Kajian Ekonomi Regional Propinsi Sumatera Selatan Triwulan I 2009
Suplemen 5
71
RESPON PEMERINTAH DAERAH PROPINSI SUMATERA SELATAN
DALAM MENGELIMINASI DAMPAK KRISIS FINANSIAL GLOBAL
Sebagai upaya penanggulangan serta langkah antisipasi terhadap penurunan pertumbuhan
ekonomi dan pelemahan daya beli masyarakat, Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan
menetapkan dua strategi utama yang berkaitan dengan APBD. Kedua strategi tersebut
adalah :
1.
Efektivitas realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2009 agar
langsung dirasakan kepada rakyat.
2.
Percepatan waktu pelaksanaan program-program Gubernur Sumatera Selatan
Bidang utama yang menjadi prioritas dari penetapan dua strategi di atas yaitu :
1.
Bidang pendidikan, berupa pendidikan gratis,
2.
Bidang kesehatan, berupa pengobatan gratis, dan
3.
Bidang perekonomian, berupa pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM).
Selain itu, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat kecil,
Pemerintah Propinsi Sumsel berencana untuk mengarahkan stimulus fiskal yang diperoleh
dari pemerintah pusat pada tahun 2009 untuk lebih ditujukan kepada proyek infrastruktur
yang diiringi dengan program padat karya.
Matriks Arah Kebijakan Fiskal serta Respon Kebijakan Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan
Terkait dengan Krisis Keuangan Global
Suplemen 5
NO
BIDANG / ITEM
a.
Efektivitas realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2009 agar langsung dirasakan
kepada rakyat.
b. Percepatan waktu pelaksanaan program-program Gubernur Sumatera Selatan
a. Pendidikan gratis
b. Pengobatan gratis
c. Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
4 Detail Respons
Kebijakan di Bidang
Pengeluaran
a. Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sumatera Selatan
URAIAN
Strategi
Bidang Utama
1
2
* Program Pengembangan Perikanan Budidaya
- Pengembangan Budidaya Air Tawar - Terlaksananya Pengembangan Budidaya Air Tawar di Pulokerto
- UPPU Pulokerto Palembang Selama 1 tahun
108,950,000 - Pengembangan Budidaya Tambak - Terlaksananya Pengembangan
Budidaya Tambak sebanyak
- Saluran tambak sebanyak 7020 M3
758,336,220 - Bantuan Sarana UPR dan BBI - Terlaksananya Bantuan Sarana UPR
dan BBI
- UPR (unit pembenihan rakyat) berupa 1000 ekor iduk, 30 unit tabung O2, 7500 kg pakan dan 30 unit aerator di 15 Kab / kota
250,000,000
* Program Pengembangan Perikanan Tangkap
- Pembuatan Penjemuran Ikan - Terlaksananya Pembuatan Penjemuran Ikan di Banyuasin
- Pembuatan Penjemuran Ikan sebanyak 600 meterdi
Banyuasin 250,000,000
PROGRAM DAN KEGIATAN SASARAN TARGET PLAFON ANGGARAN
Kajian Ekonomi Regional Propinsi Sumatera Selatan Triwulan I 2009
Suplemen 5
72
4
Detail Respons
Kebijakan di Bidang
Pengeluaran
b. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Sumatera Selatan
c. Dinas Perkebunan
d. Dinas Peternakan
e. Dinas Koperasi dan UMKM
f. Dinas Pertambangan dan Energi
* Program Lumbung Pangan 6,343,313,000
-Peningkatan Produksi dan Produktivitas Padi Sawah
-Terjadinya Peningkatan Produksi dan Produktivitas Padi Sawah dari 3,9 menjadi 4,3 ton/ha/GKG
5.315 Hadi 10 Kab/Kota 3,000,000,000 - Tersedianya Produksi Padi 22854,5 Ton GKG
- Terjadinya Peningkatan Produksi Padi 2126 Ton GKG - Tersedianya Benih Unggul Bersertifikat 750 ton (30.000 Ha) - Peningkatan Produksi dan Produktivitas Jagung
-Terjadinya Peningkatan Produksi dan Produktivitas Jagung dari 3,2 menjadi 4,0 ton/ha/Pipilan Kering
220 Ha di 4 Kab (OKUT, Lahat, 4
Lawang, MUBA) 618,313,000 - Tersedianya Produksi Jagung 880 Ton PPK
- Peningkatan Produksi dan Produktivitas Kedelai
-Terjadinya Peningkatan Produksi dan Produktivitas kedelai dari 1,2 menjadi 1,4 ton/Ha
420 Ha di 7 Kab (OKI, MURA, MUBA, BA, ME, Lahat, OKUT) 475,000,000 - Tersedianya Produksi Kedelai 588 Ton
- Tersedianya Peralatan Pengendalian OPT 550 Buah
- Pengadaan dan Pengembangan Mekanisasi/ Alsintan - Terbinanya unit pengelola jasa alsintan 15 Kab/Kota, 630 UPJA 800,000,000 - Tersedianya Alat Pengolahan Tanah 25 Unit
- Penyediaan dan Pengembangan Pupuk Organik - Terbentuknya kelompok penghasil pupuk organik
4 Kelompok di Kab OKUT, Banyuasin,
MURA dan Lahat 300,000,000
-Pembinaan Perbenihan dan Sertifikasi Benih TPH - Tersedianya benih unggul dan Sertifikasi Benih TPH
900 Ha di 8 Kab/Kota (OI,OKI, OKUT,M.Enim, Lahat, MUBA, MURA dan Banyuasin)
250,000,000 - Tersedianya Buku Evaluasi Lima Tahunan
Produksi TPH 50 Buku
-Pengembangan dan Pembinaan Kebun Buah-buahan unggulan dengan pola GAP di wilayah Pengembangan Kawasan Hortikultura
-Berkembangya Kawasan Kebun Buah-buahan Durian dan Jeruk di wilayah Pengembangan Kawasan Hortikultura
Durian 50 Ha dan Jeruk 36 Ha, 150 Petani di Kab. Lahat, OKUS, Muara Enim, MURA, 4 Lawang, dan Kota PagarAlam
550,000,000
- Pengembangan Sentra Sayuran - Berkembangnya kawasan sentra sayuran
3 Komoditi seluas 25 Ha (Cabe 9 Ha, Kubis 9 Ha, Kentang 7 Ha), 180 Petani di Kab. Lahat, Muara Enim, dan Kota PagarAlam
350,000,000
PROGRAM DAN KEGIATAN SASARAN TARGET PAGU
INDIKATIF
450,000,000 -Sertifikasi Lahan Perkebunan -Sertifikasi Lahan Perkebunan Karet Rakyat -500 persil di 5 kab/kota 450,000,000 10,655,486,000 -Peremajaan dan Pengembangan Karet Rakyat -Peremajaan Karet Tua & pemanfaatan lahan terlantar-3.000 Ha (1.500 btg), 14 Kab/kota 10,258,598,000 -Pengembangan Kelapa Rakyat -Bantuan Bibit Kelapa Unggul -100 ha ( Banyuasin) 221,890,000 -Pengadaan Alat Panen Karet Rakyat -Bantuan Alat Panen Karet -250 pkt, 5 kab/kota 174,998,000 PENGOLAHAN & PEMASARAN HASIL PERKEBUNAN / P2HP 400,000,000 -Bantuan Alat pengolahan Kopi Rakyat -Bantuan Huller kopi -2 unit ( Okus, lahat) 200,000,000 -Bantuan Alat Pengolahan Kelapa Terpadu -Bantuan Pengolahan Hasil Kelapa -2 unit penyaring air kelapa, 1 unit alat press sabut kelapa 200,000,000 PROGRAM PENINGKATAN PRASARANA DAN SARANA
PERKEBUNAN /P2SP
PENINGKATAN PRODUKSI & PRODUKTIFITAS PERKEBUNANAN/ P4
PROGRAM DAN KEGIATAN SASARAN PROGRAM KEGIATAN TARGET PECAPAIAN PLAFON ANGGARAN SEMENTARA (Rp.)
* Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
- Pengembangan Sarana & Prasarana Pembibitan - tesedianya HMT 6 hektar - Bibit Rumput 60.000 stek, Pupuk Urea 150 481,875,000 - Produksi Semen Beku Baik - Bahan Kandang, Bahan Kimia, Konsentrat
* Lumbung Pangan
-Pengadaan sapi Bibit Betina Integrasi dengan Sawit -Tersedia Sapi Bibit Betina Brahman Cross Bunting -200 Ekor
3,508,712,000 -Pengadaan ternak kambing Unggul Integrasi dengan Kopi -Tersedia Ternak Kambing Unggul -335 Ekor 374,892,354 -Pengembangan Kerbau Rawa -Meningkatkan Produktivitas susu kerbau -Kandang, pakan dan obat ternak, Pejantan 198,107,000
Unggul 4 ekor
PROGRAM DAN KEGIATAN SASARAN PENCAPAIAN TARGET KEGIATAN
PLAFON ANGGARAN SEMENTARA (Rp.)
- P e m b e r ia n M o d a l K e r ja k e p a d a U K M - u n tu k 3 0 0 U M K - M e n i n g k a tk a n p e r m o d a la n U M K
2 , 0 5 6 , 4 5 0 , 0 0 0
P r o g r a m P e n g e m b a n g a n S i s t e m P e n d u k u n U s a h a b a g i U M K M K
P L A F O N A N G G A R A N S E M E N T A R A ( R p )
P R O G R A M D A N K E G I A T A N S A S A R A N P R O G R A M
K E G I A T A N T A R G E T P E C A P A I A N
- Pengadaan dan Pemasangan 920 unit PLTS rumah tangga - Bertambahnya rasio desa berlistrik untuk 9 desa
di Kab. Empat Lawang, Muba, dan Lahat
- 200 desa
5,818,630,000
- Pembangunan PLTMH kapasitas 80 kVA
- Bertambahnya rasio desa berlistrik untuk 1 desa
di Kab. OKU Selatan
- 5 unit
2,260,000,000
Program Sumsel sebagai Lumbung Energi Nasional
PROGRAM DAN KEGIATAN
SASARAN PROGRAM KEGIATAN
TARGET
PECAPAIAN
PLAFON
ANGGARAN
SEMENTARA (Rp.)
g. Dinas Kehutanan
- Pembuatan Bibit/Benih Tanaman Kehutanan KBD dan Penanaman
Hutan Partisipatif
-
Terbentuknya kebun Bibit Desa (KBD) sebagai upaya rehabilitasi hutan partisipatif 4 KBD.-
4 KBD992,420,000
PROGRAM REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN
TARGET
PLAFON
ANGGARAN
SEMENTARA (Rp.)