JUDUL :
ANALISA MANFAAT DAN BIAYA RUSUNAWA JEMUNDO, SIDOARJO
OLEH :
NOVAN DWI ARYANSYAH 3108100054
DOSEN PEMBIMBING :
Ir RETNO INDRYANI. ,MS
DISKRIPSI PROYEK
• Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun proyek rusunawa,Yang terletak di Pusat perdagangan Agrobisnis, Jemundo, Sepanjang, Sidoarjo terdiri dua twin block rusunawa dengan 96 kamar tipe 24.
• Proyek ini memerlukan biaya investasi sebesar Rp 24 milyar .
LATAR BELAKANG PENELITIAN
1. Tuntutan kebutuhan akan sarana tempat tinggal 2. Lahan pemukiman semakin mahal
3. Banyak pemukiman kumuh
Rusunawa Tarif sewa rendah (Analisa Manfaat Biaya)
METODE PENELITIAN
PENGUMPULAN DATA
*Kuisioner
Kuisioner 1 bertujuan untuk menentukan Bobot kriteria manfaat dan biaya
Kuisioner 2 bertujuan untuk menilai rusunawa berdasarkan kriteria biaya.
Kuisioner 3 bertujuan untuk menilai rusunawa
berdasarkan kriteria manfaat
Bentuk kuisioner 1
Pertanyaan;
1. Menurut anda dalam pembangunan Rusunawa Jemundo manfaat bagi siapakah yang lebih penting?
2. Menurut anda diantara manfaat-manfaat bagi pemerintah di bawah ini mana yang lebih penting dalam pembangunan Rusunawa Jemundo?
Pemerintah 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Penghuni
Mengatasi pemukiman kumuh 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Memberi perumahan Mengatasi pemukiman kumuh 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mengatasi kemacetan Memberi perumahan 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mengatasi kemacetan
Bentuk kuisioner 2
Biaya konstruksi sebesar Rp 24.877.999.300,00 merupakan biaya konstruksi yang tepat dalam pembangunan Rusunawa Jemundo, bagaimana menurut anda
Nilai Pengertian 5 Sangat Setuju
4 Setuju
3 Cukup Setuju 2 Tidak Setuju 1 Sangat Tidak Setuju
Bentuk kuisioner 3
Menurut anda apakah pembangunan Rusunawa Jemundo memberikan manfaat peningkatan kesejahteraan
Nilai Pengertian 5 Sangat Setuju
4 Setuju
3 Cukup Setuju 2 Tidak Setuju 1 Sangat Tidak Setuju
TEKNIK ANALISA DATA
Perhitungan Rata-rata Geometrik
Penilaian Variabel Manfaat dan Biaya
Penentuan bobot kriteria manfaat dan biaya
Analisa Manfaat Biaya
Analitical Hierarchy
Process (AHP)
PERHITUNGAN RATA RATA GEOMETRI
Metode untuk menghitungnya digunakan rumus rata- rata geometrik, sebagai berikut:
Aw =
n = banyaknya responden
ai = penilaian dari responden ke-i
Aw= Rata rata geometri
Bobot total prioritas subkriteria
CI = (hmax-n)/(n-1) CR = CI / R
CR< 10%
Keterangan:
hmax : penjumlahan dari hasil pembagian bobot n : banyaknya nilai dalam hasil matriks
CI : consistency indeks CR : consitenscy ratio
Konsistensi
Perhitungan matriks berpasang
Penilaian kriteria
Dalam penilaian kriteria biaya dan manfaat menggunakan skala likert, seperti pada tabel.
Tabel Skala likert
Nilai Pengertian 5 Sangat Setuju
4 Setuju
3 Cukup Setuju
2 Tidak Setuju
1 Sangat Tidak Setuju
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Identifikasi Kriteria dan Subkriteria Hasil Identifikasi Kriteria
No Kriteria Subkriteria
1 Biaya A.Biaya proyek :
1.Biaya Konstruksi
2.Biaya Pembebasan lahan B.Biaya Operasional : 1.Listrik
2.Air
3.Operasional Gedung C.Biaya Perawatan:
1.Perawatan 2.Penggantian 2. Manfaat A. Bagi Pemerintah
1. Mengatasi Pemukiman Kumuh 2. Mengatasi Banjir
3. Memberi Perumahan 4. Mengatasi Kemacetan B. Bagi Penghuni
1. Peningkatan Pendapatan 2. Peningkatan Kesehatan 3. Peningkatan Kesejahteraan 4. Penghematan Harga Sewa
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Perhitungan rata-rata geometrik kriteria manfaat
Dari data tersebut maka akan didapatkan hasil rata-rata ukur sebagai berikut : Aw =
= 11,92 = 12
Pada indeks AW = 12 setelah diplot pada skala 1-9, didapatkan skala 4
Perhitungan rata rata geometri kriteria
Pemerintah 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Penghuni
Frekuensi responden 1 1 2
Nilai indeks 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Pemerintah 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Penghuni 4
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Matriks Perbandingan Berpasang Kriteria
Tabel Normalisasi Bobot Kriteria
Manfaaat Pemerinta
h Penghuni
Pemerintah 1 ¼
Penghuni 4 1
5 1 ¼
Manfaat Pemerintah Penghuni Jumlah Bobot
Pemerintah 0.2 0.2 0.4 0.2
Penghuni 0.8 0.8 1.6 0.8
1.00
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Perhitungan rata-rata geometrik kriteria manfaat bagi pemerintah
Dari data tersebut maka akan didapatkan hasil rata-rata ukur sebagai berikut : Aw =
= 7.54 = 8
Pada indeks Aw= 8 setelah diplot pada skala 1-9, didapatkan skala 2
Perhitungan rata rata geometri subkriteria
Mengatasi pemukiman
kumuh 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Memberi perumahan
Frekuensi responden 1 2 1
Nilai indeks 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Mengatasi pemukiman
kumuh 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Memberi perumahan
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Perhitungan rata-rata geometrik kriteria manfaat bagi pemerintah
Dari data tersebut maka akan didapatkan hasil rata-rata ukur sebagai berikut :
Aw =
= 5,82 = 6
Pada indeks Aw = 6 setelah diplot pada skala 1-9, didapatkan skala 4
Perhitungan rata rata geometri subkriteria
Mengatasi pemukiman
kumuh 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mengatasi kemacetan
Frekuensi responden 2 1 1
Nilai indeks 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Mengatasi pemukiman
kumuh 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mengatasi
kemacetan
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Perhitungan rata-rata geometrik kriteria manfaat bagi pemerintah
Dari data tersebut maka akan didapatkan hasil rata-rata ukur sebagai berikut :
Aw =
= 7.7 = 8
Pada indeks Aw = 8 setelah diplot pada skala 1-9, didapatkan skala 2
Perhitungan rata rata geometri subkriteria
Memberi perumahan 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mengatasi kemacetan
Frekuensi responden 1 3
Nilai indeks 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
Memberi perumahan 9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mengatasi kemacetan
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Matriks Perbandingan Berpasang Subkriteria pemerintah
Tabel Normalisasi
Keterangan :
MPK : Mengatasi Pemukiman kumuh
MP : Memberi Perumahan
MK : Mengatasi Kemacetan
Bobot SubKriteria
Manfaat
Pemerinta MPK MP MK
MPK 1 2 4
MP 1/2 1 2
MK 1/4 1/2 1
1 3/4 3 1/2 7
Manfaat pemerintah MPK MP MK Jumlah Bobot
MPK 0.571 0.571 0.571 1.713 0.571
MP 0.286 0.286 0.286 0.858 0.286
MK 0.143 0.143 0.143 0.429 0.143
1.00
ANALISA DAN PEMBAHASAN
KONSISTENSI
Perkalian (Matriks Perbandingan Berpasang Subkriteria pemerintah ) dengan (bobot subkriteria)
Hasil perkalian tersebut kemudian dibagi dengan bobot subkriteria ,hasilnya adalah sebagai berikut
ƛmax = ( 3.003+3.000+3.000 ) : 3 = 3.001 CI = ( ƛmax-n ) / ( n-1 )
CI = ( 3.001-3 ) / ( 3-1 ) CI = 0.0005
CR = CI / R = 0.0005/0.58 = 0.0086 < 0.1 (ok)
Bobot SubKriteria
1 2 4 0.571 1.715
0.5 1 2 X 0.286 = 0.858
0.25 0.5 1 0.143 0.429
1.715 0.571 3,003
0.858 : 0.286 = 3.000
0.429 0.143 3.000
ANALISA DAN PEMBAHASAN Bobot SubKriteria
Tabel Bobot subkriteria
No Manfaat Bobot Subkriteria
A Manfaat pemerintah
1 Mengatasi pemukiman kumuh 0.571
2 Memberi perumahan 0.286
3 Mengatasi kemacetan 0.143
B Manfaat penghuni
1 Peningkatan pendapatan 0.0765
2 Peningkatan kesehatan 0.2385
3 Penghematan harga sewa 0.3040 4 Peningkatan kesejahteraan 0.3810
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Total Prioritas subkriteria Bobot Total Prioritas SubKriteria
No Manfaat Bobot
kriteria (1)
Bobot Subkriteria
(2) ( 1 X 2 )
A Manfaat pemerintah 0.2
1 Mengatasi pemukiman kumuh 0.571 0.1142 2 Memberi perumahan 0.286 0.0572 3 Mengatasi kemacetan 0.143 0.0286 B Manfaat penghuni 0.8
1 Peningkatan pendapatan 0.0765 0.0612 2 Peningkatan kesehatan 0.2385 0.1908 3 Penghematan harga sewa 0.3040 0.2432 4 Peningkatan kesejahteraan 0.3810 0.3048
1
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Hasil Kuisioner 3
Tabel Rata rata Penilaian Manfaat
Penilaian manfaat
No Manfaat Rata-rata subkriteria
A Manfaat pemerintah
1 Mengatasi pemikiman kumuh 3.25
2 Memberi perumahan 3.5
3 Mengatasi kemacetan 3
B Mengatasi penghuni
1 Peningkatan pendapatan 2.25
2 Peningkatan kesehatan 3.5
3 Penghematan harga sewa 2.9
4 Peningkatan kesejahteraan 3.8
1 2 3 4 5 A Manfaat Pemerintah
1 Mengatasi pemukiman kumuh 3 1 4
2 Memberi perumahan 2 2 4
3 Mengatasi kemacetan 4 4
B Manfaat penghuni
1 Peningkatan pendapatan 16 3 1 20
2 Peningkatan kesehatan 2 6 12 20
3 Peningkatan harga sewa 10 5 4 1 20
4 Peningkatan kesejahteraan 5 14 1 20
No Manfaat Nilai Jumlah Responden
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Hasil Analisa Manfaat Hasil Analisa Manfaat
No Manfaat Bobot (B) Rata-rata
subkriteria (n) ( B X n ) A Manfaat pemerintah
1 Mengatasi pemikiman kumuh 0.1142 3.25 0.3711
2 Memberi perumahan 0.0572 3.5 0.2002
3 Mengatasi kemacetan 0.0286 3 0.0858
B Mengatasi penghuni
1 Peningkatan pendapatan 0.0612 2.25 0.1377 2 Peningkatan kesehatan 0.1908 3.5 0.6678 3 Penghematan harga sewa 0.2432 2.9 0.7053 4 Peningkatan kesejahteraan 0.3048 3.8 11.582 3.326
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Tabel Hasil Analisa Biaya Hasil Analisa Biaya
No Biaya Bobot (B) Rata-rata
subkriteria ( B X n )
A Biaya Proyek
1 Biaya konstruksi 0.20 2.5 0.5
2 Biaya pembebasan
lahan 0.40 2.75 1.1
B Biaya Operasional
1 Biaya listrik 0.08 3 0.24
2 Biaya air 0.08 2.75 0.22
3 Biaya operasional
gedung 0.04 2.5 0.10
C Biaya Perawatan
1 Biaya Perawatan
rutin 0.10 3.5 0.35
2 Biaya penggantian 0.10 2.75 0.275
2.785
ANALISA DAN PEMBAHASAN
Melakukan perhitungan perbandingan manfaat dan biaya, setelah mendapatkan hasil penilaian manfaat, biaya, dan pendapatan. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
B/C = Benefit/ Cost
Tabel hasil analisa dari Rusunawa Jemundo
Berdasarkan Tabel diperoleh nilai B/C sebagai berikut : B/C = 3.326/2.785
= 1.19 > 1
( Dengan demikian usulan proyek layak atau dapat diterima )
Analisa Manfaat Biaya
Analisa Nilai Manfaat 3.326 Biaya 2.785