Tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana pembunuhan karena menolak melakukan hubungan sesama jenis: studi Putusan Pengadilan Negeri Bangil Nomor 158/Pid.B/2016/Pn.Bil
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Kesesuaian Penilaian Hakim tehadap Alat Bukti Visum Et Repertum Dalam Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilakukan Secara Berencana pada Kasus Putusan
Sehubungan dengan masalah pembuktian dalam proses perkara tindak pidana pembunuhan, terdakwa dapat dihukum atas perbuatan yang telah dilakukan seperti yang didakwakan
penulis dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul “ PERTIMBANGAN PUTUSAN HAKIM DALAM PENJATUHKAN PIDANA PENJARA TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DI
Dalam kedua jenis hukum tersebut memberikan sanksi pidana mati terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan sama-sama dalam jenis pembunuhan yang dilakukan secara
1 tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang telah dipenuhi oleh perbuatan terdakwa dan oleh karena menurut pertimbangan Hakim
Dalam hal ini Pengadilan Negeri Magetan memberikan vonis terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan disertai mutilasi dengan menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti
Dalam hukum pidana islam tindak pidana pembunuhan termasuk kedalam jarimah qisas tindak pidana yang bersanksi hukum qisas, yaitu tindakan kejahatan yang membuat jiwa atau bukan jiwa
Berdasarkan permasalahan yang dikemukakan, maka ditarik kesimpulan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam tindak pidana pembunuhan berencana disertai pemerkosaan menurut putusan Nomor