14 KISAH SEPUTAR AL-QUR’AN
Disusun oleh :
Prima Ibnu Firdaus al-M irluny
Disebarkan oleh :
M uqaddimah
ﻢﻴﺣﺮﻟﺍ ﻦﲪﺮﻟﺍ ﷲﺍ ﻢﺴﺑ
ﹼﻥﺇ
ﺘﺴﻧﻭ ﻪﻨﻴﻌﺘﺴﻧﻭ ﻩﺪﻤﳓ ﷲ ﺪﻤﳊﺍ
ﻦﻣ ﷲﺎﺑﺫﻮﻌﻧﻭ ﻩﺮﻔﻐ
ﺌﻴﺷﻭ ﺎﻨﺴﻔﻧﺃﺭﻭﺮﺷ
ﹼﻞﻀﻣ ﻼﻓ ﷲﺍ ﻩﺪﻬﻳ ﻦﻣ ﺎﻨﻟﺎﻤﻋﺃ ﺕﺎ
ﻦﻣﻭ ﻪﻟ
ﻪﻟﺇ ﻻ ﻥﺃ ﺪﻬﺷﺃﻭ ﻪﻟ ﻱﺩﺎﻫ ﻼﻓ ﻞﻠﻀﻳ
ﹼﻻﺇ
ﻚﻳﺮﺷ ﻻ ﻩﺪﺣﻭ ﷲﺍ
ﹼﻥﺃ ﺪﻬﺷﺃﻭ ﻪﻟ
ﻤﳏ
ﻪﻟﻮﺳﺭﻭ ﻩﺪﺒﻋﺍﺪ
:
Amma ba’du :
Ini adalah 14 Kisah – Kisah Seput ar Al-Qur’an. Kisah ini sudah
kami share di facebook melalui group Forum Dirasah Al-Qur’an,
t ahun yang lalu dan sekarang kami buat arsip nya. Agar lebih
t ersebar manfaat nya, insya’Allah.
Semoga Allah Subhanahu w a t a’ala menjadikan ini sebagai
ladang amal bagi kami, bagi pembaca dan orang yang mengambil
faidah nya.
Kisah Pertama
Ingin memalsukan al-Quran, tetapi malah masuk Islam
Allah Subhanahu w a t a'ala berjanji didalam al-Quran, bahw a Dia
akan menjaga al-Quran. firman-Nya :
نﻮﻈﻔﺤﻟ ﻪﻟ ﺎّﻧإو ﺮﻛّﺬﻟا ﺎﻨﻟّﺰﻧ ﻦﺤﻧﺎّﻧإ
" Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Quran dan
sesungguhnya Kami benar - benar memeliharanya." [al-Quran
surat Al-Hijr ayat 9]
Imam al-Qurt hubi rahimahullah menyebut kan kisah menarik
yang berhubungan dengan pemeliharaan al-Quran didalam kit ab
Tafsir nya (10/ 56)
Berikut kisah nya :
Khalifah Al-M a'mun (adalah) seorang kepala negara yang
memiliki sebuah majelis diskusi. Kemudian sejumlah orang yang
berpakaian bagus, berw ajah t ampan, dan bert ubuh w angi masuk
kedalam majelis t ersebut , ia ikut berbicara. Pembicaraan nya
Ket ika majelis t ersebut selesai, Khalifah Al-M a'mun
memanggilnya dan bert anya kepadanya : " Apakah kamu orang
Israil (Yahudi)?" Ia menjaw ab : " Ya" Al-M a'mun kemudian berkat a
kepadanya : " M asuklah kedalam agama Islam, agar aku bisa
berbuat sesuat u kepadamu.!" Ia lalu memanjanjikan sesuat u
kepadanya. Tet api orang it u menjaw ab : " Agamaku adalah agama
nenek moyangku." Ia kemudian pergi
Set elah set ahun kemudian, ia dat ang lagi dalam keadaan t elah
memeluk agama Islam. Ia mahir dan sangat pint ar dalam masalah
fikih, t erlihat dari t ema pembicaraan nya. Ket ika majelis t elah
selesai, al-M a'mun memanggilnya dan berkat a : " Bukankah kamu
dulu pernah dat ang?"
Ia menjaw ab : " Ya, benar"
Khalifah Al-M a'mun bert anya lagi : " Apa yang menyebabkan mu
memeluk agama Islam?"
Ia pun bercerit a :
Kat anya : " Ket ika aku pergi dari hadapan yang mulia, aku
bermaksud menguji kebenaran agama - agama ini. Padahal
baginda saat it u memandangku orang baik. Aku kemudian
mencari Taurat dan menulis t iga naskah salinan nya. Aku
menaw arkan nya ke biara (rumah ibadah yahudi) dan mereka
membeli ket iga naskah t ersebut dariku.
Set elah it u aku mengambil Injil dan menulis t iga naskah salinan
nya. Aku menambah dan mengurangi isinya. Lalu aku masuk
kedalam gereja (rumah ibadah nasrani) dan mereka pun membeli
ket iga naskah it u dariku.
Aku kemudian mengambil al-Quran dan membuat t iga naskah
salinan nya. Aku menambah dan mengurangi isinya. Kemudian
aku masukkan ke t empat penjual kert as, mereka (penjual kert as
yang muslim it u) membolak balik lembaran nya. Ket ika mereka
mendapat kan ada t ambahan dan kekurangan padanya, mereka
membuangnya dan t idak mau membelinya. Dari sit u aku t ahu
bahw a al-Qur'an ini t erjaga. Dan it ulah yang menyebabkan aku
masuk Islam."
[At -Tafsir An-Nabaw i li Al-Quran, DR.Salman Fahd. Terjemahan
nya Bagaimana Nabi dan Sahabat M enafsirkan al-Quran hal
Demikianlah, salah sat u kisah bagaimana Allah Subhanahu w a
t a'ala menjaga al-Quran melalui para penghafal al-Quran.
semoga bermanfaat .
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Desa M erlung, 12 Ramadhan 1433 H / 1 Agust us 2012 M
---oOo---
Kisah Kedua "W afat Karena al-Quran"
M uhammad bin Basyar Al-M akki rahimahullah bercerit a :
" Pada suat u hari kami pernah bersama Ali bin Al-Fudhail, kam i
melew at i sebuah halaqah al-Quran yang gurunya sedang
membaca firman Allah Subhanahu w a Ta'ala :
ىﺰﺠﻳو اﻮﻠﻤﻋ ﺎﻤﺑ اﻮﺌﺳأ ﻦﻳﺬّﻟا ىﺰﺠﯿﻟ
ﻰﻨﺴﺤﻟﺎﺑ اﻮﻨﺴﺣأ ﻦﻳﺬّﻟا
" …(Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang -
orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang t ela mereka
kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang - orang
yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)."
M aka Ali bin Al-Fudhail pada saat it u t ersent ak lalu pingsan.
Kemudian dat anglah Al-Fudhail -ayahnya- dan berkat a : " Sungguh
dia adalah orang yang meninggal karena al-Quran." Kemudian dia
(al-Fudhail) membaw anya.
Beberapa orang yang membaw anya bercerit a kepada ku
(M uhammad bin Basyar) bahw asanya Al-Fudhail berkat a t ent ang
anaknya yakni Ali, bahw a pada hari it u t idak dapat melaksanakan
shalat zhuhur, ashar, maghrib, dan shalat isya', karena ia belum
sadar dari pingsan nya, dan ket ika malam hari barulah beliau
sadar lalu beliau mengerjakan shalat - shalat yang t ert inggal oleh
nya.
Al-Khat ib berkat a : " Beliau (Ali) meninggal sebelum ayahnya
(Al-Fudhail) yait u beberapa saat set elah mendengar ayat yang
dibaca, maka dia pun pingsan lalu meninggal seket ika it u juga.
Ibrahim Basysyar berkat a : " Ayat yang menyebabkan Ali bin
Al-Fudhail meninggal dunia adalah ayat dalam surat al-An'aam :
رﺎّﻨﻟا ﻰﻠﻋ اﻮﻔﻗو ذإ ىﺮﺗ ﻮﻟو
.
ّدﺮﻧ ﺎﻨﺘﯿﻠﻳ ﻮﻟﺎﻘﻓ
" Dan seandainya engkau (M uhammad) melihat ket ika mereka
dihadapkan ke neraka, mereka berkat a : " Seandainya kami
Aku t ermasuk orang yang menshalat kan nya. Semoga Allah
merahmat inya."
[100 Qishshah min Qashash Ash-Shalihin. Lihat , Agar Anak
M udah M enghafal al-Quran, hal 154 - 155. karya Hamdan Hamud
Al-Hajiri. cet Darus Sunnah]
ٍ
Subhanallah... Alangkah Dahsyat al-Quran.
Bagaimana dengan kit a..!
Sudah kit a memaham i al-Quran dengan baik..?
Semoga Allah memudahkan kit a didalam memahami ayat ayat
-Nya dan mengambil pelajaran dari kit ab--Nya.
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus al-M irluny
Desa M erlung, Kamis : 13 Ramadhan 1433 H / 02 Agust us 2012 M
Kisah Ketiga
Ibu Berusia 65 tahun, Buta huruf, M enghapal al-Quran selama 16 tahun. Bagaimana dengan kita?
Seorang ibu bernama Ummu M uhammad (Wadhha At h-Tahyyar)
berusia 65 t ahun.
Ia bercerit a : " Proses penyimakan yang t erus m enerus dan alat
perekam merupakan dua karunia Allah yang mempunyai andil
besar dalam mew ujudkan keinginan ku unt uk menghafal
al-Quran al-Karim.
Perjalanan hidup ku bersama hafalan al-Quran t elah berjalan 16
t ahun lamanya, t et api sungguh aku sangat merasa kebahagiaan
yang hakiki khususnya ket ika aku baru mulai menghafal al-Quran.
Diant ara unsur pent ing yang dapat membant u dalam menghafal
adalah adanya niat yang jujur, ikhlas karena Allah semat a, dan
bersabar t erhadap segala kesulit an. Sesungguhnya aku adalah
seorang but a huruf yang t idak bisa membaca dan menulis
sehingga aku banyak mendapat kan kesulit an yang luar biasa
diaw alnya. Namun segala puji hanya milik Allah, aku
guru w anit a unt uk dat ang kerumahku mem baca al-Quran kepada
ku dan menyimak hafalanku set iap harinya. Tidak lupa pula
bahw a mot ivasi anak-anak ku yang t iada hent inya merupakan
dorongan bagi ku unt uk meneruskan kegiat anku dalam
menghafal.
Karena but a huruf, maka ket ergant ungan ku pada indra
pendengaran merupakan hal yang paling ut ama bagi ku. Ini
merupakan salah sat u karunia Allah sebagai ganti dari sifat but a
hurufku sehingga bisa mew ujudkan impianku mengkhat amkan
al-Quran selama 16 t ahun di lingkungan ahli al-al-Quran. Aku
memohon kepada Allah agar menjadikan ku t ermasuk hamba -
hamba-Nya ahli Quran, karena al-Quran adalah cahaya bagi
manusia sew akt u didalam kuburnya.
Akhir kat a aku mengajak saudari - saudari ku unt uk menghafal
al-Quran karena sesungguhnya hal t ersebut mudah dan ringan
sekali bagi siapa saja yang dim udahkan oleh Allah Ta'ala."
[M ajalah Al-Usrah hal 15. Lihat , Agar Anak M udah M enghafal
Subhanallah, bagaimana dengan kit a yang masih muda, apalagi
-alhamdulillah- sebagian kit a t idak but a huruf? Kemana w akt u kit a
pergi dan habiskan?
M ulailah...bacalah, hafallah, dan ulangilah
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Desa M erlung-Jambi, 16 Ramadhan 1433 H / 5 Agust us 2012 M
---oOo---
Kisah Keempat
Singa pun M endengarkan al-Quran dengan Khusyu'
Ahmad bin Thulun adalah salah seorang pemimpin M esir Zaman
dahulu dan juga merupakan seorang Ulama yang memiliki
kedudukan yang mulia. Nama lengkapnya adalah Abu Al-Hasan
bin Ahmad bin Banan. Beliau rahimahullah pernah mendekam di
penjara.
Penyabab dia dijebloskan ke penjara adalah karena dia dahulu
mendakw ahinya. Pejabat t ersebut pun marah kepada beliau
sepert i orang yang pura - pura t idak menget ahui sabda Rasulullah
Shallallahu'alaihi w a sallam : " Ada dua orang yang apabila dua
orang ini baik, maka menjadi baiklah umat dan apabila buruk,
maka akan menjadi buruklah umat t ersebut yakni para ulam a
dan umara."
Pejabat it u marah dan hilanglah kesabaran nya lalu dia
memerint ahkan kepada para pent aranya : " Seret lah orang ini dan
sodorkanlah dia kepada singa yang kelaparan. Kemudian kuncilah
dia bersama singa t ersebut dan biarkanlah dia, hingga t ubuhnya
habis dimakan singa."
Ulama t ersebut yakni Ahmad Thulun dimasukkan ke dalam
penjara dengan Singa yang sedang kelaparan. Keesokan harinya,
para penjaga penjara menemukan ulama t ersebut sedang duduk
dengan t enang dan nyaman sambil berdzikir mengingat Allah
Ta'ala dan membaca ayat - ayat Al-Quran yang penuh berkah.
M ereka mendapat i singa yang kemarin kelaparan t ersebut
sedang menundukkan kepalanya dengan t enang dan penuh
Bagaimana bisa demikian? Ket ahuilah karena sesungguhnya
al-Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa
yang disesat kan Allah, niscaya t ak ada baginya seorang
pemimpinpun." [al-Quran surat az-Zumar ayat 23]
Kemudian bagaimana t idak? Yang t elah menurunkan
al-Quran it u adalah Allah Ta'ala yang t elah berfirman :
ﻦﻣ ﺎﻋﺪﺼﺘﻣ ﺎﻌﺷﺎﺧ ﻪﺘﻳﹶﺃﺮﱠﻟ ﹴﻞﺒﺟ ٰﻰﹶﻠﻋ ﹶﻥﺁﺮﹸﻘﹾﻟﺍ ﺍﹶﺬٰﻫ ﺎﻨﹾﻟﺰﻧﹶﺃ ﻮﹶﻟ
ﻪﱠﻠﻟﺍ ﺔﻴﺸﺧ
ۚ
" Kalau sekiranya Kami t urunkan Al-Quran ini kepada sebuah
gunung, past i kam u akan melihat nya t unduk t erpecah belah
disebabkan ket akut annya kepada Allah. Dan
perumpamaan-perumpamaan it u Kami buat unt uk manusia supaya mereka
berfikir." [al-Quran surat al-Hasyr ayat 21]
['Ajaib Qishash hal 82. Lihat , Agar Anak M udah M enghafal
al-Quran hal 156-158. Hamdan Hamud Al-Hajiri]
Subhanallah... Jika Singa yang buas yang sedang kelaparan saja
khusyu' mendengarkan al-Quran, lalu bagaimana dengan kit a?
Kit a bisa membaca al-Quran, alhamdulillah. Tapi sudah kah kit a
khusyu' dan mengambil pelajaran dari al-Quran?
Allah Subhanahu w a t a'ala berfirman :
ﹴﺮﻛﺪﻣ ﻦﻣ ﹾﻞﻬﹶﻓ ﹺﺮﹾﻛﱢﺬﻠﻟ ﹶﻥﺁﺮﹸﻘﹾﻟﺍ ﺎﻧﺮﺴﻳ ﺪﹶﻘﹶﻟﻭ
Dan sesungguhnya t elah Kami m udahkan Al-Quran unt uk
pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
[al-Qamar ayat 17, 22, 32, 40]
Pelajarilah, dan Amalkanlah.
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Kisah Kelima
M enghafal al-Quran ketika menunggu Sidang
Syaikh DR.Yahya bin Abdurrazzaq al-Ghaut sani hafizhahullah
bercerit a :
" Kisah unik lain yang saya dengar juga adalah para t ahanan di
salah sat u penjara t idak ada yang memiliki mushaf al-Quran. Oleh
karena it u, masing masing dari mereka (para narapidana)
mendikt ekan hafalan al-Quran yang dia miliki kepada narapidana
lain nya, sehingga semua narapidana dapat menghafal seluruh
al-Quran (t anpa mushaf). Kecuali halaman t erakhir dari surat
Al-Anfaal. Sebab t idak ada seorang pun dari mereka yang
menghafalnya. Hal ini sangat merisaukan mereka. Hingga
akhirnya, ket ika t iba giliran persidangan salah seorang dari
mereka, dan ia keluar menuju lorong pengadilan unt uk
menunggu giliran, maka hal yang pert ama yang ia (salah seorang
narapidana) lakukan adalah mencari orang yang menghafal
penghujung surat al-Anfaal.
Secara kebet ulan ia mendapat kan nya diant ara orang - orang
yang hadir disit u. Lalu orang it upun mendikt ekan hafalan nya
ia pun kembali kepada t eman - t eman nya dengan membaw a
hadiah yang paling berharga.
Sekembalinya ke penjara, mereka (nara pidana) lain nya langsung
berkerumun disekelilingnya, lalu ia mendikt ekan (halaman
t erakhir dari surat al-Anfaal) kepada yang lain nya. Ternyat a
mereka langsung dapat menghafalnya sejak pert ama kali
mendengarnya, sepert i layaknya surat al-Fat ihah."
[Cara M udah dan Cepat M enghafal al-Quran hal 202-203,
DR.Yahya bin Abdurrazzaq al-Ghaut sani. cet Pust aka Imam Syafi'i.
judul asli nya Kaifa Tahfazhul Quran al-Karim]
Subhanallah, begit u semangat nya para narapidana ini dalam
menghafal al-Quran.
Bagaimana dengan kit a?
Semoga Allah memudahkan kit a unt uk menghafal al-Qur’an.
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Desa M erlung, Senin : 17 Ramadhan 1433 H / 06 Agust us 2012 M
Kisah Keenam
Seorang Penyanyi M enjadi Seorang Qari' al-Quran
Dari Abdullah bin M as'ud Radhiyallahu'anhu, : " Bahw a pada
suat u hari, beliau melew at i suat u t empat pada arah Kufah, t iba -
t iba beliau mendapat i sekumpulan orang - orang fasik yang
sedang meminum khamr. Diant ara mereka, ada seorang
penyanyi yang bernama Radzan yang bernyanyi sambil
memainkan alat musik, dan memiliki suara yang indah. Kemudian
ket ika Abdullah bin M as'ud mendengar suaranya ia berkat a :
" Aduhai alangkah indahnya suara ini seandainya digunakan unt uk
membaca al-Quran." Kemudian Abdullah bin M as'ud menut upi
kepalanya dengan kain nya dan berlalu.
Ket ika Radzan mendengar ucapan Ibnu M as'ud (secara
sayup-sayup), ia pun bert anya kepada t eman - t eman nya : " Siapakah
orang ini?" M aka t eman - t eman nya menjaw ab : " Dia adalah
Abdullah bin M as'ud Radhiyallahu'anhu, dia adalah sahabat
Rasulullah Shallallahu'alaihi w a sallam."
Kemudian ia (Radzan) bert anya lagi : " Apa yang ia kat akan t adi?"
Lant as mereka menjaw ab : " Sesungguhnya ia t adi berkat a :
" Aduhai alangkah indahnya suara ini seandainya digunakan unt uk
membaca al-Quran."
Kemudian t ersent uhlah hat i Radzan dengan ucapan t ersebut , lalu
ia pun melempar Al-'Ud (semacam alat m usik jenis kecapi)
ket anah dan menghancurkan nya.
Kemudian ia bergegas mencari Abdullah bin M as'ud
Radhiyallahu'anhu hingga ia menemuinya, lalu ia melet akkan
sapu t angan dilehernya. Lant as ia menangis dihadapan Abdullah
bin M as'ud, maka Abdullah bin M as'ud memeluknya dan
menangislah mereka berdua.
Kemudian Abdullah bin M as’ud berkat a : " Bagaimana aku t idak
mencint ai orang yang Allah Ta'ala t elah mencint ai nya (karena
bert aubat )." Ia pun bert aubat dari dosanya dan senant iasa
mengikut i pelajaran Abdullah bin M as'ud. Sehingga ia pun
mendapat kan banyak manfaat dari al-Quran sert a ilmu darinya,
yang pada akhirnya hal t ersebut menjadikan nya seorang Imam
M enghafal al-Quran, hal 168-169. Hamdan Hamud Al-Hajiri. cet
Darus Sunnah]
Subhanallah... Sangat jarang sekali yang ada sepert i ini
pada zaman ini. Bahkan yang banyak t erjadi adalah orang yang
dianggap ust adz, menjadi seorang Penyanyi. La Haula w a La
Quw at a Ilaa Billah -semoga Allah memberi hidayah kepada
mereka-
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Desa M erlung, Selasa : 18 Ramadhan 1433 h / 07 Agust us 2012 M
---oOo---
Kisah Ketujuh
Aku membenci al-Quran dan Al-Quran pun meninggalkan diri ku
Syaikh M uhammad Ya'qub hafizhahullah berkat a :
" Aku pernah duduk bersama seseorang yang t ermasuk dari
kalangan konglomerat yang t ernama. Kemudian ia bercerit a
kepada ku : " Wahai Syaikh, apakah engkau menget ahui bahw a
dahulu aku pernah menghafal al-Quran Al-Karim seluruhnya. Hal
it u karena dahulu orangt uaku selalu memaksaku unt uk
Namun, aku sebenarnya t idak mencint ai al-Quran sedikit pun. La
Haula w a La Quw at a Ila Billah, just ru yang aku rasakan al-Quran
adalah kesedihan bagi hat iku.
Aku seringkali berangan - angan agar aku bisa mengendarai
mobil, kemudian aku dapat t inggal di villa dan memiliki sebuah
pabrik. Aku t idak menginginkan al-Quran, aku ingin menjadi kaya,
aku ingin menjadi raja dan aku ingin.... aku ingin... aku ingin..."
Kemudian laki - laki it u melanjut kan cerit anya : " Pada suat u
malam, aku berm impi dan ku lihat dalam mim piku sebuah hal
yang aneh. Aku memegang mushaf dan mendekapnya ke dadaku
dengan erat dan penuh rasa cint a, kemudian dat anglah seorang
laki laki dan beliau mengambil al-Quran dariku dengan kasar dan
kuat .
Pada pagi harinya, aku t idak dapat mengingat al-Quran w alaupun
sat u huruf sekalipun. Kemudian aku meneruskan pendidikan ku
ke jenjang perguruan t inggi jurusan bisnis. Setelah it u semua,
Allah membukakan bagiku dunia berupa hart a dan benda yang
berlimpah.
Demi Allah, Demi Allah, aku t idak perlu berdust a. Sungguh t elah
berlalu 10 t ahun lamanya, sement ara aku kini berusia 68 t ahun,
aku t idak dapat merasakan nikmat nya t idur, kecuali set elah
badanku t erasa lelah karena menangis dan merat ap, menyesali
diriku dengan apa yang t elah aku lakukan t erhadap al-Quran.
Sekarang w ahai Syaikh, aku t idak mampu menghafal al-Quran
w alaupun hanya sat u ayat saja dan yang lebih parahnya lagi aku
t idak mampu membaca w alaupun hanya sat u ayat . La Haula w a
La Quw at a Ilaa Billah." [Agar Anak M udah M enghafal al-Quran
hal 166-167, Hamdan Hamud Al-Hajiri. cet Darus Sunnah]
Siapa yang membenci al-Quran, maka Allah Subhanahu w a t a'ala
t idak membut uhkan nya.!
ِرﺎَﺼْﻳَﻷْا ﻰِﻟْوُﺄﻳ اْوُﺮِﺒَﺘْﻋﺎَﻓ
“ Ambilah ibarat (pelajaran dari kejadian it u) hai orang-orang yang
mempunyai pandangan” . (Al-Hasyr : 2)
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Kisah Kedelapan
Ku Robek Al-Quran, Al-Quran pun M erobek Hidup ku
Imam Al-M aw ardi rahimahullah mencerit akan didalam kit ab nya
Adab Ad-Din w a Ad-Dunya bahw asanya Al-Walid bin Yazid bin
Abdul M alik pada suat u hari bermain - main dengan mushaf
al-Quran sebelum ia keluar dari rumahnya, maka dia membuka
mushaf, t erbukalah firman Allah Subahanhu w a t a'ala :
ﺪﯿﻨﻋ رﺎّﺒﺟ ّﻞﻛ بﺎﺧو اﻮﺤﺘﻔﺘﺳاو
" Dan mereka memohon diberi kemenangan dan binasalah semua
orang yang berlaku sew enang - w enang lagi keras kepala."
[al-Quran surat Ibrahim ayat 15]
Kemudian ia merobek - robek mushaf al-Quran t ersebut dan
berkat a : " Apakah engkau mengancam set iap orang yang keras
kepala lagi pembangkang? Inilah aku orang yang keras kepala lagi
pembangkang. Apabila engkau mendat angi Rabbmu pada hari
kiamat nant i, Kat akanlah : " Wahai Rabbku, sesungguhnya Walid
t elah merobek - robek ku."
Beberapa hari kemudian, Allah memberikan nya kemat ian
dengan seburuk - buruk kemat ian. Kepalanya disalib di ist ana nya
sendiri diat as pagar t ert inggi di negerinya."
[Adab Ad-Din w a Ad-Dunya hal 307, Al-M arw adi. Lihat , Agar Anak
M udah M enghafal al-Quran 172-173, Hamdan Hamud Al-Hajiri.
cet Darus Sunnah]
ِرﺎَﺼْﻳَﻷْا ﻰِﻟْوُﺄﻳ اْوُﺮِﺒَﺘْﻋﺎَﻓ
“ Ambilah ibarat (pelajaran dari kejadian it u) hai orang-orang yang
mempunyai pandangan” . (Al-Hasyr : 2)
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Desa M erlung, Rabu : 19 Ramadhan 1433 H / 08 Agust us 2012 M
---oOo---
Kisah Kesembilan
M enangis karena 1 Ayat al-Quran
Pada suat u malam, M uhammad bin Al-M unkadir rahimahullah
menangis hingga membuat keluarganya merasa khaw at ir
t erhadap nya.
M ereka pun bert anya kepadanya. " Apa yang menyebabkan mu
menangis?" Namun beliau t erdiam dan t erus menerus menangis.
Kemudian keluarganya mengirim ut usan kepada Abu Hazim
unt uk memberi t ahu keadaan nya. Oleh karena it u, dat anglah
Abu Hazim dan mendapat i beliau sedang menangis, lant as dia
(Abu Hazim) bert anya kepada nya (M uhammad bin Al-M unkadir)
: " Wahai saudaraku, apa yang menyebabkan mu menagis?
Sungguh engkau t elah membuat keluarga mu khaw at ir?"
M aka dia (M uhamamd bin Al-M unkadir) menjaw ab :
" Sesungguhnya aku t elah melew at i sebuah ayat dari al-Qur'an."
Lalu Abu Hazim rahimahullah meneruskan pert anyaan nya " Ayat
apakah it u?"
M uhammad bin Al-M unkadir menjaw ab : " Firman Allah Azza w a
Jalla :
ﻦﻣ ﻪﹺﺑ ﺍﻭﺪﺘﹾﻓﺎﹶﻟ ﻪﻌﻣ ﻪﹶﻠﹾﺜﻣﻭ ﺎﻌﻴﻤﺟ ﹺﺽﺭﹶﺄﹾﻟﺍ ﻲﻓ ﺎﻣ ﺍﻮﻤﹶﻠﹶﻇ ﻦﻳﺬﱠﻠﻟ ﱠﻥﹶﺃ ﻮﹶﻟﻭ
ﺔﻣﺎﻴﻘﹾﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﹺﺏﺍﹶﺬﻌﹾﻟﺍ ِﺀﻮﺳ
ۚ
" Dan sekiranya orang-orang yang zalim mempunyai apa yang ada
di bum i semuanya dan (ada pula) sebanyak it u besert anya,
niscaya mereka akan menebus dirinya dengan it u dari siksa yang
buruk pada hari kiamat . Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah
yang belum pernah mereka perkirakan." [al-Quran surat
az-Zumar ayat 47]
M aka Abu Hazim menangis juga dan t angisan mereka berdua
semakin menjadi - jadi. Sebagian keluarga Ibnu Al-M unkadir
berkat a kepada Abu Hazim : " Kami membaw a mu agar dapat
menyelesaikan masalahnya, t et api engkau just ru malah
menambahnya (menanggis)." Kemudian dia mencerit akan
kepada mereka apa yang sebenarnya menyebabkan mereka
berdua menangis." [100 Qishshah M in Qashsh Ash-Shalihin.
Lihat , Agar Anak M udah M enghafal al-Quran hal 155-156,
Hamdan Hamud AL-Hajiri. cet Darus Sunnah]
Subhanallah…
Kapan air mat a kit a mengalir karena al-Quran? Karena makna
yang dikandung nya?
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Kisah Kesepuluh
Pencinta Nyanyian dan Pencinta al-Quran Ketika W afat
Simak kisah berikut , dan ambillah pelajaran dari nya.
Salah seorang pekerja pemant au lalu lint as bercerit a :
" Tiba - t iba kami mendengar suara t abrakan yang kuat , t ernyat a
sebuah mobil yang menabrak mobil yang lain nya. Ini merupakan
sebuah kecelakaan yang sulit unt uk digambarkan, karena ada dua
orang dalam keadaan sangat parah. Kemudian kami
mengeluarkan dan membaringkan mereka dit epi jalan. Lalu kami
berusaha mengeluarkan pemilik mobil yang sat unya, t et api kami
menemukan nya t elah meninggal dunia.
Kemudian kami kembali kepada kedua orang t adi, dan t ernyat a
kami menemukan mereka dalam keadaan sekarat , maka dengan
segera t eman ku men-t aqin-kan kepadanya kalimat Syahadat .
Tet api lidah kedua orang t ersebut just ru malah melant unkan
nyanyian. Keadaan ini semakin membuat ku merinding, t et api
t emanku berlaku sebaliknya, ia t erus men-t alqin-kan kalimat
syahadat kepada mereka berdua karena ia menget ahui
bagaimana seharusnya bersikap t erhadap keadaan yang
berdua t erus melant unkan nyanyian - nyanyian, dan semakin
lama suara lant unan mereka semakin melemah. Kemudian orang
yang pert ama diam lalu di ikut i dengan orang yang kedua hingga
akhirnya mereka pun menghembuskan nafas nya yang t erakhir.
Lant as ia (t aman ku) berkat a : " Aku belum pernah menyaksikan
kejadian yang sepert i ini dalam hidupku."
Kemudian kami membaw a mereka berdua dengan mobil.
Teman ku berkat a : " Sesungguhnya manusia it u mengakhiri
hidupnya dengan kebaikan at au keburukan t ergant ung dengan
keadaan lahir dan bat in nya."
M aka aku pun t akut dengan kemat ian, aku banyak mengambil
pelajaran dari kejadian t ersebut dan melakukan shalat pada hari
it u dengan khusyu'.
Berselang beberapa w akt u, t erjadi lagi sebuah kecelakaan yang
sangat mengherankan pula yang menimpa seseorang yang
mengendarai mobil dengan kecepat an yang biasa.
Pada w akt u it u, m obilnya sedang dalam keadaan rusak karena
Ia pun t urun dari mobilnya unt uk memperbaiki kerusakan pada
salah sat u ban, kemudian secara t iba - t iba dat ang sebuah mobil
yang melaju dengan kencang, dan menabraknya dari belakang
lalu ia t erjat uh dengan luka yang cukup parah. Kemudian kami
membaw anya dengan mobil lalu menghubungi rumah sakit .
Ia adalah seorang pemuda yang masih berusia belia. Seorang
yang berpegang t eguh dengan agamanya yang dapat t erlihat
jelas dari penampilan nya dan ket ika kami membaw anya kami
mendengar bergumam, t et api kami t idak bisa mengert i apa yang
sedang ia kat akan. Namun ket ika kami melet akkan nya didalam
mobil dan berjalan (menuju rumah sakit ), maka barulah kami
dapat mendengar nya dengan jelas. Ternyat a ia sedang
melant unkan Al-Qur'an dengan suara lemah. Subhanallah.
Dia t erlihat melakukan hal t ersebut ket ika dalam keadaan krit is.
Ia t erus melant unkan al-Quran dengan suara yang indah dan t iba
- t iba ia t erdiam. Kemudian aku menoleh ke belakang dan
t ernyat a dia sedang mengangkat jari t elunjuknya sambil
bersyahadat kemudian kepalanya t ert unduk. Aku pun meloncat
ke belakang, aku sent uh t angan nya, dadanya, nafasnya, t idak
Aku pun menat apnya dan menet eskan air mat aku. Lalu aku
memberit ahukan t eman ku bahw a ia t elah m eninggal dunia,
maka t eman ku pun menangis. Aku pun masih menangis t erisak
dan suasana didalam mobil menjadi sangat mengharukan sekali,
hingga kami t iba dirumah sakit .
Kemudian kami memberit ahukan kejadian nya kepada set iap
orang yang kami t emui. Banyak diant ara mereka yang t erharu
dan ikut menet eskan air mat a. Diant ara mereka, ada yang set elah
mendengar kisah pemuda t ersebut , lalu pergi menghampirinya
lalu mencium kening pemuda t ersebut . Semua nya bersikeras
unt uk t et ap duduk disana unt uk menshalat kan nya. Salah
seorang pet ugas menghubungi rumah pemuda ini dan pada saat
it u, orang yang menerima t elepon adalah saudara kandungnya.
Kemudian ia berkat a t ent ang saudara nya it u : "Dia pergi set iap
hari Senin unt uk mengunjungi neneknya yang t inggal sendirian
didesa dan dia selalu mencari para janda, anak - anak yat im, dan
orang - orang miskin (unt uk bersedekah). Orang - orang didesa
t ersebut sangat mengenalnya dan ia juga selalu membaca buku -
buku dan kaset - kaset , sedangkan mobilnya penuh dengan beras
membut uhkan hingga permen unt uk anak - anak pun t idak dia
lupakan.
Dia selalu menjaw ab jika dit anya t ent ang jauhnya jarak
perjalanan yang dia t empuh " Sesungguhnya aku selalu
mengambil manfaat dari jauhnya perjalanan dengan menghafal
al-Quran dan mengulangnya, dan juga dengan kaset - kaset yang
bermanfaat , sesungguhnya aku selalu mem ohon ganjaran pahala
at as set iap langkah yang aku ayunkan."
Salah seorang yang hadir disana berkat a : " Dulu aku sering
merasa bahw a diriku selalu t erombang ambing t anpa arah di
dalam kehidupan ini. Aku selalu dihempaskan oleh kebingungan
dari segala arah karena w akt u ku banyak yang kosong dan
penget ahuan ku yang sedikit dan aku pada w akt u it u sangat jauh
sekali dari Allah. Ket ika kami menshalat kan pemuda t ersebut , lalu
kami menghadiri penguburan nya dan set elah pemuda it u
memulai menjalani hari pert amanya diakhirat , m aka aku seolah -
olah mulai menjalani hari pert amaku didunia ini. Aku benar -
[Hikayat M in Suu' Al-Khat imah hal 37-38. Lihat , Agar Anak M udah
M enghafal al-Quran hal 181-184. Hamdan Ham ud Al-Hajiri. cet
Darus Sunnah]
Alangkah indahnya akhir kehidupan para ahli Qur'an, para
penghafal al-Quran.
Dan alangkah buruknya akhir kehidupan para ahli nyanyian.
Semoga Allah memasukkan kit a kedalam golongan ahli al-Quran.
aamiin
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus Al-M irluny
Desa M erlung, Sabt u : 22 Ramadhan 1433 H / 11 Agust us 2012 M
---oOo---
Kisah Kesebelas
Keajaiban Hafalan dan Kekuatan M emori
1. Hafal al-Quran dalam w akt u 3 hari.
Hisyam bin M uhammad Al-Kalbi yakni seorang ahli nasab yang
t erkenal, penulis buku Al-Jamharat u fi Al-Ansab, beliau berkat a :
seorang pun. Aku mempunyai paman yang selalu menegurku jika
t idak memiliki hafalan al-Quran. Lant as aku masuk ke rumah kami
dan bersumpah t idak akan keluar sebelum aku dapat menghafal
al-Quran seluruhnya. Kemudian aku pun menghafalnya hanya
dalam w akt u 3 hari saja."
2. Hafal al-Quran dalam w akt u 40 hari.
Disebut kan bahw a Amir Asy-Sya'bi yakni seorang Tabi'in yang
dikenal sebagai Ulama Kufah, beliau mam pu menghafal al-Quran
hanya dalam w akt u 40 hari saja.
3. Hafal al-Quran dalam w akt u 80 hari.
Disebut kan dalam biografi Imam Ibnu Syihab az-Zuhri
rahimahullah bahw a beliau menghafal al-Quran selama 80 hari.
4. Hafal al-Quran dalam w akt u 2 bulan.
Disebut kan dalam biografi Abu Wa'il Syaqiq bin Salamah
disebut kan bahw asanya beliau menghafal al-Quran selama dua
bulan.
5. Hafal al-Quran dalam usia 5 t ahun.
Imam Al-Khat ib Al-Baghdadi menyebut kan t ent ang gurunya yang
bernama Abdullah bin Al-Laban bahw asanya beliau t elah
menghafal al-Quran ket ika usia beliau baru menginjak 5 t ahun.
6. Hafal al-Quran dalam w akt u 3 bulan.
Dalam sebuah saluran t elevisi Al-Fajar ada pert emuan dengan
Syaikh Shabir Abd Al-M aqsud. Syaikh bercerit a t ent ang dirinya :
“ Aku ingin menghafal al-Quran, maka aku memint a pert olongan
kepada Allah unt uk menghafalnya dan t idak lama sekit ar 3 bulan
t ernyat a aku sudah menghafal al-Quran dengan mant ap. Bahkan
aku menghafal pula nomor – nomor ayat dan t idaklah ada sat u
ayat dari al-Quran, melainkan aku menghafalnya berikut
nomornya, Aku t idak pernah salah kecuali dua kali saja.” Padahal
beliau adalah seorang yang diuji dengan kebut aan sehingga t idak
bisa melihat .
7. Hafal al-Quran dalam w akt u 2 bulan.
Dalam kit ab Ulamauna karya Fahd al-Badrani dan Fahd al-Barak
disebut kan t ent ang biografi Syaikh Abdurrahman Ad-Dausari
bahw asanya “ Beliau menghafal al-Quran al-Karim hanya dalam
menjauhkan diri dari manusia, bahkan beliau t idak kelaur rumah,
melainkan unt uk shalat saja.”
[Agar Anak M udah M enghafal al-Quran hal 185, 189-190 dan
194, Hamdan Hamud Al-Hajiri. Cet Darus Sunnah]
Subhanallah…
Sangat jauh nya kit a jika dibandingkan dengan mereka.
Semoga Allah memudahkan kit a didalam menghafal dan
mempelajari al-Quran dan mengamalkan nya.
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Desa M erlung, Sabt u 22 Ramadhan 1433 H / 11 Agust us 2012 M
---oOo---
Kisah Keduabelas
Sesungguhnya Al-Qur'an dit urunkan kepada Rasulullah
Shallallahu'alaihi w a sallam dikot a M ekkah dan kaum M usyrikin
sert a kaum kafirin pada saat it u mendengarnya. M ereka
t inggi, sert a kefasihan nya dan penjelasan nya yang
menakjubkan. Tidak ada sat u pun dari manusia yang sanggup
menandinginya at au menyamainya. Seandainya saja mereka
t idak membangkang dan sombong, niscaya mereka t elah menjadi
orang - orang yang mendapat hidayah, t et api kesombongan t elah
menghalangi mereka dari Islam dan menghalangi mereka dari
beriman.
Berikut ini beberapa cont oh orang yang t ergerak hat inya dengan
ket inggian sast ra Al-Qur'an dan t ercat at dari pengungkapan
mereka dibeberapa kesempat an yang berbeda t ent ang nya,
pengakuan mereka akan ket inggian bahasa al-Qur'an, keindahan
penjelasan nya sert a luasnya cakupan nya.
Abu Sufyan, Akhnas dan Abu Jahl yang M encuri Bacaan Al-Qur'an
Tat kala Rasulullah Shallallahu'alaihi w a sallam shalat di rumahnya
di M ekkah dan sedang membaca al-Qur'an, m aka t iba - t iba
dat ang Abu Sufyan bin Harb (sebelum dia masuk Islam),
AlAkhnas bin Syuraik dan Abu Jahl bin Hisyam unt uk menguping Al
masing dari mereka mengambil posisi unt uk duduk disisi rumah
beliau, sedangkan sat u sama lain dari mereka t idak saling
menget ahui, hingga t at kala fajar menyingsing set iap dari mereka
pun bergegas unt uk kembali kerumahnya masing - masing.
Namun t at kala hendak beranjak pulang, dipert engahan jalan,
mereka saling bert emu.
M ereka pun saling mencela sat u sama lain nya dan saling berkat a
: " Jangan kalian ulangi lagi karena seandainya orang - orang
rendahan menget ahui kalian, maka sungguh kalian t elah melukai
hat i mereka." lalu mereka pun pulang.
Pada malam yang kedua, kembalillah set iap dari mereka ke
t empat semula unt uk mencuri bacaan dan mendengar al-Qur'an,
lalu mereka bermalam disit u unt uk mendengarkan Al-Qur'an,
hingga ket ika fajar menyingsing, mereka pun bergegas pergi dan
bert emu lagi, maka sat u sama lain saling berkat a kepada yang
lain nya sebagaimana yang mereka kat akan pada pert emuan
sebelumnya, kemudian mereka pulang.
Terulang lagi hal it u pada malam ket iganya, lalu mereka berkat a,
perjanjian unt uk t idak kembali lagi mendengarkan Al-Qur'an.”
M aka mereka pun saling berjanji unt uk t idak kembali lagi,
kemudian mereka pulang kerumah.
Pada pagi hari keesokan hari nya, pergilah Al-Akhnas bin Syuraik
ke rumah Abu Sufyan dan berkat a : " Wahai Abu Hanzhalah
-kunyah lain dari abu sufyan-, apa pendapat mu t erhadap apa yang
t elah engkau dengar dari M uhammad?"
Lalu dijaw ab oleh Abu Sufyan : " Wahai Abu Tsa'labah (kunyahnya
Al-Akhnas), Demi Allah, sungguh aku t elah mendengar sesuat u
yang aku mengert i dan pahami maksudnya."
M aka Al-Akhnas berkat a : " Demi Allah, aku juga berpendapat
yang sama dengan mu."
Kemudian dia (Al-Akhnas) keluar menemui Abu Jahl dirumahnya
dan berkat a kepadanya, " Wahai Abu Hakam -kunyah lain Abu
Jahl- apa pendapat mu t erhadap apa yang t elah engkau dengar
dari M uhammad?"
Lalu Abu Jahl berkat a : " Apa yang aku dengar? Kami berpecah
belah dengan ket urunan Abdul M anaf, padahal dahulu apabila
mereka memberi makan, maka kami pun m emberi makan,
mereka memberi jam inan, maka kami pun memberi jam inan.
M ereka memberi, maka kami pun memberi juga, hingga t at kala
kami beriringan sew akt u berkendaraan, maka kami pun pada
w akt u laksana dua pasang kerbau laut , hingga t at kala akhirnya
mereka berkat a : " Sesungguhnya nabi yang diberi w ahyu dari
langit berasal dari ket urunan kami, maka kapankah kit a dapat
sama sepert i mereka?" Demi Allah sekali - laki aku t idak akan
beriman kepadanya juga t idak akan membenarkan nya." M aka
bangkit lah Al-Akhnas darinya lalu pergi meninggalkan Abu Jahl.
[Dalailun Nubuw ah 2/ 206, Abu Bakar Ahmad bin Al-Husain dan
Al-Bidayah w an Nihayah 3/ 63, Ibnu Kat sir. Diambil dari kit ab
Dengan Al-Qur'an M asuk Islamlah M ereka hal 66-69, Abdul Aziz
Sayyid Hasyim Al-Ghazzauli. cet Darus Sunnah]
bersambung kekisah yang lain insya'Allah....
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Kisah Ketigabelas Utbah bin Rabi’ah
Ut bah bin Rabi’ah adalah seorang pemuka dikaumnya. Pada
suat u hari ia pernah duduk – duduk di majelis Quraisy.
Sement ara Rasulullah Shallallahu’alaihi w a sallam pada saat it u
sedang duduk sendirian.
Kemudian Ut bah berkat a : “ Wahai kaum Quraisy, t idakkah kalian
memberikan izin kepada ku unt uk menemui M uhammad dan
mengajaknya berbicara, lalu aku t aw arkan kepadanya beberapa
hal, barangkali saja ia mau menerima sebagian nya, lalu kit a
berikan apa yang di inginkan dan maka dengan demikian kit a pun
dapat t enang dari ulahnya (maksudnya dari dakw ahnya)?”
M ereka berkat a : “ Ya t ent u saja, Wahai Abu Walid, t emuilah ia
dan ajaklah ia berbicara.”
Kemudian Ut bah pergi menemuinya, lalu berkat a : “ Wahai anak
saudaraku, sesungguhnya engkau adalah bagian dari kami yang
engkau t elah ket ahui sendiri kedudukan mu didalam nasab dan
membaw a sebuah berit a yang besar maka engkau memecah
belah kesat uan mereka dan menganggap bodoh impian mereka,
engkau cela dengan nya agama dan t uhan – t uhan mereka,
engkau kafirkan dengan nya orang – orang t erdahulu dan ayah –
ayah mereka, maka dengarkanlah aku, karena aku akan
menaw arkan kepadamu beberapa hal, yang barangkali nant inya
bisa menjadi bahan pert imbangan mu, dan semoga saja engkau
akan menerima beberapa darinya, lant as Rasulullah
Shallallahu’alaihi w a sallam bersabda : “ Kat akanlah w ahai Abu
Walid, aku akan mendengarnya.”
Ut bah berkat a : “ Wahai anak saudaraku, jika yang engkau
inginkan dari ini semua (dari dakw ah m u) adalah hart a maka
kami akan mengumpulkan nya unt uk mu dari hart a – hart a kami
hingga engkau menjadi orang yang paling kaya diant ara kami,
dan jika engkau menginginkan dengan nya kemuliaan, maka kami
akan memuliakanmu hingga kami t idak memulaikan siapapun
selain engkau, dan jika engkau inginkan adalah kekuasaan, maka
kami akan membuat mu menjadi berkuasa at as kami, at au jika
hal yang engkau baw a ini adalah hanya pendapat mu saja dan
engkau t idak mampu menghalaunya dari dirimu, maka kami akan
kami unt uknya hingga engkau sembuh darinya karena t erkadang
seseorang it u t erkalahkan dengan baw aan t abiat nya hingga ia
berobat darinya…”
Tat kala Ut bah selesai dari perkat aan nya, sement ara Rasulullah
Shallallahu Alaihi w a Sallam mendengarkan nya dengan baik,
lant as beliau berkat a : “ Apakah engkau t elah selesai w ahai Abul
Walid?”
Ia menjaw ab : “ Ya” Lalu beliau berkat a : “ M aka sekarang
dengarkanlah aku.” Ia berkat a “ Ya, aku akan mendengarkan mu.”
Lant as Rasulullah Shallallahu Alaihi w a Sallam membacakan
firman Allah Subhanahu w a t a’ala :
( 1 )
ﻢﺣ
( 2 )
ﹺﻢﻴﺣﺮﻟﺍ ﹺﻦٰﻤﺣﺮﻟﺍ ﻦﻣ ﹲﻞﻳﹺﱰﺗ
( 3 )
ﹶﻥﻮﻤﹶﻠﻌﻳ ﹴﻡﻮﹶﻘﱢﻟ ﺎﻴﹺﺑﺮﻋ ﺎﻧﺁﺮﹸﻗ ﻪﺗﺎﻳﺁ ﺖﹶﻠﺼﹸﻓ ﺏﺎﺘﻛ
( 4 )
ﹶﻓ ﺍﺮﻳﺬﻧﻭ ﺍﲑﺸﺑ
ﻻ ﻢﻬﹶﻓ ﻢﻫﺮﹶﺜﹾﻛﹶﺃ ﺽﺮﻋﹶﺄ
( 5 )
ﺪﺗ ﺎﻤﻣ ﺔﻨﻛﹶﺃ ﻲﻓ ﺎﻨﺑﻮﹸﻠﹸﻗ ﺍﻮﹸﻟﺎﹶﻗﻭ
ﺮﹾﻗﻭ ﺎﻨﹺﻧﺍﹶﺫﺁ ﻲﻓﻭ ﻪﻴﹶﻟﹺﺇ ﺎﻧﻮﻋ
ﹶﻥﻮﹸﻠﻣﺎﻋ ﺎﻨﻧﹺﺇ ﹾﻞﻤﻋﺎﹶﻓ ﺏﺎﺠﺣ ﻚﹺﻨﻴﺑﻭ ﺎﻨﹺﻨﻴﺑ ﻦﻣﻭ
( 1 ) Haa M iim.
( 2 ) Dit urunkan dari Tuhan Yang M aha Pemurah lagi M aha
Penyayang.
( 3 ) Kit ab yang dijelaskan ayat -ayat nya, yakni bacaan dalam
bahasa Arab, unt uk kaum yang menget ahui,
( 4 ) yang membaw a berit a gembira dan yang membaw a
peringat an, t et api kebanyakan mereka berpaling, t idak mau
mendengarkan.
( 5 ) M ereka berkat a: " Hat i kami berada dalam t ut upan (yang
menut upi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan t elinga kami
ada sumbat an dan ant ara kami dan kamu ada dinding, maka
bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja (pula)" . [Al-Qur’an
Surat Fushilat ayat 1- 5]
Kemudian beliau meneruskan bacaan nya dan ket ika Ut bah
mendengarnya ia t erdiam hingga Rasulullah sampai pada ayat
engkau t elah mendengarnya w ahai Abu Walid apa yang
seharusnya engkau dengar.”
Lalu Ut bah pergi menuju kepada sahabat – sahabat nya maka
merekapun saling berkat a kat a : “ Kami bersumpah, demi Allah
t elah dat ang kepada kalian Abul Walid dengan w ajah yang t idak
sama sebagaimana ia pergi t adi.”
M aka t at kala ia duduk dihadapan mereka, m ereka langsung
bert anya : “ Apa yang t erjadi t adi, w ahai abul Walid?” maka ia
menjaw ab : “ Tadi aku mendengar sebuah perkat aan dan dem i
Allah, aku belum pernah mendengar yang semisalnya sama sekali
dan aku berumpah dengan nama Allah bahw a perkat aan it u
bukanlah syair, juga bukan perkat aan t ukang sihir at au perkat aan
dukun. Wahai kaum Quraisy pat uhilah aku dan biarkanlah ia
bersama dengan apa yang diserukan nya dan tinggalkanlah ia
karena demi Allah sesungguhnya didalam perkat aan yang aku
dengar t adi t erdapat berit a besar yang jika bangsa Arab
menerimanya, maka akan cukuplah hal it u dari selain nya, dan
apabila hal it u muncul dikalangan orang Arab, maka akan
kejayaan kalian dan kalian pada saat it u menjadi manusia yang
paling berbahagia dengan nya.
M aka mereka berkat a : “ Demi Allah, sesungguhnya engkau w ahai
Abul Walid t elah t erkena sihirnya.” Lant as ia berkat a : “ Inilah
pendapat ku t erhadapnya, maka t erserah kalian mau berbuat
apa.”
[Dikeluarkan oleh ‘Abd bin Hamid didalam M usnadnya, dan
dinukil oleh Ibnu Kat sir didalam Al-Bidayah w a An-Nihayah 3/ 63
dab disebut kan juga oleh Al-Baihaqi didalam Dalailun Nubuw ah
2/ 202-206. Lihat Dengan Al-Qur’an M asuk Islam lah M ereka hal
68-71. Abdul Aziz Sayyid Hasyim Al-Ghazzauli. Cet Darus Sunnah]
Pelajaran :
1. Al-Qur'an bukanlah syair, bukan juga perkat aan t ukang sihir
at au dukun.
2. Al-Qur'an adalah M ukjizat dari Allah Subhanahu w a t a'ala
unt uk Rasulullah Shallallahu'alaihi w a sallam dan umat nya.
3. Orang kafir yang jujur hat i nya mengakui kebenaran Islam,
akan t et api kesombongan mereka memalingkan mereka dari
4. Dakw ah Rasulullah Shallallahu’alaihi w a sallam (Islam), bukan
unt uk mencari kemuliaan dimat a manusia, bukan unt uk mencari
hart a, bukan unt uk t ujuan – t ujuan dunia lain nya, t et api unt uk
menegakkan agama Allah yakni Islam.
5. Seharusnya sikap seorang da’I t erhadap orang yang memusuhi
nya adalah berlemah lembut dan menjaw ab t uduhan musuhnya
dengan dalil yang jelas dan nyat a dari al-Qur’an dan as-Sunnah.
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Jambi, 25 Sept ember 2012 M
---oOo---
Kisah Keempatbelas
Al-Walid bin M ughirah pernah dat ang menemui Nabi
Shallallahu'alaihi w a sallam dan ia berkat a kepada beliau :
" Bacakanlah kepada ku.” M aka Nabi Shallallahu'alaihi w a sallam
ﹾﺄﻳ ﻪﱠﻠﻟﺍ ﱠﻥﹺﺇ
ِﻹﺍﻭ ﹺﻝﺪﻌﹾﻟﺎﹺﺑ ﺮﻣ
ﹺﻦﻋ ٰﻰﻬﻨﻳﻭ ٰﻰﺑﺮﹸﻘﹾﻟﺍ ﻱﺫ ِﺀﺎﺘﻳﹺﺇﻭ ﻥﺎﺴﺣ
ﹺﻲﻐﺒﹾﻟﺍﻭ ﹺﺮﹶﻜﻨﻤﹾﻟﺍﻭ ِﺀﺎﺸﺤﹶﻔﹾﻟﺍ
ۚ
ﹶﻥﻭﺮﱠﻛﹶﺬﺗ ﻢﹸﻜﱠﻠﻌﹶﻟ ﻢﹸﻜﹸﻈﻌﻳ
" Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat
kebajikan, memberi kepada kaum kerabat , dan Allah melarang
dari perbuat an keji dan permusuhan. Dia memberi pengajaran
kepada mu agar kamu dapat mengambil pelajaran." [Al-Qur'an
Surat An-Nahl ayat 90]
Lalu dia berkat a kepadanya : " Ulangi lagi." M aka Nabi
Shallallahu'alaihi w a sallam pun mengulangi nya lagi. Lalu
Al-Walid berkat a kepada beliau : " Demi Allah, sesungguhnya
didalam nya benar - benar t erdapat kelezat an dan keindahan,
yang at asnya penuh dengan buah - buahan dan baw ahnya penuh
dengan air dan bukanlah yang berkat a sepert i in i adalah
manusia."
Kabar it u akhirnya t erdengar hingga ke t elinga Abu Jahl bahw a
paman nya yakni al-Walid t elah mendengar Al-Qur'an dan
merasa t ersent uh dengan nya, maka Abu Jahl pergi menemui Al
kaum mu ingin mengumpulkan hart a mu." Al-Walid bert anya :
" M engapa?" Lalu Abu Jahl menjaw ab : " Unt uk diberikan kepada
mu lalu kau t aw arkan kepada M uhammad agar dia mau
menerimanya."
Al-Walid berkat a : " Sungguh kaum Quraisy t elah menget ahui
bahw a aku adalah t ermasuk orang yang paling kaya diant ara
mereka."
Abu Jahl berkat a : " M aka kat akanlah kepada kaum mu bahw a
enkau mengingkari apa yang t elah engkau dengar dari
M uhammad?"
Al-Walid pun berkat a : " Aku akan kat akan apa? Demi Allah, t idak
seorang pun dari kalian yang paling menget ahui t ent ang syair
daripada aku, t idak juga dengan pant un at au pun syair - syair
(mat ra) jin dari pada aku. Demi Allah, sesungguhnya apa yang
dikat akan M uhammad t idaklah sama dengan ini semua nya.
Sesungguhnya didalam perkat aan nya benar - benar t erdapat
kelezat an dan keindahan, yang bagian at asnya penuh dengan
t inggi dan t idak akan melebihinya, dan ia dapat menaklukan
segala apa saja yang ada dibaw ahnya."
benar - benar sihir yang dipelajari dari orang - orang t erdahulu.”
M aka t urunlah firman Allah Subhanahu w a t a'ala t ent ang
bant ahan t erhadap perkat aan Al-Walid bin M ughirah. Allah
Subhanahu w a t a'ala berfirman :
)
pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka
yang menyala-nyala. Dan makanan yang menyumbat di
kerongkongan dan azab yang pedih.” [Qur'an Surat Al-M uddat sir ayat 11 - 13]
[Dinukil oleh Imam al-Baihaqi didalam Dalailun Nubuw ah 2/ 199
dan al-Hakim didalam Al-M ust adraknya 2/ 507 dan ia berkat a :
Shahih at as syarat M uslim dan juga Al-Bidayah w an Nihayah
2/ 60, Ibnu Kat sir. Lihat buku Dengan Islam M asuk Islamlah
M ereka hal 71 - 73, Abdul Aziz Sayyid Hasyim Al-Ghazzauli. cet
Darus Sunnah]
Begit ulah keagungan Al-Qur'an, dimana keagungan nya diakui
juga oleh orang - orang kafir Quraisy. Tet api hidayah t aufiq
dit angan Allah Subhanahu w a t a'ala semat a, t ernyat a
kesombongan t elah menghalangi Al-Walid bin M ughirah dari
cahaya Islam.
Semoga Allah mengokohkan kit a diat as Islam dan
mew afat kan kit a dalam keadaan memeluk Islam
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar -Roni al-M irluny
Demikian saja, semoga bermanfaat -
Di Arsipkan pada :
Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus Ibnu Roni Ibnu Ali Ibnu Tingkis Al-M irluny
Kota Jambi, Kamis : 24 Ramadhan 1434 H / 01 Agustus 2013 M
Diantara File yang Sudah Diarsipkan :
1. 10 Faidah Dari Abdullah bin M as’ud
2. M utiara Nasehat Para Ulama Jilid 1 (no 1 – 200)
3. Surat al-Kahfi : Terjemahan dan Keutamaan nya
4. 10 Faidah Tentang Canda
5. 10 Faidah Tentang M impi
6. 8 Kaidah Didalam M emahami Sunnah
Silahkan bergabung bersama kami dihalaman berikut ini : Taman - Taman Para Penuntut Ilmu
ht t ps:/ / w w w .facebook.com / Tam anParaPenunt ut Ilm u?ref=hl
M utiara Nasehat Dari Para Ulama
Kumpulan Hadits Shahih dari Enam Kitab Hadits ht t ps:/ / w w w .facebook.com / ShahihAlKut ubAsSit t ah?ref=hl
Tafsir Al-Qur'an
ht t ps:/ / w w w .facebook.com / pages/ Tafsir-Al-Firdaus/ 271819639600087?ref=hl
Shahih al-Bukhari
ht t ps:/ / w w w .facebook.com / pages/ M ajelis-Shahih-Al-Bukhari/ 129792160417548?ref=hl
Jejak Para Ulama
ht t ps:/ / w w w .facebook.com / pages/ Jejak-Para-Ulam a/ 292669534178515?ref=hl
Alamat Blog Kami :
http:/ / w w w .almirluny.blogspot.com/