BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Upaya memperbaiki serta meningkatkan mutu pendidikan seakan tak ada habisnya. Banyak agenda reformasi yang telah, sedang diupayakan, dan akan dilaksanakan. Kurikulum di tahun 2000 an yakni, KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) 2004, KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), dan Kurikulum 2013, adalah kurikulum yang berbasis pada kompetensi (competency based) dengan pembelajaran yang bersifat konstruktivisik dimana guru berperan sebagai fasilitator selama proses pembelajaran. Terlaksananya kurikulum pada pembelajaran bukan hanya tugas pemerintah dan kepala sekolah, keprofesionalan guru juga menjadi andil untuk mengembangkan perangkat pembelajaran, yakni pengembangan silabus, buku ajar, sumber dan media pembelajaran, model pembelajaran, instrumen asesmen, dan RPP. Perangkat pembelajaran tersebut perlu diimplementasikan dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Setiap guru mata pelajaran pada satuan pendidikan diwajibkan menyusun RPP di mana RPP disusun guru dengan mengacu pada silabus, namun demikian masih banyak guru yang tidak menyusun RPP yang menjadikan kekhwatiran kalau guru tidak dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal, seperti yang dikemukakan oleh Joseph dan Leonard (Majid, 2009:95) bahwa: “Teaching without adequate written planning is sloppy and almost always ineffective, because the teacher has not thought out exactly what to do and how to do it.” Agar guru dapat membuat persiapan mengajar yang efektif dan berhasil guna, maka guru dituntut untuk memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan perkembangan persiapan mengajar, baik yang berkaitan dengan hakikat, fungsi, prinsip maupun prosedur pengembangan persiapan mengajar, serta mengukur efektifitas mengajar.
pelajaran/bahan ajar, pendekatan dan metode mengajar, media pengajaran dan pengalaman belajar; dan (3) evaluasi keberhasilan.
Menurut Permendikbud No. 22 Tahun 2016 dan Permendikbud No. 65 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dirancang tiap tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. Menurut Muslich (2007:45) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah rancangan pembelajaran mata pelajaran perunit yang akan ditetapkan guru dalam pembelajaran dikelas. Pengembangan RPP sebaiknya dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap awal pelaksanaan pembelajaran (Permendikbud No. 81A).
Untuk menyusun RPP guru harus mengacu pada suatu KD tertentu di dalam kurikulum/silabus. RPP dibuat dalam rangka pedoman guru. Terdapat berbagai prinsip dalam menyusun RPP adalah sebagai berikut. Adapun Prinsip Penyusunan RPP 2013 Edisi Revisi menurut (Permendikbud No. 22 Tahun 2016) prinsip penyusunan RPP adalah sebagai berikut. (1) Memperhatikan perbedaan individual setiap peserta didik, diantaranya kemampuan awal, tingkat intelektual,bakat, potensi, minat motivasi belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan lingkungan tempat peserta didik. (2) Partisipasi aktif peserta didik. (3) Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian. (4) Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. (5) Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi. (6) Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. (7) Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu,keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. (8) Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
medan. Ada sekitar 3 sekolah yang guru geografinya tidak memiliki RPP, hal ini tentunya menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu kelompok peneliti mengangkat sebuah penelitian yang berhubungan dengan RPP. Adapu judul penelitian yang akan di bahas dalam laporan penelitian ini, yaitu “Analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Guru Geografi MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre Tahun Pembelajaran 2017/2018”.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana kesesuaian RPP Guru Geografi MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre dengan Penilaian IPKG I ?
2. Bagaimana penerapan strategi pembelajaran geografi di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre sesuai dengan Kurikulum 2013 ?
3. Apa kendala yang dihadapi Guru Geografi MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre dalam menyusun RPP sesuai dengan kurikulum 2013 ?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Mendeskripsikan kesesuaian RPP Guru Geografi MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre dengan penilaian IPKG I.
2. Mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran geografi di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre sesuai dengan Kurikulum 2013.
3. Mengetahui kendala yang dihadapi Guru Geografi MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre dalam menyusun RPP sesuai dengan kurikulum 2013.
1.4 Manfaat Penelitian 1. Manfaat teoritis
Menjadi sumber bacaan tentang analsis RPP MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, dan menjadi acuan atau tolak ukur penelitian yang akan dilakukan selanjutnya terkait dengan analsis RPP sesuai dengan kurukulum 2013
2. Manfaat praktis Bagi Guru
Bagi pemerintah
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Perencanaan Pembelajaran
Pengertian Perencanaan Pembelajaran Perencanaan pembelajaran adalah proses penyusunan berbagai keputusan pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam proses kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang telah ditetapkan. Perencanaan pembelajaran merupaka bagian integral dari komponen pembelajaran. Kegiatan perencanaan tidak boleh terlepas dari kegiatan-kegiatan yang lain dalam pembelajaran. Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran juga harus berkaitan dengan kepentingan komponen yang terkait dengan kepentingan komponen yang terkait dengan proses pembelajaran (Wahyuni dan Ibrahim, 2012).
2.1.1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih.
Komponen RPP sesuai dengan Permendikbud No.22 Tahun 2016, terdiri atas : Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan
Identitas mata pelajaran atau tema/subtema Kelas/semester
Materi pokok
Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai
Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi
Materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi.
Metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai
Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran
Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan
Langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup
Penilaian hasil pembelajaran.
2.1.2 Prinsip Penyususnan RPP
Prinsip Penyusunan RPP Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut :
Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
Partisipasi aktif peserta didik.
Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.
2.1.3 Prinsip Pengambangan RPP
Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran harus memperhatikan perhatian dan karakteristik peserta didik terhadap materi standart yang dijadikan bahan kajian. Terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan RPP, yakni:
Kompetensi yang dirumuskan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran harus jelas, makin konkrit, kompetensi makin mudah di amati, dan makin cepat kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk membentuk kompetensi tersebut.
Rencana pelaksanaan pembelajaran harus sederhana dan fleksibel, serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran, dan pembentukan kompetensi peserta didik. Kegiatan disusun dan di kembangkan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran harus
menunjang, dan sesuai dengan kompetensi dasar yang akan diwujudkan.
Rencana pelaksanaan pembelajaran yang dikembangkan harus utuh dan menyeluruh, serta jelas pencapaiannya.
Harus ada koordinasi antar komponen pelaksana program disekolah, terutama apabila pembelajaran dilaksanakan secara tim atau dilaksanakan di luar kelas, agar tidak mengganggu jam-jam pelajaran pembelajaran
2.2 Penerapan Strategi Pembelajaran 2.2.1 Pengertian Strategi Pembelajaran
Menurut Mansur (1991, dalam Paturrohmah 2007) terdapat empat konsep dasar strategi pembelajaran:
Mengidentifikasikan serta menetapkan tingkah laku dari kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan sesuai tuntutan dan perubahan zaman.
Mempertimbangkan dan memilih sistem belajar mengajar yang tepat untuk mencapai sasaran yang akurat.
Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman bagi guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar.
Menurut Masitoh (2009) strategi berasal dari bahasa yunani yaitu strategos yang artinya suatu usaha untuk mencapai suatu kemenangan dalam suatu peperangan awalnya digunakan dalam lingkungan militer namun istilah strategi digunakan dalam berbagai bidang yang memiliki esensi yang relatif sama termasuk diadopsi dalam konteks pembelajaran yang dikenal dalam istilah strategi pembelajaran. Penerapan strategi pembelajaran yang baik akan sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran dan penyusunan perencanaan pembelajaran.
2.2.2 Komponen Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran sangat penting dalam proses pembelajaran dan pencapaian hasil pembelajaran yang maksimal. Penerapan strategi pembelajaran yang baik apabila semua komponen strategi pembelajaran tergambar dalam strategi pembelajaran yang diterapkan. Adapun komponen strategi pembelajaran, yaitu sebagai berikut:
1. Tujuan
Menurut Ny.Dr.Roestiyah, N.K (1989:44) mengatakan bahwa suatu tujuan pengajaran adalah deskripsi tentang penampilan perilaku (performance) murid-murid yang kita harapkan setelah mereka mempelajari bahan pelajaran yang kita ajarkan. Suatu tujuan pengajaran mengatakan suatu hasil yang kita harapkan dari pengajaran itu dan bukan sekedar suatu proses dari pengajaran itu sendiri.
2. Bahan Pelajaran
3. Kegiatan Belajar Mengajar
Kegiatan belajar mengajar adalah inti kegiatan dalam pendidikan. Segala sesuatu yang telah diprogramkan akan dilaksanakan dalam proses belajar mengajar. Dalam kegiatan belajar mengajar akan melibatkan semua komponen pengajaran, kegiatan belajar akan menentukan sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai.
4. Metode
Metode adalah cara yang digunakan oleh pengajar dalam menyampaikan pesan pembelajaran kepada peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran dan komponen yang juga mempunyai fungsi yang sangat menentukan. Keberhasilan pencapaian tujuan sangat ditentukan oleh komponen ini. Bagaimanapun lengkap dan jelasnya komponen lain, tanpa dapat diimplementasikan melalui metode yang tepat, maka komponen-komponen tersebut tidak akan memiliki makna dalam proses pencapaian tujuan. Oleh karena itu setiap guru perlu memahami secara baik peran dan fungsi metode dan strategi dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
5. Alat
Alat adalah segala sesuatu yang dapat digunakan dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan dalam mencapai tujuan pengajaran, alat mempunyai fungsi yaitu alat sebagai perlengkapan, alat sebagai pembantu mempermudah usaha mencapai tujuan, dan alat sebagai tujuan. Alat dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu alat dan alat bantu pengajaran. Yang dimaksud dengan alat adalah berupa suruhan, perintah, larangan, dll. Sedangkan alat bantu pengajaran adalah berupa globe, papan tulis, batu tulis, batu kapur, gambar, diagram, slide, video dan sebagainya.
6. Sumber pelajaran
7. Evaluasi
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
Lokasi penelitian di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan pada hari senin tanggal 25 Oktober 2017
3.2 Variabel Penelitian
Variabel adalah apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian. Penelitian ini menggunakan Variabel Independen (Variabel Bebas) adalah variabel yang mempengaruhi atau sebab perubahan timbulnya variabel terikat (dependen). Variabel Independen disebut juga dengan variabel perlakuan, kausa, risiko, variabel stimulus, antecedent, variabel pengaruh, treatment, dan variabel bebas. Dapat dikatakan variabel bebas karena dapat mempengaruhi variabel lainnya. Dalam penelitian ini variabel yang dilihat yaitu kesesuaian RPP, kendala penyusunan RPP dan Penerapan Strategi Pembelajaran, oleh guru geografi di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, Sumatera Utara.
3.3 Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru bidang studi dan Siswa di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, Sumatera Utara.
2. Sampel
Mengingat populasinya sangat besar, serta agar diperoleh sampel yang representative yaitu sampel yang benar-benar menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya, maka sampel diambil memakai dengan teknik, yaitu Purposive Sampling.
purposive sampling maka sample dalam penelitian ini yaitu 1 guru bidang studi geografi dan 15 siswa kelas XI ips MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, Sumatera Utara.
3.4 Teknik Pengumpulan Data 1. Pengumpulan data primer
Pengumpulan data primer, yaitu pengumpulan data yang dilakukan untuk memperoleh data yang tidak terdapat di instansi melalui pengumpulan secara langsung dari lapangan. Pengumpulan data primer ini dilakukan dengan cara :
Wawancara
Merupakan kegiatan untuk menarik informasi dan data dari sampel yang terpilih. Jenis kuesioner yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner dengan pertanyaan tertutup dimana jawabannya sudah ditentukan, namun terdapat pertanyaan lanjutan apabila jawaban responden tidak terdapat dalam jawaban pilihan.
Observasi/pengamatan langsung
Hasil observasi/pengamatan pada penelitian ini dicatat secara deskriptif, yang secara akurat mengamati dan merekam fenomena yang muncul dan mengetahui hubungan antara aspek dalam fenomena tersebut. Data dan informasi tersebut dapat berupa tabel data kuantitatif maupun kualitatif, gambar maupun peta di wilayah penelitian, serta visualisasi foto, sebagai bahan analisis dan penjelasan.
3.5 Teknik Analsis Data
BAB IV
DESKSRIPSI WILAYAH
4.1 Kondisi Fisik Wilayah
Secara astronomis lokasi pengamatan terletak diantara 3o 36’ 37, 73” U, dan 98o 42’
39,17” T, dengan luas 790 Ha. Adapun secara geografis Desa Medan Estate memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut.
Sebelah Utara Berbatasan dengan Desa Sampali dan Desa Laut Dendang Sebelah Timur Berbatasan dengan Desa Bandar Khalipah
Sebelah Selatan Berbatasan dengan PEMKO Medan Sebelah Barat Berbatasan dengan PEMKO Medan
Lokasi Penelitian ini yaitu MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Untuk lebih rincinya lokasi penelitian dapat dilihat pada citra satelit dibawah ini.
4.2 Yayasan Islamic Centre, Sumatera Utara
1. Sejarah Yayasan Islamic Centre, Sumatera Utara
Pada tahun 1980 kemajuan perkembangan peradaban Islam di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan dengan menjamurnya pondok pesantren, baik klasik maupun modern dan berdirinya pusat penyebaran dakwah islam yang dikenal dengan Islamic Centre yang berfungsi sebagai pusat informasi Islam di daerah, tak terkecuali di Sumatera Utara.
Di sumatera Utara ide pendirian Islamic Centre ini di prakarsai Majlis Ulama Indonesia (MUI) Prov. Sumatera Utara dengan beberapa tokoh masyarakat dan ulama di Sumatera Utara. antara lain; Alm. Drs. H. Abdul Djalil Mohammad (Ketua MUI Sumatera Utara), Drs. H. A. Muin Isma Nasution (Kabid Pendidikan dan Agama Islam pada Kanwil Dep. Agama), Dr. H. Maratua Simanjuntak (Dosen IAIN Sumatera Utara), Haji Probosoetedjo, Haji Raja Syahnan, Drs. Alimuddin Simanjuntak, Drs. Haji Ahmad A. Gani, Dr. H. Gading Hakim, Haji Baharuddin Lubis, Hajjah Fatimah Harahap, Haji Zainuddin Tanjung, Ir. Haji Nursuhadi, Hajjah Salmah Lahmuddin Dalimunthe, Djanius Djamin, Taty Habib Nasution. Sedangkan Penggerak Utama hingga terwujudnya Islamic Centre adalah Alm. Bapak Abdul Manan Simatupang (Sekwilda Prov. Sumatera Utara), yang berjasa dalam meyediakan Lahan yang semula luasnya + 17 dan terakhir tinggal + 5,3 Hektar untuk didirikan Kompleks Islamic Centre Sumatera Utara.
Ide Pembangunan Islamic Centre Sumatera Utara ini disambut baik bukan saja oleh Majlis Ulama Sumatera Utara tetapi Majlis Ulama tingkat II se Sumatera Utara dan melalui rekomendasi bersama mendukung untuk segera dibangun Islamic Centre Sumatera Utara. Hasil rekomendasi Majlis Ulama ini disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara dan disambut baik oleh gubernur. Pada seminar Dakwah Islam se Sumatera Utara yang dihadiri oleh 163 ulama, zu’ama dan para cendikiawan muslim pada tanggal 23-31 Maret 1983 disepakati bahwa seluruh Ulama, Zu’ama dan para cendikiawan Muslim yang hadir mendukung gagasan MUI Sumatera Utara untuk membangun gedung Islamic Centre Sumatera Utara. Untuk mengelola Islamic Centre Sumatera Utara maka dibentuklah yayasan yang bergerak dibidang pengembangan pendidikan dan dakwah Islam Sumatera Utara dengan nama Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara, beralamatkan di jalan Williem Iskandar/Selamat Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan.
2. Sejarah Madrasah Aliah Swasta Tsanawiyah Hifzil Quran Islamic Centre
Tuntutan dan harapan orang tua santri Madrasah Tsanawiyah Hifzil Quran untuk terbentuknya Madrasah Aliyah sebagai lanjutan dari Madrasah Tsanawiyah, maka atas dukungan pengurus Yayasan Islamic Centre Sumatera Utara melalui saran dan petunjuk dari Drs. A. Muin Isma Nasution akhirnya pada bulan Mei 2011 terbentuklah Madrasah Aliyah Tahfizhil Quran. Adapun yang menjadi kepala Madrasah yang pertama kala itu adalah Ustadz Sarwan Nasution, S.Pd.I, dilanjutkan oleh Ustadz Abd. Rahim Gea, MA priode 2013 s.d 2017 dan saat ini Ustadz Charles Rangkuti, M.PdI.
Dalam perjalanannya Madrasah Aliyah Tahfizhil Quran mengalami dinamika yang sangat dinamis sehingga mencapai proses pendewasaan saat ini.
Pada tahun 2011 Madrasah Aliyah Tahfizhil Quran mendapatkan izin operasional dan pada tahun 2014 diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional untuk yang pertama kalinya dan mendapat nilai B. Minat masyarakat terhadap Madrasah Aliyah Tahfizhil Quran sangat tinggi, hal ini terlihat dari sisi jumlah mengalami peningkatan yang sangat signifikan, sebagaimana terlihat pada tabel berikut ini:
Tabel 1. Jumlah Siswa Madrasah Aliyah Tahfizhil Quran Islamic Centre No Tahun Rombel/Kelas Jumlah Santri
1 2011 1 21
2 2012 1 44
3 2013 2 84
4 2014 3 125
5 2015 5 207
6 2016 9 298
7 2017 11 420
BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1 Hasil Penelitian
5.1.1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Geografi Kelas XI MAS Tahfizhil Quran Islamic Centre, Sumatera Utara
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre Mata Pelajaran : Geografi
Kelas /Semester : XI /Ganjil
Materi Pokok : Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia Alokasi Waktu : 16 JP ( 4 Pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran
Selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat: Memahami Pengertian Sumber Daya Alam
Mengidentifikasi Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Mendeskripsikan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
Menganalisis Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Ekoefisiensi
Memahami sebaran dan pengelolaan sumber daya kehutanan, pertambangan, kelautan, dan pariwisata sesuai prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.3 Menganalisis sebaran dan
pengelolaan sumber daya kehutanan, pertambangan, kelautan, dan pariwisata sesuai prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
3.3.1 Memahami Pengertian Sumber Daya Alam 3.3.2 Mengidentifikasi Klasifikasi Sumber Daya Alam 3.3.3 Mendeskripsikan Potensi dan Persebaran Sumber
Daya Alam
3.3.4 Mengidentifikasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
3.3.5 Mengidentifikasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Ekoefisiensi
3.3.6 Mengidentifikasi sebaran dan pengelolaan sumber daya kehutanan, pertambangan, kelautan, dan pariwisata sesuai prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
4.3 Membuat peta persebaran sumber daya kehutanan,
pertambangan, kelautan, dan pariwisata di Indonesia.
pertambangan, kelautan, dan pariwisata serta pengelolaannya sesuai prinsip-prinsippembangunan berkelanjutan dilengkapi peta
C. Materi Pembelajaran 1. Fakta:
Sumber daya alam yang dapat diperbarui terdiri atas air (sungai, danau, waduk, laut) dan atmosfer (angin, suhu udara, kelembapan, curah hujan, sinar matahari, bulan). 2. Konsep
Sumber daya alam (natural resources) adalah unsur-unsur lingkungan alam yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya
Sumber daya alam merupakan semua kekayaan alam, baik berupa makhluk hidup maupun benda mati yang terdapat di bumi dan dapat dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia.
3. Prinsip
Menurut Barlow, sumber daya alam dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu sebagai berikut.
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui atau tidak dapat pulih. Sumber daya alam yang dapat diperbarui atau dapat pulih.
Sumber daya alam yang memiliki sifat gabungan antara yang dapat diperbarui dan yang tidak dapat diperbarui
4. Prosedur
menurut UU Lingkungan Hidup No.4 Tahun 1982 dapat dikelompokkan menjadi empat kategori utama, yaitu:
sumber daya manusia; sumber daya alam hayati; sumber daya alam nonhayati; sumber daya buatan.
D. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) E. Media Pembelajaran
1. Media LCD projector, 2. Laptop,
3. Bahan Tayang F. Sumber Belajar
1. Teks Siswa,
2. Buku Pegangan Guru, 3. Modul/bahan ajar, 4. internet,
G. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 ( 4 x 45 menit ) Waktu
Kegiatan Pendahuluan Guru :
Orientasi
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya,
Pada kelas X
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Pengertian Sumber Daya Alam.
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung Pembagian kelompok belajar
Orientasi peserta didik kepada masalah
Mengamati
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
Pengertian Sumber Daya Alam
1. Pertemuan Ke-1 ( 4 x 45 menit ) Waktu dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/tabel berikut ini Mengamati
lembar kerja, pemberian contoh-contoh materi/soal untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb yang berhubungan dengan
Pengertian Sumber Daya Alam
Sumber daya (resources) menurut UU Lingkungan Hidup No.4 Tahun 1982 dapat dikelompokkan menjadi empat kategori utama, yaitu:
sumber daya manusia; sumber daya alam hayati;
sumber daya alam nonhayati; sumber daya buatan.
Sumber daya alam (natural resources) adalah unsur-unsur lingkungan alam yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Sumber daya alam merupakan semua kekayaan alam, baik berupa makhluk hidup maupun benda mati yang terdapat di bumi dan dapat dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kekayaan alam di muka bumi beranekaragam, baik berupa benda yang langsung dapat dimanfaatkan maupun benda yang harus diolah terlebih dahulu sebelumnya.
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Pengertian Sumber Daya Alam
Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan dengan Pengertian Sumber Daya Alam
Menyimak,
1. Pertemuan Ke-1 ( 4 x 45 menit ) Waktu untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari
informasi. Mengorganisasikan
peserta didik
Menanya
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang : Pengertian Sumber Daya Alam
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Membimbing
penyelidikan individu dan kelompok
Mengumpulkan informasi
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian,
Membaca sumber lain selain buku teks,
mengunjungi laboratorium komputer perpustakaan sekolah untuk mencari dan membaca artikel tentang Pengertian Sumber Daya Alam
Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu
Pengertian Sumber Daya Alam
Aktivitas Mempraktikan Mendiskusikan
Saling tukar informasi tentang : Pengertian Sumber Daya Alam
1. Pertemuan Ke-1 ( 4 x 45 menit ) Waktu metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Mengkomunikasikan
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Pengertian Sumber Daya Alam
Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya. Menyimpulkan tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
Pengertian Sumber Daya Alam
Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa. Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Menganalisa & mengevaluasi proses pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait pembelajaran tentang: ……
1. Pertemuan Ke-1 ( 4 x 45 menit ) Waktu pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai Pengertian Sumber Daya Alam
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan :
Pengertian Sumber Daya Alam
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup Peserta didik :
Membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik
Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
Mengagendakan pekerjaan rumah.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
15
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
2. Pertemuan Ke-2 ( 4 x 45 menit ) Waktu Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, Pengertian Sumber Daya Alam
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung Pembagian kelompok belajar
Orientasi peserta didik kepada masalah
Mengamati
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
Klasifikasi Sumber Daya Alam dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/tabel berikut ini Mengamati
lembar kerja, pemberian contoh-contoh materi/soal untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb yang berhubungan dengan
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Sumber daya alam berdasarkan bentuknya dapat dikelompokkan ke dalam lima kelompok, yaitu
2. Pertemuan Ke-2 ( 4 x 45 menit ) Waktu Sumber daya lahan atau tanah
Sumber daya hutan
Sumber daya air Sumber daya laut
Sumber daya mineral
Sumber daya alam berdasarkan ketersediaannya dapat dikelompokkan ke dalam dua kelompok, yaitu sebagai berikut.
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui atau sumber daya alam yang akan habis dipakai (exhaustible resources), mencakup sumber daya energi dan mineral.
Sumber daya alam yang dapat diperbarui atau sumber daya alam yang tidak akan habis dipakai (renewable resources), seperti sinar matahari dan tanah.
Sumber daya alam menurut Barlow dapat dibagi ke dalam tiga kelompok, yaitu sebagai berikut.
Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui
Sumber Daya Alam yang Memiliki Sifat Gabungan
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan dengan Klasifikasi Sumber Daya Alam
Menyimak,
2. Pertemuan Ke-2 ( 4 x 45 menit ) Waktu besar/global tentang materi pelajaran mengenai :
Klasifikasi Sumber Daya Alam
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Mengorganisasikan peserta didik
Menanya
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang : Klasifikasi Sumber Daya Alam
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Membimbing
penyelidikan individu dan kelompok
Mengumpulkan informasi
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian,
Membaca sumber lain selain buku teks,
mengunjungi laboratorium komputer perpustakaan sekolah untuk mencari dan membaca artikel tentang Klasifikasi Sumber Daya Alam
Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Aktivitas
Peserta didik dimina untuk mengamati Klasifikasi Sumber Daya Alam pada kegiatan mengamati Mempraktikan
2. Pertemuan Ke-2 ( 4 x 45 menit ) Waktu Saling tukar informasi tentang :
Klasifikasi Sumber Daya Alam
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan
menyajikan hasil karya Mengkomunikasikan
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya. Menyimpulkan tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa. Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada
2. Pertemuan Ke-2 ( 4 x 45 menit ) Waktu Menganalisa &
mengevaluasi proses pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait pembelajaran tentang: ……
Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai Klasifikasi Sumber Daya Alam
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan :
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup Peserta didik :
Membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik
Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
Mengagendakan pekerjaan rumah.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
3. Pertemuan Ke-3 ( 4 x 45 menit ) Waktu pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya,
Klasifikasi Sumber Daya Alam
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung Pembagian kelompok belajar memusatkan perhatian pada topik
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/tabel berikut ini Mengamati
lembar kerja, pemberian contoh-contoh materi/soal untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media
3. Pertemuan Ke-3 ( 4 x 45 menit ) Waktu interaktif, dsb yang berhubungan dengan
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Sumber Daya Energi
Batubara
Minyak Bumi Gas Bumi
Panas Bumi
Sumber Daya Mineral
Sumber daya mineral yang tergolong tidak dapat diperbarui di antaranya logam mulia (emas, perak, platina), bukan logam mulia (tembaga, timbal, seng, timah, besi, mangaan, nikel), dan bahan galian industri (fosfat, asbes, belerang, gamping, pasir kuarsa, oker, lempung, mangaan, diatomae, gips, dan anhidrid).
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui
Air Sungai
Danau dan Waduk Laut
Angin
Suhu, Kelembapan Udara, dan Sinar Matahari
Bulan
Sumber Daya Alam yang Memiliki Sifat Gabungan
Panen Hutan
Margasatwa Padang Rumput
3. Pertemuan Ke-3 ( 4 x 45 menit ) Waktu Lahan (Tanah)
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan dengan Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan/materi secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai : Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Mengorganisasikan peserta didik
Menanya
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang :
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
? Membimbing
penyelidikan individu dan kelompok
Mengumpulkan informasi
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian,
Membaca sumber lain selain buku teks,
3. Pertemuan Ke-3 ( 4 x 45 menit ) Waktu Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Aktivitas
Peserta didik diminta untuk mengamati Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam pada kegiatan mengamati
Mempraktikan Mendiskusikan
Bentuklah kelompok yang terdiri atas 5–6 orang dengan komposisi disesuaikan kondisi kelas Anda. Terangkan mengapa kesuburan tanah akan mengalami penurunan jika ditanami oleh satu jenis tanaman tertentu secara terus-menerus tanpa ada pergiliran jenis tanaman. Diskusikan dengan anggota kelompok Anda, kemudian presentasikan hasilnya di depan kelas.
Saling tukar informasi tentang :
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan
menyajikan hasil karya Mengkomunikasikan
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
3. Pertemuan Ke-3 ( 4 x 45 menit ) Waktu mengungkapkan pendapat dengan sopan
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya. Menyimpulkan tentang point-point penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa. Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Menganalisa & mengevaluasi proses pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait pembelajaran tentang: ……
Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan :
3. Pertemuan Ke-3 ( 4 x 45 menit ) Waktu Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup Peserta didik :
Membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik
Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
Mengagendakan pekerjaan rumah.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
15
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya,
Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi/tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan
4. Pertemuan Ke-4 ( 4 x 45 menit ) Waktu Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
Mengajukan pertanyaan. Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti Sintak
Model
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Orientasi peserta didik kepada masalah
Mengamati
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/tabel berikut ini Mengamati
lembar kerja, pemberian contoh-contoh materi/soal untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb yang berhubungan dengan
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan
Pertanian Padi Sawah Penambangan Batubara
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Peternakan Sapi Potong
Pertanian Organik
Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain,
4. Pertemuan Ke-4 ( 4 x 45 menit ) Waktu dari internet/materi yang berhubungan dengan
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
Mendengar
pemberian materi oleh guru yang berkaitan dengan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan
Lingkungan dan Berkelanjutan
Menyimak,
penjelasan pengantar kegiatan/materi secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai : Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan
Lingkungan dan Berkelanjutan
untuk melatih kesungguhan, ketelitian, mencari informasi.
Mengorganisasikan peserta didik
Menanya
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang :
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
? Membimbing
penyelidikan individu dan kelompok
Mengumpulkan informasi
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian,
Membaca sumber lain selain buku teks,
4. Pertemuan Ke-4 ( 4 x 45 menit ) Waktu Lingkungan dan Berkelanjutan
Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
Aktivitas
Peserta didik diminta untuk mengamati Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan pada kegiatan mengamati
Mempraktikan Mendiskusikan
Saling tukar informasi tentang :
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Mengkomunikasikan
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan
4. Pertemuan Ke-4 ( 4 x 45 menit ) Waktu mempresentasikan
Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya. Menyimpulkan tentang point-point penting yang
Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa. Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Menganalisa & mengevaluasi proses pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait pembelajaran tentang: ……
Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan
Lingkungan dan Berkelanjutan
4. Pertemuan Ke-4 ( 4 x 45 menit ) Waktu Kegiatan Penutup
Peserta didik :
Membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. Guru :
Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. Peserta didik yang selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian projek.
Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik
Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok/ perseorangan (jika diperlukan).
Mengagendakan pekerjaan rumah.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
15 menit
F. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan 1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Kompetensi Pengetahuan 1) Tes Tertulis
a) Pilihan ganda b) Uraian/esai 2) Tes Lisan
b. Penilaian Kompetensi Keterampilan 1) Proyek, pengamatan, wawancara’
Mempelajari buku teks dan sumber lain tentang materi pokok Menyimak tayangan/demo tentang materi pokok
Menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan pengamatan dan eksplorasi 2) Portofolio / unjuk kerja
Laporan tertulis individu/ kelompok 3) Produk,
2. Instrumen Penilaian
b. Pertemuan Kedua (Terlampir) c. Pertemuan Ketiga (Terlampir) d. Pertemuan Keempat (Terlampir) e. Pertemuan Kelima (Terlampir) f. Pertemuan Keenam (Terlampir) g. Pertemuan Ketujuh (Terlampir) h. Pertemuan Kedelapan (Terlampir)
3. PembelajaranRemedial dan Pengayaan a. Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM maupun kepada peserta didik yang sudah melampui KKM. Remidial terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai KKM dan remedial karena belum mencapai Kompetensi Dasar
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriterian Ketuntasan Minimal), misalnya sebagai berikut.
Faktor-faktor yang memengaruhi sebaran flora dan fauna
b. Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.
Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih luas misalnya
Mengetahui
Kepala MAS TAHFIZIL QUR’AN Guru Mata Pelajaran
CHARLES RANGKUTI, M.Pd.I ZULKIFLI HARAHAP, S.Pd
NIP:-
NIP:-Kisi-Kisi TesTertulis Satuan Pendidikan : MAS Tahfizil Quran
Mata Pelajaran : Geografi Kelas /Semester : XI /Ganjil
Materi Pokok : Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia N
o KompetensiDasar Materi IndikatorSoal BentukSoal JumlahSoal 1 3.3 Menganalisis sebaran
dan pengelolaan
sumber daya
kehutanan, pertambangan,
kelautan, dan pariwisata sesuai prinsip-prinsip
pembangunan berkelanjutan.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
INDONESIA Klasifikasi
sumber daya. Potensi dan
persebaran sumberdaya alam
kehutanan,
Siswa Dapat Menjelaskan Tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia
Tertuli
pertambangan, kelautan, danpariwisatadi Indonesia. Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam
pembangunan. Pemanfaatan
sumberdaya alam dengan
prinsip-prinsippembang unan
berkelanjutan
Contoh butir soal:
1. Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui? 2. Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui? 3. Sumber daya alam menurut Barlow dapat dibagi ke dalam tiga kelompok, yaitu?
Pedoman Penskoran Soal Uraian
No. Soal Rubrik Skor
1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar. 4 2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi
kurang lengkap. 3
3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapisalah sebagian besar. 1
SkorMaksimum 8
Kisi-Kisi Tes Pilihan Ganda Satuan Pendidikan : MAS Tahfizil Quran
Mata Pelajaran : Geografi Kelas /Semester : XI /Ganjil
Materi Pokok : Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia
N 1 3.3 Menganalisis sebaran
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam
pembangunan. Pemanfaatan
sumberdaya alam dengan
prinsip-prinsippembang unan
berkelanjutan
Contoh butir soal:
1. Ciri sumber daya alam yang tidak dapat diper barui adalah .... a. proses pembentukannya lama
b. jumlah dan persebarannya terbatas c. tidak menghasilkan limbah
d. merusak lingkungan
e. proses pembentukannya cepat
2. Pulau di Indonesia yang memiliki cadangan minyak sangat besar adalah di wilayah .... a. Jawa dan Bali
b. Sumatra c. Nusa Tenggara d. Kalimantan e. Sulawesi
3. Sungai-sungai yang memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar di Pulau Jawa adalah ....
a. Citarum, Mahakam, Cimanuk, dan Serayu b. Barito, Citarum, Kapuas, dan Batanghari c. Musi, Indragiri, Serayu, dan Citarum
d. Bengawan Solo, Citarum, Cimanuk, dan Serayu e. Mahakam, Cimandiri, Asahan, dan Musi
Pedoman Penskoran Soal Uraian
No. Soal Rubrik Skor
1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar. 4 2 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi
kurang lengkap. 3
3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapisalah sebagian besar. 1
SkorMaksimum 8
Medan, 14 September 2017 Mengetahui
Kepala MAS TAHFIZIL QUR’AN Guru Mata Pelajaran
CHARLES RANGKUTI, M.Pd.I ZULKIFLI HARAHAP, S.Pd
NIP:-
NIP:-5.1.2 Penerapan Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran yang diterapkan guru geografi di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, dinilai berhasil dan signifikan yaitu dengan melihat ketujuh komponen strategi pembelajaran diterapkan dengan optimal. Berdasarkan angket yang telah disebar kepada 15 orang siswa maka diperoleh hasil tentang penerapan strategi pembelajaran sebagai berikut.
Tabel 2. Hasil Angket Penerapan Strategi Pembelajaran No.
Responde n
Skor
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15
20 19 23 20 21 Sumber : Data Observasi Lapangan
Interval Kelas=Skor Tertinggi−Skor Terendah Jumlah Kelas Klasifikasi
¿23−18 4
=
1,25Tabel 3. Parameter Signifikasi Penerapan Strategi Pembelajaran
Parameter Keterangan
>21,75 20,5-21,75 19,25-20,5
<19,25
Sangat Baik Baik Cukup Tidak Baik 5.1.3 Kendala Penyusunan RPP
Berdasarkan hasil obervasi yang dilakukan maka terdapat beberapa kendala yang dihadapi guru dalam penyusunan RPP yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Adapun kendala yang dihadapi guru geografi di MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre dalam penyusunan RPP adalah sebagai berikut :
1. Menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan semua karakteristik siswa 2. Pengaturan waktu menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
3. Menentukan Media Pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa.
5.2 Pembahasan Penelitian
Nama : SUIB
Nim : 3152131023
Jurusan : Pendidikan Geografi
Sekolah Latihan : MAS Tahfizil Qur’an Islamic Centre, Sumatera Utara
PETUNJUK
Baca dengan cermat “rencana pembelajaran” yang digunakan oleh mahasiswa ketika mengajar. Kemudian , nilailah semua aspek yang terdapat dalam rencana pembelajaran tersebut dengan menggunakan tanda chek list (√) pada kolom yang sesuai.
NO Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Hasil Penelaahan Dan Skor Catatan A. Identitas Mata Pelajaran (1)
Tidak 1. Terdapat satuan pendidikan,
kelas, semester,
3 Kesesuaian rumusan dengan
aspek pengetahuan √
4. Kesesauaian rumusan dengan
aspek keterampilan √
C. Perumusan Tujuan