• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hak Kekayaan Intelektual dan id

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Hak Kekayaan Intelektual dan id"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

(2)

Hak Kekayaan Intelektual merupakan hak yang diberikan kepada

orang-orang atas hasil dari buah pikiran mereka. Biasanya hak

eksklusif tersebut diberikan atas penggunaan dari hasil buah

pikiran si pencipta dalam kurun waktu tertentu. Buah pikiran

tersebut dapat terwujud dalam tulisan, kreasi artistik,

simbol-simbol, penamaan, citra, dan desain yang digunakan dalam

kegiatan komersil.

(3)

Menurut WIPO (World Intellectual Property Organization) – badan

dunia di bawah naungan PBB untuk isu HKI, hak kekayaan

intelektual terbagi atas beberapa kategori, yaitu:

1. Hak Kekayaan Industri

2. Hak Cipta

3. Paten

4. Merek

5. Desain Industri

6. Indikasi Geografis

7. Rahasia Dagang

(4)

1. Hak Kekayaan Industri

Kategori ini mencakup penemuan (paten), merek, desain industri, dan indikasi geografis. Dari sumber situs WTO, masih ada hak kekayaan intelektual lainnya yang termasuk dalam kategori ini yaitu rahasia dagang dan desain tata letak sirkuit terpadu.

2. Hak Cipta

Hak Cipta merupakan istilah legal yang menjelaskan suatu hak yang diberikan pada pencipta atas karya literatur dan artistik mereka. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan perlindungan atas hak cipta dan untuk mendukung serta memberikan penghargaan atas buah kreativitas.

Karya-karya yang dicakup oleh Hak Cipta termasuk: karya-karya literatur seperti novel, puisi, karya pertunjukan, karta-karya referensi, koran dan program

komputer, data-base, film, komposisi musik, dan koreografi, sedangkan karya artistik seperti lukisan, gambar, fotografi dan ukiran, arsitektur, iklan, peta dan gambar teknis.

Kategori ini mencakup karya-karya literatur dan artistik seperti novel, puisi, karya panggung, film, musik, gambar, lukisan, fotografi dan patung, serta

desain arsitektur. Hak yang berhubungan dengan hak cipta termasuk artis-artis yang beraksi dalam sebuah pertunjukan, produser fonogram dalam

(5)

3. Paten

Paten merupakan hak eksklusif yang diberikan atas sebuah penemuan, dapat berupa produk atau proses secara umum, suatu cara baru untuk membuat sesuatu atau

menawarkan solusi atas suatu masalah dengan teknik baru.

Paten memberikan perlindungan terhadap pencipta atas penemuannya. Perlindungan tersebut diberikan untuk periode yang terbatas, biasa-nya 20 tahun. Perlindungan yang dimaksud di sini adalah penemuan tersebut tidak dapat secara komersil dibuat, digunakan, disebarkan atau di jual tanpa izin dari si pencipta.

4. Merek

(6)

5. Desain Industri

Desain industri adalah aspek ornamental atau estetis pada sebuah

benda. Desain tersebut dapat mengandung aspek tiga dimensi,

seperti bentuk atau permukaan benda, atau aspek dua dimensi,

seperti pola, garis atau warna.

Desain industri diterapkan pada berbagai jenis produk industri dan

kerajinan; dari instrumen teknis dan medis, jam tangan, perhiasan,

dan benda-benda mewah lainnya; dari peralatan rumah tangga dan

peralatan elektronik ke kendaraan dan struktur arsitektural; dari

desain tekstil hinga barang-barang hiburan.

Agar terlindungi oleh hukum nasional, desain industri harus terlihat

kasat mata. Hal ini berarti desain in-dustri pada prinsipnya

(7)

6. Indikasi Geografis

Indikasi Geografis merupakan suatu tanda yang digunakan pada ba-rang-barang yang memiliki keaslian geografis yang spesifik dan memiliki kualitas atau reputasi berdasar tempat asalnya itu. Pada umumnya, Indikasi Geografis merupakan nama tempat dari asal barang-barang tersebut. Produk-produk pertanian biasanya memiliki kualitas yang terbentuk dari tempat produksinya dan dipengaruhi oleh faktor-faktor lokal yang spesifik, seperti iklim dan tanah. Berfung-sinya suatu tanda sebagai indikasi geografis merupakan masalah hukum nasional dan persepsi konsumen.

7. Rahasia Dagang

Rahasia dagang dan jenis-jenis informasi rahasia lainnya yang memiliki nilai komersil harus dilindungi dari pelanggaran atau kegiatan lainnya yang membuka rahasia

praktek komersial. Namun langkah-langkah yang rasional harus ditempuh

sebe-lumnya untuk melindungi informasi yang bersifat rahasia tersebut. Pengujian terhadap data yang diserahkan kepada pemerintah sebagai langkah memperoleh

(8)

8. Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

Sirkuit terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi,

yang di dalamnya terdapat ber-bagai elemen dan sekurang-kurangnya satu

dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya

saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semi\

konduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elekronik.

(9)

B. Empat Prinsip HKI

Prinsip Ekonomi

HI berasal dari kegiatan kreatif yang diekspresikan dalam

berbagai bentuk dan akan memberikan keuntungan kepada

pemilik yang bersangkutan

Prinsip Keadilan

Dalam mencipta sebuah karya maka pencipta memiliki hak

dan memiliki perlindungan dalam kepemilikannya

Prinsip Kebudayaan

Dengan menciptakan sebuah karya maka dapat

meningkatkan taraf kehidupan, peradaban, dan martabat

manusia yang memberikan keuntungan bagi sesama

Prinsip Sosial

Hak yang ada diakui oleh hukum dan telah diberikan kepada

individu dan perlindungan diberikan berdasarkan

(10)

C. Klasifikasi HKI

Berdasarkan WIPO Hak Atas Kekayaan Intelektual dibagi

menjadi 2 bagian.

1. Hak Cipta (Copyrights)

2. Hak Kekayaan Industri (Industrial Property

Rigrhts)

diantaranya Paten, Merek, Varietas Tanaman,

(11)

D. Dasar Hukum HKI di Indonesia

1.

UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

2.

UU No. 14 Tahun 2001 tentang Paten

3.

UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek

4.

UU No. 29 Tahun 2000 tentang Varietas Tanaman

5.

UU No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang

6.

UU No. 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri

7.

UU No. 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit

(12)

E. Hak Cipta (UU HC)

Pasal :

1. Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk

mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas

inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.

3. Ciptaan adalah hasil setiap karya Pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam

lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra.

4. Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang

(13)

E. Hak Cipta (UU HC)

Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan

dan semua hasil karya tulis lain;

Cerama, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;

Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;

Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantonim;

Seni rupa dalam segala bentuk, seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi,

seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;

Arsitektur; Peta;

Seni batik; Fotografi; Sinematografi;

Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil

(14)

Hak Cipta (UU HC) yang

dilindungi

Lihak Pasal 12 UU 19/2002 tentang Hak Cipta

Masa Berlaku Hak Cipta

Lihat Pasal 29 – 34 UU 19/2002 tentang Hak Cipta

Penyelesaian Sengketa

(15)

F. Hak Paten

Pasal 1 UU No. 14/2001 tentang Paten

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara

kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang

teknologi, yang untuk selama waktu tertentu

melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau

memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk

melaksanakannya.

Jangka Waktu Paten

Menurut Pasal 8 UU No 14/2001 tentang

Paten ;

(16)

F. Hak Paten

 Secara umum, ada tiga kategori besar mengenai subjek yang dapat dipatenkan: proses, mesin,

dan barang yang diproduksi dan digunakan. Proses mencakup algoritma, metode bisnis, sebagian besar perangkat lunak (software), teknik medis, teknik olahraga dan semacamnya. Mesin

mencakup alat dan aparatus.

Barang yang diproduksi mencakup perangkat mekanik, perangkat elektronik dan komposisi materi

seperti kimia, obat-obatan, DNA, RNA, dan sebagainya. Khusus Sel punca embrionik manusia (human embryonic stem atau hES) tidak bisa dipatenkan di Uni Eropa.

Kebenaran matematika, termasuk yang tidak dapat dipatenkan. Software yang menerapkan

algoritma juga tidak dapat dipatenkan kecuali terdapat aplikasi praktis (di Amerika Serikat) atau efek teknikalnya (di Eropa).

Saat ini, masalah paten perangkat lunak (dan juga metode bisnis) masih merupakan subjek yang

sangat kontroversial. Amerika Serikat dalam beberapa kasus hukum di sana, mengijinkan paten untuk software dan metode bisnis, sementara di Eropa, software dianggap tidak bisa dipatenkan, meski beberapa invensi yang menggunakan software masih tetap dapat dipatenkan.

Paten yang berhubungan dengan zat alamiah (misalnya zat yang ditemukan di hutan rimba) dan

(17)

G. Merek

Pasal 1

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

(1). Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya

pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

Jenis-jenis Merek

(2). Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang

diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama

atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis

lainnya.

(3). Merek Jasa adalah Merek yang digunakan pada jasa yang

diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama

atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.

(18)

Merek

Pasal 1

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

(1). Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya

pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

Jenis-jenis Merek

(2). Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.

(3). Merek Jasa adalah Merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.

(4). Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis

(19)

Merek

(20)

H. Perlindungan Varietas

Tanaman

UU No 29/2000 tentang Varietas Tanaman Pasal 1

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

(1). Perlindungan Varietas Tanaman yang selanjutnya disingkat PVT, adalah perlindungan khusus yang diberikan negara, yang dalam hal ini diwakili oleh Pemerintah dan pelaksanaannya dilakukan oleh Kantor Perlindungan Varietas

Tanaman, terhadap varietas tanaman yang dihasilkan oleh pemulia tanaman melalui kegiatan pemuliaan tanaman.

(2). Hak Perlindungan Varietas Tanaman adalah hak khusus yang diberikan negara kepada pemulia dan/atau pemegang hak Perlindungan Varietas Tanaman untuk

menggunakan sendiri varietas hasil pemuliaannya atau memberi persetujuan kepada orang atau badan hukum lain untuk menggunakannya selama waktu tertentu.

(3). Varietas tanaman yang selanjutnya disebut varietas, adalah sekelompok tanaman dari suatu jenis atau spesies yang ditandai oleh bentuk tanaman, pertumbuhan tanaman,

(21)

Perlindungan Varietas

Tanaman

Jangka Waktu

(22)

I. Rahasia Dagang

Pasal 1

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

(1). Rahasia Dagang adalah informasi yang tidak diketahui

oleh umum di bidang teknologi

dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna

dalam kegiatan usaha, dan dijaga

kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang.

(2). Hak Rahasia Dagang adalah hak atas rahasia dagang

yang timbul berdasarkan Undangundang

(23)

I. Rahasia Dagang

Objek Rahasia Dagang ;

1. Formula

2. Metode Pengolahan

3. Metode Penyelenggaraan Usaha

4. Daftar Konsumen

5. Tingkat Kemampuan debitur mengembalikan kredit

6. Perencanaan (blue Print)

7. Rencana Arsitektur

8. Tabulasi data

9. Informasi Teknik manufakture

10. Rumus-rumus perancangan

11. Rencana Pemasaran

12. Perangkat lunak komputer

13. Kode-kode akses

14. PIN

(24)

I. Rahasia Dagang

Jangka Waktu Perlindungan

(25)

J. Desain Industri

Pasal 1

Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:

(1). Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau

komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan

daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang

memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga

dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu

produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.

(2). Pendesain adalah seorang atau beberapa orang yang menghasilkan

Desain Industri.

(26)

J. Desain Industri

Jangka waktu :

(27)

K. Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu

Pasal 1

Dalam Undang-undang ini, yang dimaksud dengan :

(1). Sirkuit Terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi,

yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari

elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling

berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor

yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik.

(2). Desain Tata Letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari

berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen

aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan

peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit

Terpadu.

(28)

K. Desain Tata Letak Sirkuit

Terpadu

Jangka Waktu :

Referensi

Dokumen terkait

 Merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis

Merek jasa usaha studio musik adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama- sama atau badan hukum untuk membedakan

Merek jasa usaha studio musik adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama- sama atau badan hukum untuk membedakan

Yang dimaksud merek dagang usaha kriya batik adalah merek yang digunakan pada produk kriya batik yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau

 Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama

Seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan,.. keterampilan atau keahlian

merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu, menggunakan sendiri merek tersebut atau memberi izin kepada seseorang atau beberapa orang

Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama