• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Papan Partikel Berbahan Dasar Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembuatan Papan Partikel Berbahan Dasar Sabut Kelapa (Cocos nucifera L.)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

44

DAFTAR PUSTAKA

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2006. Mutu Papan Partikel SNI 03-2105-2006. Badan Standardisasi Nasional : Jakarta.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2007. Statistical Yearbook of Indonesia. BPS press, Jakarta

Deptan. 2005. Prospek dan Pengembangan Agribisnis Kelapa

http://www.litbang.deptan.go.id. [ 03 Februari 2015].

Effendi, H., Raskita, S., Bambang, S. 2002. Pemanfaatan serbuk sabut kelapa sebagai bahan penyerap oli dan air berupa panel papan partikel dalam prosiding Seminar Nasional MAPEKI V, Bogor

[FAO] Food and Agricultura Organization. 1999. Improvement in Drying, Softening, Bleaching, Dyeing Coir Fibre/Yarn and in Printing Coir Floor Coverings. www.fao.org. [ 03 Februari 2015].

Frihart, C. R. 2005. Adhesive Bonding and Performance Testing of Bonded Wood Products. Journal of ASTM International: Vol. 2, No. 7.

Haygreen, J. G. dan J. L. Bowyer. 1996. Hasil Hutan dan Ilmu Kayu (terjemahan

Sujipto, A. H). Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Ishaq, M. 2006. Fisika Dasar. Edisi Pertama. Graha Ilmu, Jakarta.

Kahfi F. 2007. Sifat Fisis Mekanis Papan Gipsum dari Tandan Kososng Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan Perlakuan Perendaman dan Variasi Kadar Gipsum [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara, Fakultas Pertanian.

Kementrian Pertanian. 2013. Perkembangan Produktivitas Tanaman Perkebunan.

http://ditjenbun.pertanian.go.id [23 November 2015]

Maloney, T. M. 1993. Modern Paritcleboard and Dry-Process Fiberboard Manufacturing. Miller Freeman Inc : San fransisco, USA.

Maiwita, F., Y. Darvina, Yulkili. 2014. Pengaruh variasi komposisi ampas tebu dan serbuk gergaji pada papan partikel terhadap konduktivitas termal. Pillar Of Physics 1 : 41 - 48.

Marra, A.A., 1992. Technology of Wood Bonding : Principles in practice. USA.

Mawardi, I. 2009. Mutu Papan Partikel dari Kayu Kelapa Sawit Berbasis Perekat

Polystyrene. Jurnal Teknik Mesin. Politeknik Negeri Lhokseumawe, Aceh.

(2)

45

Meda, A., A. 2006. Kualitas Komposit dan Likuida Limbah Sabut Kelapa dengan Fortifikasi Perekat Poliuretan. [Skripsi] Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Nugroho, N., Setiawan, B.I., dan S. Anton. 2012. Pembuatan Dan Uji Karakteristik Papan Partikel Dari Serat Buah Bintaro [Skripsi]. Bogor. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat.

Palungkung, 1992. Tanaman Kelapa. Penebar Swadaya, Jakarta.

Pamungkas, E. A. 2006. Kualitas Papan Partikel Limbah dan Likuida Sabut Kelapa dengan Fortifikasi Melamin Formaldehida. [skripsi] Fakultas Kehutanan IPB, Bogor..

Prasetyani, S.R. 2009. Keteguhan Rekat Internal Papan Partikel Ampas Tebu Dengan Swa Adhesi Dan Perekat Urea Formaldehida [skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor, Fakultas Kehutanan.

Prayitno, TA dan P. Ringgar. Pengaruh Komposisi Bahan dan Waktu Kempa Terhadap Sifat Papan Partikel Serutan Bambu Petung Berlapis Muka Partikel Feses Sapi. Prosiding Seminar Nasioanl Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia (MAPEKI) XIV. 2012. UGM, Yogyakarta.

Roffael E. 1993. Formaldehyde Release from Particleboard and Other Wood Based Panels. Kuala Lumpur : Forest Research Institute Malaysia.

Tyas SIS. 2000. Studi netralisasi limbah serbuk sabut kelapa (Cocopeat) sebagai media tanam. [skripsi]. Bogor: Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.

Subiyanto,B. Raskita Saragih dan Efendi Husin. 2003. Pemanfaatan serbuk sabut kelapa sebagai bahan penyerap air dan oli berupa panel papan partikel, Jurnal ilmu dan teknologi kayu tropis Vol.1.No.1.

Sudarsono, Toto, R. Yogi, S. 2010. Pembuatan Papan Partikel Berbahan Baku Sabut Kelapa Dengan Bahan Pengikat Alami (Lem Kopal).

http://jurtek.akprind.ac.id. [ 03 Februari 2015]

Suhardikono, L. 1995. Tanaman Kelapa. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Suhardiman, P. 1999. Bertanam Kelapa Hibrida. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sulastiningsih IM, Novitasari, Turoso A. 2009. Pengaruh Kadar Perekat Terhadap Sifat Papan Partikel Bambu. Bogor. Jurnal Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan.

Sutigno, P. 1994. Teknologi Papan Partikel. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan dan Sosial Ekonomi Kehutanan, Bogor.

(3)

46

Tsoumis, G. 1991. Science and Technlogy of Wood: Structure, Properties, Utilization. New York: Van Nostrand Reinhold

Warsino. 1998. Budidaya Kelapa Kopyor. Penerbit Kanisius, Jakarta

Wastu ERKJ. 2011. Kualitas Papan Partikel Dari Log Diameter Kecil [ Skripsi ]. Bogor : Institut Pertanian Bogor, Fakultas Kehutanan.

Widarmana, S. 1979. Panil-panil Berasal Dari Kayu Sebagai Bahan Bangunan. Proceding Seminar Persaki di Bogor tgl 23-24 Juni 1977. Pengurus Pusat Persaki : Bogor.

Wulandari, F, T. 2013. Produk Papan Komposit Dengan Pemanfaatan Limbah Non Kayu. Program Studi Kehutanan Faperta UNRAM. ISSN No 1978 – 3787 Vol 7 No 6.

Vick,C. B. 1999. Wood Handbook : Wood as an Engineering Material. Southhern Forest Products Association, Wisconsin.

Violet. 1996. Variasi Struktur dan Sifat-Sifat Kayu Kibatalia arborea (Blume) G.Don. [Tesis] Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data kuat lentur papan partikel serat acak sabut kelapa, dapat dikemukakan bahwa papan partikel dengan kadar parafin lebih rendah maka kekuatan lenturnya akan lebih

Grafik Daya Serap Air Papan Komposit Daya serap air tertinggi didapat pada sampel 1 berbahan 100% serat sabut pinang dan nilai daya serap air terendah pada sampel 3 berbahan

Potensi pemanfaatan limbah sabut kelapa untuk menjadi bahan baku alternatif pada pembuatan papan partikelsangat baik sekali untuk dikembangkan, karena serat sabut

Sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh wijaya (2017) bahwa penambahan pupuk KCl berbahan dasar sabut kelapa dapat meningkatkan unsur hara pada tanah sehingga pertumbuhan

a) jenis kayu: jenis kayu menentukan seberapa rendah kerapatan papan yang dapat dicapai. Ciri terpenting yang mempengaruhi kecocokan untuk pembuatan papan partikel

Komposisi campuran serat alam sabut kelapa (SSK) dan serat batang pisang (SBK) dengan matriks pada pembuatan papan partikel komposit Poly Vinyl Acetate (PVAc)

Dari hasil uji Duncan terhadap komposisi partikel dan komposisi kadar perekat yang ditunjukkan pada Lampiran 12 dan Lampiran 13 diketahui bahwa kedua

Nilai rata – rata ikatan dalam terendah diperoleh dari papan tanpa accelerator, sedangkan nilai tertinggi diperoleh dari panil dengan perbandingan sabut dan semen 1 : 3 dengan