Halaman 1
LAPORAN TAHUNAN (LAPTAH ) 2015
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
JL.JENDRAL.A.YANI. NO.10 PONTIANAK
Halaman 2
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II STRUKTUR ORGANISASI (TUPOKSI) A. Standar Operasional Prosedur (SOP)
1. Eselon II 2. Eselon III 3. Eselon IV 4. Staf 5. Fungsional
B. Kinerja / Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
1. Struktural 2. Fungsional
3. Staf
BAB III PEMBINAAN DAN PENGELOLAAN A. Sumber Daya Manusia
1. Profil Sumber Daya Manusia Teknis Yudisial 2. Sumber Daya Manusia Non Teknis Yudisial 3. Mutasi
4. Promosi 5. Pensiun
B. Keadaan Perkara
C. Pengelolaan Sarana dan Prasarana D. Pengelolaan Keuangan
1. Belanja Pegawai 2. Belanja Barang 3. Belanja Modal
E. Dukungan Teknologi Informasi F. Regulasi Tahun 2015
BAB IV PENGAWASAN A. Internal B. Evaluasi
Halaman 3
PENGANTAR
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua sehingga kami masih tetap diberi kesempatan untuk menyelesaikan Laporan Tahunan Kegiatan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak pada tahun 2015 ini.
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta sebagai Kordinator Wilayah juga seluruh jajaran Mahkamah Agung Republik Indonesia pada umumnya kami mengucapkan banyak terima kasih yang tulus atas segala bantuan dan arahan yang telah diberikan sehingga tugas dan pekerjaan di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak telah dapat berjalan dengan baik, walaupun dalam tugas keseharian masih banyak kekurangan, namun hal tersebut semoga tidak dilihat sebagai suatu kegagalan kami, akan tetapi dapat dianggap sebagai tolak ukur dinamika tantangan yang harus diselesaikan kedepannya. Kami akan berusaha menjadikan keberhasilan yang telah dicapai itu sebagai modal untuk meraih hari esok yang lebih baik dari hari ini.
Dalam laporan yang disajikan ini tentunya masih banyak terdapat kekurangan –kekurangan, kesalahan atau kurang pada tempatnya.
Demikian, Laporan Tahunan 2015 Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak ini kami sajikan sebagai bahan koreksi dan menjadi masukan bagi kami kedepannya.
Halaman 4
BAB I
PENDAHULUAN
Secara umum kebijakan yang dilakukan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan Peradilan Tingkat Pertama, baik yang bersifat administratif, keuangan dan organisasi mengacu pada Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : MA/SEK/07/SK/III/2006 tentang Organisasi dan Tata kerja Sekretariat Mahkamah Agung RI. Lembaga Mahkamah Agung RI sebagai salah satu institusi negara / kepemerintahan sesuai dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor : XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentangAkuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, berkewajiban untuk mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugas, fungsi dan peranannya dalam pengelolaan sumberdaya, dan sumber dana serta kewenangan yang ada yang dipercayakan kepada publik. Untuk itulah Pengadilan Tata Usaha Negara pontianak membuat Laporan Tahunan Tahun 2015.
Wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak meliputi seluruh Wilayah Propinsi Kalimantan Barat yang terdiri 2 Kota dan 12 Kabupaten yaitu :
1. Kota Pontianak dengan Ibu Pontianak Kota ; 2. Kota Singakawang dengan Ibu Singkawang Kota ; 3. Kabupaten Pontianak dengan Ibu Kota Mempawah ; 4. Kabupaten Sambas dengan Ibu Kota Sambas ;
5. Kabupaten Bengkayang dengan ibu kota Bengkayang ; 6. Kabupaten Landak dengan ibu kota Ngabang ;
7. Kabupaten Sanggau dengan Ibu kota Sanggau ; 8. Kabupaten Ketapang dengan ibu kota Ketapang ; 9. Kabupaten Sintang dengan Ibu Kota Sintang ;
10. Kabupaten Kapuas Hulu dengan ibu kota Putussibau ; 11. Kabupaten Sekadau dengan ibu kota Sekadau ;
12. Kabupaten Melawi dengan Ibu kota Melawi ;
13. Kabupaten Kayong Utara dengan Ibu kota Sukadana ; 14. Kabupaten Kubu Raya dengan ibu kota Kubu Raya ;
Halaman 5 Jumlah kecamatan di Provinsi Kalimantan Barat adalah 175 kecamatan, dengan jumlah kelurahan sebanyak 89 kelurahan dan jumlah desa sebanyak 1.869 desa.
VISI DAN MISI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
Sebagaimana halnya Mahkamah Agung yang merupakan lembaga peradilan tertinggi dan Pengadilan Tata Usaha Negara dalam struktur organisasi berada dibawah naungan Mahkamah Agung R.I, memiliki visi dan misi yang sama dengan organisasi induknya yaitu :
Visi
" Terwujudnya Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak yang Agung "
Misi
Untuk mencapai visi tersebut di atas, maka Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak menetapkan misi sebagai berikut :
1. Meningkatkan pelayanan prima dan berkeadilan bagi pencari keadilan. 2. Meningkatkan profesionalisme aparatur peradilan Tata Usaha Negara. 3. Meningkatkan kualitas kepemimpinan Peradilan Tata Usaha Negara.
Halaman 6
BAB II
STRUKTUR ORGANISASI ( TUPOKSI )
KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK NOMOR : W2-TUN4/ 233 /OT.01.3/I/2011
TENTANG
PENETAPAN URAIAN TUGAS PADA
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
KETUA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
Menimbang : Bahwa agar supaya tiap pejabat pada Pengadilan Tata Usaha Negara
Pontianak memperoleh pedoman dalam melaksanakan tugas jabatannya sehari-hari, dipandang perlu mengeluarkan Keputusan Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak tentang Penetapan Uraian Tugas pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
Mengingat : 1. Undang-Undang nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan
Kehakiman
2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 14 tentang Mahkamah Agung. 3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata
Usaha Negara sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004
4. Keppres No. 52 Tahun 1990 tentang Pembentukan Pengadilan Tata usaha Negara Pontianak.
5. Keputusan Presiden RI Nomor 21 tahun 2004 tanggal 23 Maret 2004 tentang Pengalihan Organisasi, Administrai dan Finansial di lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Tata Usaha Negara dan Peradilan Agama.
6. Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor : KMA/012/SK/III/1993 tanggal 5 Maret 1993 tentang
Halaman 7 Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara 7. Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor : M.02-PR.07.02
Tahun 1991 tanggal 5 Maret 1993 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara.
Memperhatikan : Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
: B 373 / I / MENPAN / 4 / 1989 tanggal 15 april 1989 tentang Pengembangan Analisa Jabatan.
M E M U T U S K A N
Menetapkan : KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA
PONTIANAK TENTANG PENETAPAN URAIAN TUGAS PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK.
PERTAMA : Menetapkan berlakunya uraian tugas sebagaimana tersebut pada
Lampiran Keputusan ini di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
KEDUA : Uraian tugas yang ditetapkan dalam Keputusan ini merupakan
pedoman bagi setiap Pejabat pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dalam melaksanakan tugas jabatan sehari-hari.
KETIGA : Uraian Tugas sebagaimana tersebut dalam lampiran ini menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan ini.
KEEMPAT : Uraian Tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara
Pontianak terdiri dari :
1. Uraian Jabatan Pimpinan Pengadilan, yaitu Ketua dan Wakil Ketua
2. Uraian Jabatan Hakim
3. Uraian Jabatan Struktural yaitu uraian jabatan bagi pejabat yang ada dalam strutur organisasi, baik di Kepaniteraan maupun
Halaman 8 Sekretariatan berupa : Panitera/Sekretaris, Wakil Sekretaris, Wakil Panitera, para Panitera Muda dan Kepala Sub Bagian. 4. Uraian Jabatan untuk pejabat fungsional kepaniteraan. 5. Uraian Jabatan untuk pejabat fungsional kejurusitaan
6. Uraian jabatan fungsional lainnya, yang saat ini baru ada 4 yaitu : Bendahara Keuangan Perkara, Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan dan Bendahara Gaji / Pembuat Daftar Gaji.
7. Uraian Tugas staff / pelaksana.
8. Apabila kemudian hari terdapat jabatan fungsional selain sebagaimana tersebut diatas, misalnya jabatan pranata computer, arsiparis, dan perencana maka akan dibuatkan uraian jabatan untuk jabatan yang bersangkutan, yang merupakan penambahan dari Lampiran Keputusan ini.
KELIMA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan
ketentuan bilamana ternyata terdapat kekeliruan, akan diadakan pembetulan seperlunya.
Halaman 9
STRUKTUR ORGANISASI
PENGADILAN TATA USAHA NEGARA PONTIANAK
PERIODE 2015
KETUA Herry Wibawa, SH., MH. Wakil Ketua R. Basuki Santoso, SH. MH. Majelis Hakim : 1. Budiamin Rodding, SH. 2. Syafaat, SH. MH. 3. Sudarsono,SH.,MH. 4. Ridwan Akhir, SH. 5. Hari Sunaryo, SH. 6. Ayi Solehudin, SH., MH. 7. M. Herry I.P.S.Sos, SH., MH 8. Salman Khalik Alfarisi, SH 9. Christin ANdriani, SH. 10. Fajri Citra Resmana, SH.Panitera/Sekretaris
Sri Hastuti Ekawati,SH.
Wakil Panitera
Amir Fahrudin, SH
Wakil Sekretaris
Sub Kepaniteraan Perkara/ Panitera Muda Perkara Djoko Sumardjono, Sm.Hk
Sub Kepaniteraan Hukum/ Panitera Muda Hukum
Amir Fahrudin, SH.
Sub Bag. Kpgwn
Kasub Joni Wanto
Sub Bag. Keu. Kasub Rahmawati
Sub Bag. Umum Kasub Manumpak Pasaribu Kelompok Fungsional Kepaniteraan 1. Panitera Pengganti
2. Juru Sita/Juru Sita Pengganti
Keterangan :
--- : Garis Koordinasi : Garis Tanggung Jawab
Halaman 10
TUPOKSI KETUA
RUMUSAN TUGAS :
Membina, mengkoordinasikan dan memipmpin penyelenggaraan tugas bidang tehnis yustisial dan administrasi Pengadilan untuk kelancaraan pelaksanaan tugas Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Mempelajari Surat Gugatan .
2. Membuat penetapan dismissal berdasarkan pasal 62 ayat (1)
3. Mengucapkan penetapan tersebut dalam Rapat Permusyawaratan (bukan dalam persidangan)
4. Apabila diajukan gugatan perlawanan terhadap Penetapan Dismissal tersebut maka Ketua membuat Penetapan tentang Penunjukan Majelis Hakim untuk memeriksa dan memutus dengan acara singkat pasal 62 ayat (5)
5. Apabila gugatan perlawanan dikabulkan oleh Majelis Hakim yang akan memeriksa dan memutuskan perkara yang bersangkutan dengan acara biasa pasal 62 ayat (5) 6. Membuat penetapan tentang menolak / mengabulkan permohonan pemeriksaan
perkara dengan acara cepat
7. Menetapkan apakah permohonan Penggugat agar Pengadilan Tata Usaha Negara memeriksa gugatannya dengan acara cepat dikabulkan atau tidak dalam waktu 14 hari sejak permohonan tersebut diterima di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara. Apabila permohonan itu dikabulkan dalam waktu 7 hari tempat dalan waktu sidang tanpa melalui prosedur pemeriksaan persiapan (pasal 98, 99).
8. Dalam hal permohonan tersebut dikabulkan, maka Ketua dengan penetapan menunjuk Hakim Tunggal untuk memeriksa dan memutus perkara tersebut.
9. Membuat penetapan tentang mengabulkan/menolak permohonan beracara dengan cuma-cuma (pasal 60,61)
10. Dalam hal ada permohonan penundaan pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara yang diselenggarakan maka Ketua berdasarkan jabatan dapat mengeluarkan tentang mengeluarkan penundaan pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara tersebut dengan sedapat mungkin mendengar keterangan para pihak terutama pihak Tergugat dan dilaksanakan secara selektif (pasal 6 jo. SEMA No. 2 Tahun 1991)
11. Melakukan pemanggilan terhadap salah satu pihak dalam hal dia berkedudukan atau berada di luar negeri (vide pasal 66)
Halaman 11 12. Membuat penetapan tentang penunjukan susunan Majelis untuk memeriksa dan
mengadili perkara.
13. Memberi ijin kepada pihak-pihak untuk mempelajari surat-surat resmi lainnya yang bersangkutan dengan perkara di Kepaniteraan dan membuat kutipan atau salinan (pasal 81, 82)
Dalam hal perkara sudah putus dan para pihak hendak menyusun memori atau kontra memori banding dan memori kasasi atau kontra memori kasasi harus ijin Ketua.
Dalam hal perkara masih dalam proses yaitu mempelajari berkas untuk penyusunan kesimpulan para pihak cukup minta ijin pada Ketua Majelis Hakim yang bersangkutan.
14. Memberi perintah kepada Panitera Pengadilan Tata usaha Negara untuk mengirim salinan putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap kepada para pihak dengan surat tercatat (pasal 116 ayat (1)
15. Dalam hal gugatan didasarkan pada pasal 97 ayat (9) huruf b dan c dikabulkan dan bila dalam jangka waktu 3 bulan setelah dikeluarkan putusan Pengadilan, Tergugat tidak melaksanakan kewajibannya maka Ketua Pengadilan atas permohonan Penggugat memerintahkan Tergugat melaksanakan putusan tersebut (pasal 116 ayat (3)
16. Mengawasi pelaksanaan Court Calender dan mengumumkannya pada pertemuan berkala pada Hakim
17. Meneliti Court Calender dan membina Hakim agar memutus perkara yang diserahkan kepadanya paling lama 6 bulan
18. Mengevaluasi laporan mengenai penanganan perkara yang dilakukan Hakim dan Panitera Pengganti, selanjutnya mengirimkan laporan dan hasil evaluasinya secara periodik kepada Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.
19. Memberikan ijin berdasarkan ketentuan Undang-Undang untuk membawa keluar dari ruang Kepaniteraan : daftar catatan risalah, berita acara serta berkas perkara (pasal 141)
20. Meneruskan SEMA, PERMA JUKLAK dan surat-surat dari Mahkamah Agung atau Pengadilan Tinggi yang berkaitan dengan hukum dan perkara kepada para Hakim, Panitera, Wakil Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti.
21. Dalam Administrasi Peradilan dengan rincian :
a. Memberi petunjuk, pengarahan, pembinaan dan persetujuan terhadap pengelolaan dan penyelenggaraan administrasi peradilan yang diselenggarakan oleh Kepaniteraan Pengadilan TUN, serta apabila perlu melakukan teguran, peringatan
Halaman 12 dan mengambil tindakan terhadap petugas yang lalai dalam melaksanakan administrasi peradilan drengan baik.
b. Meneruskan SEMA, PERMA dan surat-surat dari Mahkamah Agung RI yang berkaitan dengan administrasi pengadilan kepada para pejabat struktural dan fungsional kepaniteraan,
c. Membuat penetapan dan keputusan yang berkaitan dengan pelaksanaan administrasi peradilan.
d. Membuat penetapan tentang besarnya panjar biaya perkara gugatan.
e. Melakukan pengawasan atas penyelenggaraan administrasi keuangan perkara dan meminta kepada panitera untuk melaporkan setiap bulannya pertanggungjawaban keuangan perkara.
f. Mengevaluasi laporan-laporan administrasi peradilan. 22. Dalam Administrasi Umum dengan rincian :
a. Meneruskan UU, PP, KEPPRES, KEP. Ketua MARI, SEMA, PERMA, KEP Ses MARI dan surat-surat dari MARI yang berkaitan dengan administrasi umum pada para pejabat struktural sekretariat
b. Memdelegasikan wewenang selaku Kuasa Pengguna Anggaran yang diberikan oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI kepada Panitera /Sekretaris Pengadilan TUN Pontianak untuk bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
c. Memberi petunjuk, pengarahan dan pengawasasn terhadap perencanaan anggaran (penyusunan RAK-KL) dan pelaksanaan anggaran (DIPA) pada satuan kerja dalam wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
23. Tugas-tugas lainnya meliputi :
a. Melakukan pembinaan dan nasehat terhadap organisasi-organisasi non kedinasan / profesi yang ada di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak yang diharapkan akan sangat menunjang didalam pelaksanaan tugas-tugas dan kesejahteraan pegawai, yaitu :
1. Ikatan Hakim Indonesia ( IKAHI )
2. Ikatan Panitera / Sekretaris Indonesia ( IPASI ) 3. Korps Pegawai Negeri ( KORPRI )
4. Badan Pelaksana Olahraga (BAPOR) dan Persatuan Tenis Warga Pengadilan ( PTWP )
Halaman 13 5. Koperasi Pegawai
6. Dharmayuktikarini (organisasi pegawai wanita dan istri)
b. Melakukan tugas-tugas khusus yang diperintahkan oleh Mahkamah Agung RI c. Membuat rencana dan program kerja Ketua
d. Melakukan penilaian dan pengesahan penilaian pelaksanaan pekerjaan pejabat bawahan (DP3)
Hubungan Kerja dengan pihak terkait terganbar sebagai berikut :
KETUA
WAKIL KETUA
Keterangan :
= Garis Komando / Perintah (Administrasi/Manajemen Peradilan) = Garis Koordinasi (Tehnis Peradilan)
TUPOKSI WAKIL KETUA
RUMUSAN TUGAS :
Membantu Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dalam membina, mengkoordinasikan dan memimpin penyelenggaraan tugas bidang tehnis yustisial dan adminitrasi Pengadilan untuk kelancaran pelaksanaan tugas Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Tehnis yustisial/penyelenggaraan kekuasaan kehakiman dengan rincian :
a. Membantu Ketua di dalam melaksanakan tuga-tugas di bidang tehnis yustisial, administrasi peradilan dan administrasi Kepaniteraan.
b. Sebagai Ketua Majelis Hakim, memeriksa, menyelesaikan dan memutus perkara yang dibagikan kepadanya.
PANITERA / SEKRETARIS
MAJELIS HAKIM
Halaman 14 2. Tugas Acting Ketua / Pimpinan Pengadilan, yaitu melakukan tugas dan fungsi Ketua / Pimpinan Pengadilan atau mewakili Ketua, apabila Ketua berhalangan hadir (sementara dan atau tetap) dan apabila Ketua dimutasi, akan tetapi Ketua Definitif yang baru belum malaksanakan tugasnya.
3. Tugas pendelegasian wewenang / mandat dengan rincian: a. Menerima dan mendisposisi surat masuk
b. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur Pengadilan dibidang tehnis yustisial, administrasi peradilan dan administrasi kepaniteraan dan penyelenggaraan Kekuasaan Kehakiman yang dilakukan oleh Pengadilan TUN sesuai dengan mandat yang diberikan oleh Ketua
c. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur Pengadilan dibidang sekretariat/administrasi umum yang dilakukan oleh Kesekretariatan Pengadilan sesuai dengan mandate yang diberikan oleh Ketua.
d. Melaksanakan tugas-tugas yang berkenaan dengan SEMA No. 2 Tahun 1988 tanggal 8 Pebruari 1988 tentang Pedoman Pembagian Tugas antara Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan yaitu dalam hal / bertindak sebagai Pengawas Umum. e. Melakukan koordinasi, pengendalian dan monitoring terhadap bidang-bidang
tugas yang diberikan mandat oleh Ketua. 4. Lain-lain, dengan rincian :
a. Membantu Ketua di dalam melakukan pembinaan dan penasehatan terhadap organisasi-organisasi profesi / non kedinasan yang ada di Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak untuk kesejahteraan pegawai.
b. Membuat rencana dan program kerja Wakil Ketua.
c. Hubungan kerja dengan pihak terkait tergambar sebagai berikut :
KETUA WAKIL KETUA
Keterangan :
= Garis Komando / Perintah (Administrasi/Manajemen Peradilan) = Garis Koordinasi (Tehnis Peradilan)
MAJELIS HAKIM
Halaman 15
TUPOKSI HAKIM
RUMUSAN TUGAS :
Menangani sengketa TUN yang diberikan oleh Ketua Pengadilan TUN Pontianak atas perkara gugatan yang diajukan oleh orang atau badan hukum perdata denga mendengar, mengjkaji dan menelaah semua keterangan, alat bukti dan saksi dari pihak yang berperkara dalam persidangan untuk mempertimbangkan, mkemutus dan menyelesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menyelesaikan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak.
RINCIAN TUGAS :
1. Tehnis yustisial / penyelenggaraan kekuasaan kehakiman dengan rincian :
a. Melakukan pemeriksaan persiapan terhadap gugatan yang diterima
b. Memberikan nasehat kepada Penggugat berdasarkan hasil pemeriksaan persiapan untuk memperbaiki gugatan dan/atau melengkapi dengan data yang diperlukan. c. Menetapkan hari sidang, dengan mempertimbangkan jauh dekatnya tempat tinggal
para pihak dengan tempat persidangan agar sidang dapat dihadiri pihak-pihak yang bersangkutan sesuai dengan surat panggilan.
d. Melakukan sidang perkara berdasarkan penetapan hari sidang untuk memeriksa, mempertimbangkan, memutus dan menyelesaikan sengketa TUN.
e. Bertanggung jawab atas pembuatan dan kebenaran berita acara persidangan dan menandatanganinya sebelum hari sidang berikutnya.
f. Mengemukakan pendapat dalam musyawarah.
g. Menyiapkan dan memaraf naskah putusan lengkap untuk diucapkan. h. Menandatangani putusan yang sudah diucapkan dalam persidangan.
i. Menandatangani Penetapan penundaan pelaksanaan keputusan dalam hal perkara sudah ditangani Majelis Hakim.
j. Bertanggungjawab atas ketepatan batas waktu minutasi perkara
2. Tugas pengawasan, dengan rincian :
Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan peradilan di Pengadilan TUN sesuai dengan mandat yang diberikan kepadanya.
3. Lain-lain dengan rincian :
Halaman 16
TUPOKSI PANITERA/SEKRETARIS
RUMUSAN TUGAS :
Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan administrasi di bidang tehnis peradilan, administrasi kepaniteraan dan administrasi umum pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Bertanggung jawab atas pengurusan berkas perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, surat-surat bukti lainnya yang disimpan di kepaniteraan.
2. Menyelenggarakan administrasi perkara
3. Mengatur tugas Wakil Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti. 4. Membuat daftar semua perkara yang diterima di kepaniteraan
5. Membuat salinan putusan 6. Membuat akta :
permohonan banding
pemberitahuan adanya permohonan banding
penyampaian salinan memori/kontra memori banding
pemberitahuan membaca/memeriksa berkas perkara (inzage) pemberitahuan putusan banding
permohonan kasasi
pemberitahuan adanya permohonan kasasi penerimaan memori kasasi
penyampaiaan salinan memori kasasi penerimaan kontra memori kasasi penyampaian kontra memori kasasi pemberitahuan putusan kasasi permohonan peninjauan kembali
pemberitahuan adanya permohonan peninjauan kembali
penerimaan/penyampaian jawaban permohonan peninjauan kembali
penyampaian salinan putusan peninjauan kembali kepada pemohon peninjauan kembali
Halaman 17 pemberitahuan bunyi putusan peninjauan kembali kepada termohon peninjauan
kembali
7. Melegalisir surat-surat yang akan dijadikan bukti dalam persidangan 8. Pemungutan biaya-biaya Pengadilan dan menyetorkannya ke Kas Negara.
9. Mengirim berkas perkara yang dimohonkan banding, kasasi, dan peninjauan kembali. 10. Melakukan penelitian administratif mengenai segi-segi formal yang pokok-pokok
terhadap berkas perkara yang masuk ( pasal 56 jo. SEMA No. 2 tahun 1991 )
11. Mendahulukan pemeriksaan perkara dan segera menyerahkan kepada Ketua, apabila ada permohonan penundaan pelaksanaan Keputusan Tata Usaha Negara yang digugat apabila ada permohonan dengan acara cepat atau apabila ada permohonan pemeriksaan secara cuma-cuma
menyelenggarakan biaya administrasi perkara
membuat akte penolakan dalam hal tidak ada kemungkinan upaya hukum terhadap perlawanan (pasal 62 ayat (6), juga terhadap putusan Niet Onvankelijk (NO) karena tidak memenuhi pasal 63 ayat (3)
sebagi Pengadilan Tingkat Pertama bias merumuskan gugatan atas petunjuk Ketua Pengadilan
12. Menyelenggarakan administrai perkara, hukum dan keuangan perkara sesuaikan dengan peraturan yang berlaku dengan dibantu Wapan dan Panmud.
13. Menyelenggarakan administrasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Peradilan dibantu oleh Wakil Sekretaris
14. Pemungutan biaya-biaya Pengadilan
15. Mengolah, mengkaji dan menevaluasi laporan periodik tentang perkara dan keuangan perkara.
16. Membantu hakim dengan mengikuti dan mencata jalannya sidang Pengadilan 17. Membantu hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang
18. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang sudah selesai sebelum sidang berikutnya dan ditandatangani bersama Ketua Majelis.
19. Mengetik putusan
20. Menandatangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat. 21. berkoordinasi dengan Panitera Muda Perkara mengenai penundaan hari sidang dan
Halaman 18 22. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap jalannya administrasi dan ketatausahaan yang dilaksanakan oleh Sub Bagian Umum, Kepegawaian, dan Keuangan
23. Mengkoordinasikan pengelolaan anggaran (DIPA) dan administrasi keuangan Negara sesuai dengan ketentruan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
24. Menyusun dan mengendalikan pengelolaan kebutuhan dan administrasi kepegawaian di lingkungan Pengadilan TUN Pontianak.
25. Mengkoordinasikan pengelolaan Barang Milik Negara.
26. Melakukan tugas-tugas dibidang administrasi umum lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
27. Membuat SK Penunjukan / Pengangkatan Pengelola Keuangan dan Panitia / Pejabat Pengadaan Barang / Jasa.
28. Melakukan Pengawasan dan pengendalian anggaran
29. Melakukan pemeriksaan terhadap anggaran dan penerimaan Negara yang dikelola oleh Bendahara Pengeluaran/ Bendahara Penerimaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
30. Memerikasa dan menutup buku-buku pengelolaan anggaran / penerimaan Negara. 31. Melakukan tugas-tugas selaku Kuasa Pengguna Anggaran lainnya berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, utamanya dalam pengadaan barang sebagaimana yang diatur dalam Keppres 80 Th. 2003 dan Pengelolaan Anggararan sebagaiman diatur dalam Peraturan Dirjen Perbendaharaan tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran atas beban APBN.
32. Membantu pimpinan Pengadilan dalam membuat program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya serta pengkoordinasiannya.
33. Menyusun rencana kerja Kepaniteraan./ Sekretariat
34. Mengkoordinasikan ketatausahaan di lingkungan Pengadilan
35. Melakukan penilaian dan pengesahan penilaian pelaksanaan pekerjaan pejabat bawahan (DP3)
36. Melakukan bimbingan kepegawaian
37. Menyiapkan, menyusun dan mengkoordinasikan bahan-bahan rapat yang akan diselenggarakan oleh Pengadilan TUN Pontianak.
38. Menyusun laporan bulanan.
Halaman 19 40. Hubungan kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
PANITERA / SEKRETARIS
Keterangan :
= Garis Komando / Perintah (Administrasi/Manajemen Peradilan) = Garis Koordinasi (Tehnis Peradilan)
TUPOKSI WAKIL PANITERA
RUMUSAN TUGAS :
Membantu Panitera / Sekretaris Pengadilan Tata Uasaha Negara Pontianak dalam memberikan pelayanan this dibidang administrasi perkara, kepaniteraan dan administrasi peradilan lainnya di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi tehnis yustisial / penyelenggaraan kekuasaan kehakiman dengan
rincian :
a. Melakukan tugas dan fungsi Panitera dalam menyelenggarakan administrasi perkara apabila Panitera berhalangan.
b. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi perkara yang didelegasikan kepadanya.
WAKIL PANITERA WAKIL SEKRETARIS
PANMUD PERKARA PANMUD MUDA HUKUM KASUBAG UMUM KASUBAG KEPEGAWAIAN KASUBAG KEUANGAN KELOMPOK FUNGSIONAL KEPANITERAAN KELOMPOK FUNGSIONAL KEJURUSITAAN
Halaman 20
2. Administrasi Kepaniteraan dengan rincian :
a. Mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan persidangan b. Menyelenggarakan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi.
c. Mengkoordinasikan tugas-tugas Panitera Muda Perkara dan Panitera Muda Hukum.
d. Mengkoordinasikan pembuatan laporan administrasi perkara dan kepaniteraan. e. Melakukan tugas dan fungsi Panitera dalam menyelenggarakan administrasi
kepaniteraan apabila Panitera berhalangan.
f. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi kepaniteraan yang didelegasikan kepadanya.
g. Melaksanakan tugas-tugas dibidang kepaniteraan lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Administrasi Persidangan dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang Pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang.
c. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikutnya dan ditandatangani bersama Ketua Majelis.
d. Mengetik putusan.
e. Menandatangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditandatangani Majelis Hakim atau dalam hal perkara dengan acara cepat. f. Mengkoordinasikan kepada Panitera Muda Perkara mengenai penundaan hari-hari
sidang dan perkara yang sudah diputu berikut amar putusannya agar dicatat dalam register perkara.
g. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi.
h. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. lain-lain dengan rincian :
a. Membuat rencana kerja Wakil Panitera
b. Melakukan pengawasan melekat di lingkungan Kepaniteraan. c. Mengkoordinasikan ketatausahaan di lingkungan Kepaniteraan d. Melakukan bimbingan kepegawaian.
Halaman 21 e. Menyiapkan, menyusun dan mengkoordinasikan bahan-bahan rapat yang akan diselenggarakan oleh Pegadilan Tata Usaha Negara Pontianak khususnya yang berkaitan dengan rapat dibidang tehnis peradilan.
f. Hubungan dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
PANITERA / SEKRETARIS
WAKIL PANITERA
PANMUD
PERKARA PANMUD HUKUM
Kelompok Fungsional Kepaniteraan Kelompok Fungsional Kejurusitaan Keterangan :
= Garis Komando / Perintah (Administrasi/Manajemen Peradilan) = Garis Koordinasi (Tehnis Peradilan)
TUPOKSI PANITERA MUDA PERKARA
RUMUSAN TUGAS :
Menyelenggarakan administrasi perkara untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi Peradilan, dengan rincian :
a. Menyelenggarakan administrasi perkara dan penyusunan / pengolahan laporan sesuai dengan bidangnya, diantaranya :
a) Meneliti berkas gugatan yang diterima dan mengembalikan berkas surat gugatan / surat gugatan perlawanan serta dokumen-dokumen terkait yang belum lengkap dengan melampirkan daftar periksa supaya Penggugat atau kuasanya dapat melengkapi surat-surat sesuai dengan kekurangannya.
Halaman 22 b) Menerima berkas perkara
c) Menerima dan mengelola surat-surat yang berhubungan dengan berkas perkara
d) Melakukan / mengisi Daftar Periksa (Chek List) Administrasi Perkara
e) Menerima pembayaran biaya panjar perkara dan membuat SKUM, serta mengelola dan mencatat ke dalam Buku Jurnal dan Buku Induk Keuangan Perkara
f) Memberi nomor register pada setiap perkara yang diterima di Kepaniteraan g) Mempersiapkan Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim dan Panitera /
Panitera Pengganti yang akan menangani suatu perkara
h) Melaksanakan pendistribusian berkas perkara kepada Majelis Hakim yang ditunjuk
i) Membuat dan mengirimkan pemberitahuan-pemberitahuan kepada para pihak j) Menyampaikan panggilan-panggilan kepada para pihak
k) Memberitahukan perkara kasasi dan PK kepada pihak lawan
l) Memberitahukan permohonan penetapan penundaan pelaksanaan Keputusan TUN kepada pihak Tergugat
m) Mencatat setiap perkara yang diterima kedalam buku daftar disertai catatan singkat tentang isinya .
n) Menyiapkan salinan putusan kepada para pihak yang berperkara bila memintanya
o) Menyiapkan berkas perkara yang dimohonkan kasasi atau PK p) Menyerahkan arsip berkas perkara kepada Panitera Muda Hukum.
b. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi perkara yang didelegasikan kepadanya.
c. Mempersiapkan persidangan perkara
d. Menyimpan berkas perkara yang masih berjalan.
e. Melaksanakan urusan lainnya yang berhubungan dengan masalah perkara, sesuai dengan peraturan perundangan.
2. Administrasi persidangan, dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang
Halaman 23 c. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai
sebelum sidang berikut ; dan ditanda tangani bersama Ketua Majelis. d. Mengetik putusan
e. Menanda tangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat
f. Melaporkan kepada Panitera Muda Perkara untuk dicatat dalam register perkara mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya.
g. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi
h. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
3. Lain-lain, dengan rincian :
a. Membuat rencana kerja Panitera Muda Perkara
b. Melakukan pengawasan melekat di lingkungan Sub Kepaniteraan Perkara
c. Menyusun laporan bulanan perkara dan keuangan perkara untuk disampaikan kepada Panitera Muda Hukum
d. Mengkoordinasikan ketatausahaan di lingkungan Sub Kepaniteraan Perkara e. Melakukan bimbingan, pembinaan dan pengawasan kepegawaian bawahannya f. Melakukan penilaian terhadap pelaksanaan pekerjaan bawahannya (DP-3) g. Menyusun laporan kerja sub kepaniteraan perkara.
h. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Panitera Muda Perkara
i. Hubungan Kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
PANITERA MUDA PERKARA
BENDAHARA KEUANGAN PERKARA PETUGAS MEJA I PETUGAS MEJA II
Halaman 24
TUPOKSI PANITERA MUDA HUKUM
RUMUSAN TUGAS :
Menyelenggarakan urusan data perkara, statistic dan dokumentasi perkara dan urusan lain yang berhubungan dengan Sub Kepaniteraan Hukum, untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi Peradilan, dengan rincian :
b. Melakukan urusan pengumpulan dan pengolahan data perkara c. Melakukan urusan statistik dan dokumentasi perkara
d. Menyusun laporan perkara e. Melakukan law report
f. Melakukan urusan lain yang berhubungan dengan statistik dan dokumentasi perkara
g. Melaksanakan tugas-tugas di bidang administrasi hukum dan kepaniteraan perkara yang diberikan, dimandatkan atau delegasikan kepadanya sesuai peraturan yang berlaku.
h. Menyimpan berkas perkara yang sudah diputus.
2. Administrasi persidangan, dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang
c. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikutnya ; dan ditanda tangani bersama Ketua Majelis.
d. Mengetik putusan
e. Menanda tangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat
f. Melaporkan kepada Panitera Muda Perkara untuk dicatat dalam register perkara
mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya.
g. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi
Halaman 25 h. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku
3. Lain-lain, dengan rincian :
a. Membuat rencana kerja Panitera Muda Hukum
b. Melaksanakan ketatausahaan Sub Kepaniteraan Hukum
c. Melakukan pengawasan melekat di lingkungan Sub Kepaniteraan Hukum d. Menyusun laporan kerja Sub Kepaniteraan Hukum
e. Melakukan bimbingan, pembinaan dan pengawasan kepegawaian bawahannya f. Melakukan penilaian terhadap pelaksanaan pekerjaan bawahannya (DP-3) g. Hubungan Kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
TUPOKSI PANTERA PENGGANTI
RUMUSAN TUGAS :
Mencatat dan menangani segala hal yang menyangkut tehnis administrasi persidangan sengketa TUN dengan mengikuti sidang untuk membantu Majelis Hakim menyelenggarakan kekuasaan kehakiman untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Administrasi persidangan, dengan rincian :
a. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan. b. Membantu Hakim dalam hal membuat penetapan hari sidang.
c. Membuat dan mengirim surat panggilan kepada pihak-pihak yang berperkara untuk hadir dalam persidangan .
d. Melakukan persiapan persidangan.
e. Menyusun dan membuat berita acara persidangan yang harus sudah selesai sebelum sidang berikutnya dan ditandatangani bersama Ketua Majelis.
f. Mengetik putusan
PANITERA MUDA HUKUM
PENGOLAH DATA, STATISTIK DAN DOKUMENTASI PELAPORAN DAN ARSIP PERKARA
Halaman 26 g. Menandatangani penetapan penundaan pelaksanaan putusan dalam hal perkara sudah ditangan Majelis Hakim atau dalam hal pemeriksaan perkara dengan acara cepat.
h. Melaporkan kepada Panitera Muda Perkara untuk dicatat dalam register perkara mengenai penundaan hari-hari sidang dan perkara yang sudah putus berikut amar putusannya.
i. Menyerahkan berkas perkara kepada Panitera Muda Perkara bila telah selesai minutasi
j. Melaksanakan tugas-tugas dibidang administrasi persidangan lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
2. Lain-lain, dengan rincian :
a. Melakukan tugas-tugas lain yang diperintahkan, dimandatkan dan didelegasikan kepadanya .
b. Hubungan Kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
PANITERA / SEKRETARIS WAKIL PANITERA
Kelompok Fungsional Kepaniteraan / Panitera Pengganti
Halaman 27
TUPOKSI KEPALA SUB BAGIAN UMUM
RUMUSAN TUGAS :
Melakukan dan mengkoordinasikan tata persuratan, kearsipan, perencanaan, kerumahtanggaan, pengadaan barang/jasa, perlengkapan, perawatan dan pemeliharaan sarana / prasarana dan menangani segala hal yang menyangkut tugas-tugas sub bagian umum lainnya untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Menyelenggarakan dan mengadministrasikan tata persuratan, baik surat masuk maupun surat keluar, dengan system kartu kendali, untuk memperlancar penerimaan dan penyampaian informasi.
2. Meneliti konsep pertanggungjawaban penggunaan pengiriman surat dinas, telex dan telegram sesuai dengan kwitansi / resi bukti pengiriman .
3. Menyelenggarakan urusan kearsipan dengan mengatur kegiatan penyediaan, pelayanan peminjaman, penyimpanan dan pemeliharaan arsip surat-surat dinas.
4. Meneliti dan mengkoreksi konsep surat yang berkaitan dengan tugas sub bagian umum yang diajukan oleh bawahannya .
5. Menyelenggarakan pemeliharaan dan pengaturan kendaraan dinas agar selalu dalam keadaan siap untuk digunakan untuk kelancaran tugas
6. Menyelenggarakan administrasi biaya pemeliharaan kendaraan dinas sebagai bahan pertanggungjawaban penggunaan kendaraan dinas .
7. Menyelenggarakan pemeliharaan alat perlengkapan / mesin kantor, gedung kantor, rumah dinas sesuai dengan rencana dan anggaran yang telah ditetapkan .
8. Menyelenggarakan pemeliharaan / pemakaian telepon, listrik, air dan kebersihan ruangan agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
9. Menatausahakan dan memverifikasikan Barang Milik Negara / Inventaris Kekayaan Negara (BMN / IKN) sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
10. Menyelesaikan pelaksanaan penghapusan atau penjualan alat perlengkapan kantor dan kendaraan sesuai dengan peraturan yang berlaku .
11. Mengkoordinasikan pelaksanaan pengamanan dan ketertiban kantor
12. Mengkoordinasikan dan menyelenggarakan penerimaan tamu, protocol, perjalanan dinas, upacara dan acara-acara yang diselenggarakan oleh dinas.
Halaman 28 14. Melaksanakan pengadaan barang / jasa yang nilainya di bawah Rp. 50.000.000,- (lima
puluh juta rupiah) sesuai dengan peraturan yang berlaku .
15. Menghimpun dan menyiapkan bahan-bahan rapat yang berkaitan dengan tugas-tugas sekretariat sebagai penyelenggara administrasi umum
16. Melakukan pembinaan dan pengawasan pegawai dalam lingkungan sub bagian umum 17. Melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan bawahannya (DP-3)
18. Menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan tugas sub bagian umum. 19. Menyusun rencana kerja sub bagian umum.
20. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Kepala Sub Bagian Umum.
21. Hubungan Kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
KEPALA SUB BAGIAN UMUM
PETUGAS PENATAUSAHAAN BMN PETUGAS EKSPEDISI (SURAT KELUAR) PETUGAS TATA PERSURATAN PETUGAS PERPUSTAKAAN
PETUGAS PENGELOLA TATA PERSURATAN
1. Menerima surat masuk dari petugas pos / bagian ekspedisi.
2. Mencatat surat masuk dalam buku agenda surat masuk dan memberi kartu kendali serta lembar disposisi
3. Menyerahkan surat masuk tersebut kepada Pimpinan / pejabat yang berwenang, untuk memperoleh disposisi
4. Mendistribusikan surat sesuai disposisi Pimpinan / pejabat yang berwenang 5. Mencatat dan memberi nomor surat untuk surat-surat dinas yang akan dikirim
kepada instansi yang terkait
6. Menyerahkan surat yang akan dikirim kepada bagian ekspedisi
7. Mengagendakan dan mengarsipkan surat-surat dinas, baik surat masuk maupun surat keluar, yang diolah oleh Sub Bagian Umum
Halaman 29 8. Melakukan urusan lainnya yang berhubungan dengan tata persuratan.
9. Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya yang berkaitan dengan Sub Bagian Umum.
PETUGAS EKSPEDISI (SURAT KELUAR)
1. Menerima surat-surat dinas dan berkas perkara yang akan dikirim kepada instansi terkait dan mencatatnya dalam buku agenda surat keluar
2. Memberikan tanda terima kepada unit-unit pengolah surat atas surat / berkas yang akan dikirim
3. Mengirimkan surat dinas dan atau berkas perkara sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
4. Mengadministrasikan dengan baik bukti-bukti pengiriman surat / berkas perkara
5. Menyampaikan kwitansi / resi bukti pengiriman kepada Kepala Sub Bagian Umum
6. Melakukan urusan lainnya yang berkaitan dengan pengiriman surat dinas dan atau berkas perkara .
7. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan kepadanya, berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Umum
PETUGAS PENATAUSAHAAN BARANG MILIK NEGARA
1. Menginventarisasi Barang Milik Negara /Kekayaan Negara (BMN/KN) sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
2. Membuat Kartu Inventaris Barang (KIB), Daftar Inventaris Ruangan (DIR) dan Daftar Inventaris Lainnya (DIL)
3. Melakukan opname fisik BMN / KN bersama dengan Tim yang dibentuk untuk itu, dan membuat laporan hasil opname fisik
4. Membuat Laporan Mutasi Barang Triwulan (LMBT) dan Laporan Tahunan Inventaris (LTI) dan Laporan Kondisi Barang (LKB)
5. Memberi Nomor Kode Registrasi Barang pada setiap BMN / IKN
6. Melakukan urusan lainnya yang berkaitan dengan penata-usahaan Barang Milik Negara / Inventaris Kekayaan Negara (BMN/IKN)
7. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan kepadanya, berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Umum .
Halaman 30 PETUGAS VERIVIKASI BMN
1. Melakukan pencatatan terhadap BMN yang memenuhi kriteria yang dilakukan secara sistematis ke dalam buku yang sudah ditentukan dalam peraturan perundangan yang berlaku, yaitu :
a) Buku Persediaan, yaitu buku yang digunakan untuk mencatat barang persediaan yang meliputi Barang Pakai Habis (BPH), Suku Cadang, Barang yang diproses untuk dijual dan Barang Bekas Pakai yang sudah direklasifikasi
b) Buku Inventaris, yaitu buku yang digunakan untuk mencatat Barang Tidak Bergerak, Barang Bergerak serta hewan, ikan dan tanaman.
c) Buku Inventaris Intrakomptabel, yaitu buku yang digunakan untuk mencatat BMN yang memenuhi kriteria nilai minimum kapitalisasi yang dilakukan secara sistematis.
d) Buku Inventaris Extrakomptabel adalah buku yang digunakan untuk mencatat BMN yang tidak memenuhi nilai minimum kapitalisasi yang dilakukan secara sistematis.
e) Buku Barang Bersejarah
2. Menyusun Neraca BMN dan Saldo BMN
3. Mencatat seluruh pembelian / pengadaan, hibah dan penghapusan BMN 4. Melakukan mapping atau konversi kode barang ke kode perkiraan Buku
Besar Aset sebagaimana diatur dalam SK Menkeu RI No. 18/KMK.018/1999 tanggal 4 Januari 1999 tentang Klasifikasi dan Kodefikasi Barang Inventaris Milik / Kekayaan Negara dan SK Menkeu RI No. 13/PMK.06/2005 tentang Bagan Perkiraan Standar
5. Melakukan urusan lainnya yang berkaitan dengan penata-usahaan Barang Milik Negara / Inventaris Kekayaan Negara (BMN/IKN) .
6. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan kepadanya, berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Umum.
Halaman 31
TUPOKSI KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIN
RUMUSAN TUGAS :
Mengkoordinasikan Urusan Kepegawaian untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Menyusun formasi pegawai untuk dikirim ke Mahkamah Agung RI
2. Membantu Mahkamah Agung RI di dalam melakukan recruitmen / penerimaan pegawai baru dan calon hakim
3. Menyusun dan menyampaikan daftar CAPEG yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti Lat Prajabatan ke Mahkamah Agung RI
4. Menyiapkan surat permintaan pengujian kesehatan bagi CAPEG kepada Dokter / Tim Penguji Kesehatan untuk pengangkatan PNS
5. Mengusulkan CPNS menjadi PNS
6. Mempersiapkan pelaksanaan Ujian Dinas Tingkat I, II dan Penyesuaian Ijasah 7. Menyusun Daftar Urut Kepangkatan dan Daftar Keadaan Pegawai (Bezetting)
8. Menyusun Daftar Nominatif Kenaikan Pangkat, memproses usul kenaikan pangkat dan membuat SK Kenaikan Pangkat sesuai kewenangan Ketua Pengadilan Tinggi TUN Jakarta
9. Mengusulkan dan memproses usul-usul jabatan, baik struktural maupun fungsional 10. Memproses usul mutasi pegawai
11. Memproses usul pemberhentian dan pemensiunan pegawai 12. Memproses Kenaikan Gaji Berkala pegawai
13. Memproses usul pemberian penghargaan, tanda kehormatan dan bentuk penghargaan lainnya
14. Menyelenggarakan upacara pelantikan dan pengambilan sumpah PNS dan jabatan 15. Memproses usul permintaan Karpeg, Karis/Karsu, Taspen dan Cuti
16. Memproses usul Diklat Pegawai
17. Menghimpun dan menyiapkan bahan-bahan rapat yang berkaitan dengan tugas-tugas Sub Bagian Kepegawaian sebagai penyelenggara administrasi kepegawaian
18. Melakukan pembinaan dan pengawasan pegawai dalam lingkungan sub bagian kepegawaian
Halaman 32 19. Melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan bawahannya (DP-3)
20. Menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan tugas sub bagian kepegawaian 21. Menyusun rencana kerja sub bagian kepegawaian
22. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Kepala Sub Bagian Kepegawaian.
23. Hubungan Kerja dengan pihak terkait, tergambar sebagai berikut :
KEPALA SUB BAGIAN KEPEGAWAIAN
STAF KEPEGAWAIAN 1. Menyusun formasi pegawai
2. Menyusun dan menyampaikan daftar CAPEG yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti Lat Prajabatan ke Mahkamah Agung RI
3. Mengusulkan CPNS menjadi PNS
4. Mempersiapkan Daftar Pegawai yang akan mengikuti Ujian Dinas Tingkat I, II dan Penyesuaian Ijasah
5. Menyusun Daftar Urut Kepangkatan dan Daftar Keadaan Pegawai (Bezetting) 6. Menyusun Daftar Nominatif Kenaikan Pangkat, memproses usul kenaikan
pangkat dan membuat SK Kenaikan Pangkat.
7. Mengusulkan dan memproses usul-usul jabatan, baik structural maupun fungsional
8. Memproses usul mutasi pegawai
9. Memproses usul pemberhentian dan pemensiunan pegawai
10. Menerima dan mengarsipkan surat pemberitahuan Kenaikan Gaji Berkala pegawai
11. Memproses usul pemberian penghargaan, tanda kehormatan dan bentuk penghargaan lainnya
12. Memproses usul permintaan Karpeg, Karis/Karsu, Taspen dan Cuti 13. Memproses usul Diklat Pegawai
14. Menyusun dan mengolah data kepegawaian ke dalam file / odner
Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan kepadanya, berkaiatan dengan tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Kepegawaian.
Halaman 33
TUPOKSI KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN
RUMUSAN TUGAS :
Menyelenggarakan Urusan Keuangan APBN untuk menunjang kelancaran tugas di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
RINCIAN TUGAS :
1. Menyusun Daftar Gaji pegawai dan membuat SPPnya
2. Membuat SPM oleh Pejabat PTUN Pontianak kemudian diajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D
3. Mengambil gaji di Bank dan mendistribusikan kepada pegawai yang berhak setelah dilakukan pemotongan sesuai peraturan yang berlaku
4. Mencatat SPM dan membukukannya
5. Membuat Laporan Bulanan berkenaan dengan pengurusan gaji pegawai 6. Membuat SSP (Surat Setoran Pajak)
7. Mengajukan uang lembur dan mendistribusikannya kepada yang berhak 8. Membuat perincian gaji untuk lampiran Pajak
9. Membuat KP-4
10. Membuat SKPP pindah / masuk 11. Mengurus permintaan persekot gaji 12. Mengurus biaya mutasi / pindah 13. Mengurus permohonan uang duka
14. Menerima / memotong gaji sebagai PNBP dari uang sewa rumah dinas berdasarkan SPM Gaji
15. Menerima PNBP (uang leges) dari Bendahara Keuangan Perkara dan mencatatnya dalam pembukuan serta menyetorkannya ke Kas Negara melalui Kantor Pos / Bank 16. Membuat laporan bulanan PNBP dan dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung RI 17. Melakukan pembukuan PNBP sesuai peraturan perundangan
18. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung dan mengirimkannya ke Sekretaris Mahkamah Agung
19. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung triwulan sekali, dan mengirimkannya ke Sekretaris Mahkamah Agung RI
Halaman 34 20. Membuat SPP dan SPM Non Gaji serta mengajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D 21. Mengambil SP2D untuk dicairkan di Bank
22. Menggunakan anggaran berdasarkan peraturan yang berlaku 23. Mencatat SPM dan bukti-bukti pengeluaran untuk dibukukan
24. Membuat Labul pengelolaan / pelaksanaan anggaran dan menyampaikan kepada yang berwenang
25. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung dan menyampaikan kepada yang berwenang
26. Membuat Berita Acara Pemeriksaan yang dilakukan oleh Atasan Langsung triwulanan dan menyampaikan kepada yang berwenang
27. Menyusun dan mengkoordinasikan penyusunan RKA-KL seluruh satker di lingkungan PTUN Pontianak
28. Menyusun Rekonsiliasi Anggaran dan menyampaikan ke KPPN Pontianak dan Unit Anggaran Wilayah (UAW), dalam hal ini Pengadilan Tinggi Jakarta di Jakarta.
29. Menyusun dan mengelola arsip keuangan
30. Melakukan Pengujian SPP dan menanda tangani SPM sesuai dengan peraturan yang berlaku .
31. Melakukan penatausahaan keuangan
32. Menghimpun dan menyiapkan bahan-bahan rapat yang berkaitan dengan tugas-tugas Sub Bagian Keuangan sebagai penyelenggara administrasi keuangan
33. Melakukan pembinaan dan pengawasan pegawai dalam lingkungan sub bagian kepegawaian
34. Melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan bawahannya (DP-3)
35. Menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan tugas sub bagian keuangan 36. Menyusun rencana kerja sub bagian keuangan
37. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan, didelegasikan dan atau dimandatkan kepada Kepala Sub Bagian Keuangan.
Halaman 35 PEMBUAT DAFTAR GAJI/BENDAHARA GAJI
1. Membuat SPP Gaji
2. Membuat SPM oleh Pejabat PTUN Pontianak kemudian diajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D
3. Mengambil gaji di Bank kemudian didistribusikan kepada pegawai setelah dilakukan pemotongan sesuai dengan peraturan yang berlaku
4. Mencatat SPM dan membukukan 5. Membuat laporan bulanan
6. Membuat SSP ( Surat Setoran Pajak ) 7. Mengajukan uang lembur
8. Membuat perincian gaji untuk lampiran pajak 9. Membuat KP-4
10. Membuat SKPP pindah/masuk 11. Meminta persekot gaji
12. Membuat permohonan biaya mutasi pindah 13. Membuat permohonan uang duka
BENDAHARA PENGELUARAN
1. Membuat Membuat SPP dan SPM serta mengajukan ke KPPN untuk diterbitkan SP2D.
2. Mengambil SP2D untuk dicairkan di Bank.
3. Menggunakan anggaran berdasarkan peraturan yang berlaku dan sesuai dengan renlok.
4. Mencatat SPM dan bukti-bukti pengeluaran untuk dibukukan
5. Membuat laporan bulanan dan menyampaikan kepada yang berwenang
KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN PETUGAS PEMBUAT DAFTAR GAJI BENDAHARA PENGELUARAN PETUGAS TATA USAHA KEUANGAN BENDAHARA PENERIMA
Halaman 36 6. Membuat pemeriksaan bulanan/menutup buku induk oleh Atasan Langsung
dan menyampaikan Berita Acara Pemeriksaan kepada yang berwenang
7. Membuat pemeriksaan triwulan/menutup buku induk oleh Atasan Langsung dan menyampaikan berita acara pemeriksaan kepada yang berwenang
8. Melakukan pembukuan PNBP dari sewa rumah dinas berdasarkan SPM Gaji 9. Menerima PNBP ( uang leges ) dari Bendahara Perkara kemudian dicatat
dalam pembukuan dan disetorkan ke Kas Negara melalui Kantor Pos/Bank 10. Membuat laporan bulanan PNBP dan dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung 11. Membuat pemeriksaan bulanan/menutup buku oleh Atasan Langsung dan membuat Berita Acara Pemeriksaan kemudian dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung
12. Membuat pemeriksaan triwulan/menutup buku oleh Atasan Langsung dan membuat Berita Acara Pemeriksaan kemudian dikirim ke Sekretaris Mahkamah Agung
PETUGAS TATAUSAHA KEUANGAN 1. Mengagendakan surat-surat masuk 2. Mengarsipkan surat-surat
3. Membantu penghitungan uang gaji dan mendistribusikan kepada yang berhak
4. Mengadministrasikan pemotongan-pemotongan gaji (koperasi, iuaran-iuran, peminjaman bank, dll)
5. Membantu Bendahara Pengeluaran di dalam pengadministrasian bukti-bukti pengeluaran.
6. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan kepadanya untuk menunjang kelancaran tugas pokok dan fungsi Sub Bagian Keuangan .
PETUGAS PENGELUARAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) 1. Mencatat Pembukuan
2. Melaksanakan tugas perbendaharaan yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak dalam rangka pelaksanaan anggaran pendapatan
3. Menerima dan menyetor uang Penerimaan Negara bukan pajak ke bank 4. Menyiapkan bahan laporan bulanan dan triwulan
Halaman 37 5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan atau pimpinan
Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 6. Membuat amplop surat
A. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) 1. KEPANITERAAN PERKARA
No Aktivitas
Pelaksana Mutu Baku
Staf III/IV/Fungsional Ketua/Eselon Perlengkapan Persyaratan/ Waktu PROSEDUR PENGAJUAN GUGATAN DI PTUN PONTIANAK
-Menerima, memeriksa dan menelliti surat
gugatan Panmud Perkara Surat Gugatan 10 menit/ 1 hk
- Memeriksa kelengkapansurat gugatandengan menggunakandaftar periksa (checklist) dan meneruskan berkas yang telah selesai diperiksa
kelengkapannyauntuk menyatakanberkas
Panmud Perkara
Surat gugatan, chek list daftar isi
berkas gugatan
30 menit/ 1 hk
- Apabila berkas belum lengkap, mengembalikan berkas dengan melampirkan daftar periksa supaya Penggugat atau Kuasanya melengkapi kekurangannya :
Panmud Perkara
Surat gugatan, chek list daftar isi
berkas gugatan
30 menit/ 1 hk
- Membuat SKUM dan selanjutnya memerintahkan agar
Penggugat atau kuasanya membayar
Meja I 10 menit/ 1 hk
- Menerima berkas perkara yang telah lengkap dilampiri
Resi Pembayaran panjar biaya perkara dari
Meja I 10 menit/ 1 hk
- Setelah Penggugat membayar panjar biaya perkara gugatan, gugatan didaftarkan dengan memberikan no. urut gugatan dan dicatat dalam buku jurnal oleh kasir dan dicatat ke buku register induk perkara :
Kasir, Meja II 10 menit/ 1 hk
- Menyerahkan berkas ke Panmud Perkara Meja II 10 menit/ 1 hk
- Menerima dan mencatat surat kuasa dari kuasa hokum pihak yang bersengketa dalam buku bantu pendaftaran surat kuasa
Panmud Hukum 15 Menit/ 1 hk
- Mengagendakan surat kuasa kedalam
register Panmud Hukum 15 menit/ 1 hk
- Menarik PNBP dari legalisasi surat kuasa Bendahara penerima 15 menit/ 1 hk - Cheklist kelengkapan berkas perkara dan
formulir penetapan majelis Panmud Perkara 30 menit/ 1 hk
- Menyerahkan berkas perkara ke Wakil
Panitera Panmud Perkara 15 menit/ 1 hk
- Menyerahkan berkas perkara ke Panitera Wakil Panitera 15 menit/ 1 hk
- Meneliti dan menyerahkan berkas
perkara kepada Ketua PTUN Panitera 1 jam/ 1 hk
DISMISSAL PROCESS DAN LOLOS DISMISSAL - Ketua PTUN setelah menerima berkas dari
panitera mempelajari berkas perkara dapat memerintahkan kepada Panitera memanggil para pihak untuk dismissal proses.
Ketua PTUN 2 hk
- Panitera memanggil para pihak Panitera 1 hk
- KPTUN mendengar keterangan para pihak
yang dituangkan dalam berita acara Ketua PTUN 2 hk
- ApabilaKPTUN berpendapat tidak lolos maka
Halaman 38
- Apabila KPTUN berpendapat lolos dismissal maka dibuat penetapan penunjukan Hakim / Majelis Hakim
Ketua PTUN 2 hk
- Setelah pembacaan penetapan Dismisal diberitahukan kepada pihak yang tidak hadir
Ketua PTUN 1 hk
- Mengirimkan salinan penetapannya kepada
para pihak. (Pasal 51A UU PERATUN ) Panitera 14 hk
- Menyerahkan berkas ke Panitera Ketua 30 menit
- Menunjuk Panitera Pengganti Panitera 15 menit
- Menyerahkan berkas ke Panmud Perkara Panitera 15 menit
- Mencatat susunan majelis hakim dan PP dalam
register perkara staf Panmud perkara 2 jam
- Menyerahkan berkas kepada Ketua Majelis Hakim untuk diserahkan kepada Panitera Pengganti
Panmud Perkara,
PP 30 menit
B. Kinerja / Sasaran Kerja Pegawai (SKP)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Penilaian prestasi kerja PNS adalah suatu proses penilaian secara sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja PNS. Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas unsur SKP (Sasaran Kerja Pegawai) dengan bobot nilai 60% dan Perilaku kerja (bobot nilai 40%).
Sasaran Kerja Pegawai adalah rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS.
SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian yang bersifat nyata dan dapat diukur, setiap kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus didasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang tanggung jawab, dan uraian tugasnya yang secara umum telah ditetapkan dalam struktur organisasi dan tata kerja (SOTK).
Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip : a. Objektif; b. Terukur; c. Akuntabel; d. Partisipatif; e. Transparan.
➢ Unsur-Unsur Sasaran Kerja Pegawai
Halaman 39 Mengacu pada Penetapan Kinerja/RKT. Dalam melaksanakan kegiatan tugas jabatan pada prinsipnya pekerjaan dibagi habis dari tingkat jabatan tertinggi s/d jabatan terendah secara hierarki.
2. Angka Kredit
3. Target
Dalam menetapkan target meliputi aspek sbb: Kuantitas (Target Output)
Kualitas (Target Kualitas) Waktu (Target Waktu) Biaya (Target Biaya) ESELON II
- SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) KETUA ( Harry Wibawa,SH.,MH)
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama DR. Istiwibowo, SH., MH. 1 Nama Herry Wibawa, SH., MH.
2 NIP 19571011 198503 1 001 2 NIP 19570805 198203 1 006
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama (IV/e) 3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya (IV/d) 4 Jabatan Ketua / Hakim Utama 4 Jabatan Ketua / Hakim Utama Muda
5 Unit Kerja Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha negara Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK TARGET
KUANT/OUTPUT KUAL/MUTU WAKTU BIAYA
1 Mempelajari, mendisposisi dan menjawab surat masuk 0 600 berkas/surat 100 12 BLN -
2 Mempelajari surat gugatan 0 40 berkas 100 12 BLN -
3 Membuat penetapan-penetapan ( Dissmissal, lolos dissmissal,
penunjukan Majelis Hakim, Penggantian majelis hakim) 0 80 berkas 100 12 BLN -
4 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 8 Penetapan 100 12 BLN
5 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan
gugatan) 0 8 Gugatan 100 12 BLN
6 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 8 Penetapan 100 12 BLN 7 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi
Pihak Intervensi 0 8 Putusan Sela 100 12 BLN
8
Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban, replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan Pembacaan Putusan/Penetapan Pencabutan )
0 8 Pemeriksaan 100 12 BLN
9 Koreksi Putusan/Penetapan Pencabutan 0 8 Putusan/Pen.
Pncbtn 100 12 BLN
10 Penandatanganan Putusan/Penetapan Pencabutan 0 8 Putusan 100 12 BLN
11 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 8 BA 100 12 BLN
12 Pelaksanaan Putusan (eksekusi) 0 2 berkas 100 12 BLN -
- SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) HAKIM 1. Yudi Rinaldi,SH
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama Herry Wibawa, SH., M.H 1 Nama Yudi Rinaldi Surachman, S.H.
2 NIP `195708051982031000 2 NIP 19720810 200502 1 002
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Muda (IV/d) 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata ( III/c )
4 Jabatan Ketua / Hakim Utama Muda 4 Jabatan Hakim / Hakim Pratama madya
5 Unit Kerja PTUN Pontianak 5 Unit Kerja PTUN Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK TARGET
KUANT/OUTPUT KUAL/MUTU WAKTU BIAYA
1 Menerima, Memeriksa dan Memutuskan Perkara 10 Berkas 100 12 bln
Halaman 40
3 Memeriksa Berita Acara Persidangan dan Putusan 15 Berkas 100 12 bln 4 Melaksanakan Pengawasan dan Pembinaan Daerah 4 Kegiatan 100 12 bln 5 Melaksanakan Pengawasan dan Pembinaan Bidang 12 Kegiatan 100 12 bln
2. Sudarsono,SH.,MH.
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama SUDARSONO, S.H., M.H.
2 NIP 195708051982031000 2 NIP 19760503 2006 1 004
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya/IV d 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata / III-c 4 Jabatan Ketua / Hakim Utama Muda 4 Jabatan Hakim Pratama Madya
5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK TARGET
KUANT/OUTPUT KUAL/MUTU WAKTU BIAYA
1 Menetapkan Hari Pemeriksaan Persiapan 0 10 Penetapan 100 12 bulan - 2 Pemeriksaan Persiapan (memberikan saran untuk perbaikan
gugatan) 0 10 Gugatan 100 12 bulan -
3 Menetapkan Hari Persidangan yang Terbuka untuk Umum 0 10 Penetapan 100 12 bulan - 4 Memutus permohonan pihak ketiga yang akan masuk menjadi
Pihak Intervensi 0 5
Putusan
Sela 100 12 bulan
5
Pemeriksaan Sengketa (Pembacaan gugatan dan Jawaban, replik, Duplik, Pembuktian surat, saksi, ahli, kesimpulan dan Pembacaan Putusan)
0 10 Putusan 100 12 bulan -
6 Koreksi Putusan 0 10 Putusan 100 12 bulan -
7 Penandatanganan Putusan 0 10 Putusan 100 12 bulan -
8 Memeriksa Berita Acara (BA) 0 100 BA 100 12 bulan -
3. Salman Khalik Alfarisi, SH.,MH
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama Salman Khalik Alfarisi, SH
2 NIP 195708051982031000 2 NIP 198219082007041000
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya/IV d 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata Muda Tk.I (III/b)
4 Jabatan Ketua / Hakim Utama Muda 4 Jabatan Hakim Pratama Muda
5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK TARGET
KUANT/OUTPUT KUAL/MUTU WAKTU BIAYA
1 Menysusn daftar nama CPNS yang telah memenuhi persyaratan unt
mengikuti latihan prajabatan 0 16 Penetapan 100 12 bln -
2 Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) pegawai setiapakhir
tahun 0 16 Gugatan 100 12 bln -
3 Membuat usulan nominatif kenaikan pangkat 0 16 Penetapan 100 12 bln -
4 Membuat usulan kenaikan gaji berkala 0 13 Putusan Sela 100 12 bln -
5 Membuat usulan kenaikan pangkat pilihan dan reguler 0 16 Putusan 100 12 bln - 6 Membuat usulan pemberiat penghargaan tanda kehormatan 0 16 Putusan 100 12 bln - 7 Menyiapkan usulan pengangkatan dlm jabatan struktural dan
fungsional 0 16 Putusan 100 12 bln -
4. Ayi Solehudin,SH.,MH.
NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI
1 Nama Herry Wibawa, SH., MH 1 Nama Ayi Solehudin, SH., MH.
2 NIP 195708051982031000 2 NIP `197811042007041001
3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina Utama Madya/IV d 3 Pangkat/Gol.Ruang Pratama Madya/IIIc
4 Jabatan Ketua / Hakim Utama Muda 4 Jabatan Hakim
5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak 5 Unit Kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN AK TARGET
KUANT/OUTPUT KUAL/MUTU WAKTU BIAYA
1 Menysusn daftar nama CPNS yang telah memenuhi persyaratan unt
mengikuti latihan prajabatan 0 12 Penetapan 100 12 bln -
2 Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) pegawai setiapakhir