• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK UKURAN TUBUH KERBAU RAWA DI KECAMATAN CIBADAK DAN SAJIRA KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN SKRIPSI SAROJI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KARAKTERISTIK UKURAN TUBUH KERBAU RAWA DI KECAMATAN CIBADAK DAN SAJIRA KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN SKRIPSI SAROJI"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.Populasi Kerbau Berdasarkan Kecamatan Tahun 2004-2007  Tahun  No Kecamatan             2004            2005           2006         2007     ----------------------------- ekor --------------------------  1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14
Tabel 2. Jumlah dan Sebaran Kerbau Menurut Asal Ternak, Umur dan Jenis                      Kelamin
Tabel 3. Kriteria Penentuan Umur Kerbau Berdasarkan Pergantian Gigi Seri                              Gigi seri  Umur (tahun)
Gambar 1. Cara Pengukuran Ukuran-ukuran Tubuh
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil tersebut menunjukkan lebih tinggi dari penelitian Saroji (2008) di Kecamatan Sajira, Banten pada kerbau betina umur < 1 tahun dengan ukuran lebar dada sebesar 23,64

Pada kerbau jantan, peningkatan umur potong meningkatkan bobot karkas, persentase karkas, tebal lemak punggung dan luas urat daging mata rusuk, sedangkan pada kerbau betina

Kecamatan Maja memiliki populasi kerbau sebesar 3418 ekor yang terdiri dari 1061 jantan dan 2357 betina, Meskipun populasi ternak kerbau tidak cukup besar,

(1987), terhadap 120 ekor kambing kacang jantan dan betina yang berumur satu minggu sampai satu tahun menunjukkan bahwa ukuran tubuh ternak (lingkar dada, panjang badan,

Rataan, simpangan baku, koefisien keragaman dan nilai probabilitas ukuran-ukuran tubuh kerbau murrah dan kerbau rawa ... Rataan, simpangan baku, koefisien keragaman dan

Kecamatan Maja memiliki populasi kerbau sebesar 3418 ekor yang terdiri dari 1061 jantan dan 2357 betina, Meskipun populasi ternak kerbau tidak cukup besar, Kecamatan Maja

Seperi halnya pada tinggi pundak dan tinggi pinggul, baik jantan dan betina untuk ketiga umur memperlihatkan bahwa kerbau di Panti memiliki ukuran sedikit lebih besar terhadap

rate pada ternak kerbau jenis kelamin jantan adalah 157,31% dan betina 191,27%, artinya ketersediaan kerbau jantan untuk pengganti sebanyak 1,57 kali dari kebutuhan, pada kerbau