• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODEL PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN JASA TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2008-2012).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MODEL PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN JASA TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2008-2012)."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN

JASA TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR

DI BURSA EFEK INDONESIA

(PERIODE 2008-2012)

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

OLEH:

MELDYANA L. TOBING NIM: 7103210038

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

iii KATA PENGANTAR

Segala puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas

berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan

skripsi yang berjudul “Model Prediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Jasa Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Penulisan skripsi ini dilakukan untuk memenuhi sebagian persyaratan dalam mendapatkan gelar Sarjana

Ekonomi pada jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

Dengan penuh hormat penulis menyampaikan rasa terima kasih yang

sebesar-besarnya kepada yang teristimewa Ibunda Murni Nainggolan dan Ayahanda Saut

Parjolo L.Tobing atas segala doa, motivasi serta dukungan moril dan materil yang

selalu diberikan kepada penulis dengan tulus dan penuh kasih sayang selama ini.

Penulis tidak akan lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang

telah membantu, membimbing dan mendukung penulis dalam penyelesaian skripsi

ini, khususnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar, M. Si, selaku Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta, ME, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas

Negeri Medan.

3. Bapak Drs. Thamrin, M. Si, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi

(5)

iv 4. Bapak Drs. Ahmad Hidayat, M. Si, selaku Ketua Jurusan Manajemen Universitas

Negeri Medan

5. Ibu T. Teviana, SE, M. Si, selaku sekretaris Jurusan Manajemen Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Medan.

6. Ibu Diana Hasyim, SE. MM selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang telah

meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan dan arahan dengan sabar

kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

7. Bapak Zulkarnaen Siregar, ST.MM selaku Dosen Penguji Skripsi penulis yang

telah memberikan bantuan dan saran dalam menyempurnakan skripsi ini.

8. Bapak Lokot Muda Harahap, M.Si selaku Dosen Penguji Skripsi penulis yang

telah memberikan saran dalam menyempurnakan skripsi ini.

9. Bapak Sulaiman Lubis, SE.MM selaku Dosen Pembimbing Akademik penulis

dari semester satu hingga semester akhir.

10.Seluruh Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas

Negeri Medan.

11.Kepada saudaraku tersayang Susanna L.Tobing, Pangidoan Manimpan L.Tobing,

Nova Findya L.Tobing, dan keponakan-keponakanku yang sangat kucinta Rossi

Varel Andhol Aritonang, Jonathan Aritonang serta Haurel Kristiani L.Tobing

beserta keluarga besar penulis yang selalu memberikan semangat dan dukungan

yang luar biasa kepada penulis.

12.Kepada semua sahabat dan teman-teman penulis khususnya Lamtioma Franita P,

(6)

v Oktavia Banurea, Melli Dwi N. Pasaribu, Holentaria M. Ginting, Amelia

Khamasari Barus, Sastika Dumenta Panjaitan, Ervina Hasibuan, dan Sunar Sagala

yang telah memberikan dukungan dan motivasi kepada penulis dalam

penyelesaian skripsi ini serta kenangan indah yang pernah kita ukirkan bersama

semasa menempuh perkuliahan.

13.Untuk yang teristimewa Eledon Egklon Sihotang yang telah memberi dukungan

dan banyak membantu penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

14.Kepada organisasi Youth Generation of Manajemen (YGM), terimakasih buat

kebersamaan dan dukungannya selama ini.

15.Buat seluruh teman-teman stambuk 2010 jurusan manajemen atas kebersamaan

menjalani perkuliahan selama kurang lebih 4 tahun semoga kita bisa bertemu lagi

dilain kesempatan.

16.Buat kak Yohana Situmeang dan seluaruh pegawai Jurusan Manajemen yang

sudah banyak membantu penulis dalam mengurus kelengkapan berkas selama

seminar proposal sampai dengan meja hijau hingga menjelang wisuda.

17.Semua pihak yang telah membantu yang tidak bisa penulis sebutkan namanya

(7)

vi Penulis telah berusaha sebaik-baiknya dalam menyusun skripsi ini, namun

penulis menyadari bahwa seperti pepatah mengatakan tiada gading yang tak retak,

demikian juga dengan penulisan skripsi ini masih terdapat kekurangan yang perlu

diperbaiki, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi

perbaikan di masa yang akan datang. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.

Medan, Maret 2014

Penulis

Meldyana L.Tobing 7103210038

(8)

i

ABSTRAK

Meldyana L. Tobing, NIM 703210038. Model Prediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Jasa Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Periode 2008-2012). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan 2014.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Prediksi Kebangkrutan dan menghasilkan Model Prediksi Kebangkrutan pada Perusahaan Jasa Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Rasio keuangan yang diteliti dalam penelitian ini adalah Working Capital/Total Asset, Retained Earning/Total Asset, Earning Before Interest and taxes/Total Asset, Book Value of Equity/Book Value of Debt, Sales/Total Asset, Net Profit before taxes/Current Liabilities, Return On Asset, Debt Ratio, dan Current Ratio . Populasi dalam penelitian ini sebanyak dua puluh delapan (28) perusahaan yang terdaftar di BEI. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini berjumlah duabelas (12) perusahaan.

Metode yang digunakan untuk membuktikan apakah benar rasio keuangan yang disebutkan diatas berpengaruh signifikan terhadap prediksi kebangkrutan perusahaan adalah regresi bineri logit.

Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel Working Capital/Total Asset berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan, Retained Earning/Total Asset berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan, Book Value of Equity/Book Value of Debt berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan, Sales/Total Asset berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan, Return On Asset berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan, dan Current Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan. Sementara Earning Before Interest and taxes/Total Asset, Net Profit before taxes/Current Liabilities, dan Debt Ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Prediksi Kebangkrutan. .

Kata kunci : Working Capital/Total Asset, Retained Earning/Total Asset, Earning

Before Interest and taxes/Total Asset, Book Value of Equity/Book Value of Debt,

(9)

ii ABSTRACT

Meldyana L. Tobing , NIM 7103210038 . Bankruptcy Prediction Model on Transportation Services Company Listed on the Indonesia Stock Exchange ( Period 2008-2012) . Thesis Department of Management, Faculty of Economics State University of Medan 2014.

This research aims to determine the Effects of Financial Ratios toward Prediction Of Bankruptcy and Produce Bankruptcy Prediction Model generates In Transportation Company Listed on the Indonesia Stock Exchange. The financial ratios that examined in this research is the Working Capital / Total Assets , Retained Earnings / Total Assets , Earnings Before Interest and taxes / Total Assets , Book Value of Equity / Book Value of Debt , Sales / Total Assets , Net profit before taxes / Current liabilities , Return on Assets , Debt Ratio and Current Ratio . The population in this research of twenty- eight ( 28 ) companies listed on the Stock Exchange . The sampling method used was purposive sampling and sample in this research amounted to twelve ( 12 ) companies .

The method used to verify whether the above-mentioned financial ratios significantly influence the prediction of corporate bankruptcy is bineri logit regression .

The results showed that the variables of Working Capital / Total Assets negative and significant effect on bancruptcy prediction, Retained Earnings/ Total Assets negative and not significant effect on bancruptcy prediction, Book Value of Equity / Book Value of Debt negative and not significant effect on bancruptcy prediction, Sales / Total Assets negative and not significant effect on bancruptcy prediction, Return on Assets negative and not significant effect on bancruptcy prediction, and Current Ratio negative and significant effect on bancruptcy prediction. Further Earnings Before Interest and taxes/Total Assets, Net Profit before taxes / Current Liabilities, and Debt Ratio positive and not significant effect on bancruptcy prediction.

(10)

vii DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xiv

DAFTAR GAMBAR ... xv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvi

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 6

1.3 Pembatasan Masalah ... 8

1.4 Rumusan Masalah ... 8

1.5 Tujuan Penelitian ... 9

1.6 Manfaat penelitian ... 11

BAB II. KAJIAN PUSTAKA ... 13

2.1 Kerangka Teoritis ... 13

2.1.1 Kebangkrutan ... 13

2.1.1.1 Pengertian Kebangkrutan ... 13

(11)

viii

2.1.1.3 Tahap-Tahap dan Berbagai Indikator Keuangan ... 16

2.1.1.4 Model Prediksi Kebangkrutan ... 17

2.1.2 Analisis Laporan Keuangan ... 22

2.1.2.1 Pengertian Laporan keuangan ... 22

2.1.2.2 Komponen Laporan Keuangan ... 23

2.1.2.3 Tujuan Laporan Keuangan ... 26

2.1.2.4 Pengertian Analisis Laporan Keuangan ... 27

2.1.2.5 Tujuan Analisis Laporan keuangan... 28

2.1.2.6 Teknik Analisis Laporan Keuangan ... 28

2.1.3 Analisis Laporan Keuangan ... 33

2.2 Penelitian Relevan ... 34

2.3 Kerangka Berpikir ... 36

2.4 Hipotesis ... 43

BAB III. METODE PENELITIAN ... 45

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 45

3.2 Populasi dan Sampel ... 45

3.2.1 Populasi ... 45

3.2.2 Sampel ... 45

3.3 Jenis dan Sumber Data ... 47

3.4 Variabel Penelitian dan Defenisi Operasional ... 48

3.4.1 Variabel Penelitian ... 48

3.4.2 Defenisi Operasional ... 50

3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 55

3.6 Teknik Analisis Data ... 56

(12)

ix

3.6.2 Menguji Keseluruhan Model ... 57

3.6.3 Pengujian Hipotesis Regresi Logistik (Logit) ... 57

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 60

4.1. Gambaran Umum Perusahaan ... 60

4.1.1 Current Asset Perusahaan Sampel ... 61

4.1.2. Current Liabilities Perusahaan Sampel ... 62

4.1.3. Working Capital Perusahaan Sampel ... 63

4.1.4. Retained Earning Perusahaan Sampel ... 64

4.1.5 Earning Before Interest and Taxes (EBIT) Perusahaan Sampel ... 65

4.1.6 Sales Perusahaan Sampel ... 66

4.1.7 Net Profit Before Taxes Perusahaan Sampel ... 67

4.1.8 Total Asset Perusahaan Sampel ... 68

4.1.9 Total Liabilities Perusahaan Sampel... 69

4.1.10 Total Equity Perusahaan Sampel ... 70

4.1.11 Net Income Operation Perusahaan Sampel ... 71

4.2. Deskripsi Data Hasil Penelitian ... 72

4.2.1 Deskripsi Perkembangan Data Working Capital/Total Asset ... 72

4.2.2. Deskripsi Perkembangan Data Retained Earning/Total Asset ... 73

4.2.3. Deskripsi Perkembangan Data EBIT?Total Asset ... 74

4.2.4. Deskripsi Perkembangan Data Book Value of Equity/Book Value of Debt ... 75

4.2.5 Deskripsi Perkembangan Data Sales/Total Asset ... 76

(13)

x

4.2.7 Deskripsi Perkembangan Data Return On Asset ... 78

4.2.8 Deskripsi Perkembangan Data Debt Ratio ... 79

4.2.9 Deskripsi Perkembangan Data Current ratio ... 80

4.2.10 Deskripsi Perkembangan Data Kondisi Keuangan Perusahaan Sampel ... 81

4.3. Analisis Regresi Logistik ... 82

4.3.1. Menilai Kelayakan Model ... 82

4.3.2. Menguji Keseluruhan Model (Overal Fit Model) ... 84

4.3.3. Uji Hipotesis ... 87

4.4. Pembahasan Hasil Penelitian ... 92

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 96

5.1. Kesimpulan ... 96

5.2. Saran ... 99

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(14)

xi DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 Kriteria Sampel ... 44

Tabel 3.2 Sampel Penelitian ... 45

Tabel 4.1 Perusahaan Jasa Transportasi ... 65

Tabel 4.2 Current Asset Perusahaan Sampel... 66

Tabel 4.3 Current Liabilities Perusahaan Sampel ... 67

Tabel 4.4 Working Capital Perusahaan Sampel ... 68

Tabel 4.5 Retained Earning Perusahaan Sampel... 69

Tabel 4.6 Earning Before Interest and Taxes Perusahaan Sampel ... 70

Tabel 4.7 Sales Perusahaan Sampel ... 71

Tabel 4.8 Net Profit Before Taxes Perusahaan Sampel ... 71

Tabel 4.9 Total Asset Perusahaan Sampel ... 73

Tabel 4.10 Total Liabilities Perusahaan Sampel ... 74

Tabel 4.11 Total Equity Perusahaan Sampel ... 75

Tabel 4.12 Net Income Operation Perusahaan Sampel ... 76

Tabel 4.13 Working Capital/Total Asset Perusahaan Sampel ... 77

Tabel 4.14 Retained Earning/Total Asset Perusahaan Sampel ... 78

Tabel 4.15 EBIT/Total Asset Perusahaan Sampel ... 79

Tabel 4.16 Book Value of Equity/Book Value of Debt Perusahaan Sampel .... 80

Tabel 4.17 Sales/Total Asset Perusahaan Sampel ... 81

Tabel 4.18 Net Profit Before Tax/Current Liabilities Perusahaan Sampel ... 82

(15)

xii

Tabel 4.20 Debt Ratio (DAR) Perusahaan Sampel ... 84

Tabel 4.21 Current Ratio (CR) Perusahaan Sampel ... 85

Tabel 4.22 Kondisi Keuangan Perusahaan Sampel ... 86

Tabel 4.23 Nilai Statistic Hosmer and Lemeshow’s Goodness of Fit Test ... 88

Tabel 4.24 Gambaran Jumlah Kasus Penelitian ... 89

Tabel 4.25 Variabel Dependen ... 89

Tabel 4.26 Nilai -2LL untuk Model yang Hanya Memasukkan Konstanta ... 90

Tabel 4.27 Model Summary... 90

Tabel 4.28 Tingkat Keakuratan Dengan Memasukkan Konstanta ... 92

Tabel 4.29 Tingkat Keakuratan Dengan Memasukkan Konstanta dan Seluruh Variabel Independen ... 92

Tabel 4.30 Hasil Pengujian Regresi Logistik ... 92

(16)

xiii DAFTAR GAMBAR

Halaman

(17)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I Tabel Data Variabel Penelitian

Lampiran II Hasil Output SPSS

Nota Tugas

Lembar Persetujuan Judul Skripsi

Surat Izin Mengadakan Penelitian

Surat Telah Selesai Melaksanakan Pengambilan data

(18)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pada hakekatnya tujuan didirikannya perusahaan adalah untuk

mengoptimalkan keuntungan atau laba. Dimana tujuan ini dapat dicapai jika

perusahaan melakukan kegiatannya secara efektif dan efisien. Untuk mewujudkan

tujuan tersebut, manajemen dari perusahaan harus mampu mengelola keuangan

dengan baik dan tepat demi mempertahankan keberadaan perusahaan serta

mengembangkannya.

Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan adalah kondisi

keuangan perusahaan. Dimana faktor terpenting untuk melihat perkembangan

suatu perusahaan terletak pada unsur keuangan. Perkembangan posisi keuangan

mempunyai arti yang sangat penting bagi perusahaan. Untuk melihat sehat

tidaknya suatu perusahaan tidak hanya dapat dinilai dari keadaan fisiknya saja,

misalnya dilihat dari gedung, pembangunan atau ekspansi. Faktor terpenting

untuk dapat melihat perkembangan suatu perusahaan terletak dalam unsur

keuangannya, karena dari unsur tersebut juga dapat mengevaluasi apakah

kebijakan yang ditempuh suatu perusahaan sudah tepat atau belum, mengingat

sudah begitu kompleksnya permasalahan yang dapat menyebabkan kebangkrutan

dikarenakan banyaknya perusahaan yang akhirnya gulung tikar karena faktor

(19)

2

Dengan keadaan sekarang ini, dimana persaingan ketat dibidang

perekonomian sudah mulai masuk ke negara Indonesia, maka jika seorang

manajer perusahaan tidak memperhatikan faktor kesehatan keuangan dalam

perusahaannya, mungkin saja akan terjadi kebangkrutan seperti yang telah

dikemukakan sebelumnya.

Resiko kebangkrutan dapat diukur salah satunya melalui analisis

keuangan. Analisis keuangan pada dasarnya ingin melihat prospek dan risiko

perusahaan. Prospek bisa dilihat dari tingkat keuntungan (profitabilitas) dan risiko

bisa dilihat dari kemungkinan perusahaan mengalami kesulitan keuangan atau

mengalami kebangkrutan. (Hanafi, 2005:21).

Dalam menganalisis keuangan yang dibutuhkan adalah laporan keuangan

perusahaan. Laporan keuangan merupakan hasil dari proses akuntansi yang dapat

digunakan sebagai alat berkomunikasi antara data finansial atau aktivitas suatu

perusahaan dengan pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan data atau

aktivitas tersebut. (Munawir, 2007 : 2).

Data finansial yang dimaksud adalah data yang tercermin dalam suatu

laporan finansial, yang memberikan gambaran tentang keuangan suatu

perusahaan, yang terdiri dari Neraca, Laporan Rugi Laba serta laporan-laporan

keuangan lainnya. Dengan mengadakan analisa terhadap pos-pos neraca akan

dapat diketahui atau akan diperoleh gambaran tentang posisi keuangannya,

sedangkan analisa terhadap laporan rugi labanya akan memberikan gambaran

tentang hasil atau perkembangan usaha perusahaan yang bersangkutan (Munawir,

(20)

3

Untuk mengukur tingkat kesehatan keuangan perusahaan dapat digunakan

alat analisis yang disebut analisis rasio keuangan. Untuk melakukan analisis rasio

keuangan, diperlukan perhitungan rasio-rasio keuangan yang mencerminkan

aspek-aspek tertentu. Rasio-rasio keuangan mungkin dihitung berdasarkan atas

angka-angka yang ada dalam neraca saja, dalam laporan rugi-laba saja, atau pada

neraca dan laporan rugi-laba. Setiap analisis keuangan bisa saja merumuskan rasio

tertentu yang dianggap mencerminkan aspek tertentu (Husnan, 2004 : 69).

Rasio keuangan merupakan alat yang dinyatakan dalam artian relative

maupun absolute yang menjelaskan hubungan tertentu antara angka yang satu

dengan angka yang lainnya dalam laporan keuangan (Alwi, 1994:107). Analisis

laporan keuangan akan memberikan hasil yang terbaik jika digunakan dalam suatu

kombinasi untuk menunjukan suatu perubahan kondisi keuangan atau kinerja

operasional selama periode tertentu, lebih lanjut dapat memberikan gambaran

suatu trend dan pola perubahan, yang pada akhirnya bisa memberikan indikasi

adanya risiko dan peluang bisnis (Mudrajad Kuncoro dan Suhardjono, 2002:557).

Analisis rasio dapat memberikan penilaian terhadap kinerja keuangan

perusahaan. Dalam hal ini perusahaan yang dimaksud adalah Perusahaan Jasa

Transportasi yang erdaftar di Bursa Efek Indonesian guna menentukan rasio

likuiditas, aktivitas, leverage dan profitabilitas yang digunakan oleh perusahaan

tersebut sebagai dasar dalam penilaian kinerja.

Di Amerika Serikat, fenomena kepailitan perusahaan telah menjadi obyek

penelitian yang intensif. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengkajii

(21)

4

dengan sukses mempertahankan bisnisnya atau harus dinyatakan bermasalah

karena gagal secara ekonomi dan keuangan.

Penelitian yang dilakukan oleh Altman (1968) merupakan penelitian awal

yang mengkaji pemanfaatan analisis rasio keuangan sebagai alat untuk

memprediksi kebangkrutan perusahaan. Altman menyatakan bahwa jika

perusahaan memiliki indeks kebangkrutan 2,99 atau lebih maka perusahaan tidak

termasuk perusahaan yang dikategorikan akan mengalami kebangkrutan.

Sedangkan perusahaan yang memiliki indeks kebangkrutan 1,81 atau kurang

maka perusahaan termasuk kategori bangkrut. Altman menemukan bahwa ada

lima rasio keuangan yang dapat digunakan untuk mendeteksi kebangkrutan

perusahaan dua tahun sebelum perusahaan tersebut bangkrut. Kelima rasio

tersebut terdiri dari : cash flow to total debt, net income to total assets, total debt

to total assets, working capital to total assets, dan current ratio.

Walaupun Altman Z-Score dapat menjadi wahana kontrol bagi perusahaan

untuk dapat menjaga keberlangsungan hidup perusahaan, namun tentu saja Altman

Z-Score memiliki beberapa keterbatasan. Pertama, formula Z-Score tersebut tidak

dapat diterapkan pada semua industri. Sebagai contoh, industri di mana jumlah

utang yang besar merupakan hal yang normal seperti industri utilitas dan

infrastruktur akan mendapatkan Score yang sangat rendah. Kedua, Altman

Z-Score juga tidak cukup kuat untuk memprediksikan kondisi

perusahaan-perusahaan non-manufaktur di mana nilai Sales/Total Assets pada industri ini

secara normal jauh lebih besar daripada perusahaan manufaktur. Oleh karena itu

(22)

5

Selain itu, beberapa alasan lain mengapa model kebangkrutan Altman tidak

dapat digunakan dewasa ini yaitu:

1. Dalam membentuk model ini hanya memasukkan perusahaan

manufaktur saja, sedangkan perusahaan yang memiliki tipe lain memiliki

hubungan yang berbeda antara total modal kerja dan variabel lain yang

digunakan dalam analisis rasio.

2. Penelitian yang dilakukan Altman pada tahun 1946 sampai dengan

1965, yang tentu saja berbeda dengan kondisi sekarang. Sehingga proporsi

untuk setiap variabel sudah tidak tepat lagi untuk digunakan..

Selain Altman, peneliti lain juga melakukan penelitian untuk mengkaji

manfaan analisis rasio, seperti: Springate (1978) menguji manfaat rasio keuangan

dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan. Ditemukan bahwa rasio keuangan

yang digunakan dalam meprediksi kebangkrutan yang terdiri atas empat variabel

yakni: Working Capital to Total Aset, Net Profit Before Interest and Taxes to

Total Aset, Net Profit Before Taxes to Current Liabilities dan Sales to Total Aset

Kemudian analisa model Springate dilakukan dengan menggunakan data keempat

variabel tersebut, hasil analisa dari metode Springate dapat dibagi dalam kategori

perusahaan bermasalah dan sehat.

Kemudian penelitian juga dilakukan ole Zmijewski (1983), model prediksi

yang dihasilkan Zmijewski merupakan hasil riset selama 20 tahun yang telah

(23)

6

meprediksi kebangkrutan yang terdiri atas tiga variabel yakni: Return On Asset,

Debt Ratio, dan Current Ratio.

Dilatarbelakangi oleh keterbatasan model Altman dan perbedaan hasil

yang diperoleh dari penelitian terdahulu ( Research Gap ), peneliti ingin

melakukan penelitian yang lebih lanjut lagi. Jadi dalam penelitian ini, peneliti

berusaha mencari rasio-rasio keuangan mana yang paling dominan dalam

menentukan apakah suatu perusahaan akan mengalami resiko kebangkrutan atau

tidak.

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, sehingga perlu dilakukan

penelitian untuk memprediksi kemungkinan terjadinya kebangkrutan sebuah

perusahaan, penulis tertarik untuk membuat penelitian yang berjudul “Model Prediksi Kebangkrutan Pada Perusahaan Jasa Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2012”.

1.2 Identifikasi Masalah

Dari uraian di atas, maka penulis memunculkan permasalahan sebagai

berikut:

1. Bagaimana pengaruh Working Capital/Total Asset terhadap prediksi

resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di

Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

2. Bagaimana pengaruh Retained Earning/Total Aset terhadap prediksi

resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di

(24)

7

3. Bagaimana pengaruh EBIT/Total Aset terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

4. Bagaimana pengaruh Book Value of Equity/Book Value of Total Debt

terhadap prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

5. Bagaimana pengaruh Sales/Total Aset terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

6. Bagaimana pengaruh Net Profit before Taxes/Current Liabilities

terhadap prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

7. Bagaimana pengaruh Return On Asset (ROA) terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

8. Bagaimana pengaruh Debt Ratio terhadap prediksi resiko kebangkrutan

pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

periode 2008-2012?

9. Bagaimana pengaruh Current Ratio terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

(25)

8

1.3 Pembatasan Masalah

Untuk menghindari kesalahan persepsi dalam penelitian ini serta mengingat

keterbatasan waktu dan keterbatasan penulis maka perlu adanya pembatasan

masalah dalam penelitian ini. Adapun pembatasan masalah dalam penelitian ini

adalah Pengaruh Variabel dalam Model Prediksi Altman, Springate, dan

Zmijewski Terhadap Prediksi Resiko Kebangkrutan Pada Perusahaan Jasa Transportasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012.

1.4 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan di atas, maka rumusan masalah

dalam penelitian ini adalah:

1. Apakah ada pengaruh Working Capital/Total Asset terhadap prediksi

resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di

Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

2. Apakah ada pengaruh Retained Earning/Total Aset terhadap prediksi

resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di

Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

3. Apakah ada pengaruh EBIT/Total Aset terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

4. Apakah ada pengaruh Book Value of Equity/Book Value of Total Debt

terhadap prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi

(26)

9

5. Apakah ada pengaruh Sales/Total Aset terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

6. Apakah ada pengaruh Net Profit before Taxes/Current Liabilities

terhadap prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

7. Apakah ada pengaruh Return On Asset (ROA) terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

8. Apakah ada pengaruh Debt Ratio terhadap prediksi resiko kebangkrutan

pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

periode 2008-2012?

9. Apakah ada pengaruh Current ratio terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

1.5 Tujuan Penelitian

Dalam melakukan sebuah penelitian perlu ditentukan terlebih dahulu

tujuan penelitian agar tidak kehilangan arah dalam melakukan penelitian. Adapun

tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui pengaruh Working Capital/Total Asset terhadap

prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang

(27)

10

2. Untuk mengetahui pengaruh Retained Earning/Total Aset terhadap

prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang

terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

3. Untuk mengetahui ada pengaruh EBIT/Total Aset terhadap prediksi

resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di

Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

4. Untuk mengetahui pengaruh Book Value of Equity/Book Value of Total

Debt terhadap prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa

transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

5. Untuk mengetahui pengaruh Sales/Total Aset terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012?

6. Untuk mengetahui pengaruh Net Profit before Taxes/Current Liabilities

terhadap prediksi resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi

yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

7. Untuk mengetahui pengaruh Return On Asset (ROA) terhadap prediksi

resiko kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di

Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012?

8. Untuk mengetahui pengaruh Debt Ratio terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

(28)

11

9. Untuk mengetahui pengaruh Current ratio terhadap prediksi resiko

kebangkrutan pada perusahaan jasa transportasi yang terdaftar di Bursa

Efek Indonesia periode 2008-2012.

1.6 Manfaat Penelitian

Selain tujuan penelitian yang ingin dicapai, di lain pihak ada manfaat dari

penelitian ini yang diharapkan dapat berguna bagi penulis, bagi perusahaan, bagi

Universitas Negeri Medan dan bagi pihak lain. Adapun manfaat yang dapat

diperoleh dari penelitian ini yaitu :

1. Bagi Peneliti

Sebagai pengembangan wawasan antara pengetahuan teoritis yang diperoleh

di bangku perkuliahan dengan kondisi lapangan pekerjaan sebenarnya, serta

menambah pengetahuan dan wawasan penulis mengenai pengaruh rasio

keuangan dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan.

2. Bagi Perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan nantinya

dalam mengambil kebijakan manajemen perusahaan khususnya yang

berkaitan dengan pemahaman kondisi keuangan perusahaan, karena pada

dasarnya kondisi keuangan tersebut akan mempengaruhi kelangsungan

hidup perusahaan secara keseluruhan.

3. Bagi Universitas Negeri Medan

Sebagai tambahan literatur kepustakaan bidang penelitian mengenai

(29)

12

4. Bagi Pihak Lain

Bagi pembaca dan pihak-pihak lainnya, penelitian ini diharapkan dapat

lebih memperdalam pengetahuan dan sebagai bahan referensi untuk

(30)

DAFTAR PUSTAKA

Adisetiawan, R. 2012. Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Dalam Memprediksi Pertumbuhan Laba. Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 10. No 3. Fakultas Ekonomi Universitas Batanghari. Diakses 3 Desember 2013.

Almilia, LS. 2006. Prediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Go Public Dengan Menggunakan Analisis Multinominal Logit. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 7 No. 1.

Altman, E.I., 1968. Financial Ratio, Discriminant Analysis, and the Prediction of Corporat Bankruptcy. The Journal of Finance, September (25).

Andreev dalam Imam Mas’ud. 2012. Analisis Rasio Keuangan Untuk

Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Universitas Jember.

Arini, Diah. 2010. Analisis Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta. Skripsi thesis, UniversitasMuhammadiyah Surakarta.

Brigham, Eugene F. and Joel F. Houston. 2001. Manajemen Keuangan. Buku 1Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga.

Foster, G. 1986. Financial Statement Analysis. New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs.

Fitriyah, Ida. 2013. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Properti dan Real Estate. Jurnal Manajemen Universitas Negeri Surabaya.

Gujarati Damodar (Sumarno Zain), Ekonometrika Dasar, Erlangga, Jakarta, 1978.

Gujarati, Damodar. 2003. Ekonometrika Dasar. Terjemahan Sumarno Zain. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama

Hanafi. 2005. Manajemen Keuangan. Edisi 2004/2005. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta

Hariyati dan Ida Fitriyah. 2013. Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Properti dan Real Estate. Jurnal Ilmu Manajemen Volume 1 Nomor 3.

(31)

Hasanah, Nur. 2010. Analisis Rasio Keuangan Model Altman dan Model Springate Sebagai Early Earning System Terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah Pada Bank Go Public. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Husnan dan Pudjiastuti. 1994. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta : Salemba Empat.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta : Salemba Empat.

James C. van Horne dalam Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta : Kencana

Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta : Kencana

Kasmir. 2011. Analisis Laporan Keuangan Rajawali Pers. Jakarta : Erlangga

Kuncoro, Mudrajad. 2007. Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta : Salemba Empat

Laporan Keuangan Perusahaan www.idx.co.id

Luciana Spica Almilia dan Kristijadi. 2003. Analisis Rasio Keuangan untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Volume 7 Nomor 2.

Mabruroh. 2004. Manfaat Dan Pengaruh Rasio Rasio Keuangan Dalam Analisis Kinerja Keuangan Perbankan. Benefit, Jurnal_Volume 8 Nomor 1.

Machfoedz M. 1944. The Usefulness of Financial Ratio in Indonesia, Jurnal KELOLA September 1944.

Munawir. 2000. Analisis Laporan Keuangan, Yogyakarta : Liberty

Pasaribu, Rowland. 2008. Penggunaan Binary Logit untuk Prediksi Financial Distress Perusahaan yang Tercatat Di BEI. Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi Ventura_Volume 11 Nomor 2.

(32)

Purwanti, Yulia. 2005. Analisis Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Retno, Tri Setyowati, 2008. Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Perusahaan Goods Costumer. Jurnal Ekonomi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sjahrial, Dermawan. 2007. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta : Mitra Wcana Media.

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Berpikir ...................................................................
Tabel Data Variabel Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dalam penelitian ini adalah memprediksi potensi kebangkrutan dengan menggunakan metode Altman Z-Score pada perusahaan sektor Transportasi yang Terdaftar di Bursa

ANALISIS FAKTOR MAKRO EKONOMI DAN FAKTOR KINERJA KEUANGAN SEBAGAI PEMBENTUK MODEL PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN TERCATAT DI BEI PADA PAPAN PENGEMBANG

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Leverage, Rasio Aktivitas dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Prediksi Kebangkrutan pada perusahaan Manufaktur

Ruang lingkup penelitian ini dibatasi untuk menganalisis dan mengetahui prediksi kebangkrutan serta mengetahui perbedaan signifikan secara statistik menggunakan model Altman

Keempat, rasio nilai pasar saham (Market Value Equity) terhadap total hutang ( Book Value Liability ). Prediksi kebangkrutan perusahaan ini dilakukan pada subsektor

PT.Pelayaran Bina Buana Raya Tbk dalam Sektor Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, mengalami kebangkrutan periode 2016-2017, maka dengan ini hipotesis

Tujuan dalam penelitian ini adalah memprediksi potensi kebangkrutan dengan menggunakan metode Altman Z-Score pada perusahaan sektor Transportasi yang Terdaftar di

Analisis Prediksi Kebangkrutan Dengan Model Altman Z- Score pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.. Universitas Islam Indonesia: Fakultas