• Tidak ada hasil yang ditemukan

VISI DAN MISI CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG ERYANTO DAN MATEUS YUDI, S.E., M.Si. (Periode ) Ketapang Baru. Menu.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "VISI DAN MISI CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG ERYANTO DAN MATEUS YUDI, S.E., M.Si. (Periode ) Ketapang Baru. Menu."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

VISI DAN MISI

CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG

ERYANTO DAN MATEUS YUDI, S.E., M.Si.

(Periode 2020-2025)

PDI PERJUANGAN

MIES

Yu0I,

SE,

M.Si.

Ketapang Baru

Menu

14(4s

RYAN IO HARUN

4 44 144%

r

PAN

44444444.

TERWUJUDNYA KABUPATEN KETAPANG MAJU YANG MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN, BERLANDASKAN AMANAH DAN GOTONG ROYONG"

(2)

is1 dan Mis H Eryanto Harun Mateus Yudi,SF MS Kabupaten etapang 2020-2025

a

PAN

VISI

Persatuan Indonesia clan Gotong Royong terus menjadi kekuatan kerja bersama dalam melakukan transformasi clan berbagai lompatan kemajuan bagi daerah, dengan persatuan dan kerjasama, apapun dapat tercapai untuk Kabupaten Ketapang tercinta. Maka, dalam lima tahun kedepan, kami yakin dengan nilai-nilai persatuan, Akhlakul Karimah, clan semangat gotong royong dapat membawa Ketapang menjadi Kabupaten yang mandiri dan berkepribadian, sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945.

Visi ini diartikan dimana saat Kabupaten Ketapang telah sungguh sungguh mandiri, dan berkepribadian yang diwujudkan dengan kerja gotong royong, maka saat itulah Kabupaten Ketapang telah menjadi Kabupaten Ketapang maju, sesuai pada cita cita kemerdekaan yang tertuang pada pembukaan UUD 1945 yaitu negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan Kesejahteraan Umum, Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, dan ikut Melaksanakan Ketertiban Dunia, yang berdasarkan Kemerdekaan, Perdamaian Abadi, dan Keadilan Sosial

TERWUJUDNYA KABUPATEN KETAPANG MAJU YANG MANDIRI DAN BERKEPRIBADIAN, BERLANDASKAN AMANAH, DAN GOTONG ROYONG"

Visi merupakan gambaran tentang masa depan yang berisikan cita-cita yang ingin di wujudkan, merupakan cara pandang ke depan tentang kemana dan bagaimana suatu lembaga akan dibawa, agar kegiatan tetap konsisten.

Visi yang kami tetapkan, disesuaikan antara kondisi umum daerah dengan visi pembangunan nasional sehingga terjadi keselarasan antara kepentingan daerah dengan arah kebijakan nasional. Adapun visi tersebut yaitu :

(3)

Vis1 dan Mis1 H Eryanto Harun Mateus Yudi SE MS Kabupaten Ketapang 2020-2025

Menuju

fit+is

MISI

J.

Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan

Pengurangan angka kemiskinan dan kesenjangan adalah janji kemerdekaan yang harus dituntaskan. Upaya memperkecil ketimpangan antar Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Desa

-

desa di wilayah Kab. Ketapang juga menjadi fokus perhatian kami. Untuk itu, ada Enam program aksi yang ditawarkan:

I.I. Percepatan Pembangunan lnfrastruktur

a. Infrastruktur merupakan modal awal yang menjadi titik fokus kami dalam membangun konektivitas antar wilayah untuk menciptakan rantai perekonomian baru di daerah-daerah tertinggal, adapun program aksi yang akan kami lakukan adalah sebagai berikut: Melakukan percepatan pembangunan infrastruktur fisik

berupa Jalan dan Jembatan di daerah-daerah perdalaman, di utamakan bagi

daerah-daerah yang benar-benar sangat membutuhkan dan terisolir, sehingga pembangunan yang merata dan berkeadilan bisa di wujudkan, yang diharapkan mampu berimbas kepada pemerataan perekonomian di setiap daerah.

b. Melakukan percepatan pembangunan infrastruktur non transportasi berupa

ketersediaan air bersih berikut instalasi pengolahan air dan jaringan penyalur distribusi air bersih, Jaringan listrik, serta Jaringan Telekomunikasi yang ditujukan

Misi merupakan gambaran sesuatu yang akan dilakukan dalam rangka mencapai Visi, agar

tujuan dapat berhasil dengan baik. Misi merupakan penjabaran dari visi, untuk mengarahkan

tujuan dan sasaran yang hendak dicapai, dalam rangka mewujudkan visi yang telah ditetapkan.

Misi juga menggambarkan tugas tugas yang akan di emban.

Misi yang ditetapkan diharapkan mampu menggerakan seluruh komponen organisasi, dan

dapat memicu tindakan dan peran serta masyarakan, untuk melakukan tindakan tindakan positif

yang mengarah pada pencapaian pencapaian visi yang telah di tetapkan.

Adapun misi-misi yang kami tetapkan saat terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2020-2025, adalah sebagai berikut:

I. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan. 2 Peningkatan Kualitas Manusia

3. Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing 4. Menjaga Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan

5. Kemajuan Budaya yang mencerminkan Kepribadian Bangsa 6. Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya

7. Mempersiapkan dasar pembentukan Daerah Otonom Baru dan Pemekaran Wilayah.

Tujuh misi ini merupakan percepatan, pengembangan, dan pemajuan Kabupaten Ketapang kedepan sebagai pijakan strategis operasional dengan senantiasa mengutamakan pembangunan manusia (berpusat kepada manusia) dengan rincian program aksi sebagai berikut:

(4)

r

PAN

Menuju

f+tis

-

kepada daerah daerah

Perdalaman

yang dalam hal ini masih banyak yang belum

tercakup.

c. Meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana di kota Ketapang sebagai ibu kota Kabupaten dengan mempertimbangkan unsur kebudayaan dan kelestarian lingkungan. Sehingga dapat menjadt kota yang maju seiring dengan perkembangan zaman tapi tetap menjaga ciri khas budaya dan akar tradisinya.

1.2. Redistribusi Aset demi Pembangunan Berkeadilan

Redistribusi aset atau reforma agraria dimaksudkan untuk mewujudkan keadilan dalam penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah, wilayah, dan

sumber daya alam.

Selain itu, reforma agraria juga menjadi bagian dari

penyelesaian

sengketa agraria antara masyarakat dengan perusahaan atau masyarakat dengan pemerintah. Adapun program aksi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:

a. Mempercepat pelaksanaan redistribusi aset (reforma agraria) dan perhutanan sosial yang tepat sasaran guna memberikan peluang bagi rakyat yang selama ini tidak memiliki lahan/aset untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi.

b. Melakukan pendampingan masyarakat dalam penggunaan, pemanfaatan, dan produksi atas tanah objek reforma agraria dan perhutanan sosial sehingga lebih

produktif.

c. Melakukan percepatan legalisasi (sertifikasi) atas tanah-tanah milik rakyat dan

tanah wakaf, sehingga memiliki kepastian hukum untuk pencegahan konflik yang dikarenakan sengketa atas tanah.

d. Melakukan pendataan dan penetapan wilayah hutan adat untuk menjaga kelestarian lingkungkan dan keberlangsungan hidup bersama yang lebih baik. Dikarenakan akan menjadi mustahil manusia tidak tanpa menjaga kelestarian alam nya. Sehingga tidak terjadi tumpang tinding dalam penetapan wilayah usaha. Sehingga terjadi sinergisitas antara pembangunan dan pemanfaatan lahan serta kelestarian lingkungan.

1.3. Mengembangkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Koperasi

UMKM dan koperasi merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah. Untuk meningkatkan produktivitas UMKM, maka akan dilakukan:

a. Meningkatkanakses pembiayaan sektor produktifbagi UMKM dengan skema redit Usaha Rakyat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik usaha. b. Meningkatkan dana bergulir untuk penguatan akses dan penguatan modal bagi

UMKM, termasuk usaha mikro pesantren, disertai program pendampingan dan kemitraan dari BUMN dan Kementerian/Lembaga terkait.

c. Meneruskan reformasi koperasi dengan fasilitasi peningkatan kualitas koperasi, sehingga meningkat kontribusinya pada perekonomian daerah dan menyejahterakan anggotanya

d. Mendorong berkembangnya koperasi, terutama koperasi produksi, untuk meningkatkan daya saing industri kecil dan kegiatan ekonomi masyarakat bawah. e. Memfasilitasi koperasi dan UMKM untuk siap menghadapi era digital.

f. Membantu usaha kecil dan menengah untuk kegiatan ekspor hasil produksinya ke luar negeri terutama dengan menggunakan teknologi digital

(5)

Vs dan Mist H Eryanto Harun Mateus Yudi SE M Si Kabupaten Ketapang 2020-2025

-

Menuju fin(rs

a

g. Meningkatkan layanan dan pendampingan usaha untuk percepatan perkembangan

usaha, khususnya bagi usaha ultra-mikro, usaha mik:ro, dan kecil sehingga bisa naik

kelas.

h. Meneruskan/meningkatkan

peremajaan,

pemeliharaan,

pendampingan,

penyuluhan, kemitraan, dan

legalisasi

tanah perkebunan rakyat,

agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani perkebunan rakyat meningkat. i. Mendorong berkembangnya market place yang berorientasi ekspor, baik yang

bersifat business to business ataupun business to consumers. 1.4. Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan

Dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kami akan terus

memperkuat ekonomi kerakyatan dengan memperbanyak ker ja sama dengan semangat gotong royong dan patriotism, termasuk di komunitas umat beragama.

a. Meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi, yang dilakukan dengan memfasilitasi percepatan adopsi inovasi teknologi budi daya dan

pascapanen, mengembangkan aspek agrobisnis yang dapat meningkatkan

pendapatan petani, serta mendorong agar terjadi konsolidasi kelompok tani menjadi besar sehingga memiliki daya saing yang kuat.

b. Meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui inovasi teknologi yang dapat

menguatkan budi daya ikan yang berkelanjutan dan produktif, salah satunya adalah dengan pengembangan offshore aquaculture

c. Mengembangkan program kemitraan pemerintah, dunia usaha, dan organisasi keagamaan.

d. Menjadikan masjid dan rumah-rumah ibadah sebagai pusat kesejahteraan/kemakmuran umat.

e. Mendorong perkembangan jasa keuangan Syariah menjadi salah satu lembaga ekonomi utama dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.

f

Membentuk unit usaha pesantren melalui kemitraan swasta, BUMN, Kementerian/Lembaga, dan Dinas dinas terkait, dengan didukung kebijakan yang dapat memperluas akses pasar dan insentif bagi pesantren, mualimin/mualimat, dayah, dan lembaga pendidikan keagamaan sejenis.

1.5. Mengembangkan Reformasi Sistem Jaminan Perlindungan Sosial

Warga miskin harus mendapatkan jaminan perlindungan dan bantuan sosial sehingga bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Untuk itu, kita akan fokus pada:

a. Menjaga daya beli melalui stabilisasi harga kebutuhan pokok dan meningkatkan pendapatan masyarakat

b. Perluasan sasaran Bantuan Pangan Non Tunai secara bertahap.

1.6. Melakukan Peogawasan Pemanfaatan Dana Desa agar Lebih Tepat Sasaran.

Pengurangan kemiskinan dan kesenjangan di perdesaan menjadi fokus dari pemanfaatan dana desa. Dana desa bukanlah satu-satunya instrumen untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, karena desa memiliki modal sosial yang sangat kuat, yakni: gotong royong. Dengan revitalisasi gotong royong dan partisipasi warga, dana desa lebih

(6)

a

PAN

-

-

difokuskan untuk

menyentuh 40 persen lapisan masyarakat terbawah di perdesaan,

melalui langkah-langkah:

a. Memperbaiki pelayanan dasar bagi warga desa, seperti air bersih, sanitasi, dan listrik desa.

b.

Mengembangkan

ekonomi

produktif

dan

industri

perdesaan,

terutama digerakkan oleh BUMDES dan pelaku-pelaku UMKM/Koperasi di desa untuk mengembangkan

sentra-sentra ekonomi baru di perdcsaan.

e. Mengembangkan kawasan perdesaan untuk menciptakan produk

unggulan dengan

basis sumber daya ekonomi lokal

d. Meningkatkan kapasitas dan tata kelola pemerintahan desa, sehingga lebih adaptif untuk melakukan inovasi , partisipatif-inklusif, transparan, serta akuntabel

e. Memperkuat fungsi pendamping desa dalam melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan desa secara efektif dan efisien

2. Peningkatan Kualitas Manusia

Pada investasi peningkatan kualitas manusia Ketapang yang maju, unggul, dan sejahtera. Untuk itu ada lima program aksi yang di tawarkan:

2.1. Mengembangkan Sistem Jaminan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak

Stunting atau gagal tumbuh merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia, dan ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Oleh karena itu, kita akan menurunkan angka stunting dengan menjamin bahwa setiap anak di Kabupaten Ketapang bisa bertumbuh kembang dengan baik melalui upaya:

a. Mempercepat pemberian jaminan asupan gii sejak dalam kandungan

b. Memperbaikipola asuh keluarga

c. Memperbaikifasilitas air bersih dan sanitasi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

2.2. Mengembangkan Reformasi Sistem Kesehatan

Setiap Orang di Kabupaten Ketapang harus sehat sehingga bisa mengembangkan diri sesuai potensinya serta menjadi lebih produktif. Oleh karena itu, kita akan fokus pada investasi manusia dibidang kesehatan melalui:

a. Memperkuat program promotif dan preventif dengan pembudayaan gerakan hidup sehat dalam masyarakat serta meningkatkan pengawasan kualitas obat dan makanan yang di kosumsi masyarakat

b. Percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, terutama SPAM dan perbaikan sanitasi, seperti tiap rumah tangga memiliki jamban, untuk meningkatkan kualitas hidup sehat.

c. Meningkatkan akses warga miskin di seluruh pelosok kelurahan, ecamatan dan desa-desa untuk mendapatkan bantuan kesehatan

d. Mempercepat pemerataan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk di desa-desa dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dengan skema OAK Fisik

(7)

a

PAN

Menuju

fir«tis

-

e. Mempercepat upaya penurunan Angka Kematian lbu (AKI) dan Angka Kematian

Bayi(AKB).

2.3. Mengembangkan Reformasi Sistem Pendidikan

Investasi SDM di bidang pendidikan akan diarahkan untuk

meningkatkan akses,

keadilan, dan pemerataan

kualitas

pendidikan yang

dikuatkan

oleh ekosistem

pendidikan yang mencakup keluarga, masyarakat, dan sekolah. Oleh karena itu, fokus reformasi di bidang pendidikan akan diletakkan pada:

a. Mempercepat pemerataan penyediaan saran@-prasarana pendidikan serta infrastruktur pendukungnya

di seluruh

wilayah Kab.

Ketapang,

terutama di

wilayah-wilayah yang infrastruktur pendidikannya masih kurang.

b.

Meningkatkan akses bagi warga miskin untuk mendapatkan

bantuan

pendidikan

c. Memperluas beasiswa afirmasi dengan memberikan kesempatan mahasiswa- mahasiswa miskin, di wilayah 3T, santri dan siswa lembaga-lembaga pendidikan keagamaan, untuk memperoleh beasiswa pendidikan, serta memperluas akses mahasiswa mendapatkan pinjaman dana pendidikan dari per bankan.

d. Mendukung peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan di Madrasah, Pondok Pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai salah satu pelaku utama dalam pendidikan karakter bangsa.

e. Mendukung Peningkatan pendidikan mental karakter bangsa melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai agama sebagai nilai luhur dalam berbangsa- bernegara, nilai-nilai budi pekerti , dengan metode pembelajaran yang inovatif.

f

Mempercepat gerakan literasi masyarakat dengan memperbanyak perpustakaan dan ta man-taman baca untuk masyarakat luas.

g. Memajukan dan menjadikan Politeknik Ketapang sebagai perguruan tinggi di Kabupaten etapang sebagai pusat riset dan teknologi yang menyesuaikan karakteristik dan kemajuan daerah. Dengan melaksanakan peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur nyajuga meningkatkan kualtias sumber daya pengajar dengan beasiswa untuk menempuh jenjang magister dan doktoral. Sehingga Politeknik Ketapang menjadi salah satu mercusuar pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat dikarenakan memiliki kualitas baik dan memiliki daya saing yang tinggi.

2.4. Menumbuhkan Kewirausahaan

Bonus demografi dan hadirnya revolusi industri harus dihadapi dengan menumbuhkan

wirausahawan-wirausahawan baru terutama dari kalangan generasi mda/milenial,

yang difasilitasi dengan:

a. Mempercepat tumbuhnya wirausahawan muda dengan penyediaan fasilitas pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang melibatkan komunitas pendidikan dan sektor ekonomi kreatif.

b. Mempercepat tumbuhnya Santripreneur melalui kemitraan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan yang sejenis, dengan dunia kerja.

c. Mendorong/memfasilitasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan baru dengan regulasi yang lebih adaptif

(8)

Menuju

fits

d. Memberikan jaminan kemudahan berusaha serta memperbanyak penyediaan fasilitas

untuk belajar dan kerja bersama (coworking space) dan

memfasilitasi

akses pada

internet di tempat-tempat umum,

e. Meningkatkan akses permodalan bagi wirausahawan baru dengan menggunakan

model pembiayaan non-konvensional sehingga memudahkan wirausahawan baru yang tidak memiliki aset.

2.5. Menguatkan Kesetaraan Gender dan Pemberdayan Perempuan

Perempuan merupakan kunci keberhasilan daerah dalam

membumikan tujuan

pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, kita harus terus mendorong perempuan di daerah kita untuk makin memiliki peran penting dalam ranah keluarga maupun publik.

Sebagai seorang Ibu, perempuan mendidik anak-anak sebagai penerus masa depan bangsa, memperbaiki mentalitas bangsa, menjaga moral keluarga, serta menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat. Adapun program untuk menguatkan kesetaraan Gender dan pemberdayaan Perempuan adalah sebagai berikut:

a. Meningkatkan keterlibatan perempuan dalam politik, pemerintahan, dan pembangunan.

b. Meningkatkan akses perempuan/ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesehatan reproduksi, terutama untuk menurunkan angka kematian ibu.

c. Meningkatkan akses anak-anak perempuan untuk memperoleh pendidikan

d. Memfasilitasi peran perempuan/ibu dalam penguatan ekonomi keluarga.

e. Memfasilitasi perempuan untuk mengakses teknologi, pembiayaan dan

pendampingan inovasi, termasuk untuk merintis usaha dan menjadi

wirausahawan

f. Meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif.

g. Meningkatkan pelibatkan perempuan/ibu dalam menjaga tumbuh kembang anak serta pendidikan karakter dalam keluarga.

3. Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing

Pada upaya kita untuk membuat perekonomian menjadi lebih kokoh, produktif, mandiri , dan berdaya saing sehingga mampu membuka lebih banyak lagi lapangan kerja, menekan tingkat pengangguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan dan mengurangi kesenjangan. Untuk itu, ada tiga program aksi yang ditawarkan:

3.1. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur

Percepatan pembangun infrastruktur dalam lima tahun kedepan akan memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:

a. Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra- sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta (Perusahaan, dll), BUMD.

b. Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.

(9)

a

PAN

-

c. Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi

Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan

anggota Polri

d. Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian,

transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan

ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.

e. Mengembangkan

sistem angkutan umum terintegrasi antar

permukiman, kecamatan, desa, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

33.2. Mengembangkan Sektor-Sektor Ekonomi Baru

Kita memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata.

Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Ada du

langkah kerja aksi yang bisa dilakukan:

a. Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tam bah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya.

b. Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online,

dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan

perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing. 3.3. Mengembangkan Reformasi Ketenagakerjaan

Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing daerah. Untuk itu, upaya perindungan dan penguatan dilak:ukan dengan: a. Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan

kesejahteraan buruh.

b. Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan. c. Memperluas akses buruh untuk mendapatkan peningkatan keterampilan.

d. Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.

4. Mencapai Lingkungan Hidup yang Bcrkelanjutan

Pembangunan ekonomi harus memperhatikan daya dukung lingkungan hidup agar

pembangunan menjadi berkelanjutan.

4.1. Mitigasi Perubahan lk.Jim

Dampak perubahan iklim menjadi permasalahan global. Ketapang harus mengambil bagian dari upaya mitigasi terhadap dampak perubahan iklim, dengan rnelakukan

Program Aksi sebagai berikut:

a. Pencegahan kebakaran hutan. dan penanaman kembali lahan-lahan kritis. b. Melanjutkan konservasi lahan gambut.

c. Meningkatkan pendidikan konservasi ling#ungan yang berkelanjutan dengan melibatkan komunitas masyarakat adat

d. Memperbanyak hutan kota dan

rang

terbuka hij au

I

(10)

a

PAN

-

4.2. Penegakan Hukum dan Rehabilitasi Lingkungan Hid up

Kerusakan lingkungan hidup akibat pencemaran udara, limbah, penebangan liar, pencurian ikan dan terumbu karang, dan penambangan liar menjadi ancaman pada human

security. Oleh sebab itu kami memiliki penawaran untuk Program Aksi sebagai berikut: a. Merehabilitasi kerusakan lingkungan untuk menjamin daya dukung lingkungan

secara

berkelanjutan

termasuk rehabilitasi hutan dan

lahan,

konservasi laut,

serta

Daerah Aliran Sungai (DAS)

b. Meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengawasan limbah serta percepatan pembangunan pusat pengolahan limbah secara terpadu.

c. Penegakan hukum yang tegas atas tindakan

perusakan lingkungan.

d. Mempercepat upaya pencegahan dan rebabilitasi lingkungan akibat sampah plastik serta mendorong berkembangnya industri daur ulang.

5. Kemajuan Budaya yang Mencerminkan Kepribadian Bangsa

Negara berkewajiban untuk memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dan menjadikan kebudayaan sebagai investasi untuk membangun masa depan dan peradaban bangsa demi terwujudnya tujuan nasional. Dalam hal ini Pemerintah Daerah hadir untuk membantu Negara untuk mewujudkan Manusia Indonesia yang tidak hanya manusia yang produktif, unggul, dan berdaya saing, tapi juga manusia Indonesia yang berkarakter dan memiliki kepribadian bangsa sesuai dengan Pancasila, berakhlak mulia, dan memegang teguh Bhinneka Tunggal Ika.

5. J. Pembinaan ldeologi Pancasila

Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila menjadi cita-cita normatif di dalam penyelenggaraan negara. Kita ingin Pancasila menjadi ideologi yang bekerja, yang dapat diimplementasikan dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pembinaan Ideologi Pancasila dilakukan dalam kerangka sistem dengan metode yang lebih sesuai dengan kebutuhan generasi muda

a. Membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Kab. Ketapang

b. Mengoptimalkan peran dan fungsi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Kelurahan, Desa-desa, dan Kecamatan-kecamatan, dengan bekerjasama dengan

Organisasi Keagamaan dan Kebudayaan

c. Menjadikan Sekolah sekolah sebagai Sarana Pembinaan Ideologi Pancasila.

5.2. Restorasi Toleraosi dan Kerukunao Sosial

Perbedaan dalam kemajemukan bukan menjadi sumber masalah jika diikat oleh Ketunggal-ikaan, sebagai sesama saudara sebangsa setanah air. Untuk itu, semangat

toleransi, kerukunan, dan persaudaraan perlu ditumbuhkan melalui;

a. Memperkuat modal sosial yang hidup dalam masyarakat, yaitu menumbuhkan semangat gotong royong, musyawarah, dan kebhinnekaan yang ika.

b. Menjadikan ASN, TNI, dan Polri sebagai teladan perekat NKRI

c. Memperbanyak program pertukaran pemuda lintas agama, lintas etnis dan budaya, lintas segmen sosio-ekonomi, dan lintas wilayah.

d. Revitalisasi institusi sosial masyarakat terkeeil seperti RT/RW, Dusun, dan Kampung sebagai ruang membangun solidaritas sosial, gotong royong, dan ruang dialog antarwarga.

(11)

Vis1 dan Mis H Ervanto Harun Mateus Yudi. SE MS Kabupaten Ketapang 2020-2025

Menuju

fits

a

PAN

5.4. Meningkatkan Kepeloporan Pemuda dalam Pemajuan Kebudayaan

Pemuda, terutama generasi milenial, memiliki peran yang sangat penting dalam

pemajuan kebudayaan Selain itu, pemuda menjadi penentu masa depan bangsa untuk menuju Indonesia Maju. Oleh sebab itu untuk miningkatkan Kepeloporan Pemuda dalam Pemajuan kebudayaan, kami menawarkan Program aksi sebagai berikut:

a. Memfasilitasi rang-ruang kreasi bagi pemuda yang positif, produktif, dan kreatif, di berbagai bidang, seperti di bidang kuliner, musik, fashion, travel, seni, science- robotik, dan bidang-bidang lain yang digemari anak muda.

b. Memfasilitasi tumbuhnya ekonomi kreatif anak muda yang kemudian dapat menjadi sumber penghasilan, seperti oTuber, fashion stylist, gamer, dan lain sebagainya.

c. Memfasilitasi keterlibatan anak muda dalam bidang pelestarian ling#ungan hidup,

seperti komunitas pencinta alam, komunitas peduli sampah, komunitas pencinta hewan,

dan sebagainya.

d. Memfasilitasi peningkatan prestasi pemuda di bidang olahraga, seperti dalam cabang sepak bola, bulutangkis, basket, atletik, dan lainnya.

e. Memperkuat Forum Kerukunan Umat Beragama sebagai penjaga toleransi dan

mediator masalah antaragama.

f. Meningkatkan kesetiakawanan sosial antarwarga dalam menyelesaikan masalah- masalah bersama, serta dalam penanganan bencana.

5.3. Mengembangkan Pemajuan Seni-Budaya

Seni budaya adalah DNA bangsa Indonesia.

Keberagaman

kebudayaan daerah

merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah dinamika perkembangan dunia. Untuk itu

Program aksi yang akan kami tawarkan untuk pengembangan kemajuan seni dan budaya adalah sebagai berikut:

a. Melaksanakan secara konsisten langkah strategis pemajuan kebudayaan melalui

perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan.

b. Pengarusutamaan kebudayaan melalui pendidikan untuk mencapai tujuan pemajuan kebudayaan.

c. Menghidupkan dan menjaga ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan, di antaranya dengan diselenggarakannya Jambore Budaya antar Sekolah, Kecamatan, dan Desa desa yang ada di Kah. Ketapang.

d. Tata kelola kebudayaan yang terintegrasi dan terencana.

e. Merevitalisasi dan meningkatkan pembangunan pusat kebudayaan, museum, dan warisan budaya di daerah-daerah.

f

Pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan untuk kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan pariwisata budaya dan industri kreatif.

g. Meneruskan pemajan musik Daerah melalui perlindungan hak cipta, sistem pendataan terpadu, peningkatan apresiasi dan literasi musik dalam pendidikan, meningkatkan kesejahteraan musisi, maupun penyiapan infrastruktur pendukung.

(12)

a

PAN

-

e. Melanjutkan upaya untuk menumbuhkan rasa toleransi yang kuat di kalangan muda sejak dini, melalui revitalisasi kegiatan kebersamaan lintas budaya, lintas suku, dan lintas agama.

f. Meningkatkan pencegahan bahaya kekerasan, bullying/perisakan, termasuk online

bullying/perisakan daring, dan lainnya.

g. Meneruskan gerakan literasi digital untuk mencegah penyebaran konten negatif

serta pemanfaatan internet untuk hal-hal yang produktif. Melindungi segenap generasi muda dari bahaya penyalahgunaan napza, minuman keras, penyebaran

penyakit HIV/AIDS, dan penyakit menular seksual di kalangan pemuda.

5.5. Mengembangkan Olahraga untuk Tumbuhkan Budaya Sportivitas dan Berprestasi

Olahraga membangun jiwa bangsa dengan menumbuhkan nilai-nilai sportivitas dan keinginan untuk berprestasi. Oleh sebab itu adapun Program aksi yang akan kami tawarkan adalah sebagai berikut

a. Penataan sistem pembinaan dan pengembangan olahraga secara terpadu dan berkelanjutan

b. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga yang sudah tersedia untuk mendukung pembinaan olahraga, khususnya di desa-desa.

c. Meningkatkan upaya pembibitan dan pengembangan prestasi olahraga secara sistematik, berjenjang, dan berkelanjutan.

d. Meningkatkan pola kemitraan dan kewirausahaan dalam upaya menggali potensi ekonomi olahraga melalui pengembangan industri olahraga di daerah daerah

Perdesaan.

6. Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Tepercaya

Salah satu karakteristik negara maju adalah memiliki demokrasi yang sehat serta birokrasi yang bersih, efektif, dan tepercaya. Untuk itu, diperlukan aktualisasi demokrasi Pancasila serta refonnasi birokrasi dan tata kelola secara berkelanjutan, untuk mewujudkan itu maka kami menawarkan enam langkah Program Aksi sebagai berikut:

6. I. Aktualisasi Demokrasi Pancasila

Pancasila adalah rujukan utama dalam membangun sistem demokrasi kita, sehingga nilai-nilai kerakyatan dan permusyawaratan menjadi pegangan utama, yang per\u terus diaktualisasi dengan cara:

a. Meningkatkan keterbukaan informasi publik di setiap Badan Publik. b. Meningkatkan jaminan hak-hak politik dan kebebasan sipil

c. Mendukung kemerdekaan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi.

6.2. Mengem bangkan Aparatur Sipil Negara yang Profesiooal

Kita harus memiliki Aparatur Sipil Negara yang profesional (smart ASN) dan bekerja dalam lingkungan kerja yang berbasis teknologi informasi (smart office). Oleh sebab itu

maka kami akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

a. Penempatan ASN yang memperhatikan kepentingan nasional, terutama pelayanan pemerintahan di wilayah terdepan, terluar, daa tertinggal.

(13)

Menuju

fiat«is

-

b. Reformasi pendidikan dan pelatihan ASN agar lebih sinergis, menjadi learning

governance,

bisa sesuai dengan pencapaian kinerja organisasi serta transformasi ke

knowledge management yang berkelanjutan.

c. Mengembangkan tempat kerja yang berbasis teknologi informasi (smart office).

d. Meningkatkan kesejahteraan ASN dengan penyediaan rumah/tempat

tinggal/hunian

yang layak dan terjangkau, dukungan fasilitas yang lengkap dan teri.ntegrasi.

6.3. Reformasi Sistem Perencanaan, Penganggaran, dan Akuntabilitas Birokrasi

Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh sistem perencanaan dan

penganggaran yang terpadu, efektif,

dan

efisien.

Oleh sebab itu maka kami akan

melakukan langkah sebagai berikut.

a. Melakukan money follow program, agar anggaran digunakan untuk membiayai program/kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan.

b. Melakukan upaya penajaman perencanaan dan penganggaran yang berorientasi pada hasil yang berdampak dan bermanfaat bagi rakyat.

c. Melakukan upaya penghematan anggaran dari belanja yang tidak produktif.

6.4. Reformasi Kelembagaan Birokrasi yang Efektif dan Efisien

Fokus reformasi kelembagaan adalah membenahi kompleksitas fungsi dan kewenangan lembaga dalam pemerintahan sehingga lebih sinkron dan efisien, adapun langkah-langkah yang akan kami lakukan sebagai berikut:

a. Melakukan penataan kembali lembaga-lembaga yang tumpang tindih dalam fungsi dan kewenangan.

b. Reformasi tata hubungan antar-lembaga sehingga lebih sinergis

6.5. Percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Perkembangan Revolusi Industri 4.0 mengharuskan pemerintah lebih adaptif dengan membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik. Adapun langkah-langkah yang akan kami lakukan, melalui tiga kebijakan yaitu:

a. Mempercepat penerapan pemerintahan berbasis elektronik, seperti e-planning, e- budgeting, e-procurement, dan e-reporting.

b. Mempercepat koordinasi pengembangan e-government yang terintegrasi.

c. Mempercepat penyatuan data (satu data) seluruh instansi pemerintah daerah di Kab. Ketapang.

6.6. Reformasi Pelayanan Publik

Reformasi pelayanan publik bertujuan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, pasti, dan dengan biaya terj angkau. Oleh sebab itu maka kami akan menerapkan beberapa langkah dasar yang bersifat gotong-royong antara warga masyarakat dan pemerintah, adalah sebagai berikut:

a. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan pelayanan publik berbasis elektronik sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin

meningkat.

(14)

r

PAN

-

b. Memantapkan pelayanan publik berbasis online yang transparan dan memberikan kepastian, di antaranya melalui Online Single Submission.

c. Pembangunan zona integritas, wilayah bebas korupsi, wilayah birokrasi bersih melayani, serta membangun model

Whistle Blower System (WBS)

yang dapat diterapkan di sentra-sentra pelayanan.

7. Mempersiapkan dasar pembentukan Daerah Otonom Baru dan Pemekaran

Wilayah.

Daerah otonom adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah, yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat mcnurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemekaran

daerah terutama untuk

Kabupaten Ketapang

yang sangat luas wilayah

cakupannya ialah solusi untuk kemajuan dan peningkatan untuk kemandirian daerah. Daerah hasil pemekaran diharapkan dapat menjalankan roda perekonomian, kegiatan administrasi, penyelenggaraan pelayanan masyarakat dan pembangunan infrastruktur. Harapan dari penyelenggaraan dan pembangunan semua aspek tersebut adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat yang sejahtera akan menciptakan masyarakat yang mandiri dan pada gilirannya akan menciptakan daerah yang mandiri serta tidak tergantung terhadap daerah induk pemekaran, provinsi dan Negara.

Daerah kecamatan Kendawangan, Manismata, Air Upas, Marau, Jelai yang memiliki aras budaya yang sama dan secara geografis cenderung berdekatan juga memiliki potensi a lam yang kaya. Daerah Kecamatan Simpang Hulu, Simpang Dua, Sandai, Hulu Sungai, Nanga Tayap juga memiliki karakteristik yang sama. Seara wilayah cenderung terletak dalam satu regional. Jika ke depannya beberapa kecamatan tersebut dapat membentuk daerah otonom baru maka kegiatan pemerataan pembangunan akan lebih maksimal. Karena tidak bergantung pada an ggaran daerah induknya yang saat ini adalah Kabupaten Ketapang.

Tentunya banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menuju cita-cita tersebut. Harus dipersiapkan pemenuhan persyaratan administratif, persyaratan teknis dan persyaratan fisik kewilayahan.

Mutlak wacana tersebut memerlukan perjuangan, waktu dan fokus yang berkesinambungan. Dengan percepatan semua aspek pembangunan yang dijabarkan dari ke enam misi sebelumnya ialah mengarah pada satu titik yaitu kelayakan pembentukan Daerah Otonom Baru yaitu dua Kabupaten baru pada regional beberapa kecamatan yang memiliki hambatan jarak tempuh yang jauh

Sehingga akan terwujud pemerataan pembangunan yang lebih maksimal dan terfokus dikarenakan telah terbentuk

Daerah Otonom Baru

yang lebih spesifik secara cakupan wilayahnya. Dengan terciptanya pembentukan Kabupaten baru. Kabupaten Ketapang sebagai kabupaten induk sebelumnya akan lebih maksimal meningkatkan pembangunannya sendiri. Sinergi antara daerah otonom yang baru dengan kabupaten induk akan membentuk kekuatan baru sehingga semoga terwujud cita-cita provinsi yang barn di Region Kalimantan untuk mengejar ketertinggalan nya dengan daerah di pulau lain. Ibarat raksasa tidur dengan segala kelebihan dan kekuatannya yang terbangun untuk menata diri menjadi salah satu penopang kekuatan negara kesatuan Republik Indonesia.

(15)

PENUTUP

Jalan perubahan menuju Ketapang Maju akan dapat tercapai apabila dilakukan dengan kerja keras, kerja sama, dan kerja bersama secara gotong royong oleh semua elemen masyarakat. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita yakin apa yang menjadi tujuan bersama akan berhasil.

Semoga Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang selalu meridhoi upaya kita bersama

menu ju Ketapang Maju yang Mandiri, dan Berkepribadian. Merdeka !!!

Ketapang, 3 September 2020

I

CAL

R

PASANGANCALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG

(Periode 2020- 2025)

PART Al AMANAT NASIONAL DAN PDI PERJUANGAN ABRUPATEN KETAPANG

nt!9,

BUPA,

{%

'/FJ BUPATI

/en,

z

•·AMAs,

Referensi

Dokumen terkait