HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII TAHUN AJARAN DI SMP NEGERI 1 LAWANG SKRIPSI
Teks penuh
Dokumen terkait
Jadi dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self- management dapat mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada peserta didik kelas
positif antara prokrastinasi akademik dengan perilaku menyontek pada siswa SMP”. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perilaku menyontek dan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial orang tua dengan prokrastinasi akademik pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas VIII.4 SMP Negeri 13 memi- liki tingkat prokrastinasi yang sedang yaitu, Se- banyak 25 siswa yang
Semakin tinggi skor yang diperoleh pada skala ini, berarti individu memiliki adversity. quotient yang tinggi ketika menghadapi dan mengatasi kesulitan akademik yang
Hipotesis Penelitian ini adalah: “Melalui layanan penguasaan konten dapat meningkatkan adversity quotient (ketahanan diri) pada siswa kelas VIII D SMP N 2 Gebog Kudus
Uji Wilcoxon Match Pairs Test Pengujian hipotesis untuk mengetahui apakah konseling kelompok realitas dapat menurunkan prokrastinasi akademik pada siswa kelas VIII di SMP N 1 Piyungan
Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Putri et al., 2016 dengan judul “Hubungan Adversity Quotient Dengan Tingkat Stres Akademik Pada Dokter