• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pesan Moral pada Webtoon Lucunya Hidup Ini

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pesan Moral pada Webtoon Lucunya Hidup Ini"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Diterima: Maret 2020. Disetujui: April 2020. Dipublikasikan: Juni 2020 109

Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/prophetica

Pesan Moral pada Webtoon “Lucunya Hidup Ini”

Fitrah Magdalena*, Atjep Muhlis, & Aang Ridwan

Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

*Email : [email protected]

ABSTRACT

This paper aims to find out the moral messages contained in the Lucunya Hidup Ini Webtoon by analyzing images in accordance with Representamen (Icons, Indexes, and Symbols), Objects (Something referenced signs), and Interpretation (Results of the relationship between Refresentamen and objects). The research method uses the semiotic analysis method, which is to examine a sign or picture contained in the Lucunya Hidup Ini Webtoon is so that the moral content of the message is revealed. Data analysis with qualitative analysis. From the results of the study show that the Lucunya hidup Ini Webtoon. There is a moral message including worshiping parents, not easily discouraged, being arrogant, gratitude, telling lies and setting aside possessions. This moral message can be a lesson for readers to be implanted in themselves and be a good moral example.

Keywords: message; moral; webtoon; semiotic ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui pesan dakwah untuk kaum milenial di media sosial facebook Motivasi Hijrah. Penelitian difokuskan pada makna denotasi dan konotasi pesan dalam akun facebook Motivasi Hijrah dan bagaimana makna mitos pesan dakwah dalam akun yang sama. Metode yang digunakan peneliti adalah semiotik yang berbentuk analisis data, dengan mengolah dan menafsirkan quote untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan facebook sebagai media yang memberikan motivasi. Menghubungkan quote dengan realita (reality) kehidupan yang mampu memberikan makna tersirat sebagai pesan dakwah di balik postingan akun Motivasi Hijrah. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk kegiatan dakwah yang dilakukan oleh akun Motivasi Hijrah dapat memberikan pesan dakwah bagi kalangan milenial. Menggunakan gambar-gambar unik untuk mempengaruhi perhatian kalangan milenial dalam melakukan hijrah. Facebook dijadikan sebagai media untuk memahami pesan dakwah bagi kalangan milenial sebagai proses pembelajaran yang berkesan halus untuk menerima pesan keislaman.

(2)

110 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting PENDAHULUAN

Dewasa ini, dunia sedang dihadapkan dengan arus perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. Hal ini berdampak terhadap keberlangsungan manusia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Demikian pula berdampak terhadap kegiatan dakwah yang dilakukan oleh da’i. Keberadaan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin maju ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi da’i dalam memperluas pengetahuan dan memperbaharui keterampilan dakwah khususnya dalam menyampaian pesan dakwah. Seorang da’i juga perlu mengetahui metode, strategi, media dan komponen lain guna membantu keberhasilan dakwah yang berlangsung. Pendakwah tidak hanya menyampaikan materi atau pesan ajaran Islam saja tetapi juga memberikan motivasi untuk menggugah objek dakwah yang kompleks ( Rahmah, 2016; 59).

Dalam aktifitas dakwah pesan merupakan salah satu unsur penting yang harus diperhatikan oleh seorang da’i. Bukan hanya itu, seorang da’i juga harus mengetahui ciri-ciri atau karakter pesan itu sendiri yang disesuaikan dengan karakteristik jama’ah. Ketika seseorang hendak berdakwah dan menggunakan suatu media, baik itu mimbar, cetak, maupun elektronik yang terbesit dalam pikirannya bukan hanya bagaimana cara menggunakan medianya saja, tetapi juga memikirkan pesan apa yang hendak disampaikan melalui media tersebut (Aep Kusnawan, 2004: 3).

Kusnawan mengatakan dalam bukunya Komunikasi Penyiaran Islam, salah satu ciri pesan dakwah dilihat dari aspek kognitifnya ialah menekankan pada aspek moral dalam rangka berpikir islami: cara hidup yang menyeluruh (din al-kamilah), tidak ada pemisah antar aspek kehidupan dan tidak ada pemisah antara agama dan negara ( Kusnawan, 2004: 5).

Eksistensi media sosial telah membawa mereka kepada gaya baru dalam bertukar informasi dan berinteraksi dengan pengetahuan utamanya pengetahuan tentang agama Islam. Melalui media sosial, da’i dapat dengan mudah menyampaikan pemahaman seputar agama Islam. Nilai-nilai Islam yang disampaikan melalui media online terutama media sosial, akan mudah diakses dan dapat dikaji secara berulang. Akhir-akhir ini telah hadir media online baru yang dapat digunakan sebagai media dalam menyampaikan pesan-pesan Islami yaitu hadirnya komik digital yang didalamnya memuat cerita-cerita dengan berbagai genre baik yang bermuatan pesan moral, pesan sosial, bahkan bermuatan pesan Islami. Pada awalnya komik berupa cetakan buku namun seiring dengan kemajuan teknologi saat ini komik turut mengalami pembaharuan menjadi komik online

(webcomic).

Salah satu komik digital yang dapat digunakan sebagai media penyampai pesan Islam adalah Webtoon. Platform Webtoon berasal dari negara Korea Selatan, dimana kata webtoon berasal dari dua kata yaitu web yang berarti website dan toon yang diambil dari kata cartoon. Webtoon adalah sebuah platform line yang menerbitkan komik-komik secara online, tersedia pada web dan mobile android serta iOS.

(3)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 111

Penggunaan platform webtoon bisa dijadikan media untuk menuangkan ide, pengetahuan juga sebagai media penukar informasi. Tidak terkecuali komik digital bisa menjadi media dalam menyebarkan pesan-pesan Islam. Oleh sebab itu, dalam melakukan aktifitas dakwah guna mensyiarkan ajaran Islam juga harus mengikuti dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini. Dengan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat dalam platform media online salah satunya

Webtoon. Sehingga nilai-nilai Islam yang disampaikan oleh da’i bisa disampaikan

melalui gambar dan tulisan yang dikemas menjadi sebuah komik digital yang bisa menarik masyarakat (mad’u) dalam mempelajari Islam. Dengan demikian baik masyarakat ataupun mubaligh bisa memanfaatkan media sosial webtoon ini sebagai salah satu wasillah dalam menyebarkan ajaran Islam secara praktis dan efisien. Dan menjadi fokus bagi para mubaligh sebagai tugas penting dalam mensyiarkan ajaran-ajaran Islam dengan cara yang baru, kreatif dan inovatif.

Rizal Fahmi atau yang sering disapa dengan nama banggaber merupakan seorang komikus kelahiran Jakarta ini memanfaatkan media komik digital sebagai media dalam menuangkan hobi dan bakatnya dalam menggambar juga sebagai media penyampai dalam mengangkat permasalahan sosial yang disisipi pesan moral. Kecintaanya terhadap visual gambar menjadikan bang gaber melahirkan karya-karya visualnya yang epic juga kreatif. Rizal Fahmi juga aktif di sosial media seperti Istagram dengan akun @banggaber, dimana kontennya berisikan cerita komik sederhana mengenai isu-isu yang hangat. Tidak hanya aktif di Istagram saja, rizal fahmi melahirkan sebuah karya berbentuk buku komik “Bang Gaber Eksis Abizz!!”. Setelah berhasil melahirkan buku komik, Rizal fahmi melebarkan bakatnya dengan menjajal webtoon. Salah satu karyanya yang sampai sekarang masih terus update adalah serial webtoon Lucunya Hidup Ini. Serial webtoon Lucunya Hidup

Ini terbit sejak tanggal 13 Januari 2017 melalui kompetisi LINE WEBTOON pada

tahun 2016 dimana serial webtoon ini mengangkat cerita tentang kehidupan sehari-hari yang berisikan aktivitas, lingkungan, serta keluh kesah kehidupan sesehari-hari-sehari-hari yang sering terjadi di masyarakat. Webtoon ini juga bertujuan untuk mengkritisi hal-hal kecil yang terjadi di tengah masyarakat.

Beberapa penelitian yang berkaitan dengan pesan moral diantaranya penelitian dengan judul Pesan-Pesan Moral Dalam Komik (Analisis Semiotik Pada

komik 33 Pesan Nabi Hadist Bukhori dan Muslim Karya Vbi-Djenggotten Edisi: Jaga Mata, Jaga Telinga, Jaga Mulut), oleh Eneng Ashri. Metode yang digunakan dalam

penelitian ini adalah metode analisis semiotika, dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik 33 Pesan Nabi Hadist Bukhori dan Muslim terdapat pesan moral yang berkaitan dengan amar ma’ruf dan nahi munkar.

Selanjutnya penelitian dengan judul Analisis Semiotik Pesan Moral Islam Dalam

Webtoon LOOKISM karya Park Tae Joon, yang diteliti oleh Indah Hapsari.

Menggunakan metode analisis semiotika. Hasil dari penelitian Indah Hapsari ini ditemukan pesan moral dimana pesan-pesan moral yang didapatkan dari webtoon LOOKISM yang memiliki cerita dengan nilai-nilai moral yang terdapat di Korea Selatan berkaitan dengan nilai-nilai yang terdapat dalam Islam yang sesuai dengan

(4)

112 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

Al-Qur’an dan Sunnah.

Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Nina Haryani dengan judul Pesan

Akhlak Dalam Komik “Kamu Cantik Dari Hatimu”. Menggunakan metode analisis

semiotika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pesan akhlak melalui tanda melalui komik kamu cantik dari hatimu. Hasil yang di dapat berupa pesan akhlak yang meliputi pesan akhlak kepada manusia, pesan akhlak kepada Allah Swt, dan pesan akhlak kepada lingkungan atau alam sekitar.

Dari uraian di atas, maka yang membedakan penelitian ini dengan penelitian-penelitian di atas yaitu, dalam penelitian ini, dilakukan penelitian mengenai pesan moral yang terdapat pada webtoon Lucunya Hidup Ini yang dibuat oleh komikus Rizal Fahmi. Penelitian ini dimaksudkan untuk meneliti pesan-pesan moral yang terdapat pada media baru online yaitu webtoon Lucunya Hidup Ini. Penelitian ini akan bermanfaat bagi kajian literature ilmu dakwah dan komunikasi terutama mengenai penggunaan media baru.

Dengan merebaknya situs media digital yang muncul, hal ini dapat memberikan keuntungan dalam berinteraksi bagi masyarakat dari berbagai belahan dunia sebagai penggunanya. Utamanya dalam kegiatan dakwah dapat memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi dan menyampaikan informasi (Zakiyah & Fatoni, 2016; 113).

Pesan dalam bahasa Inggris dikenal dengan “message” “content” atau “Information” yang memiliki arti sesuatu yang disampaikan. Pesan ialah apa yang dikomunikasikan oleh sumber kepada penerima. Pesan merupakan seperangkat simbol verbal atau nonverbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan atau maksud dari suatu sumber (Deddy Mulyana, 2010: 70).

Dalam proses komunikasi pesan adalah sesuatu yang disampaikan komunikator kepada komunikan. Pesan dapat disampaikan dengan cara langsung tatap muka atau melalui media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi, nasihat, atau propaganda (Aang Ridwan, 2013: 200).

Menurut Trisnani pesan sebagai lambang bermakna (meaningful symbols), yaitu lambang yang mengartikan pikiran atau perasaan komunikator (Trisnani, Vol. 6 no 3 hlm 3). Pesan adalah suatu materi yang dimiliki oleh sumber untuk dibagikan kepada khalayak. Dalam bentuknya pesan merupakan sebuah ide/gagasan yang telah diterjemahkan kedalam simbol-simbol yang digunakan untuk menyatakan suatu maksud tertentu. Simbol-simbol yang dimaksudkan disini dapat berupa kata-kata dan dipergunakan oleh sumber untuk menjelaskan sebuah pengertian yang diartikan pengirim yang selanjutnya dibagikan kepada penerima. Dalam berkomunikasi maka gagasan dapat berbentuk kata-kata ataupun gambar yang selalu bersama-sama dipergunakan untuk menyatakan suatu pengertian.

Dalam proses komunikasi pesan dimaksudkan sebagai sesuatu yang disampaikan pengirim dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi. Isi

(5)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 113

pesan bisa berupa ilmu pengetahuan, informasi, hiburan, propaganda, atau nasihat. Secara umum pesan memiliki empat tujuan, yaitu untuk menginformasikan (to inform), mendidik (to educate), menghibur (to entertain), dan mempengaruhi (to influence).

Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Pesan bisa berupa informasi yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan memalui penggunaan bahasa atau lambang-lambang. Lambang-lambang tersebut bisa berupa tulisan, gambar, gerakan tubuh, lambaian tangan, kedipan mata, sinar, warna, kode morse, dan bunyi.

Moral adalah ajaran tentang baik-buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dsb; akhlak, budipekerti; susila. Sedangkan Gilligan dalam Reksiana, moral memiliki keterkaitan dengan kepedulian seseorang dengan yang lainnya. Moral tidak hanya berhubungan dengan tingkah laku, namun juga mengarahkan seseorang untuk dapat berbuat baik kepada orang lain. Moral juga melibatkan jalinan emosi, kognisi dan tindakan yang tidak dapat dipisahkan (Reksianan, 2018: 9).

Dalam memenuhi pandangan hidup, nilai-nilai moral perlu diabadikan dan ditanamkan pada setiap jiwa manusia, sehingga menjadi selaras dengan apa yang diharapkan dalam menjalankan kehidupan. Moral yang berlaku dalam masyarakat merupakan tuntutan bagi setiap individu dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Individu yang dianggap dapat memenuhi tuntutan masyarakat adalah individu yang tidak hanya memikirkan kepuasaan kebutuhannya sendiri, akan tetapi memperhatikan kepentingan masyarakat. Kemudian moral sendiri menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok dalam mengatur tingkah lakunya (Bertens, 2011: 3-8).

Sedangkan menurut Suseno dalam (Budiningsih, 2008) moral adalah ukuran baik-buruknya seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai masyarakat, dan warga negara. Moral merupakan prinsip baik atau buruknya seseorang atau individu yang melekat dalam dirinya. Walaupun demikian, bukan berarti seorang individu tersebut dapat melakukan segala tindakan dan bersikap dengan bebas. Tetap saja seorang individu berada dalam satu sistem atau suatu lingkaran moral yang berwujud aturan.

Perilaku moral pada dasarnya merupakan semacam tindakan yang bercermin kepada tindakan-tindakan yang ilahiah, maka sasaran moral adalah berprilaku seperti perbuatan Tuhan. Mengingat perbuatan Tuhan tanpa pamrih, kebaikan dan kebijakan moral yang sesungguhnya merupakan bagian integral dari nilai kebaikan dan kebajikan semua subjek moral. Semua orang akan mengorientasikan segala tindakan moralnya hanya pada pentransformasian sifat-sifat ilahiah dalam dirinya. Adapaun sifat-sifat Tuhan selamanya tidak tampil dalam bentuknya yang plural, maka perilaku moral manusia pun tidak pernah mengambil bentuk yang plural (Aang Ridwan, 2013: 211).

Moral bersifat subjektif dan kondisional. Moral tidak cukup sekedar diterima, tetapi perlu diperiksa. Itulah yang dimaksud dengan etika bahwa etika

(6)

114 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

hendak menjawab berbagai permasalahan moral. Dalam agama islam, moralitas dapat diterjemahkan sebagai akhlak, yaitu tindakan yang mengajarkan suatu ide perbuatan baik yang harus dipedomani dan dikerjakan maupun yang harus dihindari, terutama berkaitan dengan perbuatan jahat dalam hubungannya dengan Allah SWT.,manusia, alam, dan kehidupan sehari-hari.

Pada dasarnya fungsi moral sendiri ialah mendidik manusia dalam seluruh aspek atau persoalan hidup dan kehidupannya agar manusia dapat mengatur tingkah lakunya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Allah Swt berfirman dalam surat Al-Tin ayat 4, yang bunyinya:

مْي ِوْقَت ِنَسْحَا ْيِف َناَسْنِ ْلْا اَنْقَلَخ ْدَقَل “Sungguh, Kami telah Menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-naiknya” (DEPAG RI, 2011: 597).

Webtoon yang merupakan gabungan dari dua kata yaitu web yang berarti

website dan toon yang diambil dari kata cartoon. Webtoon merupakan platform

penerbitan komik digital yang dapat diakses melalui web maupun smartphone secara daring (tersambung ke internet). Webtoon sebagai komik daring, awalnya dibuat di Korea Selatan. Keberadaan webtoon ini berawal dari keputusasaan seorang komikus bernama Kang Ful. Dimana Kang Ful selalu mendapatkan penolakan dari penerbitan konvensional saat menawarkan karya-karyanya. Kang Ful mengatakan bahwa baginya kesempatan untuk self published (menerbitkan sendiri) dalam bentuk buku dirasakan sangat mustahil terjadi dan beresiko kegagalan mengingat besarnya biaya produksi dan distribusi yang sangat tinggi. Go

Online adalah pilihan yang paling memungkinkan bagi Kang Ful sehingga

menciptakan sebuah portal web untuk menerbitkan komik stripnya yaitu portal

Daum.net. Keberhasilan yang diraih Kang Ful dalam menciptakan komik digital

pada saat itu mendorong perkembangan komik digital online di Korea Selatan. Pada umumnya komik strip terdiri dari tiga sampai enam panel dan tersusun kesamping, sementara webtoon sendiri memiliki format yang khas yaitu memiliki format memanjang kebawah, tidak dibatas dengan panel dan pembaca dapat menscrolling ke bawah untuk membaca setiap bagiannya. Setelah itu pembaca dapat berpindah ke halaman berikutnya. Berbeda dengan manga (komik jepang) yang biasanya hanya berwarna hitam putih.Webtoon ini berwarna dan dapat dibaca lewat naver dalam satu strip panjang atau satu halaman website. Ditambah dengan ekplorasi yang mereka kembangkan dengan menambahkan unsur interaktivitas dan musik latar.

Webtoon memiliki beragam genre cerita diantaranya drama, komedi, romance, fantasi, aksi, horror, slice of life, dan menyediakan form webnovel. Keberadaan aplikasi webtoon ini telah merubah gaya membaca para pembaca komik. Jika sebelumnya pembaca komik harus membeli komik berbentuk cetakan buku dan membacanya pada waktu tertentu. Sekarang para penggemar bisa membaca komik melalui naver atau aplikasi webtoon. Selain itu, sebelumnya para pembaca harus menunggu kelanjutan seri terbaru dari penerbit, sekarang cukup

(7)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 115

menunggu dengan duduk tenang karena webtoon menyediakan layanan notifikasi setiap minggunya untuk menginfromasikan seri terbaru.

Semiotik merupakan suatu studi ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda dalam suatu konteks scenario, gambar, teks, dan film menjadi sesuatu yang dapat dimaknai. Teori Charles Sanders Peirce menjadi grand theory dalam semiotik. Pierce mengungkapkan semiotik secara menyeluruh, deskripsi struktural dari semua sistem penandaan. Pierce ingin mengidentifikasi partikel dasar dari tanda dan menggabungkan kembali semua komponen dalam sturktur tunggal (Suherdiana, 2008;376). Secara ringkas pierce mengemukakan bahwa semiotika merupakan hubungan triadik atau tipologi tanda yang terdiri atas tiga elemen utama, yakni representamen, object, dan interpretant.

Pertama, Representamen/sign merupakan sesuatu yang berbentuk fisik, yang dapat ditangkap oleh pancaindra manusia dan sebagai sesuatu yang merujuk (merepresentasikan) hal lain di luar tanda itu sendiri. Terdiri atas ikon (tanda yang muncul dari perwakilan fisik, seperti gambar atau lukisan), indeks (tanda yang muncul dari hubugan sebab-akibat) dan simbol (tanda yang muncul dari kesepakatan). Kedua, Objek atau dikenal sebagai acuan dari tanda itu sendiri atau konteks sosial yang menjadi referensi dari tanda atau sesuatu yang dirujuk tanda. Ketiga, pengguna tanda/makna tanda (interpretant) merupakan konsep pemikiran dari orang yang menggunakan tanda dan menurunkannya pada suatu makna tertentu atau makna yang ada dalam benak seseorang tentang objek yang dirujuk sebuah tanda.

Interpretant

Representamen Object

Sumber: Marianto (2002: 36)

Gambar 1. Diagram Proses Pemaknaan tanda pada Pierce Keterangan:

R : Representamen (tanda)

O : Objek (sesuatu yang dirujuk)

I : Interpretant (hasil antara representamen dan objek)

Proses pemaknaan tanda dari Peirce mengikuti hubungan antara segi tiga makna, yaitu representament (R), objek (O), dan interpretant (I). (R) adalah bagian tanda yang dapat dipersepsi secara fisik atau mental, yang merujuk pada sesuatu

(8)

116 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

yang diwakili oleh (O), kemudian (I) adalah bagian dari proses yang menafsirkan hubungan antara (R) dan (O) (Syukriadi, 2016: 105).

Adapun riset ini bertujuan untuk mengetahui Representamen pesan moral dalam webtoon Lucunya Hidup Ini karya Rizal Fahmi, mengetahui object pesan moral dalam webtoon Lucunya Hidup Ini karya Rizal Fahmi, mengetahui Interpretant pesan moral dalam webtoon Lucunya Hidup Ini karya Rizal Fahmi, penelitian ini pada pesan moral yang terdapat pada webtoon Lucunya Hidup Ini karya Rizal Fahmi.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Pierce yang dikenal dengan hukum triadic yaitu representamen, objek, dan interpretan yang bertujuan untuk mengkaji suatu tanda atau gambar yang tedapat dalam Webtoon Lucunya Hidup Ini supaya terkuak kandungan pesan moralnya.

Adapun untuk kegunaan metode analisis semiotika ini adalah untuk mengungkapkan makna pesan dalam webtoon Lucunya Hidup Ini dimana didalamnya terdapat pesan-pesan (pesan moral) yang tersembunyi melalui suatu tanda berupa ilustrasi gambar dan teks yang disamarkan oleh Rizal Fahmi sebagai seorang komikus pada setiap episode-episodenya. Untuk itu dilakukan melalui pengamatan dengan melihat tanda berdasarkan hubungan representamen, objek, dan juga interpretant.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Lucunya hidup ini bertemakan daily quotes dengan meramu kejadian sehari-hari kemudian dijadikan sebuah quotes dan dituangkan kedalam ilustrasi gambar berupa komik. Dikemas dengan sederhana dan simple seperti komik strip pada umumnya dengan beberapa panel saja yang tidak seperti webtoon lain yang memakai musik atau hal lainnya. Tidak seperti webtoon pada umumnya yang terfokus kepada satu sosok tokoh utama. Webtoon Lucunya Hidup Ini tidak terbatas kepada satu tokoh saja, akan tetapi banyak tokoh komik yang berperan menjadi tokoh utama dari setiap episode yang disajikan oleh komikusnya sendiri.

Sumber: webtoon “Lucunya Hidup Ini”

(9)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 117

Webtoon Lucunya Hidup Ini dimana mengangkat permasalahan atau kritik sosial, politik, dan agama dengan gaya satir dan humor yang di sisipi pesan-pesan moral yang menyangkut kehidupan sehari-hari terutama yang menyangkut kehidupan kota kelahirannya Jakarta. Serial Lucunya Hidup Ini mendapatkan rating di platform webtoon, yaitu sebanyak 4.1 M. Tidak hanya itu, keberhasilan pengarang dalam menciptakan latar cerita yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari (slice of life). Webtoon Lucunya hidup ini menceritakan kehidupan sehari-hari yang berisikan cerita secara acak mengenai hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas, lingkungan, serta keluh kesah kehidupan. Tentang hidup yang dilihat dari sudut pandang berbeda hingga kita bisa menyeringai melihatnya. Hal-hal unik yang diangkat mengenai kejadian sehari-hari yang tidak dipedulikan oleh orang banyak seperti pada hal-hal sepele yang pada kenyataanya luput

dari perhatian banyak orang. Lahirnya karya Lucunya Hidup Ini disebabkan

karena adanya keresahan-keresahan yang dirasakan oleh Rizah Fahmi yang terjadi di lingkungan masyarakat khususnya di kota Jakarta.

Semiotika Charles Sanders Pierce pada Webtoon Lucunya Hidup Ini Pada gambar dibawah ini terlihat bahwa Rizal Fahmi memberikan kesan yang berbeda dalam webtoon Lucunya Hidup Ini. Terdapat pesan yang hendak Rizal Fahmi sampaikan kepada para pembaca terutama pesan-pesan moral yang dimasukan kedalam cerita yang diambil dari kisah-kisah nyata yang terjadi di kalangan masyarakat zaman sekarang. Seperti tentang isu-isu terkini, kritikan sosial, dan aktivitas yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Sumber: Webtoon “Lucunya Hidup Ini” (episode 02) 2017

Gambar 3. Seorang Pemuda sedang Mengeluh dan Berputus Asa terhadap Hidupnya

Pada gambar diatas terdapat seorang pemuda yang sedang mengeluh dan berputus asa atas hidupnya dan tidak mau berjuang atau tidak mau berusaha untuk masa depannya karena takut kegagalan dan terdapat seorang pemuda yang bernama Gaber dengan memasang ekspresi tanya kemudian meninggalkan secarik kertas yang bertuliskan “gagal itu buat kalian yang nggak pernah mencoba”. Ini merupakan gambaran orang yang menyerah dan berputus asa sebelum mencoba akan tetapi ada yang mengingatkan untuk tidak menyerah begitu saja.

(10)

118 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting Tabel 1. Webtoon “Lucunya Hidup Ini” (episode 02) 2017

Representamen (X): Ikon Berupa gambar seorang anak laki-laki berbaju biru, berambut ikal, sedang senopang dagu karena mengeluhkan hidupnya yang tidak berkembang, gambar anak laki-laki berkaca mata,

mengenakan topi, menampakkan ekpresi kebingungan (gaber).

Index Gambar seorang laki-laki menopang dagunya menjadi tanda bahwa ada seseorang yang sedang mengeluh dan berputus asa. Simbol Gambar laki-laki yang sedang menopang dagu dengan kedua

tangannya dengan raut wajah lesu dan laki-laki dengan raut wajah tanya bernama Gaber meninggalkan secarik kertas yang bertuliskan “gagal itu buat kalian yang nggak pernah mencoba”. Menjadi simbol bahwa kita tidak boleh berputus asa dan menyerah dengan keadaan sebelum mencobanya.

Objek (Y) Laki-laki memakai baju biru, berambut keriting, dan Gaber. Interpretant (X=Y) Pada episode ini webtoonis hendak menyampaikan kepada

pembaca gambaran orang yang berputus asa sebelum mencoba dan tidak mau berusaha merupakan orng yang gagal.

Makna Yaitu jangan mudah menyerah dan berputus asa dalam menjalani kehidupan sebelum mencobanya, menjadi salah satu contoh akhlak/ moral Islam.

Sumber: Hasil analisis penelitian

Sumber: Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 20) 2017

Gambar 4. Seorang Pewarta sedang menyampaikan berita

(11)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 119

berita dan ternyata berita yang disampaikan merupakan berita bohong (HOAX) atau pewarta tersebut meyampaikan informasi yang tidak sesuai kebenarannya yang mengakibatkan hidungnya memanjang. Karena dalam menyampaikan suatu informasi harus sesuai fakta yang ada dan tidak boleh dilebih-lebihkan apalagi sampai menyebarkan berita bohong.

Tabel 2. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 20) 2017

Representamen (X): Ikon Gambar seorang pewarta yang sedang menyampaikan berita.

Index Gambar seorang pewarta sedang menyampaikan berita bohong (HOAX) atau meyampaikan informasi yang tidak sesuai kebenarannya. Berakibat hidungnya panjang. Simbol Gambar pewarta berita, balon kata dari pewarta berisikan

informasi bohong dan hidung yang memanjang. Objek (Y) Seorang pewarta berita dan hidung yang memanjang. Interpretant (X=Y) Menjadi alasan saya mengambil gambar ini karena memiliki

pelajaran bahwa dalam mengkonsumsi suatu berita

informasi jangan diambil mentah-mentah, alangkah baiknya mencari kebenarannya terlebih dahulu.

Makna Dalam menyampaikan suatu informasi harus sesuai fakta yang ada dan tidak boleh dilebih-lebihkan apalagi sampai menyebarkan berita bohong.

Sumber: Hasil analisis penelitian

Sumber: Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 219) 2018 Gambar 5. Pemuda yang berlaku sombong

Berupa gambar dua orang laki-laki, yang satu berseragam polisi sedang memegang kertas, dan laki-laki memakai baju berwarna pink memegang pinggang. Gambar laki-laki sedang memegang pinggang dengan sombong dan angkuh

(12)

120 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

berkata “loh bapak emang berani nilang saya? Bapak enggak tau ya kalau saya anak jendral” dan berdiri di atas tanah. Webtoonis hendak menjelaskan gambaran seseorang yang angkuh dan menyombongkan dirinya karena harta dan jabatan yang dimilikinya. Gambar ini memiliki pesan moral dimana perilaku yang ditunjukkan dari laki-laki berbaju pink ialah perilaku sombong dan angkuh yang tidak patut dicontoh karena termasuk sikap tercela.

Tabel 3. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 219) 2018

Representamen (X): Ikon Berupa gambar dua orang laki-laki, yang satu berseragam polisi sedang memegang kertas, dan laki-laki memakai baju berwarna pink memegang pinggang.

Index Gambar laki-laki sedang memegang pinggang dengan sombong dan angkuh berkata “loh bapak emang berani nilang saya? Bapak enggak tau ya kalau saya anak jendral” dan berdiri di atas tanah.

Simbol Berupa gambar seorang polisi yang sedang berusaha menilang seorang pengendara mobil.

Objek (Y) Pengendara mobil dan seorang polisi.

Interpretant (X=Y) Webtoonis hendak menjelaskan gambaran seseorang yang angkuh dan menyombongkan dirinya karena harta dan jabatan yang dimilikinya.

Makna Memiliki pesan moral dimana perilaku yang ditunjukkan dari laki-laki berbaju pink ialah perilaku sombong dan angkuh yang tidak patut dicontoh karena termasuk sikap tercela. Sumber: Hasil analisis penelitian

Sumber: Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 27) 2017

Gambar 6. Seorang Pemuda yang sedang memberikan gaji pertamanya kepada Ibunya

Pada Gambar diatas merupakan gambaran seorang anak laki-laki yang berbakti kepada Ibunya dimana gambar tersebut melihatkan seorang anak yang

(13)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 121

baru saja mendapatkan gaji pertamanya dan diberikan kepada Ibunya. Dari gambar tersebut kita bisa mengambil pesan moral dimana seorang anak yang sedang mengutamakan kebahagiaan Ibunya dibanding dirinya sendiri. Padahal anak tersebut bisa saja membelanjakan gaji yang ia dapatkan. Akan tetapi, anak tersebut lebih memilih memberikan kepada Ibunya.

Tabel 4. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 27) 2017

Representamen (X):

Ikon Gambar seorang anak memberikan gaji pertama kepada Ibunya. Index Gambar seorang anak laki-laki yang baru mendapatkan gaji

pertamanya dan diberikan kepada Ibunya. Sebagai tanda anak yang sedang mengutamakan kebahagiaan Ibunya.

Simbol Balon kata yang menjelaskan gaji pertama dan ekspresi wajah seorang Ibu yang bahagia dan antusias.

Objek (Y) Hasan dan Ibunya.

Interpretant (X=Y) Memperiotaskan atau membahagiakan orang tuanya merupakan bentuk bakti seorang anak kepada orang tuanya.

Makna Sikap Hasan yang diilustrasikan dalam cerita memberikan contoh perilaku moral Islam yang baik yaitu berbakti kepada orang tua dan mendahulukan kebahagiaan orang tua.

Sumber: Hasil analisis penelitian

Sumber: Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 16) 2017

Gambar 7. Seorang Pemuda sedang memasukan uang kedalam kotak amal Gambar tersebut memperlihatkan seorang pemuda bernama Madun sedang memasukan uang kedalam kotak amal dengan maksud menyisihkan sebagian rezeki yang dimilikinya sebagai bentuk rasa syukurnya kepada Allah Swt. Madun tidak mengharapkan sesuatu imbalan atas harta yang ia keluarkan.

Tabel 5. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 16) 2017

Representamen (X): Ikon Berupa gambar seorang pemuda bernama Madun sedang memasukan uang kedalam kotak.

(14)

122 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

Index Berupa gambar seorang pemuda bernama Madun sedang memasukan uang kedalam kotak amal dengan maksud menyisihkan sebagian rezekinya.

Simbol Berupa gambar kotak amal, uang dan Madun. Objek (Y) Pemuda bernama Madun.

Interpretant (X=Y) Gambar uang, kotak amal, dan perkataan Madun menggambarkan perbuatan terpuji yaitu menyisihkan sebagian rezeki yang kita punya dalam rangka mensyukuri nikmat-Nya.

Makna Barang siapa yang membelanjakan hartanya di jalan Allah, Allah akan melipat gandakan (pahala) sesuai harta yang telah ia keluarkan.

Sumber: Hasil analisis penelitian

Sumber: Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 305) 2018

Gambar 8 . Kang Madri yang memaksakan dirinya untuk bekerja tanpa istirahat Gambar tersebut memperlihatkan seorang Ilustrator yang mendapat banyak tawaran kerja bernama kang Madri. Gambar ekspresi wajah kelelahan menandakan bahwa kang Madri memaksakan diri untuk bekerja secara berlebihan dan tidak memperhatikan kesehatan dirinya sendiri.

Tabel 6. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 305) 2018

Representamen (X): Ikon Gambar seorang Ilustrator yang mendapat banyak tawaran kerja bernama kang Madri.

Index Berupa gambar layar laptop yang menunjukkan “JOBS”. Simbol Berupa gambar ekspresi wajah kelelahan akibat

memaksakan diri untuk bekerja secara berlebihan. Objek (Y) Kang Madri.

Interpretant (X=Y) Yaitu alasan saya memilih gambar ini karena gambar yang menunjukkan kang Madri yang memaksakan dirinya untuk

(15)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 123

melakukan banyak pekerjaan dan tidak mempedulikan kesehatan diri, tidak menempatkan sesuatu sesuai porsinya. Makna Gambar ini memikili makna yaitu untuk lebih menghargai

diri sendiri dan jangan memaksakan diri karena termasuk mendzalimi diri sendiri.

Sumber: Hasil analisis penelitian

Sumber: Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 142) 2017

Gambar 9. Gambar Abang Pemulung yang berbagi sebungkus nasi Pada gambar diatas memperlihatkan panel satu seorang anak kecil memakai baju berwarna merah sedang kelaparan tiba-tiba seorang pemulung menghampirinya dan menawarkan sebungkus katoprak dengan balon kata “woi bocil, lo kan belom makan nih dari tadi pagi. Nih gue baliin ketoprak buat lu”. Panel dua menunjukkan ekpresi kebahagiaan abang pemulung karena merasa senang telah membantu dan menolong walaupun dalam keadaan pas-pasan.

Tabel 7. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 142) 2017

Representamen (X): Ikon Seorang anak kecil memakai baju berwarna merah sedang kelaparan. Kemudian abang pemulung memakai topi terbalik memberikan sebungkus nasi.

Index Berupa gambar abang pemulung memberikan jatah makan kepada anak kecil.

Simbol Berupa gambar ekspresi wajah anak kecil yang terheran karena diberi nasi bungkus oleh seorang pemulung dengan berkata “kok abang malah kasih jatah makan abang buat gua sih”.

Objek (Y) Abang pemulung dan anak kecil.

Interpretant (X=Y) Menjadi alasan webtoonis bahwa kebahagiaan bisa dengan cara berbagi kebahagiaan kepada orang lain.

Makna Sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain.

(16)

124 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

Sumber: Hasil analisis penelitian

Pesan-pesan Moral pada Webtoon Lucunya Hidup Ini

Pertama, La Ta’jaz dan La Tai’asu: Jangan mudah menyerah dan Jangan

Berputus Asa. Dari gambar tersebut terdapat pesan moral bahwa kita tidak boleh berputus asa dan menyerah sebelum mencoba dan mulailah bangkit dari keterpurukan. Sebagai mana firman Allah Swt dalam surat Yusuf ayat 87, berbunyi:

٨٧ - َن ْو ُرِف ٰكْلا ُم ْوَقْلا َّلِْا ِ هاللّٰ ِح ْوَّر ْنِم ُسَٔـْي۟اَي َلْ ٗهَّنِاۗ ِ هاللّٰ ِح ْوَّر ْنِم ا ْوُسَٔـْي۟اَت َلْ َو “Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus dari rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur” (DEPAG RI, 2011: 246).

Masih ada harapan walaupun harapan kecil bagi orang yang percaya dan mau mencoba dalam menghadapi tantangan kehidupan. Mulailah dari hal kecil dan tetap berusaha sesuai kadar kemampuan dengan diniatkan untuk mencari ridho Allah Swt.

Kedua, Memberitakan yang tidak sesuai kebenaran (HOAX). Hoax

adalah berita bohong atau berita yang tidak mempunyai sumber terpercaya. Menyebarkan berita bohong merupakan bentuk perilaku yang tercela. Pada gambar 2 menunjukkan pelajaran moral bahwa tidak boleh menyebarkan suatu informasi yang belum tentu kebenarannya apalagi sampai berbohong dan mengajarkan kita apabila dalam mengkonsumsi suatu berita informasi jangan diambil mentah-mentah, alangkah baiknya mencari kebenarannya terlebih dahulu. Dengan jelas Allah Swt melarang kita untuk emnyebarkan berita yang tidak sesuai kebenarannya. Seperti yang tertuang dalam Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 6: ٦ – َنْيِمِدٰن ْمُتْلَعَف اَم ىٰلَع ا ْوُحِبْص ُتَف ةَلاَهَجِب ٌۢاًم ْوَق ا ْوُبْي ِصُت ْنَا ا ْٰٓوُنَّيَبَتَف اَبَنِب ٌۢ قِساَف ْمُكَءۤاَج ْنِا ا ْٰٓوُنَمٰا َنْيِذَّلا اَهُّيَآٰٰي

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaanya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” (DEPAG RI, 2011: 281).

Ketiga, Anisatun yaitu tidak sombong dan bermuka manis, Pada gambar 3

menjelaskan gambaran seseorang yang angkuh dan menyombongkan dirinya karena harta dan jabatan yang dimilikinya. Gambar ini memiliki pesan moral dimana perilaku yang ditunjukkan ialah perilaku sombong dan angkuh yang tidak patut dicontoh karena termasuk sikap tercela. Allah Swt berfirman dalam Qur’an surat Luqman ayat 18, bunyinya:

١٨ – ٍۚ ر ْوُخَف لاَتْخُم َّلُك ُّب ِحُي َلْ َ هاللّٰ َّنِا ۗاًح َرَم ِض ْرَ ْلْا ىِف ِشْمَت َلْ َو ِساَّنلِل َكَّدَخ ْرِ عَصُت َلْ َو “Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong)

(17)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 125

dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak Menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri” (DEPAG RI, 2011: 412).

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah tidak menyukai orang-orang yang berlaku sombong dan membanggakan atas apa yang dimilikinya.

Keempat, berbakti kepada orang tua (Birrul Walidain) yaitu memperlakukan

kedua orang tua dengan sebaik-baiknya dan menyayanginya. Pada Gambar 5 terdapat pesan moral dimana seorang anak yang berbakti kepada Ibunya. Allah Swt menyuruh kita untuk memuliakan dan berbuat baik kepada orang tua, salah satunya Ibu. Sebagaimana firman Allah yang tertuang dalam surat Al-Ahqaaf ayat 15:

َن ْوُثٰل َث ٗهُل ٰصِف َو ٗهُلْمَح َوۗ اًه ْرُك ُهْتَعَض َو َّو اًه ْرُك ٗهُّمُا ُهْتَلَمَحۗ اًناَسْحِا ِهْيَدِلا َوِب َناَسْنِ ْلْا اَنْيَّص َو َو ىٰلَع َو َّيَلَع َتْمَعْنَا ْٰٓيِتَّلا َكَتَمْعِن َرُكْشَا ْنَا ْٰٓيِنْع ِز ْوَا ِ ب َر َلاَق ًًۙةَنَس َنْيِعَبْرَا َغَلَبَو ٗهَّدُشَا َغَلَب اَذِا ٰٓىهتَحۗ اًرْهَش ١٥ – َنْيِمِلْس ُمْلا َنِم ْيِ نِا َو َكْيَلِا ُتْبُت ْيِ نِا ْۗيِتَّي ِ رُذ ْيِف ْيِل ْحِلْصَا َو ُهى ٰض ْرَت اًحِلاَص َلَمْعَا ْنَا َو َّيَدِلا َو “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandung dengan susah payah, dan melahirkan dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai meyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun, ia berdo’a “Ya Rabb-Ku, tunjukkilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan supaya aku berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (DEPAG RI, 2011: 504).

Memperiotaskan atau membahagiakan orang tuanya merupakan bentuk bakti seorang anak kepada orang tuanya yang telah merawat dan menyayanginya selama sembilan bulan mengandung dan mengurusnya sampai beranjak dewasa. Sikap Hasan yang diilustrasikan dalam cerita memberikan contoh perilaku moral Islam yang baik yaitu berbakti kepada orang tua dan mendahulukan kebahagiaan orang tua.

Kelima, Bersyukur dan Menyisihkan rezeki sebagai bentuk kenikmatan yang

diberikan oleh Allah Swt kepada diri. Tidak mengharapkan sesuatu imbalan atas harta yang dikeluarkan di jalan-Nya. Sebagaimana firman Allah Swt., dalam surat Al-Baqarah ayat 261:

َثَم ٌْۢنُس ِ لُك ْيِف َلِباَنَس َعْبَس ْتَتَبٌْۢنَا ةَّبَح ِلَثَمَك ِ هاللّٰ ِلْيِبَس ْيِف ْمُهَلا َوْمَا َن ْوُقِفْنُي َنْيِذَّلا ُل ُ هاللّٰ َو ۗ ةَّبَح ُةَئاِ م ةَلُب

مْيِلَع عِسا َو ُ هاللّٰ َوۗ ُءۤاَشَّي ْنَمِل ُفِع ٰضُي– ٢٦١ “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratur biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karuani-Nya) lagi Maha Mengetahui” (DEPAG RI, 2011: 44). Pada gambar 7 Terdapat pesan moral bahwa orang yang memebelanjakan hartanya di jalan Allah Swt dan tidak mengharapkan imbalan dan bersyukur atas

(18)

126 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

apa yang ia miliki dengan cara membaginya kepada orang lain Allah akan melipat gandakan pahalanya sebagai bekal di akhirat nanti. Hal ini juga, merupakan termasuk akhlak terpuji, perbuatan baik atau beramal saleh (Al-Ahalihat) yang patut kita contoh.

Keenam, Dzholim atau meletakkan sesuatu atau perkara bukan pada

tempatnya. Gambar 8 menunjukkan gambaran orang yang mendholimi dirinya sendiri atau tidak menaruh belaskasih terhadap diri. Memberikan pelajaran kepada kita bahwa jangan memaksakan dirinya untuk melakukan suatu pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan diri kita dan tidak menempatkan sesuatu sesuai porsinya. Pesan moral yang hendak disampaikan yaitu untuk lebih menghargai diri sendiri dan jangan memaksakan diri karena termasuk mendzalimi diri sendiri. Allah Swt melarang hambanya untuk melukai dirinya, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Huud ayat 101:

اَّمَّل ءْيَش ْنِم ِهاللّٰ ِن ْوُد ْنِم َن ْوُعْدَي ْيِتَّلا ُمُهُتَهِلٰا ْمُهْنَع ْتَنْغَا ٰٓاَمَف ْمُهَسُفْنَا ا ْٰٓوُمَلَظ ْنِكٰل َو ْمُهٰنْمَلَظ اَم َو ١٠١ - بْيِبْتَت َرْيَغ ْمُه ْوُدا َز اَم َو َۗكِ ب َر ُرْمَا َءۤاَج “Dan kami tidaklah menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, karena itu tiadalah bermanfaat sedikitpun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka” (DEPAG RI, 2011: 233).

Ketujuh, Membahagiakan Orang Lain dengan Cara Menolong dan Berbagi.

Gambar 9 memiliki pesan moral kepada pembaca bahwa dengan menolong orang lain yang sedang kelaparan merupakan bentuk kebahagiaan yang sebenarnya walaupun dalam keadaan yang pas-pasan. Pepatah mengatakan sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain. Allah Swt berfirmn dalam qur’an surat Ali-Imran ayat 134, yaitu:

– ٍَۚنْيِنِسْحُمْلا ُّب ِح ُي ُ هاللّٰ َو ِۗساَّنلا ِنَع َنْيِفاَعْلا َو َظْيَغْلا َنْيِمِظاَكْلا َو ِءا َّۤرَّضلا َو ِءا َّۤرَّسلا ىِف َن ْوُقِفْنُي َنْيِذَّلا ١٣٤ “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun sempit. Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (DEPAG RI, 2011: 67)

Setiap orang berhak untuk bahagia, dengan menyebar dan memberikan kebaikan kepada orang lain sama dengan memberikan haknya begitu juga kita akan mendapatkan hak kebahagiaan dari Allah Swt.

PENUTUP

Dalam webtoon Lucunya Hidup Ini karya Rizal fahmi yang bergenre Slice Of Life ini diperoleh pesan moral setelah dianalisis menggunakan semiotik Charles Sander Pierce yang terkenal dengan segi tiga tanda yaitu Representamen, Objek, dan Interpretan.

(19)

Volume 6 Nomor 1 (2020) 109-128 127

Representamen pesan moral yang terdapat dalam webtoon Lucunya Hidup Ini berupa ikon, indeks, dan simbol, yaitu kehadiran tokoh-tokoh webtoon salah satunya Gaber sebagai tokoh utama dalam webtoon Lucunya Hidup Ini sebagai pelengkap cerita dengan ciri khas karakter masyarakat Indonesia.

Objek pesan moral yang terdapat pada webtoon Lucunya Hidup Ini adalah hal-hal yang terjadi di lingkungan sekitar dan isu-isu yang terjadi di masyarakat Indonesia khususnya kota Jakarta.

Interpretan atau makna pesan moral pada webtoon Lucunya Hidup Ini yaitu berupa kritikan sosial dan pesan moral yang disesuaikan dengan nilai-nilai moral yang terdapat dalam Islam. Pesan moral yang didapat diantaranya berbakti kepada orang tua, jangan mudah berputus asa, rasa syukur, berusaha meraih masa depan, menyisihkan rezeki yang dimiliki, bergantung kepada Allah Swt, beban, dan jangan mendzalimi diri sendiri yang didapat dari realitas yang terjadi di lingkungan webtoonis (Jakarta) dan Indonesia.

Dengan demikian webtoon Lucunya Hidup Ini setelah dianalisis menggunakan Semitotika Charles Sanders Piere terdapat pesan-pesan moral dimana pesan moral tersebut dapat memberikan contoh baik kepada para pembaca dan menerapkan perilaku yang baik dalam menjalani kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA

Asri, Budiningsih. 2008. Pembelajaran Moral. Jakarta: PT Rineka Cipta. Bertens, K. 2011. ETIKA. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Kusnawan, Aep, dkk. 2004. Komunikasi dan Penyiaran Islam. Bandung: Benang Merah Press

Mulyana, Deddy. 2010. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Departemen Agama RI. A2011. Al-Qur’an Tajwid dan terjemahan. Banudng: Cv Penerbit Diponegoro

Reksiana. 2018. Keracunan Istilah Karakter, Akhlak, Moral, dan etika: Thaqafiyyat,

19(1.

Ridwan, Aang. 2013. Filsafat Komunikasi. Bandung: Pustaka Setia

Rahmah, N. (2016). Komunikasi Dakwah KH. Moch. Imam Chambali dalam Tayangan “PADHANGE ATI” JTV SURABAYA 2015 dalam Jurnal An-Nida, Vol. 8, No. 1, Januari-Juni.

Sambas, Syukriadi. 2016. Antropologi Komunikasi. Bandung: CV Pustaka Setia. Trisnani. 2017. Pemanfaatan Whatsapp sebagai Media Komunikasi dan kepuasan

dalam Menyampaikan Pesan di kalangan Tokoh Masyarakat: Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, Vol 6 No. 3 November 2017.

Suherdiana, D. (2008). Konsep Dasar Semiotik Dalam Komunikasi Massa Menurut Charles Sanders Pierce dalam ilmu dakwah: Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 4 No. 12 Juli-desember.

Zakiyah, S., T., & Fatoni, U. (2016). Pesan dakwah visual tentang Muslimah di Media Sosial Line @dakwahmuslimah dalam Tabligh: Jurnal komunikasi

(20)

128 Prophetica : Scientific and Research Journal of Islamic Communication and Broadcasting

dan Penyiaran Islam. https://www.webtoons.com/id/.

Gambar

Gambar 3. Seorang Pemuda sedang Mengeluh dan Berputus Asa terhadap  Hidupnya
Gambar 4. Seorang Pewarta sedang menyampaikan berita
Tabel 2. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 20) 2017  Representamen (X): Ikon  Gambar seorang pewarta yang sedang menyampaikan
Tabel 3. Webtoon Lucunya Hidup Ini (Episode 219) 2018
+4

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi perusahaan dengan mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang dimiliki, menganalisa faktor-faktor apa saja yang

Tiada sebarang parut, bonjolan dan pembengkakan yang abnormal dikesan pada kawasan leher semasa inspeksi4.

Model yang digunakan tersusun atas 2 faktor perlakuan, faktor A terdiri atas 3 taraf dan faktor B terdiri atas 3 taraf dengan ulangan sebanyak 3 kali sehingga disebut

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kemudahan kepada penulis dalam menyelesaikan Skripsi dengan judul “Uji Antagonis Trichoderma

[r]

Layanan informasi tentang bakat yang diberikan kepada peserta didik kelas VIII MTsN 1 Kecamatan Tanah Pinoh Kabupaten Melawi dikatakan sangat baik, dengan persentase

Good Governance pada perguruan tinggi, lebih banyak diarahkan pada pelaksanan tugas di lapangan sehari hari, untuk lebih memperoleh manfaat yang optimal maka perlu

Berdasarkan paparan tersebut, guna membantu mengatasi permasalahan yang mengancam anak-anak beresiko di Kota Banjarmasin, konselor pendidikan yang menjadi pelaksana