• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH VOLUME PERDAGANGAN, INFLASI, NILAI TUKAR, DAN TINGKAT SUKU BUNGA SBI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH VOLUME PERDAGANGAN, INFLASI, NILAI TUKAR, DAN TINGKAT SUKU BUNGA SBI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG)."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH VOLUME PERDAGANGAN, INFLASI, NILAI TUKAR DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP INDEKS HARGA

SAHAM GABUNGAN (IHSG) TAHUN 2007-2011

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi

Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Oleh:

Yanti Libriana Octavia Munte NIM. 709220065

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

iv

KATA PENGANTAR

Segala ucapan syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat-Nya sehinggapenulis mampu menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Volume Perdagangan, Inflasi, Nilai Tukar, dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Tahun 2007-2011.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan. Namun, penulis berharap semoga penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi pihak yang membutuhkan. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan penelitian ini tidak terlepas dari berkat dan usaha yang tidak ternilai dari berbagai pihak yang telah banyak membantu penulis hingga skripsi ini selesai. Dengan penuh rasa hormat dari hati yang paling dalam, penulis ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta, M.E. selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

3. Bapak Drs. Thamrin, M.Si selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

4. Bapak Drs. La Ane, M.Si selaku Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

5. Bapak Drs. Jihen Ginting, M.Si, Ak selaku Sekretaris Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan dan juga selaku dosen penguji skripsi saya yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi ini.

(6)

v

7. Ibu Khairunnisa Harahap, SE, M.Si, selaku Dosen Pembimbing Akademik, yang telah memberikan masukan dan pengajaran yang berguna bagi saya.

8. Ibu Yulita Triadiarti, SE, M.Si, Ak selaku Dosen Penguji skripsi saya, yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi ini.

9. Bapak Muhammad Rizal, SE, M.Si, Ak selaku Dosen Penguji skripsi saya, yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi ini.

10.Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Akuntansi Universitas Negeri Medan yang telah memberikan bekal pengetahuan sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan dan penulisan skripsi ini dengan baik.

11.Staf Administrasi Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (Bang Ricky Adrian) yang telah membantu penulis dalam penyelesaian administrasi selama masa pendidikan dan penyelesaian skripsi ini.

12.Mian Munte,SH,MH papa yang luar biasa yang sangat saya sayangi,terimakasih untuk semua kasih sayang, perhatian, pengorbanan dan doa-doa yang mengiringi hidupku. Semoga Tuhan meberkati dan memberikan kesehatan serta umur yang panjang. Dan buat mama tercinta (Alm) Mutiara Simamora,SH, terima kasih buat kasih sayang dan cinta yang tulus yang selama ini saya rasakan.

13.Buatadik-adik ku Pangeran Batara Bonardo Munte, Esther Simamora, Juwita Simamora terimakasih atas doa dan semangat kalian.

14.Buat keluarga besar ku (Munte & Simamora),terima kasih atas doa dan semangat dari kalian. Kiranya Tuhan Memberkati kita semua.

15.Terimakasih buat sahabat ku Sio Marris Juliana Hutasoit yang selalu menyemangati dan memperhatikan ku setiap hari.

(7)

vi

Siagian, Hansen Purba yang selalu sedia membantu ku dalam kesusahan penulisan sripsi ini.

17. Buat “Akuntansi 2009 Kelas A” (Melisa, Ribka, Lely, Paskah, Gentina,

Erni, Silvya, Febry, Nahri, Christian, Horas, Kivram, Wisner, Ngolu, Ronal, Ester, Nurganda, Amel, Debby, Dewi, Hakim, Rizka, Yuning, Rani, Hermala, Devi, Rafika, Tommy)

18.Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu, atas setiap bantuan, dukungan dan doanya.

Akhir kata, penulis memohon maaf atas segala kekurangan yang ada dalam penulisan skripsi ini dan penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi semua pihak.

Medan, Juli 2013 Penulis,

(8)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Ringkasan Penelitian Terdahulu ... 26

Tabel 4.1 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2007-2011 ... 41

Tabel 4.2 Hasil Uji Normalitas dengan Kolmogorov Smirnov ... 42

Tabel 4.3 Hasil Uji Multikoloniaritas... 45

Tabel 4.4 Hasil Uji Autokorelasi ... 46

Tabel 4.5 Hasil Analisis Regresi Berganda ... 49

Tabel 4.6 Hasil Analisis Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi ... 51

(9)

ix

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A Tabulasi Data Lampiran B Output SPSS

(10)

1 BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Modal dalam bentuk uang sangat diperlukan oleh perusahaan, selain untuk menjaga kelangsungan hidup juga untuk pengembangan usaha. Yang menjadi masalah bagi tiap perusahaan adalah darimana uang tersebut didapat. Pasar modal merupakan salah satu tempat kegiatan perusahaan mencari dana untuk membiayai kegiatan usahanya. Selain itu, pasar modal juga merupakan suatu usaha penghimpunan dana masyarakat secara langsung dengan cara menanamkan dana ke dalam perusahaan yang sehat dan baik pengelolannya. Fungsi utama pasar modal adalah sebagai sarana pembentukan modal dan akumulasi dana bagi pembiayaan suatu perusahaan atau emiten. Dalam hal ini, pasar modal berfungsi sebagai perantara untuk mempertemukan pemodal (investor) dengan perusahaan-perusahaan yang berupaya memperoleh tambahan dana melalui penjualan saham.

(11)

2

analisis pemilihan perusahaan yang akan diberi modal, salah satu indikator ekonomi suatu negara yang sering menjadi sorotan calon investor domestik maupun asing adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Selain melihat faktor return dan resiko, investor dalam melakukan investasi di pasar modal juga akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, antara lain informasi yang berhubungan dengan harga saham dan kinerja perusahaan. Pertimbangan harga saham menjadi dasar bagi investor karena harga saham mencerminkan nilai perusahaan. Semakin tinggi harga saham berarti semakin tinggi pula nilai perusahaannya, sebaliknya harga saham yang rendah mencerminkan nilai perusahaan yang rendah juga.

IHSG digunakan sebagai indikator kondisi ekonomi suatu negara secara umum kerena beberapa alasan,yaitu: 1) IHSG merupakan indeks harga seluruh saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ; 2) IHSGberubah setiap hari yang pergerakannya mengikuti perubahan siklus ekonomi seperti inflasi, kurs valuta asing, tingkat suku bunga, dan lain-lain.

(12)

3

Volume perdagangan berpengaruh positif terhadap IHSG. Apabila tidak ada informasi mengenai saham, maka investor lebih cenderung untuk tetap memegang saham mereka (hold), sehingga volume perdagangan menurun karena tidak banyak saham yang dijual, maka hal tersebut akan mengakibatkan IHSG bergerak turun . Begitu pula sebaliknya, apabila investor menerima informasi yang banyak mengenai suatu saham, maka investor akan banyak menjual saham mereka, hal ini akan berakibat meningkatnya volume perdagangan. Akibat dari peningkatan volume perdagangan tersebut, maka IHSG juga akan bergerak naik.

Tingkat inflasi berdampak pada pada IHSG karena hal ini berkaitan dengan nilai atau daya beli uang. Namun pengaruhnya bersifat negatif. Pada saat inflasi,nilai modal sebelum inflasi akan turun setelah terjadi inflasi. Pada saat inflasi banyak perusahaan diprediksi akan mengalami kerugian atau bahkan bangkrut,oleh karenanya pemilik saham akan berbondong-bondong menjual saham yang mereka miliki. Maka kondisi pasar akan didominasi oleh para penjual, sehingga mengakibatkan harga saham mengalami penurunan. Dengan demikian IHSG pun bergerak turun.

(13)

4

yang dimilikinya dalam bentuk investasi saham. Akibatnya, permintaan saham meningkat, harga saham pun terdorong naik.

Perubahan nilai tukar dollar memberikan dampak bagi IHSG.Hal ini terjadi karena pada saat nilai tukar dollar menguat(depresiasi rupiah), nilai indeks di BEI akan menurun. Hal ini disebabkan oleh return yang lebih tinggi di pasar uang daripada di pasar modal, sehingga investor lebih tertarik untuk menanamkan uangnya di pasar uang. Penurunan indeks ini akan membuat investor tetap memegang sahamnya (hold) sehingga tidak banyak terjadi penjualan saham, maka, hal ini berakibat IHSG menurun.

(14)

5

Penelitian untuk menganalisis pengaruh berbagai faktor eksternal terhadap Indeks Harga Saham telah dilakukan oleh beberapa peneliti sebelumnya dengan penggunaan variabel dependen dan variabel independen yang beragam. Penelitian Ana Octavia (2007) menunjukkan hasil bahwa ada pengaruh antara nilai tukar Rupiah/US$ dan tingkat suku bunga SBI terhadap IHSG di Bursa Efek Jakarta periode 2003-2005. Penelitian yang dilakukan Wannur Situmorang (2008) periode 2005-2007, menunjukkan hasil bahwa inflasi dan kurs berpengaruh negatif terhadap IHSG,dan tingkat suku bunga berpengaruh positif. Sedangkan,penelitian Moh.Mansur (2009) dari tahun 2000-2002 menunjukkan hasil bahwa tingkat bunga tidak berpengaruh terhadap IHSG dan kurs berpengaruh terhadap IHSG. Dini Setiyowati (2010) dalam penelitiannya dari tahun 2007-2009,memberikan hasil bahwa suku bunga deposito dan nilai tukar Rupiah berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Arisanti Pebrini (2011) dalam penelitiannya dari tahun 2008-2010,menyimpulkan bahwa inflasi,kurs valuta asing,suku bunga deposito dan indeks bursa global secara simultan berpengaruh terhadap IHSG.

(15)

6 1.2 Identifikasi Masalah

1. Apakah banyaknya informasi yang didapatkan oleh investor akan meningkatkan volume perdagangan saham?

2. Bagaimanakah pengaruh tingkat inflasi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI tahun 2007-2011?

3. Bagaimanakah pengaruh nilai tukar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI tahun 2007-2011?

4. Apakah kenaikan tingkat suku bunga SBI berhubungan negatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI tahun 2007-2011?

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh volume perdagangan, inflasi, nilai tukar rupiah, dan tingkat suku bunga SBI terhadap IHSG tahun 2007-2011.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan deskripsi yang dituangkan di atas, maka rumusan masalah penilitian ini adalah apakah volume perdagangan, inflasi, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar, dan tingkat suku bunga SBI berpengaruh signifikan terhadap IHSG di Bursa Efek Indonesia tahun 2007-2011?

1.5 Tujuan Penelitian

(16)

7 1.6 Manfaat Penelitian

1. Bagi peneliti,penelitian ini dapat menambah pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi naik turunnya Indeks Harga Saham Gabungan. Bagi peneliti selanjutnya,dapat menjadi bahan referensi untuk penelitian selanjutnya.

(17)

41

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah volume perdagangan, inflasi, nilai tukar Rupiah, dan tingkat suku bunga SBI berpengaruh secara simultan terhadap IHSG pada tahun 2007-2011.Hasil pengujianhipotesis dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan empat variabelindependen yaitu volume perdagangan, inflasi, nilai tukar Rupiah, dan tingkat suku bunga SBI menunjukkan bahwa:

1. Volume perdagangan, inflasi, nilai tukar Rupiah, dan tingkat suku bunga SBI secara simultan berpengaruh terhadap IHSG periode 2007-2011 ditunjukkan oleh hasil uji signifikansi simultan dengan nilai Fhitung yang lebih besar dari nilai Ftabel (30,106 > 2,54) dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.

5.2 Keterbatasan Penelitian

Dalam melakukan penelitian ini, peneliti memiliki keterbatasan. Berikut yang menjadi keterbatasan dalam penelitian ini:

(18)

42

2. Tahun pengamatan yang digunakan dalam penelitian ini hanya pada tahun 2007-2011 (60 data) sehingga menyebabkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini terbatas.

5.3Saran

Adapun saran peneliti adalah sebagai berikut:

1. Bagi peneliti selanjutnya agar menambah periode pengamatan tahun (lebih dari lima tahun) dan juga menambah variabel lain yang diduga dapat mempengaruhi IHSG.

(19)

DAFTAR PUSTAKA

Anoraga, Panji dan Piji Pakarti. 2001. Pengantar Pasar Modal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Avonti, Amos Amoroso dan Hudi Prawoto. 2004. Analisis Pengaruh Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indeks Harga

Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Akuntansi Bisnis. Vol.IIINo.5.

Bursa Efek Indonesia. 2008. Buku Panduan Indeks Harga Saham Bursa efek Indonesia. Bursa Efek Indonesia. 2008.

Darmadji, Tjiptono dan Hendy Fakhruddin. 2001. Pasar Modal di Indonesia Pendekatan Tanya Jawab. Jakarta: SalembaEmpat.

Ghozali, Imam. 2005. Analisis Multivariate dengan Program SPSS.Semarang: UniversitasDiponegoro Semarang.

Hardiningsih, Pancawati.,Suryanto., Chariri, A. 2002. Pengaruh Faktor fundamental dan resiko ekonomi terhadap Return saham pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta : Studi kasus Basic Industry & Chemical. Jurnal StrategiBisnis, vol, 8 Des.Tahun VI.

Kuncoro, Mudrajad. 2009. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. (Edisi3). Jakarta: Erlangga.

Kusuma, Hadri. 2001. Prospektus Perusahaan dan Keputusan Investasi: Studi Empiris Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Siasat BisnisVol. 6.

Mansur, Mohammad. 2009. Pengaruh Suku Bunga SBI dan Kurs Dollar AS Terhadap IHSG di BEJ Tahun 2000-2002. Skripsi Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Medan.

Oktavia, Ana. 2007. Analisis Pengaruh Nilai Tukar Rupiah/US$ Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap IHSG di BEJ Periode 2003-2005.Skripsi Fakultas Ekonomi. UniversitasNegeri Malang.

(20)

Pribadi, Firman. 2007. Harga Saham dan Nilai Tukar dalam Vector Error Correction Model Kasus Indonesia dalam Masa Krisis Ekonomi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.

Samsul, Mohamad. 2006. Pasar Modal dan Manajemen Portofolio. Jakarta: Erlangga.

Samuelson, Paul. A and William D. Nordhaus. 2004. Ilmu Makro ekonomi.Jakarta: P.T. Media Global Edukasi.

Santosa & Ashari. 2005. Analisis Statistic Dengan Microsoft Excel & SPSS. Yogyakarta : Andy Offset.

Setiowati, Dini. 2010. Pengaruh Tingkat Suku Bunga Deposito, Inflasi, dan Nilai Tukar Rupiah (terhadap Dollar US, Yen, Bath) Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI tahun 2007-2009.Skripsi Fakultas Ekonomi.Universitas Negeri Malang.

Sitinjak, Elyzabeth Lucky Marctha danWiduri Kurniasari. 2003. Indikator-Indicator Pasar Saham dan Pasar Vang Yang Saling Berkaitan Ditijau Dari Pasar Saham Sedang Bullish dan Bearish.Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen.Vol. 3 No. 3.

Situmorang, Paulus. 2008. Pengantar Pasar Modal. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Situmorang Wannur. 2008. Faktor yang Mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Pada BEI Tahun 2005-2007, Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan. Medan.

Suciwati, Desak Putu. 2002. Pengaruh Resiko Nilai Tukar Rupiah Return Saham: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BE J. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia vol.17 No.4:347-360

Gambar

Tabel 2.1  Ringkasan Penelitian Terdahulu ...........................................................

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan rumusan yang diajukan dan hasil analisis data yang telah diuraikan, maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut: terda- pat hubungan timbal balik yang signifikan an-

Skripsi ini berjudul “ PENGARUH TINGKAT INFLASI, NILAI TUKAR (US$/Rp) DAN SUKU BUNGA SBI TERHADAP PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BEI ”9. diajukan

Skripsi ini berjudul “ PENGARUH TINGKAT INFLASI, NILAI TUKAR (US$/Rp) DAN SUKU BUNGA SBI TERHADAP PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BEI ”9. diajukan

Berdasarkan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05, maka dapat dikatakan bahwa Inflasi, Nilai Tukar dan Suku Bunga secara simultan berpengaruh terhadap

434 tingkat suku bunga SBI berpengaruh positif dan signifikan pada indeks harga saham gabungan (IHSG) di bursa efek Indonesia (BEI) dengan probabilitas sebesar 0,000. 2)

Maka penulis ,dalam penulisan mengambil judul “Analisis Pengaruh Nilai Tukar Idr/Usd, Tingkat Inflasi Dan Suku Bunga Indonesia (SBI) Terhadap Indeks Harga Saham

Berdasarkan rumusan yang diajukan dan hasil analisis data yang telah diuraikan, maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut: terda- pat hubungan timbal balik yang signifikan an-

Puji syukur kapada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan anugerah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Inflasi, Suku Bunga