EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN MEDIA KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON
Oleh:
Dinda Khairani NIM 409131018
Program Studi Pendidikan Kimia
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
iv
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala berkat dan rahmat-Nya, maka skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi yang berjudul “Efektifitas Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Media Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Hidrokarbon”, disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Kimia di Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada: Bapak Drs. Marudut Sinaga, M.Si, sebagai dosen pembimbing skripsi yang telah banyak memberikan
bimbingan dan saran-saran kepada penulis sejak awal pembuatan proposal, penelitian sampai dengan selesainya penulisan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Prof. Drs. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D, Bapak Dr. Zainuddin Muhtar, M.Si dan Ibu Dra. Nurmalis, M.Si yang telah memberikan masukan dan saran-saran mulai dari seminar proposal sampai dengan selesainya skripsi ini. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Prof. Dr. Suharta, M.Si selaku dosen pembimbing akademik dan kepada seluruh Bapak dan Ibu Dosen beserta Staf Pegawai Jurusan Kimia FMIPA Unimed yang sudah membantu kelancaran penulis dalam menyusun skripsi ini. Ucapan terima kasih kepada guru-guru sekolah yang telah mendidik penulis sehingga penulis dapat memperoleh gelar sarjana. Ucapan terima kasih kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, PKS kurikulum, guru kimia dan siswa/i kelas X SMA N 1 Lima Puluh, SMA Negeri 1 Bandar dan SMA Swasta Satrya Budi Perdagangan yang telah banyak membantu penulis selama proses penelitian berlangsung.
Teristimewa saya sampaikan terima kasih kepada kedua orang tua saya yang berjuang keras dalam mendidik dan menyekolahkan saya sehingga saya dapat memperoleh gelar sarjana. Ucapan terima kasih kepada adik-adik saya yang telah memberikan dukungan.
Kemudian, saya sampaikan kepada teman saya Anggraini Rosa Nasution, Ayus Diningsih dan Erwinsyah yang selalu memberikan dukungan dan motivasi
v
Sitorus, Rilia Eka Srikandi, Rudyanto Sinaga, Irka Aryani, Wida Natasya Siahaan, Dinda Astari dan seluruh mahasiswa Kimia Reguler B 2009 yang selalu memberikan dukungan dalam penyelesaian skripsi ini.
Penulis telah berupaya dengan semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca demi kesempurnaan skripsi ini. Kiranya isi skripsi ini bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu pendidikan.
Medan, Juli 2013 Penulis,
iii
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN MEDIA KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
PADA POKOK BAHASAN HIDROKARBON
Dinda Khairani (409131018)
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan media komputer terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan hidrokarbon. Penelitian ini dilakukan di 3 sekolah tingkat menengah atas yaitu SMA Negeri 1 Lima Puluh, SMA Negeri 1 Bandar dan SMA Swasta Satrya Budi. Kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran dimana siswa secara rutin bekerja dalam kelompok untuk saling membentuk, memecahkan masalah-masalah yang kompleks. Model pembelajaran kooperatif tipe NHT terdiri dari rangkaian tahapan-tahapan kegiatan (sintaks) yang disusun sedemikian rupa sehingga siswa dapat menguasai kompetensi-kompetensi yang harus dicapai dalam pembelajaran dengan interaksi antar siswa dan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru.
vi
2.2.2 Pengelompokan Senyawa Hidrokarbon 20
vii
3.6. Teknik analisis Data 42
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Analisis Data Instrumen Penelitian 45
4.2. Data hasil Penelitian 48
4.3. Uji Persyaratan Analisis Data 50
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan 58
5.2. Saran 58
ix
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Deret Homolog Alkana 21
Tabel 2.2 Nama, Rumus StrukturRumus Molekul 5 Deret Pertama
Senyawa Alkena 22
Tabel 2.3 Beberapa Alkil Dalam Tatanama 23
Tabel 2.4 Data Fisis Alkana Rantai Lurus 27
Tabel 2.4 Beberapa Data Fisis Alkena 27
Tabel 2.5 Beberapa Data Fisis Alkuna 27
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian 38
Tabel 3.2 Perlakuan Dalam Penelitian 40
Tabel 4.1 Data Uji Validitas Soal 45
Tabel 4.2 Data Uji reliabilitas Soal 46
Tabel 4.3 Data Uji Tingkat Kesukaran Soal 47
Tabel 4.4 Data Uji Daya Pembeda Soal 48
Tabel 4.5 Data Deskripsi Hasil Belajar Siswa 49
Tabel 4.6 Uji Normalitas Data Sampel 50
Tabel 4.7 Uji Homogenitas Data Sampel 51
Tabel 4.8 Uji Hipotesis Sampel 52
Tabel 4.9 Persen Peningkatan Hasil Belajar 56
viii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 3.1. Diagram Alur Desain Penelitian Model Pembelajaran
x
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Silabus 61
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan suatu usaha manusia yang dilakukan secara sadar
yang bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas manusia.
Dalam UU RI No. 20 Tahun 2003 mendefinisikan pendidikan sebagai suatu usaha
sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran
sehingga peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan masayarakat,
bangsa dan negara (Pirdata, 2009).
Dari uraian di atas menyatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu
kunci bagi pembangunan bangsa. Dimana kualitas pendidikan di suatu negara
merupakan faktor utama untuk menentukan maju mundurnya kehidupan negara
tersebut. Oleh sebab itu pendidikan harus dilaksanakan sebaik-baiknya guna
memperoleh cita-cita yang diharapkan. Untuk mencapai hasil pendidikan secara
optimal maka peran guru sangat diutamakan, dimana peran guru dalam proses
belajar mengajar sebagai fasilitator atau penggerak berjalannya kegiatan proses
belajar mengajar.
Dari pengalaman peneliti selama melakukan PPL (Program Pengalaman
Terpadu), secara umum dalam menyampaikan materi pembelajaran bergantung
sepenuhnya kepada guru. Artinya peran guru lebih besar dibandingkan peran
siswa dalam proses belajar mengajar. Di sini siswa hanya mendengarkan,
menyimak, dan mencatat dan diselingi tanya jawab serta latihan oleh guru.
Keadaan tersebut sudah menjadi suatu kebiasaan di dalam suasana belajar
mengajar di kelas pada saat ini. Di mana keadaan yang seperti itu dapat
menyebabkan siswa belajar secara individual dan hal ini menyebabkan mereka
tidak saling berbagi pengetahuan dalam memecahkan suatu masalah sehingga
siswa yang memiliki kemampuan yang di atas rata-rata yang selalu menonjol di
2
kelas, sedangkan siswa yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata selalu
merasa terbelakangkan dan terdiam saja.
Dari uraian di atas bahwa hal tersebut akan menyebabkan siswa menjadi
berkelompok-kelompok. Ada kelompok siswa yang cepat, sedang dan lambat
dalam menerima dan memahami pelajaran di kelas. Dengan terbentuknya
kelompok tersebut menyebabkan guru hanya memperhatikan atau tertuju kepada
kelompok siswa yang cepat yang tanpa disadari dapat menimbulkan kesenjangan
di kalangan siswa. Adanya perbedaan yang signifikan dalam memperhatikan
siswa harus di hindari.
Pemahaman terhadap teori kimia khususnya secara konvensional
dilakukan dengan memahami konsep kimia itu sendiri. Sebagaimana diketahui
bahwa kimia merupakan salah satu cabang ilmu sains yang sebagian materinya
bersifat abstrak yang menyebabkan partisipasi siswa di dalam belajar kimia
rendah yang berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah pula. Dalam
kenyataanya kegagalan siswa dalam belajarnya hanya ditimpahkan sebagai
kegagalan yang disebabkan oleh siswa itu sendiri padahal kegagalan disebabkan
oleh guru dalam membelajarkan, dan kekurang guru dalam pengelolahan dan
penetapan strategi pembelajaran yang tepat sangat berpengaruh terhadap prestasi
belajar siswa.
Model pembelajaran adalah unsur penting keberhasilan siswa dalam
belajar. Pemilihan dan penggunaan model pembelajaran yang menjadi
pertimbangan adalah tujuan yang akan dicapai. Model pembelajaran yang menitik
beratkan pada kerja sama antar kelompok adalah pembelajaran koperatif. Model
pembelajaran kelompok (kooperatif) adalah rangkaian kegiatan belajar yang
dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan
pembelajaran yang telah dirumuskan (Sanjaya, 2011).
Model pembelajaran kooperatif mempunyai beberapa model dengan
langkah-langkah yang berbeda-beda, diantaranya tipe NHT (Numbered Heads
Together). Dimana metode ini membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan
siswa bekerja sama dengan kelompoknya, sehingga siswa dapat saling
3
Pembelajaran koperatif tipe NHT pernah diteliti oleh beberapa peneliti
sebelumya, antara lain Ayu Rahmawati dan Bertha Yonata, (2012)
mengemukakan hasil penelitiannya mengenai koperatif tipe NHT menyatakan
bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 21,25 % pada materi
reaksi reduksi dan oksidasi. Kemudian Ferry Pietersz dan Horasdia Saragih,
(2010) mengemukakan hasil penelitiannya mengenai kooperatif tipe NHT
menyatakan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih
baik dibandingkan dengan pembelajaran konvesional dengan peningkatan 6, 97%
pada pelajaran matematika.
Hidrokarbon merupakan materi pelajaran kimia yang terdiri dari
konsep-konsep. Jadi untuk mempermudah penyampaian materi ini diperlukan model
pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk saling berbagi informasi,
pengalaman sehari-hari sehingga siswa mudah memahami konsep-konsep dalam
materi hidrokarbon. Selain itu, sekarang ini dalam menunjang pembelajaran
diperlukannya media agar penyajian materi lebih menarik dan bersifat nyata. Saat
ini banyak guru yang kurang memanfaatkan media dalam proses pembelajaran di
kelas. Dari uraian tersebut peneliti memanfaatkan media softwere Windows Movie
Maker dalam proses pembelajaran.
Bertitik tolak dari permasalahan tersebut diupayakan suatu cara agar
rancangan pengajaran kimia yang di sajikan guru dapat menarik minat belajar
siswa. Maka peneliti terdorong untuk memilih judul penelitian ini yaitu:
“Efektifitas Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Media Komputer
Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Hidrokarbon”
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka
dapat diidentifikasi pokok-pokok permasalahannya antara lain :
1) Penyampaian materi bergantung kepada guru sehingga murid tidak
dapat mengemukakan pendapatnya.
2) Dalam pembelajaran siswa belajar secara individual sehingga akan
4
3) Materi kimia yang sebagian bersifat abstrak dan cara penyampaiannya
hanya dilakukan secara konvensional sehingga akan berdampak
terhadap hasil belajar siswa yang rendah.
4) Pemilihan model pembelajaran yang kurang tepat dalam penyampaian
materi kimia.
5) Banyak guru yang kurang memanfaatkan media dalam proses
pembelajaran di kelas.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah penelitian ini, maka rumusan masalah
ini adalah :
1) Apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran
kooperatif dengan media komputer lebih tinggi dari pada hasil belajar
siswa yang menggunakan model pembelajaran pembelajaran langsung
dengan menggunakan media komputer pada pokok bahasan
Hidrokarbon?
2) Berapa besar efektifitas pembelajaran yang menggunakan model
pembelajaran kooperatif dengan media komputer terhadap hasil belajar
siswa?
1.4 Batasan Masalah
Agar penelitian ini dapat dilaksanakan dengan baik dan terarah maka
batasan masalah di dalam penenlitian ini adalah sebagai berikut :
1) Penelitian hanya dilakukan pada siswa kelas X SMA Semester genap
Tahun Ajaran 2012/2013.
2) Materi yang diajarkan adalah Hidrokarbon yang mencakup : (i)
pembagian hidrokarbon berdasarkan kejenuhan, (ii) alkana, alkena dan
alkuna, (iii) tatanama, (iv) sifat fisis, (v) isomer dan (vi) reaksi pada
hidrokarbon.
3) Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT
5
4) Media yang digunakan adalah media komputer softwere windows
movie maker.
5) Hasil belajar siswa diperoleh secara individu di mulai dari nilai pretes
dan postest.
1.5 Tujuan Penelitian
Berdasarkan permasalahan yang dikemukakan di atas, maka tujuan yang
ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1) Mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model
pembelajaran kooperatif dengan media komputer lebih tinggi dari pada
hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran
pembelajaran langsung dengan menggunakan media komputer pada
pokok bahasan Hidrokarbon.
2) Mengetahui besarnya efektifitas pembelajaran yang menggunakan
model pembelajaran kooperatif dengan media komputer terhadap hasil
belajar siswa.
1.6 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah sebagai
berikut.
1) Bagi peneliti : hasil penelitian ini akan menambah wawasan,
kemampuan dan pengalaman dalam meningkatkan kompetensi sebagai
calon guru dengan menerapkan suatu model pembelajaran kooperatif
dengan menggunakan media komputer.
2) Bagi guru : dimana hasil penelitian akan memberikan masukan untuk
membantu dalam proses pembelajaran.
3) Bagi Siswa : menambah pengalaman, pengetahuan belajar serta
menumbuhkembangkan minat belajar.
4) Bagi Peneliti Selanjutnya : Sebagai bahan rujukan dan sumber
6
1.7 Definisi Oprasional
Adapun definisi oprasional pada proposal ini adalah sebagai berikut.
1) Model pembelajaran koperatif tipe NHT adalah model pembelajaran
yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling membagikan
ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat.
2) Hasil belajar adalah kemampuan keterampilan, sikap dan keterampilan
yang diperoleh siswa setelah ia menerima perlakuan yang diberikan
oleh guru sehingga dapat mengkonstruksikan pengetahuan itu dalam
kehidupan sehari-hari.
3) Hidrokarbon adalah senyawa organik yang merupakan gabungan unsur
hidrogen dan karbon yang kemudian membentuk sebuah ikatan kimia
hidrokarbon.
4) Media komputer Windows Movie Maker merupakan salah satu
softwere yang memberikan kemudahan bagi kita untuk mengelolah
atau mengedit video, dimana di dalamnya terdapat beberapa fitur
pendukung seperti efek, transisi, judul/credit, track audio, narasi
timeline, dan auto movie.
5) Model pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang
menekankan pada penguasaan konsep atau perubahan perilaku dengan
54
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut :
1. Hasil belajar kimia siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif
dengan media komputer memberikan hasil belajar yang lebih tinggi dari pada
hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran langsung dengan media
komputer.
2. Model pembelajaran kooperatif dengan media komputer lebih efektif dalam
peningkatan hasi belajar siswa pada pokok bahasan hidrokarbon dari pada
model pembelajaran langsung. Dimana persen efektifitas yang didapat untuk
SMA Negeri 1 Lima Puluh sebesar 40,26 %, SMA Negeri 1 Bandar sebesar
28,29 %, dan SMA Swasta Satrya Budi Perdagangan sebesar 26,32 %.
3. Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran
kooperatif dari pada hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran
langsung. Persen peningkatan hasil belajara untuk SMA Negeri 1 Lima Puluh
pada kelas eksperimen sebesar 77 % sedangkan kelas kontrol sebesar 46 %,
SMA Negeri 1 Bandar pada kelas eksperimen sebesar 74 % sedangkan kelas
kontrol sebesar 53 %, SMA Swasta Satrya Budi pada kelas eksperimen
sebesar 76 % sedangkan kelas kontrol sebesar 56 %.
5.2. Saran
Adapun beberapa saran berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang
telah dikemukakan di atas maka peneliti menyarankan hal-hal berikut :
1. Bagi guru diharapkan dapat memperbaiki model pembelajaran di sekolah
sehingga dapat mengacu peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah
khususnya dengan menerapakan model pembelajaran kooperatif.
2. Bagi guru atau peneliti yang lain agar proses pembelajaran lebih menarik
perhatian siswa dalam menjalankan proses pembelajaran diharapkan
menerapkan media komputer.
59
DAFTAR PUSTAKA
Anam, K., (2012), Pembagian Isomer,
http://khoirulazam89.blogspot.com/2012/01/pembagian-isomer.html
Anonim, (2011), Pengertian, Definisi Hasil Belajar Siswa Menurut Para Ahli,
http://www.sarjanaku.com/2011/03/pengertian-definisi-hasil-belajar.html.
Anonim, (2012), Pendekatan Pembelajaran,
http://catarts.wordpress.com/2012/04/15/hakekat-belajar-mengajar/
Arikunto, S., (2011), Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi, Bumi Aksara, Jakarta
Brady, J.E., (1986), Kimia Universitas Asas dan Struktur Jilid Dua, Bina Rupa Aksara, Tanggerang
Cipudpanda, (2011), Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT,
http://www.scribd.com/doc/57438508/Model-Pembelajaran-Kooperatif-Tipe-NHT
Djamarah, S.B. dan Aswan Z., (2010), Strategi Belajar Mengajar Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta
Fairuz, Harry, (2012), Efektivitas Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Dalam Meningkatkan Hasil belajar Kimia Sisiwa Pada Pengajaran Sifat Kooligatif larutan, UNIMED, Medan
Fessenden, R., (1998), Kimia Organik, Terjemahan A.H Pudjaatmaka, Erlangga, Jakarta
Herdian, (2009), Model Pembelajaran NHT (Numbered Heads Together),
http://herdy07.wordpress.com/2009/04/22/model-pembelajaran-nht-numbered-head-together/
Keenan, C.W., (1998), Ilmu Kimia untuk Universitas, Erlangga, Jakarta
Lutviani, N, (2007), Penggunaan Media Komputer Untuk Meningkatkan Kualitas
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 1 Selopuro Blitar, http://www.academia.edu/1422545/PENGGUNAAN_MEDIA_KOMPUTE R_UNTUK_MENINGKATKAN_KUALITAS_PEMBELAJARAN_PENDIDI KAN_AGAMA_ISLAM_DI_SMP_NEGERI_1_SELOPURO_
60
Nico, (2012), Model Pembelajaran NHT (Numbered Heads Together),
http://elnicovengeance.wordpress.com/2012/09/23/model
pembelajaran-nht-number-heads-together/
Nugraha, Y., (2009), Cara Instan Mengusai Program Editing, Agobos, Jakarta
Pidarta, M., (2009), Landasan Kependidikan Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak
Indonesia Edisi II, Rineka Cipta, Jakarta
Pietersz, F. dan Horasdiah S., Pengaruh Penggunaan Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Terhadap Pencapaian Matematika Siswa
Di SMP Negeri 1 Cisarua,
http://www.fi.itb.ac.id/~dede/Seminar%20HFI%202010/CD%20Proceedin
gs/Proceedings/FP%2019.pdf
Rahmawati, A. dan Bertha Y., (2012) Keterampilan Sosial Siswa Pada Materi Reaksi Reduksi Oksidasi Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (HNT) SMA Negeri 9
Sanjaya, W., (2011), Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses
Pendidikan Edisi 8, Prenada Media, Jakarta
Silitongan, P. M, (2010), Statistik, FMIPA, Unimed, Medan
Silitongan, P. M, (2011), Metodologi Penelitian Pendidikan, FMIPA, Unimed, Medan
Sitomorang, M., (2009), Buku Pedoman Penulisan Proposal dan Skripsi
Mahasiswa Program Studi Pendidikan, FMIPA, Unimed, Medan
Sitorus, M, (2010), Kimia Organik Umum, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Sudrajat, A., (2011), Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction), http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2011/01/27/model-pembelajaran-langsung/
Sugiyono, (2009), Stastika Untuk Penelitian, Alfabeta, Bandung