IDENTIFIKASI
PELUANG E-BISNIS
(E-OPPORTUNITY)
REVOLUSI INDUSTRI KE-4
(ERA EKSPONENSIAL)Perangkat lunak akan menggeser industri tradisional dalam 5-10 tahun kedepan.
Uber, sebuah perusahaan taksi terbesar di dunia, hanyalah sebuah perangkat lunak mereka tidak memiliki armada sendiri.
AirBNB sekarang menjadi perusahaan perhotelan terbesar di dunia meskipun mereka tidak memiliki properti apapun
Perangkat lunak IBM Watson membuat para pengacara muda kesulitan mencari pekerjaan karena sistem ini dapat memberikan saran hukum dalam hitungan detik dengan keakuratan 90%
dibanding manusia 70%.
Sekitar tahun 2020 keseluruhan industri otomotif akan bergeser. Anda tidak ingin memiliki mobil lagi. Anda akan ‘menelpon’ sebuah mobil untuk Anda yang akan menjemput dan mengantar Anda ke tujuan. Anda tidak perlu memarkir mobil hanya perlu membayar jarak yang Anda tempuh dan dapat lebih produktif selama
E-E-OPERATIONS
Peluang e-bisnis operasional
Bertujuan ntuk melakukan perubahan strategis dalam cara bisnis mengelola diri sendiri dan rantai pasoknya serta proses produksi produk dan layanannya.
Kegiatan ini termasuk pengadaan barang, mengatur
pengiriman dan transportasi, memproduksi produk atau layanan, mengembangkan sistem pemenuhan pesanan
Contohnya: perusahaan General Electric meningkatkan
E-MARKETING
Peluang e-bisnis pemasaran
Bertujuan untuk mencapai perubahan strategis dalam aktivitas downstreamnya, melalui interaksi langsung dengan pelanggannya atau melalui
saluran distribusi.
E-SERVICE
Peluang e-bisnis layanan
memberikan perusahaan cara baru untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan.
Perusahaan tidak fokus ke promosi produk mereka tetapi berusaha menjadi agen bagi pelanggan
KOMPONEN MASING
2
DOMAIN
• Otomatisasi proses-proses administratif
• Rekonfigurasi
infrastruktur proses bisnis utama
perusahaan
• Peningkatan nilai induk
• Peningkatan
kompetitif proses
procurement
(pengadaan barang)
• Rekonfigurasi dan integrasi rantai pasok
• Meningkatkan proses penjualan
• Meningkatkan
pengalaman membeli pelanggan
• Meningkatkan pengalaman menggunakan produk pelanggan
• Memahami
kebutuhan pelanggan
• Menyediakan layanan pelanggan
• Pengetahuan tentang seluruh pesaing
• Negosiasi persyaratan pelanggan
• Membangun pilihan pelanggan
E-OPERATIONS
• Otomatisasi proses-proses administratif
• Rekonfigurasi infrastruktur proses bisnis utama perusahaan
• Peningkatan nilai induk
• Peningkatan kompetitif proses procurement (pengadaan barang)
OTOMATISASI
PROSES
ADMINISTRATIF
Perusahaan menggunakan infrastruktur intranet untuk menjalankan proses-proses administrasi
berbiaya rendah seperti pendaftaran dan pelatihan karyawan baru, menagih biaya perjalanan, dan
membeli peralatan tulis kantor.
Peningkatan efisiensi biaya ini tidak memiliki dampak kompetitif terhadap struktur biaya
perusahaan, tetapi memberikan manfaat berupa karyawan menjadi lebih melek TI, dan
memunculkan budaya kerja yang lincah dan gesit.
E-Op erat
ions
E-Op erat
REKONFIGURASI
INFRASTRUKTUR
PROSES BISNIS
INTI
Infrastruktur yang telah disusun ulang dengan
memanfaatkan teknologi web, akan mempercepat proses pemenuhan pesanan pelanggan, meningkatkan dukungan kepada pelanggan, peningkatan struktur biaya produk per unit, dan memperpendek waktu masuk pasar bagi produk baru.
E-Op erat
ions
E-Op erat
PENINGKATAN NILAI INDUK
(VALUE PARENTING)
MENGINTENSIFKAN
KOMPETITIF PROCUREMENT
Melalui pengadaan barang secara elektronik. Pengadaan barang secara elektronik
memungkinkan basis pasokan yang lebih luas, harga lebih kompetitif, dan biaya administratif menurun.
E-Op erat
ions
E-Op erat
REKONFIGURASI DAN
INTEGRASI
RANTAI PASOK
menggunakan teknologi untuk membangun
perusahaan virtual. Untuk melakukan peluang ini, langkah pertama perusahaan adalah memilih
penyedia jaringan yang tepat, membangun akses yang cepat ke informasi untuk semua anggota jaringan terpilih (para pemasok, distributor).
Keuntungan yang diperoleh adalah suatu bisnis yang terintegrasi secara vertikal dan memiliki kecepatan respon di setiap titik rantai pasok.
E-Op erat
ions
E-Op erat
KORPORASI
Sebuah organisasi yang tercipta dari jaringan
pemasok, produsen dan
pelayanan administrasi untuk mencapai tujuan tertentu,
VERTICAL
INTEGRATION
Strategi perusahaan untuk menguasai kendali terhadap rantai nilai industri mereka dengan
mendirikan banyak anak perusahaan untuk mengelola
aliran upstream dan downstream
E-MARKETING
• Meningkatkan proses penjualan• Meningkatkan pengalaman membeli pelanggan
KOMPONEN2 E-MARKETING
• Meningkatkan proses penjualan. Dengan cara membuat proses penjualan menjadi lebih efektif dengan membuat produk dan target pasar lebih baik, atau meningkatkan keberhasilan penyampaian karakteristik dan manfaat produk.
• Meningkatkan pengalaman pelanggan membeli. Dengan cara menyediakan layanan pendukung yang membuat produk lebih mudah dibeli atau lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan
E-SERVICE
• Memahami kebutuhan pelanggan
• Menyediakan layanan pelanggan
• Pengetahuan tentang seluruh pesaing
• Negosiasi persyaratan pelanggan
E-SERVICE
e-Service merupakan aktivitas penawaran produk dan jasa oleh perusahaan dengan melibatkan teknologi informasi dan internet secara harmonis pada pasar tertentu.
• E-Service diawali dengan pemahaman yang menyeluruh
terhadap kebutuhan pelanggan di pasar tertentu: apa yang terjadi dengan pelanggan di pasar tersebut dan apa yang mereka cari.
• Menyatukan pemahaman makro tersebut dengan data status dan historis pelanggan membuat perusahaan dapat memberikan
layanan berdasarkan kebutuhan spesifik mereka.
• Selain pemahaman terhadap pelanggan, pengetahuan tentang seluruh pesaing diperlukan oleh perusahaan agar dapat
memberikan pelanggan pilihan yang terbaik.
E-Se
rvice
E-Se
MENGIDENTIFIKASI
PELUANG
E-OPERATIONS
Untuk mengenali peluang e-operations,
perusahaan perlu menguji peranan informasi dalam kegiatan operasinya, berdasarkan tiga dimensi:
1. konten informasi produk
2. intensitas informasi di rantai pasok
E-OPERATIONS: KONTEN
INFORMASI PRODUK TINGGI
Konten
• Otomatisasi proses-proses administratif
• Rekonfigurasi
infrastruktur proses bisnis utama
perusahaan
• Peningkatan nilai induk • Peningkatan kompetitif
proses procurement
(pengadaan barang) • Rekonfigurasi dan
integrasi rantai pasok
E-OPERATIONS
Produk bank: tabungan, giro, deposito, kredit, layanan jasa transfer, pulsa internet, tagihan listrik
E-OPERATIONS: BANYAKNYA
INFORMASI DI RANTAI
PASOK
• Otomatisasi proses-proses administratif • Rekonfigurasi
infrastruktur proses bisnis utama perusahaan
• Peningkatan nilai induk
• Peningkatan kompetitif proses procurement (pengadaan barang)
E-OPERATIONS:
PENYEBARAN INFORMASI DI
RANTAI PASOK
• Otomatisasi proses-proses administratif
• Rekonfigurasi
infrastruktur proses bisnis utama perusahaan
• Peningkatan nilai induk
• Peningkatan kompetitif proses procurement
(pengadaan barang) • Rekonfigurasi dan
integrasi rantai pasok
E-OPERATIONS
• Kegiatan operasional perusahaan dijalankan di berbagai lokasi geografis yang terpisah.
• Perlu koordinasikan informasi yang mengalir melintasi berbagai kegiatan operasional di berbagai lokasi geografis yang terpisah
MENGIDENTIFIKASI
PELUANG
E-MARKETING
Peluang e-marketing ini berdasarkan atas dua hal yaitu:
1. Frekuensi pelanggan membeli produk
2. Tingkat diferensiasi* produk yang pelanggan rasakan
*Diferensiasi produk mengacu pada tingkat
E-MARKETING:
DIFERENSIASI PRODUK
Pada dasarnya diferensiasi adalah tindakan
merancang satu set perbedaaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari
penawaran pesaing. Diferensiasi dapat dilakukan melalui 3 kategori berikut:
1. Differensiasi Produk (BMW kinerja mesinnya, Mobil Jepang kemudahan perbaikan)
2. Differensiasi Pelayanan (Pizza Hut, 30 mnt sampai)
E-MARKETING:
DIFERENSIASI PRODUK
Diferensiasi Produk tinggi?
• Meningkatkan proses penjualan
• Meningkatkan
pengalaman membeli pelanggan
• Meningkatkan pengalaman
E-MARKETING:
FREKUENSI PEMBELIAN
Pelanggan yang sering membeli produk tertentu memiliki tuntutan yang berbeda dengan pelanggan yang jarang membeli.
Pelanggan yang jarang membeli akan memerlukan informasi yang dibutuhkan selama proses
pembelian dan akan senang dengan perusahaan yang dapat membantu mengarahkan mereka
dalam pembelian.
Pelanggan yang sering membeli akan lebih suka jika perusahaan dapat meminimalkan biaya
E-MARKETING:
FREKUENSI PEMBELIAN
Frekuensi pembelian
tinggi?
• Meningkatkan proses penjualan
• Meningkatkan
pengalaman membeli pelanggan
• Meningkatkan pengalaman menggunakan produk pelanggan
E-MARKETING
Ya
Tidak
?
MENGIDENTIFIKASI
PELUANG E-SERVICE
Perusahaan menerapkan e-service berdasarkan pertimbangan dan pandangan terhadap
E-SERVICE=HUBUNGAN
PELANGGAN
Perusahaan membutuhkan e-service. Jika suatu perusahaan menguasai e-service, dia akan
memiliki hubungan pelanggan yang kuat (ingat CRM: Manajemen Hubungan Pelanggan). Itulah sebabnya penting bagi eksekutif untuk
E-SERVICE:
CUSTOMER-SERVICE LIFE CYCLE
Alat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi peluang e-service, suatu framework yang terdiri dari 13 tahap pengalaman pelanggan dalam
menggunakan produk/jasa.
Kunci (faktor kritis) penggunaan alat ini adalah
Kebutuhan
Spesifikasi
Distribusi
Ketersediaan
Pembayaran
Pengiriman
Penerimaan
Pemasangan
Kinerja Upgrade
Perbaikan Return
Evaluasi
E-SERVICE:
CUSTOMER-SERVICE LIFE CYCLE
Requirements
• Establish requirements
• Establish a need for the product • Specify
• Determine product attributes Acquisition
• Select source
• Determine where to obtain the product
• Order
• Order the product from a supplier
• Authorize and pay for
• Transfer funds or obtain credit
• Acquire
• Take possession of the product
• Test and accept
• Ensure that product meets specifications
Ownership
◦ Integrate
Add to an existing inventory
◦ Monitor
Control access and use of the product
◦ Upgrade
Upgrade the product if conditions change
◦ Maintain
Repair the product as necessary
Retirement
◦ Transfer or dispose
Move, return, or dispose of product
◦ Account for