• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

62

DAFTAR PUSTAKA

Adip, M.S, Hendrarto, B, Purwanti, F. 2014. Nilai Hue Daun Rhizophora Hubungannya Dengan Faktor Lingkungan Dan Klorofil Daun Di Pantai Ringgung, Desa Sidodadi, Kecamatan Padang Cermin, Lampung. Diponegoro Journal Of Maquares Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014, Halaman 20-26

Ajiningrum, P.A.2011. Valuasi Potensi Keanekaragaman Jenis Hasil Hutan Non Kayu (Hhbk) Masyarakat Lundayeh dan Umak Lung di Kabupaten Malinau Kalimantan Timur. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Indoneis. Depok.

Alan, dkk. 2000 dalam Nurawan, A. 2006. Perkembangan Penggunaan Pestisida Nabati dan Agensia Hayati Untuk Pengendalian OPT di Perkebunan Teh Rakyat. Prosiding Seminar Nasional dan pameran Pestisida Nabati III.

Arizona, D. 2011. Etnobotani Dan Potensi Tumbuhan Berguna Di Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Skripsi. Bogor: Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor.

Ayu, Rizka, dkk. 2006. “Studi Keanekaragaman Tumbuhan Herba pada Area Tidak Bertajuk Blok Curah Jarak di Hutan Musim Taman Nasional Baluran”, Jurnal FMIPA Biologi, Vol.7, No.2.

Badan Pusat Statistik. 2019. BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Bengen, D. 2002. Sinopsis Ekosistem dan Sumber Daya Alam Pesisir dan Laut.

Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB, Bogor.

Dewi, D.W., Siti K, dan Delima F.L. 2016. Pemanfaatan Infusa Lidah Buaya (Aloe vera L) sebagai Antiseptik Pembersih Tangan terhadap Jumlah Koloni Kuman, Jurnal Cerebellum. Pontianak: Fakultas Kedokteran.

Universitas Tanjungpura Pontianak.

Fadhillah F. 2019. Pemanfaatan Tumbuhan Dalam Pengobatan Tradisional Oleh Suku Melayu Bangka Barat Dan Sumbangan Pada Pembelajaran Biologi SMA. Universitas Srijawa.

Farhaeni M. 2015. Komodifikasi Ragam Buah Mangrove untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Desa Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Bali.Jurnal Studi Kultural

Fatma L, Delianis P, Ali R. 2018. Pemanfaatan Mangrove Rhizphora Muucronata Sebagai Pewarna Alami Kain Katun. Universitas Diponogoro.

(2)

63 Hakim, Luchman. 2014. Etnobotani Dan Manajemen Kebunpekarangan Rumah:

Ketahanan Pangan, Kesehatan Dan Agrowisata. Malang: Selaras.

Halidah, Saprudin, Anwar C. 2008. Potensi dan ragam pemanfaatan mangrove untuk pengelolaannya di Sinjai Timur, Sulawesi Selatan Mangrove Potencies and Various Utilization for Forest Management in East Sinjai, South Sulawesi. Balai Penelitian Kehutanan Manado.

Hamidu, Herna. 2009. Kajian Etnobotani Suku Buton (Kasus Masyarakat Sekitar Hutan Lambusango Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara).

Skripsi. Bogor: Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor.

Handayani, Aisyah 2015. Pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat sekitar Cagar Alam Gunung Simpang, Jawa Barat.Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon Volume 1 (hlm: 1425-1432).

Henny, Diba, F, Anwari, S. 2017. Tumbuhan Mangrove Yang Berpotensi Sebagai Obat di Kawasan PT. Kandelia Alam Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya.Jurnal Hutan Lestari. Vol. 5 (4) : 1100 – 1110.

Heyne K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Koperasi Karyawan Departemen Kehutanan. Jakarta Pusat.

Husodo T. 1999. Peluang zat pewarna alami untuk pengembangan produk industri kecil dan menengah kerajinan dan batik. Yogyakarta: Departemen Perindustrian dan Perdagangan.

Irmawati.2016. Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional Pada Masyarakat di Desa Baruge Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Skripsi.Uin Alauddin Makassar.

Iskandar, J. 2016. Etnobiologi dan Keragaman Budaya di Indonesia. Jurnal Anthropology. Vol 1 (1).

Kardinan A. 1999. Pestisida nabati ramuan dan aplikasi. Penebar swadaya. Jakarta Kartikawati SM. 2004. Pemanfaatan sumberdaya tumbuhan oleh Masyarakat Dayak Meratus di Kawasan Hutan Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor Kartiwa S, Wahyono M. 1992. Hubungan antara tumbuhan dan manusia dalam

upacara adat di Indonesia. Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani. Bogor : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Pertanian dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Kartkawati S.M. 2004. Pemanfaatan sumberdaya tumbuhan oleh masyarakat Dayak Meratus di Kawasan Hutan Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. [Tesis].

(3)

64 Leilani, I, Rizki, Sari, T.M, Sari D.M. 2017. Studi Etnobotani Pada Hutan Mangrove Di Kota Padang Dan Kota Pariaman. Jurnal BioScience.

Volume 1 No.2

LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). 2009. Laporan Perjalanan Eksplorasi Dan Pengambilan Data Ekologi Cagar Dungus Iwul, Jawa Barat. Bogor. LIPI.

Lubis, R, Nasution, J, Kardhinata, E.H. 2017. Kajian Etnobotani Tumbuhan Mangrove Oleh Masyarakat Kampong Nipah Dusun III Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara. Jurnal Biosains. Universitas Negeri Medan.

Majid, 2016. Studi Etnobotani Tumbuhan Konservasi Di Desa Seriang Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu. Skripsi Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak.

Martin G.J. 2004. Ethnobotan y, A People and Plants Conservation Manual.

Chapman and Hall, London.

Moeljopawiro S , Manwan I. 1992. Pengembangan pemanfaatan tanaman pangan di Indonesia. Bogor : Prosiding seminar dan lokakarya Nasional Etnobotani. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Pertanian dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Muklisi, Hendrarto B, Purnaweni H. 2013. Keanekaragaman Jenis Dan Struktur Vegetasi Mangrove Di Desa Sidodadi Kecamatan Padang CerminKabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Universitas Di Ponogoro.

Nasution, R. E. 1992. Prosiding Seminar dan Loka Karya Nasional Etnobotan.

Noor, R.Y., M. Khazali, dan I N.N. Suryadiputra. 2012. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. PHKA/WI-IP, Bogor.

Noor, Y.R., M. Khazali, dan I.N.N Suryadiputra. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. Bogor.

Nurdiani, N. 2014. Teknik sampling snowball dalam penelitian lapangan.

ArchitecturDepartment, Faculty of Engineering, Binus University.

5(2):1110-1118.

Onrizal. 2005. Teknik Pembuatan Herbarium. Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian. Universitas Sumatra Utara. Medan.

Pulungan S. 2014. Pengaruh Fiksasi Terhadapa Ketahanan Warna dengan Menggunakan Pewarna Alami Batik dari Limbah Mangrove. Dalam

(4)

65 Prosiding Seminar Nasional Biologi Dan Pembelajarannya di Medan Tanggal 23 Agustus 2014, Medan, , Pp:297-301.

Purwanto, Y. 1999. Peran dan Peluang Etnobotani Masa Kini di Indonesia Dalam Menunjang Upaya Konservasi dan Pengembangan Keanekaragaman Hayati, Prosiding. Seminar Hasil-hasil Penelitian Bidang Ilmu hayat. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayat IPB,Bogor.

Purwanto, Y., 2000. Etnobotani dan konservasi plasma nutfah hortikultura : peran sistem pengetahuan lokal pada pengembangan dan pengelolaannya.

Prosiding Seminar Hari Cintapuspa dan Satwa Nasional.

Ramadhany P.1994. Keragaman manajemen pemasaran pada usaha sewa pakai tanaman hias (Studi kasus di PT. PROSIDIA DIVISI Pengembangan Agribisnis tribur, JKT). [Skripsi]. Bogor : Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Rambe, A.F. 2021. Etnobotani Dan Tumbuhan Berguna Pada Masyarakat Sekitar Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Jambi: Fakultas Pertanian. Universitas Jambi.

Rosyada, A., Sofwan, M., Muflihati. 2018. Pemanfaatan tumbuhan mangrove oleh masyarakat Desa Bakau Besar Laut Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.

Jurnal hutan lestari. 6 (1) : 62 – 70.

Rupidara, A.D.N, Tisera W.L, Leda M.E.S. 2020. Studi Etnobotani Tumbuhan Mangrove Di Kupang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis.

Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang.

Silvia L. 2018. Eksplorasi Tumbuhan Aromatik Pada Kawasan Hutan Lindung Simandar Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Skripsi. Universitas Sumatra Utara.

Soekarman, Riswan S. 1992 dalam Hidayat et al.,2010. Status pengetahuan etnobotani di Indonesia. Prosiding seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani.

Soekarman, Riswan S. 1992. Status pengetahuan etnobotani di Indonesia.

Prosiding seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani. Bogor : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Pertanian dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Soenandar M, Aeni M N, Raharjo A. 2010. Petunjuk Praktis Membuat Pestisida Organik. Agromedia Pustaka :Jakarta. Bogor : Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.

(5)

66 Suhardjono.2004. Keanekaragaman Tumbuhan Vegetasi Hutan Mangrove di Tumbu-Tumbu, Lampeapi, dan Wungkolo Pulau Wawoni Sulawesi Tenggara.Berita Biologi 11 (2).

Surat Keputusan Menteri Pertanian nomor : 507/Kpts-Um/6/1981 tanggal 14 Juni 1981.

Sutarno H. 1996. Paket Modul Partisipatif : Pemberdayaan jenis pohon dalam sistem wanatani. Prosea Indonesia-Yayasan Prosea. Bogor.

Syaffa A, Husna A F, Nurmiyati. 2017. Studi Etnobotani Tumbuhan Upacara Ritual Adat Kelahiran Di Desa Banmati, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Uinversitas Sebelas Maret.

Ubiandono, E., N. M. Heryanto & E. Karlina. 2011. Potensi Nipah (Nypa fruticans (Thunb.) Wurmb.) sebagai Sumber Pangan dari Hutan Mangrove. Buletin Plasma Nufta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan menjelaskan bahwa mangrove.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Waldiyanto, 2021. Etnobotani Dan Tumbuhan Berguna Pada Masyarakat Sekitar Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Skripsi. Jambi: Fakultas Pertanian. Universitas Jambi.

Warpur M. 2016. Struktur Vegetasi Hutan Mangrove dan Pemanfaatannya di Kampung Ababiaidi Distrik Supiori Selatan Kabupaten Supiori. Vol. 1, No. 1.

Zuhud E.A.M, Siswoyo, Soekmadi R,Sandra E, Adhiyanto E. 2004. Penyusunan rancangan dan pengembangan sumberdaya alam hayati berupa tumbuhan di Kabupaten Sintang. Kerjasama Fakultas Kehutanan IPB dengan Bappeda Kabupaten Sintang. Bogor.

Zulharman, Aryanti NA. 2016. Etnobotani Tumbuhan Penghasil Bahan Bangunan ,Kerajinan dan Rumah Adat Masyarakat Suku Sambori Kabupaten Bima NTB. Senaspro, Seminar Nasional dan Gelar Produk. Universitas Muhammadiyah Malang.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini, maka peneliti akan mencari dan mendiskripsikan implementasi Culturally Responsive Teaching pada mata pelajaran

Apakah terdapat pengaruh signifikan positif elemen ekuitas merek yang terdiri dari kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan loyalitas merek terhadap minat membeli

Setiap jawaban tidak ada yang salah atau pun benar, tetapi jawaban yang baik adalah jawaban yang sesuai dengan keadaan Bpk/Ibu Kepala Sekolah yang sebenarya..

Keefektifan dari bahan dan teknik enkapsulasi yang digunakan untuk menghasilkan probiotik terenkapsulasi dapat dievaluasi dari beberapa parameter kualitatif,

Aisyah berjalan saat turun hujan air hujan adalah .... payung Aisyah

Tuliskan benda benda yang dapat melindungimu dari panas dan cahaya matahari.. Mengapa pelembab kulit dapat melindungi kulitmu dari

[r]

Selain itu lini bisnis surety bond merupakan lini bisnis yang menjadi primadona perusahaan meskipun pada tahun 2003 tingkat risikonya cukup signifikan 49,34% yaitu adanya klaim