• Tidak ada hasil yang ditemukan

Respons Pertumbuhan Bibit Bud Chips Tebu (Saccharum Officinarum L.) Terhadap Perendaman Dan Konsentrasi Iaa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Respons Pertumbuhan Bibit Bud Chips Tebu (Saccharum Officinarum L.) Terhadap Perendaman Dan Konsentrasi Iaa"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Amanah, S. 2009. Pertumbuhan Bibit Stek Lada (Piper nigrum Linnaeus) Pada Beberapa Macam Media dan Konsentrasi Auksin. Universitas Sebelas Maret. Vol 19(1):39.

Arimarsetiowati, R., dan F. Ardiyani. 2012. Pengaruh penambahan auksiin terhadap pertunasan dan perakaran kopi arabika perbanyakan Somatik Embriogenesis. Pelita Perkebunan. Vol 28(2):85-87.

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat. 2013. Pembibitan Tebu. BBPPTP Surabaya. 2014. Teknologi Percepatan Pembibitan Tebu dengan Bud

chip. http://ditjenbun.deptan.go.id. [Diakses tanggal 29 Maret 2014]. Budiarto. 2013. Mendulang Gula dengan Bud chip

PTPN X. [Diakses tanggal 29 Maret 2014].

Campbell, Neil A., Reece, B Jane., Mitchell G. Lawrence. 2003. Biologi Edisi ke Lima Jilid 2. Penerjemah : Wasmen Manalu. Jakarta: Erlangga

Fahmi, Z. I. 2014. Kajian Pengaruh Auksin terhadap Perkecambahan Benih dan Pertumbuhan Tanaman. Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya, Surabaya.

Gandadikusumah, V.G. (2002). Induksi Perakaran Tanaman Pepaya (Carica papaya L.) Hasil Persilangan Pepaya Bangkok dengan Pepaya Hawaii Secara in vitro dengan Media Perlakuan MS dan IBA.Skripsi. Universitas Sebelas Maret, Surabaya 58

Gardner, P. Franklin,. Pearce, Brent R,. dan Mitchell, L. Roger. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Diterjemahkan oleh Herawati Susilo; pendamping Subiyanto. Jakarta : Universitas Indonesia Press.

George, E.F. and P.D. Sherrington. 1984. Plant Propagation by Tissue Culture. Exegetics Limited, England. 709 p.

Gostu, E. 2013.Bertanam Tebu dengan Metode Bud Chip di HGU Kawilungu PG. [Diakses metode.html pada tanggal 21 Maret 2014].

Hanafi. 2013. Pengaruh Media Pottray Terhadap Pertumbuhan Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.) Asal Bahan Tanam Bud Chip. Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo. Hal 3.

Hidayat. 2007. Induksi Pertumbuhan Eksplan Endosperm Ulin dengan IAA dan Kinetine. Universitas Udayana, Bali. Hal 149-150.

Hidayatullah, S. 2013. Uji Kombinasi Pemberian Beberapa Konsentrasi IAA dan IBA dengan Teknik Perendaman pada Stek Batang Melati Gambir (Jasminum officinale L.). Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Vol 26(2):1.

(2)

Ilmu., 2008. Peranan Hormon Tumbuh dalam Memacu Pertumbuhan Algae. [Diakses dari

Indrawanto, C., Purwono., Siswanto., M. Syakir., dan W. Rumini. 2010. Budidaya dan Pasca Panen Tebu. ESKA Media, Bogor.

Khuluq, A.D. 2013. Stimulasi Akar dan Tunas Tebu pada Benih Tebu dengan Inkubasi Lapang. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Situbondo.

Marzuki, I. Suliansyah, dan R. Mayerni. 2008. Pengaruh NAA terhadap Pertumbuhan Bibit Nenas (Ananas comosus L. Merr) pada Tahap Aklimatisasi. STPP Nangroe Aceh Darussalam dan Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Nangroe Aceh Darussalam dan Padang. Vol 1(3): 112, 115, dan 120.

Munir, M. E. 1983. “Si Manis” Petunjuk Praktis Bercocok Tanam Tebu. Samudera, Jakarta.

Putri, A. D., Sudiarso., dan T. Islami. 2013. Pengaruh Komposisi Media Tanam pada Teknik Budchip Tiga Varietas Tebu (Saccharum officinarum L.). Universitas Brawijaya. Vol 1(1):1-2.

P3G1 Kediri. 2014. Teknologi Bud chip. http://www.puslitgula10.com. [Diakses tanggal 29 Maret 2014].

Rahayu, T., dan Alfatoni. 2010. Perkecambahan Benih dan Pertumbuhan Bibit Jati (Tectona grandis L., F.) dalam Perendaman IAA dengan Beberapa Tingkat Konsentrasi dan Lama Perendaman. Diakses dari Agronomika pada tanggal 29 Maret 2014. Vol 6(2):1.

Salisbury, F.B and C.W. Ross. 1995. Plant Physiology Second Edition. Sworth Publishing Company Inc., Belmonth.

Sitompul, S.M. dan B. Guritno., 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Steel, R.G.D dan J.H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistik. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Steenis, V. Dr. C.G.G.J., G.den Hoed dan Dr P.J Eyma. 2005. Flora. PT Pradnya Paramita. Jakarta.

Suprapto, A. 2004. Auksin : Zat Pengatur Tumbuh Penting Meningkatkan Mutu Stek Tanaman. Universitas Tidar, Magelang. Vol 21(1): 86.

(3)

Sylvia, I. (2009). Pengaruh IBA dan NAA terhadap stek Aglonema Var. Donna Carmen dengan perendaman. Skripsi. Fakultas Pertanian IPB, Bogor.

Yuliardi, R. 2012. Bud chip. [Diakses dari akun resmi PTPN X pada tanggal 21 Maret 2014].

Zulkarnain, H. 2009. Kultur Jaringan Tanaman. Bumi Aksara, Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan total luas daun dibutuhkan konsentrasi IAA yang tidak terlalu tinggi namun lama perendaman IAA yang cukup lama sesuai dengan yang

Peubah amatan yaitu persentase perkecambahan, laju perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering

Peubah amatan yaitu persentase perkecambahan, laju perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering

Interaksi perlakuan konsentrasi IAA dan lama perendaman berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang, tetapi berpengaruh sangat nyata pada kecepatan benih berkecambah,

Sidik ragam data bobot kering akar 10 MSPT karena perlakuan lama perendaman dan konsentrasi IAA. SK db JK KT

Perlakuan perendaman bibit tebu bud chip dengan konsentrasi auksin 100 ppm berpengaruh nyata pada parameter persentase perkecambahan, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah

Grafik hubungan jumlah daun bibit bud chips tebu 10 MSPT dengan umur bahan tanaman pada berbagai pemberian BAP .... Grafik hubungan jumlah daun bibit bud chips tebu 10 MSPT

Hasil data ANOVA pada percobaan Pengaruh Cendawan Pembentuk Mikoriza dan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Bibit Tebu (Saccharum officinarum L.) Metode