Laporan Pemantauan Kualitas Air Sungai Tahun 2008 1
i
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas izin dan perkenan-Nya BALIHRISTI Provinsi Gorontalo dapat menyelesaikan dan menyajikan Laporan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2013 dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).
Tujuan penyusunan laporan ini adalah untuk menggambarkan pencapaian tugas pokok dan fungsi badan sebagaimana yang telah diamanatkan dalam PERDA Nomor 07 Tahun 2007 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Lembaga-lembaga Teknis Daerah Provinsi Gorontalo (Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi).
Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BALIHRISTI tersebut telah dijabarkan dalam Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2012–2017 dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan. Untuk mengetahui dan mengukur sampai sejauh mana pelaksanaan Renstra, maka dilaksanakan analisis capaian kinerja program dan kegiatan yang dilaporkan dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2013 dan merupakan pedoman dalam rangka meningkatkan kinerja aparatur khususnya kinerja BALIHRISTI. Penyusunan laporan ini telah dilaksanakan secara maksimal, namun disadari masih terdapat kekurangan baik dari aspek teknis penulisan maupun isi laporan, sehingga diperlukan koreksi dalam rangka perbaikan laporan dimasa depan.
Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi pemikiran dalam rangka penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) ini diucapkan terima kasih dan penghargaan.
Gorontalo, Januari 2014
Kepala Badan,
I
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Informasi Umum 1
1.2. Kedududkan, Tugas, Fungsi dan Peran 2
1.3. Struktur Organisasi 16
BAB II ASPEK STRATEGIS
2.1. Aspek Lembaga 18
2.2. Peraturan Perundangan yang terkait 19 2.3. Peran Strategis Badan Lingkungan Hidup Riset Dan Teknologi Informasi 19
2.4. Sumberdaya Manusia 19
2.5. Sarana dan Prasarana 21
2.6. Sumberdaya Finansial 26
2.7. Hasil-hasil Penelitian yang telah dilaksanakan 27
BAB III RENCANA KERJA
3.1. Visi dan Misi SKPD 36
3.2. Faktor Penentu Keberhasilan 39
3.3. Tujuan dan sasaran 42
3.4. Rencana Strategi 44 3.5. Penetapan Kinerja 46
BAB IV AKUNTABILITAS KINERJA
4.1. Capaian Kinerja 54
4.2. Evaluasi capaian Kinerja tahun 2011 56
4.3. Akuntabilitas Keuangan 70
BAB IV PENUTUP
5.1. Kesimpulan 83
5.2. Tindak Lanjut 83
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 1
BAB I
PENDAHULUAN
A
Dasar Pembentukan Organisasi
Provinsi Gorontalo yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38
Tahun 2000 memiliki eksistensi untuk membangun daerah yang berdayasaing
dengan memanfaatkan potensi sumberdaya yang dimiliki meliputi sumber daya
manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk peningkatan kualitas
lingkungan, riset dan teknologi informasi.
Organisasi Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
(BALIHRISTI) Provinsi Gorontalo dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah
PERDA Nomor 07 Tahun 2007 tanggal 16 Juli 2007 tentang pembentukan
organisasi dan tata kerja Lembaga-lembaga Teknis Daerah Provinsi Gorontalo
(Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi) mempunyai tugas
pokok dan fungsi serta menangani beberapa masalah. Beberapa permasalahan
lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo yang segera ditangani yaitu kerusakan
Danau Limboto, penurunan kualitas air sungai dan danau akibat erosi, PETI,
perusakan hutan dan lahan, kerusakan terumbu karang dan mangrove,
kebersihan dan kehijauan kota (clean and green city) belum merata antar Kabupaten/Kota, pembuangan sampah belum sesuai dengan ketentuan yang
berlaku, kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup rendah,
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 2 Untuk mempercepat proses penanganan masalah-masalah tersebut, maka
harus ditunjang dengan program penelitian dan ketersediaan teknologi
informasi yang kuat. Namun demikian, pengembangan teknologi informasi
belum maksimal karena keterbatasannya sarana dan prasarana, serta
minimnya sumberdaya manusia bidang Teknologi Informasi.
Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai gerbang informasi terintegrasi yang
memudahkan publik mengakses informasi lewat satu pintu, akses informasi
dan internet belum mencapai daerah-daerah strategis seperti pusat kegiatan
publik dan sentra-sentra produksi pertanian, peternakan dan perikanan,
jaringan LAN/WAN belum terintegrasi antar SKPD di Provinsi Gorontalo dan
Kabupaten/Kota, dan belum maksimalnya pengamanan data dan informasi di
lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Dari uraian diatas, maka Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi
Informasi (BALIHRISTI) tahun 2013 menetapkan dan melaksanakan beberapa
program dan kegiatan.
B
Aspek Strategi Organisasi
1. Aspek Lembaga
Dalam aspek organisasi, salah satu sasaran dari Balihristi Provinsi
Gorontalo untuk mewujudkan Lembaga yang berorientasi pada hasil/outcome
yaitu:
1. Adanya tujuan dan sasaran yang berorientasi pada hasil (outcome) yang
jelas, dan terukur dengan indikator outcome dalam setiap dokumen
perencanaan jangka panjang, menengah maupun jangka pendek.
2. Adanya keterkaitan yang jelas antara tujuan dan sasaran yang akan dicapai
dengan program/kegiatan dan anggaran yang tersedia.
3. Adanya informasi kinerja yang jelas atas seluruh antar instainsi terkait yang
ada.
4. Ukuran atau indikator kinerja organisasi sektor publik dapat dilihat dari
website atau media lainnya oleh masyarakat secara luas.
Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo
memiliki peran penting dalam menunjang terlaksananya program, yaitu
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 3 mengimplementasikan sasaran program pada kabupaten dan kota Provinsi
Gorontalo serta melakukan evaluasi.
2. Peraturan Perundangan yang terkait
Sejauh ini pemerintah Provnisi Gorontalo telah memberlakukan berbagai
peraturan perundang-undangan daerah yang terkait dengan tugas dan
wewenang oleh Balihristi Provnisi Gorontalo antara lain Perda Pengelolaan
Lingkungan No. 5 Tahun 2004, Perda Pengelolaan dan Pengendalian
Pencemaran Air No. 4 Tahun 2004, Perda Pengelolaan Ekosistem Danau
Limboto No. 1 Tahun 2005, Perda Pengelolaan Terumbu Karang.
3. Peran Strategis Badan Lingkungan Hidup Riset Dan Teknologi Informasi Aparatur negara merupakan salah satu komponen penting dalam
mewujudkan good governance, bersama dunia usaha (corporate) dan masyarakat (civil society). Ketiga komponen tersebut harus berjalan seiring sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. Badan Lingkungan
Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo, mempunyai peran
penting dan tanggung jawab untuk merumuskan dan mengkoordinasikan
berbagai kebijakan di bidang Lingkungan Riset dan teknologi di Provinsi
Gorontalo.
Salah satu kebijakan yang sangat urgent yang harus dirumuskan oleh Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo,
dalam rangka mewujudkan good governance ini adalah merumuskan dan mengkoordinasikan kebijakan pelaksanaan peraturan daerah yang menjadi
tugas utama Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi
Gorontalo.
C
Tugas Pokok dan Fungsi
1. Tugas Pokok
Tugas pokok Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
(BALIHRISTI) Provinsi Gorontalo sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi
Gorontalo Nomor 07 Tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata
Kerja Lembaga-Lembaga Teknis Daerah Provinsi Gorontalo adalah
membantu Gubernur dalam merumuskan kebijakan teknis di bidang
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 4
1.Fungsi
Dalam penyelenggraan tugas tersebut diatas Badan Lingkungan Hidup, Riset
dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo mempunyai fungsi:
a. Perumusan kebijakan teknis dalam bidang lingkungan hidup, riset dan
teknologi informasi serta manajemen pemerintah daerah (SIMDA/
TELEMATIKA).
b. Penyusunan rencana dan evaluasi program pembangunan dibidang
lingkungan hidup, riset dan teknologi informasi serta pengembangan
sistem informasi pemerintah daerah (SIMDA/TELEMATIKA).
c. Pembinaan kelembagaan dan SDM bidang lingkungan hidup, riset dan
teknologi informatika.
Dengan kedudukan tugas pokok dan fungsi tersebut maka BALIHRISTI
merupakan lembaga yang memegang peranan yang sangat penting dalam
proses Pembangunan Provinsi Gorontalo, khususnya dalam ”Penyediaan
Data” dan informasi serta sarana untuk perumusan kebijakan perencanaan
dan pelaksanaan pembangunan didaerah ini. Hal ini merupakan kekuatan
bagi BALIHRISTI dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam rangka
mewujudkan tujuan pembangunan daerah.
Uraian Tupoksi a. Kepala Badan
Kepala Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian urusan rumah tangga
daerah dalam bidang Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
yang menjadi tanggung jawabnya, berada dibawah dan bertanggung
jawab kepada Kepala Daerah. Dalam Melaksanakan tugasnya, Kepala
Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi mempunyai
fungsi:
Melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas serta pelayanan administrasi dibidang Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 5 Pelaksanaan penelitian dan pengembangan terapan serta pendidikan
dan pelatihan tertentu dalam rangka mendukung kebijakan dibidang
Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
Pembinaan operasional sesuai kebijakan oleh Kepala Daerah
Pemantauan dan evaluasi program dibidang Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
Pemberian perizinan yang berhubungan dengan bidang Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi sesuai batas wewenang
Provinsi.
b. Bagian Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas pokok melaksanakan, mengkoordinasikan
dan merencanakan bidang lingkungan hidup, riset dan teknologi
informasi serta memberikan dukungan administratif dan teknis
pelaksanaan bidang lingkungan hidup, riset dan teknologi informasi
serta sistem informasi manajemen pemerintah daerah/telematika di
lingkungan pemerintah daerah.
Dalam menyelenggarakan tugas tersebut, sekretariat mempunyai fungsi: Merumuskan program, memantau, mengevaluasi dan melaporkan
hasil pelaksanaan kegiatan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi
Informasi.
Melaksanakan urusan kesekretariatan meliputi surat-menyurat dan kearsipan serta urusan rumah tangga badan.
Melaksanakan urusan administrasi kepegawaian.
Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan antara bidang dan sub bidang/sub bagian.
Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan secara berkala.
Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi bagian sekretariat
terdiri dari beberapa sub bagian yaitu:
Sub Bagian Program
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 6 Menyusun panduan mutu, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub
Bagian Perencanaan.
Menyiapkan rumusan program lingkungan hidup, riset dan teknologi informasi serta pembangunan, pengembangan dan
pengendalian SIMDA/TELEMATIKA dilingkungan pemerintah
daerah.
Melakukan evaluasi kemajuan pelaksanaan program lingkungan hidup, riset dan teknologi informasi.
Menyusun laporan kemajuan pelaksanaan lingkungan hidup, riset dan teknologi informasi.
Menyusun laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).
Melakukan pembinaan karier staf.
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
Mempunyai Tugas:
Menyusun panduan mutu, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
Membuat tata persuratan yang meliputi agenda, daftar kontrol, ekspedisi, telaah dan surat perintah tugas (SPT).
Melaksanakan urusan administrasi kepegawaian meliputi Kenaikan Pangkat, Kenaikan Gaji Berkala, Mutasi Pegawai, Kartu Pegawai,
Taspen, Askes, Karis, Karsu, Absen Pegawai, Cuti Pegawai dan
Pensiun.
Membuat Daftar Urut Kepangkatan, pengusulan Diklat Pegawai, Daftar Hasil Pelaksanaan Kinerja untuk perhitungan TKD, Daftar
Penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP3) dan kegiatan Administrasi
kepegawaian lainnya.
Menyusun kebutuhan sarana dan prasarana rumah tangga badan. Menginventarisir dan mengatur kebutuhan barang dan
perlengkapan rumah tangga badan. Melakukan pembinaan karier staf.
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 7 Bagian Keuangan mempunyai tugas mengkoordinir penyusunan
rencana anggaran, menyiapkan administrasi keuangan, mengawasi
pelaksanaan anggaran, memverifikasi proses pencairan dana dan
Rencana Operasional Kegiatan serta menyusun laporan keuangan.
Dalam menyelenggarakan tugas tersebut, bagian Keuangan
mempunyai fungsi:
Mengkoordinir penyusunan rencana anggaran dan menyiapkan administrasi keuangan.
Melaksanakan dan mengawasi anggaran.
Mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan anggaran.
Memantau pemungutan, penyetoran dan pelaporan atas penerimaan bukan pajak.
Melakukan pengawasan, pembinaan dan penilaian kinerja pegawai Bagian Keuangan.
Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi bagian keuangan
terdiri dari beberapa sub bagian yaitu:
Sub Bagian Anggaran
Mempunyai Tugas :
Menyusun panduan mutu, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub Bagian Anggaran.
Meneliti RKA SKPD dan Rencana Operasional Keuangan
Meneliti Rencana Anggaran berdasarkan Rencana Operasional kegiatan dari masing-masing Sub Bagian/Sub Bidang.
Membuat konsep permintaan dan menatausahakan SPD Meneliti kebenaran pembebanan anggaran
Mengawasi per item pagu anggaran belanja langsung dan tidak langsung.
Menyiapkan Rencana pergeseran anggaran Membuat Laporan Bulanan
Melakukan pembinaan karier staf.
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 8 Mempunyai tugas:
Menyusun panduan mutu, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub Bagian Perbendaharaan.
Menerima dokumen tagihan pembayaran dari pelaksana kegiatan.
Memverifikasi kelengkapan tagihan pembayaran, perhitungan matematis, kebenaran penulisan, dan kesesuaian dengan perjanjian
kontrak.
Membuat bukti pembayaran dan kelengkapannya.
Menghitung pajak dan meneliti/menyiapkan dokumen pajak
Menetapkan besarnya beban pembayaran.
Membuat surat pertanggungjawaban sebagai lampiran SPM beban tetap dan uang persediaan.
Menyiapkan dan melaksanakan penataausahaan konsep SPM
Membuat Laporan Bulanan.
Melakukan pembinaan karier staf.
Sub Bagian Akuntansi
Mempunyai Tugas:
Menyusun panduan mutu, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub Bagian Akuntansi.
Memverifikasi ulang bukti-bukti pembayaran Membuat Jurnal Transaksi.
Melakukan konfirmasi data dengan Sub Bagian Anggaran dan Perbendaharaan.
Melakukan penatausahaan utang piutang
Mencatat penerimaan-penerimaan bukan pajak. Membuat Laporan Berkala
Membuat laporan tahunan tentang neraca, realisasi anggaran dan catatan atas laporan keuangan.
Melakukan pembinaan karier staf.
d. Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup
Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup, mempunyai tugas
mengkoordinasikan penyusunan program, perumusan kebijakan,
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 9 kerusakan lingkungan, konservasi sumber daya alam, penilaian
dokumen dan pemberian ijin lingkungan, melaksanakan standar
pelayanan minimal bidang lingkungan hidup dan peningkatan
kapasitas serta mengawasi regulasi di bidang penaatan lingkungan.
Dalam menyelenggarakan tugas tersebut, bidang Pengelolaan
Lingkungan Hidup, mempunyai fungsi:
melaksanakan perencanaan kerja di Bidang Pengelolaan Lingkungan;
mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan penataan, pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan;
mengembangkan program kelembagaan dan peningkatan kapasitas dalam pembinaan sistem manajemen kegiatan penataan,
pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, konservasi
sumber daya alam, penilaian dokumen dan pemberian ijin
lingkungan, melaksanakan standar pelayanan minimal bidang
lingkungan hidup;
mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program/kegiatan penataan, pengendalian pencemaran dan
kerusakan lingkungan, konservasi sumber daya alam, penilaian
dokumen dan pemberian ijin lingkungan, melaksanakan standar
pelayanan minimal bidang lingkungan hidup serta pengawasan
regulasi di bidang penaatan lingkungan dengan unit/instansi/
lembaga terkait;
menyusun laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Tahunan, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) serta Rencana
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Provinsi
sebagai acuan pelaksanaan tugas pemerintah daerah;
melaksanakan Standar Pelayanan Minimal Bidang Lingkungan Hidup;
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 10 mengkoordinasikan pelaksanaan penanganan kasus pencemaran
dan/atau perusakan lingkungan hidup yang berkaitan dengan
hukum administrasi dan pidana lingkungan;
melaksanakan kegiatan pendidikan, pelatihan, pembinaan dan pemberian penghargaan lingkungan hidup serta penegakan hukum
lingkungan;
mengembangkan dan mensosialisasikan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi bidang Pengelolaan
Lingkungan Hidup terdiri dari beberapa Sub bidang yaitu:
Sub Bidang Pengendalian Dampak dan Konservasi Lingkungan
Mempunyai tugas:
menyusun panduan dan prosedur mutu serta instruksi kerja Sub Bidang Pengendalian Dampak dan Konservasi Lingkungan;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Pengendalian Dampak dan Konservasi Lingkungan;
menginventarisir jenis kegiatan yang wajib AMDAL, UKL dan UPL; menyiapkan bahan dalam pelaksanaan penilaian dokumen
lingkungan;
menyiapkan bahan rekomendasi dan ijin lingkungan;
melakukan pembinaan, pengawasan pelaksanaan Amdal di Kabupaten/Kota;
melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan (hutan, tanah, air dan pesisir);
melaksanakan pengawasan penaatan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) dan
limbah bahan berbahaya dan beracun (B3);
mengkoordinasikan dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pengendalian dampak lingkungan;
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 11 menyusun laporan hasil kegiatan pengendalian dampak dan
konservasi lingkungan;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Sub Bidang Pengelolaan, Standarisasi dan Informasi Lingkungan
Mempunyai tugas:
menyusun panduan dan prosedur mutu serta instruksi kerja Sub Bidang Pengelolaan, Standarisasi dan Informasi Lingkungan;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Pengelolaan, Standarisasi dan Informasi Lingkungan;
menyusun rencana teknis kegiatan pendataan, pengelolaan, pemantauan dan standarisasi serta informasi lingkungan;
menyiapkan bahan, menyusun, dan menetapkan baku mutu dan status mutu lingkungan hidup (air, udara, tanah) berdasarkan baku
mutu lingkungan hidup nasional;
menyiapkan data dan sistem informasi lingkungan (SIL) tentang sungai, danau, laut, wilayah pesisir, hutan dan lahan;
menyiapkan bahan koordinasi, pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan,
standarisasi dan informasi lingkungan dengan instansi terkait; menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan laboratorium lingkungan
daerah sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
menyusun dan melaporkan status lingkungan hidup daerah, standar pelayanan minimal bidang lingkungan hidup dan indeks
kualitas lingkungan hidup;
menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan Sub Bidang Pengelolaan, Standarisasi dan Informasi Lingkungan;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Sub Bidang Edukasi, Pemberdayaan Masyarakat dan Penegakan Hukum Lingkungan
Mempunyai tugas:
menyusun panduan, prosedur mutu, dan rencana teknis kegiatan serta instruksi kerja Sub Bidang Edukasi, Pemberdayaan
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 12 menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Edukasi,
Pemberdayaan Masyarakat dan Penegakan Hukum Lingkungan; mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan pendidikan,
pelatihan dan pembinaan lingkungan hidup;
menginventarisir, menilai dan memverifikasi serta menetapkan penerima penghargaan lingkungan;
melaksanakan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan;
menyiapkan data dalam rangka penyusunan kebijakan dan hukum lingkungan;
menyiapkan bahan dan melaksanakan pengawasan serta penegakan hukum lingkungan hidup;
melakukan mediasi, evaluasi dan koordinasi sengketa lingkungan diluar pengadilan;
melaksanakan pengelolaan pengaduan masyarakat dan pemantauan tindak lanjut rekomendasi pengaduan;
melakukan pengembangan dan pembinaan teknis Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah dan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil
Lingkungan Hidup;
menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan Sub Bidang Edukasi, Pemberdayaan Masyarakat dan penegakan hukum lingkungan; monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
e. Bidang Teknologi Informasi
Bidang Teknologi Informasi mempunyai tugas mengkoordinasikan
penyusunan program, perumusan kebijakan, pengelolaan
infrastruktur Teknologi Informasi dan komunikasi, melaksanakan
publikasi, dokumentasi dan diseminasi, sistem informasi
manajemen e-government Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dalam
menyelenggarakan tugas tersebut, bidang Teknologi dan Informasi,
mempunyai fungsi:
menyusun program dan kegiatan Bidang Teknologi Informasi;
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 13 melaksanakan sistem pengamanan teknologi informasi dan
komunikasi, dan telekomunikasi;
memberikan layanan informasi dalam bentuk publikasi, dokumentasi dan diseminasi melalui jaringan informasi dan
komunikasi elektronik, dan media lainnya;
mengkoordinasikan pengembangan dan penerapan sistem informasi manajemen e-government Pemerintah Provinsi Gorontalo;
mengatur pelaksanaan pemanfaatan dan pengawasan terhadap infrasturktur Teknologi Informasi dan komunikasi;
menyusun standar dan prosedur pembangunan dan pengembangan e-government Pemerintah Provinsi Gorontalo;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi bidang Pelayanan Riset
terdiri dari beberapa Sub bidang yaitu:
Sub Bidang Perangkat Komputer dan Telekomunikasi
Mempunyai tugas:
menyusun panduan mutu, prosedur dan instruksi kerja Sub Bidang Perangkat Komputer dan Telekomunikasi;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Perangkat Komputer dan Telekomunikasi;
menyusun rencana pengembangan dan pemanfaatan sarana Teknologi Informasi berupa peralatan jaringan intranet, internet,
telekomunikasi, dan persandian;
melaksanakan pengamanan komunikasi, telekomunikasi dan persandian yang berklasifikasi rahasia;
melakukan pengawasan pemanfaatan sarana teknologi informasi berupa peralatan jaringan intranet dan internet, telekomunikasi,
dan persandian
melakukan pendataan, identifikasi peralatan jaringan intranet, internet, telekomunikasi, dan persandian;
melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan jaringan intranet, internet, telekomunikasi, dan persandian di lingkup Pemerintah
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 14 mengkoordinasikan penggunaan jaringan intranet, internet,
telekomunikasi, persandian dalam rangka pengembangan dan
penerapan e-government;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Sub Bidang Sistem Informasi Manajemen
Mempunyai tugas:
menyusun panduan mutu, prosedur dan instruksi kerja Sub Bidang Sistem Informasi Manajemen;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Sistem Informasi Manajemen;
merencanakan pembangunan, pengembangan sistem informasi manajemen e-government Pemerintah Provinsi Gorontalo;
menyiapkan data base sistem informasi manajemen e-government Pemerintah Provinsi Gorontalo;
mengkoordinasikan pengembangan dan penerapan sistem informasi manajemen e-government Pemerintah Provinsi Gorontalo;
mengkoordinasikan kerjasama pengelolaan sistem informasi manajemen e-government;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Sub Bidang Publikasi, Dokumentasi dan Diseminasi
Mempunyai tugas:
menyusun panduan, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub Bidang Publikasi, Dokumentasi dan Diseminasi;
menyusun program dan kegiatan publikasi, dokumentasi dan diseminasi;
melaksanakan publikasi, dokumentasi dan diseminasi melalui jaringan informasi dan komunikasi elektronik, dan media lainnya; mengkoordinasikan kerjasama pelaksanaan program kegiatan
publikasi, dokumentasi dan diseminasi;
f. Bidang Riset
Bidang Riset Mempunyai Tugas mengkoordinasikan dan menyusun
program pelayanan dan pengelolaan laboratorium, pelayanan dan
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 15 guna. Dalam menyelenggarakan tugas tersebut, bidang Pelayanan
Riset, mempunyai fungsi:
menyusun program pengembangan sarana penelitian dan laboratorium, pelayanan dan kerjasama penelitian serta aplikasi
teknologi tepat guna;
mengkoordinasikan pengembangan sarana penelitian dan laboratorium riset;
mengkoordinasikan pemanfaatan sarana penelitian dan laboratorium riset;
mengkoordinasikan kegiatan pelayanan dan kerjasama penelitian; melakukan pengujian dan pengembangan aplikasi teknologi tepat
guna;
melaksanakan publikasi dan dokumentasi penelitian;
melakukan pengawasan pelaksanaan sarana penelitian dan laboratorium, pelayanan dan kerjasama penelitian serta aplikasi
teknologi tepat guna;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi bidang Riset terdiri dari
beberapa Sub bidang yaitu :
Sub Bidang Sarana Penelitian dan Laboratorium
Mempunyai tugas:
menyusun panduan mutu, prosedur dan instruksi kerja Sub Bidang Sarana Penelitian dan Laboratorium;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Sarana Penelitian dan Laboratorium;
menyusun rencana pengembangan sarana penelitian dan laboratorium;
mengatur pemanfaatan sarana penelitian dan laboratorium, kebun percontohan, perpustakaan serta bengkel rekayasa;
menyiapkan bahan kerjasama dengan pihak lain dalam pemanfaatan sarana penelitan dan laboratorium;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 16 Mempunyai tugas:
menyusun panduan mutu, prosedur dan instruksi kerja Sub Bidang Pelayanan dan Kerjasama Penelitian;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Pelayanan dan Kerjasama Penelitian;
menyiapkan bahan kerjasama penelitian dan pengembangan dengan institusi penelitian atau pihak lain yang berkompeten;
memberikan pelayanan kegiatan penelitian dan pengembangan; menyiapkan data dan informasi serta mempublikasikan hasil-hasil
penelitian dan pengembangan;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
Sub Bidang Aplikasi Teknologi Guna
Mempunyai tugas:
menyusun panduan, prosedur mutu dan instruksi kerja Sub Bidang Aplikasi Teknologi Tepat Guna;
menyusun program dan kegiatan Sub Bidang Aplikasi Teknologi Tepat Guna;
menyusun pengembangan aplikasi teknologi tepat guna;
melakukan inventarisasi, pengujian dan pengembangan teknologi tepat guna;
menyiapkan bahan kerjasama dengan pihak lain dalam pemanfaatan teknologi tepat guna;
monitoring dan evaluasi serta pelaporan.
D Struktur
Organisasi
Struktur organisasi Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi
Provinsi Gorontalo, sesuai dengan Peraturan Gubernur Gorontalo Peraturan
Daerah Provinsi Gorontalo Nomor 07 Tahun 2007 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Lembaga-Lembaga Teknis Daerah Provinsi Gorontalo,
salah satunya adalah Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi
LAKIP Balihristi Provinsi Gorontalo 2013 17
Gambar 2. Struktur Organisasi Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo
JABATAN
Nasruddin, SKM, S.Pd, M.Si
SEKRETARIS Aswan Paramani, S.Pd
Kasubag. Umum & Kepegawaian
Yunan Pateda, SH
KEPALA BADAN
Ir. Nontje Lakadjo
KABID LINGKUNGAN HIDUP Ir. Rugaya Biki, M.Si
KABID RISET Hj. Meidy N. Silangen, S.Pi, M.Si
KABID TEK. INFORMASI Ir.Isman Uge.M.Si
Kasubid Aplikasi TTG Muriani Utiarahman, S.H Kasubid. Sarana Penel & Lab
Berni N.Salindeho. S.P
Kasubid. Pel. Kerjasama Penelelitian Dra.Marce F.Abbas. M.Si
Kasubid.Pub.Dok. dan Diseminasi Pestawaty, S.Ag, M.Si Kasubid.Per.Kom. Telekomunikasi
Firto Nento, SE
Kasubid.Sistm Info.Manajemen Fried D.H.Ahmad,S.Kom, M.Eng
Kasubid.Edu.Pemb.Masy & Huk Lingk. Harni U. Tine, Sm.Hk Kasubid.Peng.Dam. Lingk.
Zainal R.Faried. S.T, M.Si
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 18 E. Sumber Daya Manusia (SDM)
Dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan BALIHRISTI
Provinsi Gorontalo termasuk pengembangan teknologi dan model
kelembangaan sangat dibutuhkan ketersediaan sumber daya manusia
aparatur yang cukup dan handal dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan
dan teknologi yang memiliki kemampuan profesional dalam menunjang
tugas yang diembannya.
Jumlah dan kualitas personil pada BALIHRISTI belum memadai untuk
melakukan kegiatan pengelolaan lingkungan, riset dan pengembangan
teknologi informasi. Secara keseluruhan personil yang ada saat ini
berjumlah 64 orang dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) 54 orang,
CPNS 5 orang dan tenaga kontrak 10 orang.
Tabel 1. Jumlah aparatur BALIHRISTI menurut komposisi struktur Administrasi
No Komposisi Struktur Administrasi Jumlah
1 Kepala Badan 1 orang
2 Sekretariat 12 orang
3 Bagian Keuangan 11 orang
4 Bidang Lingkungan Hidup 16 orang
5 Bidang Riset 10 orang
6 Bidang Teknologi Informasi 14 orang
Jumlah 64 orang
Sumber : Bagian Kepegawaian BALIHRISTI, 2013
Tabel 2. Jumlah Aparatur di BALIHRISTI menurut tingkat Pendidikan
No Tingkat Pendidikan Jumlah
1 Strata 2 15 orang
2 Strata 1 29 orang
3 Diploma 3/Sarmud 3 orang
4 SMU/Sederajat 17 orang
Jumlah 64 orang
Sumber : Bagian Kepegawaian BALIHRISTI, 2013
Tabel 3. Jumlah Aparatur menurut Pendidikan Struktural
No Pendidikan Struktural Jumlah
1 PIM I -
2 PIM II 1 orang
3 PIM III 6 orang
4 PIM IV 13 orang
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 19
N
Dari jumlah PNS tersebut diatas melihat tugas dan fungsi BALIHRISTI
dimensinya begitu luas maka kualifikasi sumber daya manusia secara
kualitatif maupun kuantitatif belum memenuhi harapan.
F. Sarana dan Prasarana
Gambaran sarana dan prasarana yang dimiliki BALIHRISTI dalam
menunjang kegiatan pengelolaan lingkungan hidup, riset dan teknologi
informasi, adalah:
Tabel 4. Alat-alat angkutan
NO JENIS BARANG /
NAMA BARANG MERK / TYPE
TAHUN PEMBELIAN
1 Motor Suzuki Shogun FD 2003
2 Motor Suzuki Satria 2003
3 Motor Yamaha Yupiter 2004
4 Motor Bosowa Dinasti 2004
5 Motor Suzuki Shogun FD 2004 6 Motor Suzuki Shogun FD 2004
7 Mobil Nissan X-Trail 2008
Sumber : Bagian Umum dan Kepegawaian BALIHRISTI, 2013
Tabel 5. Alat Pertanian dan Perikanan
No Jenis Barang /
Nama Barang Merk / Type
Tahun Pembelian
1 Alat Pertanian 2003
2 Alat perikanan Pembenihan Rumput /Demplot 2005 3 Alat perikanan Modal Pembenihan 2005 4 Alat Pengolahan Pompa Air Tenaga Surya 2006 5 Alat Pengelohan Alat-alat Pengolahan 2006 6 Alat Diving Alat-alat Diving 2006
7 Panaboard Panasonic 2007
8 Kompor jarak Mild Steel 2007
9 Penggilingan 2007
10 Mesin Genset 2011
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 20
Tabel 6. Alat Pepustakaan dan Buku
No. Jenis/Nama Barang Spesifikasi/Merk/Type Barang Tahun
1 Buku Perpustakaan 2003
2 Dokumen Perencanaan
Perenc. Kawasan Pemb. Berbasis
Lingkungan 2005
3 Dokumen Perencanaan
Perenc. Kawasan Pemb. Berbasis
Lingkungan 2005
4 Buku Buku ilmu pengetahuan 2008 Sumber : Bagian Umum dan Kepegawaian BALIHRISTI, 2013
Tabel 7. Mesin dan Peralatan Studio dan Komunikasi
No. Jenis/Nama Barang Spesifikasi/Merk/Type Barang Tahun
1 Handy Talky 2004
2
Studio visual Teropong
Medan Bushnell 100 M AT 1000M 2004 3 Photo & Equipment 2004
4
Foto Citra Satelit dan peta
Digital 2004
Radio HF/FM Handy
Talkie
2009
13 Faximili
Faximili All In One HP Offiecejet 6310
2009
14 Modem GSM/CDMA 2009
15
Radio HF/FM Handy
Talkie Tape Recorder Digital
2009
16 Kamera Sony DSC.W 220 2010
17 Proyektor LG BS254 2010
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 21
20 Aces Point dan HT Olinca Links TH 2011
21 Server Jaringan 2011
Sumber : Bagian Umum dan Kepegawaian BALIHRISTI, 2013
Tabel 8. Peralatan Kantor dan Rumah Tangga
No Jenis Barang /
6 Kursi Pimpinan Hidrolik Ergotec 2003
7 Kursi Chitose 2003
8 Kipas Angin Nasional 2003
9 Dispenser Matsunaga 2003
10 Filling Cabinet Exall Palstik 2003
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 22
36 Kursi kerja 2007
37 Meja kerja 2007
38 Meja kerja 2007
39 Meja kerja 2007
40 Komputer notebook Dialogue Type V33 2007 41 Komputer notebook Toshiba Razio R315 2007 42 Komputer/PC Intel Core 2 Duo (GC-965) Plus 2007
Mainframe/Server Server WEB 2008
50 Komputer
Mainframe/Server Server WEB 2008
51 Komputer
Mainframe/Server Data Base 2008 52 Komputer/PC Intel Core 2 Duo, 2,4 Ghz 2008
57 Komputer/Note Book Care 2 Duo 12 Inch, Memori 2
GB 2008
64 Peralatan Jaringan
Komputer Perangkat Mikrokotik 2,4 GHz 2008
65 Peralatan Jaringan
Kompter 2008
66 Meja Kerja 2008
67 Kursi Kerja Prolink Putar 2008
68 Mesin Fotocopy Optional GDI Printer
functionality 2009
69 Almari Lemari Arsip 2009
70 Almari Teleconferance 2009
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 23
72 Almari Lemari Server eg. Pengamanan
Komunikasi 2009
73 Notebook Acer Type Aspire 4730Z/4330 2009 74 Notebook PC TOUCHSCREE 2009
75 Peralatan Jaringan Komputer
Rekonfigurasi Web Pemda menjadi
Web Portal
(http://www.gorontalo.go.id)
2009
76 Peralatan Jaringan Komputer
IP Camera, Kabel UTP,
Crimping, LAN Tester 2009 77 Printer Canon Pixma IP 1980 2009
78 Peralatan Jaringan
Komputer Alat Mobile Internet 2009
79 Notebook Toshiba NB200, Intel Atom
1,66 GHz 2009
80 Notebook Asus Eee-pc Prosessor Intel
Atom, RAM 512MB 2009
81 Peralatan Jaringan
Komputer Radio wireless, antena 2009
82 Peralatan Jaringan
Komputer Tiang Internet 2009 83 Meja Kerja Batu Marmer 2009 84 Meja Kerja Meja Kerja Direksi Sailen B 2009 85 Kursi Kerja Direksi Trojan 2009 86 Gorden Merk Vertical Blinds 2009
87 AC Panasonic 2010
88 AC LG 2010
89 Almari Lemari arsip 2010
90 Almari Lemari gantung/arsip 2010
91 AC Panasonic 2010
92 Printer Canon Pixma 1980 2010
93 Peralatan Jaringan
Komputer KVM, Routher, Mikrotik dll 2010
94 Peralatan Jaringan
Komp. Jaringan Simda 2010
95 Printer Canon Pixma 1980 2010 96 Hardisk external WD passport 2010
97 Peralatan Jaringan
Komputer Tower Radiotik 2010
98 Peralatan Jaringan
Komp. Jaringan Internet School 2010 99 UPS/Stabilizer Merk ICA 2010
100 Peralatan Jaringan Komputer
Olinca TH 888 A Tang Krimping LAN tester & Konektor
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 24
101 Server Xeon X3430, 2GB DDR3,
PC-10600 2010
102 UPS/Stabilizer Prolink 700 2010 103 Ethernet Card Crimping tool 2010
104 Mouse, Flasdisk,
Hardisk 2010
105 Meja Kerja Olimpic 2010
106 Kursi Kerja Olympic 2010
107 Kursi Kerja Hidrolic dan Olympic 2010
108 Meja Kerja Olympic 2010
109 Meja Operator 2010
110 Rak Server 2010
111 Meja Kerja 2010
112 Kursi Kerja Hydrolic (merk tiger, type T100
H CT-88) 2010
113 AC Panasonic 2011
114 Kelengkapan
Komputer Toshiba 2011
115 Meja kerja 1/2 Biro 2011
116 Kursi kerja Guandra 2011
117 Kelengkapan
Komputer HP 2011
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 25
BAB II
PERENCANAAN & PENETAPAN KINERJA
A.
Rencana Strategi
Rencana Strategis (RENSTRA) Satuan Kerja Pemerintah Daerah Badan
Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi (BALIHRISTI) Provinsi
Gorontalo tahun 2012-2017 adalah Dokumen Rencana Strategis
Pembangunan Jangka Menengah Satuan Kerja Pemerintah Daerah
Provinsi Gorontalo yang memuat Visi Misi Gubernur masa bakti
2012-2017, yang kemudian dijabarkan dalam Visi Misi BALIHRISTI Provinsi
Gorontalo serta memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi
pembanguan daerah, kebijakan umum dan program SKPD. Dokumen ini
menjadi penting karena dalam masa lima tahun tersebut, SKPD
berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya sesuai
dengan dokumen perencanaan ini. Selain itu urgensi penyusunan
Renstra SKPD ini adalah menjadi acuan penyusunan Renja SKPD, dasar
penilaian kinerja Kepala SKPD dan acuan penyusunan Lakip SKPD.
Renstra SKPD dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi yang penting agar
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 26
tetap fokus pada pemecahan masalah-masalah mendasar yang dihadapi
Provinsi Gorontalo khususnya di bidang pengendalian dampak
lingkungan hidup, riset dan pengembangan teknologi informasi.
1. Visi BALIHRISTI
Visi BALIHRISTI dalam mendukung tercapainya visi Pemerintah
Provinsi Gorontalo adalah Terwujudnya Percepatan Pembangunan dibidang Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi dalam rangka Peningkatan Ekonomi masyarakat
2. Misi BALIHRISTI
Misi BALIHRISTI dalam mendukung tercapainya Misi Pemerintah
Provinsi Gorontalo yaitu:
1). Mendorong terwujudnya pembangunan yang berwawasan
lingkungan melalui inovasi pengelolaan lingkungan hidup
2). Menghasilkan inovasi-inovasi pemerintahan dan pembangunan
daerah melalui riset dan pengembangan spesifik
3). Meningkatkan kualitas manajemen tata pemerintahan yang baik
melalui kualitas pelayanan informasi kepada public
3.. Tujuan
Untuk meningkatkan kualitas Lingkungan dan mendorong keterlibatan semua pihak (Pemerintah, legislatif, masyarakat, dunia
usaha, Media massa dan LSM) dalam pelestarian lingkungan hidup
di Provinsi Gorontalo
Untuk meningkatkan indeks kualitas lingkungan di Provinsi Gorontalo
Untuk meningkatkan upaya pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo
Percepatan Pembangunan Daerah dengan memanfaatkan Teknologi Informasi.
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 27
Untuk meningkatkan kualitas SDM manusia dalam pengelolaan lingkungan, pengembangan teknologi informasi dan pelaksanaan
kegiatan penelitian
Untuk memberikan penguatan kebijakan penyelenggaraan pemerintah daerah melalui penguatan kelembagaan,
ketatalaksanaan, pembiayaan, sarana dan prasarana dan SDM di
bidang penelitian
Untuk meningkatkan koordinasi, sinkronisasi program dan kegiatan antara provinsi dengan Kementerian Lembaga dan
Kabupaten/Kota serta terlaksananya kegiatan evaluasi
pelaksanaan kegiatan
4..Sasaran
Meningkatnya kinerja dan peran serta masyarakat di Kecamatan Suwawa, Kecamatan Limboto, Kecamatan Marisa, Kecamatan
Tilamuta dan Kota Gorontalo dalam pelestarian dan pengelolaan
Lingkungan hidup
Meningkatnya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan pada 18 sekolah yang diusulkan Kab/Kota
Meningkatnya indeks kualitas lingkungan
Meningkatnya tingkat pemahaman dan aksesibilitas masyarakat terhadap informasi lingkungan
Meningkatnya kualitas sandiman Kab/Kota se Provinsi Gorontalo sebanyak 5 orang
Meningkatnya kualitas SDM aparatur dalam pengelolaan teknologi informasi pada Pemda Provinsi Gorontalo sebanyak 30 orang
Meningkatnya kualitas data dan informasi secara terpusat melalui 75 sambungan jaringan e-government
Meningkatnya proses management kerja pengolahan data dan informasi secara elektronik dengan tersedianya kapasitas internet
dan intranet sebesar 50 MPBs
Terpublikasikannya kegiatan pembangunan di Provinsi Gorontalo ke publik
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 28
Terwujudnya sinkronisasi program dan kegiatan antara provinsi dan Kabupaten/Kota, tertibnya administrasi perkantoran dan
pengelolaan keuangan, dan tersedianya sarana dan prasarana
perkantoran untuk mendukung program dan kegiatan Balihristi
pada tahun 2013.
5. Indikator Kinerja
Berdasarkan visi dan misi SKPD, maka ditetapkan beberapa Indikator
kunci yang akan dicapai sampai tahun 2013, yaitu:
1) Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan alat untuk
mengukur kinerja setiap daerah dalam melakukan pengelolaan
lingkungan. Kriteria penilaian didasarkan pada 3 (tiga) bagian
yaitu pemantauan kualitas air, udara, dan tutupan lahan. Indeks
Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi Gorontalo sampai
tahun 2011 sebesar 71 dan target capaian sampai tahun 2017
sebesar 90.
Perhitungan indeks untuk indikator kualitas air sungai dilakukan
berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup
Nomor 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu
Air. Pengukuran dilakukan dengan mengambil sampel air sungai
pada masing-masing provinsi.
Penghitungan indeks untuk kualitas udara dihitung berdasarkan
Keputusan Kepala Bapedal No. 107 Tahun 1997 tentang Pedoman
Perhitungan dan Pelaporan serta Informasi Indeks Standar
Pencemar Udara (ISPU). Pengukuran dilakukan di ibukota
masing-masing provinsi dengan memperhitungkan tingkat sulfur
dioksida (SO2), dan nitrogen dioksida (NO2) di udara. Pengukuran
dilakukan setiap tahun dengan mengambil sampel pada 3 lokasi
yang mewakili lokasi padat transportasi, wilayah pemukiman, dan
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 29
Indeks tutupan hutan (lahan) dihitung berdasarkan jumlah hutan
primer dan sekunder dibagi luas kawasan hutan berdasarkan
Keputusan Menteri Kehutanan di provinsi tersebut.
2) Meningkatnya tingkat ketaatan pemrakarsa kegiatan dalam pelaksanaan dokumen lingkungan
Tingkat ketaatan pemrakarsa kegiatan dalam pengelolaan data
lingkungan masih rendah. Berdasarkan hasil pemantauan pada
tahun 2011 menunjukkan bahwa tingkat ketaatan pemrakarsa
kegiatan dalam pengelolaan lingkungan baru mencapai 35%.
Kondisi tersebut sangat berpengaruh terhadap perubahan
kualitas lingkungan seperti perubahan kualitas air permukaan,
perubahan kualitas udara, dan pencemaran tanah. Peningkatan
tingkat ketaatan pemrakarsa kegiatan dalam pengelolaan
lingkungan akan terus ditingkatkan melalui sosialisasi, pelatihan
maupun kegiatan monitoring dan evaluasi. Beberapa
permasalahan yang dihadapi dalam peningkatan tingkat ketaatan
pemrakarsa kegiatan terhadap dokumen lingkungan antara lain,
sebagai berikut:
Kurangnya tingkat ketaatan pemrakarsa kegiatan/usaha baik di sektor swasta maupun pemerintah untuk menyusun
dokumen AMDAL dan UKL-UPL .
Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pelaksanaan AMDAL dan UKL-UPL
Belum terbentuknya Komisi AMDAL yang berlisensi di kabupaten/kota dan Provinsi Gorontalo.
Rendahnya kuantitas dan kompetensi Komisi Penilai AMDAL Kabupaten/Kota dalam melakukan penilaian dokumen
AMDAL yang menjadi kewenangannya.
Rendahnya kuantitas dan kompetensi kelembagaan yang mempunyai kewenangan menangani AMDAL di
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 30
Berdasarkan tersebut, maka akan dilakukan beberapa upaya dan
akan direkomendasikan sampai ditingkat pemerintahan yang ada
di Kabupaten/Kota, yaitu sebagai berikut:
Dalam pemberian izin kegiatan dan/usaha, Gubernur dan Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya wajib
memasukkan persyaratan izin lingkungan hidup.
Pemberian izin lingkungan diterbitkan berdasarkan keputusan kelayakan lingkungan hidup dan rekomendasi
UKL-UPL.
Bagi kegiatan dan/atau usaha yang sudah lebih dulu dilaksanakan tanpa dilengkapi dokumen lingkungan, maka
terhadap kegiatan tersebut akan dikenakan Audit Lingkungan.
Pelaksanaan pembangunan di daerah wajib dilengkapi dengan kajian kelayakan lingkungan sebagai bentuk kriteria
pemerintahan yang baik dan berwawasan lingkungan (Good
Environmental Governance).
3) Terjadinya peningkatan kualitas pembangunan di Provinsi Gorontalo berbasis penelitian
Jenis penelitian yang akan dilaksanakan oleh BLHRD Provinsi
Gorontalo untuk 5 (lima) tahun kedepan akan diarahkan kepada
penelitian yang bersifat terapan dalam menunjang program
unggulan provinsi Gorontalo. Program pembangunan penelitian
disesuaikan dengan program unggulan pemerintah daerah yakni:
Pertanian dan ketahanan pangan
Perikanan dan kelautan
Pendidikan dan kesehatan
Ekonomi, sosial dan budaya
Tata ruang, infrastruktur dan lingkungan hidup
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 31
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang
demikian pesat telah mendorong peran strategis informasi sebagai
suatu modal dasar pembangunan. Berbagai potensi keunggulan
daerah seperti keindahan alam, iklim, sumber daya hayati baik
pertanian, perkebunan, perikanan dan kehutanan, sumber daya
mineral dan pertambangan, bila dikemas sebagai suatu produk
informasi yang tepat akan menjadi sumber kegiatan ekonomi yang
tiada batasnya dan memiliki daya saing tinggi. Keunggulan khas
tersebut, perlu digali dan dikembangkan menjadi Gorontalo Information Database, yang dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin bagi pertumbuhan sektor-sektor yang lain dan pada
akhirnya dapat memajukan kesejahteraan masyarakat Provinsi
Gorontalo.
Pembangunan Komunikasi dan Informatika Provinsi Gorontalo
untuk 5 (lima) tahun kedepan masih difokuskan kepada tiga
agenda utama, yaitu:
Terbangunnya koneksi data base antar seluruh unit kerja
Berkembangnya warung informasi di setiap kecamatan
Terwujudnya teknologi informasi yang dimanfaatkan secara efektif
Kondisi capaian pembangunan Komunikasi dan Informatika yang
telah dilakukan oleh Balihristi Provinsi Gorontalo sampai tahun
2013 adalah:
Terbangunnya infrastruktur jaringan intranet dengan jumlah 75 titik sambungan jaringan yang terdiri atas 55 titik
sambungan jaringan SKPD dan UPTD, 4 titik sambungan
tempat umum dan 1 titik sambungan untuk asosiasi
pengadaan barang dan jasa.
Kapasitas koneksi internet dengan kapasitas 50 Mbps untuk melayani 75 titik sambungan
Website dan portal Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dapat diakses melalui www.gorontaloprov.go.id dan
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 32
Webmail untuk seluruh SKPD, Kecamatan dan Desa dengan jumlah 3274 pengguna yang dapat diakses melalui
http://mail.gorontaloprov.go.id
Pengembangan sistem informasi pendidikan dan sistem informasi perpustakaan digital dengan jumlah 7851 database
dan dokumen digital
Pengembangan Sistem Informasi Hukum dan Perundang-undangan dengan jumlah 19.793 database hukum dan
perundang-undangan dalam bentuk dokumen digital.
Tersedianya 72 Pusat Layanan Internet Kecamatan dan 182 Desa Dering untuk layanan komunikasi.
6.
Strategi
Strategi pengelolaan dan pengendalian dampak lingkungan di
Provinsi Gorontalo, adalah:
Mengembangkan program kelembagaan dan peningkatan
kapasitas dalam pembinaan sistem manajemen kegiatan
pengelolaan dan pengendalian dampak lingkungan hidup
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan
lingkungan hidup
Melaksanakan pembinaan teknis dalam sistem manajemen
kegiatan pengelolaan dan pengendalian dampak
lingkungan hidup
Melakukan pemantauan pengawasan kegiatan Pengelolaan
dan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup
Menyusun laporan Status Lingkungan Hidup Daerah
Tahunan di Bidang Pengelolaan dan Pengendalian Dampak
Lingkungan Hidup berdasarkan hasil yang telah dicapai,
sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas
Menyusun, melaksanakan, menyebarluaskan dan
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 33
Bidang Pengembangan Riset
Strategi pengembangan riset di Provinsi Gorontalo adalah:
Meningkatkan peran litbang dan aplikasi teknologi melalui
pengembangan Pusat Inovasi Teknologi Tepat Guna serta
membangun jejaring kerja dengan institusi litbang lainnya,
perguruan tinggi, dan masyarakat
Penyediaan sarana dan prasarana penelitian
Meningkatkan penerapan hasil-hasil penelitian
Meningkatkan koordinasi dan jejaring kerja dengan
seluruh
stakeholders
dalam rangka merumuskan
kebijakan yang berkualitas
Meningkatkan pengembangan SDM litbang
7.
Kebijakan
Sesuai Undang-Undang Nomor 22 dan Nomor 25 tahun 1999
serta Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000, kewenangan
pemerintah selama ini dilaksanakan secara sentralik
dilimpahkan ke Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota.
Perubahan paradigma manajemen publik pada dasarnya tidak
hanya berupa pengalihan wewenang dari Pemerintah ke
Pemerintah Daerah tetapi dari pemerintah ke masyarakat. Dalam
hal ini BLHRD berperan dalam mengimplementasikan perubahan
paradigma tersebut dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Ditetapkannya beberapa aturan diatas tentang kewenangan
Pemerintah Provinsi sebagai daerah otonom merupakan peluang
mengoptimalkan manajemen pemerintahan Provinsi melalui
alokasi kegiatan dan dana termasuk dalam hal pengkajian dan
penataan lingkungan, pengembangan sistem informasi
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 34
pengembangan penelitian didaerah sesuai kebijaksanaan daerah
yang dilakukan melalui pendekatan kemandirian sosial. Namun
tantangan yang dihadapi adalah perbedaan penafsiran yang
berbeda-beda terhadap Undang-Undang dan Peraturan
Pemerintah berkaitan dengan otonomi daerah ditambah
ketidaksiapan daerah dari segi kelembagaan yang dapat
mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat tidak efisien dan
tidak efektif. Akibatnya pembangunan wilayah khususnya dalam
pengkajian dan penataan lingkungan, pengembangan sistem
informasi lingkungan, pengendalian dan konservasi SDA dan
pengembangan penelitian didaerah tidak dapat dilaksanakan
secara optimal.
8.
Program/ Kegiatan
Adapun program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada
tahun 2013 adalah:
1. Program Pelayanan Administrasi perkantoran
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran
3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
dan Keuangan
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja
dan Keuangan.
5. Program Pemulihan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan
6. Program Peningkatan kapasitas Sumber Daya Aparatur dalam
Pengelolaan LH
7. Program Peningkatan Pengelolaan Lingkungan Bagi Usaha atau Kegiatan
8. Program Pengembangan SDM dalam melakukan Penelitian
9. Program Pengembangan Kerjasama Penelitian
10. Program Pengembangan Teknologi Tepat Guna
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 35
12. Program Peningkatan kapasitas SDM dalam pengembangan Teknologi
Informasi
B. Penetapan Kinerja 2013
Penetapan kinerja (PK) merupakan pernyataan tekad dan janji dalam
bentuk kinerja yang akan dicapai, antara pimpinan instansi
pemerintah/unit kerja yang menerima amanah/tanggung jawab/kinerja
dengan pihak yang memberikan amanah/tanggungjawab/kinerja, dalam
hal Gubernur dengan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Riset dan
Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo.
Penetapan kinerja menggambarkan capaian kinerja yang akan
diwujudkan oleh suatu instansi pemerintah/unit kerja dalam satu tahun
tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya
.
Penetapan kinerja tersebut merupakan tolok ukur evaluasi kinerja
unit organisasi yang bersangkutan pada akhir tahun 2013 dan akan
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 36
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Indikator Kinerja
Penetapan kinerja Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi
Provinsi Gorontalo Tahun 2013 memuat 12 (duabelas) program sasaran yang
dilengkapi dengan 20 (dua puluh) kegiatan kinerja outcome. Dari beberapa program sasaran yang direncanakan secara penuh dapat dikatakan belum
optimal. Hal ini disebabkan beberapa indikator kinerja sebagai alat ukur
keberhasilan pencapaian sasaran-sasaran tersebut belum seluruh targetnya
tercapai 100%. Tolok ukur kinerja yang direncanakan dalam Penetapan
Kinerja Tahun 2013 telah menggunakan indikator kinerja utama (IKU)
sebagaimana yang ditetapkan dalam Capaian indikator kinerja utama yang
digunakan oleh Badan Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 37
Tabel 3.1
Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU)
NO
INDIKATOR KINERJA
KET
SASARAN URAIAN
RENCANA hidup di Provinsi Gorontalo
usaha/kegiatan 100%
2 antar SKPD Provinsi dengan SKPD di Kab/Kota dan sampai ditingkat kecamatan
40% 100%
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 38
Data Dan Hasil Kegiatan
Badan Lingkungan Hidup Dan Riset daerah Provinsi Gorontalo
NO Indikator Kinerja (Output) Tahun 2013 Tahun 2014
Target Realisasi % Target Anggaran
1 Jumlah Kab/Kota yang mendapatkan ADIPURA
3 Kab/Kota 3 Kab/Kota 100 3 Kab/Kota 225,850,000
2 Status Mutu Air Sungai, udara ambien
Provinsi Gorontalo
3 SPM, IKLH, SLHD
3 SPM, IKLH,
SLHD 100 5 sungai 339,695,000
3 Jumlah kegiatan atau usaha yang
dilakukan pengawasan 5 usaha/keg 5 usaha/keg 100 20 keg/ usaha 207,800,000
4 Jumlah masyarakat yang terlatih dalam pemanfaatan sedimen menjadi batu bata
50 orang 50 orang 100 _ _
5
Jumlah sekolah yang akan dilakukan pembinaan dan penilaian berdasarkan usulan kab/kota
18 21 116
_ _
6
Jumlah masyarakat yang meningkat pemahaman dalam pengelolaan sampah
melalui program 3R _ _ _
300 orang 401,060,000
7 Desa Konservasi pada pesisir pantai
olele _ _ _ 2 desa pesisir 222,750,000
8 Tersedianya Aplikasi Sistem informasi
Lingkungan _ _ _ 1 paket 167,560,000
9 Jumlah Tenaga Sandi yang profesional dalam menjalankan tugasnya
5 3 75 _ _
10
Koneksitas jaringan intranet (WAN) antar Provinsi dan Pemerintah
Kabupaten/Kota 37 SKPD 37 SKPD 100
_ _
11 Terpublikasikannya kegiatan pembangunan di Provinsi Gorontalo
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 39 12
Terbangunnya sistem informasi profil desa dan kecamatan terpusat, sistem perencanaan terpusat, sistem informasi layanan kesehatan terpusat, sistem informasi data penduduk terpusat, sistem informasi usaha kecil menengah terpusat
4 aplikasi 4 aplikasi 100 _ _
13 Dokumen dan Rekomendasi tentang Kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo
1 Dokumen 1 Dokumen 100 1 rekomendasi 275,000,000
14
Gambaran kuantitatif kemampuan, kesesuaian lahan, faktor-faktor penyebab dan sebaran/zonasi lahan kritis serta model rehabilitasi lahan di DAS Bone yang menjadi bahan rujukan di Provinsi Gorontalo
1 Dokukmen 1 Dokumen 100 _ _
15
Terselenggaranya kegiatan Kelitbangan 1 Kali 1 Kali 100 3 edisi jurnal inovasi
Terselenggaranya rapat rapat DRD sebagai gudang pakar dalam peningkatan pembangunan Provinsi
Gorontalo 4 kali 4 kali 100 kerja sama penelitian 84,260,000
16 Terselenggaranya Rakor FKPPD regional Timur Indonesia
1 rekomendasi 1 rekomendasi 100 _ _
17
Tersusunnya Roadmap SIDA
pengembangan pusat unggulan Daerah Provinsi dalam mendukung MP3EI koridor 1V Sulawesi
1 rekomendasi 1 rekomendasi 100 1 dok kluster SIDA 166,700,000
18
Tersedianya kajian percepatan pelaksanaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) di provinsi Gorontalo
1 rekomendasi 1 rekomendasi 100
_ _
19 1 Model Pemanfaatan Kotoran Ternak menjadi Biogas
1 model 1 model 100 _ _
20
Forum SKPD 34 SKPD 34 SKPD 100 34 skpd
Evaluasi pelaksanaan kegiatan 12 kali
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 40 Lakip 2013, Perbaikan Renstra, LPPD,
LKPJ dan Renja tahun 2014 5 laporan 5 laporan 100 5 laporan
21 Tersedianya sarana dan prasarana perkantoran
1 unit 1 unit 100 1 unit 564,400,000
22
Tersedianya laporan keuangan yang
akuntabel dan transparan 1 paket 1 paket 100 1 paket
105,150,000.00 Terlaksananya kegiatan pelayanan
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 41 B.
Evaluasi Dan Analisis Capaian Kinerja
Dari beberapa sasaran program kegiatan yang ditargetkan oleh Badan
Lingkungan Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo,
beberapa sasaran belum dapat tercapai seutuhnya. Sasaran ini
dimaksudkan untuk mengukur peningkatan program instansi pemerintah,
baik di Provinsi Kabupaten dan Kota yang menerapkan kegiatan dengan
baik. Sasaran tersebut di atas menjadi salah satu prioritas yang ditetapkan
dalam Rencana Strategis dan Rencana Kinerja Tahunan Badan Lingkungan
Hidup Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo. Analisis capaian
kinerja yang telah dilaksanakan oleh Badan Lingkungan Hidup, Riset dan
Teknologi Informasi pada tahun 2013, adalah sebagai berikut:
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 42 REALISASI PENCAPAIAN KINERJA BADAN LINGKUNGAN HIDUP, RISET DAN TEKNOLOGI INFORMASI PROV. GORONTALO TAHUN 2013
NO PROGRAM
URAIAN INDIKATOR KINERJA SATUAN
RENCANA
1 Peningkatan Kinerja Kab/kota & Masyarakat dalam Pengelolaan SDA dan LH
Input : Dana Rupiah 250,000,000
233,754,450 93.50
: SDM Orang 5 5 100
Output : Jumlah Kab/Kota yang mendapatkan
ADIPURA tingkat Provinsi Gorontalo 3 Kab/Kota 3 100
Hasil : Terwujudnya kota Adipura 2012-2013 yaitu Kota Limboto, Kota Marisa dan suwawa serta terlaksananya kegiatan pemantauan tahap I untuk penilaian Adipura tahun 2014
% 100 100 100 Lingkungan Hidup Gorontalo (SLHD), Laporan Environment Quality Index (EQI) dan laporan SPM, kondisi kualitas udara ambiet di Kab/Kota masih baik, gambaran Status
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 43
Output : Jumlah kegiatan atau usaha yang dilakukan pengawasan
kegiatan 5 5 100
Hasil :
Tersediannya data dan informasi kualitas limbahyang dihasilkan oleh kegiatan dan atau usaha 5 Runah Sakit daerah Se Provinsi Gorontalo
% 100 100 100
3 Program Peningkatan Kapasitas
4 Pemberdayaan Masyarakat diwilayah pesisir Danau Limboto
Input : Dana Rupiah 130,122,000 127,514,200
98.00
: SDM Orang 15 15 100
Output : Jumlah masyarakat yang terlatih dalam pemanfaatan sedimen menjadi batu bata
Orang 50 50 100
Hasil : Meningkatnya ketrampilan masyarakat dalam pemanfaatan sedimen danau limboto menjadi batu bata
% 100 100 100 pembinaan dan penilaian berdasarkan usulan kab/kota
sekolah 18 21 150
Hasil : Meningkatnya jumlah sekolah adiwiyata di Provinsi Gorntalo, sebanyak 21 sekolah
6 Peningkatan kapasitas Tenaga Sandi
Input : Dana Rupiah 135,250,000 128,265,800 94.84
: SDM Orang 5 5 100
Output : Jumlah Tenaga Sandi yang profesional dalam menjalankan tugasnya
Orang 5 3 75 Terjadi
pemotongan anggaran.
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 44
Hasil : Terjadinya peningkatan kualitas SDM Sandi sebanyak 3 orang dan optimalnya sarana pendukung sandi dengan adanya bantuan Peralatan Sandi berupa Kryptofax dan Kryptophone dari Lembaga Sandi Negara
Persentase 100 100% 100
7 Peningkatan Infrastruktur Jaringan E-Government antar Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota
SKPD 37 37
Hasil : Terintegrasinya jaringan antar SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan terlayaninya akses internet 37 SKPD ke Jaringan internet global secara cepat
Persentase 100% 100 100
8 Peningkatan layanan media informasi publik di Provinsi Gorontalo
Input : Dana Rupiah 183,468,000
181,829,753 99.11
: SDM Orang 8 8 100
Output : Terpublikasikannya kegiatan pembangunan di Provinsi Gorontalo
paket 1 1 100
Hasil : terwujudnya komunikasi data dan informasi Provinsi dengan pemerintah Kab/Kota dan website seluruh SKPD
Input : Dana Rupiah 257,560,000
257,509,900 99.98
: SDM Orang 12 12 100
Output : Terbangunnya sistem informasi profil desa dan kecamatan terpusat, sistem perencanaan terpusat, sistem informasi layanan kesehatan terpusat, sistem informasi data penduduk terpusat, sistem informasi usaha kecil menengah terpusat
aplikasi/ website
4 4 100
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 45
Hasil : Terlaksananya pengembangan portal yang dapat dimanfaatkan oleh Pemprov dan Pemkab/Kota dan terintegrasinya seluruh website pemda ke portal pemprov dan serta terlaksannya mobile school di kalangan pelajar didaerah terpencil di Provinsi Gorontalo
Persentase 100% 100 100
10 Studi persepsi masyarakat tentang Kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo
dokumentasi 1 1 100
Hasil : Menghasilkan beberapa rekomendasi: Persentase 100% 100 100
1. Instansi pemerintah yang paling sering dikunjungi warga dalam setahun adalah kantor kecamatan, Puskesmas, Kantor Desa/Lurah, RSU sangat mendasar oleh karena jika layanan yang diharapkan semakin kompleks maka ketidakpuasasan di masyarakat semakin besar.
2. Secara umum hasil kerja Pemerintah Provinsi Gorontalo hingga saat ini belum dinilai baik, artinya secara umum kinerja Pemerintah melalui 15 bidang kerja yang diukur secara rata-rata belum memenuhi harapan warga
11 Model rehabilitasi lahan dalam rangka
Input : Dana Rupiah 200,000,000
198,880,700 99.44
LKPJ BALIHRISTI Provinsi Gorontalo tahun 2013 46
manajemen lahan pertanian
Output : Gambaran kuantitatif kemampuan, kesesuaian lahan, faktor-faktor penyebab dan sebaran/zonasi lahan kritis serta model rehabilitasi lahan di DAS Bone yang menjadi bahan rujukan di Provinsi Gorontalo
Rekomendasi 1 1 100 faktor fisik lahan (bentuk lahan, Topografi, dan penggunaan lahan)
3. Zonasi lahan kritis tersebar dikawasan lindung didalam kawasan hutan, kawasan lindung diluar kawasan hutan dan kawasan budidaya
12 Pengembangan kreativitas ilmiah dan kerjasama penelitian sebagai gudang pakar dalam peningkatan pembangunan Provinsi Gorontalo
kali 4 4 100
3 nomor Jurnal inovasi Nomor Jurnal