Dibuat oleh BAUR BPKB
WIYANTO BRIPKA NRP 80010241
EDY SUDARMA KORNIAWAN, S.Kom AJUN KOMISARIS POLISI NRP 84091818
1. Tujuan
Standar Operasional dan Prosedur (SOP) penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor ini disusun dengan tujuan agar setiap pelayanan penerbitan BPKB yang dilakukan oleh petugas Polri cepat, tepat, mudah, murah,akuntabel dan profesional
2. Pedoman/Acuan
2.1 Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;
2.2 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
2.3 Undang-undang Nomor 25 Tahu
2.4 Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Tarif Atas Jenis PNBP Yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia;
2.5 Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tanggal 10 Pebruari 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor;
2.6 Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010 tanggal 14 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi Pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia;
2.7 Peraturan Kapolri Nomor 22 Tahun 2010 tanggal
Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Daerah;
2.8 Peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 tanggal 30 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor;
2.9 Instruksi Bersama Menteri Pertahanan Keamanan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor : Ins/03/M/X/1999, Nomor 29 Tahun 1999 dan Nomor 6/IMK.014/1999 tanggal 11 Oktober 1999 tentang pelaksanaan Samsat;
2.10 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia;
2.11 Surat Keputusan Bersama Kapolri, Dirjen PUOD dan Dirut PT. Jasa Raharja (Persero) Nomor : Skep/06/X/1999, Nomor 973
1999 tentang Tata Laksana Samsat;
2.12 Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/367/VI/2005 tanggal 15 Juni 2005 tentang Standarisasi Spesifikasi Teknis Blanko BPKB.
Diperiksa oleh KASAT LANTAS
EDY SUDARMA KORNIAWAN, S.Kom AJUN KOMISARIS POLISI NRP 84091818
Disahkan oleh
KEPALA KEPOLISIAN RESORT SUMBAWA
MUHAMMAD, S.IK
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 75070836
Standar Operasional dan Prosedur (SOP) penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor ini disusun dengan tujuan agar setiap pelayanan penerbitan BPKB yang dilakukan oleh petugas Polri cepat, tepat, mudah, murah,akuntabel dan profesional.
undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;
undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Tarif Atas Jenis PNBP Yang Berlaku Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia;
Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tanggal 10 Pebruari 2012 tentang Registrasi dan i Kendaraan Bermotor;
Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010 tanggal 14 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi Pada Tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia;
Peraturan Kapolri Nomor 22 Tahun 2010 tanggal 28 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Daerah;
Peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 tanggal 30 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor;
struksi Bersama Menteri Pertahanan Keamanan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor : Ins/03/M/X/1999, Nomor 29 Tahun 1999 dan Nomor 6/IMK.014/1999 tanggal 11 Oktober 1999 tentang pelaksanaan Samsat;
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia;
Surat Keputusan Bersama Kapolri, Dirjen PUOD dan Dirut PT. Jasa Raharja (Persero) Nomor : Skep/06/X/1999, Nomor 973-1228 dan Nomor Skep/02/X/1999 tanggal 15 Oktober 1999 tentang Tata Laksana Samsat;
Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/367/VI/2005 tanggal 15 Juni 2005 tentang Standarisasi Spesifikasi Teknis Blanko BPKB.
Disahkan oleh
KEPALA KEPOLISIAN RESORT SUMBAWA
MUHAMMAD, S.IK
AJUN KOMISARIS BESAR POLISI NRP 75070836
Standar Operasional dan Prosedur (SOP) penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor ini disusun dengan tujuan agar setiap pelayanan penerbitan BPKB yang dilakukan oleh petugas Polri secara
undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;
undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Tarif Atas Jenis PNBP Yang Berlaku Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tanggal 10 Pebruari 2012 tentang Registrasi dan Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010 tanggal 14 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Satuan Organisasi Pada Tingkat Markas Besar Kepolisian 28 September 2010 tentang Susunan Peraturan Kapolri Nomor 23 Tahun 2010 tanggal 30 September 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor;
struksi Bersama Menteri Pertahanan Keamanan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor : Ins/03/M/X/1999, Nomor 29 Tahun 1999 dan Nomor 6/IMK.014/1999 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Surat Keputusan Bersama Kapolri, Dirjen PUOD dan Dirut PT. Jasa Raharja (Persero)
1228 dan Nomor Skep/02/X/1999 tanggal 15 Oktober Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/367/VI/2005 tanggal 15 Juni 2005 tentang
3. Pengertian
3.1 Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat BPKB adalah bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor untuk pencatatan identitas Kendaraan Bermotor dan pemilik yang berlaku selama tidak dipindahtangankan;
3.2 Kartu Induk BPKB adalah kartu yang memuat data identitas pemilik dan Kendaraan Bermotor beserta perubahan
Negara Republik Indonesia;
3.3 Unit pelayanan penerbitan BPKB yang selanjutnya disebut penerbit BPKB adalah unit pelayanan penerbit BPKB yang berada di Ditlantas Polda dan/atau Satlantas Polrestabes/Polresta/Polres;
3.4 BPKB Duplikat adalah BPKB yang diterbitkan kembali oleh unit pelayanan penerbitan BPKB berdasarkan Laporan Polisi karena BPKB asli hilang dan rusak;
3.5 Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat STNK adalah bukti registrasi dan identifikas
Kendaraan Bermotor ketika bergerak dijalan, berisikan identitas pemilik, identitas Kendaraan Bermotor, nomor registrasi dan masa berlaku termasuk pengesahannya;
3.6 Registrasi dan Identifikasi Kendaraan B
Ranmor adalah pencatatan di buku register dan pendataan melalui sistem komputerisasi yang meliputi data identitas serta kepemilikan Kendaraan Bermotor dan diterbitkan BPKB dan STNK serta TNKB;
3.7 Nomor registrasi Ke
yang meliputi kode wilayah, angka dengan/atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi sebagai nomor identifikasi Kendaraan Bermotor;
3.8 Pemeriksaan cek fisik Kendaraan Bermotor adalah proses i
Bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis/tipe Kendaraan Bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan dokumen Kendaraan Bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perleng
persyaratan teknis Kendaraan Bermotor;
3.9 Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang diselanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan u
3.10 Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah kendaraan, jenis, merk, tipe, nom
3.11 Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti telah kendaraan bermotor telah dilakukan uji tipe di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat BPKB adalah bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor untuk pencatatan identitas Kendaraan Bermotor dan pemilik yang berlaku selama tidak dipindahtangankan;
Kartu Induk BPKB adalah kartu yang memuat data identitas pemilik dan Kendaraan Bermotor beserta perubahan-perubahannya yang disimpan sebagai arsip pada Kepolisian Negara Republik Indonesia;
Unit pelayanan penerbitan BPKB yang selanjutnya disebut penerbit BPKB adalah unit pelayanan penerbit BPKB yang berada di Ditlantas Polda dan/atau Satlantas Polrestabes/Polresta/Polres;
B Duplikat adalah BPKB yang diterbitkan kembali oleh unit pelayanan penerbitan BPKB berdasarkan Laporan Polisi karena BPKB asli hilang dan rusak;
Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat STNK adalah bukti registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang berfungsi sebagai kelengkapan Kendaraan Bermotor ketika bergerak dijalan, berisikan identitas pemilik, identitas Kendaraan Bermotor, nomor registrasi dan masa berlaku termasuk pengesahannya;
Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat Regident Ranmor adalah pencatatan di buku register dan pendataan melalui sistem komputerisasi yang meliputi data identitas serta kepemilikan Kendaraan Bermotor dan diterbitkan BPKB dan STNK serta TNKB;
Nomor registrasi Kendaraan Bermotor adalah nomor urut registrasi Kendaraan Bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan/atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi sebagai nomor identifikasi Kendaraan Bermotor;
Pemeriksaan cek fisik Kendaraan Bermotor adalah proses identifikasi fisik Kendaraan Bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis/tipe Kendaraan Bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan dokumen Kendaraan Bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perleng
persyaratan teknis Kendaraan Bermotor;
Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang diselanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah kendaraan, jenis, merk, tipe, nomor rangka dan nomor mesin;
Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti telah kendaraan bermotor telah dilakukan uji tipe di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat BPKB adalah bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor untuk pencatatan identitas Kendaraan Bermotor dan Kartu Induk BPKB adalah kartu yang memuat data identitas pemilik dan Kendaraan g disimpan sebagai arsip pada Kepolisian Unit pelayanan penerbitan BPKB yang selanjutnya disebut penerbit BPKB adalah unit pelayanan penerbit BPKB yang berada di Ditlantas Polda dan/atau Satlantas B Duplikat adalah BPKB yang diterbitkan kembali oleh unit pelayanan penerbitan BPKB berdasarkan Laporan Polisi karena BPKB asli hilang dan rusak;
Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat STNK adalah bukti i Kendaraan Bermotor yang berfungsi sebagai kelengkapan Kendaraan Bermotor ketika bergerak dijalan, berisikan identitas pemilik, identitas Kendaraan Bermotor, nomor registrasi dan masa berlaku termasuk pengesahannya;
ermotor yang selanjutnya disingkat Regident Ranmor adalah pencatatan di buku register dan pendataan melalui sistem komputerisasi yang meliputi data identitas serta kepemilikan Kendaraan Bermotor dan diterbitkan BPKB ndaraan Bermotor adalah nomor urut registrasi Kendaraan Bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan/atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi dentifikasi fisik Kendaraan Bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis/tipe Kendaraan Bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan dokumen Kendaraan Bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang diselanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan ntuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti telah kendaraan bermotor telah dilakukan uji tipe di Kementerian Perhubungan Ditjen
3.12 Sertifikat registrasi Uji Tipe yang sel
bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
3.13 Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor
Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk Kendaraan Bermotor impor CBU;
3.14 Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya disebut NIK adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang be
Peraturan Menteri Perindustrian;
3.15 Bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan Kendaraan Bermotor berupa faktur Kendaraan Bermotor, risalah lelang, surat keputusan dump, surat keterangan hibah, surat pernya
3.16 Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian Kendaraan Bermotor yang memuat identitas pemilik dan kendaraan yang dikeluarkan oleh APM atau Importir Ranmor;
3.17 Agen Pemegang Merk yang selanjutnya dis
yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD atau import CBU;
3.18 Mutasi Kendaraan Bermotor Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor dar
masih dalam satu Polda maupun antar
3.19 Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan,
mesin dan modifikasi;
3.20 Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam utuh (yang telah melunai bea masuk dan pajak impor;
3.21 Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh (CBU
hasil rakitan industri dalam negeri (CKD
fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan/atau pajak dalam
3.22 rangka impor, bagi Kedutaan, Badan sesuai persetujuan Menteri Keuangan;
3.23 Formulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Di
Kendaraan Bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual/dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi kewajiban pabean serta telah dilunasi bea masuk dan/atau pajak
Sertifikat registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor
Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk Kendaraan Bermotor impor CBU;
Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya disebut NIK adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang be
Peraturan Menteri Perindustrian;
Bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan Kendaraan Bermotor berupa faktur Kendaraan Bermotor, risalah lelang, surat keputusan dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian Kendaraan Bermotor yang memuat identitas pemilik dan kendaraan yang dikeluarkan oleh APM atau Importir Ranmor;
Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah Badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD atau import CBU;
Mutasi Kendaraan Bermotor Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik masih dalam satu Polda maupun antar-Polda;
Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan,
mesin dan modifikasi;
Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam utuh (yang telah melunai bea masuk dan pajak Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh (CBU- Completely Built Up) atau hasil rakitan industri dalam negeri (CKD-Completely Knock Down) yang memperoleh s pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan/atau rangka impor, bagi Kedutaan, Badan-badan Internasional dan badan usaha transportasi sesuai persetujuan Menteri Keuangan;
Formulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual/dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi kewajiban pabean serta telah dilunasi bea masuk dan/atau pajak dalam rangka impor;
anjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk Kendaraan Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya disebut NIK adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada Bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan Kendaraan Bermotor berupa faktur Kendaraan Bermotor, risalah lelang, surat keputusan
taan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian Kendaraan Bermotor yang memuat identitas pemilik dan kendaraan yang dikeluarkan oleh APM atau Importir Ranmor;
ebut APM adalah Badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD Mutasi Kendaraan Bermotor Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan i wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam utuh (yang telah melunai bea masuk dan pajak Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Completely Built Up) atau Completely Knock Down) yang memperoleh s pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan/atau badan Internasional dan badan usaha transportasi tjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual/dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi
dalam rangka impor;
3.24 Dump adalah penghapusan Kendaraan Bermotor dinas milik TNI dan Polri yang dibuktikan dengan Surat Keputusan penghapusan dari Panglima TNI atau Kapolri;
3.25 Blokir adalah keadaan atau status ketika proses registrasi tertentu tidak dapat dil
terhadap Kendaraan Bermotor yang terkait perkara pidana dan perdata yang bersifat sementara;
3.26 Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker)/
Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan
PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor Kas Negara serta membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
3.27 Bendahara pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma d
Polrestabes/Polresta dan Polres;
3.28 Nomor registrasi kendaraan bermotor adalah nomor urut registrasi kendaraan bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi sebagai nomor identifikasi kendaraan bermotor;
3.29 Pemeriksaan cek fisik kendaraan bermotor adalah proses identifikasi fisik kendaraan bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis atau tipe kendaraan bermotor untuk mencari kesesua
bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan persyaratan teknis kendaraan bermotor;
3.30 Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang selanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
3.31 Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah kendaraan, jenis, merk, tipe, nomor rangka dan nomor mesin;
3.32 Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan
Perhubungan Darat;
3.33 Sertifikat Registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
3.34 Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk kendaraan bermotor impor CBU;
3.35 Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya dise
kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada Peraturan Menteri Perindustrian;
Dump adalah penghapusan Kendaraan Bermotor dinas milik TNI dan Polri yang dibuktikan dengan Surat Keputusan penghapusan dari Panglima TNI atau Kapolri;
Blokir adalah keadaan atau status ketika proses registrasi tertentu tidak dapat dil
terhadap Kendaraan Bermotor yang terkait perkara pidana dan perdata yang bersifat Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker)/
Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan
PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor Kas Negara serta membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
Bendahara pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan BPKB yang berada di Polrestabes/Polresta dan Polres;
Nomor registrasi kendaraan bermotor adalah nomor urut registrasi kendaraan bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi sebagai nomor identifikasi kendaraan bermotor;
Pemeriksaan cek fisik kendaraan bermotor adalah proses identifikasi fisik kendaraan bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis atau tipe kendaraan bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan dokumen kendaraan bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan persyaratan teknis kendaraan bermotor;
Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang selanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor aan bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah kendaraan, jenis, merk, tipe, nomor rangka dan nomor mesin;
Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan uji tipe di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
Sertifikat Registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian
jen Perhubungan Darat;
Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk kendaraan bermotor impor CBU;
Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya disebut NIK adalah tanda nomor rangka kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada Peraturan Menteri Perindustrian;
Dump adalah penghapusan Kendaraan Bermotor dinas milik TNI dan Polri yang dibuktikan dengan Surat Keputusan penghapusan dari Panglima TNI atau Kapolri;
Blokir adalah keadaan atau status ketika proses registrasi tertentu tidak dapat dilakukan terhadap Kendaraan Bermotor yang terkait perkara pidana dan perdata yang bersifat Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker)/
Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor Kas Negara serta Bendahara pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk alam pemungutan PNBP penerbitan BPKB yang berada di Nomor registrasi kendaraan bermotor adalah nomor urut registrasi kendaraan bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi Pemeriksaan cek fisik kendaraan bermotor adalah proses identifikasi fisik kendaraan bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis atau tipe ian identitas fisik dengan dokumen kendaraan bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang selanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor aan bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti uji tipe di Kementerian Perhubungan Ditjen Sertifikat Registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk kendaraan but NIK adalah tanda nomor rangka kendaraan bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada
3.36 Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan kendaraan bermotor berupa
dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
3.37 Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian kendaraan bermotor yang memuat identitas pemilik
3.38 Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD atau import CBU;
3.39 Mutasi Kendaraa
identifikasi kendaraan bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik masih dalam satu Polda maupun antar Polda;
3.40 Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registr
bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, mesin dan modifikasi;
3.41 Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diimpor
impor;
3.42 Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh CBU (Completely Built Up) atau hasil rakitan industri dalam n
fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan atau pajak dalam rangka impor, bagi kedutaan, badan
transportasi sesuai persetujuan Menteri Keu
3.43 Formulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual atau
3.44 dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi pabean serta telah dilunasi bea masuk dan atau pajak dalam rangka impor;
3.45 Dump adalah penghapusan kendaraan bermotor dinas milik TNI dan Polri yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Penghapusan dari Panglima TNI atau Kapolri;
3.46 Blokir adalah keadaa
terhadap kendaraan bermotor yang terkait perkara pidana dan perdata yang bersifat sementara;
3.47 Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker) atau Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor ke Kas Negara serta membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan kendaraan bermotor berupa faktur kendaraan bermotor, risalah lelang, surat keputusan dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian kendaraan bermotor yang memuat identitas pemilik dan kendaraan yang dikeluarkan oleh APM atau Importir Ranmor;
Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD atau import CBU;
Mutasi Kendaraan Bermotor Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik masih dalam satu Polda maupun antar Polda;
Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, mesin dan modifikasi;
Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diimpor dalam utuh (yang telah melunasi bea masuk dan pajak Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh CBU (Completely Built Up) atau hasil rakitan industri dalam negeri CKD (Completely Knock Down) yang memperoleh fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan atau pajak dalam rangka impor, bagi kedutaan, badan-badan internasional dan badan usaha transportasi sesuai persetujuan Menteri Keuangan;
Formulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi
pabean serta telah dilunasi bea masuk dan atau pajak dalam rangka impor;
Dump adalah penghapusan kendaraan bermotor dinas milik TNI dan Polri yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Penghapusan dari Panglima TNI atau Kapolri;
Blokir adalah keadaan atau status ketika proses registrasi tertentu tidak dapat dilakukan terhadap kendaraan bermotor yang terkait perkara pidana dan perdata yang bersifat Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker) lantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor ke Kas Negara serta membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan faktur kendaraan bermotor, risalah lelang, surat keputusan dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian kendaraan bermotor yang dan kendaraan yang dikeluarkan oleh APM atau Importir Ranmor;
Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD n Bermotor Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik asi dan identifikasi kendaraan bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk dalam utuh (yang telah melunasi bea masuk dan pajak Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh CBU (Completely Built Up) atau egeri CKD (Completely Knock Down) yang memperoleh fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan atau badan internasional dan badan usaha Formulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk kendaraan bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi kewajiban pabean serta telah dilunasi bea masuk dan atau pajak dalam rangka impor;
Dump adalah penghapusan kendaraan bermotor dinas milik TNI dan Polri yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Penghapusan dari Panglima TNI atau Kapolri;
n atau status ketika proses registrasi tertentu tidak dapat dilakukan terhadap kendaraan bermotor yang terkait perkara pidana dan perdata yang bersifat Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker) lantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor ke Kas Negara serta membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
3.48 Bendahara Pembantu atau yang diseb
untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan BPKB yang berada di Polrestro/Polresta dan Polres.
3.49 Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat BPKB adalah bukti kepemilikan Kendaraan Ber
pemilik yang berlaku selama tidak dipindahtangankan;
3.50 Kartu Induk BPKB adalah kartu yang memuat data identitas pemilik dan Kendaraan Bermotor beserta perubahan
Negara Republik Indonesia;
3.51 Unit pelayanan penerbitan BPKB yang selanjutnya disebut penerbit BPKB adalah unit pelayanan penerbit BPKB yang berada di Ditlantas Polda atau Satlantas Polrestabes/Polresta/Polres;
3.52 Surat Tanda Nomor Kendaraan
registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang berfungsi sebagai kelengkapan Kendaraan Bermotor ketika bergerak dijalan, berisikan identitas pemilik, identitas Kendaraan Bermotor, nomor registras
3.53 Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat Regident Ranmor adalah pencatatan di buku register dan pendataan melalui sistem komputerisasi yang meliputi data identitas serta kepemilika
dan STNK serta TNKB;
3.54 Nomor registrasi Kendaraan Bermotor adalah nomor urut registrasi Kendaraan Bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan/atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi sebagai nomor identif
3.55 Pemeriksaan cek fisik Kendaraan Bermotor adalah proses identifikasi fisik Kendaraan Bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis/tipe Kendaraan Bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan
Bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan persyaratan teknis Kendaraan Bermotor;
3.56 Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang diselanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang dikeluarkan oleh Kementerian
jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
3.57 Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor Kendaraan Bermotor yang
kendaraan, jenis, merk, tipe, nomor rangka dan nomor mesin;
3.58 Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti telah kendaraan bermotor telah dilakukan uji tipe di
Perhubungan Darat;
Bendahara Pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan BPKB yang berada di Polrestro/Polresta dan Polres.
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat BPKB adalah bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor untuk pencatatan identitas Kendaraan Bermotor dan pemilik yang berlaku selama tidak dipindahtangankan;
Kartu Induk BPKB adalah kartu yang memuat data identitas pemilik dan Kendaraan Bermotor beserta perubahan-perubahannya yang disimpan sebagai arsip
Negara Republik Indonesia;
Unit pelayanan penerbitan BPKB yang selanjutnya disebut penerbit BPKB adalah unit pelayanan penerbit BPKB yang berada di Ditlantas Polda atau Satlantas Polrestabes/Polresta/Polres;
Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat STNK adalah bukti registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang berfungsi sebagai kelengkapan Kendaraan Bermotor ketika bergerak dijalan, berisikan identitas pemilik, identitas Kendaraan Bermotor, nomor registrasi dan masa berlaku termasuk pengesahannya;
Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat Regident Ranmor adalah pencatatan di buku register dan pendataan melalui sistem komputerisasi yang meliputi data identitas serta kepemilikan Kendaraan Bermotor dan diterbitkan BPKB dan STNK serta TNKB;
Nomor registrasi Kendaraan Bermotor adalah nomor urut registrasi Kendaraan Bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan/atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi sebagai nomor identifikasi Kendaraan Bermotor;
Pemeriksaan cek fisik Kendaraan Bermotor adalah proses identifikasi fisik Kendaraan Bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis/tipe Kendaraan Bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan
Bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan persyaratan teknis Kendaraan Bermotor;
Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang diselanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah kendaraan, jenis, merk, tipe, nomor rangka dan nomor mesin;
Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti telah kendaraan bermotor telah dilakukan uji tipe di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
ut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan BPKB yang berada di Buku Pemilik Kendaraan Bermotor yang diselanjutnya disingkat BPKB adalah bukti motor untuk pencatatan identitas Kendaraan Bermotor dan Kartu Induk BPKB adalah kartu yang memuat data identitas pemilik dan Kendaraan perubahannya yang disimpan sebagai arsip pada Kepolisian Unit pelayanan penerbitan BPKB yang selanjutnya disebut penerbit BPKB adalah unit pelayanan penerbit BPKB yang berada di Ditlantas Polda atau Satlantas Bermotor yang diselanjutnya disingkat STNK adalah bukti registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang berfungsi sebagai kelengkapan Kendaraan Bermotor ketika bergerak dijalan, berisikan identitas pemilik, identitas
i dan masa berlaku termasuk pengesahannya;
Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat Regident Ranmor adalah pencatatan di buku register dan pendataan melalui sistem komputerisasi n Kendaraan Bermotor dan diterbitkan BPKB Nomor registrasi Kendaraan Bermotor adalah nomor urut registrasi Kendaraan Bermotor yang meliputi kode wilayah, angka dengan/atau tanpa kombinasi huruf seri yang berfungsi Pemeriksaan cek fisik Kendaraan Bermotor adalah proses identifikasi fisik Kendaraan Bermotor yang meliputi nomor rangka, nomor mesin, warna, bentuk dan jenis/tipe Kendaraan Bermotor untuk mencari kesesuaian identitas fisik dengan dokumen Kendaraan Bermotor termasuk pemeriksaan aspek keselamatan terhadap perlengkapan dan Tanda Registrasi Tipe dan Varian yang diselanjutnya disebut TPT adalah surat bukti yang Perindustrian yang isinya meliputi jenis, tipe kendaraan dan jumlah kuota yang diizinkan untuk diproduksi dan di impor (TPT produksi atau TPT impor);
Pemberitahuan Impor Barang yang selanjutnya disebut PIB adalah bukti dokumen impor dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai yang berisikan jumlah Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disebut SUT adalah tanda bukti Kementerian Perhubungan Ditjen
3.59 Sertifikat registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubu
3.60 Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk Kendaraan Bermotor impor CBU;
3.61 Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya disebut NIK ada
Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada Peraturan Menteri Perindustrian;
3.62 Bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan Kendaraan Bermotor berupa faktur Kend
dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
3.63 Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian Kendaraan Bermotor yang memuat identitas pemilik dan kendara
3.64 Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah Badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD atau import CBU;
3.65 Mutasi Kendaraan Bermotor
identifikasi Kendaraan Bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik masih dalam satu Polda maupun antar
3.66 Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan ide
Bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, mesin dan modifikasi;
3.67 Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam utuh
impor;
3.68 Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh (CBU
hasil rakitan industri dalam negeri (CKD
fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan/atau pajak dalam rangka impor, bagi Kedutaan, Badan
transportasi sesuai persetujuan Menteri Keuangan;
3.69 Formulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual/dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi kewajiban pabean
Sertifikat registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Perhubungan Ditjen Perhubungan Darat;
Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk Kendaraan Bermotor impor CBU;
Nomor Induk Kendaraan yang selanjutnya disebut NIK adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada Peraturan Menteri Perindustrian;
Bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan Kendaraan Bermotor berupa faktur Kendaraan Bermotor, risalah lelang, surat keputusan dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian Kendaraan Bermotor yang memuat identitas pemilik dan kendaraan yang dikeluarkan oleh APM atau Importir Ranmor;
Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah Badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD Mutasi Kendaraan Bermotor Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik masih dalam satu Polda maupun antar-Polda;
Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan ide
Bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, mesin dan modifikasi;
Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam utuh (yang telah melunai bea masuk dan pajak Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diimpor dalam keadaan utuh (CBU- Completely Built Up) atau hasil rakitan industri dalam negeri (CKD-Completely Knock Down) yang memperoleh fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan/atau pajak dalam rangka impor, bagi Kedutaan, Badan-badan Internasional dan badan usaha transportasi sesuai persetujuan Menteri Keuangan;
ulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual/dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi kewajiban pabean serta telah dilunasi bea masuk dan/atau pajak dalam rangka impor;
Sertifikat registrasi Uji Tipe yang selanjutnya di sebut SRUT adalah tanda bukti kendaraan bermotor telah dilakukan registrasi uji tipe untuk setiap unit kendaraan di Kementerian Vehicle Identification Number yang selanjutnya disebut VIN adalah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen luar negeri khusus untuk Kendaraan lah tanda nomor rangka Kendaraan Bermotor yang dikeluarkan oleh produsen Indonesia yang berpedoman pada Bukti kepemilikan Kendaraan Bermotor yang sah adalah surat bukti awal kepemilikan araan Bermotor, risalah lelang, surat keputusan dump, surat keterangan hibah, surat pernyataan dari ahli waris dan kwitansi pembelian;
Faktur Kendaraan Bermotor adalah surat tanda bukti pembelian Kendaraan Bermotor yang oleh APM atau Importir Ranmor;
Agen Pemegang Merk yang selanjutnya disebut APM adalah Badan usaha atau produsen yang melakukan produksi kendaraan bermotor dengan merk tertentu dalam bentuk CKD Keluar Daerah adalah proses perpindahan registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor dari wilayah registrasi asal ke wilayah registrasi lain baik Perubahan Registrasi adalah proses penyesuaian registrasi dan identifikasi Kendaraan Bermotor yang meliputi perubahan alamat, nomor registrasi, peruntukan, bentuk, warna, Formulir A adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk (yang telah melunai bea masuk dan pajak Formulir B adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Completely Built Up) atau Completely Knock Down) yang memperoleh fasilitas pembebasan, keringanan atau penangguhan pembayaran bea masuk dan/atau badan Internasional dan badan usaha ulir C adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Ditjen Bea Cukai dan digunakan untuk Kendaraan Bermotor yang diberikan fasilitas dengan menggunakan formulir B yang dijual/dipindahtangankan dengan persetujuan Ditjen Bea Cukai dan telah dipenuhi
serta telah dilunasi bea masuk dan/atau pajak dalam rangka impor;
3.70 Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker)/
Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP dari penerbitan BPK
membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
3.71 Bendahara pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan B
Polrestabes/Polresta dan Polres.
4. Sarana
4.1 Perangkat komputer dan komunikasi data terdiri dari :
4.1.1 Perangkat komputer BPKB online (banyaknya disesuaikan dengan tipe unit pelayanan BPKB) terdiri dari Central Rocessing Unit (CPU), LCD
monitor), keyboard dan mouse untuk operator pendaftaran/pengesahan;
4.1.2 Perangkat server untuk operasional kegiatan BPKB;
4.1.3 Server ATM online sebagai pusat penerima data dan pemberi informasi bagi Client di APM;
4.1.4 Printer komputer;
4.1.5 Scanner Barcode u
4.1.6 Alat komunikasi internet dan modem;
4.1.7 Server;
4.1.8 Router;
4.1.9 Uninterruptible Power Supply (UPS)/battery backup;
4.1.10 Aplikasi sistem online di masing
4.1.11 Operating Sistem BPKB kantor penerbitan pelayanan BPKB dilengkapi den beberapa fasilitas sarana pendukung sebagai berikut :
4.1.11.1 4.1.11.2 4.1.11.3 4.1.11.4 4.1.11.5 4.1.11.6 4.1.11.7 4.1.11.8 4.1.11.9
Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker)/
Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP dari penerbitan BPKB ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor Kas Negara serta membukukan dan melaporkan sesuai dengan tanggung jawabnya;
Bendahara pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan B
Polrestabes/Polresta dan Polres.
erangkat komputer dan komunikasi data terdiri dari :
Perangkat komputer BPKB online (banyaknya disesuaikan dengan tipe unit pelayanan BPKB) terdiri dari Central Rocessing Unit (CPU), LCD
monitor), keyboard dan mouse untuk operator pendaftaran/pengesahan;
Perangkat server untuk operasional kegiatan BPKB;
Server ATM online sebagai pusat penerima data dan pemberi informasi bagi Client di APM;
Printer komputer;
Scanner Barcode untuk proses verifikasi dan pendataan;
Alat komunikasi internet dan modem;
Uninterruptible Power Supply (UPS)/battery backup;
Aplikasi sistem online di masing-masing APM;
Operating Sistem BPKB kantor penerbitan pelayanan BPKB dilengkapi den beberapa fasilitas sarana pendukung sebagai berikut :
Ruang tunggu;
Kursi dan meja untuk tempat perangkat komputer dan tempat pelayanan;
Listrik/genzet;
Alat pendeteksi keaslian uang dan dokumen kendaraan bermotor (Ultra Violet);
Monitor TV untuk informasi;
Fasilitas nomor urut (FIFO) elektronik/manual;
Informasi (moving sign) besaran nilai uang yang harus dibayar masyarakat pemilik kendaraan bermotor;
Penyejuk ruangan/AC/kipas angin;
Toillet dan alat pemadam kebakaran.
Bendahara Penerima atau yang disebut Benma adalah petugas pada satuan kerja (Satker)/
Ditlantas Polda yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menerima dan menyetor PNBP B ke Bank Persepsi yang selanjutnya disetor Kas Negara serta Bendahara pembantu atau yang disebut Benma Pembantu adalah petugas yang ditunjuk untuk membantu Benma dalam pemungutan PNBP penerbitan BPKB yang berada di
Perangkat komputer BPKB online (banyaknya disesuaikan dengan tipe unit pelayanan BPKB) terdiri dari Central Rocessing Unit (CPU), LCD monitor (layar monitor), keyboard dan mouse untuk operator pendaftaran/pengesahan;
Server ATM online sebagai pusat penerima data dan pemberi informasi bagi
Operating Sistem BPKB kantor penerbitan pelayanan BPKB dilengkapi dengan
Kursi dan meja untuk tempat perangkat komputer dan tempat
Alat pendeteksi keaslian uang dan dokumen kendaraan bermotor
Fasilitas nomor urut (FIFO) elektronik/manual;
Informasi (moving sign) besaran nilai uang yang harus dibayar
4.2 Materiil Buku Pemilik Kendaraan Bermotor
4.2.1 BukuPemilikKendaraanBermotor (BPKB) UNTUK PEMINDAHTANGANAN KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR :
4.2.1.1 4.2.1.2 4.2.1.3 4.2.1.4 4.2.1.5
4.2.2 KendaraanbermotordanTandaNomorKendaraanBermotor;
4.2.3 Pelayananpenerbitan BPKB dilaksanakan di DitlantasPolda Metro Jaya menggunakansistemkomputerisasidanbagisatuanwilayah yang belumkomputerisasipelayananpenerbitan BPKB di
4.2.4 PelaksanaansistemkomputerisasidirancanguntukdapatsalingberhubunganantaraP olrestro/Polresta/PolreskePolda, antarPolda se
keKorlantasPolriuntukdigunakansebagaipusatinformasi data kendaraanbermotorbagipelayananmasyarakatdeng
amanan;
4.2.5 Pengadaandanspesifikasiteknismateriil BPKB
sertakomponenpendukungnyadilaksanakansecaraterpusat;
4.2.6 SpesifikasiteknismateriilBukuPemilikKendaraanBermotordankomponenpendukung nyaadalahsebagaiberikut :
4.6.1.1 4.6.1.2 4.6.1.3 4.6.1.4 4.6.1.5 4.6.1.6 4.6.1.7 4.6.1.8 4.6.1.9
Materiil Buku Pemilik Kendaraan Bermotor:
BukuPemilikKendaraanBermotor (BPKB) UNTUK PEMINDAHTANGANAN KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR :
BPKB PolrisebagaiBuktiKepemilikanKendaraanBermotor;
BPKB berfungsisebagaiSuratBuktiKepemilikanKendaraanBermotor;
Penerbitan BPKB dilaksanakanolehSatuanLaluLintasKepolisian Negara Republik Indonesia;
Spesifikasiteknisdanpengadaanmateriil BPKB
ditetapkanolehKepolisian Negara Republik Indonesia;
Bersamaandenganpendaftaran BPKB diberikansurattandanomor.
KendaraanbermotordanTandaNomorKendaraanBermotor;
Pelayananpenerbitan BPKB dilaksanakan di DitlantasPolda Metro Jaya menggunakansistemkomputerisasidanbagisatuanwilayah yang belumkomputerisasipelayananpenerbitan BPKB dilaksanakandengan manual;
PelaksanaansistemkomputerisasidirancanguntukdapatsalingberhubunganantaraP olrestro/Polresta/PolreskePolda, antarPolda se
keKorlantasPolriuntukdigunakansebagaipusatinformasi data kendaraanbermotorbagipelayananmasyarakatdengantetapmemperhatikanfaktorke amanan;
Pengadaandanspesifikasiteknismateriil BPKB
sertakomponenpendukungnyadilaksanakansecaraterpusat;
SpesifikasiteknismateriilBukuPemilikKendaraanBermotordankomponenpendukung nyaadalahsebagaiberikut :
Blangko BPKB;
FormulirPermohonan;
KartuInduk;
Buku Register BPKB;
FormulirPermohonanMutasi;
Brosur BPKB;
KwitansiPembayaran (Corbonize);
Sampul BPKB;
Tinta Printer BPKB.
BukuPemilikKendaraanBermotor (BPKB) UNTUK PEMINDAHTANGANAN BPKB PolrisebagaiBuktiKepemilikanKendaraanBermotor;
berfungsisebagaiSuratBuktiKepemilikanKendaraanBermotor;
Penerbitan BPKB dilaksanakanolehSatuanLaluLintasKepolisian
Spesifikasiteknisdanpengadaanmateriil BPKB
ditetapkanolehKepolisian Negara Republik Indonesia;
aftaran BPKB diberikansurattandanomor.
KendaraanbermotordanTandaNomorKendaraanBermotor;
Pelayananpenerbitan BPKB dilaksanakan di DitlantasPolda Metro Jaya menggunakansistemkomputerisasidanbagisatuanwilayah yang
laksanakandengan manual;
PelaksanaansistemkomputerisasidirancanguntukdapatsalingberhubunganantaraP olrestro/Polresta/PolreskePolda, antarPolda se-Indonesia keKorlantasPolriuntukdigunakansebagaipusatinformasi data antetapmemperhatikanfaktorke
Pengadaandanspesifikasiteknismateriil BPKB
sertakomponenpendukungnyadilaksanakansecaraterpusat;
SpesifikasiteknismateriilBukuPemilikKendaraanBermotordankomponenpendukung
5. Prosedur
Dalam rangka percepatan dan efisiensi serta optimalisasi dalam penerimaan PNBP BPKB Kepolisian bekerja sama dengan Pihak perbankan yaitu BRI. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran PNBP BPKB sehingga masyarakat tidak melakukan transaksi uang dengan petugas Polri. Permohonan BPKB yang akan diajukan
Pemilik atau pemohon atau yang dikuasakan, secara resmi mengisi formulir pendaftaran rangkap 2 dan melampirkan syarat-syarat kelengkapan administrasi yang telah ditetapkan dan menyerahkan kepada petugas loket pendaftaran.
5.1. Proses BPKBUNTUK PEMINDAHTANGANAN KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR:
5.1.1. Petugaspendaftaran melakukan
5.1.1.1.
5.1.1.2.
5.1.1.3.
5.1.1.4.
5.1.2. Setelah semua persyaratan terpenuhi, petugas pendaftaran melakukan langkah langkah sebagai
5.1.2.1.
5.1.2.2.
5.1.3. Tanda bukti pembayaran, diserahkan kepada petugas pendaftaran untuk mendapatkan tanda bukti pendaftaran BPKB yang berisi identitas pemilik/kendaraan, waktu dan tempat pengambilan BPKB
5.1.3.1.
Dalam rangka percepatan dan efisiensi serta optimalisasi dalam penerimaan PNBP BPKB Kepolisian bekerja sama dengan Pihak perbankan yaitu BRI. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran PNBP BPKB sehingga masyarakat tidak melakukan transaksi uang dengan petugas Polri. Permohonan BPKB yang akan diajukan
Pemilik atau pemohon atau yang dikuasakan, secara resmi mengisi formulir pendaftaran rangkap 2 syarat kelengkapan administrasi yang telah ditetapkan dan menyerahkan kepada petugas loket pendaftaran.
UNTUK PEMINDAHTANGANAN KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR:
Petugaspendaftaransetelahmenerima permohonandan elakukankegiatan:
Penelitian kelengkapan persyaratan administrasi Pengecekan keabsahan dokumen persyaratan
yang sudah dikirim ATPM melalui fasilitas online dengan cara :
5.1.1.2.1. Secara elektronik menscan tanda berkode nomor rangka bagi ATPM yang sudah melengkapi atau
5.1.1.2.2. Memanggil secara manual dengan memasukan nomor rangka untuk memanggil data kendaraan yang sudah dikirim ATPM melalui fasilitas online
Pencocokan hasil cek fisik dengan berkas;
Cross check khusus untuk pendaftaran ranmor dari eks lelang, dump, mutasi masuk.
Setelah semua persyaratan terpenuhi, petugas pendaftaran melakukan langkah langkah sebagai berikut :
Menginformasikan kepada pemilik atau
melakukan pembayaran biaya PNBP penerbitan BPKB yang ditunjuk sesuai peraturan perundang-undangan
Menyerahkan berkas permohonan kepada petugas pendataan untuk mendapatkan nomor registrasi kendaraan bermotor dan nomor BPKB.
Tanda bukti pembayaran, diserahkan kepada petugas pendaftaran untuk mendapatkan tanda bukti pendaftaran BPKB yang berisi identitas pemilik/kendaraan, waktu dan tempat pengambilan BPKB
Secara elektronik menscan tanda barcode nomor rangka bagi ATPM yang sudah dilengkapi;
Dalam rangka percepatan dan efisiensi serta optimalisasi dalam penerimaan PNBP BPKB maka Kepolisian bekerja sama dengan Pihak perbankan yaitu BRI. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan pembayaran PNBP BPKB sehingga masyarakat tidak melakukan transaksi uang dengan petugas Polri. Permohonan BPKB yang akan diajukan oleh Pemilik ranmor.
Pemilik atau pemohon atau yang dikuasakan, secara resmi mengisi formulir pendaftaran rangkap 2 syarat kelengkapan administrasi yang telah ditetapkan dan menyerahkan
UNTUK PEMINDAHTANGANAN KEPEMILIKAN KENDARAAN BERMOTOR:
berkas persyaratan, Penelitian kelengkapan persyaratan administrasi;
Pengecekan keabsahan dokumen persyaratan dengan data kendaraan yang sudah dikirim ATPM melalui fasilitas online dengan cara :
ecara elektronik menscan tanda berkode nomor rangka bagi ATPM yang sudah melengkapi atau;
emanggil secara manual dengan memasukan nomor rangka untuk memanggil data kendaraan yang sudah
rim ATPM melalui fasilitas online.
Cross check khusus untuk pendaftaran ranmor dari eks lelang, dump,
Setelah semua persyaratan terpenuhi, petugas pendaftaran melakukan langkah- yang diberikuasauntuk penerbitan BPKB melalui Bank
undangan;
Menyerahkan berkas permohonan kepada petugas pendataan untuk nomor registrasi kendaraan bermotor dan nomor BPKB.
Tanda bukti pembayaran, diserahkan kepada petugas pendaftaran untuk mendapatkan tanda bukti pendaftaran BPKB yang berisi identitas
dengan cara :
a elektronik menscan tanda barcode nomor rangka bagi ATPM
5.1.3.2.
5.1.4. Petugas Verifikasi : 5.1.4.1.
5.1.4.2.
5.1.5. Petugas Penyerahan : 5.1.5.1.
5.1.5.2.
5.1.9. Petugas arsip 5.1.9.1 5.1.9.2 5.1.9.3
Memanggil secara manual dengan memasukan nomor rangka untuk memanggil data kendaraan yang sudah dikirim ATPM melalui fasiltas online.
Petugas Verifikasi :
Petugas verifikasi melaksanakan :
5.1.4.1.1. Pemeriksa ulang hasil cetak buku induk BPKB yang disesuaikan dengan dokumen kendaraan bermotor
5.1.4.1.2. Pemberian paraf ke dalam kartu induk BPKB sebagai bukti adanya kesesuaian data yang diverifikasi
5.1.4.1.3. Pencetakan BPKB dan secara sistem akan dicetak tanda tangan BPKB dengan pengamanan dan registrasi khusus;
5.1.4.1.4. Penggabungan dokumen Kendaraan bermotor dengan BPKB;
5.1.4.1.5. Pengajuan dokumen ke pejabat korektor untuk mendapatkan paraf di BPKB;
5.1.4.1.6. Pengajuan dokumen ke peja menandatangani BPKB.
Setelah menyelesaikan prosedur, petugas verifikasi menyerahkan berkas ke petugas penyerahan;
Petugas Penyerahan :
Petugas penyerahan melaksanakan :
5.1.5.1.1. Penyerahan BPKB kepada pemilik atau yang diberi kuasa disertai dengan permohonan tanda bukti pendaftaran dengan menggunakan tanda bukti
5.1.5.1.2. Penyerahan kartu induk BPKB kepada petugas arsip dengan menggunakan tanda bukti.
Setelah menyelesaikan prosedur, petugas menyerahkan berkas ke petugas arsip;
Petugas arsip melaksanakan :
Penerimaan dokumen arsip kartu induk BPKB dari petugas penyerahan dan mencatat pada buku register;
Penyimpanan dan pengadministrasian arsip kartu induk BPKB sesuai dengan urutan nomor registrasi kendaraan bermotor
Pencatatan keluar-masuk arsip kartu induk BPKB dengan tanda bukti emanggil secara manual dengan memasukan nomor rangka untuk memanggil data kendaraan yang sudah dikirim ATPM melalui fasiltas
Pemeriksa ulang hasil cetak buku induk BPKB yang disesuaikan dengan dokumen kendaraan bermotor;
Pemberian paraf ke dalam kartu induk BPKB sebagai bukti adanya kesesuaian data yang diverifikasi;
Pencetakan BPKB dan secara sistem akan dicetak tanda tangan BPKB dengan pengamanan dan registrasi khusus;
Penggabungan dokumen Kendaraan bermotor dengan Pengajuan dokumen ke pejabat korektor untuk Pengajuan dokumen ke pejabat yang berwenang Setelah menyelesaikan prosedur, petugas verifikasi menyerahkan
enyerahan BPKB kepada pemilik atau yang diberi kuasa gan permohonan tanda bukti pendaftaran dengan menggunakan tanda bukti;
Penyerahan kartu induk BPKB kepada petugas arsip dengan menggunakan tanda bukti.
Setelah menyelesaikan prosedur, petugas menyerahkan berkas ke
nerimaan dokumen arsip kartu induk BPKB dari petugas
;
Penyimpanan dan pengadministrasian arsip kartu induk BPKB sesuai dengan urutan nomor registrasi kendaraan bermotor;
rsip kartu induk BPKB dengan tanda bukti;
5.1.9.4
5.1.10. Pengarsipan 5.1.10.1
5.1.10.2
5.1.10.3
5.1.10.4 5.1.10.5
5.2. Proses Penggantian/Perubahan BPKB Pemilik atau yang di
melampirkan syarat petugas pendaftaran 5.2.1. Petugas
5.2.1.1.
5.2.2. Setelahsemuapersyaratanterpenuhi, petugaspendaftaran langkah sebagai berikut :
5.2.2.1.
5.2.2.2.
Penjagaan dan pemeliharaan kebersihan serta keamanan arsip kartu induk BPKB;
Pengarsipan :
Arsip ditempatkan di Gedung/ruangan yang dilengkapi dengan rak arsip yang terbuat dari besi sehingga arsip dapat tersusun
tertib, aman dan teratur serta mudah ditemukan apabila dibutuhkan;
Gedung/ruangan arsip dilengkapi alat pemadam kebakaran, penyejuk ruangan (ac) serta diupayakan pada tempat yang tidak terkena bahaya banjir, kebakaran, gangguan rayap, tikus, serangga dan lain
Ruang arsip dilengkapi data base komputer yang mendatakan seluruh arsip dan posisi tepat, baris dalam rangka memudahkan pencarian arsip maupun pertanggung jawaban arsip;
Arsip disusun berdasarkan nomor registrasi dan jenis kendaraan Ruang/bagian arsip dilengkapi buku register untuk bukti penerimaan
dan penyerahan arsip.
Proses Penggantian/Perubahan BPKB
yang diberikuasa, mengisi formulir permohonan/penggantian BPKB melampirkan syarat-syarat kelengkapan administrasi selanjutnya
petugas pendaftaran.
pendaftaran :
Petugaspendaftaransetelahmenerima permohonan persyaratan, melakukan kegiatan :
5.2.1.1.1 Penelitian kelengkapan persyaratan admini
5.2.1.1.2 Pengecekan keabsahan dokumen dengan kartu induk BPKB dan data base komputer;
5.2.1.1.3 Pencocokan hasil cek fisik dengan dokumen kendaraan bermotor.
Setelahsemuapersyaratanterpenuhi, petugaspendaftaran langkah sebagai berikut :
Menginformasikan kepada pemilik atau
melakukan pembayaran biaya penggantian BPKB sesuai peraturan perundang-undangan;
Menyerahkan berkas permohonan kepada petugas pendataan untuk mendapatkan nomor BPKB.
enjagaan dan pemeliharaan kebersihan serta keamanan arsip kartu
Arsip ditempatkan di Gedung/ruangan yang dilengkapi dengan rak arsip yang terbuat dari besi sehingga arsip dapat tersusun dengan tertib, aman dan teratur serta mudah ditemukan apabila dibutuhkan;
Gedung/ruangan arsip dilengkapi alat pemadam kebakaran, penyejuk ruangan (ac) serta diupayakan pada tempat yang tidak terkena bahaya
serangga dan lain-lain;
Ruang arsip dilengkapi data base komputer yang mendatakan seluruh arsip dan posisi tepat, baris dalam rangka memudahkan pencarian Arsip disusun berdasarkan nomor registrasi dan jenis kendaraan;
Ruang/bagian arsip dilengkapi buku register untuk bukti penerimaan
permohonan/penggantian BPKB dengan selanjutnyamenyerahkan kepada
menerima permohonandan berkas Penelitian kelengkapan persyaratan administrasi;
Pengecekan keabsahan dokumen dengan kartu induk Pencocokan hasil cek fisik dengan dokumen kendaraan
Setelahsemuapersyaratanterpenuhi, petugaspendaftaran melakukan langkah- yang diberikuasauntuk melakukan pembayaran biaya penggantian BPKB sesuai peraturan Menyerahkan berkas permohonan kepada petugas pendataan untuk
5.2.3. Tanda bukti pembayaran
pendaftaran untuk mendapatkan tanda bukti pendaftaran BPKB, yang berisi antara lain nomor registrasi, waktu dan tempat pengambilan BPKB
5.2.4. Dengan tanda bukti pendaftaran BPKB, pemilik atau mengajukan permohonan penerbitan STNK ke Samsat 5.2.5. Petugas
5.2.5.1.
5.2.5.2.
5.2.5.3.
5.2.5.4.
5.2.6. Petugas verifikasi : 5.2.6.1.
5.2.6.2.
5.2.6.3.
5.2.6.4.
5.2.6.5.
5.2.6.6.
5.2.7. Petugas penyerahan : 5.2.7.1.
Tanda bukti pembayaran sebagaimana dimaksud, diserahkan kepada petugas pendaftaran untuk mendapatkan tanda bukti pendaftaran BPKB, yang berisi antara lain nomor registrasi, waktu dan tempat pengambilan BPKB
Dengan tanda bukti pendaftaran BPKB, pemilik atau ajukan permohonan penerbitan STNK ke Samsat;
pendataan :
Pemasukkan data ke dalam data base komputer dan buku register manual untuk penggantian BPKB;
Pemintaan arsip dokumen kendaraan yang akan diganti BPKBnya Pencetakan data kartu induk BPKB;
Setelah menyelesaikan prosedur petugas pendataan menyerahkan berkas ke petugas verifikasi;
Petugas verifikasi :
Pemeriksaan ulang kartu induk BPKB beserta hasil pencetakan data penggantian yang disesuaikan dengan dokumen kendaraan bermotor Pemberian paraf ke dalam kartu induk BPKB sebagai bukti adanya kesesuaian data yang diverifikasi;
Penggabungan BPKB dengan dokumen kendaraan bermotor lainnya Pengajuan dokumen ke pejabat korektor untuk mendapatkan paraf di BPKB;
Pengajuan dokumen ke pejabat yang berwenang menandatangani BPKB;
Setelah menyelesaikan prosedur petugas verifikasi menyerahkan berkas ke petugas penyerahan;
Petugas penyerahan :
Penandaan pada BPKB lama apabila ganti pemilik, dengan cara diguting/dipotong halaman yang ada datanya yaitu ha
cover sedang halaman lainnya diberi lubang pemisahan :
5.2.7.1.1. Halaman 2, 3, 4 dan 10ataucover arsip;
5.2.7.1.2. Halaman BPKB lama lainnya lubang-lubang dapat dimusnahkan acara secara berkala (mingguan disesuaikan volume pelayanan;
sebagaimana dimaksud, diserahkan kepada petugas pendaftaran untuk mendapatkan tanda bukti pendaftaran BPKB, yang berisi antara lain nomor registrasi, waktu dan tempat pengambilan BPKB;
Dengan tanda bukti pendaftaran BPKB, pemilik atau yang diberikuasa
Pemasukkan data ke dalam data base komputer dan buku register Pemintaan arsip dokumen kendaraan yang akan diganti BPKBnya;
etelah menyelesaikan prosedur petugas pendataan menyerahkan
Pemeriksaan ulang kartu induk BPKB beserta hasil pencetakan data penggantian yang disesuaikan dengan dokumen kendaraan bermotor;
ke dalam kartu induk BPKB sebagai bukti adanya Penggabungan BPKB dengan dokumen kendaraan bermotor lainnya;
Pengajuan dokumen ke pejabat korektor untuk mendapatkan paraf di berwenang menandatangani Setelah menyelesaikan prosedur petugas verifikasi menyerahkan
Penandaan pada BPKB lama apabila ganti pemilik, dengan cara yang ada datanya yaitu halaman 2, 3, 4 dan diberi lubang-lubang dengan cover digabung dengan BPKB lama lainnya yang telah diberi tanda dapat dimusnahkan dan dibuatkan berita secara berkala (mingguandan bulanan)