Konsep Etika Politik Menurut Pemikiran Nurcholish Madjid - Repository UIN Sumatera Utara
Teks penuh
Dokumen terkait
91213063103 Program Studi: Tafsir Hadis PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI. SUMATERA UTARA
Qiṣāṣ adalah hukuman pokok untuk tindak pidana pembunuhan dan pelukaan yang disengaja, sedangkan diyat atau ta’ zir menjadi hukuman tambahan apabila hukuman
Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode analisis isi ( content analysis ) atau analisis tekstual dan metode interprestasi. Penelitian ini
“ meminjamkan rahim untuk kandungan bayi dari sperma laki-laki dan ovum (indung telur) perempuan yang bukan berasal dari hubungan suami. isteri yang sah hukumnya adalah
“ Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing dari keduanya seratus kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan)
sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia.. Akan tetapi, berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku
dalam surat An-Nuur ayat 2 yang artinya “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera,
Dari uraian tersebut dapat dianalisa pemikirannya tentang Islam sebagai sistem yang dijawantahkan dalam pemikiran konstitusi. negara yang