• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURNAL KARYA TULIS ILMIAH HUBUNGAN PERSALINAN POSTMATUR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL TAHUN 2009

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JURNAL KARYA TULIS ILMIAH HUBUNGAN PERSALINAN POSTMATUR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL TAHUN 2009"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4. memperlihatkan bahwa responden  yang paling banyak adalah ibu postmatur  yang memiliki bayi yang mengalami asfiksia  sedang yaitu sebanyak 25 orang (53,2%) dan  yang paling sedikit adalah ibu postmatur yang  memiliki bayi dengan asfiksia berat yai

Referensi

Dokumen terkait

Dapat disimpulkan hubungan antara bayi berat badan lahir ringan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir yang dilakukan penelitian pada 87 responden di Rumah

Pada kasus asfiksia berat, bayi akan mengalami asidosis, sehingga memerlukan perbaikan dan resusitasi aktif dengan segera. Tanda dan gejala yang muncul pada asfiksia

Penyebab asfiksia pada bayi baru lahir dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor ibu dimana ibu mengalami preeclampsia dan eklampsia, pendarahan abnormal

Pada penelitian ini, faktor terkait yang paling berpengaruh terhadap kejadian asfiksia pada bayi baru lahir adalah persalinan dengan tindakan ekstraksi vakum yaitu

Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan paritas ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2009 dengan tingkat keeratannya sangant rendah..

Bayi yang mengalami asfiksia paling banyak disebabkan oleh factor bayi yaitu 30 responden (52%), berdasarkan factor ibu yang menjadi faktor tertinggi penyebab

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 84 orang ibu yang mengalami kehamilan post term, sebanyak 71 (61,7%) ibu yang melahirkan bayi dengan asfiksia,

Tetapi ada juga bayi yang tidak BBLR tetapi mengalami kejadian asfiksia neonatorum, hal ini dikarenakan banyak faktor yang menyebabkan bayi lahir dengan keadaan