PROSEDUR DAN PERSYARATAN
PENDAFTARAN MEREK
SUPRIANTO
Seksi Administrasi Permohonan dan Klasifikasi Direktorat Merek dan Indikasi Geografis
Dasar Hukum Nasional
1. UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek, Tgl. 25/11/2016
2. PP Nomor 23 Tahun 1993 tentang Tata Cara
Permintaan Pendaftaran Merek, Tgl. 31/03/1993 .
3. PP Nomor 24 Tahun 1993 tentang Kelas Barang atau Jasa Bagi Pendaftaran Merek, Tgl. 31/03/1993 .
4. PP Nomor 32 Tahun 1995 tentang Komisi Banding Merek, Tgl. 29 Agustus 1995
5. PP No. 45 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada Kemenkumham, Tgl. 10/11/2016
INTERNASIONAL
1. TRIP’S AGREEMENT (1994) - UU NO. 7/1994
2. KONVENSI PARIS (1967) - KEPPRES NO. 15 / 1997
3. TRADEMARK LAW TREATY - KEPPRES NO.17/ 1997 (TLT)
Catatan:
Konvensi Internasional di bidang Merek yangakan di Ratifikasi: > Madrid Protocol - Pendaftaran Merek Internasional
Konvensi Internasional di bidang Merek yangakan di Ratifikasi: > Singapore Treaty - Harmonisasi administrasi Merek.
4
HAK EKSKLUSIF
Yang diberikan Negara Pemilik Merek Terdaftar (Daftar Umum Merek)Untuk jangka waktu tertentu (10 Tahun)
Menggunakan sendiri hak tersebut atau
memberikan izin ATAU melarang pihak lain
untuk menggunakannya mereknya
Apakah yang dimaksud dengan Merek?
• Merek
adalah sebuah
tanda
yang dapat
membedakan barang dan jasa yang diproduksi dan
dimiliki oleh suatu perusahaan terhadap perusahaan
lainnya.
• Kata, huruf, angka, gambar, foto, bentuk, warna,
jenis logo, label atau gabungannya
yang dapat
digunakan untuk membedakan barang dan jasa
dapat dianggap sebagai sebuah merek.
• Di sebagian negara,
slogan iklan, warna tunggal,
tanda tiga dimensi (bentuk produk atau
kemasan), tanda-tanda yang dapat didengar
(bunyi) atau tanda olfactory (bau)
juga dianggap
Apa manfaat Merek? (1)
Bagi Konsumen:
• Merek dapat
menceritakan sesuatu
kepada pembeli
tentang mutu produk barang maupun jasa.
• Konsumen mampu
membedakan
/
mencirikan
dengan
mudah antaraproduki
yang asli
dengan
produk-produk yang identik atau yang mirip.
• Merek mampu
menarik perhatian
pembeli terhadap
produk-produk baru yang mungkin akan bermanfaat
bagi mereka.
• Konsumen yang merasa puas dengan suatu produk
tertentu akan
membeli atau memakai kembali
produk
tersebut di masa yang akan datang.
Apa manfaat Merek? (2)
Bagi Publik:
• Merek memungkinkan mutu produk lebih
terjamin dan lebih
konsisten.
• Merek dapat meningkatkan
efisiensi
pembeli
karena merek dapat menyediakan informasi
tentang produk dan dimana dapat membeli
produk tersebut.
• Merek dapat meningkatkan
inovasi
produk
baru, karena produsen terdorong untuk
menciptakan
keunikan baru
guna mencegah
peniruan dari para pesaing.
FUNGSI MEREK (1)
Merek berfungsi sebagai:
1. Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi
yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan produksi
orang lain atau badan hukum lainnya;
2. Alat promosi/iklan, sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebut mereknya;
3. Jaminan atas mutu produk barang atau jasa. 4. Petunjuk asal barang/jasa dihasilkan.
5. Sarana untuk membangun reputasi perusahaan.
FUNGSI MEREK (2)
• Memberikan jaminan kepada konsumen untuk
membedakan satu produk dengan produk lainnya; • Merupakan alat pemasaran dan dasar untuk
membangun citra dan reputasi;
• Dapat dilisensikan/waralaba sehingga menjadi sumber penghasilan langsung berupa royalti;
• Merupakan bagian penting dalam persetujuan waralaba; • Dapat menjadi aset bisnis yang sangat berharga dan
menambah pendapatan.
• Mendorong perusahaan untuk berinvestasi dalam memelihara atau meningkatkan kualitas produk;
Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa: Gambar; Nama; Kata; Huruf; Angka; Susunan warna;
Dalam bentuk 2 dan/atau 3 dimensi, suara, hologram atau kombinasi dari 2 atau lebih unsur tersebut, untuk
membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.
Hak-hak Pemilik Merek Terdaftar
Hak menggunakan sendiri;
Hak mengalihkan kepada pihak lain;
Hak memberikan izin kepada orang lain untuk mempergunakan merek tersebut;
Hak untuk memperpanjang perlindungan hukum merek tersebut;
Hak untuk menuntut baik secara perdata maupun pidana;
Hak mendapatkan perlindungan hukum dari tuntutan orang lain baik secara perdata maupun pidana.
12
• Merek Dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang
diperdagangkan oleh
seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum, untuk membedakan
dengan barang-barang sejenis lainnya
13
• Merek Jasa adalah
merek yang digunakan pada jasa yang
diperdagangkan oleh seseorang atau
beberapa orang secara bersama-sama atau
badan hukum, untuk membedakan dengan jasa sejenis lainnya
MEREK YANG TIDAK DAPAT DIDAFTAR
Pasal 20
a. Bertentangan dengan ideologi negara, peraturan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, atau ketertiban umum (mis: simbol/gambar yang dapat menyinggung perasaan umat beragama, pornografi, dll);
b. Sama dengan, berkaitan dengan, atau hanya menyebut barang dan/atau jasa
c. Memuat unsur yang dapat menyesatkan masyarakat tentang asal, kualitas, jenis, ukuran, macam, tujuan penggunaan barang dan /atau jasa atau merupakan varietas tanaman yang dilindungi
d. Memuat keterangan yang tidak sesuai dengan kualitas, manfaat, atau khasiat dari barang dan/atau jasa yang diproduksi
e. Tidak memiliki daya pembeda
TIDAK DAPAT DIDAFTAR
• Bertentangan dg ideologi negara, peraturan
per-UU-an, moralitas agama, kesusilaan dan ketertiban umum
• Contoh :
– Gambar Palu arit
– Gambar-gambar maupun kata-kata yang berkaitan dengan pornografi
– Lambang/simbol-simbol keagamaan seperti gambar ka’bah, nama kitab suci, dsb.
– Lambang-lambang atau nama yang melanggar dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
TIDAK DAPAT DIDAFTAR (1)
• MERUPAKAN KETERANGAN
BARANG/JASA
Merek “Kopi” “COFFEE” atau Gambar Kopi untuk jenis barang Kopi.
Merek “Halal” untuk jenis barang makanan dan Minuman.
TIDAK DAPAT DIDAFTAR (2)
• TIDAK MEMILIKI DAYA PEMBEDA
Karakter mereknya terlalu sederhana atau terlalu rumit. Seperti : “---” “#” (terlalu sederhana untuk menjadi merek), “abcdefghijklmnopqrstu” (terlalu rumit menjadi merek)
• TELAH MENJADI MILIK UMUM
Tanda seperti itu adalah tanda yang bersifat umum dan telah menjadi milik umum. Dengan demikian terdapat 2 hal berkaitan dengan pasal 5 huruf c dalam hal ini yaitu bersifat umum, dan menjadi milik umum
DITOLAK
Pasal 21 ayat 1
Mempunyai persamaan pada pokoknya atau
keseluruhannya dengan :
a. Merek terdaftar milik pihak lain atau
dimohonkan terlebih dahulu oleh pihak lain
untuk barang dan/atau jasa yang sejenis;
b. Merek terkenal milik pihak lain untuk barang
dan/atau jasa yang sejenis atau
c. tidak sejenis yang memenuhi persyaratan
tertentu;
DITOLAK
Pasal 21 huruf a
Merek Terdaftar lebih dahulu atau dimohonkan lebih dahulu untuk barang atau jasa sejenis
persamaan pada pokoknya: persamaan bentuk, cara penempatan, cara penulisan, atau persamaan bunyi ucapan
Permohonan juga harus
ditolak
oleh
Direktorat Jenderal apabila Merek tersebut :
Pasal 21 ayat 2
a. Merupakan atau menyerupai nama atau singkatan nama orang terkenal, foto atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak;
b. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang atau simbol atau emblem suatu negara atau lembaga nasional maupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang;
c. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.
Pasal 21 ayat 3
PENDAFTARAN
MEREK
Bagaimana Masyarakat Memperoleh
Perlindungan Merek ?
Mengajukan permohonan pendaftaran
merek;
Merek yang terdaftar berdasarkan UU Merek RI
hanya berlaku di wilayah Indonesia
Langsung DJKI Kanwil
Kemenkumham On line
Perorangan
• Formulir (diketik dalam
bahasa Indonesia) 2 rangkap • Surat Pernyataan Kepemilikan
Merek
• Etiket Merek 3 helai, ukuran maksimal 9x9cm, min.2X2cm • Bukti Pembayaran Biaya
• Surat Kuasa bermeterai • Bukti prioritas
Badan Hukum
• Formulir (diketik dalam bahasa Indonesia) 2 rangkap
• Surat Pernyataan Kepemilikan Merek
• Etiket Merek 3 helai, ukuran maksimal 9x9cm, min.2X2cm • Bukti Pembayaran Biaya
• Surat Kuasa bermeterai • Bukti prioritas
PERSYARATAN PERMOHONAN PENDAFTARAN MEREK
JANGKA WAKTU PENYELESAIAN
• PEMERIKSAAN FORMALITAS = 30 HARI
• PENGUMUMAN
=
2 BULAN
• PERSIAPAN SUBTANTIF
= 30 HARI
• PEMERIKSAAN SUBTANTIF
= 150 HARI
SISTEM KLASIFIKASI
- Nice Classification
- Terdiri dari 45 kelas:
1-34 (Barang,)
35-45 (Jasa)
-
http://skm.dgip.go.id/index.php/skm/searching
BIAYA PERMOHONAN MEREK
PNBP Merek Satuan Tarif (Rp.) 1. Permohonan Pendaftaran Merek dan Permintaan Perpanjangan Perlindungan Merek Terdaftar
a. Usaha Mikro dan Usaha Kecil
1)
Secara Elektronik (online) Per Kelas 500.000
2) Secara non Elektronik (manual) Per Kelas 600.000
b. Umum
1)
Secara Elektronik (online) Per Kelas 1.800.000
2)
Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 2.000.000 2. Perpanjangan Perlindungan Merek / Merek Kolektif terdaftar
a. Dalam jangka waktu 6 bulan sebelum/sampai dengan berakhirnya perlindungan Merek
1)
Usaha Mikro dan Usaha Kecil
a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 1.000.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 1.200.000
2)
Umum
a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 2.250.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 2.500.000 b. Dalam Jangka Waktu 6 bulan setelah berakhirnya perlindungan Merek
1) Usaha Mikro dan Usaha Kecil
a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 1.500.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 1.800.000
2)
Umum
a. Secara Elektronik (online) Per Kelas 3.000.000 b. Secara Non Elektronik (manual) Per Kelas 4.000.000 3. Pengajuan Keberatan atas Permohonan Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per
Permohonan
1.000.000 4. Permohonan Banding Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per
Permohonan
BIAYA PERMOHONAN MEREK
PNBP Merek Satuan Tarif (Rp.) 4. Permohonan Banding Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per Permohonan 3.000.000 5. Biaya Pencatatan dalam Daftar Umum Merek
a. Pencatatan Perubahan Nama dan/atau Alamat Pemilik Merek Per Permohonan
Per Nomor 300.000 b. Pencatatan Pengalihan Hak/Pengabungan Perusahaan (Merger) atas Merek/Merek Kolektif
Terdaftar Per Nomor Daftar 650.000 c. Pencatatan Perjanjian Lisensi Per Nomor Daftar 500.000 d. Pencatatan Penghapusan Pendaftaran Merek dan/atau Merek Kolektif dan/atau Indikasi
Geografis
Per Permohonan
Per Nomor 200.000 e. Pencatatan Perubahan Peraturan Penggunaan Merek Kolektif Per Nomor Daftar 300.000 6. Permohonan Petikan Resmi dan Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai Merek
a. Permohonan Petikan Resmi Pendaftaran Merek/Merek Kolektif/Indikasi Geografis Per Permohonan
Per Nomor 200.000 b. Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai
1) Klasifikasi Barang dan/atau Jasa Per Permohonan
Per Kelas 200.000 2) Barang dan/atau Jasa Sejenis Per Permohonan
Per Kelas 200.000 3) Perpanjangan Jangka Waktu Perlindungan Merek Terdaftar Per Permohonan
Per Nomor Daftar 200.000 c. Permohonan Keterangan Tertulis Mengenai Daftar Umum Merek/Indikasi Geografis Per Permohonan
Per Nomor 200.000 7. Perubahan Data Permohonan Pendaftaran Merek atau Indikasi Geografis Karena Kesalahan
Penulisan oleh Pemohon yang Tidak Berdampak Perubahan Kepemilikan/Kuasa
Per Permohonan
Pendaftaran 200.000 8.
Perubahan Data Permohonan Pendaftaran Merek, Merek Kolektif atau Indikasi Geografis Pada Sertifikat Karena Kesalahan Penulisan oleh Pemohon yang Tidak Berdampak Perubahan Kepemilikan/Kuasa
Per Permohonan
Pendaftaran 300.000 9. Biaya Salinan Bukti Prioritas Permohonan Merek Per Permohonan
Permohonan Merek dengan
Madrid Protokol
Protokol Madrid adalah suatu sistem pendaftaran merek internasional :
- cukup 1 aplikasi untuk beberapa negara (83 negara ), Didasarkan atas merek nasional yang sedang diajukan atau yang telah terdaftar.
- Pendaftaran merek internasional ke International
Bureau WIPO melalui Kantor KI (Country of Origin) - Bahasa yang digunakan ada 3 (tiga) pilihan bahasa
yaitu Inggris, Perancis atau Spanyol
- Tenggat waktu penolakan 12 -18 bulan, maka perlindungan diberikan secara otomatis.
Biaya Madrid Protocol
• Selain biaya administrasi yang dibayarkan
kepada DJKI, Permohonan Internasional
dikenai
biaya
yang
harus
dibayarkan
secara langsung kepada Biro Internasional
yang berupa:
– Basic Fee (653/903 CHF) WIPO
– Individual fee dan/atau complementary
Fee+Supplementary
fee,
tergantung
negara tujuan.
Contoh Sertifikasi Permohonan
Internasional
PERPANJANGAN
– Formulir Perpanjangan
– Bukti Pendaftaran Merek
– Surat Pernyataan
– Bukti Pembayaran
– Label Merek
Permohonan Pendaftaran merek
dengan Hak Proritas
Hak Prioritas adalah hak pemohon untuk
mengajukan permohonan
yang berasal dari negara yang tergabung dalam
Paris Convention for the Protection of Industrial Property atau Agreement Establishing the World Trade Organization
untuk memperoleh pengakuan bahwa tanggal penerimaan di
negara asal merupakan tanggal prioritas
di negara tujuan yang juga anggota salah satu dari kedua perjanjian itu
selama pengajuan tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan
berdasarkan Paris Convention for the Protection of Industrial
Permohonan Pendaftaran merek
dengan Hak Proritas
Permohonan dengan menggunakan
Hak Prioritas harus diajukan dalam waktu paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal penerimaan
permohonan pendaftaran Merek yang pertama kali diterima di negara lain, yang merupakan anggota Paris Convention for the Protection of Industrial Property
atau anggota Agreement Establishing the World Trade Organization
Hak Prioritas wajib dilengkapi dengan bukti tentang penerimaan permohonan pendaftaran Merek yang pertama kali yang menimbulkan Hak Prioritas dan di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia
Dalam hal ketentuan sebagaimana dimaksud diatas
tidak dipenuhi dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah
berakhirnya hak mengajukan Permohonan dengan menggunakan Hak Prioritas, maka Permohonan tersebut tetap diproses, namun tanpa
Penarikan Kembali
Permohonan Pendaftaran Merek
:
• Permohonan Merek Selama belum memperoleh
keputusan dari Direktorat Jenderal, Permohonan dapat ditarik kembali oleh Pemohon atau Kuasanya.
• Penarikan kembali dapat dilakukan oleh Kuasanya, berdasarkan surat kuasa khusus untuk keperluan
penarikan kembali tersebut.
• Dalam hal Permohonan ditarik kembali segala biaya yang telah dibayarkan kepada Direktorat Jenderal tidak dapat ditarik kembali.
Permohonan Merek Kolektif
Merek
Kolektif
adalah
Merek
yang
digunakan pada barang dan atau jasa
dengan karakteristik yang sama yang
diperdagangkan oleh beberapa orang atau
badan hukum secara bersama-sama untuk
membedakan dengan barang dan/atau jasa
sejenis lainnya
Permohonan Merek Kolektif
Permohonan pendaftaran Merek Dagang atau Merek jasa sebagai Merek Kolektif hanya dapat diterima apabila dalam Permohonan dengan Jasa dinyatakan bahwa Merek tersebut akan digunakan sebagai Merek Kolektif
Selain penegasan mengenai penggunaan Merek Kolektif Permohonan tersebut wajib disertai salinan ketentuan penggunaan Merek tersebut sebagai Merek
Kolektif, yang ditandatangani oleh semua pemilik Merek yang bersangkutan
Ketentuan penggunaan Merek Kolektif sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit memuat :
a. Sifat, ciri umum, atau mutu barang atau jasa yang akan diproduksi dan diperdagangkan;
b. Pengaturan bagi pemilik Merek Kolektif untuk melakukan pengawasan yang efektif atas
penggunaan Merek tersebut;
MANFAAT PENDAFTARAN MEREK
• Memberikan hak ekslusif kepada pemilik merek guna mencegah pihak-pihak lain untuk memasarkan produk-produk yang identik atau mirip dengan merek yang dimilikinya dengan menggunakan merek yang sama atau merek yang dapat membingungkan konsumen;
• Sangat mudah untuk melisensikan sebuah merek terdaftar dan dapat menambah sumber pendapatan perusahaan serta dapat menjadi dasar bagi persetujuan bisnis waralaba;
• Merek yang terdaftar dan memiliki reputasi yang baik pada konsumen, juga dapat dipergunakan untuk mendapatkan dana dari institusi keuangan yang menyadari arti pentingnya sebuah merek dalam suksesnya bisnis sebuah usaha.
BAGAIMANA JIKA
PERMOHONAN MEREK DITOLAK ?
• Pemohon dapat mengajukan Banding
kepada Komisi Banding Merek;
• Jangka waktu: 3 bulan setelah
pemberitahuan penolakan;
• Keputusan Komisi Banding Merek tidak
bersifat final;
• Keberatan terhadap Keputusan Komisi
Banding Merek dapat diajukan ke
PENGALIHAN HAK ATAS MEREK
Hak atas Merek terdaftar
dapat beralih
atau
dialihkan
karena:
– Pewarisan;
– Hibah;
– Wasiat;
– Perjanjian tertulis; atau
– Sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh
peraturan perundang-undangan (
Wakaf,
Kepailitan, Putusan Hakim
).
Lisensi Merek dalam Waralaba
• Pelisensian sebuah merek merupakan hal yang penting dalam persetujuan waralaba. Dalam persetujuan waralaba tingkat
pengawasan pemilik merek terhadap pemilik waralaba lebih ketat dibanding dengan kasus standar persetujuan lisensi merek;
• Pemberi waralaba mengizinkan pihak lain (penerima waralaba) untuk menggunakan caranya sendiri dalam melaksanakan usahanya (termasuk merek, know how, customer service, perangkat lunak, dekorasi toko. dll) sesuai dengan serangkaian rekomendasi dan sebagai
pengganti dari kompensasi atau royalti.
• Komponen yang penting dalam persetujuan waralaba,
penerima waralaba juga akan diberi wewenang dan kewajiban untuk menggunakan suatu merek.
Bentuk Persaingan Curang
• Merek Cap Pohon Mangga terdaftar di Direktorat Merek.
• Lukisan tumpeng dan unsur warna pada
kemasan tidak terdaftar. • Merek Sengketa Berbeda namun kemasan terdapat persamaan
Sengketa Merek MILO dgn
CAMILO (persaingan curang)
Merek MILO daftar Nomor 461835
Badan Reserse Kriminal POLRI Direktorat II Ekonomi dan Khusus : LAporan Polisi Nomor
LP/250/Vi/2007/Siaga-III tanggal 15 Juni 2007, Merek Camilo.