• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Konversi Sputum dan Faktor Korelasinya pada Pasien Tuberkulosis Paru Kategori I dengan Diabetes Melitus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Evaluasi Konversi Sputum dan Faktor Korelasinya pada Pasien Tuberkulosis Paru Kategori I dengan Diabetes Melitus"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4. Hasil uji korelasi independent variable terhadap konversi sputum BTA

Referensi

Dokumen terkait

faktor risiko menderita TB Paru antara pasien TB Paru-DM dan nonDM.. Manfaat

Pasien TB BTA positif yang mengalami peningkatan berat badan kurang dari 5% di akhir tahap intensif dan di akhir pengobatan memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami

Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perokok pasif dan kejadian konversi BTA sputum pada pasien TB paru kasus baru dengan BTA sputum positif yang

Keteraturan minum obat tidak berhubungan dengan kegagalan konversi pasien TB Paru BTA positif pada akhir pengobatan fase intensif kategori 1 di Kota Surabaya

2 dan rekam medik pasien DM tipe 2 dengan TB paru yang dirawat di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RSUP Dr.. Sebagian besar pasien menunjukkan hasil pemeriksaan BTA sputum

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GAGAL KONVERSI PASIEN TB PARU KATEGORI I PADA AKHIR PENGOBATAN.. FASE INTENSIF DI

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gagal Konversi Pada Penderita Baru TB Paru BTA Positif Akhir Pengobatan Tahap Intensif Di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM)

Di Unit Pelayanan Kesehatan (UPK), indikator ini dapat dihitung dari kartu pasien TB.01, yaitu dengan cara mereview seluruh kartu pasien baru BTA Positif yang