• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR DAN PERSYARATAN PENDAFTARAN MEREK SUPRIANTO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROSEDUR DAN PERSYARATAN PENDAFTARAN MEREK SUPRIANTO"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

PROSEDUR DAN PERSYARATAN

PENDAFTARAN MEREK

SUPRIANTO

Seksi Administrasi Permohonan dan Klasifikasi Direktorat Merek dan Indikasi Geografis

(2)

Dasar Hukum Nasional

1. UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek, Tgl. 25/11/2016

2. PP Nomor 23 Tahun 1993 tentang Tata Cara

Permintaan Pendaftaran Merek, Tgl. 31/03/1993 .

3. PP Nomor 24 Tahun 1993 tentang Kelas Barang atau Jasa Bagi Pendaftaran Merek, Tgl. 31/03/1993 .

4. PP Nomor 32 Tahun 1995 tentang Komisi Banding Merek, Tgl. 29 Agustus 1995

5. PP No. 45 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada Kemenkumham, Tgl. 10/11/2016

(3)

INTERNASIONAL

1. TRIP’S AGREEMENT (1994) - UU NO. 7/1994

2. KONVENSI PARIS (1967) - KEPPRES NO. 15 / 1997

3. TRADEMARK LAW TREATY - KEPPRES NO.17/ 1997 (TLT)

Catatan:

Konvensi Internasional di bidang Merek yangakan di Ratifikasi: > Madrid Protocol - Pendaftaran Merek Internasional

Konvensi Internasional di bidang Merek yangakan di Ratifikasi: > Singapore Treaty - Harmonisasi administrasi Merek.

(4)

4

HAK EKSKLUSIF

Yang diberikan Negara Pemilik Merek Terdaftar (Daftar Umum Merek)

Untuk jangka waktu tertentu (10 Tahun)

Menggunakan sendiri hak tersebut atau

memberikan izin ATAU melarang pihak lain

untuk menggunakannya mereknya

(5)

Apakah yang dimaksud dengan Merek?

• Merek

adalah sebuah

tanda

yang dapat

membedakan barang dan jasa yang diproduksi dan

dimiliki oleh suatu perusahaan terhadap perusahaan

lainnya.

• Kata, huruf, angka, gambar, foto, bentuk, warna,

jenis logo, label atau gabungannya

yang dapat

digunakan untuk membedakan barang dan jasa

dapat dianggap sebagai sebuah merek.

• Di sebagian negara,

slogan iklan, warna tunggal,

tanda tiga dimensi (bentuk produk atau

kemasan), tanda-tanda yang dapat didengar

(bunyi) atau tanda olfactory (bau)

juga dianggap

(6)

Apa manfaat Merek? (1)

Bagi Konsumen:

• Merek dapat

menceritakan sesuatu

kepada pembeli

tentang mutu produk barang maupun jasa.

• Konsumen mampu

membedakan

/

mencirikan

dengan

mudah antaraproduki

yang asli

dengan

produk-produk yang identik atau yang mirip.

• Merek mampu

menarik perhatian

pembeli terhadap

produk-produk baru yang mungkin akan bermanfaat

bagi mereka.

• Konsumen yang merasa puas dengan suatu produk

tertentu akan

membeli atau memakai kembali

produk

tersebut di masa yang akan datang.

(7)

Apa manfaat Merek? (2)

Bagi Publik:

• Merek memungkinkan mutu produk lebih

terjamin dan lebih

konsisten.

• Merek dapat meningkatkan

efisiensi

pembeli

karena merek dapat menyediakan informasi

tentang produk dan dimana dapat membeli

produk tersebut.

• Merek dapat meningkatkan

inovasi

produk

baru, karena produsen terdorong untuk

menciptakan

keunikan baru

guna mencegah

peniruan dari para pesaing.

(8)

FUNGSI MEREK (1)

Merek berfungsi sebagai:

1. Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi

yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan produksi

orang lain atau badan hukum lainnya;

2. Alat promosi/iklan, sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebut mereknya;

3. Jaminan atas mutu produk barang atau jasa. 4. Petunjuk asal barang/jasa dihasilkan.

5. Sarana untuk membangun reputasi perusahaan.

(9)

FUNGSI MEREK (2)

• Memberikan jaminan kepada konsumen untuk

membedakan satu produk dengan produk lainnya; • Merupakan alat pemasaran dan dasar untuk

membangun citra dan reputasi;

• Dapat dilisensikan/waralaba sehingga menjadi sumber penghasilan langsung berupa royalti;

• Merupakan bagian penting dalam persetujuan waralaba; • Dapat menjadi aset bisnis yang sangat berharga dan

menambah pendapatan.

• Mendorong perusahaan untuk berinvestasi dalam memelihara atau meningkatkan kualitas produk;

(10)

Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa: Gambar; Nama; Kata; Huruf; Angka; Susunan warna;

Dalam bentuk 2 dan/atau 3 dimensi, suara, hologram atau kombinasi dari 2 atau lebih unsur tersebut, untuk

membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.

(11)

Hak-hak Pemilik Merek Terdaftar

 Hak menggunakan sendiri;

 Hak mengalihkan kepada pihak lain;

 Hak memberikan izin kepada orang lain untuk mempergunakan merek tersebut;

 Hak untuk memperpanjang perlindungan hukum merek tersebut;

 Hak untuk menuntut baik secara perdata maupun pidana;

 Hak mendapatkan perlindungan hukum dari tuntutan orang lain baik secara perdata maupun pidana.

(12)

12

• Merek Dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang

diperdagangkan oleh

seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum, untuk membedakan

dengan barang-barang sejenis lainnya

(13)

13

• Merek Jasa adalah

merek yang digunakan pada jasa yang

diperdagangkan oleh seseorang atau

beberapa orang secara bersama-sama atau

badan hukum, untuk membedakan dengan jasa sejenis lainnya

(14)
(15)

MEREK YANG TIDAK DAPAT DIDAFTAR

Pasal 20

a. Bertentangan dengan ideologi negara, peraturan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, atau ketertiban umum (mis: simbol/gambar yang dapat menyinggung perasaan umat beragama, pornografi, dll);

b. Sama dengan, berkaitan dengan, atau hanya menyebut barang dan/atau jasa

c. Memuat unsur yang dapat menyesatkan masyarakat tentang asal, kualitas, jenis, ukuran, macam, tujuan penggunaan barang dan /atau jasa atau merupakan varietas tanaman yang dilindungi

d. Memuat keterangan yang tidak sesuai dengan kualitas, manfaat, atau khasiat dari barang dan/atau jasa yang diproduksi

e. Tidak memiliki daya pembeda

(16)

TIDAK DAPAT DIDAFTAR

• Bertentangan dg ideologi negara, peraturan

per-UU-an, moralitas agama, kesusilaan dan ketertiban umum

• Contoh :

– Gambar Palu arit

– Gambar-gambar maupun kata-kata yang berkaitan dengan pornografi

– Lambang/simbol-simbol keagamaan seperti gambar ka’bah, nama kitab suci, dsb.

– Lambang-lambang atau nama yang melanggar dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

(17)

TIDAK DAPAT DIDAFTAR (1)

• MERUPAKAN KETERANGAN

BARANG/JASA

Merek “Kopi” “COFFEE” atau Gambar Kopi untuk jenis barang Kopi.

Merek “Halal” untuk jenis barang makanan dan Minuman.

(18)

TIDAK DAPAT DIDAFTAR (2)

TIDAK MEMILIKI DAYA PEMBEDA

Karakter mereknya terlalu sederhana atau terlalu rumit. Seperti : “---” “#” (terlalu sederhana untuk menjadi merek), “abcdefghijklmnopqrstu” (terlalu rumit menjadi merek)

TELAH MENJADI MILIK UMUM

Tanda seperti itu adalah tanda yang bersifat umum dan telah menjadi milik umum. Dengan demikian terdapat 2 hal berkaitan dengan pasal 5 huruf c dalam hal ini yaitu bersifat umum, dan menjadi milik umum

(19)

DITOLAK

Pasal 21 ayat 1

Mempunyai persamaan pada pokoknya atau

keseluruhannya dengan :

a. Merek terdaftar milik pihak lain atau

dimohonkan terlebih dahulu oleh pihak lain

untuk barang dan/atau jasa yang sejenis;

b. Merek terkenal milik pihak lain untuk barang

dan/atau jasa yang sejenis atau

c. tidak sejenis yang memenuhi persyaratan

tertentu;

(20)

DITOLAK

Pasal 21 huruf a

 Merek Terdaftar lebih dahulu atau dimohonkan lebih dahulu untuk barang atau jasa sejenis

 persamaan pada pokoknya: persamaan bentuk, cara penempatan, cara penulisan, atau persamaan bunyi ucapan

(21)

Permohonan juga harus

ditolak

oleh

Direktorat Jenderal apabila Merek tersebut :

Pasal 21 ayat 2

a. Merupakan atau menyerupai nama atau singkatan nama orang terkenal, foto atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak;

b. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem suatu negara atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang;

c. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

Pasal 21 ayat 3

(22)
(23)

PENDAFTARAN

MEREK

(24)

Bagaimana Masyarakat Memperoleh

Perlindungan Merek ?

Mengajukan permohonan pendaftaran

merek;

Merek yang terdaftar berdasarkan UU Merek RI

hanya berlaku di wilayah Indonesia

Langsung DJKI Kanwil

Kemenkumham On line

(25)
(26)

Perorangan

• Formulir (diketik dalam

bahasa Indonesia) 2 rangkap • Surat Pernyataan Kepemilikan

Merek

• Etiket Merek 3 helai, ukuran maksimal 9x9cm, min.2X2cm • Bukti Pembayaran Biaya

• Surat Kuasa bermeterai • Bukti prioritas

Badan Hukum

• Formulir (diketik dalam bahasa Indonesia) 2 rangkap

• Surat Pernyataan Kepemilikan Merek

• Etiket Merek 3 helai, ukuran maksimal 9x9cm, min.2X2cm • Bukti Pembayaran Biaya

• Surat Kuasa bermeterai • Bukti prioritas

PERSYARATAN PERMOHONAN PENDAFTARAN MEREK

(27)

JANGKA WAKTU PENYELESAIAN

• PEMERIKSAAN FORMALITAS = 30 HARI

• PENGUMUMAN

=

2 BULAN

• PERSIAPAN SUBTANTIF

= 30 HARI

• PEMERIKSAAN SUBTANTIF

= 150 HARI

(28)

SISTEM KLASIFIKASI

- Nice Classification

- Terdiri dari 45 kelas:

1-34 (Barang,)

35-45 (Jasa)

-

http://skm.dgip.go.id/index.php/skm/searching

(29)

BIAYA PERMOHONAN MEREK

PNBP Merek Satuan Tarif (Rp.) 1. Permohonan Pendaftaran Merek dan Permintaan Perpanjangan Perlindungan Merek Terdaftar

a. Usaha Mikro dan Usaha Kecil

1)

Secara Elektronik (online) Per Kelas 500.000

2) Secara non Elektronik (manual) Per Kelas 600.000

b. Umum

1)

Secara Elektronik (online) Per Kelas 1.800.000

2)

Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 2.000.000 2. Perpanjangan Perlindungan Merek / Merek Kolektif terdaftar

a. Dalam jangka waktu 6 bulan sebelum/sampai dengan berakhirnya perlindungan Merek

1)

Usaha Mikro dan Usaha Kecil

a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 1.000.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 1.200.000

2)

Umum

a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 2.250.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 2.500.000 b. Dalam Jangka Waktu 6 bulan setelah berakhirnya perlindungan Merek

1) Usaha Mikro dan Usaha Kecil

a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 1.500.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 1.800.000

2)

Umum

a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 3.000.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 4.000.000 3. Pengajuan Keberatan atas Permohonan Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per

Permohonan

1.000.000 4. Permohonan Banding Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per

Permohonan

(30)

BIAYA PERMOHONAN MEREK

PNBP Merek Satuan Tarif (Rp.) 4. Permohonan Banding Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per Permohonan 3.000.000 5. Biaya Pencatatan dalam Daftar Umum Merek

a. Pencatatan Perubahan Nama dan/atau Alamat Pemilik Merek Per Permohonan

Per Nomor 300.000 b. Pencatatan Pengalihan Hak/Pengabungan Perusahaan (Merger) atas Merek/Merek Kolektif

Terdaftar Per Nomor Daftar 650.000 c. Pencatatan Perjanjian Lisensi Per Nomor Daftar 500.000 d. Pencatatan Penghapusan Pendaftaran Merek dan/atau Merek Kolektif dan/atau Indikasi

Geografis

Per Permohonan

Per Nomor 200.000 e. Pencatatan Perubahan Peraturan Penggunaan Merek Kolektif Per Nomor Daftar 300.000 6. Permohonan Petikan Resmi dan Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai Merek

a. Permohonan Petikan Resmi Pendaftaran Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per Permohonan

Per Nomor 200.000 b. Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai

1) Klasifikasi Barang dan/atau Jasa Per Permohonan

Per Kelas 200.000 2) Barang dan/atau Jasa Sejenis Per Permohonan

Per Kelas 200.000 3) Perpanjangan Jangka Waktu Perlindungan Merek Terdaftar Per Permohonan

Per Nomor Daftar 200.000 c. Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai Daftar Umum Merek/Indikasi Geografis Per Permohonan

Per Nomor 200.000 7. Perubahan Data Permohonan Pendaftaran Merek atau Indikasi Geografis Karena Kesalahan

Penulisan oleh Pemohon yang Tidak Berdampak Perubahan Kepemilikan/Kuasa

Per Permohonan

Pendaftaran 200.000 8.

Perubahan Data Permohonan Pendaftaran Merek, Merek Kolektif atau Indikasi Geografis Pada Sertifikat Karena Kesalahan Penulisan oleh Pemohon yang Tidak Berdampak Perubahan Kepemilikan/Kuasa

Per Permohonan

Pendaftaran 300.000 9. Biaya Salinan Bukti Prioritas Permohonan Merek Per Permohonan

(31)

Permohonan Merek dengan

Madrid Protokol

Protokol Madrid adalah suatu sistem pendaftaran merek internasional :

- cukup 1 aplikasi untuk beberapa negara (83 negara ), Didasarkan atas merek nasional yang sedang diajukan atau yang telah terdaftar.

- Pendaftaran merek internasional ke International

Bureau WIPO melalui Kantor KI (Country of Origin) - Bahasa yang digunakan ada 3 (tiga) pilihan bahasa

yaitu Inggris, Perancis atau Spanyol

- Tenggat waktu penolakan 12 -18 bulan, maka perlindungan diberikan secara otomatis.

(32)

Biaya Madrid Protocol

• Selain biaya administrasi yang dibayarkan

kepada DJKI, Permohonan Internasional

dikenai

biaya

yang

harus

dibayarkan

secara langsung kepada Biro Internasional

yang berupa:

– Basic Fee (653/903 CHF) WIPO

– Individual fee dan/atau complementary

Fee+Supplementary

fee,

tergantung

negara tujuan.

(33)

Contoh Sertifikasi Permohonan

Internasional

(34)

PERPANJANGAN

– Formulir Perpanjangan

– Bukti Pendaftaran Merek

– Surat Pernyataan

– Bukti Pembayaran

– Label Merek

(35)

Permohonan Pendaftaran merek

dengan Hak Proritas

Hak Prioritas adalah hak pemohon untuk

mengajukan permohonan

yang berasal dari negara yang tergabung dalam

Paris Convention for the Protection of Industrial Property atau Agreement Establishing the World Trade Organization

untuk memperoleh pengakuan bahwa tanggal penerimaan di

negara asal merupakan tanggal prioritas

di negara tujuan yang juga anggota salah satu dari kedua perjanjian itu

selama pengajuan tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan

berdasarkan Paris Convention for the Protection of Industrial

(36)

Permohonan Pendaftaran merek

dengan Hak Proritas

Permohonan dengan menggunakan

Hak Prioritas harus diajukan dalam waktu paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal penerimaan

permohonan pendaftaran Merek yang pertama kali diterima di negara lain, yang merupakan anggota Paris Convention for the Protection of Industrial Property

atau anggota Agreement Establishing the World Trade Organization

Hak Prioritas wajib dilengkapi dengan bukti tentang penerimaan permohonan pendaftaran Merek yang pertama kali yang menimbulkan Hak Prioritas dan di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia

Dalam hal ketentuan sebagaimana dimaksud diatas

tidak dipenuhi dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah

berakhirnya hak mengajukan Permohonan dengan menggunakan Hak Prioritas, maka Permohonan tersebut tetap diproses, namun tanpa

(37)

Penarikan Kembali

Permohonan Pendaftaran Merek

:

• Permohonan Merek Selama belum memperoleh

keputusan dari Direktorat Jenderal, Permohonan dapat ditarik kembali oleh Pemohon atau Kuasanya.

• Penarikan kembali dapat dilakukan oleh Kuasanya, berdasarkan surat kuasa khusus untuk keperluan

penarikan kembali tersebut.

• Dalam hal Permohonan ditarik kembali segala biaya yang telah dibayarkan kepada Direktorat Jenderal tidak dapat ditarik kembali.

(38)

Permohonan Merek Kolektif

Merek

Kolektif

adalah

Merek

yang

digunakan pada barang dan atau jasa

dengan karakteristik yang sama yang

diperdagangkan oleh beberapa orang atau

badan hukum secara bersama-sama untuk

membedakan dengan barang dan/atau jasa

sejenis lainnya

(39)

Permohonan Merek Kolektif

Permohonan pendaftaran Merek Dagang atau Merek jasa sebagai Merek Kolektif hanya dapat diterima apabila dalam Permohonan dengan Jasa dinyatakan bahwa Merek tersebut akan digunakan sebagai Merek Kolektif

Selain penegasan mengenai penggunaan Merek Kolektif Permohonan tersebut wajib disertai salinan ketentuan penggunaan Merek tersebut sebagai Merek

Kolektif, yang ditandatangani oleh semua pemilik Merek yang bersangkutan

Ketentuan penggunaan Merek Kolektif sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit memuat :

a. Sifat, ciri umum, atau mutu barang atau jasa yang akan diproduksi dan diperdagangkan;

b. Pengaturan bagi pemilik Merek Kolektif untuk melakukan pengawasan yang efektif atas

penggunaan Merek tersebut;

(40)

MANFAAT PENDAFTARAN MEREK

• Memberikan hak ekslusif kepada pemilik merek guna mencegah pihak-pihak lain untuk memasarkan produk-produk yang identik atau mirip dengan merek yang dimilikinya dengan menggunakan merek yang sama atau merek yang dapat membingungkan konsumen;

• Sangat mudah untuk melisensikan sebuah merek terdaftar dan dapat menambah sumber pendapatan perusahaan serta dapat menjadi dasar bagi persetujuan bisnis waralaba;

• Merek yang terdaftar dan memiliki reputasi yang baik pada konsumen, juga dapat dipergunakan untuk mendapatkan dana dari institusi keuangan yang menyadari arti pentingnya sebuah merek dalam suksesnya bisnis sebuah usaha.

(41)

BAGAIMANA JIKA

PERMOHONAN MEREK DITOLAK ?

• Pemohon dapat mengajukan Banding

kepada Komisi Banding Merek;

• Jangka waktu: 3 bulan setelah

pemberitahuan penolakan;

• Keputusan Komisi Banding Merek tidak

bersifat final;

• Keberatan terhadap Keputusan Komisi

Banding Merek dapat diajukan ke

(42)

PENGALIHAN HAK ATAS MEREK

Hak atas Merek terdaftar

dapat beralih

atau

dialihkan

karena:

– Pewarisan;

– Hibah;

– Wasiat;

– Perjanjian tertulis; atau

– Sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh

peraturan perundang-undangan (

Wakaf,

Kepailitan, Putusan Hakim

).

(43)

Lisensi Merek dalam Waralaba

• Pelisensian sebuah merek merupakan hal yang penting dalam persetujuan waralaba. Dalam persetujuan waralaba tingkat

pengawasan pemilik merek terhadap pemilik waralaba lebih ketat dibanding dengan kasus standar persetujuan lisensi merek;

• Pemberi waralaba mengizinkan pihak lain (penerima waralaba) untuk menggunakan caranya sendiri dalam melaksanakan usahanya (termasuk merek, know how, customer service, perangkat lunak, dekorasi toko. dll) sesuai dengan serangkaian rekomendasi dan sebagai

pengganti dari kompensasi atau royalti.

• Komponen yang penting dalam persetujuan waralaba,

penerima waralaba juga akan diberi wewenang dan kewajiban untuk menggunakan suatu merek.

(44)

Bentuk Persaingan Curang

• Merek Cap Pohon Mangga terdaftar di Direktorat Merek.

• Lukisan tumpeng dan unsur warna pada

kemasan tidak terdaftar. • Merek Sengketa Berbeda namun kemasan terdapat persamaan

(45)
(46)

Sengketa Merek MILO dgn

CAMILO (persaingan curang)

Merek MILO daftar Nomor 461835

Badan Reserse Kriminal POLRI Direktorat II Ekonomi dan Khusus : LAporan Polisi Nomor

LP/250/Vi/2007/Siaga-III tanggal 15 Juni 2007, Merek Camilo.

(47)
(48)

PIDANA DAN DENDA

sengaja dan tanpa hak menggunakan Merek

yang sama pada keseluruhannya dengan

Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang

dan/atau jasa sejenis :

pidana penjara max 5 tahun dan/atau

denda max Rp2.000.000.000,00 (dua miliar

rupiah)

(49)

PIDANA DAN DENDA

sengaja dan tanpa hak menggunakan Merek

yang sama pada pokoknya dengan Merek

terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau

sejenis:

pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun

dan/atau denda paling banyak

(50)

PIDANA DAN DENDA

Setiap orang yang melanggar ketentuan

tersebut (di atas) yang mengakibatkan

gangguan kesehatan, gangguan lingkungan

hidup, dan/atau kematian manusia

pidana penjara max 10 tahun dan/atau

denda max Rp5.000.000.000,00 (lima

miliar rupiah)

(51)

PIDANA DAN DENDA

Dengan tanpa hak menggunakan tanda yang

mempunyai persamaan pada keseluruhan atau

pada pokoknya dengan Indikasi Geografis

terdaftar untuk barang dan/atau sejenis:

pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun

dan/atau denda paling banyak

(52)

PIDANA DAN DENDA

Setiap orang yang memperdagangkan barang

dan/atau jasa yang diketahui atau patut diduga

mengetahui merupakan hasil tindak pidana :

pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun

dan/atau denda paling banyak

(53)

INFORMASI

www.kemenkumham.go.id

www.dgip.go.id

www.wipo.int

http://skm.dgip.go.id/index.php/skm/searching

https://pdki-indonesia.dgip.go.id

https://webaccess.wipo.int/mgs/

http://www.dgip.go.id/formulir-terkait-permohonan-merek

(54)

Gambar

DIAGRAM ALUR

Referensi

Dokumen terkait

Merek dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan

Merk kolektif adalah merk yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama

Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama mengenai sifat, ciri umum, dan mutu barang atau jasa serta pengawasannya

Pasal 1 angka 4 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1992 menyatakan bahwa merek kolektif adalah merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik yang sama yang

barang-barang sejenis lainnya.  Merek Jasa – Adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara. bersama-sama atau

Merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan

Merek dagang adalah merek yang dipergunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk

Pengertian mengenai Merek Kolektif Collective Mark pada pasal 1 ayat 4 dijelaskan bahwa “Merek kolektif adalah merek yang digunakan pada barang dan atau jasa dengan karakteristik yang