• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

RINGKASAN HASIL PENELITIAN

Pengembangan Model Evaluasi Diklat Orientasi Dampak (MEDOk) dengan Referensi Diklat Nasional Penguatan Kompetensi Pengawas SMK di Darah Istimewa Yogyakarta

Oleh:

Sutarto, Husaini Usman, A. Jaedun Universitas Negeri Yogyakarta

Evaluasi diklat pada umumnya sudah sudah dilakukan institusi penyelenggara, namun belum banyak yang menindak lanjuti hasil diklat tersebut di tempat kerja, apakah hasil belajar yang diperoleh dari diklat tersebut sudah diterapkan di tempat kerja dan memberi hasil atau memberikan dampak bagi institusinya, belum banyak dilakukan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan Model Evaluasi Diklat Orientasi Dampak (MEDOk), yaitu model evaluasi yang tidak hanya merancang evaluasi hasil diklat di tempat diklat (internal) saja tetapi evaluasi penerapan hasil diklat di tempat kerja (eksternal). Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah menggeser paradigma dari diklat orientasi aktivitas-DOs (training for activity) ke diklat orientasi dampak-DOk (training for Impact)).

Lokus penelitian adalah LPMP dengan institusi stakeholdernya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten/Kota dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di DIY. LPMP diwakili orang kuncinya, yaitu Kepala, Kabid, dan 3 widyaiswara. Disdik diwakili oleh Kabid Perencanaan, Koordinator Pengawas, dan pengawas SMK. Sedangkan SMKN diwakili oleh Kepala Sekolah dan satu orang guru. Teknik pengumpulan data dengan FGD dan wawancara mendalam, serta dokumentasi. Data/informasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. FGD dan wawancara dilakukan dua kali. FGD-1 dan wawancara untuk merespons usulan draf MEDOk. FGD-2 dan wawancara untuk uji terbatas MEDOk hasil revisi. Dokumentasi juga dilakukan, khususnya dengan LPMP DIY untuk memperoleh dokumen yang relevan.

Hasil penelitian terdiri atas dua luaran. Pertama, rumusan MEDOk (periksa Lampiran 1) yang terdiri dari Sembilan tahap, yaitu: (1) Mengidentifikasi Kebutuhan Institusi; (2) Menyepakati hasil/dampak yang diharapkan; (3) Menentukan perilaku kunci dan faktorfaktor pendukung; (4) Merancang diklat dan alat evaluasinya; (5) Melaksanakan diklat; (6) Melaksanakan evaluasi internal; (7) Memfasilitasi dan mendukung penerapan hasil diklat; (8) Melaksanakan evaluasi eksternal; (9) Menyiapkan laporan evaluasi yang menunjukkan pencapaian dampak diklat. Kedua, Pedoman pelaksanaan MEDOk yang memberi petunjuk pelaksanaan sembilan tahapan di atas.

Referensi

Dokumen terkait

Yaitu balikan yang di berikan pada siswa dengan tujuan siswa segera mengetahui apakah dia telah berhasil dalam belajar atau belum dengan bukti respon dan

Yaitu balikan yang di berikan pada siswa dengan tujuan siswa segera mengetahui apakah dia telah berhasil dalam belajar atau belum dengan bukti respon dan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belum semua pendidik paham dengan makna evaluasi portfolio , demikian pula dengan cara melakukannya, pendidik belum tahu cara

peran institusi pend untuk kepentingan politik mereka. peran institusi pend untuk kepentingan

Interpretasi nilai tersebut masih belum sesuai dengan harapan peneliti dan guru yaitu 89% anak TK B Panglima polim sudah memiliki kemampuan baca-tulis permulaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) seluruh sekolah penyelenggara program RSBI di kota Yogyakarta telah memenuhi sebagian besar indikator yang dipersyaratkan bagi

Mahasiswa mampu memprediksi kasus diklat yang mungkin akan terjadi.. Mahasiswa mampu menjelaskan antisipasi terhadap

Dari semua peserta hanya 5 orang mahasiwa atau 15,15 % yang sudah mempunyai judul dan pembimbing proyek akhir sedangkan sebagian besar yaitu 28 orang mahasiswa (84,85 %)