Informasi Dokumen
- Penulis:
- Arini Fadhilah
- Pengajar:
- Dra. Khofiyan Nida
- Sekolah: MA NU Banat Kudus
- Mata Pelajaran: Bimbingan dan Konseling
- Topik: Jadwal Penelitian Konseling Kelompok dengan Teknik Token Economy
- Tipe: laporan penelitian
- Tahun: 2014
- Kota: Kudus
Ringkasan Dokumen
I. JADWAL PENELITIAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK TOKEN ECONOMY
Jadwal penelitian ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk menilai efektivitas konseling kelompok menggunakan teknik token economy. Kegiatan dimulai dengan pra-penelitian yang meliputi wawancara dan observasi kondisi awal peserta didik, dilanjutkan dengan beberapa siklus konseling kelompok yang difokuskan pada masalah-masalah yang dihadapi peserta didik.
1.1. Pra Penelitian
Pada tahap pra-penelitian yang dilakukan pada 8 Mei 2014, peneliti melakukan wawancara dan observasi selama 4 jam 15 menit untuk menilai kondisi awal peserta didik. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi dasar tentang masalah manajemen waktu dan perilaku peserta didik sebelum intervensi konseling dilakukan.
1.2. Siklus I
Siklus I dimulai dengan pertemuan pertama pada 11 Mei 2014, membahas masalah ketidakbetahan peserta didik di sekolah dan pondok. Pertemuan ini berlangsung selama 45 menit, diikuti dengan observasi keberhasilan yang dilakukan pada 17 Mei 2014 untuk mengevaluasi dampak dari sesi konseling pertama.
1.3. Pertemuan 2 Siklus I
Pertemuan kedua dilaksanakan pada 18 Mei 2014, dengan fokus pada masalah kewalahan dengan tugas internet. Sesi ini juga berlangsung selama 45 menit, di mana peserta didik diajak untuk mendiskusikan dan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi.
1.4. Pertemuan 3 Siklus I
Pertemuan ketiga diadakan pada 25 Mei 2014, membahas masalah kewalahan dengan tugas yang banyak. Observasi dilakukan pada 31 Mei 2014 untuk menilai efektivitas sesi ini dalam membantu peserta didik mengatasi masalah mereka.
1.5. Siklus II
Siklus II dimulai pada 1 Juni 2014, dengan pertemuan pertama yang membahas masalah mengantuk. Setiap pertemuan dilanjutkan dengan observasi untuk menilai dampak dari sesi tersebut terhadap peserta didik, diakhiri dengan wawancara pada 21 Juni 2014.
II. DAFTAR NAMA PESERTA DIDIK
Daftar nama peserta didik yang terlibat dalam konseling kelompok dengan teknik token economy. Setiap peserta didik memiliki inisial, nomor induk, kelas, dan jenis kelamin yang dicatat untuk keperluan administrasi dan evaluasi.
2.1. Identitas Peserta Didik
Peserta didik yang terlibat dalam penelitian ini adalah 10 siswa dari kelas X Unggulan 2, yang terdiri dari 10 perempuan. Setiap peserta didik diidentifikasi dengan inisial dan nomor induk untuk menjaga kerahasiaan dan memudahkan pengelolaan data.
III. HASIL WAWANCARA PRA PENELITIAN
Hasil wawancara dengan wali kelas dan guru bimbingan konseling mengungkapkan masalah utama yang dihadapi peserta didik terkait manajemen waktu dan ketidakdisiplinan dalam mengerjakan tugas. Informasi ini menjadi dasar untuk merancang intervensi konseling yang sesuai.
3.1. Temuan dari Wali Kelas
Wali kelas melaporkan bahwa banyak peserta didik sering terlambat dalam mengumpulkan tugas dan kurang fokus dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih terarah untuk meningkatkan disiplin dan manajemen waktu.
3.2. Temuan dari Guru Bimbingan Konseling
Guru Bimbingan Konseling juga mencatat bahwa peserta didik merasa kewalahan dengan tugas dan kegiatan yang padat, sehingga mengganggu kemampuan mereka dalam belajar dan mengatur waktu. Ini menjadi pertimbangan penting dalam merancang sesi konseling.
IV. HASIL OBSERVASI INDICATOR KEBERHASILAN
Observasi dilakukan untuk menilai indikator keberhasilan peserta didik setelah mengikuti sesi konseling. Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam manajemen waktu dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
4.1. Skor Observasi
Peserta didik dinilai berdasarkan beberapa aspek, seperti ketepatan waktu, kemampuan mengikuti pembelajaran, dan sikap asertif. Rata-rata skor menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik masih berada dalam kategori cukup, namun ada beberapa yang menunjukkan perkembangan positif.
4.2. Rencana Tindak Lanjut
Berdasarkan hasil observasi, rencana tindak lanjut mencakup pengulangan sesi konseling dan penambahan kegiatan yang lebih interaktif untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta didik terhadap manajemen waktu.
V. RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN
Rencana pelaksanaan layanan konseling kelompok dijabarkan secara rinci, termasuk tujuan, metode, dan evaluasi. Teknik token economy digunakan untuk memotivasi peserta didik dalam mengelola waktu dan tugas.
5.1. Tujuan Layanan
Tujuan dari layanan konseling ini adalah untuk membantu peserta didik dalam mengembangkan keterampilan manajemen waktu, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan memecahkan masalah individu yang dihadapi dalam konteks sekolah dan pondok.
5.2. Metode dan Evaluasi
Metode yang digunakan adalah teknik token economy, di mana peserta didik diberi token sebagai penghargaan atas perilaku positif terkait manajemen waktu. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai kemajuan peserta didik.