1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Perusahaan 1.1.1 Sejarah PT.Melia Sehat Sejahtera
Pada awalnya PT. Melia Sehat Sejahtera bernama PT. Melia Nature Indonesia. Perusahaan ini didirikan oleh Ir.Sukur Nababan (Anggota DPR RI Komisi VI periode 2009-2014 dan 2014-2019) di Jakarta Selatan pada tahun 2003. Dan pada Tanggal 25 september 2012 PT. Melia Nature Indonesia secara resmi berganti nama menjadi PT. Melia Sehat Sejahtera, menjadi Wajah Baru, Karakter Baru, dan Harapan Baru, Menjadi Lebih dan Lebih baik lagi. PT. Melia Sehat Sejahtera di dukung penuh oleh perusahaan manufaktur besar di Malaysia yaitu Herbal Science.
Pada tahun 2003 PT. Melia Sehat Sejahtera mendapatkan izin Usaha Penjualan Berjenjang (IUPB) yang dikeluarkan oleh Direktorat Perdagangan dalam Negeri-Departemen Perdagangan Republik denganNo.61/PDN/IUPB/XII/2003. Pada tahun 2006, Izin Usaha Berjenjang (IUPB) kemudian diperbaharui kembali dengan IUPB no. 01/PDN/IUPB/PB/1/2006. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh pemerintah, maka IUPB tersebut kemudian diperbaharui oleh PT. Melia Sehat Sejahtera menjadi Surat Izin penjualan langsung (SIUPL) dengan nomor registrasi: 62/PDN-2/SIUPL/PP/10/2006.
Ir. Sukur Nababan mendirikan Melia Sehat Sejahtera termotivasi pertama kali karena melihat keadaan bisnis Multi Level Marketing yang begitu buruk di Indonesia. Beliau melihat bahwa banyak para pelaku bisnis Multi Level Marketing atau networker mengalami kegagalan. Ir.Sukur Nababan mengatakan bahwa kegagalan tersebut bukan disebabkan oleh networker sendiri, melainkan karena perusahaan MLM itu sendiri. Marketing Plan atau konsep kerja yang ada pada perusahaan MLM tersebut lebih berpihak kepada perusahaan. Dengan kata lain marketing plan yang ada dalam perusahaan MLM sering kali hanya memberikan keuntungan pada perusahaan
2
bukan kepada member. Beliau menjabarkan beberapa faktor yang menyebabkan para networker gagal dalam bisnis Multi Level Marketing yakni dikarenakan :
1. Perusahaan MLM terlalu lama membayar bonus kepada member yakni 30 sampai 45 hari kerja.
2. Perusahaan MLM memberlakukan system peringkat pada member dengan memberikan iming-iming berupa reward mobil mewah, rumah mewah, kapal pesiar, perjalanan luar negeri dan lain sebagainya.
3. Perusahaan memberlakukan system tutup point serta perhitungan bonus yang rumit.
Dorongan inilah yang akhirnya membuat Ir.Sukur Nababan ingin mendirikan sebuah perusahaan Multi Level Marketing yang berpihak kepada member. Ir. Sukur Nababan juga ingin membuat perusahaan MLM dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang dapat mensejahterakan rakyat. Hinga pada akhirnya Ir. Sukur Nababan berhasil mendirikan PT. Melia Sehat Sejahtera dimana beliau sendiri bertindak sebagai member pertama di Melia Sehat Sejahtera. Saat ini Ir. Sukur Nababan merupakan Top leader di Perusahaan Melia Sehat Sejahtera.
Adapun visi dan misi PT. Melia Sehat Sejahtera adalah sebagai berikut:
1. Visi : Menyehatkan masyarakat dengan produk-produk yang alami, berkualitas, relative murah dengan reaksi efek yang cepat.
2. Misi : Solusi keuangan kepada masyarakat Indonesia dengan menciptakan peluang system penjualan berjenjang revolusioner dan berpihak kepada member yang dituangkan didalam marketing plan yang sederhana, tanpa janji, bonus dibayar cepat, bonus dibayar besar, bonus dibayar tanpa syarat tutup point serta belanja otomatis. Konsep berpihak kepada member merupakan landasan bisnis MLM Melia Sehat Sejahtera. Hal inilah yang menjadi landasan bagi perusahaan untuk roda perusahaannya.
3 1.1.2 Profil PT. Melia Sehat Sejahtera
PT. Melia Sehat Sejahtera merupakan perusahaan pelopor yang memasarkan produk Melia Propolis dan Melia Biyang dengan sistem Multi Level Marketing atau pemasaran jaringan. PT.Melia Sehat Sejahtera beralamat di Jl Minangkabau no.58 Pasar Manggis, Setia Budi Jakarta Selatan. Motto Melia Sehat Sejahtera adalah “BERSAMA KAMI MENUJU HIDUP YANG LEBIH BAIK”.
Berikut ini merupakan keunggulan dari PT. Melia Sehat Sejahtera :
1. Melia Sehat Sejahtera menyadari bahwa produk adalah modal dasar anggota untuk berkembang menjadi pelaku bisnis yang sukses.
2. Produk Melia Sehat Sejahtera mampu menjaga kesehatan masyarakat dari serangan penyakit yang diakibatkan oleh jamur, virus dan bakteri.serta mampu untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan brand product Melia Propolis. 3. Melia Biyang merupakan produk Melia Sehat Sejahtera lainnya yang berguna
untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh, menjaga stamina, mental dan fisik serta untuk menunda penuaan. Bersama Melia Biyang akan membuat anda awet muda.
4. Produk Melia Sehat Sejahtera merupakan produk yang berkualitas sehingga memudahkan para anggota untuk mempromosikan kepada calon anggota. Produk Melia Sehat Sejahtera dibuat dengan standar GMP (Good Manufacturing Practise) di Herbal Sciense Sdn. Bhd Malaysia.
5. Produk-produk PT.Melia Sehat Sejahtera telah diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan telah memiliki surat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPPOM RI).
4 1.1.3 Logo Perusahaan
Gambar 1.1
PT. Melia Sehat Sejahtera
(sumber: www.meliasehatsejahtera.com diakses pada tanggal 24 September 2014)
Berikut ini penjelasan filosofi dari logo PT. Melia Sehat Sejahtera: 1. Bendera merah putih Indonesia,
2. Garis melengkung melambangkan sebuah payung, 3. Lambang hijau melambangkan keluarga Indonesia, dan 4. Garis hitam melambangkan 5 pilar
Jadi, makna dari logo PT. Melia Sehat Sejahtera adalah PT. Melia Sehat Sejahtera merupakan perusahaan dengan sistem Multi Level Marketing yang melindungi dan mengayomi keluarga Indonesia dengan senyuman 5 pilar yang merupakan fondasi dasar marketing plan yang dimiliki oleh PT. Melia Sehat Sejahtera.
1.1.4 Strategi Pemasaran PT. Melia Sehat Sejahtera
Strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT. Melia Sehat Sejahtera adalah Presentasi langsung kepada calon member melalui Home Prospek dan Open Plan Presentation (Opp), dengan terlebih dahulu melakukan pra pendekatan terhadap
5
calon member. Selain itu member yang telah terdaftar juga merupakan distributor pemakai resmi PT. Melia Sehat Sejahtera.
1.2 Latar Belakang Penelitian
Krisis Multi dimensional yang melanda bangsa Indonesia sejak tahun1998 banyak perusahaan yang gulung tikar dan akibatnya adalah PHK secara besar-besaran yang mengakibatkan jumlah pengangguran yang semakin meningkat.Data yang baru saja dilansir BPS menyatakan, angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2013 melonjak 7,39 juta jiwa dari Agustus 2012 sebanyak 7,24 juta jiwa(Kompasiana.com/ 7 Nov 2013).Banyaknya pengangguran yang terjadi saat ini mendorong masyarakat untuk mempunyai usaha atau bisnis sendiri.
Tidak dipungkiri bahwa Indonesia menghadapi masalah keterbatasan kesempatan kerja bagi para lulusan perguruan tinggi dengan meningkatnya jumlah pengangguran belakangan ini. Kondisi akan semakin diperburuk dengan situasi persaingan global (pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean/MEA) yang akan memperhadapkan lulusan perguruan tinggi Indonesia bersaing secara bebas dengan lulusan perguruan asing. Oleh karena itu, mendirikan sebuah badan usaha atau menjalankan suatu bisnis merupakan bidang ekonomi yang mampu memberikan kontribusi positif dalam mereduksi angka pengangguran dan kemiskinan saat ini. Namun, Kendala financial, soft skill, dan minimnya pengetahuan tentang entrepreneurship menyebabkan susahnya usaha mandiri dapat bertumbuh dengan cepat (Lieli, 2011).
Di tengah masalah tersebut, muncul sebuah sistem bisnis yang dapatmenjanjikan keberhasilan financial dengan sistem pemasaran berjenjang yang dinilai dapatmendorong kemampuan seseorang di bidang marketing yang merupakan salah satu hal yangmendasari entrepreneurial yaitu, Multi level Marketing (MLM).Sistem bisnis ini akhirnya mulai banyakdipilih oleh beberapa kalangan sebagai alternatif kegiatan bisnis termasuk mahasiswa/pelajar.Mahasiswa banyak memulai bisnis MLM sebagai pilihan untuk meningkatkan pendapatan merekatanpa
6
harus selalu meminta kepada orang tua dan tidak mengganggu aktivitas perkuliahan karenatidak ada jam kerja pada sistem bisnis MLM(Yenny, 2014).
Saat ini ada lebih dari seratus perusahaan yangberkecimpung di industri ini (www.wartaekonomi.com), beberapa diantaranyayang dikategorikan memiliki prospek yang baik adalah:
Tabel 1.1
Perusahan MLM dengan Prospek yang baik
NO NAMA PERUSAHAAN NO NAMA PERUSAHAAN
1 SOPHIE MARTIN 7 TIENS
2 ORIFLAME 8 NUSKIN
3 TUPPERWARE 9 AVAIL
4 MELIA SEHAT SEJAHTERA 10 ECOSWAY
5 CNI 11 MULTICARE
6 AMWAY 12 KLINK
Sumber: mlmstats.net
Keunggulan bisnis Multi Level Marketing ini adalah modal yang relative kecil dengan peluang yang besar, tidak ada resiko, dan tidak memiliki jam kerja tertentu. Multi Level Marketing merupakan suatu metode penjualan barang dan jasa secara langsung kepada pelanggan melalui jaringan yang dikembangkan oleh distributor secara berantai dan berjenjang.
Multi Level Marketing atau biasa disingkat MLM, sebuah bisnis berbasis marketing yang tengah marak di Indonesia (HowMoneyIndonesia.com/Sept05,2013). Jaminan kaya dan komisi besar menjadi faktor mengapa bisnis MLM tengah digandrungi masyarakat Indonesia. MLM dikenal dengan bisnis berkonsep upline – donwline, bahkan nyaris semua perusahaan MLM memegang konsep ini. Perusahaan MLM biasanya menawarkan beberapa produk dan syarat ketentuan untuk anggota
7
yang ingin bergabung adalah dengan cara membeli produk tersebut dan mulai mencari jaringan atau anggota baru agar terjadi keseimbangan (upline – dowline).
Indonesia sendiri saat ini masih merupakan pasar empuk MLM dunia. Tanpa disadari, begitu besar angka Rupiah yang mengalir ke luar negeri setiap tahun karena konsumsi masyarakat yang semakin meningkat atas produk-produk aneka perusahaan MLM ini. Perusahaan MLM lokal masih belum bisa berbuat banyak untuk menjangkau pasar luar negeri dan mencicipi potensi ekonomi maha besar ini. Ekspansi ke luar negeri pun masih mengandalkan komunitas Indonesia sendiri, ditengah serbuan aneka perusahaan MLM asing (HowMoneyIndonesia.com/2013).
Salah satu perusahaan Multi Level Marketing (MLM) yang menarik untuk diteliti adalah perusahaan MLM lokal yaitu PT.Melia Sehat Sejahtera. Melia Sehat Sejahtera merupakan perusahaan Multi Nasional yang telah berdiri selama 11 tahun lamanya dengan memproduksi 2 produk kesehatan berkualitas berstandar GMP (Good Manufacturing Pratices) dan telah mendapatkan izin resmi dari BPOM (Badan pengawasan Obat dan Makanan) dengan nomor registrasi POM TI 054 616 861 (Melia Propolis) dan POM SI. 054 618 411 (Melia Biyang) serta terjaminkehalalannya.Solusi Bisnis Melia Sehat Sejahtera sebagai gerbang menuju kesuksesan, baik itu sukses kesehatan maupun sukses financial. Berikut ini penghasilan yang dihasilkan jika mendaftar sebagai member di PT. Melia Sehat Sejahtera:
1. BERGABUNG DENGAN 1 UNIT (Rp. 635.000,-), Bonus Sponsor Rp. 100.000,-/unit Bonus Leadership Rp. 850.000,-/hr Bonus Unilevel Rp. 86 Jt/bln.
2. BERGABUNG DENGAN 3 UNIT (Rp. 1.845.000,-), Bonus Sponsor Rp. 100.000,-/unit Bonus Leadership Rp. 2.550.000,-/hr Bonus Unilevel Rp. 258 Jt/bln.
3. BERGABUNG DENGAN 7 UNIT (RP. 4.265.000,-), Bonus Sponsor Rp. 100.000,-/unit Bonus Leadership Rp. 5.950.000,-/hr Bonus Unilevel Rp.602 Jt/bln.
8
4. BERGABUNG DENGAN 15 UNIT (RP. 9.105.000,-), Bonus Sponsor Rp. 100.000,-/unit Bonus Leadership Rp. 12.750.000,-/hr Bonus Unilevel Rp.1,290 M/bln.
PT. Melia Sehat Sejahtera merupakan perusahaan Multi level Marketing yang tidak menerapkan sistem tutup point atau sistem target yang harus dicapai dalam setiap bulannya untuk mencairkan bonus yang diperoleh. Namun ketika target tersebut tidak tercapai (point tidak sesuai target) maka bonus tersebut bisa dibayar secara manual (pembelian produk).
Peneliti mencoba melakukan pra penelitian dengan mewawancarai Kelvin Sebastin Wijaya selaku salah satu Leader Nasional di PT. Melia Sehat Sejahtera. Dan hasil dari pra penelitian yang telah dilakukan, Leader Nasional Kelvin Sebastin Wijaya memiliki 200 downline untuk wilayah Yogyakarta. Dimana 60% nya adalah Mahasiswa dan 40% adalah pekerja. Maka untuk mengetahui alasan-alasan dalam bergabung dibisnis ini, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan judul:
“ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT
MAHASISWA BERBISNIS DENGAN SISTEM MULTI LEVEL
MARKETING (STUDI PADA : MEMBER PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA)”.
1.3 Rumusan Masalah
Untuk mengetahui permasalahan yang akan dibahas perlu adanya perumusan masalah sebagai pedoman dalam pembahasan dan memudahkan dalam penelitian. Berdasarkan latar belakang yang telah disebut diatas maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan sebagai berikut:
9
1. Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berbisnis sistem Multi level Marketing di PT. Melia Sehat Sejahtera ?
2. Faktor dominan apa saja yang menjadi alasan dalam bergabung dibisnis Multi Level MarketingPT. Melia Sehat Sejahtera ?
3. Apa saja strategi sukses dalam berbisnis dengan sistem Multi Level Marketing ?
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian yang diharapkan bisa dicapai dalam penelitian skiripsi ini adalah :
1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi minat mahasiswa untuk berbisnis sistem Multi Level MarketingPT. Melia Sehat Sejahtera.
2. Untuk Mengetahui faktor dominan yang alasan dalam bergabung dibisnis Multi Level Marketing PT. Melia Sehat Sejahtera.
3. Untuk Mengetahui Strategi sukses dalam berbisnis sistemMulti Level Marketing.
1.5 Manfaat Penelitian
Manfaat yangdiharapkan dalam penelitian ini adalah: a. Secara Teoritis
1. Pemecahan tentang masalah-masalah praktis bagi mahasiswa. Dalam hal ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa/pelanggan tentang keunggulan bisnis Multi Level Marketing.
2. Bagi peneliti, hasil penelitian dapat digunakan sebagai sarana untuk menambah pengetahuan peneliti dibidang manajemen pemasaran khususnya direct marketing dan juga sebagai suatu perbandingan dalam rangka penerapan teori yang telah diperoleh pada masa kuliah dan kenyataan yang terjadi salam bisnis nyata.
10 b. Secara Praktis
1. Bagi pihak Multi Level Marketing, penelitian ini untuk menyediakan informasi, terutama agar dapat mengetahui faktor-faktor yang sangat mempengaruhi dalam minat mahasiswa dalam berbisnis Multi Level Marketing tersebut. Dengan adanya informasi tersebut perusahaan Multi Level Marketing dapat memanfaatkan untuk menetapkan strategi pemasaran yang tepat untuk usahanya.
2. Bagi pihak-pihak lain penelitian ini bisa jadi referensi bagi masyarakat umum yang berminat dalam bidang pemasaran Multi Level Marketing.
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan ini disusun untuk memberikan gambaran umum tentang penelitian yang dilakukan.
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab I berisi mengenai tinjauan terhadap objek studi, latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dari penelitian, kegunaan penelitian, batasan penelitian, dan sistematika penulisan skripsi.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Pada bab II ini berisi uraian umum tentang teori-teori yang digunakan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan penelitian sebagai acuan perbandingan dalam masalah yang terjadi sehingga akan diperoleh gambaran yang cukup jelas.
BAB III METODE PENELITIAN
Pada bab III berisi mengenai jenis penelitian, operasional variabel, jenis dan teknik pengumpulan data, teknik sampling, teknik analisis data, dan tahap analisis data.
11 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada bab IV ini menceritakan hasil dan pembahasan serta analisa-analisa yang dilakukan sehingga dapat menjawab rumusan masalah.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab V ini berisi kesimpulan hasil penelitian, saran bagi perusahaan dan saran atau rekomendasi bagi perusahaan yang diteliti dan peneliti selanjutnya.