• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kohesivitas Kelompok Dan Dukungan Sosial

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kohesivitas Kelompok Dan Dukungan Sosial"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KOHESIVITAS KELOMPOK DAN DUKUNGAN SOSIAL PADA REMAJA PENGGUNA FACEBOOK

Ursa Majorsy1 Ratno Sumabi2

1,2Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya No 100, Depok, 16424, Jawa Barat

2[email protected]

Abstrak

Facebook merupakan salah satu situs jejaring sosial yang saat ini digemari oleh banyak kalangan di Indonesia khususnya remaja. Remaja pengguna Facebook yang sudah saling mengenal dan memiliki kedekatan hubungan akan memberikan bantuan atau dukungan sosial terhadap pengguna Facebook lainnya. Kedekatan hubungan dan saling mengenal antar pengguna Facebook dapat memunculkan keterikatan dan kekompakan atau kohesivitas dengan pengguna Facebook lainnya. Penelitian ini bertujuan menguji tingkat hubungan antara kohesivitas kelompok dan dukungan sosial pada remaja pengguna Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel yang dipilih adalah pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Karawang sebanyak 122 orang. Metode analisis data menggunakan teknik korelasi bivariate one tailed. Hasil penelitian memperlihatkan koefisien korelasi antara kohesivitas kelompok dan dukungan sosial sebesar 0.363 (p < .00) Hal ini memperlihatkan bahwa semakin tinggi kohesivitas kelompok yang terjadi di antara para remaja pengguna Facebook maka semakin tinggi pula dukungan sosial yang muncul pada diri remaja pengguna Facebook. Hal ini memperlihatkan kenyataan bahwa jejaring sosial seperti Facebook dapat menciptakan perasaan kebersamaan dan kohesivitas kelompok sehingga anggota grup dapat saling memberikan dukungan sosial satu dengan yang lain.

Kata Kunci: Kohesivitas kelompok, Dukungan sosial, Remaja, Facebook

GROUP COHESION AND SOCIAL SUPPORT IN FACEBOOK ADOLESCENT USER

Abstract

(2)

cohesive they feel each other. This fact shows that social networking like Facebook can create togetherness and group cohesion between its member, and it implies to the social support given by the member to the other member.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal ini kohesivitas kelompok memiliki peran yang cenderung mengurangi namun relatif sangat kecil (koefisien regresi -0.058) sehingga dapat ditutupi oleh

Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh korelasi yang signifikan antara dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup (r) sebesar 0,296 dengan p= 0,001 dimana p &lt; 0,01, hal

Ada hubungan antara dukungan sosial dengan derajat depresi pada penderita diabetes melitus dengan komplikasi dengan nilai koefisien korelasi r = - 0.465.Jadi

Berdasarkan analisis data menunjukkan hasil koefisien korelasi sebesar -0,112 dengan taraf signifikansi 0,308 (p  0,05) yang menunjukkan tidak ada hubungan antara

Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar = -0,381 dan p = 0,000 (p &lt; 0,05) yang berarti ada hubungan antara dukungan sosial dan homesickness pada

Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,523 dengan p = 0,000 (p &lt; 0,05) yang berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan

Hasil koefisien korelasi antara variabel dukungan sosial teman sebaya dengan perilaku bullying sebesar 0,062 dengan p sebesar 0,0269 (p&gt;0,05) ini berarti tidak

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi Influence yang memiliki hubungan positif dengan kohesivitas tim kerja.. Kedua variabel tersebut memiliki korelasi sebesar