P U T U S A N
Nomor : 413/PDT/2011/PT-MDN.
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA.
PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang mengadili perkara perdata dalam
tingkat banding, berdasarkan Penetapan penunjukan Majelis Hakim oleh Ketua
Pengadilan Tinggi Medan tanggal 6 Desember 2011 Nomor :
413/Pdt/2011/PT-Mdn, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara :---
1. ELBIN CHAIBUN alias Tjoa Eng Bin atau disebut juga Eng Bin,
wiraswasta, tinggal di Medan, beralamat di
Jalan Bengkulu No.26, Kelurahan Pandau
Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, dalam
hal ini telah memilih tempat kediaman
hukum di Medan, di Kantor Advokat /
Pengacara Dr. Lee A Weng, S.H., dkk,
Jalan Ir.H.Juanda No.35, yang bertindak
sebagai
kuasanya,
berdasarkan
Surat
Kuasa Khusus bertanggal 19 Januari 2011,
baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri,
semula disebut sebagai PENGGUGAT sekarang
PEMBANDING ;---
--- L A W A N : ---
1. CAHYO SENTOSO alias CAHYO SENTOSO CHUA disebut juga
TING SIT atau ditulis juga CHUA TING SIT,
tinggal di Medan, Jalan Sibolga No.38-A,
Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan
Perjuangan, semula disebut sebagai TERGUGAT
I sekarang TERBANDING I ; ---
2. PT. SINAR SASONGKO, berkedudukan di Palembang, beralamat
kantor perseroan di Jalan Branjangan No.5,
RT.024/RW.005, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan
Ilir Timur II, semula disebut sebagai TERGUGAT II
sekarang TERBANDING II; ---
3. CIPTO SOENARYO, S.H., Notaris di Medan, berkantor di Jalan
Timor No.10-V/95, Kelurahan Gang Buntu,
Kecamatan Medan Timur, semula disebut
sebagai TERGUGAT III sekarang TERBANDING
III ; ---
PENGADILAN TINGGI TERSEBUT;
Setelah membaca dan memperhatikan surat-surat yang berhubungan
dengan perkara ini :---
--- TENTANG DUDUKNYA PERKARA : ---
Menimbang, bahwa Penggugat dengan Surat Gugatannya dengan
bertanggal 8 Pebruari 2011, yang didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri
Medan pada tanggal 8 Pebruari 2011 pada Register No.53/Pdt.G/2011/PN.Mdn.
telah mengajukan gugatan kepada para Tergugat dengan dalil-dalil sebagai
berikut : ---
1.
Bahwa almarhum orang tua Penggugat yang bernama Aripin
Chaibun dahulu bernama Tjoa Bun Pin atau disebut juga Bun Pin
semasa hidupnya mempunyai 340 (tiga ratus empat puluh) lembar
saham di PT. Sinai Sasongko (ic. Tergugat II) sebagaimana yang
dimaksud dalam : ---
a.
Akta Pendirian PT. Sinar Sasongko No.81 bertanggal 30
September 1991, yang dibuat dihadapan Tina Chandra Gerung,
S.H., Notaris di Palembang ; ---
b.
A k t a P e r u b a h a n N o . 1 9 b e r t a n g g a l 1 0 P e b r u a r i 1 9 9 3 y a n g
d i b u a t dihadapan Tina Chandra Gerung, S.H., Notaris di
Palembang; ---
c.
Akta Risalah Rapat PT. Sinar Sasongko No.22 tanggal 16 Maret
1998, yang dibuat oleh RISBERT, S.H., Notaris di Palembang; ---
d.
Akta Berita Acara Rapat No.75 bertanggal 11 Februari 2008, yang
dibuat dihadapan Edy, S.H., Notaris di Medan; ---
e.
A k t a B e r i t a A c a r a R a p a t N o . 2 b e r t a n g g a l 1 J u l i 2 0 0 9 , y a n g
d i b u a t dihadapan Edy, S.H., Notaris di Medan; ---
f.
Akta Berita Acara Rapat No.8 bertanggal 17 Pebruari 2010, yang
dibuat dihadapan Edy, S.H., Notaris di Medan; ---
g. Akta Berita Acara Rapat No.11 bertanggal 17 Pebruari 2010, yang
dibuat dihadapan Edy, S.H., Notaris di Medan; ---
2.
Bahwa Penggugat selaku salah satu ahli waris dari Aripin Chaibun
dahulu bernama Tjoa Bun Pin atau disebut juga Bun Pin, antara
lain memperoleh pembagian warisan dari orang tua Penggugat
tersebut sebanyak 37 (tiga puluh tujuh) lembar saham di PT. Sinar
Sasongko (ic. Tergugat II), sebagaimana ternyata dari Surat
Keterangan Hak Mewaris No.02/SKHVV/I/2009, bertanggal 22 Januari
2009, yang diperbuat dihadapan Edy, S.H., Notaris di Medan jo
Surat Pernyataan, bertanggal 22 Januari 2009, yang dilegalisasi
oleh Edy, S.H., Notaris di Medan No.16/L/I/2009, bertanggal 22 Januari
2009; ---
3.
Bahwa Penggugat secara khilaf dan keliru telah menjual kepada
Tergugat I yang telah membeli dari Penggugat sebanyak 9
(sembilan) lembar saham hak Penggugat yang ada pada Tergugat II,
hanya dengan jumlah harga sebesar Rp.10.800.000,- (sepuluh juta
delapan ratus ribu rupiah), sebagaimana yang dimaksud dalam
Akta Pemindahan Hak-Hak Atas Saham No.13 bertanggal 17
Pebruari 2010 yang dibuat di hadapan Cipto Soenaryo, S.H., Notaris
di Medan (ic. Tergugat llI) ; ---
4.
Bahwa pada saat Penggugat mengalihkan 9 (sembilan) lembar
sahamnya (yang ada pada Tergugat II) kepada Tergugat I, hanya
berdasarkan kepercayaan, tanpa melihat dan memeriksa pembukuan
Tergugat II selama ini, yang selama ini Tergugat I dipercaya oleh
keluarga Penggugat untuk diawasi oleh Tergugat I di tempat kedudukan
Tergugat II di Palembang; ---
5.
Bahwa fakta yang sebenarnya Tergugat II ternyata telah memiliki
asset yang jauh lebih besar dari nilai sebenarnya, karena pada saat
itu Tergugat II telah mem iliki asset perkebunan dengan luas
994,91 Ha, sebagaimana yang dimaksud dalam Sertipikat Hak
Guna Usaha No.01, bertanggal 29 Agustus 1996 jo Gambar Situasi
No.3750/1996, bertanggal 28 Agustus 1996 dan tanaman pohon
kelapa sawit yang telah berumur 14 tahun serta dapat dipanen setiap
bulan; ---
6.
Bahwa disamping itu, Penggugat sama sekali tidak mengetahui
secara jelas, bahwa Tergugat II juga ada memiliki dana simpanan
pada rekening di : ---
•
Bank Danamon Cabang Palembang A/C No.003-04-04875; ---
•
Bank CIMB Niaga Cabang Palembang A/C No.139-01-00047-009;---
•
Bank Ekonomi Cabang Dempo Palembang A/C No.7511862668;---
7.
Bahwa apabila Penggugat mengetahui secara pasti nilai asset
Tergugat II tersebut di atas, tentu Penggugat tidak akan menjual 9
(sembilan) lembar saham hak Penggugat yang ada pada Tergugat II
kepada
Tergugat
I,
hanya
dengan
jumlah
harga
sebesar
Rp.10.800.000,- (sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah), ---
8.
Bahwa Tergugat I (selaku pembeli) adalah sebagai salah satu
Komisaris Tergugat II (secara aktip melakukan pengawasan
operasional perusahaan) juga tidak pernah menjelaskan secara
transparan kepada Penggugat bahwa kondisi perusahaan Tergugat II
sebenarnya telah memiliki harta kekayaan yang seluruhnya
diperkirakan mencapai Rp.100.000.000.000.- (seratus milyar) yang
terbagi atas 1.000 (seribu) lembar saham dari modal dasar yang
ditempatkan; ---
9.
Bahwa oleh sebab itu sesuai dengan ketentuan Pasal 1321 jo Pasal
1322 ayat 1 KUHPerdata, secara tegas ditentukan bahwa tiada sepakat
yang sah apabila sepakat itu diberikan karena kekhilafan, yang dapat
membatalkan perjanjian, karena apabila tidak terjadi kekhilafan
sedemikian rupa atas nilai obyek saham tersebut adalah terang dan
nyata bahwa pihak Penggugat tidak akan membuat perikatan tersebut.
Sehingga Tergugat I yang secara sadar mengetahui adanya
kekhilafan tersebut, namun tidak memberitahukan kepada Penggugat
dan memanfaatkan keadaan tersebut untuk mendapatkan
saham-saham milik Penggugat tersebut dengan nilai harga yang sangat murah
dapat dikualifikasi merupakan penyalahgunaan keadaan (misbruik van
omstandigheden);---
10.
Bahwa di samping itu Tergugat III juga kurang hati-hati dalam
menjalankan profesinya sebagai seorang notaris yang profesional,
karena tidak pernah menjelaskan kepada Penggugat dan Tergugat I,
bahwa sewajarnya transaksi pengalihan saham Tergugat II tersebut
baru dilakukan setelah Tergugat II di audit oleh akuntan publik
sehingga berdasarkan hasil audit dapat ditentukan secara pasti nilai
saham Tergugat II yang sebenarnya;---
11.
Bahwa berdasarkan uraian Penggugat tersebut di atas jelas
perbuatan pemindahan hak-hak atas 9 (sembilan) lembar saham PT.
Sinar Sasongko dari Penggugat kepada Tergugat I yang dilakukan
dihadapan Tergugat III, mengandung cacat hukum, karena terjadi
kekhilafan atas penilaian harga saham yang menjadi obyek dalam Akta
Pemindahan Hak-Hak Atas Saham No.13 bertanggal 17 Pebruari 2010
yang dibuat di hadapan Cipto Soenaryo, S.H., Notaris di Medan (ic.
Tergugat
III),
sehingga
mengakibatkan
non
existent
Akta
Pemindahan Hak-Hak Atas Saham No.13 bertanggal 17 Pebruari
2010 tersebut; ---
12.
Bahwa berdasarkan fakta hukum dan uraian tersebut di atas kiranya
sangat beralasan hukum bagi Penggugat guna mengajukan gugatan
terhadap Para Tergugat I, II dan III dalam perkara aqua ini; ---
13.
Bahwa selanjutnya oleh karena gugatan Penggugat dalam perkara aquo
adalah menyangkut masalah HAK KEPEMILIKAN Penggugat dengan
berdasarkan bukti-bukti otentik yang tidak dapat dipungkiri dan tidak
terbantah oleh Para Tergugat I, II dan III, sehingga berdasarkan
ketentuan Pasal 191 RBg. Jis Surat Edaran Mahkamah Agung RI No.3
Tahun 2000 dan Surat Edaran Mahkamah Agung RI No. 4 Tahun 2001
kiranya sangat beralasan hukum bagi Penggugat memohon kepada
Pengadilan dan Majelis Hakim yang sedang memeriksa dan
mengadili perkara ini agar berkenan menjatuhkan putusan yang
dapat dijalankan serta merta walaupun ada perlawanan, banding,
kasasi dan atau peninjauan kembali (uit voerbaar bij voorraad); ---
Maka berdasarkan hal-hal dan alasan-alasan hukum sebagaimana
disebutkan di atas, Pelawan mohon agar Ketua Pengadilan Negeri Medan
atau Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa perkara ini
untuk berkenan memutuskan sebagai berikut : ---
1. Mengabulkan seluruh gugatan Penggugat dalam perkara ini ; ---
2. Menyatakan Tergugat l telah melakukan tindakan penyalahgunaan keadaan
(misbruik van omstandigheden) ; ---
3. Menyatakan perbuatan pemindahan hak-hak atas 9 (sembilan) lembar
saham PT. Sinar Sasongko dari Penggugat kepada Tergugat l yang
dilakukan dihadapan Tergugat lll, mengandung cacat hukum, karena terjadi
kekhilafan atas penilaian harga saham yang menjadi obyek dalam Akta
Pemindahan Hak-hak atas Saham No.13 bertanggal 17 Pebruari 2010 yang
dibuat dihadapan Cipto Soenaryo, S.H. Notaris di Medan (ic. Tergugat lll) ; -
4. Menyatakan non existent Akta Pemindahan Hak-hak atas saham No.13
bertanggal 17 Pebruari 2010 antara Penggugat dengan Tergugat l yang
dibuat dihadapan Cipto Soenaryo, S.H., Notaris di Medan (ic. Tergugat lll) ;
5. Menyatakan batal dan atau tidak sah Akta Pemindahan Hak-hak atas
saham No.13 bertanggal 17 Pebruari 2010 yang dibuat dihadapan Cipto
Soenaryo, S.H., Notaris di Medan (ic. Tergugat lll) ; ---
6. Mewajibkan Penggugat untuk mengembalikan kepada Tergugat l uang
sebesar Rp.10.800.000,- (sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah) ; ---
7. Menghukum Tergugat l untuk menerima kembali uangnya dari Penggugat
Rp.10.800.000,- (sepuluh juta delapan ratus ribu rupiah), dan apabila
Tergugat l tidak bersedia menerima uang tersebut, mewajibkan Penggugat
untuk menitip uang tersebut ke Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri
Medan ; ---
8. Menghukum Tergugat ll memulihkan hak-hak Penggugat sebagai pemegang
saham sebanyak 9 (sembilan) lembar saham di PT. Sinar Sasongko (ic.
Tergugat ll) ; ---
9. Menghukum Tergugat ll dan atau Tergugat lll untuk melaporkan dictum
putusan dalam perkara aquo ke Departemen Hukum Dan Hak Asasi
Manusia RI cq. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, beralamat di
Jalan H.R. Rasuna Said Kav.6-7 di Jakarta Selatan ; ---
10. Menghukum para Tergugat l, ll dan lll untuk mematuhi dictum putusan
dalam perkara aquo ; ---
11. Menyatakan putusan dalam per kar a ini dapat dijalankan sert a
merta walaupun ada perlawanan, banding, kasasi dan atau peninjauan
kembali (uit voerbaar bij voorraad);---
12.
Menghukum Para Tergugat I, II dan III untuk membayar seluruh
ongkos yang timbul dalam perkara ini ; ---
13. Apabila Pengadilan yang memeriksa dan mengadili perkara ini
tidak sependapat dengan Penggugat, Penggugat memohon putusan
yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).; ---
Bahwa atas gugatan Penggugat tersebut, Tergugat I telah mengajukan jawaban sekaligus mengajukan gugatan