• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAPASITAS PERANGKAT DESA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA PEMEKARAN SKRIPSI. (S1) Pada Program Studi Ilmu Pemerintahan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KAPASITAS PERANGKAT DESA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA PEMEKARAN SKRIPSI. (S1) Pada Program Studi Ilmu Pemerintahan"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

KAPASITAS PERANGKAT DESA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA PEMEKARAN

(Studi di Desa Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, NTB)

SKRIPSI

Diajukan Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana (S1) Pada Program Studi Ilmu Pemerintahan

Oleh : Akram Furkan 201510050311053

PRODI ILMU PEMERINTAHAN

FAKU LTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2021

(2)

i

KAPASITAS PERANGKAT DESA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA PEMEKARAN

(Studi di Desa Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, NTB)

Diajukan Oleh : AKRAM FURKAN

201510050311053

Telah disetujui

Pada hari / tanggal, 18 Januari 2021

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si Drs. Krisno Hadi, MA

Wakil Dekan I FISIP UMM Ka. Prodi Ilmu Pemerintahan

Dr. Dyah Estu Kurniawati, M,Si Muhammad Kamil, S.IP., M.A

(3)

ii

S K R I P S I

Dipersiapkan dan disusun oleh : AKRAM FURKAN

201510050311053

Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Skripsi dan dinyatakan

L U L U S

Sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana ( SI ) Ilmu Pemerintahan

Pada hari Senin, 18 Januari 2021 Dihadapan Dewan Penguji

Dewan Penguji :

1. Salahudin, S.IP, M.Si., M.P.A ( )

2. Yana S. Hijri, S.IP., M.IP ( )

3. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si ( )

4. Drs. Krisno Hadi, MA ( )

Mengetahui

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Dr. Dyah Estu Kurniawati, M,Si

(4)

iii

(5)

iv

(6)

v

KATA PENGANTAR

Puji ayukur alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT atas berkat rahmat dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini dengan judul “Kapasitas Perangkat Desa Dalam Perencanaan Pembangunan Di Desa Pemekaran (Studi Di Desa Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, NTB).” Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Penulisan skripsi ini dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi persyaratan guna mencapai gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP) Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang. Penulis menyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak penyusunan skripsi ini tidak dapat terselesaikan dengan baik. Oleh karenanya, penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pembuatan skripsi ini. Secara khusus penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Kedua orang tua tercinta, Bpk. Haji Moh Amir B.Sc dan Ibu Hajariah atas doa, restu, kasih sayang, dukungan, motivasi dan pengorbanan yang sangatlah besar dan tiada henti yang diberikan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan perkuliahan serta penulisan skripsi ini.

(7)

vi

2. Bapak Dr. Fauzan, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

3. Bapak Dr. Rinikso Kartono, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Ibu Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si selaku pembimbing I dan Bapak Drs. Khrisno Hadi, MA selaku pembimbing II atas segala bimbingan, motivasi, saran, waktu serta kesabaran yang luar biasa yang telah diberikan kepada saya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.

5. Bapak Muhammad Kamil, S.IP, MA selaku Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang yang telah banyak memberikan motivasi.

6. Seluruh staf tata usaha Ilmu Pemerintahan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atas bantuan yang telah diberikan selama saya menjalani pendidikan.

7. Seluruh dosen Ilmu pemerintahan yang telah memberikan ilmu nya, motivasi, dan pelajaran berharga yang dapat saya petik.

8. Kepala Desa Lenek Duren, Perangkat Desa Lenek Duren, Ketua BPD, dan masyarakat Desa Lenek Duren yang telah berkontribusi dalam penelitian ini.

9. Kepada pacar saya, Kurnia Ramdhani terimakasih atas 5 tahun telah menemani saya dalam suka-duka di perantauan ini.

10. Teman-teman seperjuangan Ilmu Pemerintahan 2015 yang saling memberikan motivasi, dukungan dan bantuannya.

(8)

vii

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.

Malang, 26 Januari 2021 Penulis

Akram Furkan

(9)

viii Abstrak

Perencanaan pembangunan desa merupakan kegiatan yang direncanakan untuk menjadikan desa menjadi lebih baik untuk urusan pembangunan kedepannya. Perencanaan pembangunan desa tidak terlepas dari faktor kapasitas perangkat desa sebagai penyusun perencanaan pembangunan. Dalam sejarah peraturan tentang desa di Indonesia dalam setiap perjalananya telah mengalami pasang surut masih banyak hal yang belum tertuang dalam undang-undang sebelum UU No.6 Tahun 2014. Sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap desa maka pemerintah pusat membentuk aturan khusus untuk desa yaitu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dengan adanya peraturan tersebut memperlihatkan keinginan pemerintah pusat untuk menjadikan desa sebagai dasar pembangunan dengan begitu diharapkan desa dapat mampu mandiri, berdaya, makmur dan sejahtera. Untuk kapasitas perangkat desa dalam perencanaan pembangunan didesa lenek duren masih belum memadai. Hal ini terlihat berdasarkan hasil penelitian yang saya lakukan dengan memakai pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui teknik wawancara dan observasi lapangan serta dengan teknik kepustakaan dan dokumentasi, bahwasanya di Desa Lenek Duren untuk kapasitas perangkat desa dalam perencanaan pembangunan masih mengalami banyak kendala dan masalah seperti rendahnya SDM, sehingga banyak program pembangunan yang tidak tepat sasaran selain itu kinerja perangkat desa masih belum baik dari segi kemampuan dalam menyusun perencanaan pembanguan.

Kata kunci : kapasitas, perencanaan pembangunan desa, good governance

(10)

ix Abstract

Village development planning is an activity planned to make the village better for future development affairs. Village development planning cannot be separated from the capacity factor of village officials as compilers of development planning. In the history of village regulations in Indonesia, in every journey they have experienced ups and downs, there are still many things that have not been written in the law prior to Law no. 6 of 2014. As a form of central government concern for villages, the central government established a special regulation for villages, namely Law Number 6 of 2014 concerning Villages. With this regulation, the desire of the central government to make the village the basis of development is that it is hoped that the village can be independent, empowered, prosperous and prosperous. The capacity of village officials in development planning in Lenek Duren's village is still inadequate. This can be seen based on the results of research that I conducted with a qualitative approach with descriptive types through interview and field observation techniques as well as literature and documentation techniques, that in Lenek Duren Village, the capacity of village officials in development planning still experiences many obstacles and problems such as low human resources, so that There are many development programs that are not well targeted. In addition, the performance of village officials is still not good in terms of their ability to prepare development planning.

Keyword : capacity, village development planning, good governance

(11)

x DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

SURAT KETERANGAN LULUS ... iii

LEMBAR PERSYARATAN ORISINILITAS SKRIPSI ... iv

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... x

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR BAGAN ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

ABSTRAKSI ... xiii

DAFTAR PUSTAKA ... xiv

LEMBAR SURAT KETERANGAN CEK PLAGIASI ... xvi

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah... 5

1.3 Tujuan Penelitian ... 5

1.4 Manfaat Penelitian ... 6

1.5 Definisi Konseptual ... 6

1.6 Definisi Operasional ... 9

1.7 Metode Penelitian ... 9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 16

(12)

xi

2.1 Penelitian Terdahulu ... 16

2.2 Kerangka Teori ... 19

2.2.1 Teori Sumber Daya Manusia Perangkat Desa ... 19

2.2.2 Kapasitas Perangkat Desa ... 21

2.2.3 Ukuran Kapasitas Perangkat Desa ... 22

2.2.4 Pemerintah Desa ... 23

2.2.5 Pembangunan Desa ... 26

2.2.6 Perencanaan Pembangunan Desa ... 30

2.2.7 Sumber Daya Manusia Menurut UU Desa ... 32

BAB III GAMBARAN UMUM ... 34

3.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 34

3.1.1 Keadaan Geografis ... 34

3.1.2 Pemerintah Desa Lenek Duren ... 35

3.1.2.1 Tupoksi Pemerintah Desa ... 38

3.1.2.2 Hasil Pembangunan ... 42

3.1.2.3 Kelembagaan Masyarakat Desa ... 43

3.1.3 Potensi Desa ... 45

3.1.3.1 Penduduk ... 45

3.1.3.2 Potensi Ekonomi ... 48

3.1.3.3 Potensi Sosial ... 49

3.1.3.4 Potensi Budaya ... 51

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 53

4.1 Kapasitas Perangkat Desa Dalam Perencanaan Pembangunan ... 53

4.1.1 Tingkat Pendidikan Perangkat Desa... 53

(13)

xii

4.1.2.Pengalaman Perangkat Desa Dalam Perumusan Rencana Pembangunan

... 64

4.1.3 Pelatihan Perencanaan Pembangunan di Wilayah Desa Pemekaran.67 4.1.4 Bimbingan dari Desa Induk ... 69

4.1.5 Pendampingan Proses Perencanaan Pembangunan du Desa Lenek Duren oleh Pihak Kecamatan ... 70

4.2 Kapasitas Perangkat Desa dalam Pelibatan Masyarakat ... 74

4.2.1 Ajakan dan Motivasi Pemerintah Desa Kepada Masyarakat ... 74

BAB V PENUTUP ... 78

5.1 Kesimulan ... 78

5.2 Saran ... 79

LAMPIRAN ... 80

DAFTAR GAMBAR Gambar 3.1 Peta Desa Lenek Duren ... 34

Gambar 4.1 Pembuatan Gorong-Gorong dan Saluran Irigasi ... 63

Gambar 4.2 Kondisi Bak Penampungan Air di Desa Lenek Duren ... 66

Gambar 4.3 Bimbingan Teknis yang dilakukan Oleh Pihak Kecamatan... 69

Gambar 4.4 Musrenbangdes Desa Lenek Duren ... 72

Gambar 4.5 Pelaksanaan Musrenbangdes Tahun 2018 ... 75

DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Perbedaan Membangun Desa dan Desa Membangun ... 27

Tabel 3.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin ... 45

Tabel 3.2 Jumlah Penduduk Desa Lenek Duren Berdasarkan Usia ... 45

(14)

xiii

Tabel 3.3 Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 46

Tabel 3.4 Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian ... 47

Tabel 3.5 Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Lenek Duren ... 50

Tabel 4.1 Tingkat Pendidikan Perangkat Desa Lenek Duren ... 54

DAFTAR BAGAN BAGAN 3.1 Struktur Organisasi Pemerintah Desa Lenek Duren ... 37

DAFTAR LAMPIRAN I. Dokumentasi Pelaksanaan Pembangunan dan Hasil Pembangunan Desa Lenek Duren ... 80

II. Dokumentasi dengan Narasumber ... 82

(15)

xiv DAFTAR PUSTAKA

Buku

Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung, CV. Alfabeta, 2008, hal 225.

Sondang. P Siagan, Manajemen Sumber Daya Manusia (Jakarta: Bumu Aksara), hal. 34-40.

Miles and Huberman, Analisis Data Kualitatif, Jakarta : Universitas Indonesia Press, 1992, Hal.16

Djuni Pristyanto, Serial Panduan Pembangunan Desa (Jakarta Selatan: Yayasan Penabulu, 2015), hal. 11-12.

Salahudin, Model Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa dalam Menjalankan Fungsi Pemerintahan Berbasis Electronic Government (E-Government) menuju Pembangunan Desa Berdaya Saing. Malang : DPPM Universitas Muhammadiyah Malang, 2016, Hal. 20

Hevi Kurnia Hardini, Menjaga Kearifan Lokal Dengan Revitalisasi Peran Perangkat Desa Dari Modernisasi, Malang : DPPM Universitas Muhammadiyah Malang, 2016, Hal. 14

Jurnal

Pislawati Alfiaturrahman. (2016). Perencanaan Pembangunan Desa di Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Jurnal Valuta, Vol 2 No 2.

Vriady H. Regar, dkk. (2016).Perencanaan Pembangunan Di Desa Kopaya Kecamatan Suluun Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Administrasi Publik, Vol IV no 62.

Hafiz Lasmana (2017). Peningkatan Kapasitas Kepala Desa Dan Aparatur Desa (Studi Terhadap Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa Dalam

(16)

xv

Pengelolaan Dana Desa Panggak Laut Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga). Jurnal Administrasi Negara. Vol 5. No 2.

Asrori. (2014). Kapasitas Perangkat Desa Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Kabupaten Kudus. Jurnal Bina Praja. Vol 6 No 2.

Sulismadi, Wahyudi dan Muslimin. (2017). Model Penguatan Kapasitas Perangkat Pemerintah Desa dalam Menjalankan Fungsi Pemerintahan Berbasis Electronic Government (E-Government) Menuju Pembangunan Desa Berdaya Saing. Jurnal Sosial Politik. Vol 5 No 1.

Ali Roziqin, dkk. 2020. Strategi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Meningkatkan Sdm Unggul Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0. Jurnal Prosiding Simposium Nasional, Hal 1171

Sumber Lain

https://www.jogloabang.com/pustaka/permendagri-114-2014-pedoman- pembangunan-desa. Diakses pada tanggal 20 November 2019. Pukul 14.30 WIB.

http://www.keuangandesa.com/2015/03/kualitas-sdm-pengelola-keuangan- desa-wajib-ditingkatkan/. Diakses pada tanggal 8 Januari 2020, pukul 16.45.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 48 dan 49 Ayat 1.

Permendagri No. 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Perbup Kabupaten Lombok Timur Nomor 6 Tahun 2018 pasal 2 tentang persyaratan perangkat desa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 78 Ayat 1.

Dandy Wipratama, Skripsi: “Strategi Kepala Dalam Menertibkan Administrasi Desa” (MALANG : UMM, 2014), Hal.11.

(17)

xvi

Referensi

Dokumen terkait

Infrastruktur merupakan fasilitas utama dan terpenting untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi. Fasilitas transportasi misalnya memungkinkan orang, barang dan jasa

Remaja pubertas juga merasa malu karena rasa kurang percaya diri ketika bertemu dengan orang baru dan tidak merasa malu ketika bersama dengan teman- teman dekat

Kemampuan birokrasi mengenali kebutuhan masyarakat adalah bagaimana Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Wonogiri dalam mengenali kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh

Kepentingan non-pengendali mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak

Pada proses pembelajaran pada siklus II diperoleh ketuntasan hasil belajar yaitu 74,40 karena siswa sudah terbiasa dengan model pembelajaran inkuiri ,siswa sudah aktif

Tujuan dari program pengabdian ini adalah menjawab dari permasalahan yang diuraikan pada latar belakang, yaitu membangun star up usaha kemplang tunu dengan

Hasil kajian juga menunjukkan bahawa terdapat hubungan positif yang signifikan di antara efikasi-kendiri guru dengan persepsi guru terhadap amalan kepemimpinan

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji persepsi pengaruh pengetahuan keuangan, sikap keuangan, sosial demografi (tingkat pendidikan, pengalaman kerja,