TABLE OF CONTENTS
THE FIRM RESPONSIBILITIES
¾ Fair Employment Practices
¾ Discrimination and Harassment
¾ Drug Free and Safety in the Workplace
RESPONSIBILITIES OF EMPLOYEE
¾ Raising Complaint and Ethical Issues
¾ Timely Escalation Policy
¾ Conflict of Interest
Personal Investments
Outside Business Activities
Moonlighting
Related Party Business Dealings
Insider Trading
Related Staff Member
Working with direct Competitor
RELATIONSHIP WITH THIRD PARTIES
¾ Fair Treatment
¾ Gifts and Entertainment
¾ Dealing with Suppliers
¾ Political Activities and Contributions
PRIVACY/CONFIDENTIALITY
¾ Confidential Information Policy
¾ Privacy of Employee Information
DAFTAR ISI
KEWAJIBAN PERUSAHAAN
¾ Praktek-Praktek dan Keragaman Hubungan Kerja yang Adil
¾ Diskriminasi dan Pelecehan
¾ Tempat Kerja Aman dan Bebas Obat Terlarang
KEWAJIBAN KARYAWAN
¾ Mengajukan Keluhan dan Masalah-Masalah Etika
¾ Aturan Waktu Penyampaian Laporan
¾ Benturan Kepentingan Investasi Pribadi
Kegiatan-Kegiatan Bisnis Luar Moonlighting
Perjanjian Bisnis dengan Pihak Terkait
Insider Trading
Staff dengan Hubungan Keluarga Larangan bekerja dengan Direct
Competitor
HUBUNGAN DENGAN PIHAK KETIGA
¾ Perlakuan Adil
¾ Hadiah dan Hiburan
¾ Perjanjian dengan Para Pemasok
¾ Kegiatan dan Kontribusi Politis
KEBEBASAN PRIBADI/KERAHASIAAN
¾ Aturan Kerahasiaan Informasi
¾ Kebebasan Pribadi Tentang Informasi Karyawan
Fair Employment Practices
The Firm is fully committed to equal employment opportunity and compliance with fair employment practices. Development plan of each Employee is based on talent and performance.
Both the Firm and Employee should create and provide productive, innovative, fair and fun working climate for the organization successes as well as the growth of all Employees’ competencies, careers and welfare.
Retaliation against Employees for reporting unfair practices is prohibited.
Discrimination, Harassment and Intimidation
Employee diversity is critical to achieve the Firm’s vision as a leading integrated media organization. The Firm seeks to recruit, develop and retain the most talented people from a diverse pool of candidate. The Firm is committed to nondiscrimination practices and will respect any religion and Employees’ religious obligation.
The Firm prohibits sexual and any other kind of harassment or intimidation, whether committed by or against a supervisor, co-worker, customer, vendor or visitor. Discrimination and harassment, whether based on a person’s race, gender, color, religion, national origin, citizenship, age, disability, marital status, sexual orientation, ancestry, veteran status or socioeconomic status, is disagreeable and completely inconsistent with Firm’s culture of providing a respectful, professional and dignified workplace.
Transmit or receive electronic images or text containing discrimination or harassment, and treat is strictly prohibited. Employee has the right to report to the Supervisor or HR Manager, whenever Employee is being subjected to harassing behavior, treat or if Employee observes and receives complaint regarding such behavior. Retaliation against individuals for reporting discrimination and harassment is prohibited.
Praktek-Praktek dan Keragaman Hubungan Kerja yang Adil
Perusahaan berketetapan sepenuhnya pada peluang hubungan kerja yang setara dan patuh pada pelaksanaan hubungan kerja yang adil. Rencana pengembangan Karyawan selalu didasari atas bakat dan kinerja.
Baik Perusahaan maupun Karyawan harus menciptakan dan menyediakan iklim kerja yang produktif, inovatif, adil dan menyenangkan bagi kesuksesan organisasi dan juga pertumbuhan kemampuan karir, dan kesejahteraan seluruh Karyawan.
Menindak para Karyawan yang melaporkan adanya pelaksanaan hubungan kerja yang tidak adil, adalah hal yang dilarang.
Diskriminasi, Pelecehan dan Intimidasi
Keanekaragaman Karyawan merupakan hal yang kritis untuk mencapai visi Perusahaan sebagai perusahaan media terintegrasi yang terkemuka. Perusahaan berketetapan untuk mendukung praktek-praktek non-diskriminasi dan menghormati segala agama dan kewajiban menunaikan ibadah agama bagi setiap Karyawan.
Perusahaan melarang pelecehan seksual dan segala bentuk pelecehan atau intimidasi, baik yang dilakukan oleh atau terhadap seorang atasan, rekan kerja, pelanggan, vendor ataupun tamu. Diskriminasi dan pelecehan, baik berdasarkan ras, jenis kelamin, warna kulit, agama, asal kebangsaan, kewarganegaraan, umur, jenis kelamin, cacat, status perkawinan, orientasi seksual, nenek moyang, status veteran atau status sosial ekonomi, adalah hal yang tidak dapat disetujui dan tidak sesuai dengan budaya Perusahaan dalam menyediakan tempat kerja yang terhormat, professional dan bermartabat.
Mengirim, meyebarkan dan menyimpan gambar-gambar atau teks elektronik yang mengandung unsur diskriminasi atau pelecehan, dan ancaman adalah hal yang sangat dilarang. Karyawan mempunyai hak untuk melaporkan kepada Atasan atau HR Manager, bilamana Karyawan menerima perlakuan pelecehan, ancaman atau apabila Karyawan mengamati dan menerima keluhan terjadinya perlakuan tersebut. Melakukan pembalasan terhadap para Karyawan
Drug Free and Safety in the Workplace
The Firm is obliged to maintain a healthy and productive work place environment. Selling, distributing, using or being under the influence of illegal drugs on the job is absolutely prohibited. Everyone in the Firm must comply with all applicable health and safety policies.
PHK without pesangon will be applied to the Employee who is selling, distributing, using or being under the influence of illegal drugs/narkoba in the workplace.
Tempat Kerja Aman dan Bebas Obat Terlarang
Perusahaan wajib membina lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Menjual, mengedarkan, menggunakan atau dalam berada dalam pengaruh Narkoba secara tidak sah pada waktu kerja, merupakan hal yang sangat dilarang.
Raising Complaint and Ethical Issues
Everyone in the Firm is responsible to maintaining ethical standards. Identification and resolution of potential ethical issues at the earliest stage are critical to maintaining business practices. Employee is expected to treat compliance with ethical standards as critical element of responsibilities.
Although this Code aims to address a wide range of business practices and procedures, however it cannot be able to anticipate every issue that may arise. If Employee is not sure of what to do in any situation, it is strongly advised to seek additional guidance and information from the Supervisor or HR Manager.
Timely Escalation Policy
In the situation where Employee suspects violations of law, regulation or Firm’s policies, he/she must escalate his/her suspicions immediately to the Supervisor or Business Unit Head or HR Manager or other appropriate Internal Audit representatives.
In addition, if Employee is also required to report suspected insider trading, fraud or attempted fraud and any mysterious disappearance of funds or securities immediately to the persons listed above. Employee must identify, raise and resolve ethical issue with great speed and respect.
Conflict of Interest
All Employees must avoid putting themselves into a position where the personal interests of conflict or conflict with their duty to the Firm. Circumstances where such a conflict should be arise and which should therefore be avoided unless approved in advance by Senior Management Committee.
The Firm relies on the Employee’s commitment to adhere the highest ethical standards in conduct Employee’s professional. Each Business Unit has specific policies regarding potential conflicts of interest and it is diverse among the Business Units.
Mengajukan Keluhan dan Masalah-Masalah Etika
Setiap pihak di Perusahaan bertanggung jawab untuk memelihara standar-standar etika. Identifikasi dan penyelesaian sedini mungkin atas masalah-masalah etika yang dapat timbul merupakan hal yang kritis Karyawan diharapkan untuk mematuhi standar-standar etika sebagai suatu unsur yang kritis dalam setiap tanggung jawab.
Meskipun Kode Etik ini bertujuan untuk menangani praktek-praktek bisnis dan prosedur dalam cakupan yang luas, namun dalam hal ini tentunya tidak dapat mengantisipasi setiap masalah yang mungkin timbul. Apabila Karyawan merasa tidak yakin tentang apa yang harus diperbuat dalam situasi tertentu, maka sangat disarankan untuk mencari petunjuk dan informasi tambahan dari Atasan atau HR Manager.
Aturan Waktu Penyampaian Laporan
Pada situasi di mana Karyawan mencurigai adanya pelanggaran terhadap hukum, peraturan atau peraturan dari Perusahaan, maka Karyawan harus segera menyampaikan kecurigaannya kepada Atasan, Business Unit Head atau HR Manager atau perwakilan Internal Audit yang sesuai.
Karyawan juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak-pihak tersebut di atas, apabila mencurigai terjadinya insider trading, penipuan (fraud), dan hilangnya dana atau surat berharga secara misterius. Karyawan wajib mengindentifikasi, menyampaikan dan menyelesaikan masalah etika ini dengan baik dan cepat.
Benturan Kepentingan
Seluruh Karyawan harus menghindari konflik pribadi atau konflik dengan tugas mereka pada Perusahaan. Keadaan di mana konflik tersebut dapat terjadi dan yang mana dapat dihindari, kecuali telah disetujui terlebih dahulu oleh Senior Management Committee.
Dalam hal ini, Perusahaan mengandalkan komitmen Karyawan untuk memegang teguh standar etika tertinggi dengan perilaku profesional. Setiap Unit Bisnis dimungkinkan untuk memiliki kebijakan sendiri untuk mengantisipasi adanya benturan kepentingan yang khas di Unit Bisnis tersebut.
Personal Investments
Employee must not take any personal investment in an enterprise if the investment might affect or appear to affect Employee’s ability to make unbiased business decision to the Firm. This potential conflict must be considered by Employee before making investment in both public and private companies. Also see the section of “Insider Trading” in this Code for more information. Exception on this activity should be reported and approved by the Firm
Outside Business Activities
Employee is required to obtain approval before accepting a position as a director of an unaffiliated for-profit company or organization.
Moonlighting
Employee should not serve as a commissioner, director, employee, independent contractor, lecturer, advisor or consultant for any competitor
Employee shall not serve as a lecturer and consultant of another business entity during working hours. Employee must declare and report if Employee serves as an employee or consultant of other business entity outside the working hours, and the Firm has the right to approve or disapprove
PHK without pesangon will be applied to the Employee who serves as employee or consultant of other business entity without prior approval
Related Party Business Dealings
Employee must notify the Supervisor, if Employee is in the position of decision maker on any business relationship or transaction with the Third Party, where Employee is involved directly or indirectly with the said Third Party or related with one (or more) of the Third Party staff. Also see the section of “Relationship with third parties” in this Code for more information.
Insider Trading
Commissioner, Director or Employee of the Firm and their immediate family shall not engage in any transaction involving a purchase or sale of Firm’s securities, including any offer to purchase or offer to sell, during period commencing with the date that he/she possesses Material Non-Public Information concerning the Firm. This Code is also applicable to consultant or contractor to the Firm.
Investasi Pribadi
Karyawan dilarang melakukan investasi pribadi dalam suatu institusi lain apabila investasi tersebut dapat mempengeruhi atau terlihat mempengaruhi kemampuan Karyawan untuk mengambil keputusan yang tegas bagi kepentingan Perusahaan. Kemungkinan benturan kepentingan ini harus dipertimbangkan oleh Karyawan sebelum melakukan investasi di institusi publik maupun swasta. Untuk keterangan lebih lanjut, harap merujuk pula pada bagian “Insider Trading” dalam Kode Etik ini. Pengecualian atas praktek ini harus dilaporkan dan disetujui oleh Perusahaan
Kegiatan-Kegiatan Usaha diluar
Karyawan perlu mendapatkan persetujuan sebelum menerima posisi direksi dari suatu institusi atau organisasi yang memupuk laba yang tidak terafiliasi.
Moonlighting
Karyawan tidak boleh bekerja sebagai komisaris, direktur, pekerja, kontraktor independen, dosen, penasihat atau konsutan dari perusahan pesaing.
Karyawan tidak boleh bekerja atau menjadi pengajar dan konsultan di institusi bisnis lain selama jam kerja.
Karyawan harus membuat pernyataan apabila menjadi karyawan atau konsultan di institusi bisnis lain, dan Perusahaan mempunyai hak untuik menyetujui atau tidak menyetujui.
Pemutusan Hubungan Kerja tanpa pesangon akan diberikan bagi Karyawan yang bekerja atau bertindak sebagai konsultan Perusahaan lain tanpa adanya persetujuan terlebih dahulu.
Perjanjian usaha dengan Pihak Terkait
Karyawan harus memberitahu Atasan, apabila Karyawan pada posisi pembuat keputusan atas hubungan usaha atau transaksi dengan Pihak Ketiga, di mana Karyawan terlibat langsung maupun tidak langsung dengan Pihak Ketiga tersebut atau ada hubungan dengan salah satu (atau lebih) dari staf Pihak Ketiga tersebut. Untuk keterangan lebih lanjut, harap merujuk pula pada bagian “Hubungan dengan Pihak Ketiga” dalam Kode Etik ini.
Insider Trading
Related Staff Member
Employee must report to HR of having relatives within the Company or MNC Media by submitting a Related Staff Member Report
Working with direct Competitor
Working with direct Competitor of Global Mediacom and subsidiaries are not allowed within certain period. Six (6) months gap applied for Director/Senior Vice President before working at direct competitor of MNC Media. Four (4) months gap applied for Vice President Level
Staff dengan Hubungan Keluarga
Karyawan harus melaporkan kepada HR, apabila mempunyai hubungan keluarga dengan karyawan lain dalam satu Perusahaan atau dalam kelompok usaha MNC Media dengan menggunakan Related Staff Member Report
Larangan bekerja dengan Direct Competitor
Bekerja dengan Perusahaan yang merupakan direct competitor PT Global Mediacom & kelompok usahanya. Dibutuhkan jeda selama enam bulan (6) untuk Level Direktur/Senior Vice President sebelum bisa bekerja pada Perusahaan yang merupakan kompetitor dari MNC Media. Jeda empat bulan (4) diberlakukan untuk level Vice President.
Fair Treatment
The Firm is committed to treat fairly its customers, suppliers, competitors and Employees. Manipulations, concealment, abuse of confidential information, or other unfair dealing practices are strictly prohibited and nobody can take unfair advantage of anyone through these practices.
Gifts and Entertainment
In general, Employee may not accept gifts, services, loans or preferential treatment from anyone - whether customers or suppliers or others – in exchanged for a past, current or future business relationship with the Firm.
In the situation where business relationship occurs, gift may be accepted when permitted under applicable law in form of (1) non cash gifts of nominal value less than Rp. 1.000.000,- (2) customary and reasonable meals and entertainment.
Employee must declare gifts and entertainment received in the Gift & Entertainment form. If it is in the form of daily consumption those should be share among other employee
Cash gift in any form included kick back for personal
Perlakuan Adil
Perusahaan berkomitmen untuk berlaku adil terhadap para pelanggan, pemasok, pesaing dan Karyawannya. Manipulasi, menyembunyikan fakta, penyalahgunaan informasi rahasia atau bentuk praktek-praktek tidak adil lainnya sangat dilarang dan tidak seorang pun dapat mengambil keuntungan secara tidak adil dari orang lain melalui praktek-praktek tidak terpuji ini.
Hadiah dan Perjamuan
Secara umum, Karyawan tidak diperbolehkan menerima hadiah, pelayanan, pinjaman atau perlakuan istimewa dari pihak manapun juga – apakah itu dari pelanggan atau pemasok atau pihak lainnya – sebagai imbalan untuk hubungan usaha di masa lalu, sekarang atau yang akan datang dengan Perusahaan.
Dalam situasi dimana adanya hubungan bisnis, maka hadiah dapat diperbolehkan untuk diterima sesuai undang-undang yang berlaku dan apabila dalam bentuk (1) hadiah bukan uang tunai dengan nilai nominal kurang dari Rp. 1.000.000,- (2) makanan dan hiburan yang lazim dan wajar
Karyawan harus melaporkan hadiah dan jamuan yang diterima dalam form Gift & Entertainment. Jika Hadiah diterima dalam bentuk makanan atau minuman, hadiah harus dibagi kepada karyawan lainnya
Hadiah berupa uang cash dalam bentuk apapun H UBUN GAN D EN GAN PI H AK KETI GA
First and final warning will be given to the employee who received gift or entertainment of nominal value less than Rp. 1.000.000,- without declaring it. PHK without pesangon applied to the employee who received gift of nominal value Rp.1.000.000,- or more.
Some Business Units may govern supplemental policies regarding this gifts and entertainment, which should be approved by the CEO MNC Group
Dealing with Suppliers
Purchase of all goods and services should be on the basis of price, quality, availability, term and condition. When dealing with suppliers, such transactions and pricing must be based on the prudent market practices, with minimum 3 (three) vendor comparation.
Political Activities and Contributions
The Firm is not a partisan of any political parties’ organization. Therefore any business decision made for the Firm should be free from any political parties’ interest.
If Employee chooses to participate in the political process, he/she must do so as the individual, not as a representative of the Firm.
Employee must not work on a political fundraiser or other campaign activity while at work, or use the Firm’s property for these activities. Exception on this activity should be reported and approved by the Firm.
hanya boleh dilakukan oleh pihak yang berwenang di Perusahaan.
SP I dan terakhir akan diberikan kepada karyawan yang menerima hadiah atau jamuan dengan nilai kurang dari Rp. 1.000.000,- tanpa dilaporkan kepada pejabat yang berwenang. PHK tanpa pesangon akan diberikan kepada karyawan yang menerima hadiah atau jamuan dengan nilai nominal sama dengan 1Rp. 1.000.000,- atau lebih
Beberapa Unit Usaha dapat membuat aturan tambahan mengenai penerapan hadiah dan hiburan ini, serta harus mendapat persetujuan dari CEO MNC Group.
Hubungan dengan Para Pemasok
Semua pembelian barang-barang atau pengadaan servis harus didasari oleh harga, kualitas, ketersediaan, syarat dan kondisi. Dalam melakukan perjanjian dengan para pemasok, maka transaksi dan harga tersebut harus didasari oleh praktek-praktek pasar yang bijaksana, dengan melalui sedikitnya 3 (tiga) pemasok.
Kegiatan dan Kontribusi Politik
Perusahaan tidak mendukung organisasi partai politik apa pun juga. Oleh karenanya, keputusan bisnis yang dibuat oleh Perusahaan harus bebas dari kepentingan partai politik mana pun juga.
Apabila Karyawan memilih untuk berpartisipasi dalam proses politik, maka Karyawan tersebut harus melakukannya sebagai aksi individu, bukan sebagai perwakilan dari Perusahaan.
Confidential Information Policy
During the working period and continuing after discontinuing the employment with the Firm, Employee must protect and not disclose proprietary, non-public information and confidential information about the Firm and its customer, supplier or distributor.
Privacy of Employee Information
The Firm will protects the privacy and confidentiality of Employee medical and personnel records. Such records must not be shared or discussed outside the Firm. Requests for such records from anyone outside the Firm under any circumstances must be approved by the authorized person.
Approval/Waiver Request Procedure
• Whenever employee wish to accept any commitment (on your own behalf or on behalf of MNC Media) that may present a conflict of interest as described in this Policy, employee must obtain written approval in advance from The CEO MNC Group
• Approvals are given on a case by case basis. Employee must obtain separate approval for every transaction – even where there is an approval for a prior transaction of a similar nature between the same parties.
No request will be approved for serving as commissioner, director, lecturer, consultant or advisor for a company which directly competes with MCom and its subsidiaries or are suppliers or customers of MNC Media.
• If employee received a gift or advantage that does not fall within the exceptions, employee must returns gift immediately and must report the gift or advantage to the GG & OD Director.
Aturan Kerahasiaan Informasi
Selama masa kerja dan setelah pemutusan hubungan kerja dari Perusahaan, Karyawan harus tetap menjaga dan tidak menyebarluaskan hak milik, informasi non-publik dan informasi rahasia tentang Perusahaan, serta para nasabah, pemasok dan distributornya.
Kebebasan Pribadi Tentang Informasi Karyawan
Perusahaan akan melindungi kebebasan pribadi dan kerahasiaan dari catatan-catatan kesehatan dan personalia Karyawan. Catatan-catatan tersebut tidak boleh disebarkan atau dibicarakan di luar Perusahaan. Permintaan atas catatan-catatan tersebut dari luar Perusahaan dalam situasi tertentu, harus mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang.
Prosedur Persetujuan/ Permohonan penghapusan kebijakan
• Jika karyawan akan menerima komitmen (atas nama diri sendiri atau atas nama MNC Media) yang memungkinkan timbulnya konflik sesuai yang telah disebutkan dalam kebijakan, karyawan harus mendapat Persetujuan tertulis terlebih dahulu dari CEO MNC Group
• Persetujuan diberikan didasarkan atas kasus per kasus. Karyawan harus mendapatkan persetujuan tersendiri untuk tiap transaksi – meskipun telah ada persetujuan untuk kasus sebelumnya atau kasus yang sama dengan pihak yang sama
Tidak akan diberikan persetujuan untuk permohonan menjadi komisaris, direktur, dosen, konsultan maupun pengajar pada Perusahaan kompetitor MCom dan anak perusahaannya atau suplier atau customer dari MNC Media.
• Jika karyawan menerima hadiah atau manfaat diluar range yang disetujui, karyawan harus langsung mengembalikan dan harus melaporkan hadiah atau manfaat yang diterima kepada Direktur Group Governance & Organization Director .