• Tidak ada hasil yang ditemukan

VARIABILITAS DAN HERITABILITAS BERBAGAI KARAKTER TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) HASIL SELFING PADA GENERASI F2 SKRIPSI. Oleh: ABDILLAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "VARIABILITAS DAN HERITABILITAS BERBAGAI KARAKTER TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) HASIL SELFING PADA GENERASI F2 SKRIPSI. Oleh: ABDILLAH"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

VARIABILITAS DAN HERITABILITAS BERBAGAI KARAKTER TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) HASIL SELFING

PADA GENERASI F2

SKRIPSI

Oleh:

ABDILLAH 060307004

DEPARTEMEN BUDIDAYA PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2010

(2)

VARIABILITAS DAN HERITABILITAS BERBAGAI KARAKTER TANAMAN JAGUNG ( Zea mays L.) HASIL SELFING

PADA GENERASI F2

SKRIPSI

Oleh: ABDILLAH 060307004/ BDP- PET

Skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar sarjana di Fakultas Pertanian

Universitas Sumater Utara

DEPARTEMEN BUDIDAYA PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2010

(3)

Judul Skripsi : Variabilitas dan Heritabilitas Berbagai Karakter Tanaman Jagung ( Zea mays L.) Hasil Persilangan Sendiri (Selfing) Pada Generasi F2.

Nama : Abdillah

NIM : 060307004

Departemen : Budidaya Pertanian Program Studi : Pemuliaan Tanaman

Disetujui oleh: Komisi Pembimbing

Prof. Dr. Ir. Jenimar, MS. Luthfi A. M Siregar, SP. MSc. Ph.D Ketua Anggota

Mengetahui,

Prof.Ir. Edison Purba, MSc. Ph.D Ketua Departemen Budidaya Pertanian

(4)

ABSTRACT

ABDILLAH: Variability and Heritability some character a corn (Zea mays L) result selfing of second generation. Supervised by JENIMAR AND LUTHFI A.M SIREGAR.

The objective of the research was to valuate variabilities of several characters affected by the genotype (σ2g), the interraction between genotype and environment (σ2

p), studied heritability and also to see the effect resiprocal breeding of F2 with it’s parents of corn (Zea mays L.). The experiment was conduced at exprimental field Faculty of Agricultural, North Sumatera University, Medan. with altitude ± 25 meters above sea level from Januari to April 2009, used Randomized Block Design with one factor and four replication, there is F2 from Arjuna X Sukmaraga, Sukmaraga X Arjuna, Lamuru X Kalingga, Kalingga X Lamuru, Srikandi kuning X Bayu dan Bayu X Srikandi kuning. The result of the research is genotype have significantly effect with plant’s height 2-7 weeks after planting, age of blooms male, the number of kernel per ear, the weight of kernel per ear, and fast of charging seed. From progeny test some character of genotype show the characteristis of one kind . Phenotype variability all characters showed range wide variability, and Ghenotipe variability all characters showed range pressed variability, heritability of plant’s height, age of blooms male, the number of kernel per ear, the weight of kernel per ear, and fast of charging seed were medium.

(5)

ABSTRAK

ABDILLAH: Variabilitas dan Heritabilitas Beberapa Karakter Tanaman Jagung (Zea mays L.) Hasil Selfing Pada Generasi Ke-Dua (F2). Dibimbing oleh JENIMAR DAN LUTHFI A. M SIREGAR.

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi keragaman dari beberapa karakter yang disebabkan oleh pengaruh genotipe (σ2g), interaksi genotipe dengan lingkungan (σ2p), mempelajari nilai heritabilitas dan juga untuk melihat pengaruh persilangan resiprokal pada F1 dengan tetuanya (efek heterosis),

pengaruh persilangan selfing F2 dengan F1, dan pengaruh persilangan F2 dengan tetua Pada tanaman jagung (Zea mays L). Penelitian dilaksanakan di lahan

penelitian Fakultas Pertanian USU, Medan dengan ketinggian tempat ± 25 mdpl mulai dari bulan Maret 2010 sampai dengan Juni 2010, Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan dan empat ulangan, Faktor merupakan F2 hasil persilangan dari Arjuna X Sukmaraga, Sukmaraga X Arjuna , Lamuru X Kalingga, Kalingga X Lamuru, Srikandi kuning X Bayu dan Bayu X Srikandi kuning.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berbeda nyata terhadap karakter tinggi tanaman 2-7 MST, umur keluar bunga jantan, jumlah biji per tongkol, berat biji per tongkol, dan laju pengisian biji. Hasil uji progenitas beberapa karakter dari genotipe menunjukkan sifat homozigositas. Keragaman fenotipe dari semua karakter menunjukkan kriteria luas, dan keragaman genotipe menunjukkan kriteria sempit, heritabilitas dari tinggi tanaman, umur keluar bunga jantan, jumlah biji per tongkol, berat biji per tongkol, dan laju pengisian biji memiliki kriteria sedang.

Kata kunci: jagung, persilangan sendiri, heritabilitas, variabilitas.

(6)

RIWAYAT HIDUP

Abdillah dilahirkan di Medan pada 02 Desember 1988 dari pasangan Khairuddin dengan Chairani. Penulis merupakan anak ke 2 dari 4 bersaudara.

Menamatkan pendidikan SD di SDN 060866 Medan tahun 2000, SMP Swasta Pertiwi Medan tahun 2003, SMA Negeri 3 Medan tahun 2006. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Sumatera Utara, Medan pada Fakultas Pertanian program studi Pemuliaan Tanaman tahun 2006, melalui jalur SPMB.

Selama mengikuti perkuliahan penulis pernah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Budidaya Pertanian 2006-2010, anggota departemen Pendidikan dan Pelatihan BKM Al-Mukhlisin Fakultas Pertanian 2006-2008, anggota departemen Informasi dan Kreativitas BKM Al-Mukhlisin 2008-2009, Anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Pertanian, Ketua Pengajian Departemen Budidaya Pertanian 2009-2010, Asisten Laboratorium Perbanyakan Tanaman 2009-2010, dan asisten Laboratorium Teknik Pemuliaan Tanaman Membiak Vegetatif 2009-2010,dan tim pementor agama Islam FP 2007-2008.

Selama bulan Juli hingga Agustus 2009 penulis mengikuti Praktek Kerja Lapangan di PTPP LONDON SUMATERA INDONESIA Tbk Kecmatan Sungai Merah, Tanjung Morawa.

(7)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis sampaikan kapada Allah SWT atas segala rahmad, karunia dan ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Adapun judul penelitian ini adalah ”Variabilitas dan Heritabilitas Berbagai

Karakter Tanaman Jagung (Zea mays L.) Hasil Persilangan Sendiri (Selfing) Pada Generasi F2”

Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Prof. Dr. Ir. Jenimar, MS selaku ketua komisi pembimbing dan Bapak Luthfi A. M. Siregar, SP. MSc. PhD selaku anggota komisi pembimbing yang telah banyak memberikan saran dan bimbingan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada kedua orang tua tercinta, Ayahanda Khairuddin dan Ibunda Chairani atas kasih sayang, dukungan dan do’anya. Kepada abang saya Ibnu Tawakkal, dan adik saya Suci Maulida terima kasih atas segala do’a dan dukungannya. Disamping itu penghargaan penulis sampaikan kepada sahabat-sahabat terbaik saya Henry, Azri, Rizki, Bobby, Mulia, Chairil, Febri, Nanda, Ariani, Dinda, Ryan.

Terima kasih juga kepada teman-teman saya mahasiswa Agronomi dan

Pemuliaan Tanaman angkatan 2006 serta teman-teman saya di BKM Al-Mukhlisin atas segala bantuan dan dukungan selama penulis menjalani

(8)

Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan sehingga penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Akhir kata semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi seluruh pihak yang memerlukan.

Medan, Juli 2010

(9)

DAFTAR ISI

ABSTRACT ... i

ABSTRAK ... ii

RIWAYAT HIDUP ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... viii

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

PENDAHULUAN ... 1 Latar belakang ... 1 Tujuan Penelitian ... 3 Hipotesis Penelitian ... 4 Kegunaan Penelitian... 4 TINJAUAN PUSTAKA ... 5 Botani Tanaman ... 5 Syarat Tumbuh ... 7 Iklim ... 7 Tanah ... 8 Variabilitas ... 8 Heritabilitas ... 9 Persilangan ... 12 Uji Progenitas ... 13

BAHAN DAN METODE PENELITIAN ... 17

Tempat dan Waktu ... 17

Bahan dan Alat ... 17

Metode Penelitian... 17 PELAKSANAAN PENELITIAN ... 21 Persiapan Lahan ... 21 Penanaman ... 21 Pemupukan ... 21 Penjarangan ... 21 Penyungkupan ... 21 Penyerbukan ... 22 Pemeliharaan Tanaman ... 22

(10)

Penyiraman ... 22

Penyiangan ... 22

Pengendalian Hama dan Penyakit ... 23

Panen ... 23

Peubah Amatan ... 23

Tinggi Tanaman (cm) ... 23

Jumlah Daun (helai) ... 23

Umur Keluar Bunga Jantan (hari) ... 23

Umur Keluar Bunga Betina (hari) ... 24

Kelengkungan Daun ... 24

Jumlah Daun di Atas Tongkol (helai) ... 24

Umur Panen (hari) ... 24

Jumlah Baris per Tongkol (baris) ... 24

Jumlah Biji per Tongkol (biji) ... 24

Berat Biji per Tongkol (g) ... 24

Berat 100 Biji (g) ... 25

Produksi Biji kering per Plot (g) ... 25

Laju Pengisian Biji (g/hari) ... 25

Uji progenitas ... 25

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil ... 26

Tinggi Tanaman (cm) ... 26

Jumlah Daun (helai) ... 28

Umur Keluar Bunga Jantan (hari) ... 30

Umur Keluar Bunga Betina (hari) ... 33

Kelengkungan Daun ... 36

Jumlah Daun di Atas Tongkol (helai) ... 38

Umur Panen (hari) ... 41

Jumlah Baris per Tongkol (baris) ... 43

Jumlah Biji per Tongkol (biji) ... 46

Berat Biji per Tongkol (g) ... 49

Berat 100 Biji (g) ... 52

Produksi Biji Kering per Plot (g) ... 55

Laju Pengisian Biji (g/hari) ... 58

Pendugaan Karakter Genetik... 60

Pembahasan ... 62

KESIMPULAN DAN SARAN ... 65

Kesimpulan ... 65

Saran ... 65

(11)

DAFTAR TABEL

No Hal

1. Rataan tinggi tanaman 2 s/d 7 MST dari beberapa genotipe (cm) ... 26

2. Uji progenitas tinggi tanaman populasi F2 dengan populasi F1... 27

3 Uji progenitas tinggi tanaman populasi F2 dengan populasi tetua... 27

4 Perbandingan tinggi tanaman dari genotipe dengan resiprokalnya... 28

5 Rataan jumlah daun 2 s/d 7 MST dari beberapa genotipe (helai)……. 28

6 Uji progenitas jumlah daun populasi F2 dengan F1... 29

7 Uji progenitas jumlah daun populasi F2 dengan populasi tetua... 29

8 Perbandingan jumlah daun dari genotipe dengan resiprokalnya... 30

9 Rataan umur keluar bunga jantan dari beberapa genotipe (hari)... 30

10 Uji progenitas umur keluar bunga jantan populasi F2 dengan F1... 32

11 Uji progenitas umur keluar bunga jantan populasi F2 dengan tetua... 32

12 Perbandingan umur keluar bunga jantan dari genotipe dengan resiprokalnya... 33

13 Rataan umur keluar bunga betina dari beberapa genotipe (hari)... 33

14 Uji progenitas umur keluar bunga betina populasi F2 dengan F1……. 35

15 Uji progenitas umur keluar bunga betina populasi F2 dengan tetua... 35

16 Perbandingan umur keluar bunga betina dengan resiprokalnya... 36

17 Rataan kelengkungan daun (cm)... 36

18 Uji progenitas kelengkungan daun pada populasi F2 dengan F1... 37

19 Uji progenitas kelengkungan daun pada populasi F2 dengan tetua... 38

20 Perbandingan kelengkungan daun dari genotipe dengan resiprokalnya 38 21 Rataan jumlah daun di atas tongkol (helai)... 39

(12)

22 Uji progenitas jumlah daun di atas tongkol populasi F2 dengan

populasi F1... 39

23 Uji progenitas jumlah daun di atas tongkol populasi F2 dengan tetua.. 40

24 Perbandingan jumlah daun di atas tongkol genotipe dengan resiprokalnya………. 40

25 Rataan umur panen dari beberapa genotipe (hari)... 41

26 Uji progenitas umur panen populasi F2 dengan populasi F1... 42

27 Uji progenitas umur panen populasi F2 dengan populasi tetua... 43

28 Perbandingan umur panen dari genotipe dengan resiprokalnya……… 43

29 Rataan Jumlah Baris pertongkol (baris)... 44

30 Uji progenitas jumlah baris pertongkol populasi F2 dengan F1... 45

31 Uji progenitas jumlah baris pertongkol populasi F2 dengan tetua... 45

32 Perbandingan jumlah baris pertongkol dari genotipe dengan resiprokalnya... 46

33 Rataan jumlah biji per tongkol (biji)... 46

34 Uji progenitas jumlah biji per tongkol dari populasi F2 dengan F1... 48

35 Uji progenitas jumlah biji per tongkol dari populasi F2 dengan tetua... 48

36 Perbandingan jumlah biji pertongkol dari genotipe dengan resiprokalnya... 49

37 Rataan berat biji per tongkol dari beberapa genotipe (g)... 49

38 Uji progenits berat biji per tongkol dari populasi F2 dengan F1... 51

39 Uji progenits berat biji per tongkol dari populasi F2 dengan tetua... 51

40 Perbandingan berat biji per tongkol dari genotipe dengan resiprokalnya... 52

41 Rataan berat 100 biji per tongkol (g)... 52

(13)

43 Uji progenitas berat 100 biji (g) dari populasi F2 dengan tetua... 54 44 Perbandingan berat 100 biji dari genotipe dengan resiprokalnya... 54 45 Rataan produksi biji kering per plot (g)... 55 46 Uji progenitas produksi biji kering per plot dari populasi F2 dengan

F1... 56 47 Uji progenitas produksi biji kering per plot (g) dari populasi F2

dengan tetua... 57 48 Perbandingan produksi biji kering per plot dari genotipe dengan

resiprokalnya... 58 49 Rataan laju pengisian biji (g/hari) dari beberapa genotipe……… 58 50 Uji progenitas karakter laju pengisian biji (g/hari) dari populasi F2

dengan F1... 59 51 Uji progenitas karakter laju pengisian biji (g/hari) dari populasi F2

dengan F1... 60 52 Perbandingan laju pengisian biji dari genotipe dengan resiprokalnya... 60 53 Nilai duga variabilitas genetik dan fenotipe serta nilai heritabilitas

(14)

DAFTAR GAMBAR

No Hal

1 Histogram umur keluar bunga jantan dari beberapa genotipe... 31

2 Histogram umur keluar bunga betina dari beberapa genotipe... 34

3 Histogram umur panen dari beberapa genotipe... 42

4 Histogram jumlah biji per tongkol dari beberapa genotipe... 47

5 Histogram berat biji per tongkol dari beberapa genotipe... 50

6 Histogram Berat 100 biji dari beberapa genotipe... 56

(15)

DAFTAR LAMPIRAN

No Hal

1 Data rataan tinggi tanaman 2 MST dari tanaman F2(cm)………. 68

2 Daftar sidik ragam tinggi tanaman 2 MST dari tanaman F2………… 68

3 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 68

4 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 68

5 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 69

6 Data rataan tinggi tanaman 3 MST dari tanaman F2(cm)………. 69

7 Daftar sidik ragam tinggi tanaman 3 MST dari tanaman F2………… 69

8 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 69

9 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 70

10 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 70

11 Data rataan tinggi tanaman 4 MST dari tanaman F2(cm)………. 70

12 Daftar sidik ragam tinggi tanaman 4 MST dari tanaman F2………… 70

13 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 71

14 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 71

15 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 71

16 Data rataan tinggi tanaman 5 MST dari tanaman F2(cm)………. 71

17 Daftar sidik ragam tinggi tanaman 5 MST dari tanaman F2 ………... 72

18 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 72

19 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 72

20 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal………... 72

(16)

22 Daftar sidik ragam tinggi tanaman 6 MST dari tanaman F2 ………... 73

23 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 73

24 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 74

25 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 74

26 Data rataan tinggi tanaman 7 MST dari tanaman F2cm)……….. 74

27 Daftar sidik ragam tinggi tanaman 7 MST dari tanaman F2 ………... 74

28 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 75

29 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 75

30 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 75

31 Data rataan jumlah daun 2 MST dari tanaman F2 (helai)………. 75

32 Daftar sidik ragam jumlah daun 2 MST dari tanaman F2 …………... 76

33 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 76

34 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 76

35 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 76

36 Data rataan jumlah daun 3 MST dari tanaman F2 (helai)………. 77

37 Daftar sidik ragam jumlah daun 3 MST dari tanaman F2 …………... 77

38 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 77

39 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 77

40 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 78

41 Data rataan jumlah daun 4 MST dari tanaman F2 (helai)………. 78

42 Daftar sidik ragam jumlah daun 4 MST dari tanaman F2 ………….. 78

43 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 78

44 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 79

(17)

46 Data rataan jumlah daun 5 MST dari tanaman F2 (helai)………. 79

47 Daftar sidik ragam jumlah daun 5 MST dari tanaman F2 …………... 79

48 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 80

49 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 80

50 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 80

51 Data rataan jumlah daun 6 MST dari tanaman F2 (helai)………. 80

52 Daftar sidik ragam jumlah daun 6 MST dari tanaman F2 …………... 81

53 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 81

54 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 81

55 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal………. 81

56 Data rataan jumlah daun 7 MST dari tanaman F2 (helai)………. 82

57 Daftar sidik ragam jumlah daun 7 MST dari tanaman F2 …………... 82

58 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 82

59 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 82

60 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 83

61 Data rataan umur keluar bunga jantan dari tanaman F2 (hari)……….. 83

62 Daftar sidik ragam umur keluar bunga jantan dari tanaman F2 …….. 83

63 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 83

64 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 84

65 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 84

66 Data rataan umur keluar bunga betina dari tanaman F2 (hari)……….. 84

67 Daftar sidik ragam umur keluar bunga betina dari tanaman F2……... 84

68 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 85

(18)

70 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 85

71 Data rataan kelengkungan daun dari tanaman F2 (cm)……… 85

72 Daftar sidik ragam kelengkungan daun dari tanaman F2………. 86

73 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 86

74 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 86

75 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 86

76 Data rataan jumlah daun di atas tongkol dari tanaman F2 (helai)……. 87

77 Daftar sidik ragam jumlah daun di atas tongkol dari tanaman F2…… 87

78 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 87

79 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 87

80 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 88

81 Data rataan umur panen dari tanaman F2(hari)……… 88

82 Daftar sidik ragam umur panen dari tanaman F2………. 88

83 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 88

84 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 89

85 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 89

86 Data rataan jumlah baris per tongkol dari tanaman F2 (baris)………. 89

87 Daftar sidik ragam jumlah baris pertongkol tanaman F2 ……… 89

88 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 90

89 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 90

90 Tabel Uji perbandingan genotif dengan resiprokal………. 90

91 Data rataan jumlah biji per tongkol dari tanaman F2 (biji)………….. 90

92 Daftar sidik ragam jumlah biji pertongkol dari tanaman F2………… 91

(19)

94 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 91

95 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 91

96 Data rataan berat biji per tongkol dari tanaman F2 (g)………... 92

97 Daftar sidik ragam berat biji pertongkol dari tanaman F2………….. 92

98 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 92

99 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 93

100 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 93

101 Data rataan berat 100 biji dari tanaman F2 (g)……….. 93

102 Daftar sidik ragam berat 100 biji dari tanaman F2………... 93

103 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 94

104 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2………. 94

105 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 94

106 Data rataan produksi biji kering per plot dari tanaman F2 (g)……….. 94

107 Daftar sidik ragam pengamatan produksi biji kering per plot ……… 95

108 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 95

109 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan tetua……….. 95

110 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 96

111 Data rataan laju pengisian biji dari tanaman F2 (g/hari)………... 96

112 Daftar sidik ragam laju pengisian biji dari tanaman F2………... 96

113 Tabel uji progenitas tanaman F2 dengan F1………. 96

114 Tabel uji progenitas tanaman tetua dengan F2……….. 97

115 Tabel uji perbandingan genotif dengan resiprokal……….. 97

116 Deskripsi Varietas Arjuna………. 98

(20)

118 Deskripsi Varietas lamuru………. 100

119 Deskripsi Varietas Kalingga……….. 101

120 Deskripsi Varietas srikandi kuning………... 102

121 Deskripsi Varietas Bayu……… 103

122 Bagan Lahan Percobaan……… 104

123 Bagan plot percobaan……… 105

124 Skema Pembentukan Varietas Bersari Bebas……… 106

125 Jadwal Kegiatan……… 108

125 Gambar 1. Lahan Penelitian……….. 109

Gambar plot Percobaan………. 109

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Kementrian Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menegkop dan UMKM), bahwa yang dimaksud dengan Usaha Kecil (UK), termasuk Usaha Mikro (UMI), Lembaga

Budaya sekolah dapat digambarkan melalui sikap saling mendukung (supportive), tingkat persahabatan (collegial). Makin profesional seorang guru maka makin berkualitas pula

[r]

Konsep penataan PKL juga ber- tujuan menekan pertumbuhan PKL menjadi zero growth. Artinya, setelah program penataan dilakukan, pemerintah tidak menghendaki munculnya PKL baru

Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan upwelling pada tahun 2007 hingga 2011 memiliki pola yang cenderung sama, yakni upwelling kondisi luasan upwelling

Dari Tabel 6 dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar siswa pada masing-masing siklus, Hal ini berarti bahwa penerapan hypnoteaching melalui Neuro-Lin-

Internet adalah sebuah jaringan global dari jaringan komputer yang menghubungkan sumber daya-sumber daya bisnis, pemerintah, dan institusi pendidikan menggunakan protocol

Yang bertanda tangan di bawah ini saya, Indah Ilmiyati, menyatakan bahwa skripsi dengan judul: Analisis Pengaruh Audit Tenure Terhadap Audit Report Lag Dengan