5.
Tempat-tempat penting Suku Imbuti di Taman Nasional Wasur
Lampiran 6.
Tempat-tempat penting Suku Yeinan di Taman Nasional Wasur
Lampiran 7.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Apokayan
Lampiran 8.
Peta potensi sumberdaya alam di wilayah masyarakat adat
Apokayan
Lampiran 9.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Hulu Bahau
Sumber: Pemetaan Desa Partisipatif, WWF Kayan Mentarang Project tahun 1993 sampai 1998
Hutan pemanfaatan terbatas Hutan pemanfaatan sehari-hari Lahan pertanian
Lampiran 10.
Peta sebaran budaya di wilayah masyarakat adat Hulu Bahau
Lampiran 11.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Krayan Darat
Lampiran 12.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Krayan Hilir
Lampiran 13.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Krayan Hulu
Lampiran 14.
Peta sebaran budaya dan sumberdaya alam di wilayah masyarakat
adat Krayan Hulu
Lampiran 15.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Krayan Tengah
Lampiran 16.
Peta sebaran budaya dan sumberdaya alam di wilayah masyarakat
adat Krayan Tengah
Lampiran 17.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Lumbis
Lampiran 18.
Peta sebaran budaya dan sumberdaya alam di wilayah masyarakat
adat Lumbis
Lampiran 19.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Mentarang Hulu
Lampiran 20.
Peta sebaran budaya dan sumberdaya alam di wilayah masyarakat
adat Mentarang Hulu
Lampiran 21.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Pujungan
Lampiran 22.
Peta potensi sumberdaya alam di wilayah masyarakat adat
Pujungan
Lampiran 23.
Peta sebaran budaya di wilayah masyarakat adat Pujungan
Lampiran 24.
Peta tata guna lahan di wilayah masyarakat adat Tubu
Lampiran 25.
Peta sebaran budaya dan potensi sumberdaya alam di wilayah
masyarakat adat Tubu
Lampiran 26.
Luas tata guna lahan di setiap wilayah adat di Taman Nasional Kayan Mentarang
Tataguna Lahan
Luas Tata Guna Lahan (Ha)
Jumlah (Ha) Prosentase (%) Lumbis Krayan Hilir Mentarang Krayan Darat Krayan Tengah Krayan Hulu Tubu Hulu
Bahau Pujungan Kayan Hilir Bekas Ladang Baru
(1-10 tahun)
0,00 1.239,36 495,74 1.487,23 0,00 1.982,98 0,00 0,00 6.940,42 0,00 12.145,73 0,91 Bekas Ladang Agak Lama
(11-20 tahun)
0,00 247,87 0,00 495,74 0,00 0,00 0,00 0,00 16.359,55 0,00 17.103,17 1,28 Bekas Ladang Lama (>21
tahun)
4.461,70 17.103,17 3.222,34 2.974,46 743,62 5.701,06 0,00 0,00 21.812,73 32.719,10 88.738,17 6,63 Balah Tokan/Jekau Tua 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 37.924,41 0,00 0,00 0,00 37.924,41 2,83
Balah Uyung/Jekau Muda 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 495,74 0,00 0,00 0,00 495,74 0,04
Bekas Sawah 0,00 743,62 0,00 495,74 247,87 991,49 0,00 0,00 0,00 0,00 2.478,72 0,19 Sawah 0,00 495,74 0,00 991,49 0,00 991,49 0,00 0,00 0,00 0,00 2.478,72 0,19 Hutan Rimba 991,49 56.762,68 0,00 24.787,20 9.667,01 5.948,93 6.940,42 0,00 0,00 287.531,49 392.629,20 29,33 Hutan/Kebun Buah-buahan 1.735,10 1.239,36 247,87 247,87 0,00 0,00 1.487,23 0,00 2.478,72 247,87 7.684,03 0,57 Ladang 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 743,62 0,00 0,00 247,87 991,49 0,07 Lahan Kritis 0,00 0,00 0,00 247,87 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 247,87 0,02 Daerah Pemanfaatan Sehari-hari 0,00 10.410,62 7.684,03 6.444,67 1.735,10 20.573,37 28.257,40 32.966,97 59.985,02 0,00 168.057,20 12,55 Daerah Pemanfaatan Terbatas 60.480,76 3.470,21 1.239,36 2.726,59 4.709,57 11.897,85 13.137,21 217.383,72 170.288,04 1.487,23 486.820,55 36,36 Tana' Ulen/Tana' Jakah 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 7.931,90 0,00 33.214,84 743,62 41.890,36 3,13
Lahan Pertanian 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 2.478,72 0,00 0,00 2.478,72 0,19 Daerah Gaharu 16.359,55 0,00 10.410,62 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 26.770,17 2,00 Daerah Pemanfaatan Bersama Tetangga 19.829,76 495,74 0,00 2.230,85 0,00 743,62 0,00 0,00 0,00 0,00 23.299,97 1,74 Padang Gembala 0,00 247,87 0,00 743,62 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 991,49 0,07
197
Tataguna Lahan
Luas Tata Guna Lahan (Ha)
Jumlah (Ha) Prosentase (%) Lumbis Krayan Hilir Mentarang Krayan Darat Krayan Tengah Krayan Hulu Tubu Hulu
Bahau Pujungan Kayan Hilir Daerah Pengambilan Gaharu 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 16.607,42 0,00 0,00 0,00 0,00 16.607,42 1,24 Daerah Pengambilan Rotan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 1.735,10 0,00 0,00 0,00 0,00 1.735,10 0,13 Laman Kerbau 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 991,49 0,00 0,00 0,00 0,00 991,49 0,07
Tana' Paye/Payeh (Tanah Dataran Luas)
0,00 0,00 0,00 743,62 0,00 1.239,36 0,00 0,00 0,00 0,00 1.982,98 0,15
Daerah Berburu 0,00 0,00 0,00 3.965,95 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 3.965,95 0,30
Daerah Tangkapan Air 0,00 0,00 0,00 0,00 247,87 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 247,87 0,02
103.858,36 92.456,24 23.299,97 48.582,91 17.351,04 69.404,15 96.917,94 252.829,41 311.079,32 322.977,18 1.338.756,51 100,00