Sitti Nurtiah Arsad skrining resep

85  4838  Download (32)

Teks penuh

(1)

Sitti Nurtiah Arsad

SKRINING RESEP 1. RESEP 1

Gambar1. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Wiaflox 500 xv

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Wiaflox

Komposisi Ciprofloksasin

(2)

-Kekuatan Sediaan 

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Stabilitas Disimpan di bawah suhu 30ºC

Obat Urogetix

Stabilitas Stabil dalam kondisi normal, jauh dari cahaya dan cahaya langsung.

Obat Recustein

Komposisi Erdosteine 300 mg

Bentuk

-Stabilitas Disimpan di bawah suhu 30ºC

c) Skrining Klinis

Obat Wiaflox

Dosis 2 kali sehari 1 tablet

(3)

Kontra indikasi Hipersensitivitas, hamil, anak & remaja sebelum masa pertumbuhan

Efek samping Gangguan GI, pusing, sakit

kepala, insomnia.

Interaksi Dapat berinteraksi dengan obat cyclosporine, methoclopramide, metoclopramide, omeprazol, pentoxifyline, phenotoin

Obat Urogetix

Dosis 3 kali sehari 1 kaplet

Dosis dan Indikasi Literatur Untuk dewasa 200 mg 3 kali sehari 1 kaplet. Untuk anak 6-12 tahun 100 mg 3 kali sehari 1 kaplet, untuk mengurangi gejala sakit, perih atau rasa terbakar, urgensi, frekuensi dan keadaan tidak enak lain karena infeksi mukosa saluran kemih bagian bawah Kontra indikasi Gangguan fungsi ginjal, hepatitis Efek samping Sakit kepala, vertigo, mual,

hepatotoksik, gagal ginjal, ruam kulit. Methemoglobinemia dan anemia hemolitik

Interaksi Dapat berinteraksi dengan

leflunomide, lomitapide, mipomersen, nithiodote, dan teriflunomide.

Obat Recustein

Dosis Resep 3 kali sehari 1 Kapsul

Dosis Literatur dan Indikasi 2-3 kali sehari 1 kapsul , Mukolitik pada gangguan saluran pernafasan akut dan kronik

(4)

(bersihan kreatinin <25 mL/menit) Efek samping Berkeringat, rasa pusing, Gangguan

gastrointestinal ringan

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap, informasi mengenai nama pasien, alamat pasien, no telepon, umur, berat badan, dan jenis kelamin tidak lengkap.

Cara pengatasan:

Hal-hal yang kurang lengkap bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Dosis dan bentuk sediaan perlu dicantumkan

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(5)

2. RESEP 2

Gambar2. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Lincocin 500 mg no x S 3 dd1

R/ Asam mefenamat 500 mg no. xv

S 2 dd1

R/ Natrium diklofenac 50mg no. x S 2 dd1

Pro : Esther Umur :

-No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Lincocin

Komposisi Lincomycin HCl

Bentuk Sediaan

(6)

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Stabilitas Simpan pada suhu kamar

Obat Asam mefenamat

Komposisi Asam Mefenamat

Bentuk Sediaan

-Kekuatan Sediaan 

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Stabilitas Simpan di suhu antara 20-25 ºC

Obat Kalium diklofenak

Komposisi Kalium Diklofenak 50 mg

Bentuk

-Stabilitas Simpan dalam wadah tertutup rapat, pada suhu dibawah 30ºC

c) Skrining Klinis

Obat Lincocin

Dosis dalam resep 3 kali sehari 1 kapsul

Dosis Literatur infeksi ringan : Dewasa : 500 mg 3 kali sehari peroral. Anak > 1 bulan : 30 mg/kg BB/hari dibagi 3 - 4 dosis. Infeksi berat : Dewasa : 500 mg 4 kali sehari peroral. Anak 60 mg/kg BB/hari dibagi 3 - 4 dosis

(7)

pneumokokus yang peka

Kontra indikasi Hipersensitif terhadap linkomisin atau klidamisin

Efek samping Mual, muntah, diare, radang usus, gatal, telinga berdenging, dan pusing. Interaksi Dapat berinteraksi dengan Kaolin.

Jika pemakaian kedua obat ini memang diperlukan, pasien harus menerima kaolin paling tidak 2 jam sebelum linkomisin. Senyawa penghambat neuromuskular. Dapat terjadi resisten silang dengan eritromisin termasuk gejala-gejala yang diketahui terjadi sebagai efek dari makrolida.

Obat Asam Mefenamat

Dosis 2 kali sehari 1 Tablet

Dosis literatur Dosis awal yang dianjurkan 500 mg kemudian dilanjutkan 250 mg tiap 6 jam.

Dismenore:

500 mg 3 kali sehari, diberikan pada saat mulai menstruasi ataupun sakit dan dilanjutkan selama 2-3 hari. Menoragia:

500 mg 3 kali sehari, diberikan pada saat mulai menstruasi dan dilanjutkan selama 5 hari atau sampai perdarahan berhenti.

(8)

gigi, dismenore primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri sendi, nyeri otot, nyeri sehabis operasi, nyeri pada persalinan.

Kontra indikasi Pemakaian secara hati-hati pada penderita penyakit ginjal atau hati dan peradangan saluran cerna.

Efek samping Dapat terjadi gangguan saluran cerna, antara lain iritasi lambung, kolik usus, mual, muntah dan diare, rasa mengantuk, pusing, sakit kepala, penglihatan kabur, vertigo, dispepsia. Interaksi Obat-obat anti koagulan oral seperti

warfarin; asetosal (aspirin) dan insulin.

Obat Kalium Diklofenak

Dosis Resep 2 kali sehari 1 Tablet Dosis Literatur 2-3 kali sehari 1 Tablet

Indikasi Literatur Rasa sakit pada peradangan pasca traumatik, misalnya akibat keseleo. Peradangan dan nyeri setelah operasi, misalnya setelah bedah mulut atau ortopedik. Sebagai obat tambahan pada nyeri akibat peradangan telinga, hidung, tenggorokan, misalnya pada faringotonsilitis, otitis.

(9)

atau oleh obat lain yang mempunyai aktivitas penghambatan terhadap pembentukan prostaglandin

Efek samping Mual, muntah, diare, kepala sakit, pusing, mengantuk.

(10)

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap, informasi mengenai nama dokter, SIP dokter tidak tercantum, tanggal penulisan resep, umur, BB, dan jenis kelamin tidak lengkap.

Cara pengatasan:

Hal-hal yang kurang lengkap bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Dosis dan bentuk sediaan perlu dicantumkan

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(11)

3. RESEP 3

Gambar 3. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Lapicef 500 mg no X

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Lapicef

Komposisi Cefadroxil monohydrate

Bentuk Sediaan

-Kekuatan Sediaan 

(12)

Jumlah 

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Stabilitas Simpan di suhu antara 20-25 ºC

Obat Kalnex

Dosis dalam resep 2 kali sehari 1 kapsul

(13)

Infeksi saluran napas : Ringan : 1 g/hari dalam 2 dosis. Berat : 1-2 g/hari dalam 2 dosis. Anak : 30 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi

Indikasi Literatur Infeksi saluran nafas atas dan bawah, ISK, infeksi kulit dan jaringan lunak, osteomielitis

Kontra indikasi Hipersensitif terhadap sefalosporin Efek samping Mual, muntah, diare, reaksi alergi

Interaksi Dapat berinteraksi dengan

Aminoglikosida, diuretik, dan probenesid

Obat Lapistan

Dosis 3 kali sehari 1

Dosis literatur Dewasa & anak berusia lebih dari 14 tahun : 500 mg kemudian 250 mg tiap 6 jam.

Anak berusia lebih dari 6 bulan : 6,5 mg/kg berat badan tiap 6-8 jam. Maksimal 7 hari.

Indikasi literatur Dismenore (nyeri sewaktu haid), menoragia (haid dengan perdarahan yang berlebihan).

Rematik, nyeri otot & traumatis (terpukul, terbentur, teriris, dll).

Sakit kepala, migren, pegal pada pinggang/linu panggul, sakit gigi, dan demam.

(14)

memiliki masalah ginjal, hati, pasien yang menderita asma, urtikaria, atau radang / tukak pada lambung atau usus. pasien yang sedang hamil terutama di 3 bulan terakhir, sebaiknya tidak menggunakan lapistan (asam mefenamat)

Efek samping Dapat terjadi gangguan saluran cerna, antara lain iritasi lambung, kolik usus, mual, muntah dan diare, rasa mengantuk, pusing, sakit kepala, penglihatan kabur, vertigo, dispepsia. Interaksi Obat-obat anti koagulan oral seperti

warfarin; asetosal (aspirin) dan insulin.

Obat Kalnex

Dosis Resep 1 kali sehari 1 Tablet

Dosis Literatur Dewasa : 1-2 kapsul 3-4 kali/hari. Tablet : 1 tablet 3-4 kali/hari. Ampul 250 mg : 1-2 ampul/hari IV atau 1-2 dosis terbagi IM atau 2-10 ampul dengan infus drip. Ampul 500 mg : 2.5-5 mL IV/IM terbagi dalam 1-2 dosis. Selama atau pasca operasi : 5-25 mL dengan infus bila perlu.

Indikasi Literatur Edema angioneurotik herediter, perdarahan abnormal sesudah operasi, perdarahan akibat pencabutan gigi pada penderita hemofilia. Fibrinolisis lokal : epistaksis, prostatektomi, konisasi servikal.

(15)

gangguan pada parenkim ginjal, hamil dan laktasi.

Efek samping Gangguan saluran cerna, mual, muntah, pusing, eksantema, sakit kepala, pemberian injeksi IV secara cepat dapat menyebabkan pusing dan hipotensi.

Interaksi Jangan diberikan ke dalam darah tranfusi atau injeksi yang mengandung penisilin.

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap, informasi mengenai alamat pasien, umur, BB, dan jenis kelamin tidak lengkap.

Cara pengatasan:

Hal-hal yang kurang lengkap bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Bentuk sediaan perlu dicantumkan

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(16)

4. RESEP 4

Gambar2. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Azithromicyn 500 mg no. V S 1 dd1

R/ Dumin 500 mg no. X S 4 dd1

R/ Codipront no. IV S 1 dd1

R/ Tremenza no. X S 3 dd1

Pro : Tn.Dimas Umur :

-No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep 

a) Skrining Administratif

d) Skrining Farmasetik

Obat Azithromicyn

Komposisi Azithromycin

Bentuk Sediaan

-Kekuatan Sediaan 

(17)

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Stabilitas Simpan obat di temperatur

ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung

Obat Dumin

Komposisi Parasetamol

Bentuk Sediaan

-Kekuatan Sediaan 

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

Paracetamol Inkompatibilitas terhadap permukaan nylon dan rayon

Stabilitas

Terhidrolisis pada ph minimal 5-7 , Stabil pada temperatur 450C (dalam bentuk serbuk) , Dapat terdegradasi oleh quinominim dan terbentuk warna pink,coklat dan hitam, Relatif stabil terhadap oksidasi, Menyerap uap air dalam jumlah tidak signifikan pada suhu 250C dan kelembaban 90%

Obat Codipront

Komposisi Codein dan Phenyltoloxamine

(18)

-ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung.

Obat Tremenza

Komposisi Pseudoefedrin HCl 60 mg Triprolidin HCl 2,5 mg.

Bentuk

-Simpan sediaan tablet pada suhu kamar yang terlindung dari sinar matahari langsung

e) Skrining Klinis

Obat Azithromicyn

Dosis dalam resep 1 kali sehari 1 Kaplet Dosis Literatur 1 kali sehari 1 Kaplet

Indikasi Literatur Mengobati infeksi bakteri (infeksi telinga, kelamin, kulit, sinusitis, bronkitis, pneumonia, tonsilitis, dan faringitis)

Kontra indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini dan antibiotika makrolidum lainnya

Efek samping Mual, muntah, diare, kembung, sakit kepala, sakit perut dan nafsu makan berkurang.

(19)

Selain itu azithromycin mengurangi klirens triazolam sehingga meningkatkan efek farmakologinya.

Obat Dumin

Dosis 4 kali sehari 1 Tablet

Dosis literatur Dewasa: 1 tablet 3 - 4 kali sehari. Anak-anak 6 - 12 tahun: 1/2 - 1 tablet 3-4 kali sehari. Atau seseuai petunjuk dokter.

Indikasi literatur Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam

Kontra indikasi Penderita gangguan fungsi hati yang berat. - Penderita yang hipersensiyif terhadap komponen obat ini.

Efek samping Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati. Reaksi hipersensitivitas,mual dan muntah.

Interaksi Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic.

Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.

Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek farmakologis paracetamol.

(20)

Obat Codipront

Dosis Resep 1 kali sehari 1 Kapsul

Dosis Literatur Untuk dewasa dan anak-anak di atas 14 tahun: 1 kapsul, 2 x sehari, pagi dan sore.

Indikasi Literatur Terapi simtomatik untuk batuk iritatif (batuk kering/non produktif) yang disebabkan alergi.

Kontra indikasi Asma bronkial, Hipersensitivitas codeine, alergik

Efek samping Kantuk, pusing, mual

Interaksi Alcohol, Alprazolam, Antianxiety agents, Anticholinergics, Antiemetics Antihistamine.

Obat Tremenza

Dosis Resep 3 kali sehari 1 Tablet Dosis Literatur 3-4 kali sehari 1 tablet.

Indikasi Literatur Menghilangkan gejala-gejala flu Kontra indikasi Penyakit saluran pernapasan bagian

bawah termasuk asma, hipertensi, glaukoma, diabetes, penyakit arteri koroner, terapi penghambat mono amin oksidase (MAOI).

Efek samping Mulut, hidung dan tenggorokan kering.

Sedasi, pusing, gangguan koordinasi, gemetar, insomnia/susah tidur, halusinasi, telinga berdenging tanpa rangsang dari luar.

(21)

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap, informasi mengenai umur, BB, dan jenis kelamin, dan paraf dokter tidak lengkap.

Cara pengatasan:

Hal-hal yang kurang lengkap bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Dosis dan bentuk sediaan perlu dicantumkan

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(22)

5. RESEP 5

Gambar 5. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Tab Ambroxol No XV S 3 dd 1

R/ Tab Cetirizin No V S 1 dd 1 pagi

Pro : Ny Kartini Simba Umur : 54 thn

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Cefadroxil

Komposisi cefadroxil monohydrate

Bentuk Sediaan 

(23)

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Stabilitas Simpan dalam wadah tertutup

rapat pada suhu kamar (15

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

Paracetamol Inkompatibilitas terhadap permukaan nylon dan rayon

Stabilitas

Terhidrolisis pada ph minimal 5-7 , Stabil pada temperatur 450C (dalam bentuk serbuk) , Dapat terdegradasi oleh quinominim dan terbentuk warna pink,coklat dan hitam, Relatif stabil terhadap oksidasi, Menyerap uap air dalam jumlah tidak signifikan pada suhu 250C dan kelembaban 90%

(24)

Stabilitas

Simpan pada suhu kamar (di bawah suku 30 derajat Celcius) dan tempat kering, terlindung dari cahaya.

Stabilitas Simpan di tempat yang sejuk serta terlindung dari cahaya

c) Skrining Klinis

Obat Cefadroxil

Dosis dalam resep 1 kali sehari 1 Tablet

Dosis Literatur Dewasa:

Infeksi saluran kemih: Infeksi saluran kemih bagian bawah, seperti sistitis : 1 – 2 g sehari dalam dosis tunggal atau dua dosis terbagi, infeksi saluran kemih lainnya 2 g sehari dalam dosis terbagi.

Infeksi kulit dan jaringan lunak: 1g sehari dalam dosis tunggal atau dua dosis terbagi. Infeksi saluran pernafasan: Infeksi ringan, dosis lazim 1 gram sehari dalam dua dosis terbagi.

(25)

gram sehari dalam dua dosis terbagi. Untuk faringitis dan tonsilitis yang disebabkan oleh Streptococcus beta-hemolytic : 1 g sehari dalam dosis tunggal atau dua dosis terbagi, pengobatan diberikan minimal selama 10 hari. 50 mg/kg BB dalam dosis tunggal atau dua dosis terbagi. Untuk infeksi yang disebabkan Streptococcus beta-hemolytic, pengobatan diberikan minimal selama 10 hari.

Indikasi Literatur Cefadroxil diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang sensitif seperti: - Infeksi saluran pernafasan : tonsillitis, faringitis, pneumonia, otitis media. - Infeksi kulit dan jaringan lunak. - Infeksi saluran kemih dan kelamin. - Infeksi lain: osteomielitis dan septisemia.

Kontra indikasi Penderita yang hipersensitif terhadap sefalosporin.

Efek samping Gangguan saluran pencernaan, seperti mual, muntah, diare, dan gejala kolitis pseudomembran.

(26)

dapat meningkatkan toksisitas sefalosporin terhadap ginjal.

Probenesid menghambat sekresi sefalosporin sehingga memperpanjang dan meningkatkan konsentrasi obat dalam tubuh.

Alkohol dapat mengakibatkan Disulfiram-like reactions, jika diberikan 48 – 72 jam setelah pemberian sefalosporin.

Obat Paracetamol

Dosis 3 kali sehari 1 Tablet

Dosis literatur Dewasa: 1 tablet 3 - 4 kali sehari. Anak-anak 6 - 12 tahun: 1/2 - 1 tablet 3-4 kali sehari. Atau seseuai petunjuk dokter.

Indikasi literatur Meringankan rasa sakit pada keadaan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam

Kontra indikasi Penderita gangguan fungsi hati yang berat. - Penderita yang hipersensiyif terhadap komponen obat ini.

Efek samping Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati. Reaksi hipersensitivitas,mual dan muntah.

Interaksi Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic.

Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.

(27)

mengurangi efek farmakologis paracetamol.

Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

Obat Ambroxol

Dosis Resep 3 kali sehari 1 tablet

Dosis Literatur Dewasa: sehari 3 kali 1 tablet.

Anak-anak 5 - 12 tahun : sehari 3 kali 1/2 tablet.

Anak-anak 2 - 5 tahun : sehari 3 kali 7,5 mg

Anak-anak di bawah 2 tahun : sehari 2 kali 7,5 mg

Indikasi Literatur Penyakit saluran napas akut dan kronis yang disertai sekresi bronkial yang abnormal, khususnya pada eksaserbasi dan bronkitis kronis, bronkitis asmatik, asma bronkial

Kontra indikasi Hipersensitif terhadap ambroksol.

Efek samping Reaksi alergi

(28)

Obat Hidrokortison salep

Dosis Resep 3 kali sehari

Dosis Literatur Dioleskan tipis pada kulit 2 - 3 kali sehari

Indikasi Literatur Menekan reaksi radang pada kulit yang bukan disebabkan infeksi seperti: eksema, dermatitis alergi, dermatitis seboreik, intertrigo, ruam "popok" pada bayi, pruritus yang tidak dapat diatasi dengan cara lain.

Kontra indikasi Penderita yang hipersensitif terhadap hidrokortison, inveksi virus, tuberkulosis kulit, Pada akne, rosasea, dermatitis perioral dapat

Peringatan dan Perhatian Bila terjadi iritasi, pengobatan harus dihentikan.

Pada wanita hamil, pemberian untuk jangka lama ataupun dosis besar tidak dianjurkan

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap, informasi mengenai BB, dan jenis kelamin, dan no tlp pasien tidak lengkap.

Cara pengatasan:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

(29)

Pengecekkan kembali data pasien

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

Resep tidak lengkap secara administrasi, sedangkan secara farmasetik sudah cukup baik dan jelas, untuk klinis terapi pada pasien sudah cukup baik dan optimal. Menghindari adanya efek samping dari terapi pada pasien perlu dilakukan edukasi tanda-tanda efek samping dan cara penggunaan pada semua obat yang ada dalam resep tersebut.

6. RESEP 6

Gambar 6. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Sangobion no. XX S 1 dd1

R/ Mecobalamin no. XX S 1 dd1

R/ Betaserc no.X S 1 dd1

R/ Fasigyn no.XX S 1 dd1

Pro : Yihawa Umur :

-No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

(30)

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep 

d) Skrining Administrati b) Skrining Farmasetik

Obat Sangobion

Komposisi

Per kaps Elemental Fe 30 mg (Fe gluconate 250 mg), manganese sulfate 0.2 mg, copper sulfate 0.2 mg, vit C 50 mg, folic acid 1 mg, vit B12 7.5 mcg, sorbitol 25 mg.

Bentuk Sediaan

-Penyimpanan Simpan obat di temperatur

ruangan, jauh dari panas dan

Cara Pemberian 

Jumlah 

Obat Betaserc

(31)

Bentuk

-Komposisi Tinidazol 500 mg

Bentuk -Dosis dalam resep 1 kali sehari 1 Kapsul Dosis Literatur 1 kali sehari 1 kapsul

Indikasi Literatur Anemia karena kekurangan zat besi dan mineral lain yang membantu pembentukan darah

Kontra indikasi Akumulasi zat besi, gangguan penggunaan zat besi

Efek samping Gangguan gastro intestinal

Interaksi Dapat menghambat absorpsi tetrasiklin

Obat Mecobalamin

Dosis 1 kali sehari

(32)

kali 1 kapsul 500 μg

Indikasi literatur Neuropati perifer dan anemia megaloblastik yang disebabkan defisiensi vitamin B12. Kontra indikasi Pasien yang hipersensitif terhadap

Mecobalamin.

Efek samping Anoreksia, mual, diare atau gangguan saluran cerna lainnya dapat timbul setelah penggunaan

Interaksi Metformin, antagonis reseptor H-2 (simetidin, ranitidin, dll), aminoglikosida, colchicines, asam aminosalisilat, antikonvulsan dan alkohol menurunkan absorpsi vitamin B12. Dan Jangan digunakan bersama kloramfenikol.

Obat Betaserc Dosis Resep 1 kali sehari 1 tablet

Dosis Literatur Dewasa : 2 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur Terapi simptomatis untuk vertigo, penyakit Meniere dan gejala yang menyerupai penyakit Meniere seperti: vertigo, tinitus, hilangnya pendengaran, biasanya disertai dengan mual, muntah

Kontra indikasi Terapi simptomatis untuk vertigo, penyakit Meniere dan gejala yang menyerupai penyakit Meniere seperti: vertigo, tinitus, hilangnya pendengaran, biasanya disertai dengan mual, muntah.

Efek samping Hipersensitivitas terhadap betasrc tablet.

(33)

Obat Fasigyn Dosis Resep 1 kali sehari

Dosis Literatur Dewasa: terapi Trikomoniasis: terapi; 4 tablet sebagai dosis tunggal selama 3 hari; giardiasis, tablet sebagai dosis tunggal; anaerob: terapi 4 dosis sebagai dosis tunggal, 2 tablet sebagai dosis tunggal -5 hari berikutnya; profilaksis: 4 tablet sebagai dosis tunggal diberikan 12 jam sebelum operasi; anak-anak: trikomoniasis : 50-75 mg/kgBB sebagai dosis tunggal; amubiasis ussu: 50-60 mg/kgBB sebagai dosis tunggal Indikasi Literatur Trikomoniasis, amubiasis, giardiasis, infeksi

anaerob

Kontra indikasi Riwayat diskasia darah, kelainan neurologi organik, trimester pertama kehamilan dan ibu menyusui, hipersensitif

Efek samping Gangguan saluran cerna

Peringatan dan Perhatian Alcohol, Ascorbic acid, Atovaquone, Cetirizine, Cholecalciferol.

Kesimpulan:

(34)

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Dosis dan bentuk sediaan perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(35)

7. RESEP 7

Gambar 7. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Lanabal 500 no. V S 1 dd1

R/Simvastatin no. X S 1 dd1

R/ Tremenza no.X S 2 dd1

R/ Sumagesic no.X S 3 dd1

Pro : Hendra Umur :

-No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Lanabal

Komposisi Mecobaline

(36)

-Kekuatan Sediaan 

Cara Pemberian

-Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Penyimpanan Simpan obat di temperatur

ruangan, jauh dari panas dan

Cara Pemberian 

Jumlah  tertutup rapat dan terlindung dari cahaya

Obat Tremenza

Komposisi Pseudoefedrin HCl 60 mg

Triprolidin HCl 2,5 mg.

Bentuk

-Simpan sediaan tablet pada suhu kamar yang terlindung dari sinar matahari langsung

Obat Sumagesic

(37)

Bentuk

-Paracetamol Inkompatibilitas terhadap permukaan nylon dan rayon

Stabilitas

Terhidrolisis pada ph minimal 5-7 , Stabil pada temperatur 450C (dalam bentuk serbuk) , Dapat terdegradasi oleh quinominim dan terbentuk warna pink,coklat dan hitam, Relatif stabil terhadap oksidasi, Menyerap uap air dalam jumlah tidak signifikan pada suhu 250C dan kelembaban 90%

c) Skrining Klinis

Obat Lanabal Dosis dalam resep 1 kali sehari 1 Dosis Literatur 3 kali sehari 1 Indikasi Literatur Neuropati perifer Kontra indikasi hipersensitivitas

Efek samping Mual, anoreksia, diare, ruam kulit, sakit kepala. Nyeri dan indurasi pada tempat injeksi IM

Interaksi Dapat berinteraksi dengan obat Chloramphenicol, Cimetidine, Colchicine, Famotidine, Lansoprazole, Neomycin.

Obat Simvastatin

Dosis 1 kali sehari

Dosis literatur 1 kali sehari pada malam hari

(38)

meningkat pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer (tipe IIa dan IIb) bila respon terhadap diet terbatas kolesterol dan lemak jenuh serta tindakan non farmakologi lainnya tidak adekuat

Kontra indikasi Hipersensitivitas, penyakit hati, kehamilan, dan ibu menyusui

Efek samping Nyeri abdomen, konstipasi, kembung, dan sakit kepala.

Interaksi - Pemakaian bersama-sama dengan immunosupresan, itrakonazol, gemfibrozil, niasin dan eritromisin dapat menyebabkan peningkatan pada gangguan otot skelet (rabdomiolisis dan miopati).

- Dengan antikoagulan kumarin dapat memperpanjang waktu protrombin. - Antipirin, propanolol, digoksin

Obat Tremenza Dosis Resep 2 kali sehari 1 Tablet Dosis Literatur 3-4 kali sehari 1 tablet.

Indikasi Literatur Menghilangkan gejala-gejala flu

Kontra indikasi Penyakit saluran pernapasan bagian bawah termasuk asma, hipertensi, glaukoma, diabetes, penyakit arteri koroner, terapi penghambat mono amin oksidase (MAOI). Efek samping Mulut, hidung dan tenggorokan kering.

Sedasi, pusing, gangguan koordinasi, gemetar, insomnia/susah tidur, halusinasi, telinga berdenging tanpa rangsang dari luar. Interaksi Dapat berinteraksi dengan betahistin dan

(39)

Obat Sumagesic Dosis Resep 3 kali sehari

Dosis Literatur 3-4 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur Demam yang menyertai flu,pilek,atau infeksi lain, sakit kepala,sakit gigi,nyeri otot dan sendi,artritis reumatoid,dan nyeri ynag berhubungan dengan trauma.

Kontra indikasi Hipersensitivitas, dan kerusakan hati Efek samping Reaksi kulit,darah dan reaksi alergi lain

Interaksi - Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic.

- Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.

- Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek farmakologis paracetamol.

- Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap baik alamat pasien, umur pasien, no tlp pasien, BB dan jenis kelamin pasien

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

(40)

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

Resep tidak lengkap secara administrasi, sedangkan secara farmasetik belum optimal, untuk klinis terapi pada pasien terjadi perbedaan antara dosis dalam resep dan dosis pada literatur untuk obat lanabal dan tremenza. Menghindari adanya efek samping dari terapi pada pasien perlu dilakukan edukasi tanda-tanda efek samping dan cara penggunaan pada semua obat yang ada dalam resep tersebut.

8. RESEP 8

Gambar 8. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Tab Sanmol 500mg no. X S 3 dd1

R/Tab Ambroxol no. X S 3 dd1

R/ Tab Zega Vit no.X S 2 dd1

Pro : Vacarion Umur :

-No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

(41)

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administrati

b) Skrining Farmasetik

Obat Sanmol

Inkompatibilitas Paracetamol Inkompatibilitas terhadap permukaan nylon dan rayon

Penyimpanan Terhidrolisis pada ph minimal 5-7 , Stabil pada temperatur 450C (dalam bentuk serbuk) , Dapat terdegradasi oleh quinominim dan terbentuk warna pink,coklat dan hitam, Relatif stabil terhadap oksidasi, Menyerap uap air dalam jumlah tidak signifikan pada suhu 250C dan kelembaban 90%

Obat Ambroxol

Simpan pada suhu kamar (di bawah suku 30 derajat Celcius) dan tempat kering,

(42)

Obat Zegavit

Komposisi

Vitamin E 30 iu, vitamin C 750 mg, vitamin B1 15 mg, vitamin B2 15 mg, niacinamide 100 mg, vitamin B6 25 mg, vitamin B12 12 mcg, folic acid 0.4 mg, Ca 20 mg, pantothenic acid 20 mg, Zn 20 mg

Stabilitas Simpan pada suhu di bawah 30ºC

c) Skrining Klinis

Obat Sanmol Dosis dalam resep 3 kali sehari 1 tablet Dosis Literatur 3-4 kali sehari

Indikasi Literatur Meredakan nyeri termasuk sakit kepala, sakit gigi, demam yang menyertai flu dan setelah imunisasi

Kontra indikasi Disfungsi hati dan ginjal

Efek samping reaksi hematologi, reaksi kulit dan reaksi alergi lainnya

Interaksi - Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic.

- Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.

(43)

- Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

Obat Ambroxol

Dosis Resep 3 kali sehari 1 tablet

Dosis Literatur Dewasa: sehari 3 kali 1 tablet.

Anak-anak 5 - 12 tahun : sehari 3 kali 1/2 tablet.

Anak-anak 2 - 5 tahun : sehari 3 kali 7,5 mg

Anak-anak di bawah 2 tahun : sehari 2 kali 7,5 mg

Indikasi Literatur Penyakit saluran napas akut dan kronis yang disertai sekresi bronkial yang abnormal, khususnya pada eksaserbasi dan bronkitis kronis, bronkitis asmatik, asma bronkial

Kontra indikasi Hipersensitif terhadap ambroksol.

Efek samping Reaksi alergi

(44)

Obat Zegavit

Dosis 2 kali sehari 1 tablet

Dosis literatur Dewasa dan anak > 12 tahun : 1 sehari Indikasi literatur Pengobatan terhadap defisiensi vitamin C

dan B kompleks karena kebutuhan yang meningkat, asupan makanan yang tidak adekuat atau gangguan absorpsi dari nutrien dan suplemen vitamin E, kalsium dan zink untuk asupan sehari-hari

Kontra indikasi

-Efek samping

-Interaksi

-Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap baik alamat pasien, umur pasien, no tlp pasien, BB pasien

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(45)
(46)

9. RESEP 9

Gambar 9. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Cetirizine tab 20 mg no. X S 1 dd1

R/Azithromicyn tab 500mg no. V S 1 dd1

R/ Cefixime tab no.X S 2 dd1

Pro : Ny. Primadita Umur :

-No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Cetrizine

Komposisi Cetrizine

(47)

Kekuatan Sediaan 

Cara Pemberian

-Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Penyimpanan Simpan obat di temperatur ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung.

Obat Azithromicyn

Komposisi Azithromycin Dosis dalam resep 1 kali sehari 1 tablet Dosis Literatur 1 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur penyakit alergi, rhinitis alergi, dan urtikaria idiopatik kronis.

(48)

hipersensitif terhadap kandungan dalam obat.

- Wanita menyusui, karena kandungan aktif cetirizine diekskresi pada air susu ibu.

Efek samping - kekeringan pada mulut, hidung dan tenggorokan

- Pada beberapa individu terjadi reaksi hipersensitif, termasuk reaksi kulit dan mungkin terjadi angiodema.

Interaksi Alkohol

Obat Azithromicyn Dosis dalam resep 1 kali sehari Dosis Literatur 1 kali sehari

Indikasi Literatur Mengobati infeksi bakteri (infeksi telinga, kelamin, kulit, sinusitis, bronkitis, pneumonia, tonsilitis, dan faringitis)

Kontra indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini dan antibiotika makrolidum lainnya

Efek samping Mual, muntah, diare, kembung, sakit kepala, sakit perut dan nafsu makan berkurang.

(49)

Selain itu azithromycin mengurangi klirens triazolam sehingga meningkatkan efek farmakologinya.

Obat Cefixime

Dosis Resep 2 kali sehari 1 tablet Dosis Literatur 2 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur - Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Escherichia coli dan Proteus mirabilis.

- Otitis media disebabkan oleh Haemophilus influenzae dan Streptococcus pyogenes.

- Faringitis dan tonsilitis yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes.

- Bronkitis akut dan bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae (strain beta-laktamase positif dan negatif).

Kontra indikasi Penderita dengan riwayat shock atau hipersensitif

Efek samping - Shock

(50)

- Hipersensitivitas

Jika tanda-tanda reaksi hipersensitivitas seperti rash, urtikaria, eritema, pruritus atau demam maka pemakaian sediaan ini harus dihentikan dan sebaiknya dilakukan penanganan lain yang lebih tepat.

- Hematologik

Granulositopenia atau eosinophilia jarang terjadi. Kadang-kadang thrombocytopenia dapat terjadi. Pemakaian sediaan ini sebaiknya dihentikan bila ditemukan adanya kelainan-kelainan ini.

Interaksi Antikoagulan (misalnya, warfarin) atau carbamazepine, Vaksin BCG atau vaksin tifoid hidup karena efektivitasnya akan menurun

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap baik alamat pasien, umur pasien, no tlp pasien, BB pasien

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

(51)
(52)

10. RESEP 10

Gambar 10. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Demacolin no. XII S 3 dd1

R/ Amoxan 500mg no. XII S 3 dd1

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

(53)

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Penyimpanan Simpan obat di temperatur ruangan, jauh dari panas dan cahaya langsung

Obat Amoxan

Komposisi Dexametason dan desklorfeniramin

Bentuk 

Dosis dalam resep 3 kali sehari 1 tablet Dosis Literatur 3-4 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur Untuk meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin.

Kontra indikasi Gangguan fungsi hati berat dan hipertensi.

(54)

Interaksi Penggunaan bersama antidepresantipe penghambat MAO dapat mengakibatkan krisis hipertensi

Obat Amoxan Dosis dalam resep 3 kali sehari Dosis Literatur 3 kali sehari

Indikasi Literatur - Infeksi saluran pernapasan atas, misalnya tonsilitis, sinusitis, laringitis, dan faringitis;

- Infeksi saluran pernapasan bawah, misalnya bronkitis, bronkiolitis, dan pneumonia;

- Infeksi telinga tengah (otitis media); - Infeksi saluran kemih, seperti

pielonefritis, sistitis, dan uretritis;

- Infeksi kulit, seperti luka terbuka, selulitis, bisul, dan pioderma;

- Infeksi lambung oleh bakteri Helicobater pylori (sebagai kombinasi dengan antibiotik lainnya)

Kontra indikasi - Pasien alergi terhadap obat golongan penisilin yang telah diketahui, termasuk bayi yang lahir dari ibu yang alergi terhadap penisilin;

(55)

alergi yang berat dapat menimbulkan syok (penurunan tekanan darah cepat dalam waktu singkat);

- Gangguan saluran pencernaan, yaitu mual, muntah, dan diare;

- Penggunaan amoxicillin jangka panjang, seperti antibiotik pada umumnya, dapat mengakibatkan superinfeksi oleh jamur dan bakteri yang resisten terhadap amoxicillin.

Interaksi

-Obat Dextamin

Dosis Resep 3 kali sehari

Dosis Literatur 3-4 kali sehari

Indikasi Literatur Dextamine dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit berikut, yaitu Demam yang berat, asma saluran pernafasan yang kronis dan berat, peradangan selaput lendir hidung karena alergi, peradangan kulit yang disebabkan oleh alergi terhadap makanan atau alergi teerhadap sentuhan, perdangan yang ditimbulkan oleh obat – obat tertentu, peradangan selaput ikat mata karena alergi, peradangan pada kornea, dan gangguan inflamasi pada mata

Kontra indikasi - Pasien yang diketahui memiliki riwayat alergi atau hipersensitif terhadap deksametason atau desklorfeniramin. - Pasien yang mengalami infeksi jamur

(56)

penyakit infeksi akut Pasien tukak lambung, osteoporosis, psikosis dan psikoneurosis berat.

Efek samping Efek samping dapat muncul terutama bila dextamine dikonsumsi dalam dosis besar atau dalam jangka waktu yang lama. Beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan antara lain retensi Cairan dan garam; gangguan saluran pencernaan, nafsu makan meningkat; retardasi pertumbuhan, sindrom cushing, gangguan menstruasi, berkeringat banyak, mengantuk, kelemahan otot, gangguan mental, penglihatan kabur, mulut kering, kesulitan dalam berkemih.

Interaksi

-Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap baik alamat pasien, umur pasien, no tlp pasien pasien

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

(57)
(58)

11. RESEP 11

Gambar 11. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Mucopect drop No 1

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Mucopect

Komposisi Ambroxol hydrochloride

Bentuk Sediaan 

Kekuatan Sediaan

(59)

-Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

-Obat Cesfpan

Komposisi Cefixime

Bentuk Sediaan 

Kekuatan Sediaan 

Cara Pemberian 

Jumlah 

Aturan Pakai 

Inkompatibilitas

(60)

c) Skrining Klinis

Obat Mucopect Dosis dalam resep 2 dd gtt 10

Dosis Literatur Dosis ambroksol hidroklorida : 60 sampai 120 mg terbagi menjadi 2 dosis. Indikasi Literatur Terapi pada penyakit saluran nafas akut

dan kronik yang disertai dengan sekresi bronkus yang abnormal, terutama pada bronkitis kronik eksaserbasi, ashmatik bronkitis, dan bronchial asma.

Kontra indikasi Absolut kontraindikasi masih belum diketahui.

Efek samping Hipersensitif, ambroksol, reaksi alergi gangguan ringan pada saluran percernaan.

Interaksi Obat-obat dengan kandungan zat aktif ambroxol berinteraksi dengan obat-obat lain sebagai berikut : Jika diberikan bersamaan dengan antibiotik seperti amoxicillin, cefuroxim, erythromycin, dan doxycycline, konsentrasi antiobiotik-antibiotik tersebut di dalam jaringan paru meningkat. Obat ini juga sering dikombinasikan dengan obat-obat standar untuk pengobatan bronkitis seperti glikosida jantung, kortikosteroid dan bronkospasmolitik.

Obat Cefspan Dosis dalam resep 2 dd 1 cc

(61)

Indikasi Literatur obat yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi saluran kemih (isk) dan kelamin.

Kontra indikasi Penggunaan antibiotik ini harus dihindari pada pasien dengan riwayat hipersensitivitas/alergi antibiotik Cefixime dan antibiotik golongan cephalosporin lainnya.

Efek samping Efek samping yang paling umum dari antibiotik cephalosporin oral adalah gangguan pencernaan termasuk mual, muntah, dan diare.

Interaksi Probenesid menghambat sekresi Cefspan (Cefixime) sehingga meningkatkan konsentrasi obat ini dalam tubuh dan meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

(62)

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(63)

12. RESEP 12

Gambar 12. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Asam mefenamat 500 mg No XV S 3 dd 1

R/ Amoksisilin 500 mg No XV S 3 dd 1

Pro : Racmawati Umur : 60 tahun

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

(64)

Inkompatibilitas

-Penyimpanan Disimpan dalam wadah tertutup rapat, pada suhu antara 15-30°C

Obat amoksisilin

Penyimpanan - Simpan dalam wadah kedap udara. 1 - Suspensi oral tetap stabil selama 14

hari pada suhu kamar atau jika didinginkan (pendinginan lebih disarankan).

- Unit-dose antibiotik oral syringes stabil selama 48 jam.

c) Skrining Klinis

Obat Asam Mefenamat Dosis dalam resep 3 kali sehakri

Dosis Literatur Anak di atas 12 tahun dan Dewasa, 500 mg 3 kali sehari

Indikasi Literatur Nyeri dan inflamasi pada arthritis dan osteoarthritis, nyeri pasca operasi; nyeri ringan sampai sedang, dismenorea dan menorrhagia3

(65)

Efek samping - Sistem saraf pusat: Sakit kepala, gugup, pusing

- Dermatologic: Gatal-gatal, ruam - Endokrin metabolik &: retensi cairan - Gastrointestinal: kram perut, mulas,

gangguan pencernaan, mual , muntah , diare , sembelit, gangguan perut /

(66)

Obat Amoksisilin Dosis dalam resep 3 kali sehari

Dosis Literatur Dosis oral: 250 mg tiap 8 jam, dosis digandakan pada infeksi berat;

ANAK hingga 10 tahun: 125-250 mg tiap 8 jam, dosis digandakan pada infeksi berat. Otitis media, 1 g setiap 8 jam. Anak 40 mg/kg bb sehari dalam 3 dosis terbagi (maks 3 g sehari).

Pneumonia, 0,5-1 g setiap 8 jam.

Antrax (terapi & profilaksis setelah paparan), 500 mg setiap 8 jam;

ANAK berat badan kurang dari 20 kg, 80 mg/kg bb sehari dala 3 dosis terbagi, berat badan lebih dari 20 kg, dosis dewasa.

Indikasi Literatur Infeksi saluran kencing, otitis media, sinusitis, infeksi oral, bronkitis, rendah atau sedang-parah komunitas-pneumonia, invasif salmonellosis, meningitis listerial, profilaksis endokarditis, eradikasi Helicobacter pylori.

Kontra indikasi Hipersensitif terhadap amoksisilin, penisilin, atau komponen lain dalam formulasi.

Efek samping Mual, muntah, diare, ruam

(menghentikan pengobatan); kolitis terkait antibiotik.

Interaksi

-Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap

(67)
(68)

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(69)

13. RESEP 13

Gambar 13. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Bisoprolol 5 mg No XX S 1 dd 1

R/ Candesartan 16 mg No XX S 1dd 1

R/ Amlodipin 5 mg No XX S 1 dd 1

Pro : S. Shadinah Umur : 79 thn

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

d) Skrining Farmasetik

Obat Bisoprolol

(70)

Bentuk Sediaan 

Penyimpanan Simpan pada suhu di bawah 30C

Obat Amlodipin

Penyimpanan Disimpan dalam suhu kamar (15-30°C)

e) Skrining Klinis

Obat Bisoprolol Dosis dalam resep 1 kali sehari

Dosis Literatur Dewasa : dosis awal: 2,5-5mg satu kali per-hari; dosis dapat ditingkatkan menjadi 10mg dan, jika diperlukan, sampai dengan 20mg satu kali per-hari. Rentang dosis normal: 2,5-10mg satu kali per-hari.2,4

(71)

1,25mg sekali sehari. Dosis maksimum yang dapat direkomendasikan adalah 10mg satu kali per-hari. Dosis harus ditingkatkan secara perlahan dan perlu dipantau tanda dan gejala gagal jantung.2,4

Angina pektoris kronis: 5-20 mg secara oral sekali sehari.

Indikasi Literatur Bisoprolol diindikasikan untuk hipertensi, bisa digunakan sebagai monoterapi atau dikombinasikan dengan antihipertensi lain. Kontra indikasi Blok atrioventrikular derajat 2 atau 3; gagal

jantung, syok kardiogenik sinus bradikardia berat.2

Efek samping - Sistem saraf pusat: dizziness, vertigo, sakit kepala, parestesia, hipoaestesia, ansietas, konsentrasi berkurang.

- Sistem saraf otonom: mulut kering. - Kardiovaskular: bradikardia, palpitasi

dan gangguan ritme lainnya, cold extremities, klaudikasio, hipotensi, hipotensi ortostatik, sakit dada, gagal jantung.

- Psikiatrik: insomnia, depresi.

- Gastrointestinal: nyeri perut, gastritis, dispepsia, mual, muntah, diare, konstipasi.

- Muskuloskeletal: sakit otot, sakit leher, kram otot, tremor.

(72)

- Khusus: gangguan visual, sakit mata, lakrimasi abnormal, tinitus, sakit telinga. - Metabolik: penyakit gout.

Interaksi - Penggunaan beta bloker bersama amiodaron dapat menyebabkan hipotensi, bradikardia, atau serangan jantung.

- Penggunaan beta bloker bersama dronedaron dapat menyebabkan peningkatan kejadian bradikardia.

- Penggunaan beta bloker bersama verapamil dapat menyebabkan hipotensi, bradikardia.

- Penggunaan beta bloker bersama diltiazem, gallopamil, flunarizin, lidoflazin, perheksilin dapat menyebabkan peningkatan risiko hipotensi, bradikardia, gangguan konduksi AV.Penggunaan bisoprolol dan klonidin bersamaan dapat meningkatkan risiko sinus bradikardia, respons berlebihan terhadap penghentian klonidin (yaitu hipertensi akut).

Obat Candesartan Dosis Resep 1 kali sehari 1 tablet

Dosis Literatur - Dosis awal: 4 mg melalui mulut (per oral), 1 kali sehari

- Tingkatkan dosis dengan mendua-kali-lipatkan dosis hingga dosis yang paling tinggi yang bisa diterima pasien, pada jarak lebih dari 2 minggu.

(73)

oral), 1 kali sehari.

Indikasi Literatur Candesartan digunakan dalam perawatan, kontrol, pencegahan, & perbaikan penyakit, kondisi dan gejala berikut ini: Hipertensi, gagal jantung

Kontra indikasi Penderita yang hipersensitif terhadap komponen-komponen yang dikandung candesartan

Efek samping - Pusing

- Kelelahan - Ringan - Ingusan

- Sakit tenggorokan

(74)

Obat Amlodipin

Dosis 1 kali sehari 1 tablet

Dosis literatur Dewasa :

Hipertensi: Oral: Dosis awal: 5 mg sekali sehari, dosis maksimum: 10 mg sekali sehari.

Secara umum, titrasi dalam 2,5 bertahap mg selama 7-14 hari. Biasa rentang dosis (JNC 7): 2,5-10 mg sekali sehari.

Indikasi literatur Pengobatan hipertensi, pengobatan gejala angina stabil kronik, angina vasospastik (kasus suspek angina Prinzmetal), pencegahan hospitalisasi karena angina dengan penyakit jantung koroner (terbatas pada pasien tanpa gagal jantung atau fraksi ejeksi < 40%)

Kontra indikasi Hipersensitivitas terhadap amlodipine atau komponen lain dalam sediaan.Syok kardiogenik, angina tidak stabil, stenosis aorta yang signifikan

(75)

pernah dilaporkan dan tidak dapat dipisahkan dari riwayat penyakitnya sendiri, seperti infark miokard, aritmia (termasuk bradikardia, takikardia ventricular, dan fibrilasi atrial) serta nyeri dada.

Tidak ada kelainan-kelainan tes laboratorium yang signifikan secara klinis berkaitan dengan amlodipine.

Interaksi Amlodipin meningkatkan level/ efek dari aminofilin, flufoksamin, meksiletin, mirtazipin, ropinirol, teofilin, trifluoroperazin dan substrat CYP1A2 lain. Level/ efek amlodipin dapat ditingkatkan oleh antifungi golongan azol, klaritromisin, diklofenak, doksisiklin, eritromisin, imatinib, isoniazid, nefodazon, nikardipin, propofol, inhibitor protease, kuinidin, telitromisin, verapamil dan substrat inhibitor CYP3A4 lain. Kadar siklosporin dapat ditingkatkan oleh amlodipin.

Penurunan efek : kalsium dapat menurunkan efek hipotensif dari bloker saluran kalsium.Level/ efek amlodipin dapat diturunkan oleh aminoglutetimida, karbamazepin, nafsilin, nevirapin, fenobarbital, fenitoin, rifamisin dan induser CYP3A4 lain.

(76)

Resep tersebut kurang lengkap

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(77)

14. RESEP 14

Gambar 14. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Cefixime 200 No XIV S 2 dd 1

R/ Cataflam 50 No XX S 3 dd 1

Pro : Rundolp Umur : Dw

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Cefixime Komposisi

Bentuk Sediaan 

Kekuatan Sediaan 

(78)

-Jumlah 

Penyimpanan Simpan pada suhu di bawah 30C

c) Skrining Klinis

Obat Cefixime

Dosis Resep 2 kali sehari 1 tablet Dosis Literatur 2 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur - Infeksi saluran kemih tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Escherichia coli dan Proteus mirabilis.

- Otitis media disebabkan oleh Haemophilus influenzae dan Streptococcus pyogenes.

- Faringitis dan tonsilitis yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes.

- Bronkitis akut dan bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut yang disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae (strain beta-laktamase positif dan negatif).

(79)

hipersensitif

Efek samping - Shock

Perhatian yang cukup sebaiknya dilakukan karena gejala-gejala shock kadang-kadang bisa terjadi. Jika sediaan ini harus dihentikan.

- Hipersensitivitas

Jika tanda-tanda reaksi hipersensitivitas seperti rash, urtikaria, eritema, pruritus atau demam maka pemakaian sediaan ini harus dihentikan dan sebaiknya dilakukan penanganan lain yang lebih tepat.

- Hematologik

Granulositopenia atau eosinophilia jarang terjadi. Kadang-kadang thrombocytopenia dapat terjadi. Pemakaian sediaan ini sebaiknya dihentikan bila ditemukan adanya kelainan-kelainan ini.

Interaksi Antikoagulan (misalnya, warfarin) atau carbamazepine, Vaksin BCG atau vaksin tifoid hidup karena efektivitasnya akan menurun

Obat Cataflam

Dosis Resep 3 kali sehari

(80)

2-3 dosis. Maksimal: 150 mg/hari (nyeri dan osteoartritis), 225 mg/hari (AR) dan 125 mg/hari (spondilitis ankilosa)

Indikasi Literatur Terapi akut dan kronik artritis rheumatoid, osteoartritis dan spondilitis ankilosa, dismenore primer

Kontra indikasi Jangan digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap Diclofenac, riwayat reaksi alergi (bronkospasme, shock, rhinitis, urtikaria) setelah penggunaan aspirin atau NSAID lainnya (misalnya, ibuprofen, celecoxib). Pasien yang akan atau telah menjalani operasi by-pass jantung sebaiknya jangan menggunakan Cataflam D (Diclofenac). Obat ini juga dikontraindikasikan untuk pasien yang memiliki masalah ginjal, hati, atau radang / tukak pada lambung atau usus.

Efek samping Gangguan GI seperti mual, muntah, diare, kejang perut, dispepsia, kembung, anoreksia, sakit kepala, pusing, vitiligo. Erupsi kulit atau ruam. Peningkatan transaminase dalam serum

(81)

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

(82)

15. RESEP 15

Gambar 15. Dokumentasi Pribadi, 2017

R/ Tab Ambroxol No XV S 3 dd 1

R/ Tab Cetirizin No V S 1 dd 1 pagi

Pro : Ny Kartini Simba Umur : 54 thn

No Skrining Administratif Ada Tidak Ada

1 Nama Dokter 

2 SIP 

3 Alamat Dokter 

4 Tanggal Penulisan Resep 

5 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) 

6 Aturan Pakai 

7 Nama Pasien 

8 Alamat Pasien 

9 No. Telepon Pasien 

10 Umur Pasien 

11 Berat Badan Pasien 

12 Jenis Kelamin Pasien 

13 Tanda Tangan / Paraf Penulis Resep  a) Skrining Administratif

b) Skrining Farmasetik

Obat Ambroxol

Komposisi Ambroxol hidroklorida

Bentuk 

Kekuatan sediaan 

(83)

Jumlah  dan tempat kering, terlindung dari cahaya.

Dosis Resep 3 kali sehari 1 tablet

Dosis Literatur Dewasa: sehari 3 kali 1 tablet.

Anak-anak 5 - 12 tahun : sehari 3 kali 1/2 tablet.

Anak-anak 2 - 5 tahun : sehari 3 kali 7,5 mg

Anak-anak di bawah 2 tahun : sehari 2 kali 7,5 mg

Indikasi Literatur Penyakit saluran napas akut dan kronis yang disertai sekresi bronkial yang abnormal, khususnya pada eksaserbasi dan bronkitis kronis, bronkitis asmatik, asma bronkial

(84)

Efek samping Reaksi alergi

Interaksi Kombinasi ambroksol dengan obat-obatan lain dimungkinkan, terutama yang berhubungan dengan sediaan yang digunakan sebagai obat standar untuk sindroma bronkitis (glikosida jantung,kortikosterida,bronkapasmolitik , diuretik dan antibiotik).

Obat Cetrizine Dosis dalam resep 1 kali sehari 1 tablet Dosis Literatur 1 kali sehari 1 tablet

Indikasi Literatur penyakit alergi, rhinitis alergi, dan urtikaria idiopatik kronis.

Kontra indikasi - Penderita dengan riwayat

hipersensitif terhadap kandungan dalam obat.

- Wanita menyusui, karena kandungan aktif cetirizine diekskresi pada air susu ibu.

Efek samping - kekeringan pada mulut, hidung dan ptenggorokan

- Pada beberapa individu terjadi reaksi hipersensitif, termasuk reaksi kulit dan mungkin terjadi angiodema.

(85)

Kesimpulan:

Resep tersebut kurang lengkap

Cara pengatasi:

Hal-hal yang kurang lengkap mengenai data pasien bisa langsung ditanyakan pada pasien atau keluarga pasien.

Saran:

Kekuatan sedian perlu di cantumkan.

Kesimpulan skrining resep dan hasil analisis DRP(Drug Related Problem) serta care plan:

Figur

Gambar 3. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 3.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.11
Gambar 5. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 5.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.22
Gambar 6. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 6.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.29
Gambar 7. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 7.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.35
Gambar 8. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 8.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.40
Gambar 9. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 9.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.46
Gambar 10. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 10.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.52
Gambar 11. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 11.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.58
Gambar 12. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 12.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.63
Gambar 13. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 13.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.69
Gambar 14. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 14.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.77
Gambar 15. Dokumentasi Pribadi, 2017

Gambar 15.

Dokumentasi Pribadi, 2017 p.82

Referensi

Memperbarui...

Related subjects : skrining resep