293
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL DI MADRASAH BERTARAF INTERNASIONAL MBI
AMANATUL UMMAH PACET MOJOKERTO
Firgiansah Tungkagi*1, Rahmat*2, Ainur Rofiq*3 Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Indonesia
1[email protected], 2[email protected], 3[email protected]
Abstract
Religious learning that contains multiculturalism. MBI International Standard Madrasah Amanatul Ummah Pacet Mojokerto is a Madrasah in which there are various cultures originating from the students there. This is because the students there are not only from the island of Java but from various regions in Indonesia and even abroad. Therefore, to unite the diversity of cultures that exist there, Multicultural-based Islamic religious learning has been implemented using good strategy and implementation so that learning with multicultural content can be maximally achieved in accordance with the expected goals. So the purpose of this research is to find out how the learning strategy and implementation of Islamic religious education learning based on Multiculturalism at the MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto International Standard Madrasah. This study uses a qualitative approach, data collection through observation, interviews, and documentation. The results of the research, namely the cultivation of a spirit of nationalism through learning using appropriate materials or teaching materials and poured into Madrasah rules to be obeyed by all people in the Madrasah environment is a good strategy to strengthen understanding of Multiculturalism then later this strategy will be implemented. through extracurricular activities and the existing system in Madrasahs so that the understanding of Multiculturalism can be well reversed. so that it will form the personality of students who are full of the spirit of nationalism that loves the country, is full of tolerance among each other, respects each other, and cherishes the creation of a peaceful, just, and calm environment. Far from all conflicts and hostilities in accordance with the aims of religious and multicultural education.
Keywords: Strategy, Learning, Islamic Education, Multicultural.
Abstrak
Pembelajaran agama yang mengandung Multikultural. Madrasah Bertaraf Internasional MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto adalah Madrasah yang didalam terdapat beragam budaya yang berasal dari para santri yang ada disana. Hal ini disebabkan karena santri yang ada disana bukan hanya dari pulau jawa saja tetapi dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri. Oleh karena itu untuk menyatukan ragam budaya yang ada disana, pembelajaran agama Islam berbasis Multikultural telah diterapkan dengan
294
menggunakan strategi serta implementasi yang baik sehingga pembelajaran yang bermuatan Multikultural tersebut dapat tercapai dengan maksimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran dan implementasi dari pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis Multikultural di Madrasah Bertaraf Internasional MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengambilan data melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian yaitu penanaman jiwa nasionalisme melalui pembelajaran dengan menggunakan materi atau bahan ajar yang sesuai dan dituangkan ke dalam tata tertib Madrasah untuk dipatuhi oleh seluruh orang yang berada di lingkungan Madrasah merupakan strategi yang baik untuk memperkuat tentang pemahaman akan Multikultural kemudian nantinya strategi ini akan terimplementasi melalui kegiatan ektra kulikuler dan sistem yang ada di Madrasah sehingga pemahaman tentang Multikultural dapat terpalikasikan dengan baik. sehingga dengan demikian akan membentuk kepribadian siswa yang penuh dengan semangat nasionalisme cinta tanah air, penuh Toleransi antar sesama, saling menghargai, dan menyayangi untuk terciptanya lingkungan yang damai, adil, dan tenang. Jauh dari segala konflik dan permusuhan sesuai dengan tujuan pendidikan agama dan Multikultural. Kata Kunci : Strategi,Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Multikultural
INTRODUCTION
Indonessia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, kaya akan budaya suku adat dan beragam Agama. Namun meskipun banyaknya keragaman tersebut Indonesia tetap menjadi negara kesatuan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. (Suparlan dan Sri Utari, 2018)
Meskipun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa seringkali terjadi beberapa problem dalam kehidupan masyarakat dalam perbedaann yang ada entah itu dari segi Budaya, Agama, dan Perbedaan lainnya yang terkadang memunculkan konflik.(Rahmat, 2019) Contohnya konflik yang terjadi Aceh pada tahun 2015, yaitu kerusuhan antara umat muslim dan nasrani sempat terjadi yaitu demonstrasi antar kubu, yaitu kubu Islam menginginkan pemerintah agar membongkar beberapa gereja Kristen di Aceh. Juga Konflik Poso yaitu permasalahan dua agama yang terjadi selama bertahun-tahun. Pada awalnya sekitar tahun 1990-an, Poso dipenuhi oleh penduduk beragama Islam, namun seiring berjalannya waktu, banyak orang luar yang datang ke Poso sehingga agama kristen menjadi lebih banyak
Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang toleransi antar umat perlu ditanamkan kepada masyarakat khususnya kepada peserta didik yang nantinya akan menjadi tongkat Estapet penerus bangsa kita yang tercinta ini yaitu bangsa Indonesia yang sangat Multikultural(Rahmat Rahmat, 2020) dalam menyikapi hal ini tentunya penting
295
sekali untuk meningkatkan dan menciptakan suatu inovasi yang baik dalam pendidikan tentu salah-satunya adalah dalam hal strategi pembelajaran. namun sebelum menentukan suatu strategi pembelajaran yang baik penulis disini akan fokus melalui satu bidang Pendidikan yakni Pendidikan Agama Islam.( Suparlan dan Sri Utari, , h. 2)
Strategi pembelajaran berfungsi untuk menunjang proses belajar mengajar, dan juga dapat memudahkan siswa untuk mengerti dan memahami sebuah pembelajaran yang diajarkan.( D. Fimansyah, 2015)
Madrasah bertaraf internasional (MBI) Amanatul Ummah Pacet Mojokerto adalah madrasah yang memiliki banyak keragaman antar siswa. hal ini disebakan karna siswa yang berada disana bukan hanya dari daerah Pacet, Mojokerto saja tetapi siswa disana banyak yang berasal dari luar daerah dari luar pulau jawa bahkan luar negeri dan semua bersama menjadi satu kesatuan dengan membawa ciri khas mereka masing-masing sesuai asal daerah mereka. (Muhammad Mustaqim, Hikmatul Mustaghfiroh, 2013)
METHOD
Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersumber pada prosedur penelitian dengan menggunakan data deskriftif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang di amani. Kualitatif berarti sesuatu yang berkaitan dengan aspek kualitas, nilai atau makna yang terdapat di balik kata. (Muh Fitrah, Lutfhiyah, 2017)
Kualitas, nilai atau makna hanya dapat diungkapkan dan dijelaskan melalui linguistik, nilai serta makna yang terkandung dibaliik kata-kata. (Muh Fitrah, Lutfhiyah, 2017)
RESULTS AND DISCUSSIONS
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural di Madrasah Bertaraf Internasional MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto
Strategi Pendidikan Agama Islam berbasis Multikultural di MBI Amantul Ummah adalah sebagai Berikut :
296
MBI Amanatul Ummah Menanamkan semangat jiwa nasionalisme terhadap para santri salah-satunya adalah dengan penggunaan bahasa yang sama yaitu bahasa nasional sebagai pemersatu antar santri yang ada di MBI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. (Nadlir, 2014) Dengan menggunakan bahasa yang sama dan perlakuan yang sama akan membuat peserta didik merasa diperlakukan dengan adil. Pendekatan dengan semangat jiwa nasionalisme ini sejalan dengan Nilai Multikultural yaitu kesamaan/ kesetaraan serta persatuan dengan persamaan hak, derajat, kewajiban dalam proses pembelajaran dengan tidak membedakan dengan sesama peserta didik. (Abdul Majid dan Dian Andayani, 2004) Hal ini sejalan dengan Nilai Persatuan, yaitu memberikan pemahamann, pikiran, dan sikap yang mementingkan keutuhan, kebersamaan, serta kedaulatan dan kerjasama. (Yaya Suryana dan Rusdiana, h. 237-243)
2. Penggunaan Bahan Ajar dan Materi Pembelajaran yang Relevan
Materi dan bahan ajar adalah faktor penting dalam pembelajaran sebab merupakan inti dari proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. (Dadah Robbani, 2016) Penggunakan materi dan bahan ajar harus tepat dan disesuaikan dengan latar belakang dan kondisi siswa agar penanaman nilai-nilai Multikultural menjadi lebih sebab sebab relevan dan sesuai dengan latar belakang siswa. (Fauti Subhan, 2013) Hal ini sesuai dengan Strategi pembelajaran melalui pendekatan Historis yaitu pendekatan yang lebih menekankan kepada materi dan bahan ajar yang di ajarkan kepada siswa dengan melihat latar belakang siswa dan pengalaman dari siswa dan guru yang nantinya akan menjadi dasar dalam pemahaman terhadap pembelajaran baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. (Muhammad Mutaqim, Hikmatul Mutaghfiroh, h. 5)
3. Membuat Tata Tertib Madrasah
Tata tertib yang mengandung nilai-nilai Multikultural merupakan Strategi yang baik untuk membiasakan siswa mematuhi dan menjalankan segala aturan yang berkaitan dengan nilai-nilai Multikultural. Seperti aturan untuk tidak memanggil temannya dengan panggilan yang tidak sepantasnya, tidak mengatakan hal-hal yang menyakiti perasaan temannya hingga menimbulkan perpecahan dan tidak membuat sesuatu yang mengganggu serta hal-hal lain yang menindas atau merendahkan salah-satu pihak di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu membuat aturan yang sesuai
297
dengan latar belakang dan lingkungan santri meruapakan hal yang tepat. (Heri Gunawan , 2014) Hal ini sejalan dengan nilai Keadilan, yaitu memberikan hak seseorang sesuai dengan porsinya masing-masing. sehingga adanya keseimbangan dan keharmonisan dalam menjalankan kewajiban, dalam mengakui adanya potensi yang sama dalam berekspresi, serta adanya pelayan yang sama pelayan publik. (Yaya Suryana dan Rusdiana, h. 237-243)
Implementasi Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural di Madrasah Bertaraf Internasional MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto.
Implementasi strategi pendidikan agama Islam berbasis Multikultural di MBI Amanatul Ummah adalah sebagai berikut:
1. Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler
Mengimplementasikan kegiatan Ekstra Kulikuler seperti pentas seni yang mengandung unsur Multikultural akan memudahkan siswa untuk lebih memahami keragaman budaya yang ada disekitarnya. (Dka’far Siddiq, 2006) Hal ini sesuai dengan teori pendekatan kultural yaitu dengan menekankan kepada autentisitas dalam tradisi yang berkembang sehingga akan memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang apa sebenarnya yang menjadi tradisi yang autentik atau orisinil.( Muhammad Mutaqim, h. 5) Kegiatan ekstra kulikuler juga membuat siswa lebih banyak melakukan interaksi sosial dilingkungan sekitarnya dan akan membuat siswa lebih mengenal lagi lingkungannya dan akan menambah wawasannya dalam menyikapi perbedaan yang ada. (Syafiq A. Mughni dan Abdul Munir Mulkham, 2013)
2. Membuat sistem dan aturan tata tertib sekolah
Membuat sistem pembelajaran yang baik dengan menyesuaikan terhadap materi pembelajaran dengan aturan yang berlaku disekolah untuk ditaati oleh para siswa sebagai cara untuk melatih dan membiasakan para siswa menaati sistem yang bersifat wajib sebagai aturan dan tata tertib disekolah. Hal ini bermaksud agar tujuan pembelajaran yang telah disampaikan dalam proses pembelajaran dapat dituangkan dalam tata tertib sekolah yang berlaku dalam sehari-hari sehingga melatih siswa untuk melakukannya. (Heri Gunawan, 2014) MBI Amanatul Ummah menggunakan aturan-aturan yang sesuai dengan pembelajaran dikelas dengan mengandung nilai-nilai Multikultural yang termuat dalam aturan atau tata tertib yang berlaku agar siswa lebih
298
maksimal dalam memhami pembelajaran karena pembelajaran yang telah dipelajari selalu dilakukan sehari-hari melalui tata tertib yang berlaku. (Muhammad Mutaqim, Hikmatul Mutaghfiroh, 2013)
CONCLUSIONS
Berdasarkan pembahasan dan analisis dari data yang diperoleh dilapangan melalui observasi dan wawancara terkait dengan penelitian tentang Strategi Pendidikan Agama Islam berbasis Multikultural di Madrasah bertaraf Internasional MBI amanatul Ummah Pacet Mojokerto, terdapat beberapa temuan yang dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Strategi pendidikan agama Islam berbasis Multikultural mencakup materi dan bahan
ajar yang sesuai dengan pendidikan agama Islam dan juga Multikultural yang dilakukan dalam pembelajaran dengan memilih bahan ajar sesuai dan guru yang tepat untuk mengimplementasikan bahan ajar tersebut dalam pembelajaran.
2. Strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Multikultural di MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto dilengkapi dengan kegiatan ekstra kulikuler dan juga tata tertib sekolah sebagai penunjang para siswa dalam pemahaman mereka tentang Multikultural yang ada dilingkungan mereka.
3. Dampak dari Strategi pembelajaran pendidikan Agama Islam yang baik dan tepat akan membuat siswa lebih mudah untuk memahami pendidikan Agama Islam yang sesuai dengan lingkungan Multikultural yang ada disekitar mereka sehingga akan memunculkan sikap toleransi antar sesama, menghormati satu sama lain, menerima perbedaan dan menghargai pendapat orang lain, terciptanya jalinan persaudaraan dan berkerjasama untuk mencapai tujuan bersama, jauh dari permusuhan, dan tidak akan terjadi konflik yang terjadi dikarenakan keragaman budaya, suku,bahasa, adat istiadat dan agama. dengan hal ini akan menciptakan kehidupan dan suasana Madrasah damai, rukun, harmonis serta saling berdampingan antar sesama.
REFERENCES
Abdul Majid dan Dian Andayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004)
D. Fimansyah,’’ Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika,” Jurnal Pendidikan Uinsuka 3, no. 1 (2015)
299
Dadah Robbani, Membangun sikap toleransi beragama dalam masyarakat plural, Casram, (2016)
Departemen Agama RI Alquran Dan Terjemahannya
Dka’far Siddiq, Konsep Dasar Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Citapusaka Media, 2006)
Fauti Subhan, “Konsep Pendidikan Islam Masa Kini,” Jurnal Pendidikan Agama Islam 02, no. 02 (2013)
Heri Gunawan , Pendidikan agama Islam kajian teoritis dan pemikiran tokoh, (Bandung: Remaja rosdakarya, 2014)
Heri Gunawan, Pendidikan Islam Kajian Teoritis dan Pemikiran Tokoh, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014)
Muh Fitrah, Lutfhiyah, Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas dan Studi Kasus, (Suka bumi: CV Jejak, 2017)
Muh Fitrah, Lutfhiyah, Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas dan Studi Kasus, (Suka bumi: CV Jejak, 2017)
Muhammad Mustaqim, Hikmatul Mustaghfiroh, Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikulturalisme, Addin, no.1, (2013)
Muhammad Mutaqim, Hikmatul Mutaghfiroh, Pendidikan agama Islam berbasis Multikulturalisme
Muhammad Mutaqim, Hikmatul Mutaghfiroh, Pendidikan agama Islam berbasis Multikulturalisme,
Muhammad Mutaqim, Hikmatul Mutaghfiroh, Pendidikan agama Islam berbasis multikulturalisme, Addin, no. 1, (2013)
Nadlir, “Urgensi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal,” Jurnal Pendidikan Agama Islam 02, no. 02, (2014)
Rahmat. (2019). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural (1st ed.; Diah, Ed.). Depok: PT RAJAGRAFINDO PERSADA. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=fWPtDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=
PR5&dq=info:9RF64ZqThM0J:scholar.google.com&ots=3skj- z0qMp&sig=QefJsODfN75FMMfIl6Tm-SBvGS0&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
300
TERHADAP MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTER NASIONALIS. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 181–193. Retrieved from http://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tarbawi/article/view/6356
Sugiyono, Metode penelitian kualitatif untuk penelitian yang bersifat eksloratif, enterpretif, interaktif, dan konstruktif, (Bandung: Al-fabeta, 2018)
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: Alfabeta, 2016)
Suharsini Arikunto, Prosedur Penelitian Menurut Pendekatan Praktis, (Jakarta:Rhineka Cipta, 1991)
Suparlan dan Sri Utari, Pendidikan Multikultural,
Suparlan dan Sri Utari, Pendidikan Multikultural, (Malang: Madani Media, 2018) Syafiq A. Mughni dan Abdul Munir Mulkham, Pendidikan Multikultural, (Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2013)
Wilhelmus Hary Susilo, Penelitian Kualitatif Aplikasi Terhadap Ilmu Kesehatan, (Surabaya: CV. Garuda Mas Sejahtera)
www.mbi-au.sch.id/newmbi/.
Yaya Suryana dan Rusdiana, Pendidikan Multikultural Sebagai Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa
Yaya Suryana dan Rusdiana, Pendidikan Multikultural Sebagai Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa