• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Laba Rugi Yang Berakhir Untuk Periode 31 Desember 2007

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Laba Rugi Yang Berakhir Untuk Periode 31 Desember 2007"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1 Laporan Laba Rugi Tahun 2007

Laporan Laba Rugi

Yang Berakhir Untuk Periode 31 Desember 2007

Penjualan Rp 14,944,007,210

Diskon Penjualan Rp 1,108,600 Penjualan Bersih Rp 14,942,898,610 Harga Pokok Penjualan Rp 10,103,049,560

Laba Kotor Rp 4,839,849,050 Biaya Operasi Gaji Rp 236,400,000 THR Rp 18,000,000 Lembur Rp 17,718,754 Telepon Rp 7,253,901 Listrik dan air Rp 14,940,395 Perlengkapan kantor Rp 7,200,000 Pemeliharaan bangunan (gedung) Rp 4,800,000 Pemeliharaan kendaraan Rp 14,622,000 Pemeliharaan peralatan kantor Rp 2,112,800 Biaya transportasi Rp 14,993,000 Biaya pengiriman barang Rp 950,000 Komisi penjualan Rp 5,371,000 Biaya asuransi Rp 2,394,720 Pos dan materai Rp 600,000 Sumbangan dan iuran Rp 1,200,000 Droptest Rp 2,116,800 Biaya administrasi bank Rp 96,000 Biaya audit Rp 3,000,000 Beban appraisal Rp 7,000,000 Biaya notaris Rp 6,500,000 Jamsostek Rp 8,178,109 Biaya PBB Rp 3,508,750 Depresiasi peralatan kantor Rp 28,098,060

Total Biaya Operasi Rp 407,054,289

Laba Operasi Rp 4,432,794,761

(2)

Lampiran 2 Harga Pokok Penjualan Botol Calpico Tahun 2007 PT. LURINA PLASTIK INDUSTRIES

Laporan Harga Pokok Penjualan 2007 BOTOL CALPICO

Bahan Baku (HDPE Marlex) - Awal Rp 477,910,000

Pembelian Rp 4,921,879,600

Bahan Baku yang tersedia untuk

digunakan Rp 5,399,789,600

Bahan Baku (HDPE Marlex) – Akhir Rp 478,540,000

Bahan Baku yang dipakai Rp 4,921,249,600

Tenaga Kerja Langsung Rp 193,498,250

Factory Overhead (FOH)

FOH Rp 844,049,747

Total FOH Rp 844,049,747

Harga Pokok Produksi Rp 5,958,797,597

Persediaan Barang jadi – Awal Rp 854,733,680 Barang jadi yang tersedia untuk dijual Rp 6,813,531,277 Persediaan Barang Jadi - Akhir Rp 713,804,993

Harga Pokok Penjualan Rp 6,099,726,284

Sumber : PT. Lurina Plastik Industries Catatan :

• Harga rata-rata bahan baku (HDPE Marlex) selama tahun 2007 sebesar Rp 9.800,00/kg.

• Jumlah tenaga kerja langsung produk calpico sebanyak 28 orang. Biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 2.125,00/jam.

(3)

Lampiran 3 Harga Pokok Penjualan Botol Milky Tahun 2007 PT. LURINA PLASTIK INDUSTRIES

Laporan Harga Pokok Penjualan 2007 BOTOL MILKY

Bahan Baku (HDPE Marlex) – Awal Rp 483,900,000 Bahan Pembantu (Master Batch) – Awal Rp 45,696,000 Pembelian

Bahan Baku (HDPE Marlex) Rp 3,159,192,279 Bahan Pembantu (Master Batch) Rp 309,462,101

Total Pembelian Rp 3,468,654,380

Bahan Baku yang tersedia untuk digunakan Rp 3,998,250,380

Bahan Baku – Akhir

Bahan Baku (HDPE Marlex) Rp 482,040,000 Bahan Pembantu (Master Batch) Rp 45,504,000

Total bahan baku – akhir Rp 527,544,000

Bahan Baku yang dipakai Rp 3,470,706,380

Tenaga Kerja Langsung Rp 1,068,144,000

Factory Overhead (FOH)

FOH Rp 379,902,830

Total FOH / Biaya Overhead Pabrik Rp 379,902,830

Harga Pokok Produksi Rp 4,918,753,210

Persediaan Barang jadi – Awal Rp 796,221,642 Barang jadi yang tersedia untuk

dijual Rp 5,714,974,852

Persediaan Barang Jadi – Akhir Rp 777,025,576

Harga Pokok Penjualan Rp 4,937,949,276

Sumber : PT. Lurina Plastik Industries Catatan :

• Harga rata-rata bahan baku (HDPE Marlex) selama tahun 2007 sebesar Rp 9.800,00/kg dan harga rata-rata master batch sebesar Rp 49.000,00/kg. • Jumlah tenaga kerja langsung produk milky sebanyak 17 orang. Biaya tenaga

kerja langsung sebesar Rp 2.125,00/jam.

(4)

Lampiran 4 Biaya Overhead Pabrik Tahun 2007 PT. LURINA PLASTIK INDUSTRIES FACTORY OVERHEAD TAHUN 2007 (dlm Rp) Botol Calpico Botol Milky Total

Gaji 153,048,000 70,200,000 223,248,000

THR 77,406,000 41,640,000 119,046,000

Asuransi 98,400,000 37,807,200 136,207,200

Depresiasi Mesin 369,238,944 173,759,508 542,998,452 Lembur 23,780,500 14,069,100 37,849,600 Listrik dan air 35,467,100 7,048,650 42,515,750 Pemeliharaan mesin 48,317,800 13,371,000 61,688,800

Packing 24,583,303 14,313,172 38,896,475

Printing 13,808,100 7,694,200 21,502,300

Total 844,049,747 379,902,830 1,223,952,577

(5)

Lampiran 5 Jam Tenaga Kerja Langsung Tahun 2007 Bulan Jam Tenaga Kerja Langsung

Calpico Milky Januari 6,740 4,668 Februari 8,316 4,338 Maret 6,387 3,990 April 8,052 5,028 Mei 8,210 6,070 Juni 7,875 5,214 Juli 9,123 5,602 Agustus 7,385 5,401 September 6,420 5,298 Oktober 5,952 6,968 November 8,480 4,946 Desember 8,118 5,309 Total 91,058 62,832

(6)

Lampiran 6 Laporan Laba Rugi 2008

PT Lurina Plastik Industries Laporan Laba Rugi

Yang Berakhir Untuk Periode 31 Desember 2008

Penjualan Rp 18,281,525,649 Diskon Penjualan Rp 1,532,200 Penjualan Bersih Rp 18,279,993,449 Harga Pokok Penjualan Rp 12,986,299,490

Laba Kotor Rp 5,293,693,960 Biaya Operasi Gaji Rp 260,040,000 THR Rp 24,000,000 Lembur Rp 22,271,725 Telepon Rp 6,580,267 Listrik dan air Rp 8,857,720 Perlengkapan kantor Rp 9,300,000 Pemeliharaan bangunan

(gedung) Rp 6,000,000 Pemeliharaan kendaraan Rp 37,742,150 Pemeliharaan peralatan kantor Rp 3,022,000 Biaya transportasi Rp 17,407,000 Biaya pengiriman barang Rp 9,564,500 Komisi penjualan Rp 5,047,000 Biaya asuransi Rp 2,548,008 Pos dan materai Rp 600,000 Sumbangan dan iuran Rp 1,200,000 Droptest Rp 2,424,000 Biaya administrasi bank Rp 126,000 Biaya audit Rp 3,000,000 Beban appraisal Rp 8,000,000 Biaya notaris Rp 7,750,000 Jamsostek Rp 11,597,228 Biaya PBB Rp 4,012,500 Depresiasi peralatan kantor Rp 28,098,060

Total Biaya Operasi Rp 479,188,158

Laba Operasi Rp 4,814,505,802

Sumber : PT. Lurina Plastik Industries

(7)

PT. LURINA PLASTIK INDUSTRIES Laporan Harga Pokok Penjualan 2008

BOTOL CALPICO

Bahan Baku (HDPE Marlex) - Awal Rp 584,208,000

Pembelian Rp 6,425,448,768

Bahan Baku yang tersedia untuk

digunakan Rp 7,009,656,768

Bahan Baku (HDPE Marlex) – Akhir Rp 566,340,000 Bahan Baku yang dipakai Rp 6,443,316,768

Tenaga Kerja Langsung Rp 318,406,250

Factory Overhead (FOH)

FOH Rp 1,262,251,283

Total FOH Rp 1,262,251,283

Harga Pokok Produksi Rp 8,023,974,301

Persediaan Barang jadi – Awal Rp 713,804,993 Barang jadi yang tersedia untuk

dijual Rp 8,737,779,294

Persediaan Barang Jadi - Akhir Rp 892,744,210

Harga Pokok Penjualan Rp 7,845,035,084

Sumber : PT. Lurina Plastik Industries Catatan :

• Harga rata-rata bahan baku (HDPE Marlex) selama tahun 2008 sebesar Rp 12.000,00/kg.

• Jumlah tenaga kerja langsung produk calpico sebanyak 32 orang. Biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp 3.125,00/jam.

(8)

Lampiran 8 Harga Pokok Penjualan Botol Milky Tahun 2008 PT. LURINA PLASTIK INDUSTRIES

Laporan Harga Pokok Penjualan 2008 BOTOL MILKY

Bahan Baku (HDPE Marlex) - Awal Rp 561,828,000 Bahan Pembantu (Master Batch) -

Awal Rp 48,178,000

Pembelian Rp 0

Bahan Baku (HDPE Marlex) Rp 4,154,032,130

Bahan Pembantu (Master Batch) Rp 385,203,046

Total Pembelian Rp 4,539,235,177

Bahan Baku yang tersedia untuk digunakan Rp 5,149,241,177

Bahan Baku - Akhir

Bahan Baku (HDPE Marlex) Rp 549,912,000 Bahan Pembantu (Master Batch) Rp 47,251,500

Total bahan baku - akhir Rp 597,163,500

Bahan Baku yang dipakai Rp 4,552,077,677

Tenaga Kerja Langsung Rp 226,646,875

Factory Overhead (FOH)

FOH Rp 554,386,063

Total FOH / Biaya Overhead Pabrik Rp 554,386,063

Harga Pokok Produksi Rp 5,333,110,615

Persediaan Barang jadi - Awal Rp 777,025,576 Barang jadi yang tersedia untuk

dijual Rp 6,110,136,191

Persediaan Barang Jadi - Akhir Rp 968,871,785

Harga Pokok Penjualan Rp 5,141,264,406

Sumber : PT. Lurina Plastik Industries Catatan :

• Harga rata-rata bahan baku (HDPE Marlex) selama tahun 2008 sebesar Rp 12.000,00/kg dan harga rata-rata master batch sebesar Rp 52.000,00/kg. • Jumlah tenaga kerja langsung produk milky sebanyak 22 orang. Biaya tenaga

kerja langsung sebesar Rp 3.125,00/jam.

(9)

Lampiran 9 Biaya Overhead Pabrik Tahun 2008 PT. LURINA PLASTIK INDUSTRIES FACTORY OVERHEAD TAHUN 2008 (dlm Rp)

Botol Calpico Botol Milky Total

Gaji 221,164,800 116,782,800 337,947,600

THR 98,466,000 59,040,000 157,506,000

Asuransi 147,949,200 69,618,000 217,567,200 Depresiasi Mesin 369,238,944 173,759,508 542,998,452

Lembur 111,569,769 32,217,781 143,787,550

Listrik dan air 132,547,643 26,926,434 159,474,077 Pemeliharaan mesin 102,288,900 33,865,750 136,154,650

Packing 57,268,677 33,456,690 90,725,367

Printing 21,757,350 8,719,100 30,476,450

Total 1,262,251,283 554,386,063 1,816,637,346

(10)

Lampiran 10 Jam Tenaga Kerja Langsung Tahun 2008 Bulan Jam Tenaga Kerja Langsung

Calpico Milky Januari 7,956 6,347 Februari 8,889 3,937 Maret 8,712 6,771 April 9,661 6,960 Mei 7,911 6,219 Juni 9,201 5,151 Juli 7,024 6,182 Agustus 9,639 7,084 September 9,260 5,436 Oktober 6,385 6,167 November 8,668 5,002 Desember 8,584 7,271 Total 101,890 72,527

(11)

Lampiran 11 Simulasi Perencanaan Laba Tahun 2009

Dengan menggunakan fungsi solver pada menu tools dalam microsoft excel

Target Cell : Profit

Changing Cells : Quantity calpico dan milky

Equal to : Max

Referensi

Dokumen terkait

Taman Nasional Aketajawe-Lolobata merupakan kawasan konservasi yang berada di kawasan timur Indonesia dan merupakan salah satu bentuk kawasan pelestarian alam yang

3) Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya, 4) Kemudian

antara usaha untuk penghindari konflik atau mewujudkan kerukunan umat beragama itu, tentunya ada upaya untuk saling mengenal di antara agamaagama melalui dialog antar umat beragama.

Huruf g yang berbunyi, mempengaruhi dan mengawasi jalannya penyelenggaraan negara agar senantiasa berdasarkan pada ideologi Pancasila 1 Juni 1945 dan Undang Undang Dasar

Pengaruh kurangnya kadar aspal tersebut menyebabkan antara lain: Rongga terisi aspal semakin berkurang ini berarti bahwa agregat yang terselimuti aspal akan tipis yang

serta kedua orang tua saya, yang memberikan dukungan moral dan materi, serta selalu mendoakan dan mengingatkan penulis sehingga karya tulis Thesis dengan judul “ Kajian

terhadap anak dibawah umur, hal yang paling menyalahi dalam kasus ini adalah tindakan tersebut dilakukan oleh terdakwa itu sendiri dalam keadaan sadar, yang

Cairan pelarut akan menembus dinding sel dan masuk ke dalam rongga sel yang penuh dengan zat aktif dan karena ada pertemuan antara zat aktif dan pelarut itu terjadi proses