• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Dasar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Materi Sarana Air Bersih Dan Sanitasi Dasar"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MATERI SARANA AIR BERSIH DAN SANITASI DASAR MATERI SARANA AIR BERSIH DAN SANITASI DASAR

1.

1. SARANA AIR BERSIHSARANA AIR BERSIH A.

A. Pengertian air bersihPengertian air bersih

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/menkes/sk/xi/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan 1405/menkes/sk/xi/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan industri terdapat pengertian mengenai Air Bersih yaitu air yang dipergunakan untuk industri terdapat pengertian mengenai Air Bersih yaitu air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak. dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak. Adapun persyaratan yang dimaksud adalah persyaratan darisegikualitas airyang meliputi Adapun persyaratan yang dimaksud adalah persyaratan darisegikualitas airyang meliputi kualitas fisik, kimia, biologi dan radiologis,sehingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan kualitas fisik, kimia, biologi dan radiologis,sehingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan efek samping .

efek samping . B.

B. Tujuan Sarana Air BersihTujuan Sarana Air Bersih

Untuk mencegah terjadinya penyakit yang diakibatkan

Untuk mencegah terjadinya penyakit yang diakibatkan penggunaan air, kualitas badanpenggunaan air, kualitas badan air harus dijaga sesuai dengan baku mutu air. Baku mutu air adalah ukuran batas atau kadar air harus dijaga sesuai dengan baku mutu air. Baku mutu air adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di dalam air. Untuk mengetahui hal tersebut, perlu dilakukan yang ditenggang keberadaannya di dalam air. Untuk mengetahui hal tersebut, perlu dilakukan  pengukuran atau p

 pengukuran atau pengujian kualitas engujian kualitas (mutu) air (mutu) air berdasarkan parametberdasarkan parameter-parameter er-parameter tertentu dtertentu danan metode tertentu. Dalam Peraturan

metode tertentu. Dalam Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001, mutu air ditetapkan melaluiPemerintah No. 82 tahun 2001, mutu air ditetapkan melalui  pengujian

 pengujian parameter parameter fisika, fisika, kimia, kimia, mikrobiologi, mikrobiologi, dan dan radioaktivitas. radioaktivitas. Pengujian Pengujian parameterparameter fisika meliputi pengukuran temperature air, pengukuran kadar residu dalam air dan kadar fisika meliputi pengukuran temperature air, pengukuran kadar residu dalam air dan kadar residu tersuspensi dalam air. Pengujian parameter kimia dilakukan melalui pengukuran kadar residu tersuspensi dalam air. Pengujian parameter kimia dilakukan melalui pengukuran kadar zat kimia anorganik dan zat kimia organic dalam ai

zat kimia anorganik dan zat kimia organic dalam air.r.

C.

C. Jenis-jenis Sarana Air BersihJenis-jenis Sarana Air Bersih

Menurut Dirjen PPM dan PLP (1990) jenis

Menurut Dirjen PPM dan PLP (1990) jenis

 – 

 – 

 jenis sarana air bersih yang lazim dipergunakan jenis sarana air bersih yang lazim dipergunakan masyarakat adalah sebagai berikut :

masyarakat adalah sebagai berikut : 1.

1. Sumur GaliSumur Gali

Sumur gali adalah sarana air bersih

Sumur gali adalah sarana air bersih yang mengambil/memanfaatkan air tanah denganyang mengambil/memanfaatkan air tanah dengan cara menggali lubang di tanah

cara menggali lubang di tanah dengan menggunakan tangan sampai mendapatkan air .dengan menggunakan tangan sampai mendapatkan air . lubang kemudian diberi dinding, bibir tutup dan lantai

lubang kemudian diberi dinding, bibir tutup dan lantai serta saluran serta saluran pembuanganpembuangan limbah.

limbah. 2.

(2)

Sarana perpipaan adalah banguna beserta

Sarana perpipaan adalah banguna beserta peralatan dan perlengkapannya yangperalatan dan perlengkapannya yang menghsilkan, menyediakan dan membagikan air minum untuk mas

menghsilkan, menyediakan dan membagikan air minum untuk mas yarakat melaluiyarakat melalui  jaringan perpipaan/distribusi. Air yang di manfaatkan ad

 jaringan perpipaan/distribusi. Air yang di manfaatkan adalah air tanah atau airalah air tanah atau air  permukaan dengan atau tanpa diolah.

 permukaan dengan atau tanpa diolah. 3.

3. Sumur Pompa Tangan (SPT)Sumur Pompa Tangan (SPT)

Sumur pompa tangan adalah sarana air bersih yang mengambil atau memanfaatkan air Sumur pompa tangan adalah sarana air bersih yang mengambil atau memanfaatkan air tanah dengan membuat lubang di tanah dengan menggunakan alat

tanah dengan membuat lubang di tanah dengan menggunakan alat bor.Berdasarkanbor.Berdasarkan kedalaman air tanah dan jenis pompa yang digunakan untuk menaikan air, bentuk kedalaman air tanah dan jenis pompa yang digunakan untuk menaikan air, bentuk sumur bor dibedakan atas:

sumur bor dibedakan atas: 4.

4. Sumur Pompa Tangan Dangkal ( SPTDK )Sumur Pompa Tangan Dangkal ( SPTDK )

Sumur pompa tangan dangkal adalah sumur bor

Sumur pompa tangan dangkal adalah sumur bor yang pengambilan airnya denganyang pengambilan airnya dengan menggunakan pompa dangkal. Pompa jenis ini mampu menaikan airnya s

menggunakan pompa dangkal. Pompa jenis ini mampu menaikan airnya s amapiamapi kedalaman maksimum 7 meter.

kedalaman maksimum 7 meter. 5.

5. Sumur Pompa Tangan Dalam ( SPTDL )Sumur Pompa Tangan Dalam ( SPTDL )

Sumur pompa tangan dalam adalah sumur bor

Sumur pompa tangan dalam adalah sumur bor yang pengambilan airnya denganyang pengambilan airnya dengan menggunakan pompa dalam. Pompa jenis ini mampu menaikan air

menggunakan pompa dalam. Pompa jenis ini mampu menaikan air dari kedalaman 15dari kedalaman 15 meter sampai kedalaman maksimum 30 meter.

meter sampai kedalaman maksimum 30 meter. 6.

6. Penampungan Air Hujan ( PAH )Penampungan Air Hujan ( PAH )

Penampungan air hujan adalah sarana air bersih yang memanfaatkan untuk pengadaan Penampungan air hujan adalah sarana air bersih yang memanfaatkan untuk pengadaan air rumah tangga. Air huja yang jatuh diatas atap rumah atau bangunan penangkap air air rumah tangga. Air huja yang jatuh diatas atap rumah atau bangunan penangkap air yang lain,

yang lain, melalui saluran atau alang kemudian dialirkan melalui saluran atau alang kemudian dialirkan dan di tamping didalamdan di tamping didalam  penampungan air hujan.

 penampungan air hujan. 7.

7. Perlindungan Mata Air ( PMA )Perlindungan Mata Air ( PMA )

Dirjen PPM dan PLP (1995), menjelaskan bahwa perlindungan mata air ( PMA ) Dirjen PPM dan PLP (1995), menjelaskan bahwa perlindungan mata air ( PMA ) merupakan suatu bangunan untuk menampung air dan melindungi sumber air dari merupakan suatu bangunan untuk menampung air dan melindungi sumber air dari  pencemaran. Bentuk

 pencemaran. Bentuk dan volume dan volume PMA disePMA disesuaikan dengan suaikan dengan tata tata letak, letak, situasi situasi sumber,sumber, dekat air dan kapasitas air

dekat air dan kapasitas air yang dibutuhkan:yang dibutuhkan: a)

a) Tataletak yaitu jarak dengan sumber pencemar seperti jamban, air kotor, kandangTataletak yaitu jarak dengan sumber pencemar seperti jamban, air kotor, kandang dan tempat pembuangan sampah.

dan tempat pembuangan sampah.  b)

 b) Situasi sumber yaitu sumber air sarana PMA harus memiliki penutup bakSituasi sumber yaitu sumber air sarana PMA harus memiliki penutup bak  perlindungan

 perlindungan yang yang dibuatkan dibuatkan saluran saluran yang yang arah arah eluar eluar dari dari bak, bak, agar agar tidaktidak mencemari air yang masuk ke bak penangkap, memiliki pipa peluap, penutup bak mencemari air yang masuk ke bak penangkap, memiliki pipa peluap, penutup bak yang rapat air, memiliki lantai bak yang harus rapat air dan mudah dibersihkan yang rapat air, memiliki lantai bak yang harus rapat air dan mudah dibersihkan serta SPAL yang rapat air dan kemiringan minimal 2%.

(3)

c)

c) Dekat air yaitu sumber air harus pada mata air, bukan pada saluran air yangDekat air yaitu sumber air harus pada mata air, bukan pada saluran air yang  berasal dari mata air tersebut yang kemungkinan telah tercemar.

 berasal dari mata air tersebut yang kemungkinan telah tercemar. d)

d) Kapasitas air yang dibutuhkan, yaitu mata air yang dimanfaatkan paling sedikitKapasitas air yang dibutuhkan, yaitu mata air yang dimanfaatkan paling sedikit mempunyai debit 0,3 liter/detik

mempunyai debit 0,3 liter/detik

D.

D. Persyaratan Penyediaan Air BersihPersyaratan Penyediaan Air Bersih 1.

1. Persyaratan KualitasPersyaratan Kualitas

Persyaratan kualitas menggambarkan mutu dari air baku air bersih dinyatakan bahwa Persyaratan kualitas menggambarkan mutu dari air baku air bersih dinyatakan bahwa  persyaratan kualitas air be

 persyaratan kualitas air bersih adalah sebagai berikursih adalah sebagai berikut:t: a.

a. Persyaratan fisik Persyaratan fisik 

Secara fisik air bersih harus jernih, tidak berbau dan tidak berasa. Selainitu juga Secara fisik air bersih harus jernih, tidak berbau dan tidak berasa. Selainitu juga suhu air bersih sebaiknya sama dengan suhu udara atau kurang lebih 25oC, dan suhu air bersih sebaiknya sama dengan suhu udara atau kurang lebih 25oC, dan apabila terjadi perbedaan maka batas

apabila terjadi perbedaan maka batas yang diperbolehkan adalah 25oC ± 3oC.yang diperbolehkan adalah 25oC ± 3oC.  b.

 b. Persyaratan kimiawiPersyaratan kimiawi

Air bersih tidak boleh mengandung bahan-bahan kimia dalam jumlah yang Air bersih tidak boleh mengandung bahan-bahan kimia dalam jumlah yang melampaui batas. Beberapa persyaratan kimia antara lain adalah: pH, total solid, melampaui batas. Beberapa persyaratan kimia antara lain adalah: pH, total solid, zat organik, CO2 agresif, kesadahan, kalsium (Ca), besi (Fe), mangan (Mn), zat organik, CO2 agresif, kesadahan, kalsium (Ca), besi (Fe), mangan (Mn), tembaga (Cu), seng (Zn), chlorida (Cl), nitrit,

tembaga (Cu), seng (Zn), chlorida (Cl), nitrit, flourida (F), serta logam berat.flourida (F), serta logam berat. c.

c. Persyaratan bakteriologis Air bersih Persyaratan bakteriologis Air bersih tidak boleh mengandung kuman patogen dantidak boleh mengandung kuman patogen dan  parasitik yang menggan

 parasitik yang mengganggu kesehatan. Persyggu kesehatan. Persyaratan bakteriologis ini ditandaiaratan bakteriologis ini ditandai dengan tidak adanya bakteri

dengan tidak adanya bakteri E. coli E. coli atauatau fecal coli fecal coli dalam air.dalam air. d.

d. Persyaratan radioaktifitasPersyaratan radioaktifitas

Persyaratan radioaktifitas mensyaratkan bahwa air bersih

Persyaratan radioaktifitas mensyaratkan bahwa air bersih tidak boleh tidak boleh mengandungmengandung zat yang menghasilkan bahan-bahan yang mengandung radioaktif, seperti

zat yang menghasilkan bahan-bahan yang mengandung radioaktif, seperti sinarsinar alfa, beta dan gamma. Standart kualitas air minum di

alfa, beta dan gamma. Standart kualitas air minum di Indonesia harus sesuaiIndonesia harus sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia

dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia  No.907/MENKES/SK/VII/200

 No.907/MENKES/SK/VII/2002 tentang syarat-syarat dan p2 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitasengawasan kualitas air.

air. 2.

2. Persyaratan Kuantitas (Debit)Persyaratan Kuantitas (Debit)

Persyaratan kuantitas dalam penyediaan air bersih adalah ditinjau dari

Persyaratan kuantitas dalam penyediaan air bersih adalah ditinjau dari banyaknya airbanyaknya air  baku yang tersedia. Artiny

 baku yang tersedia. Artinya air baku tersebut dapa air baku tersebut dapat digunakan untuk meat digunakan untuk memenuhimenuhi kebutuhan sesuai dengan kebutuhan daerah dan jumlah penduduk yang akan

kebutuhan sesuai dengan kebutuhan daerah dan jumlah penduduk yang akan dilayani.dilayani. Persyaratan kuantitas juga dapat ditinjau dari standar debit air bersih

Persyaratan kuantitas juga dapat ditinjau dari standar debit air bersih yang dialirkanyang dialirkan ke konsumen sesuai dengan jumlah kebutuhan air bersih. Kebutuhan air bersih ke konsumen sesuai dengan jumlah kebutuhan air bersih. Kebutuhan air bersih

masyarakat bervariasi, tergantung pada letak geografis, kebudayaan, tingkat ekonomi, masyarakat bervariasi, tergantung pada letak geografis, kebudayaan, tingkat ekonomi, dan skala perkotaan tempat t

dan skala perkotaan tempat tinggalnya.inggalnya. 3.

3. Persyaratan KontinuitasPersyaratan Kontinuitas Air baku untuk air bersih harus

Air baku untuk air bersih harus dapat diambil terus menerus dengan fluktuasi debitdapat diambil terus menerus dengan fluktuasi debit yang relatif tetap, baik pada saat musim

yang relatif tetap, baik pada saat musim kemarau maupun musim hujan. Kontinuitaskemarau maupun musim hujan. Kontinuitas  juga dapat diartikan bahw

 juga dapat diartikan bahwa air bersih harus tersedia 2a air bersih harus tersedia 24 jam per hari atau setiap saat4 jam per hari atau setiap saat diperlukan kebutuhan air tersedia. Akan tetapi kondisi ideal tersebut hampir tidak diperlukan kebutuhan air tersedia. Akan tetapi kondisi ideal tersebut hampir tidak dapat dipenuhi pada setiap wilayah

dapat dipenuhi pada setiap wilayah di Indonesia, sehingga untuk menentukan tingkatdi Indonesia, sehingga untuk menentukan tingkat kontinuitas pemakaian air dapat dilakukan dengan

kontinuitas pemakaian air dapat dilakukan dengan cara pendekatan aktifitascara pendekatan aktifitas

konsumen terhadap prioritas pemakaian air. Prioritas pemakaian air yaitu minimal konsumen terhadap prioritas pemakaian air. Prioritas pemakaian air yaitu minimal

(4)

selama 12 jam per hari,

selama 12 jam per hari, yaitu pada jam-jam aktifitas kehidupan, yaitu pada pukulyaitu pada jam-jam aktifitas kehidupan, yaitu pada pukul 06.00

06.00

 – 

 – 

18.00. Kontinuitas aliran air sangat penting ditinjau dari dua aspek. Pertama18.00. Kontinuitas aliran air sangat penting ditinjau dari dua aspek. Pertama adalah kebutuhan konsumen. Sebagian besar konsumen memerlukan air

adalah kebutuhan konsumen. Sebagian besar konsumen memerlukan air untukuntuk kehidupan dan pekerjaannya, dalam jumlah yang tidak

kehidupan dan pekerjaannya, dalam jumlah yang tidak ditentukan. Karena itu,ditentukan. Karena itu, diperlukan pada waktu yang tidak

diperlukan pada waktu yang tidak ditentukan. Karena itu, diperlukan reservoirditentukan. Karena itu, diperlukan reservoir  pelayanan dan fasilitas en

 pelayanan dan fasilitas energi yang siap setiap saat. ergi yang siap setiap saat. Sistem jaringan perpipaanSistem jaringan perpipaan

didesain untuk membawa suatu kecepatan aliran tertentu. Kecepatan dalam pipa tidak didesain untuk membawa suatu kecepatan aliran tertentu. Kecepatan dalam pipa tidak  boleh melebihi 0,6

 boleh melebihi 0,6

 – 

 – 

1,2 m/dt. Ukuran pipa harus tidak melebihi dimensi yang1,2 m/dt. Ukuran pipa harus tidak melebihi dimensi yang

diperlukan dan juga tekanan dalam sistem harus tercukupi. Dengan analisis jaringan diperlukan dan juga tekanan dalam sistem harus tercukupi. Dengan analisis jaringan  pipa distribusi, dapat ditentukan d

 pipa distribusi, dapat ditentukan dimensi atau ukuran pimensi atau ukuran pipa agar kuantitas aliranipa agar kuantitas aliran terpenuhi.

terpenuhi. 2.

2. SANITASI DASARSANITASI DASAR A.

A. Pengertian sanitasi dasarPengertian sanitasi dasar

Sanitasi dasar adalah sanitasi minimum yang diperlukan untuk menyediakan Sanitasi dasar adalah sanitasi minimum yang diperlukan untuk menyediakan lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan yang menitikberatkan pada lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan yang menitikberatkan pada  pengawasan

 pengawasan berbagai berbagai faktor faktor yang yang mempengaruhi mempengaruhi derajat derajat kesehatan kesehatan manusia.manusia. (Azwar,1995).

(Azwar,1995).

Upaya sanitasi dasar meliputi penyediaan air bersih, pembuangan kotoran Upaya sanitasi dasar meliputi penyediaan air bersih, pembuangan kotoran manusia (jamban), pengelolaan sampah dan saluran pembuangan air limbah.

manusia (jamban), pengelolaan sampah dan saluran pembuangan air limbah.

1.

1. Penyediaan Air Bersih

Penyediaan Air Bersih

Air merupakan salah satu bahan pokok yang mutlak dibutuhkan oleh Air merupakan salah satu bahan pokok yang mutlak dibutuhkan oleh manusia sepanjang masa. Air mempunyai hubungan yang erat dengan manusia sepanjang masa. Air mempunyai hubungan yang erat dengan kesehatan. Apabila tidak diperhatikan maka air yang dipergunakan masyarakat kesehatan. Apabila tidak diperhatikan maka air yang dipergunakan masyarakat dapat mengganggu kesehatan manusia. untuk mendapatkan air yang baik, dapat mengganggu kesehatan manusia. untuk mendapatkan air yang baik, sesuai dengan standar tertentu, saat ini menjadi barang yang mahal karena air sesuai dengan standar tertentu, saat ini menjadi barang yang mahal karena air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari hasil kegiatan sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari hasil kegiatan manusia, baik limbah dari kegiatan industri dan kegiatan lainnya (Wardhana, manusia, baik limbah dari kegiatan industri dan kegiatan lainnya (Wardhana, 2004).

2004).

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI  No.416/MenKes/Per/IX/1990,

 No.416/MenKes/Per/IX/1990, yang yang di di maksud maksud air air bersih bersih adalah adalah air air bersihbersih yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah di masak. Air bersih syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah di masak. Air bersih merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk memenuhi standar kehidupan merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk memenuhi standar kehidupan manusia secara sehat. ketersediaan air yang terjangkau dan berkelanjutan manusia secara sehat. ketersediaan air yang terjangkau dan berkelanjutan menjadi bagian terpenting bagi setiap individu baik yang tinggal di perkotaan menjadi bagian terpenting bagi setiap individu baik yang tinggal di perkotaan maupun di perdesaan. Sarana sanitasi air adalah bangunan beserta peralatan maupun di perdesaan. Sarana sanitasi air adalah bangunan beserta peralatan dan perlengkapannya yang menghasilkan, menyediakan dan membagi-bagikan dan perlengkapannya yang menghasilkan, menyediakan dan membagi-bagikan air bersih untuk

air bersih untuk masyarakat. masyarakat. Jenis sarana air bersih ada bJenis sarana air bersih ada beberapa macam yaitueberapa macam yaitu PAM, sumur gali, sumur pompa tangan dangkal dan sumur pompa tangan PAM, sumur gali, sumur pompa tangan dangkal dan sumur pompa tangan dalam , tempat penampungan air hujan, penampungan mata air,

dalam , tempat penampungan air hujan, penampungan mata air, dan perpipaan.dan perpipaan. Sirkulasi air, pemanfaatan air, serta sifat-sifat air memungkinkan terjadinya Sirkulasi air, pemanfaatan air, serta sifat-sifat air memungkinkan terjadinya  pengaruh

 pengaruh air air terhadap terhadap kesehatan. kesehatan. Secara Secara khusus, khusus, pengaruh pengaruh air air terhadapterhadap kesehatan dapat bersifat

kesehatan dapat bersifat langsung maupun tidak langsunglangsung maupun tidak langsung a)

a) Manfaat AirManfaat Air

Pemanfaatan air untuk berbagai keperluan adalah (UsmanD , 2000): Pemanfaatan air untuk berbagai keperluan adalah (UsmanD , 2000): 1.

1. Untuk keperluan air minum.Untuk keperluan air minum. 2.

2. Untuk kebutuhan rumah tangga I (cuci pakaian, cuci alat dapur, danUntuk kebutuhan rumah tangga I (cuci pakaian, cuci alat dapur, dan lain-lain).

(5)

3.

3. Untuk kebutuhan rumah tangga II (gelontor, siram-siram halaman)Untuk kebutuhan rumah tangga II (gelontor, siram-siram halaman) 4.

4. Untuk konservasi sumber baku PAM.Untuk konservasi sumber baku PAM. 5.

5. Taman Rekreasi (tempat-tempat pemandian, tempat cuci tangan).Taman Rekreasi (tempat-tempat pemandian, tempat cuci tangan). 6.

6. Pusat perbelanjaan (khususnya untuk kebutuhan yang dikaitkanPusat perbelanjaan (khususnya untuk kebutuhan yang dikaitkan dengan proses kegiatan bahan-bahan/ minuman, WC dan lain-lain). dengan proses kegiatan bahan-bahan/ minuman, WC dan lain-lain). 7.

7. Perindustrian I (untuk bahan baku yang langsung dikaitkan dalamPerindustrian I (untuk bahan baku yang langsung dikaitkan dalam  proses

 proses membuat membuat makanan, makanan, minuman minuman seperti seperti the the botol, botol, coca coca cola,cola,  perusahaan roti dan lain-lain).

 perusahaan roti dan lain-lain). 8.

8. Pertanian/ irigasiPertanian/ irigasi 9.

9. PerikananPerikanan b)

b) Pengaruh air bagi KesehatanPengaruh air bagi Kesehatan

Air dalam keadaan manusia, selain memberikan manfaat yang Air dalam keadaan manusia, selain memberikan manfaat yang menguntungkan dapat juga memberikan pengaruh buruk terhadap menguntungkan dapat juga memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan. air yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan merupakan kesehatan. air yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan merupakan media penularan penyakit karena air merupakan salah satu media dari media penularan penyakit karena air merupakan salah satu media dari berbagai macam penularan, terutama penyakit perut (Slamet, 2002). berbagai macam penularan, terutama penyakit perut (Slamet, 2002). Penyakit yang dapat ditularkan melalui

Penyakit yang dapat ditularkan melalui air : (Kusnoputranto, 2000)air : (Kusnoputranto, 2000) 1.

1. Water Borne DiseaseWater Borne Disease Water Borne Disease

Water Borne Disease Adalah penyakit yang di tularkan langsung melaluiAdalah penyakit yang di tularkan langsung melalui air minum, dimana air minum tersebut mengandung kuman pathogen air minum, dimana air minum tersebut mengandung kuman pathogen dan terminum oleh manusia maka dapat menimbulkan penyakit. dan terminum oleh manusia maka dapat menimbulkan penyakit. Penyakit- penyakit tersebut antara lain adalah penyakit

Penyakit- penyakit tersebut antara lain adalah penyakitcholera, Thypoid,cholera, Thypoid, Hepatitis infektiosa

Hepatitis infektiosa,, DysentriDysentridandanGastroentritis.Gastroentritis.

2.

2. Water Washed DiseaseWater Washed Disease Water Washed Disease

Water Washed Disease Adalah penyakit yang disebabkan olehAdalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya air untuk pemeliharaan hygiene perseorangan dan air bagi kurangnya air untuk pemeliharaan hygiene perseorangan dan air bagi kebersihan alat-alat terutama alat dapur dan alat makan. Dengan kebersihan alat-alat terutama alat dapur dan alat makan. Dengan terjaminnya kebersihan oleh tersedianya air yang

terjaminnya kebersihan oleh tersedianya air yang cukup maka penularancukup maka penularan penyakit-penyakit tertentu pada manusia dapat dikurangi. Penyakit ini penyakit-penyakit tertentu pada manusia dapat dikurangi. Penyakit ini sangat dipengaruhi oleh cara penularan, diantaranya adalah penyakit sangat dipengaruhi oleh cara penularan, diantaranya adalah penyakit infeksi saluran pencernaan. Salah satu penyakit infeksi saluran infeksi saluran pencernaan. Salah satu penyakit infeksi saluran pencernaan adalah diare, penularannya bersifat fecal-oral.

pencernaan adalah diare, penularannya bersifat fecal-oral. 3.

3. Water Based DiseaseWater Based Disease Water Based Disease

Water Based DiseaseAdalah penyakit yang ditularkan oleh bibit penyakitAdalah penyakit yang ditularkan oleh bibit penyakit yang sebagian besar siklus hidupnya di air seperti

yang sebagian besar siklus hidupnya di air seperti SchistosomiasisSchistosomiasis. Larva. Larva schistoma hidup di dalam keong air. Setelah waktunya larva ini akan schistoma hidup di dalam keong air. Setelah waktunya larva ini akan mengubah bentuk menjadi carcaria dan menembus kulit (kaki) manusia mengubah bentuk menjadi carcaria dan menembus kulit (kaki) manusia yang berada di dalam air tersebut.

yang berada di dalam air tersebut. 4.

4. Water Related Insect VectorsWater Related Insect Vectors Water Related Insect Vectors

Water Related Insect Vectors Adalah penyakit yang di tularkan melaluiAdalah penyakit yang di tularkan melalui vektor yang hidupnya tergantung pada air misalnya malaria, demam vektor yang hidupnya tergantung pada air misalnya malaria, demam berdarah,

(6)

2.

2. Pembuangan Kotoran Manusia (Jamban)Pembuangan Kotoran Manusia (Jamban)

Kotoran manusia adalah semua benda atau zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh Kotoran manusia adalah semua benda atau zat yang tidak dipakai lagi oleh tubuh dan yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Zat-zat yang harus dikeluarkan dan yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Zat-zat yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh ini berbentuk tinja (faces), air seni (urine) dan CO2 sebagai dari dalam tubuh ini berbentuk tinja (faces), air seni (urine) dan CO2 sebagai hasil dari proses pernafasan. Pembuangan Kotoran manusia dalam ilmu hasil dari proses pernafasan. Pembuangan Kotoran manusia dalam ilmu kesehatan lingkungan dimaksudkan hanya tempat pembuangan tinja dan urine, kesehatan lingkungan dimaksudkan hanya tempat pembuangan tinja dan urine, pada umumnya disebut latrine, jamban atau kakus (Notoatmodjo, 2003). pada umumnya disebut latrine, jamban atau kakus (Notoatmodjo, 2003). Penyediaan sarana jamban merupakan bagian dari usaha sanitasi yang cukup Penyediaan sarana jamban merupakan bagian dari usaha sanitasi yang cukup penting peranannya. Ditinjau dari sudut kesehatan lingkungan pembuangan penting peranannya. Ditinjau dari sudut kesehatan lingkungan pembuangan kotoran yang tidak saniter akan dapat mencemari lingkungan terutama tanah kotoran yang tidak saniter akan dapat mencemari lingkungan terutama tanah dan sumber air. Beberapa penyakit yang dapat disebarkan oleh tinja manusia dan sumber air. Beberapa penyakit yang dapat disebarkan oleh tinja manusia antara lain ; thypus, disentri, kolera, bermacam-macam cacing (gelang, kremi, antara lain ; thypus, disentri, kolera, bermacam-macam cacing (gelang, kremi, tambang dan pita), schistosomiasis dan sebagainya (Notoatmodjo, 2003). Untuk tambang dan pita), schistosomiasis dan sebagainya (Notoatmodjo, 2003). Untuk mencegah kontaminasi tinja terhadap lingkungan maka pembuangan kotoran mencegah kontaminasi tinja terhadap lingkungan maka pembuangan kotoran manusia harus dikelola dengan baik. Pembuangan kotoran harus di suatu tempat manusia harus dikelola dengan baik. Pembuangan kotoran harus di suatu tempat tertentu atau jamban yang sehat. Suatu jamban tersebut sehat jika memenuhi tertentu atau jamban yang sehat. Suatu jamban tersebut sehat jika memenuhi persyaratan-per

persyaratan-persyaratan sebagai berikut syaratan sebagai berikut : (DepKes RI, : (DepKes RI, 1998)1998) a.

a. Tidak mengotori permukaan tanah di sekeliling jambanTidak mengotori permukaan tanah di sekeliling jamban b.

b. Tidak mengotori air permukaan disekitarnyaTidak mengotori air permukaan disekitarnya c.

c. Tidak mengotori air tanah Tidak mengotori air tanah disekitarnyadisekitarnya d.

d. Tidak dapat terjangkau oleh serangga terutama lalat dan kecoa dan binatangTidak dapat terjangkau oleh serangga terutama lalat dan kecoa dan binatang lainnya

lainnya e.

e. Tidak menimbulkan bauTidak menimbulkan bau f.

f. Mudah digunakan dan dipeliharaMudah digunakan dan dipelihara g.

g. Desainnya sederhanaDesainnya sederhana h.

h. MurahMurah 3.

3. Pembuangan Air LimbahPembuangan Air Limbah

Air limbah atau air kotoran adalah air yang tidak bersih dan mengandung Air limbah atau air kotoran adalah air yang tidak bersih dan mengandung berbagai zat yang bersifat membahayakan kehidupan manusia atau hewan dan berbagai zat yang bersifat membahayakan kehidupan manusia atau hewan dan lazimnya muncul karena hasil perbuatan manusia termasuk industrialisasi lazimnya muncul karena hasil perbuatan manusia termasuk industrialisasi (Azwar,1995). Dalam kehidupan sehari-hari pengelolaan air limbah dilakukan (Azwar,1995). Dalam kehidupan sehari-hari pengelolaan air limbah dilakukan dengan cara menyalurkan air limbah tersebut jauh dari tempat tinggal tanpa dengan cara menyalurkan air limbah tersebut jauh dari tempat tinggal tanpa diolah sebelumnya. Air buangan yang dibuang tidak saniter dapat menjadi media diolah sebelumnya. Air buangan yang dibuang tidak saniter dapat menjadi media perkembangbiakan mikroorganisme pathogen, larva nyamuk ataupun serangga perkembangbiakan mikroorganisme pathogen, larva nyamuk ataupun serangga yang dapat menjadi media transmisi penyakit.

yang dapat menjadi media transmisi penyakit. a.

a. Sarana pembuangan limbahSarana pembuangan limbah

Sarana pembuangan air limbah yang sehat harus memenuhi persyaratan Sarana pembuangan air limbah yang sehat harus memenuhi persyaratan teknis sebagai berikut (DepKes RI, 1993) :

teknis sebagai berikut (DepKes RI, 1993) : 1)

1) Tidak mencemari sumber air bersihTidak mencemari sumber air bersih 2)

2) Tidak menimbulkan genangan air yang menjadi Tidak menimbulkan genangan air yang menjadi sarang serangga/nyamuksarang serangga/nyamuk 3)

(7)

4)

4) Tidak menimbulkan becek, kelembaban dan pandangan yang tidakTidak menimbulkan becek, kelembaban dan pandangan yang tidak menyenangkan

menyenangkan b.

b. Dampak dari Pencemaran LimbahDampak dari Pencemaran Limbah

Pengelolaan air buangan yang tidak baik akan berakibat buruk terhadap Pengelolaan air buangan yang tidak baik akan berakibat buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Beberapa akibatnya yaitu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Beberapa akibatnya yaitu (Kusnoputranto, 2000) :

(Kusnoputranto, 2000) : 1)

1) Akibat Terhadap LingkunganAkibat Terhadap Lingkungan

Air buangan limbah dapat menjadi sumber pengotoran, sehingga bila Air buangan limbah dapat menjadi sumber pengotoran, sehingga bila tidak dikelola dengan baik akan dapat menimbulkan pencemaran tidak dikelola dengan baik akan dapat menimbulkan pencemaran terhadap air permukaan, tanah atau lingkungan hidup dan terkadang terhadap air permukaan, tanah atau lingkungan hidup dan terkadang dapat dapat menimbulkan bau serta pemandangan yang tidak dapat dapat menimbulkan bau serta pemandangan yang tidak menyenangkan.

menyenangkan. 2)

2) Akibat Terhadap Kesehatan MasyarakatAkibat Terhadap Kesehatan Masyarakat

Lingkungan yang tidak sehat akibat tercemar air buangan dapat Lingkungan yang tidak sehat akibat tercemar air buangan dapat menyebabkan gangguan terhadap kesehatan masyarakat. Air buangan menyebabkan gangguan terhadap kesehatan masyarakat. Air buangan dapat menjadi media tempat berkembangbiaknya mikroorganisme dapat menjadi media tempat berkembangbiaknya mikroorganisme pathogen, larva nyamuk ataupun serangga lainnya dan juga dapat pathogen, larva nyamuk ataupun serangga lainnya dan juga dapat menjadi media transmisi penyakit seperti cholera, thypus dan lainnya. menjadi media transmisi penyakit seperti cholera, thypus dan lainnya. 4.

4. Pengelolaan SampahPengelolaan Sampah

Para ahli kesehatan masyarakat menyebutkan sampah adalah sesuatu yang tidak Para ahli kesehatan masyarakat menyebutkan sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi ataupun sesuatu yang dibuang yang digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi ataupun sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak

berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya (Notoatmodjo,terjadi dengan sendirinya (Notoatmodjo, 2003). Pengelolaan sampah adalah meliputi penyimpanan, pengumpulan dan 2003). Pengelolaan sampah adalah meliputi penyimpanan, pengumpulan dan pemusnahan sampah yang dilakukan sedemikian rupa sehingga sampah tidak pemusnahan sampah yang dilakukan sedemikian rupa sehingga sampah tidak mengganggu kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup (Notoatmodjo, 2003). mengganggu kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup (Notoatmodjo, 2003). a.

a. Penyimpanan sampahPenyimpanan sampah

Penyimpanan sampah adalah tempat sampah sementara sebelum sampah Penyimpanan sampah adalah tempat sampah sementara sebelum sampah tersebut dikumpulkan, untuk kemudian diangkut serta dibuang (dimusnakan) tersebut dikumpulkan, untuk kemudian diangkut serta dibuang (dimusnakan) dan untuk itu perlu disediakan tempat yang berbeda untuk macam dan jenis dan untuk itu perlu disediakan tempat yang berbeda untuk macam dan jenis sampah tertentu.maksud dari pemisahan dan penyimpanan disini ialah untuk sampah tertentu.maksud dari pemisahan dan penyimpanan disini ialah untuk memudahkan pemusnahanny

memudahkan pemusnahannya. Syarat-syarat tempat sampah a. Syarat-syarat tempat sampah antara lain :antara lain : 1)

1) Konstruksinya kuat agar tidak mudah bocor, untuk mencegahKonstruksinya kuat agar tidak mudah bocor, untuk mencegah berseraknya sampah

berseraknya sampah 2)

2) Mempunyai tutup,mudah dibuka, dikosongkan isinya serta dibersihkan,Mempunyai tutup,mudah dibuka, dikosongkan isinya serta dibersihkan, sangat dianjurkan agar tutup sampah ini dapat dibuka

sangat dianjurkan agar tutup sampah ini dapat dibuka atau ditutup tanpaatau ditutup tanpa mengotori tangan

mengotori tangan 3)

3) Ukuran tempat sampah sedemikian rupa, sehingga mudah diangkut olehUkuran tempat sampah sedemikian rupa, sehingga mudah diangkut oleh satu orang.

satu orang. b.

b. Pengumpulan SampahPengumpulan Sampah

Pengumpulan sampah menjadi tanggung jawab dari masing-masing rumah Pengumpulan sampah menjadi tanggung jawab dari masing-masing rumah tangga atau institusi yang menghasilkan sampah. oleh sebab itu setiap tangga atau institusi yang menghasilkan sampah. oleh sebab itu setiap rumah tangga atau institusi harus mengadakan tempat khusus untuk rumah tangga atau institusi harus mengadakan tempat khusus untuk

(8)

mengumpulkan sampah, kemudian dari masing-masing tempat mengumpulkan sampah, kemudian dari masing-masing tempat pengumpulan sampah tersebut harus diangkut ke Tempat Penampungan pengumpulan sampah tersebut harus diangkut ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan selanjutnya ke Tempat Penampungan Akhir (TPA). Sementara (TPS) dan selanjutnya ke Tempat Penampungan Akhir (TPA). Mekanisme sistem atau cara pengangkutannya untuk daerah perkotaan Mekanisme sistem atau cara pengangkutannya untuk daerah perkotaan adalah tanggung jawab pemerintah daerah setempat, yang didukung oleh adalah tanggung jawab pemerintah daerah setempat, yang didukung oleh partisipan masyarakat produksi sampah, khusunya dalam hal pendanaan. partisipan masyarakat produksi sampah, khusunya dalam hal pendanaan. Sedangkan untuk daerah perdesaan pada umumnya sampah dapat dikelola Sedangkan untuk daerah perdesaan pada umumnya sampah dapat dikelola oleh masing-masing keluarga tanpa memerlukan TPS maupun TPA. oleh masing-masing keluarga tanpa memerlukan TPS maupun TPA. Sampahnya umumnya dibakar atau dijadikan pupuk

Sampahnya umumnya dibakar atau dijadikan pupuk c.

c. Pemusnahan SampahPemusnahan Sampah

Pemusnahan atau pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui berbagai Pemusnahan atau pengelolaan sampah dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain :

cara, antara lain : 1.

1. Ditanam (Ditanam (landfill landfill ) yaitu pemusnahan sampah dengan membuat lubang) yaitu pemusnahan sampah dengan membuat lubang diatas tanah kemudian sampah dimasukan dan ditimbun dengan diatas tanah kemudian sampah dimasukan dan ditimbun dengan sampah.

sampah. 2.

2. Dibakar (Dibakar (incenarator incenarator ) yaitu memusnahkan sampah dengan jalan) yaitu memusnahkan sampah dengan jalan membakar di dalam tengku pembakaran.

membakar di dalam tengku pembakaran. 3.

3. Dijadikan pupuk (Dijadikan pupuk (compostingcomposting) yaitu pengelolaan sampah menjadikan) yaitu pengelolaan sampah menjadikan pupuk, khususnya untuk sampah organik daun-daunan, sisa makanan pupuk, khususnya untuk sampah organik daun-daunan, sisa makanan dan sampah lain yang dapat membusuk.

dan sampah lain yang dapat membusuk.

Pengelolaan sampah yang kurang baik akan memberikan pengaruh negative Pengelolaan sampah yang kurang baik akan memberikan pengaruh negative terhadap masyarakat dan lingkungan. Adapun pengaruh-pengaruh tersebut terhadap masyarakat dan lingkungan. Adapun pengaruh-pengaruh tersebut antara lain (Kusnoputranto, 2000) :

antara lain (Kusnoputranto, 2000) : a.

a. Terhadap KesehatanTerhadap Kesehatan

Pengelolaan sampah yang tidak baik akan menyediakan tempat yang baik Pengelolaan sampah yang tidak baik akan menyediakan tempat yang baik bagi vektor-vektor penyakit yaitu serangga dan binatang-binatang pengerat bagi vektor-vektor penyakit yaitu serangga dan binatang-binatang pengerat untuk mencari makan dan berkembang biak dengan cepat sehingga dapat untuk mencari makan dan berkembang biak dengan cepat sehingga dapat menimbulkan penyakit.

menimbulkan penyakit. b.

b. Terhadap LingkunganTerhadap Lingkungan 1)

1) Dapat menggangu estetika serta kesegaran udara lingkungan masyarakatDapat menggangu estetika serta kesegaran udara lingkungan masyarakat akibat gas-gas tertentu yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah akibat gas-gas tertentu yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah oleh mikroorganisme.

oleh mikroorganisme. 2)

2) Debu-debu yang berterbangan dapat menggangu mata serta Debu-debu yang berterbangan dapat menggangu mata serta pernafasan.pernafasan. 3)

3) Bila terjadi proses pembakaran dari sampah maka asapnya dapatBila terjadi proses pembakaran dari sampah maka asapnya dapat menggangu pernafasan, penglihatan dan penurunan kualitas udara menggangu pernafasan, penglihatan dan penurunan kualitas udara karena ada asap di udara.

karena ada asap di udara. 4)

4) Pembuangan sampah ke saluran-saluran air akan menyebabkan estetikaPembuangan sampah ke saluran-saluran air akan menyebabkan estetika yang terganggu, memyebabkan pendangkalan saluran serta mengurangi yang terganggu, memyebabkan pendangkalan saluran serta mengurangi kemampuan daya aliran saluran

kemampuan daya aliran saluran 5)

5) Dapat menyebabkan banjir apabila sampah dibuang ke saluran yang dayaDapat menyebabkan banjir apabila sampah dibuang ke saluran yang daya serap alirannya sudah menurun.

(9)

6)

6) Pembuangan sampah ke selokan atau badan air akan menyebabkanPembuangan sampah ke selokan atau badan air akan menyebabkan terjadinya pengotoran badan air.

terjadinya pengotoran badan air.

Sampah padat dapat dibagi menjadi berbagai jenis, yaitu : Sampah padat dapat dibagi menjadi berbagai jenis, yaitu : a.

a. Berdasarkan zat kimia yang terkandung di dalamnya, sampah dibagiBerdasarkan zat kimia yang terkandung di dalamnya, sampah dibagi menjadi :

menjadi : 1)

1) Sampah an-organik adalah sampah yang umumnya tidak dapatSampah an-organik adalah sampah yang umumnya tidak dapat membusuk, misalnya logam/besi, pecahan gelas, plastik dan membusuk, misalnya logam/besi, pecahan gelas, plastik dan sebagainya.

sebagainya. 2)

2) Sampah organik adalah sampah yang umumnya dapat membusuk,Sampah organik adalah sampah yang umumnya dapat membusuk, misalnya sisa-sisa makanan, daun-daunan, buah-buahan dan misalnya sisa-sisa makanan, daun-daunan, buah-buahan dan sebagainya.

sebagainya. b.

b. Berdasarkan dapat tidaknya dibakarBerdasarkan dapat tidaknya dibakar 1)

1) Sampah yang mudah terbakar, misalnya kertas, karet, kayu, plastik,Sampah yang mudah terbakar, misalnya kertas, karet, kayu, plastik, kain bekas dan sebagainya.

kain bekas dan sebagainya. 2)

2) Sampah yang tidak dapat terbakar, misalnya kaleng-kaleng bekas,Sampah yang tidak dapat terbakar, misalnya kaleng-kaleng bekas, besi/logam bekas, pecahan gelas, kaca dan sebagainya.

besi/logam bekas, pecahan gelas, kaca dan sebagainya.

Dapus : Dapus :

No name. 2013. Diunduh dari

No name. 2013. Diunduh dari

http://blog.ub.ac.id/fawz

http://blog.ub.ac.id/fawzy/files/2013/1y/files/2013/11/1409341/140934364-Chapter-II-

364-Chapter-II-1.pdf 

1.pdf . pada tanggal 15 oktober 2017. pada tanggal 15 oktober 2017

Budi Pranata Ritoga. 2014. Di unduh dari Budi Pranata Ritoga. 2014. Di unduh dari

https://id.scribd.com/doc/1

https://id.scribd.com/doc/1903258190325811/Makalah-Peny1/Makalah-Penyediaan-Air-

ediaan-Air-Bersih

Bersih. pada tanggal 15 oktober 2017. pada tanggal 15 oktober 2017

https://id.wikipedia.org/wiki/Sanitasi#Sanitasi_dan_air

https://id.wikipedia.org/wiki/Sanitasi#Sanitasi_dan_air

no name. 2014. Di unduh dari

no name. 2014. Di unduh dari

http://eprints.undip.ac.id/42077/3/BAB_II.pdf 

http://eprints.undip.ac.id/42077/3/BAB_II.pdf . pada tanggal 15. pada tanggal 15 oktober 2017

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, logam dari ketiga sumur tersebut melewati kadar maksimum Persyaratan Kualitas Air Bersih menurut MenKes RI No 416/MENKES/PER/1990 yaitu

416/Menkes/Per/IX/1990, oleh para ibu dan keluarganya di kelurahan Kebon Bawang Tanjung Priok untuk memenuhi keperluan seperti mandi, mencuci peralatan rumah tangga, minum, dan

terkandung pada air minum dan air bersih tidak boleh lebih dari 10 mg/L sesuai. dengan

Air bersih adalah air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan

Di dalam kualitas air bersih yang mengacu kepada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/MENKES/PER/IX/1990, menegaskan bahwa batas maksimum jumlah zat padat terlarut yang

416/MENKES/PER.IX.1990 Air yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi standar kesehatan dan dimasak untuk dikonsumsi Suyanta 2011 Secara kimiawi

 Ketentuan Umum Permen kes No.416/ Men.Kes/PER/IX/1990 meliputi persyaratan dari segi kualitas air tersebut, seperti ; kualitas fisik,kimia,biologi,dan radiologi  Air baku adalah

Formulir inspeksi untuk memastikan kualitas sanitasi sarana air