DAFTAR PUSTAKA
Anonim, 2010. Kajian Profil Penduduk Remaja (10-24 tahun). Diakses pada 10
Desember 2010 dengan situs
Anugrah, 2007. Hukum Menikah Dengan Pasangan Zina. Diakses pada 15
September 2012 dengan situs http://www.usuhamulia.net/index.php.
Azwar A, 1987. Perkawinan Dan Kehamilan Pada Wanita Muda Usia. Jakarta : IAKMI.
Dahlan, 2012. Persepsi Tentang Pernikahan Dini Pada Orangtua Yang Memiliki
Anak Usia Remaja. Diakses pada 12 Agustus 2012 dengan situs
Darwin, H. 2012. Perkawinan Usia Dini Dalam Perspektif Pluralisme Hukum. Diakses pada 11 April 2012 dengan situs http:/ /repository.usu.ac.id /bitstream/123456789/31351/4/chapter%.pdf.
Depkes RI.2005. Kesehatan Reproduksi, Jakarta.
Dianawati, A. 2006. Pendidikan Seks Untuk Remaja. Jakarta : Kawan Pustaka.
Fatawie, Y. 2008. Pernikahan Dini Dalam Perspektif Agama Dan Negara. Di
akses pada 02 November 2009 dengan situs
Djamaris E, 1993. Nilai Budaya Dalam Beberapa Karya Sastra Nusantara Sastra
Daerah Di Sumatera. Departemen Pendidikan Kebudayaan.
Geetz, C.1983. Abangan,Santri Priyayi Dalam Masyarakat Jawa. Edisi Ketiga. Jakarta :Pustaka Jaya.
Helfia G, 2009, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Suku
Melayu Di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Labuhan Belawan Tahun 2009. Program Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Sumatera Utara.
Haditono R, 1999. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University press.
Hurlock B, 1999. Psikologi Perkembangan. Edisi kelima. Jakarta: Erlangga.
115
Lahey, 2004. Pernikahan Dini Tertinggi Di Indonesia. Diakses pada 15 Februari 2013 dengan situs http://wwww.jpnn.com/read/2013/02/15/158516/.
Lily H, 2002. Berapa Permasalahan Remaja. Diakses pada 15 Mei 2009
dengan situs
Luthfiyati D, 2008. Pernikahan Dini pada Kalangan Remaja.(15-19 tahun). Diakses pada 15 September 2008 dengan situs nyna0626.blogspot.com/2008/10/pernikahan-dini-pada-kalangan-remaja-15.html.
Maemunah, 2008. Hubungan antara faktor pendidikan remaja dan ekonomi
keluarga dengan sikap remaja untuk memutuskan menikah di usia muda di desa prapag kidul losari_brebes. Diakses pada 24 April 2009 dengan
situs etd.eprints.ums.ac.id/888/1/j210040059.pdf.
Moeleong J, 20007. Metodologi Penelitian Kualitatif. cetakan keempat PT Remaja Rosda, Bandung.
Notoatmodjo S, 2005. Promosi Kesehatan Teori dan Apalikasi. cetakan pertama PT Rineka Cipta, Jakarta.
Nugroho 2007. Pernikahan Dini Tingkatkan Resiko Kanker Cervik. Diakses pada 4 Maret 2009 dengan situs dinkeskotasemarang.go.id/index.php.
Pinkluvly 2010. Belenggu Tradisi Pernikahan Dini. Diakses pada 21 Oktober 2010 dengan situs http//bersama suara.blogspot.com/2009/11/.21.
Riskesdas, 2010. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian Dan Pengembangan
Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Rohman N, 2009. Kontroversi pernikahan di bawah umur di Indonesia. Diakses pada tanggal 15 Mei 2009.
Santrock J, 2003. Adolescen perkembangan remaja. Edisi ketujuh, Erlangga, Jakarta.
Sari P, 2009. Pernikahan Usia Dini dan Permasalahnnya, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, vol. 11, No 2, 2009.
Sarwono S, 2000. Teori-Teori Psikologi Sosial. Cetakan kelima, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Sofian A, 2008. Pernikahan Dini Dan Tuntutan Revisi UU Perkawinan. Diakses pada 15 September 2008 dengan situs niasonline.net/2009/01/28/pernikahan – dini-dan –tuntutan –revisi-uu-perkawinan.
Sudibyo A. 2012. Intervensi Untuk Mereduksi Pernikahan Dini. Diakses pada 19 Maret 2013 dengan situs http://17-08-1945.blogspot.com/2012/01/koran-digital-.html#!/2012/01/koran-digital-sudibyo-alimoeso.html.
Thomas B, 1997. Mengungkap Budaya Jawa, Jakarta : PT Pradnya Paramita.
117